http://facebook.com/indonesiapustaka 3. Temui pelaku bisnis
Tidak ada salahnya kamu menemui orang yang membuat
sebuah tren bisnis. Tanyakan banyak hal kepadanya. Seperi apa
trik-trik dia dalam berbisnis atau pandangan dia terhadap bisnis
ini di masa depan? Jawaban-jawaban dia bisa membantu kamu
menentukan mengikui tren bisnis tersebut atau idak.
4. Liat tren di media sosial
Media sosial adalah faktor terpening dari segala bisnis online.
Perubahan-perubahan cepat yang terjadi di media sosial bisa
sangat memengaruhi. Sehingga kamu harus memberikan
perhaian juga terhadap keadaan media sosial. Semakin cepat
kamu menemukan sebuah tren di media sosial, kemungkinan
kamu untuk sukses menjadi terbuka lebar.
Tren bisnis bisa menjadi seperi bumerang. Dia bisa membantu
kamu untuk meraih kesuksesan atau membuatmu menjadi rugi.
Perhaikan saksama tren bisnis yang sedang berkembang. Jika
ragu, lebih baik inggalkan!
Ayooklik Ramaikan Persaingan di
Pasar Pengadaan Pemerintah
GPpphBaeuaearrrnsskagaauaanrksgm.iyka"eaaSKrmntueagsermTnpotaidoIejwnrmotsbe,aeankPrrgaekairwbaepisnjsaeeaimrdlbkaekeeanlalruanninDndptjsiira-aeoemuhlkulpeetsdbrdueiiianhnrpttgmeeaPannuhTsgdaecsasdaAouharaiaaarlsinmeehs-aklaueksebraabigPthiuaaetdmreludoknuihgagd,apasanPanahsT.,ghaadardAer,gn"geigratuamnndagasknap
143
Dakeyiaboiojmkalekikna.jcneolmae-s.kkDaaitnaailmtougenddjaealrlaaismLkaepmneblkuaenghcaaudrKiraeanbnijraaeksyamonoiksPliiket.nucgosamdb,aesalaenunjsBaaairoadnenlinngg/eaJnasa
Pemerintah (LKPP).
MTmkwpeIaewebnunwugdupte.aarmuulyuanhbotmaaodnnkBaelgieama-krsk.necaaurohwtkemkiad,eaalbtot.p,egeBlartaLadtihmKaspdumPdeakePneimtsg,maabesnieemnennh,mptgidnauauagtktdgnaaatskhtiiaimtinmmnusetpsuonietnngbnaltueidnkulsuaesikknepusjsmaaenmegslen,deesdisyr.uuabinkiakdtuniaanindhgetgnidpmggieaanpdnjuguestaalatdan,n
RmpkeeeuprnduaaysdmaaHbhaasarheatkjnouannmnyola,aguMhbneiaanrrskmkteereittjnauiynosgssi aiMpamelaimasnaeadrsegiinkenrtagaanPnhpTLdeanKAngPgiruPBmnUaamMasenlNaPeke-druikkkaahaotsntaaesl,ologKs, ieamlipsainssiki,
Selasa (26/4).
"dddHaailalaraikmmuhpakiaarrygnosaoebkmpaliauikkla.icndogapmlrma,omuvsreidhapeihanrgrsgptaaeamniaypbpeaedasiiaamprIuaTnmhaakdlu,eabppnuuetngnaugipwhraiamanriantynsaauipdktuaeenhcrislbd,"eaedrpjigaeaalatbmsuunnylgaai.
http://facebook.com/indonesiapustaka L ist Media Analisis
Sosial Di Aw al
MENYELEKSI
TREN TERKINI
Temui Pelaku Membaca
Bisnis Analisis Pakar
144
99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce
34 Memilih MediaBAB
Sosial yang
Tepat
http://facebook.com/indonesiapustaka Bab-bab sebelumnya sudah dibahas penggunaan media sosial
sebagai sarana markeing. Kali ini kita kembali membahasnya.
Sulit untuk menghindari pembahasan tentang aplikasi-aplikasi
yang sudah lekat dengan keseharian pengguna internet ini.
Berbicara bisnis online, sama saja dengan berbicara soal neizen,
para warga internet. Mereka mayoritas adalah warga Facebook,
Twiter, Instagram, LinkedIn, sampai Path, Pinterest, atau Google+.
Tiga nama terakhir belum dibahas secara khusus, dengan
perimbangan Path merupakan media sosial dengan cakupan
terbatas. Sedangkan Pinterest dan Google+ gaungnya kurang
bergema di Indonesia.
Menjadi pertanyaan para pebisnis online pemula, apakah dia
harus akif di semua media sosial? Bukankah itu hanya
buang-buang waktu dan energi saja? Kalau harus diseleksi,
plaform media sosial mana yang harus diikui?
Yasmin Bendror dari yMarkeingMaters pernah menulis di Aabaco
Small Business, bahwa kita idak perlu mendatar di semua kanal
media sosial. “Kenali mana yang paling relevan dengan bisnismu.
Lebih baik tampil mengesankan di satu atau dua kanal saja
daripada hanya biasa-biasa saja di lima atau enam kanal,”
ungkapnya. Mendatar di media sosial memang grais dan
menjanjikan banyak hal. Tapi perlu diingat tentang waktu dan
145
http://facebook.com/indonesiapustaka energi yang akan dihabiskan di sana. Ada banyak orang yang salah
fokus, bukan lagi fokus ke bisnisnya, tapi justru ke sosialisasi yang
berlebihan. Maka sebelum mendatar ke suatu aplikasi, pasikan
bahwa kamu punya komitmen mengelolanya untuk kepeningan
bisnis.
Media sosial yang paling tepat untuk markeing sudah pasi yang
punya banyak member. Kian banyak penggunanya, kian besar
potensi mendapatkan pasar. Lebih dari itu, pikirkan juga apakah
audiens di sana cocok dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
Neil Patel dari KISSMetrics memberi beberapa pertanyaan yang
dapat dijadikan acuan:
1. Di mana audiens saya?
Inilah pertanyaan utamanya, di media sosial mana audiens yang
jadi target pasar bisnis online kita? Teman kita di Facebook atau
follower kita di Twiter belum tentu audiens kita. Ada jutaan akun
Facebook dan Twiter palsu, hanya berupa akun anonim. Apalagi
kita memakai jasa beli follower, maka dipasikan mereka bukan
audiens sama sekali.
2. Di mana audiens saya aktif?
Plaform media sosial dengan jumlah pengguna besar belum tentu
juga menjanjikan. Sebagai contoh, Google+ mengklaim punya
lebih dari 1 miliar pengguna. Faktanya, hanya 35% aja yang akif
di bulan-bulan terakhir. Hal serupa juga terjadi pada Facebook,
Twiter, Instagram, dan seterusnya. Agar mudah, coba perhaikan
berapa jumlah temanmu di Facebook? Katakan ada 2000, apakah
semua akif update status di sana? Berapa orang yang benar-benar
akif mem-posing sesuatu dan berinteraksi di sana? Tentu idak
benar-benar 2000, bisa jadi hanya setengahnya.
3. Di mana audiens saya melakukan pencarian?
Media sosial juga dipakai untuk mencari data dan informasi,
bukan sekadar untuk bersosialisasi. Itu benar. Ini berari para
pebisnis punya harapan untuk ditemukan oleh mereka saat
mereka membutuhkan sesuatu.
146
http://facebook.com/indonesiapustaka Media Sosial yang Layak Diperhitungkan
Tiga pertanyaan itu dapat dipakai sebagai panduan menentukan
media sosial untuk menunjang bisnis. Neil menyebutkan,
seidaknya bergabunglah dengan iga besar media sosial paling
populer saat ini, yaitu:
• Facebook
Media sosial dengan 1,5 miliar pengguna, dan sudah terbuki
dapat bertahan selama lebih dari 10 tahun. Seidaknya
setengah dari jumlah penggunanya cukup akif seiap hari.
Rerata pengguna Facebook menghabiskan waktu 18 menit
sekali berkunjung.
• Twitter
Rata-rata pengguna Twiter punya seidaknya 208 follower,
dengan rerata 307 tweet dan 170 menit dihabiskan di sana
seiap hari oleh seiap pengguna. Segmen pasar di sini
sangat potensial. Sebanyak 29% pemilik akun Twiter selalu
akif seiap harinya. Media sosial ini disebut sebagai pemimpin
di antara plaform dengan pengguna brand terloyal. Orang
bisa dengan mudah melakukan retweet atas informasi atau
pujian tetang suatu brand.
• LinkedIn
Ada dua orang bergabung ke LinkedIn seiap deiknya.
LinkedIn masih menjadi media sosial kalangan profesional
dan pebisnis terdepan. Di sinilah para member terhubung
dengan perusahaan-perusahaan.
147
http://facebook.com/indonesiapustaka Ada satu lagi media sosial di urutan ke-4 yang perlu diperimbangkan,
Google+. Tidak sepopuler Facebook atau Twiter, plaform milik
Google ini dapat dikatakan perpaduan antara kecanggihan search
engine, integrasi email, yang dikolaborasikan dengan Hangouts,
itur komunikasi mereka. Sayangnya banyak orang atau organisasi
yang kurang tertarik dengan Google+.
Ada lagi plaform media sosial yang tak dapat diremehkan, yaitu:
1. Instagram
Mengandalkan konten visual, dan dianggap cukup ampuh
sebagai media markeing. Konten visual diyakini lebih menarik 5
kali lipat di Twiter, dan sebanyak 93% di Facebook. Maka,
Instagram menjawabnya dengan 100% konten yang berupa visual,
baik foto maupun video. Sejumlah pebisnis sudah terjun langsung
memanfaatkan Instagram sebagai media markeing. Desainer
video games, pengusaha kuliner, penjual buku, pembicara
seminar, hingga seniman, banyak yang sudah menjadikan
Instagram sebagai pendukung bisnisnya.
2. YouTube
Media sosial dengan plaform video ini masih belum tertandingi,
kendai sudah bermunculan media sosial serupa. Bahkan YouTube
sudah dijadikan sebagai search engine utama untuk mencari
konten video. Di Amerika Serikat, audiens YouTube lebih banyak
daripada TV kabel. Banyak brand yang menyebarkan viral di sini,
yang sering tanpa disadari audiens bahwa itu adalah video “iklan”.
Beberapa Media Sosial Unik
Sama seperi pasar di dunia nyata, pasar bisnis di dunia maya
pun ada juga yang bersifat unik atau niche. Kalau kamu menjual
sesuatu yang unik, baik jasa atau produk, perimbangkan untuk
membidik segmen ini juga. Walau jumlahnya idak semasif
148
http://facebook.com/indonesiapustaka Facebook atau Twiter, media sosial niche punya anggota fanaik
yang bisa menjadi segmen potensial.
Berikut contoh media sosial unik untuk kalangan terbatas:
• Untappd: untuk pecinta bir
• Behance: kalangan pekerja kreaif profesional
• Care2: komunitas gaya hidup cinta lingkungan
• Goodreads: para pecinta baca
• Ravelry: penghobi sulam-menyulam
• MeetPips: komunitas pedagang forex
Untuk mencari media sosial unik, bisa dicoba melakukan googling
dengan keyword yang sesuai. Misalnya, “social media for food
lovers” untuk mencari media sosial bidang makanan dan seterusnya.
Tentu saja bukan berari kamu melupakan media sosial besar,
sebab di sana tetap ada potensi untuk bertemu dengan komunitas
yang jauh lebih beragam.
Fakta Seru Media Sosial
• Sekitar 55% UKM mempunyai laman F acebook. Tapi hanya
1 dari 5 UKM berinvestasi dengan memasang iklan atau
posting-an promosi di F acebook.
• Sebanyak 80% pemimpin dunia mempunyai akun Tw itter.
• Tw eet dengan gambar menerima klik 18% lebih banyak daripada
yang tanpa gambar.
• Ada 20 juta presentasi SlideShare diunggah di L inkedIn.
• Nyaris 32% remaja Amerika menganggap Instagram sebagai
media sosial paling penting.
149
55% UKM
punya akun
Facebook
Tw eet bergambar
diklik 18% lebih
banyak dari yang
tanpa gambar
Ada 20 juta 32% remaja
presentasi Amerika menganggao
SlideSare di Istagaram media
L inkedIn sosial paling penting
http://facebook.com/indonesiapustaka 150
BAB 99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce
35 Optimalkan
Laman Bisnis
Facebook
http://facebook.com/indonesiapustaka Facebook bukan lagi sekadar untuk mencari teman,
melainkan juga untuk mendukung bisnis. Media sosial
milik Mark Zuckerberg itu sudah lama menyediakan
itur-itur khusus untuk pendukung bisnis, seperi
pilihan kategori berdasarkan bidang industri, hingga
itur mengiklankan bisnis pengguna. Bahkan
belum lama dirilis Messenger for Business, yang
memungkinkan pengguna bisa berinteraksi dengan
para pelaku bisnis. Dengan lebih dari 1,5 miliar
pengguna di seantero dunia, sudah layak kalangan
pebisnis online juga memanfaatkan Facebook untuk
bisnisnya.
“Facebook merupakan salah satu alat markeing bagi
bisnis, terutama bisnis kecil,” ungkap Tori Hofman,
pakar media sosial Potratz, sebuah agen periklanan
otomoif. “Semakin banyak pengguna berinteraksi
dengan sebuah laman, semakin banyak teman-teman
yang melihatnya.”
Bagaimana mengopimalkan laman Facebook untuk
bisnis?
151
http://facebook.com/indonesiapustaka Ada beberapa langkah yang bisa diperimbangkan:
1. Personalisasi URL
Seiap laman Facebook akan mendapatkan Uniform Resouce
Locator (URL) atau tautan tetap yang menjadi alamat di internet.
URL pada laman pengguna Facebook bersifat dinamis, bisa digani
sesuai keinginan kita. Selama URL itu belum dipakai pihak lain,
bisa dipakai sebagai personalisasi laman kita. Jika URL laman
Facebook kita sama dengan nama bisnis, maka akan mudah
diingat oleh pelanggan. Ini merupakan salah satu strategi
branding pengenalan. Imbas lainnya, laman kita jadi lebih
mudah ditemukan di Google.
Contoh:
www.facebook.com/politwika
www.facebook.com/nukman
www.facebook.com/maicih
2. Lengkapi profil
Pasikan mengisi semua kolom proilmu. Avatar, foto cover,
pekerjaan, bidang bisnis, dan semua informasi paling mutakhir.
Sebuah proil yang lengkap menandakan perilaku seorang
profesional dan sinyal yang jelas ke audiens bahwa kamu layak
dipercaya. Unggah foto beresolusi inggi, agar gambar idak pecah.
Tampilkan foto-foto yang idak vulgar, kendai itu sebuah foto
pribadi.
3. Perhatikan menu About Us
Di fan page tersedia menu About Us, selayaknya menu di web atau
blog. Di sinilah pengunjung ingin tahu banyak seputar bisnis kita,
seperi:
- Bergerak di industri apa
- Produk atau jasa apa yang ditawarkan
- Apa kelebihan bisnis ini
- Jam kerja
- Alamat atau kontak
152
http://facebook.com/indonesiapustaka Lengkapi dengan informasi terbaru. About Us merupakan sarana
untuk membuat orang tertarik berbisnis denganmu, memahami
apa keuntungannya memakai produk atau jasamu. Ada beberapa
kategori bisnis tersedia untuk laman Facebook, pasikan kamu
memilih yang paling tepat. Jangan lupa mencantumkan web atau
blog beserta penjelasan singkatnya di About Us.
4. Gunakan keyword secara strategis
Mengopimasi keyword tetaplah pening, kendai itu di media
sosial. Tempatkan keyword tertentu di bagian strategis di laman
Facebook. Sisipkan di judul laman dan menu About Us, sebab
dapat terlihat di laman muka dan muncul di hasil pencarian search
engine. Perlu diingat untuk idak menggunakan keyword secara
berlebihan. Sebaiknya idak lebih dari enam kali dan selalu
sisipkan secara alami dalam konteks yang semesinya.
5. Sertakan nomor telepon dan alamat
Desain laman Facebook terbaru memperlihatkan kategori bisnis,
lokasi, nomor telepon, dan jam kerja di laman muka. Sebisa
mungkin lengkapi semua, termasuk mencantumkan nomor
telepon kantor. Menambahkan alamat membantu brand bisnis
muncul di hasil pencarian lokal. Google selalu lebih memperhaikan
laman-laman yang memberi informasi kontak secara spesiik.
6. Optimalkan update Facebook
Tidak banyak yang tahu, 18 karakter pertama posing-an di
Facebook berfungsi sebagai judul dan deskripsi meta dalam
Search Engine Result Pages (SERPs). Maka, seiap kali kamu
posing sesuatu di Facebook, baik itu berbagi konten atau
unggah foto, pasikan kamu memberi penjelasan tertulis. Sebab
penjelasan tertulis inilah yang memungkinkan update itu
muncul di hasil pencarian Google.
153
7. Implementasikan fitur-fitur baru
Facebook telah merilis sejumlah itur yang bisa mempermudah
pebisnis. Rajinlah mengikui update itur-itur itu dan kenali
fungsinya, siapa tahu ada yang cocok dengan bisnismu.
Fitur itu antara lain hadirnya 7 tombol yang bisa diklik untuk
melibatkan pengunjung pada laman bisnis:
• Sign Up: ajakan untuk bergabung dengan mailing list atau
• Book Now: reservasi untuk hotel atau restoran
• Contact Us: formulir kontak
• Use App: ajakan memakai aplikasi tertentu
• Play Game: ajakan bermain games
• Shop Now: ajakan berbelanja online
• Watch Video: ajakan menonton video
Tersedia juga itur Messenger for Business, yang memungkinkan
pengguna dapat chaing langsung dengan perusahaan-perusahaan.
Sebagian pebisnis Amerika Serikat sudah menjalankan
itur ini sehingga dapat bercakap-cakap secara real ime dengan
pelanggan.
Kisah Inspiratif Melibatkan Fans
PETCO, Sukses
http://facebook.com/indonesiapustaka MspmPdmraeaeaEeentnrnmmTyuidguaaaiCPnpshnpOtEtlfaaedarTgtiaaamrCknktateaOeesknbhngiaga,ukianraltsjujeineuatpssthkup.eoiaal.onMaonpnlHnrinseaghakregenlleaaewgskilbntihaai,muhobntpemebnadrpeaiybdplneaeieeikalbnlkiahPwugudanataEkajrnkaraTarainkFaCndpanPOiaen.poclEaDrenkmTnoblueidgoenCnpguolegaOaokakknnsn,um.ahbpkoDpseepaertairrn.urbulnaapMyesyaltmaaaaenekanhmggajdnaiaanemainntfnesaggguraran,etanlkametparhsieaskargseenebsuk,gaakaaganti
154
pPpheaaElmagTenp.CgigTrOa3indjajuyukagtanhagemrbtaeeonnrmgsakbedadoaillaak"uaLmnleiakmkemo"panrdtnoaemsrFoi-askpicokeenlabatnoneosgpkgarbPonedrnEuhyTakaCd.miOaehrsebkuaadgaidhai nmfgaegnontdpaaapgfaeat.n
Yang perlu diingat dari kisah sukses PETCO:
12345.....ISJSSnaeeetmlmdaeiupsagrakakaaaikpsnnaieknskhaeaankundenioadtpnhiusleinnalbageamnagpsgnighaamoyinkpaearntknegekenadmtFaeaylraaanecmgnkeagbpbobeadoreahkraapstsaeuadtriaabdneemrndsegimaanlhpaarmmboaaem-ntolmiskduieakanlanrmapamrnoamduhuk
atau sekadar me-like lamanmu.
Menjelaskan Berinteraksi
bisnis secara dengan
pelanggan
optimal Memperluas
pasar
http://facebook.com/indonesiapustaka FACEBOOK
UNTUK BISNIS
155
http://facebook.com/indonesiapustaka B3A6B Beriklan di99LangkahSuksesBerbisnisE-Commerce
Facebook Ads
Kamu sudah punya akun di Facebook? Sudah membuat page
sendiri? Sekarang saatnya kamu mencoba untuk bermain iklan
di Facebook Ads. Kenapa orang-orang sangat berani untuk
mengiklankan produknya di Facebook? Jawabannya adalah
karena fakta Facebook yang sangat mencengangkan. Menurut
www.wordstream.com seiap deiknya ada 8 akun baru muncul
di Facebook.
Kamu tertarik? Jawabannya adalah harus tertarik. Lantas,
bagaimana cara beriklan di Facebook Ads yang efekif? Simak
penjelasan berikut ini.
1. Tes landing page dulu
Jangan kamu menginvestasikan banyak uang terlebih dahulu.
Mulailah dengan tarif yang kecil untuk melihat berapa staisik
yang hadir ke Facebook Page atau website kamu. Jika ternyata
memiliki staisik yang inggi, mulailah ke tarif yang besar.
2. Pilih target pasar Anda
Kesalahan terbesar sebuah bisnis adalah idak memiliki target
yang jelas. Facebook itu memiliki berbagai data yang bisa kamu
gunakan. Mereka mengetahui ibu hamil, anak remaja, orang
tua, atau anak kecil. Sehingga keika kamu harus memiliki target
dan memanfaatkan data yang dipunya oleh Facebook tersebut.
3. Manfaatkan pengalaman orang-orang
Bisnis yang kamu jalani tentunya telah digunakan oleh orang lain,
bukan? Gunakan pengalaman mereka dengan bisnis kamu untuk
156
http://facebook.com/indonesiapustaka diiklankan. Buatlah konten baik tesimoni atau efek setelah
mereka memakai produk kamu. Banyak orang lebih tertarik jika
orang lain telah menggunakannya. Jadi, jangan sia-siakan.
4. Pertimbangkan CPM Optimize Facebook
CPM Opimize Facebook adalah langkah beriklan dengan bayaran
yang lebih mahal. Alasannya juga sangat logis, iklan bisnis kamu
akan lebih baik daripada yang biasa. Kamu akan dituntut
membayar sesuai impresi yang datang dari orang-orang keika
melihat iklan kamu. Kapan kamu menggunakannya? Keika kamu
merasa siap untuk menginventasikan uang lebih banyak di
periklanan.
www.jebullas.com merilis fakta unik tentang Facebook.
Dikatakan bahwa seiap deiknya ada 11 juta pengguna Facebook
yang online. Dari fakta tersebut, seidaknya jika ada 10% yang
mengunjungi iklan kamu berari ada 1,1 juta pengguna Facebook
yang melihat bisnis kamu. Dari 1,1 juta tersebut, jika 10% tertarik
dengan produk kamu akan memberikan keuntungan yang besar.
Jadi jangan ragu-ragu untuk bermain iklan melalui Facebook Ads.
TvieprssSiuBkosbesBBuechriklan di Facebook
BsF"sc(FeolFeaibabkpireectaa.Blseuuctbu"FemrocbaathooF,ttkacoeCaaankbhuhg)EcaogueOouanbpnkypnoaabto2mmiktu0rbu1eoekAerr3larp,dhmkfisaeioesirdmsntiiykaageaolFpaarn.nnjtag"taaauPcedunbernaiebdtbrdilpoeaeaabonerlanknubstgyga.maailskbIihrnialasanutsgdinnasiaahjosi(pu2msdb0iagdaaae1aitllnn3ul,SaummmpaoaeeemcdrnsmniaaegedasumlpoWipsbrtpeaeaorueirrntrhrsge)gio,e,k"lsspepmeeehkmreerkaonnaasadtjgenmrauuagatakpubnaBludeaygka-ua.anancnnnhgng,.ya
157
pjirkoaduikkl.anAkmanelatluetiaFpai,cmebeonoukruAtdsBiutcuh,dihraelncitaunadkaapnadtatnerdijjaadlai nhkaannya
dPiykKesesAanelaraanngdtmjnadugaaaanamdu,amadnbsj,apateaemrcaauigkaiatnkb.r"gluaANagdmaahieppetptwnaaaelgammgrsaashueprarFrsaaFje-ehiankkmaekg?aldacae"dennnmbiemoreFAaneounurkyasddeecakimseeaaenbbksp.souaeeolnnralkayt,lmuinikcgaeamsbmnruaebisnrlpaoigunesh.rkapuMkeneasknpeatacnrhanaaoa-rdyaakiua.aunknKtdgaiaeAkettnnaiaksdnkuau.ani.Ikpcmlniariensombdpiybuseauksanaifgtik
KmuKkepsneotuermtnignogusebdcarukeiu,almkisitnuebseAgnkaerantshrtpdeueaalsolabnatuhghdie.kninklmPgaGsoneianodaneodsllgnageuuslgwemnaed,hjaenaauintnstnkgatagegFrilaiuudnaFaaymcbkaraeaeg,bcrmhaoemekbeokadenokarangoeunakmkln.daasuja(nauwnlgmahngswhkaeguwniibnnmg.Fakgueatonanmmk.jdcaeupeannbnapgogusakio.netkcFmjokuumaabnnanc)getliibpu,woekmorekehbnactaainardina
http://facebook.com/indonesiapustaka Beriklan di Tes Landing Pilih Target
F acebook Ads Page Pasar
CPM Optimize Manfaatkan
F acebook Pengalaman
Orang
158
http://facebook.com/indonesiapustaka B3A7B Mengelola99LangkahSuksesBerbisnisE-Commerce
Pelanggan di
Facebook
Pelanggan yang loyal adalah ini dari seiap
kesuksesan bisnis. Sebanyak 60-70% penjualan
terjadi kepada pelanggan lama. Sedangkan
penjualan ke pelanggan baru hanya berkisar 5-20%.
Mengelola hubungan dengan pelanggan bukan
sesuatu yang mudah. Tapi keika hal itu berjalan
dengan tepat, bisa membantumu menghadapi para
kompeitor bisnis. Membina relasi baik dengan
pelanggan merupakan bagian pening dalam
strategi bisnis. Facebook, sebagai media sosial
dengan populasi neizen terbanyak saat ini,
merupakan media andal untuk menjaga hubungan
baik dengan pelanggan.
Bagaimana Starbucks Menggaet Fans
Starbucks, siapa tak kenal dengan kafe waralaba
yang menguasai dunia itu? Walau sudah populer
di dunia nyata, mereka tetap berusaha berinteraksi
dengan pelanggannya melalui laman Facebook.
Mereka punya anggaran jutaan dolar untuk
markeing dan iklan, tapi tetap saja memanfaatkan
Facebook. Starbucks sudah cukup sukses dalam
strategi branding secara oline, dan
mengimplementasikannya secara online.
159
http://facebook.com/indonesiapustaka Laman Facebook Starbucks, www.facebook.com/starbucks, dibuat
tahun 2008, dengan total fans sekitar 200.000. Pada iga tahun
terakhir, jumlah fans-nya melonjak menjadi lebih dari 27.600.000.
Prestasi ini membuat Starbucks menduduki peringkat ke-2 pemilik
fans terbanyak di Facebook dalam kategori produk konsumer.
Apa yang membuat Starbucks sedemikian sukses menggaet fans
di Facebook? Perhaikan laman proil mereka. Di sisi kiri terdapat
beragam tabs yang berisi informasi keuntungan-keuntungan
bagi pelanggan. Informasi seperi lokasi kafe terdekat mereka,
hingga skala internasional. Tersedia pula polling untuk mendapatkan
feedback dari pelanggan mengenai layanan mereka. Tak keinggalan,
ada tab untuk informasi lowongan kerja di gerai Starbucks di
seantero dunia. Semua informasi itu menghadirkan informasi-informasi
bagus, dan tak satu pun menghasilkan penjualan kopi. Pengunjung
lamannya begitu dimanjakan, tanpa keluar sepeser uang pun. Hal
itu idak bisa dijumpai di gerai Starbucks di dunia nyata. Hanya ada
di laman Facebook.
Di bagian imeline, posing-an para pelanggan cukup ramai.
Mengunggah fotonya sedang menikmai produk Starbucks,
lengkap dengan pujian tentang rasanya. Atau selie bersama
teman-teman di salah satu gerai. Mereka juga meramaikan
posing-an Starbucks dengan komentar posiif. Apakah mereka
dibayar? Tidak, semua dilakukan dengan sukarela. Para pelanggan
menjadi member fan page, mengeklik tombol Like, sebagai
anggota suatu komunitas yang sudah berhasil diciptakan oleh
Starbucks di Facebook.
Siapa saja bisa mencoba meniru kisah sukses Starbucks memanjakan
pelanggan di Facebook. Namun idak semua dapat melakukannya
secara tepat sasaran. Sebab seiap komunitas mempunyai kebutuhan
dan keinginan yang berbeda-beda. Inilah peningnya mengenali
selera pelanggan,demi memahami informasi atau program macam
apa yang berpotensi menarik perhaian mereka.
160
http://facebook.com/indonesiapustaka Hal-hal yang perlu diingat dalam membina relasi pelanggan di
Facebook:
1. Analisis pelangganmu
Ini dapat dilakukan seiap saat, dengan mengadakan polling atau
survei berhadiah. Dengan mengenali demograi mereka, kamu
dapat memahami pelanggan secara lebih baik. Apakah mayoritas
mereka wanita atau pria, berapa rata-rata usia, apa pekerjaan
mereka, dan sebagainya.
2. Jujurlah kepada mereka
Hindari berbohong tentang produk atau jasamu. Keika ada yang
bertanya tentang ketersediaan suatu produk, atau bagaimana
pelayanan yang ditawarkan, jawablah dengan jujur. Jika ada
kekurangan, idak perlu ditonjolkan namun juga idak ditutupi.
Mintalah maaf seiap ada kesalahan dalam servis. Terkesan
sepele, namun orang selalu menghargai kejujuran.
3. Beri respons positif
Ada pelanggan yang mengeluh akibat produk idak sesuai
harapan? Responslah secara posiif, jangan mendiamkan atau
justru menghapus komentar mereka. Berikan solusi agar mereka
idak merasa dirugikan.
4. Manjakan mereka
Sama seperi yang dilakukan di laman Facebook Starbucks,
manjakan pelangganmu di sana.
Bisa dengan cara:
- Beri semua informasi bisnismu sedetail mungkin
- Adakan polling atau kuis
- Unggah foto-foto atau video menarik seputar bisnismu
- Sapa mereka dengan ramah
161
http://facebook.com/indonesiapustaka 5. Update selalu
Rajin update di Facebook biasanya hanya dilakukan di awal-awal
saat baru membuat laman saja. Keika bisnis sudah semakin ramai,
dan disibukkan oleh pesanan, laman Facebook akan makin jarang
diperbarui. Kelamaan, sama sekali idak di-update, bahkan sampai
dihiasi sarang laba-laba, begitu isilahnya. Pelanggan yang mencari
suatu produk dan menemukan laman Facebook bisnismu akan
kecewa keika update terakhir dilakukan beberapa bulan lampau.
Mereka akan segera beralih ke laman lain, yang bisa jadi kompeitormu.
Menemukan web, blog, atau laman Facebook yang terbengkalai,
membuat orang berpikiran bahwa bisnismusudah idak ada lagi.
Lebih buruk lagi, bisnismu dianggap gagal atau bangkrut. Tentu
kamu tak ingin terjadi, bukan? Maka luangkanlah waktu untuk
memperbarui lamanmu.
Membuat akun media sosial merupakan suatu konsekuensi
tersendiri. Bukan sesuatu yang setelah dibuat, lalu diinggalkan
begitu saja. Kalau alasannya adalah akibat kamu terlalu sibuk,
mintalah bantuan rekan atau asisten untuk melakukannya. Sudah
lama update Facebook bisa dilakukan melalui smartphone, jadi
rasanya kesibukan tak bisa lagi jadi alasan.
5 Tips Hadapi Keluhan di Facebook
Pelanggan yang kecew a dan melampiaskan kemarahannya di
F acebook? Suatu fakta yang dapat terjadi. L ebih bagus apabila
mereka menyampaikannya di laman F acebook bisnis yang
bersangkutan, sebab bisa direspons dengan baik. Itulah salah
satu manfaat kenapa pebisnis w ajib mempunyai laman F acebook.
Ada beberapa langkah untuk menghadapi keluhan pelanggan di
F acebook:
162
http://facebook.com/indonesiapustaka 1. Respons dengan cepat
Kekecew aan bisa menjadi berlipat ganda apabila keluhannya tidak
segera direspons. Mereka akan merasa tidak dipedulikan, dan reputasi
bisnis kita jadi makin buruk. Responslah segera keluhan pelanggan,
tanpa peduli posisi kita salah atau benar. Menurut Chris Dessi
dari Drive Action Digital, pelaku bisnis selayaknya melayani komplain
pelanggan di F acebook tak lebih dari satu jam setelah keluhan
di-posting.
2. Ajak bicara offline
Setelah merespons di F acebook, ajak dia bertemu atau hubungi
melalui telepon. Sebab tanya jaw ab yang terlalu panjang lebar akan
mengganggu pengunjung lain, dan kurang memuaskan dua belah pihak.
3. Jangan menghapus keluhannya
Sebab keluhan yang direspons dengan baik justru akan menaikkan
reputasi bisnismu. Akan banyak pengunjung yang tahu bahw a
bisnismu mampu menghadapi masalah dengan baik, dan melayani
keluhan secara positif.
4. Tetap positif
Ingat, semua responsmu bisa dibaca oleh banyak orang. Tetaplah
memberi respons positif, tanpa peduli betapa kasar kata-kata
pelanggan. Jangan pernah terpancing untuk membalasnya dengan
kata-kata kasar juga. Jaw ab semua pertanyaannya, dan
taw arkan solusi untuk bertemu langsung.
163
http://facebook.com/indonesiapustaka 5. Minta pelanggan menghapus pesan vulgar
Ada kasus di mana pebisnis bisa meminta pelanggan menghapus
posting-an keluhan yang mengandung kata-kata vulgar. Sebab jika
dibiarkan dapat mengganggu pengunjung lain. Permintaan ini dapat
diajukan setelah masalah diselesaikan dengan baik. Namun
posting-an keluhan yang masih dalam batas sopan, sebaiknya
dibiarkan saja.
Keluhan
Direspons
Cepat
Emosi T idak
Terpancing
164
BAB 99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce
38 Manfaatkan
Company Page
LinkedIn
http://facebook.com/indonesiapustaka Kalau Facebook merupakan media sosial yang sangat generik,
maka LinkedIn adalah media sosial khusus kalangan profesional
dan pebisnis. Mereka yang ingin mengembangkan karier dan
memperluas jangkauan bisnis, rugi jika tak memanfaatkan media
sosial dengan hampir 500.000 user di seantero dunia ini. Sebab
di sini tergabung para profesional, pebisnis, korporat, CEO
ternama dari berbagai industri. ZoomSphere merilis data,
pengguna LinkedIn didominasi oleh kalangan berpendidikan
inggi, industri teknologi informasi, layanan inansial, dan retail.
Kita idak berbicara lagi soal bagaimana membuat proil efekif
di LinkedIn, melainkan membangun network bagi bisnis. Jika
kamu belum punya proil di LinkedIn, segeralah buat. Tampilkan
sosokmu seprofesional mungkin, sebab kamu akan bertemu
dengan kalangan profesional juga. Banyak perusahaan, startup
khususnya, yang belum mengopimalkan LinkedIn. Dipikir, cukup
membuat proil saja, terkoneksi dengan sebanyak mungkin orang,
sudah cukup. Bagi pebisnis online, proil diri saja idak cukup,
harus didukung juga dengan company page, laman khusus
perusahaanmu. Sebab dengan company page, orang semakin
yakin bahwa kamu memang serius dalam berbisnis.
165
http://facebook.com/indonesiapustaka Mengenal Company Page
Company Page merupakan suatu laman khusus yang berisi
informasi seputar perusahaan. Dengan memilikinya, kamu dan
semua yang bekerja di perusahaan itu dapat membuat tautan
ke laman tersebut. Sehingga semua pengunjung proilmu secara
otomais dapat mengeklik company page itu. Mungkin agak mirip
dengan fan page di Facebook, namun dalam tampilan yang lebih
profesional. LinkedIn lebih berorientasi ke bisnis dan industri.
Pengguna bisa lebih fokus pada pengembangan network bisnis.
Sebuah company page dapat terhubung dengan semua
company page di industri terkait. Keika orang mencari informasi
mengenai suatu industri yang berkaitan dengan bisnismu, nama
perusahaanmu akan muncul.
Ada 4 bagian utama company page:
1. Home: menyajikan pengenalan bisnismu. Di sinilah
perusahaan-perusahaan bisa mulai menyebarkan pesan dan
melibatkan pengguna lain. Di bagian ini dapat dihadirkan:
• Gambaran bisnis
• Update seputar perusahaan, mulai dari peluncuran produk,
sampai berita terbaru di industri terkait. Update bisa
disesuaikan dengan audiens tertentu.
• Teman-teman, klien, dan rekan yang terhubung dengan bisnis.
• Showcase page, yaitu laman khusus yang berisi penjelasan
tentang proyek-proyek atau program bisnis. Laman ini bisa
diakses oleh audiens tertentu yang tertarik.
• Tautan ke perusahaan lain yang terailiasi
2. Career: bagian di mana perusahaan-perusahaan berinteraksi
dengan para pencari kerja di LinkedIn. Ada layanan berbayar untuk
memakainya.
166
http://facebook.com/indonesiapustaka 3. Analysis: menyajikan tren dan metrik seputar company page.
Data terkonsolidasi dalam bagian spesiik, updates, followers, dan
visitor.
4. Notification: berisi gambaran harian tentang update dan
performa company page. Data terstuktur seperi jumlah orang
yang menyukai laman kita, komentar, sharing, dan menion,
dihadirkan secara detail.
Opimalkan Company Page
Selain memperluas network, company page di LinkedIn juga
meciptakan suatu branding tersendiri. Hadir di media sosial khusus
kalangan profesional sudah merupakan nilai plus tersendiri bagi
suatu bisnis. Nama-nama besar sekelas Coca Cola, Starbucks,
L’Oreal, sudah hadir di LinkedIn. Mengapa kamu idak? Ada berada
di antara nama-nama besar, walau bisnismu belum besar,
membuat kita juga berpikir besar. Ada kesan tersendiri keika
suatu bisnis yang masih kecil sudah menempatkan diri di antara
yang besar. Semacam keberanian, tekad, dan semangat untuk
kelak menjadi sebesar mereka.
Bagaimana mengoptimalkan company page LinkedIn untuk bisnis?
1. Ajak karyawanmu untuk membuat proil di LinkedIn. Jika sudah,
minta mereka menambahkan company page perusahaan di
informasi tentang tempat kerja.
2. LinkedIn sudah menyediakan slot untuk logo perusahaan,
dengan perbandingan ukuran 100x60. Manfaatkan slot ini dan
perhaikan ukurannya. Tersedia pula ruang untuk mendisplai
banner perusahaan dengan lebar 646 piksel dan panjang 220
piksel. Banner ini bisa diubah sesuai dengan program bisnismu.
3. Gunakan plug in LinkedIn Follow Company di blog atau web
perusahaan, untuk memudahkan siapa saja yang berminat
mengikui lamanmu bisa melakukannya dengan sekali klik saja.
167
http://facebook.com/indonesiapustaka 4. Berbagilah video YouTube dengan pengikutmu. Menurut data
LinkedIn, pengikut yang mengeklik posing-an video di LinkedIn
memicu ampliikasi dua kali lipat daripada yang idak. Ampliika-
si ini mencakup aksi berbagi dan memberi komentar.
5. Bergabunglah dengan grup-grup yang tersedia di LinkedIn.
Berparisipasilah dalam grup industri yang mempunyai kaitan
dengan bisnismu. Semua anggota grup di LinkedIn biasanya
memang orang-orang yang mau memanfaatkan grup itu untuk
kepeningan bisnis dan pekerjaan, bukan sekadar hobi atau
main-main selayaknya di media sosial lain.
6. Promosikan laman LinkedIn bisnismu di plaform media sosial
lain, seperi Facebook, Twiter, Instagram, sampai ke email
signature.
168
http://facebook.com/indonesiapustaka 3 Company Page Terbaik
Hubspot.com menetapkan 12 perusahaan dengan company page
terbaik di L inkedIn sepanjang 2015. Inilah 3 besar urutan teratas:
1. Coca Cola
L ink: www.linkedin.com/company/the-coca-cola-company
Dengan pengikut nyaris 1 juta orang, company page milik
perusahaan soft drink ini didominasi konten dari Coca Cola
Journey, majalah digital mereka. "L inkedIn memicu traffic yang
besar bagi kami. Mereka adalah audiens yang berbeda, audiens
profesional. Persentase jumlah kliknya lebih tinggi dari F acebook dan
Tw itter," ungkap Jay Moore, sang editor. Menurutnya, audiens di
L inkedIn berasal dari kalangan yang lebih tua daripada F acebook
dan Tw itter, mapan, dan profesional. Jika ingin memperluas
inovasi bisnis, informasi pekerjaan dan sejenisnya, L inkedIn lebih
cocok untuk mereka.
2. AppleOne
L ink: https://www.linkedin.com/company/appleone
Sebagai perusahaan agen tenaga kerja, AppleOne bisa dengan
mudah merilis low ongan kerja di L inkedIn. Mereka banyak berbagi
advis bagi para pencari kerja, yang bersumber dari blog mereka.
Deskripsi laman mereka juga mengandung informasi yang membedakan
mereka dari perusahaan lain. Pernyataan visi dan misi bisa menjadi
pembeda paling nyata untuk ditambahkan di laman ini. Perhatikan
pula banner mereka yang sangat mew akili bidang bisnisnya.
169
3. Mashable
L ink: https://www.linkedin.com/company/mashable
Sesuai bidangnya, media online, Mashable sukses menghadirkan konten
menarik untuk dibagikan di L inkedIn. Mereka menyaringnya khusus
konten seputar tips bisnis dan produktivitas. Seperti artikel
berjudul "How to Suceed at Business W ithout Becoming a
Workaholic". Padahal konten w eb Mashable jauh lebih beragam, tapi
mereka tahu bagaimana membidik segmen yang tepat dengan konten
yang pas di company page L inkedIn.
Manfaat Company Page
L inkedIn
Terhubung Meningkatkan Menyejajarkan
dengan prestise diri dengan
komuitas brand besar
profesional
http://facebook.com/indonesiapustaka 170
BAB 99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce
39 Twitter,
Kicauan yang
Mendongkrak Bisnis
http://facebook.com/indonesiapustaka Awalnya, banyak yang meremehkan microblog ini.
Bagaimana idak, posing-annya dibatasi hanya
140 karakter, dengan space untuk proil yang
sangat terbatas. Siapa sangka kini Twiter
berkembang dengan 300 juta lebih pengguna di
seantero dunia sampai Januari 2016 lalu, demikian
menurut staista.com. Bahkan kendai pendapatan
perusahaan yang didirikan Jack Dorsey itu menurun,
para pelaku bisnis justru meraup keuntungan iada
heni dari sejumlah bisnis yang didukung kicauan
di Twiter. Tak heran kalau pihak Twiter sengaja
menyediakan ruang bagi para pebisnis untuk fokus
di situ, seperi iklan, polling, dan sejenisnya. Bukan
sekadar mendukung bisnis, data kicauan pengguna
Twiter juga dimanfaatkan untuk kepeningan riset
sains, kesehatan, markeing, poliik, sampai
bencana alam. Dari aplikasi simpel, diremehkan,
Twiter berkembang menjadi plaform media sosial
serbaguna.
171
http://facebook.com/indonesiapustaka Market Probe Internaional merilis survei yang menyatakan:
• 72% follower cenderung membeli sesuatu dari akun bisnis
yang mereka ikui.
• 86% follower cenderung mengeklik web bisnis yang
direkomendasikan teman.
• 85% follower merasa lebih terhubung dengan bidang bisnis
tertentu setelah mereka mem-follow di Twiter.
• Pembelanja di Twiter menghabiskan lebih banyak uang
daripada pembelanja di Google pada hari-hari libur.
Dengan data di atas, maka pelaku bisnis, dari berbagai kelas,
berlomba menghadirkan kicauannya di Twiter. Entah dari divisi
markeing mereka sendiri, atau membayar konsultan dan buzzer
untuk itu. Mereka bahkan tak ragu membayar mahal seorang
selebrii atau public igure berpengaruh di Twiter untuk
mengicaukan seluk-beluk bisnisnya. Bagi pebisnis online yang
baru merinis bisnis, Twiter dapat menjadi salah satu tools
mengembangkan jaringan dan branding, bahkan mendongkrak
penjualan.
Bagaimana membuat kicauan Twiter bisa mendongkrak bisnis?
Reginald Chan, seorang markeing blogger, menulis di curai.com
tentang 3 aspek yang perlu diperhaikan pebisnis di Twiter:
1. Memonitor tren terkini
Kicauan di ranah Twiter sudah tak bisa dianggap remeh lagi.
Orang cenderung mem-posing tweet secara spontan, seperi
informasi banjir, macet, kecelakaan, restoran mana yang mereka
sukai, kafe mana yang mereka anggap buruk servisnya, buku
yang sedang dibaca, musik yang disukai, ilm yang mengecewakan,
lipsik yang sedang tren, dan sejenisnya. Mustahil untuk
memonitornya secara manual, sebab ratusan ribu pengguna
Twiter berkicau sepanjang hari. Web Twiter secara otomais
merekam semua pembicaraan di linimasa mereka, dengan
menangkap kata atau frasa apa yang paling banyak di-posing.
Inilah kenapa banyak user Twiter menggunakan hashtag alias
tagar, untuk mempermudahpencarian oleh mesin otomais
172
http://facebook.com/indonesiapustaka Twiter. Namun tanpa tagar sekalipun, suatu frasa yang sering
dikeik dalam tempo nyaris bersamaan secara otomais akan
muncul sebagai Trending Topic (TT). Informasi tentang TT apa yang
sedang hit di tataran nasional maupun global bisa dilihat di side
bar kiri laman web Twiter. Urutan TT ini terus berubah sesuai
rekaman pembicaraan di Twiter. Dengan memantau TT, kita bisa
tahu:
• Tren terkini di lokasi tertentu
• Keyword dan tagar yang digunakan oleh mayoritas pengguna
Twiter
Memonitor tren terkini di Twiter juga bisa lebih efekif
menggunakan aplikasi Hootsuite. Aplikasi ini memungkinkan
pengguna membuat kolom-kolom sesuai dengan kategori yang
diperlukannya. Misalnya kolom dengan tagar markeing, akan
memunculkan semua tweet yang memakai tagar itu, sedangkan
kolom dengan tagar musik, akan memunculkan tweet yang terkait
musik. Linimasa di seiap kolom akan mengalami refresh seiap
lima menit. Dengan mengetahui tren-tren terkini di Twiter,
pebisnis dapat mengetahui segala informasi yang terkait dengan
bidang bisnisnya. Adakah yang bisnisnya serupa dengan kita? Atau
adakah orang-orang di Twiter yang memerlukan produk atau jasa
kita? Setelah mengetahuinya, para pebisnis bisa mulai melibatkan
diri.
2. Twitter sebagai alat keterlibatan
Seringkali Twiter diperhitungkan sebagai model keterlibatan
yang real ime. Ini juga bisa berari orang-orang menggunakan
Twiter untuk terlibat dengan sejumlah brand, baik disengaha
atau idak. Banyak orang komplain karena produk gadget tertentu
mengecewakan, provider jaringan internetnya lambat, atau kopi
yang dia beli kurang enak. Sebaliknya, banyak pula yang memuji
ilm tertentu, layanan yang bagus sebuah online shop, atau driver
ojek yang dianggap berjasa. Semua terkait dengan produk, jasa,
merek, brand, perusahaan, dan sejenisnya. Inilah mengapa banyak
pelaku bisnis yang berusaha memanfaatkan kekuatan Twiter
173
http://facebook.com/indonesiapustaka untuk membangun kesadaran atas suatu brand. Yang dimaksud
di sini tentu saja tweet publik, bukan Direct Message (DM).
Keika ada seseorang yang berkicau tentang bagaimana dia
sedang membutuhkan suatu jasa, itulah kesempatan para pelaku
bisnis online untuk menjawabnya, menawarkan jasanya. Kini
orang sudah tak lagi terlalu tertarik dengan kontak melalui email
demi mendapatkan kebutuhannya. Mereka memilih untuk
mengambil forum publik seperi Twiter, sebab tahu akan lebih
cepat mendapatkan respons. Email menjadi semacam media
untuk pendekatan lebih lanjut setelah mereka memerlukan
komunikasi privat.
3. Twitter sebagai penganalisis target pasar
Di Facebook, ada Facebook Open Graph atau Insights untuk
menganalisis interaksi audiens. Bagaimana dengan Twiter?
Tersedia tool grais untuk menganalisis kicauan kita dan audiens.
Bisa langsung klik htps://analyics.twiter.com. Dari laman itu
dapat terlihat tweet mana yang paling banyak direspons, oleh
siapa saja, sampai informasi kapan waktu paling ramai respons
didapatkan. Dari semua informasi, bisa didapatkan data:
• Siapa saja mereka?
• Apa interes mereka?
• Di mana lokasi mayoritas audiens?
Saat ini, markeing adalah tentang bagaimana menjual produk
yang tepat ke orang yang tepat. Dengan menganalisis audiens di
Twiter, kita dapat memahami dan mengenali mereka, apakah
sudah tepat dengan produk kita?
4. Twitter sebagai layanan pelanggan
Ini banyak dilakukan oleh perusahaan yang ingin menampilkan
ke publik bagaimana mereka sangat peduli pada pelanggan. Ada
akun-akun seperi @FirstMediaCares, @BOLTCare, @BiGTiViCare,
@XLCare, dan banyak lagi, yang memang khusus didedikasikan
untuk melayani keluhan atau pertanyaan pelanggan. Kelebihannya,
saat mereka bagus dalam melayani pelanggan di Twiter,
174
maka akan nampak jelas bisa terbaca oleh audiens. Mereka akan
mendapat pujian, reputasi pun membaik. Sebaliknya, jika layanan
kurang berkenan, maka dapat terpublikasi pula dengan mudah di
Twiter, dan reputasi dipertaruhkan. Siap dengan konsekuensi ini?
Kisah Inspiratif @WholeFoods Merebut
Bagaimana
4,8 Juta Follower ?
http://facebook.com/indonesiapustaka HamjbvsheWpgaoreileaadafaamdherhfskiannoriuboncgdtblasyiaesdaa,anFseinglmdtpeaToamsbuoueimounamwretdabgdrgasblaiaanieetsaraknzihjtncaiuappkeiapys,gtrreeanadoan.rbykseduydaMainmueensanjg.dkaeeyaai-sDnhpamaknpaeyuakbjaarmJblaruoanjpaiakdauikeiauklytknasaasakaiamnawdann2nmlaaagu0ra-Anenn0depmlr8usieeelTbsees,enks-apeztwabsahriha-ni,aneswri,tdttsnteeT.mtewaisnsmAeedeegxeradmpanuraeagnnaetis@gcbt,urysmadadWioatreiagiukbugulnahrealdgioimosi.ammrgladaaeL.haaniFikkaBmtnektuambuaoaapennionnrubhaddmygiTlsanisamdueaadpwknertoannrag,reigfrgoittrghtaoilitaagattatawednhounrimirsekp,bkdebbla@aaagaiananhinrnira.,n
Dmmmlmsaaeeeeeymnrprmaiyeaunukeintnabaagatunsremttkrukiaebadnamnaaktnakshupainhkebgnayleaaprrtonngejiragdmuggga,aaabmkslnenaepli,ibknnaeemasnrysreijafeiloukiacnknaaygaldialrnasisaneineli.ihnplamTdairminteowagTr,dsesuilwtuekaktzan,iteagTmrtdtdweee,dinrmisigjs,tbeaaatkgendnaeerinrakirsd-a,.peanngMleeytannasileaag,ardkweir@aiknaawpWafnroeaadrhtbenmonaun.lyekagnaSFastpeniuoabeokrdacdaalbusra
175
d@mmipWemeennneghysdeoatikoajillmiiekaFsunotlonasooyismadaislb..aoNdulaadbpimeealnuatsnndjusiakneatcotaunarklikanasentedgideisarawakneglbbaaentnrygbasseu.ulakDnsngeej,nsasgaemkmneeur4gea,eb8ruianjtiufokmtroaemmrafeuoksnlailito,iwatasuetnray,au
imtdmmtabubeskeeKeinnesemarnrgkipakacmebgaeuiekutpenkumkltrniiusokmyaeaamatkanraoiutgenbmnnhansaagalfajaeuiudganudrdnvideaieiaptiiraksetmlkisanapuahpekksysdornaemraipeesdoimnenkieednmg@asnekhufm.agi.bsoktWateSraeanlcmsaihde.naumuonaiyArnl,pkeeasafpaFnlai.oetnatmbtBoapkaeaoeeparrrundrkaamohs,ikdk,blasaaumadejennnarkiiebakfgipraakasmnteaaiau.keketkntrnanKraugeyiktsmtkaasimaeata-kupuapmeaukmttomneoltiasnbadenatmneuanktrirakjuenekuumtgnktesha-abra,lmlkkaenertoolnhpeiunnejrrarusttifenolatkgeeedfsannabasoue.ihurhklymuiamAoanletpnaupnntiadsgaauakibrkakiikl,iaan,
72% user membeli 86% follower
sesuatu dari akun mengeklik w eb bisnis
yang mereka follow. yang direkomendasikan.
http://facebook.com/indonesiapustaka 85% follower Pembelanja di
Tw itter habiskan
lebih terhubung dengan lebih banyak uang
bidang bisnis tertentu daripada pembelanja
yang di folllow. di Google.
176
http://facebook.com/indonesiapustaka B4A0B Marketing99LangkahSuksesBerbisnisE-Commerce
di Instagram,
Mengapa Tidak?
Sebuah foto bisa menceritakan banyak hal, jauh lebih banyak dari
kata-kata. Maka lahirlah Instagram, media sosial yang berbasis
foto dan video. Bagi mereka yang lebih suka menyampaikan pesan
melalui foto atau video, Instagram menjadi media paling pas. Ada
lebih dari 40 miliar foto beredar di linimasa Instagram, dan 400
juta pengguna akif bulanan. Mereka menghasilkan dan berbagi
80 juta foto seiap hari. Bukan sekadar berbagi, mereka juga
membentuk komunitas di seantero dunia.
Foto-foto yang dibagi di Instagram sudah pasi merupakan produk,
mewakili brand-brand tertentu. Makin unik dan menarik fotonya,
makin disuka, makin luas penyebarannya. Inilah kenapa dunia bisnis
menganggap Instagram sebagai media markeing yang signiikan.
Posing-an di Instagram menghasilkan rata-rata keterlibatan sebesar
4,21% per follower. Ini 58 kali lebih besar dari Facebook, dan 120
kali dari Twiter.
Keberhasilan membangun brand di Instagram memerlukan lebih
dari sekadar mempublikasikan foto menarik. Ada strategi penuh
perhitungan, idenitas brand yang kuat dalam kreaivitas visual.
Ditambah lagi dengan manajemen komunitas yang efekif. Kalau
kamu ingin mengeksplorasi potensi Instagram untuk bisnismu,
idak pernah ada ruginya. Pikirkan selalu kekuatan media visual
untuk menyampaikan cerita menarik seputar brand produkmu.
177
http://facebook.com/indonesiapustaka Siapa di Instagram?
Untuk memutuskan apakah kamu akan memakai Instagram
sebagai strategi markeing, kenali dulu siapa saja yang ada di sana.
Pasinya harus sesuai dengan segmen pasar yang menjadi target
bisnismu. Pengguna Instagram saat ini didominasi kisaran usia
18-34 tahun. Sebuah studi oleh BI Intelligence menyebutkan,
aplikasi ini disukai oleh warga kota besar dan wanita usia muda.
Mayoritas pengguna Instagram berpenghasilan relaif inggi,
dengan taraf pendidikan sarjana dan masih mahasiswa.
Sproutsocial.com menyebut 28% user Instagram warga kota besar,
26% warga pinggir kota, dan 19% warga kota kecil atau pedesaan.
Jika proil demograi itu sesuai dengan produkmu, maka
Instagram bisa jadi alat ampun untuk markeing. Bahkan kendai
proil itu tak sesuai, tetap jangan lewatkan kesempatan untuk
memanfaatkannya. Sebab makin lama makin banyak pengguna di
atas usia 35 tahun, seiring dengan berjalannya waktu. Fenomena
ini sama dengan yang berlaku di Facebook dan Twiter. Kian lama,
pengguna usia dewasa terus bertambah. Masih ingat bagaimana
dulu Facebook dianggap sebagai media sosial khusus mahasiswa?
Kini para mahasiswa itu sudah menjadi para eksekuif di
perusahaan, pebisnis, bahkan pengusaha besar, ibu rumah
tangga, orang tua, dan seterusnya.
Strategi Konten yang Jitu
Sama seperi blog, Facebook, atau Twiter, konten adalah raja
di Instagram. Bedanya, konten visual menjadi yang paling utama
Kata-kata berperan sebagai capion alias deskripsi visual,
ditunjang dengan tagar alias hashtag yang relevan. Bisnis B2C
memakai. Instagram untuk membuat produknya menjadi bintang
di antara produk-produk lain yang sejenis. Sementara pebisnis B2B
memanfaatkan Instagram untuk menonjolkan kultur perusahaan
dan rekrutmen im.
178
http://facebook.com/indonesiapustaka Ada 5 aspek dalam membangun konten Instagram:
1. Visual yang kreatif
Memakai aplikasi ini sekilas terkesan mudah, cukup memotret
lalu mem-posing-nya. Faktanya idak sesederhana itu. Foto yang
mampu memancing respons harus diciptakan secara serius,
relevan, dan orisinal. Seperi foto-foto yang dihadirkan di laman
Burberry, www.instagram.com/burberry. Semua foto harus tajam
dan berkualitas inggi, dengan perimbangan pencahayaan,
skema warna, serta peralatan pendukung. Jangan terus-menerus
mengandalkan smartphone untuk membuat foto produkmu,
kendai itu smartphone mahal yang menjanjikan kualitas foto.
Sesekali pakailah kamera berkualitas bagus jika memungkinkan.
Manfaatkan pula itur ediing foto untuk mengatur kekontrasan,
framing dan saturasi.
2. Gunakan caption
Banyak orang meremehkan fungsi capion, sebab berpikir bahwa
foto sudah mampu menceritakan segalanya. Ini anggapan yang
salah. Capion, yaitu teks yang menjelaskan momen dalam foto,
tetap dibutuhkan. Tidak perlu terlalu panjang dan detail, yang
pening cukup sesuai konteks dan menonjolkan pesan yang ingin
disampaikan. Perhaikan bagaimana brand pakaian PacSun di
www.instagram.com/pacsun secara efekif menggunakan capion
untuk memperjelas konteks foto-fotonya.
3. Posting secara reguler
Mengunggah foto sebulan sekali idak akan membuat follower
berkembang. Mereka akan menganggapmu idak serius, lalu pergi
atau lebih tertarik dengan akun Instagram brand lain. Posing-lah
secara reguler, bahkan membuat jadwal khusus, sesuai tema dan
event tertentu. Posing-an yang ruin akan mempertahankan
interes pelanggan, dan meningkatkan oroitasmu atas mereka.
179
http://facebook.com/indonesiapustaka Brand-brand besar seperi Taco Bell misalnya, mem-posing foto
seiap hari, dan meraih keuntungan besar karenanya. Seiap foto
dapat menerima sekitar 20.000 likes dan 500 komentar. Memang
idak langsung menghasilkan uang, tapi membuat audiens selalu
ingat produk mereka. Dan membuat semakin banyak audiens
tertarik dengan produknya.
4. Pakai tagar yang relevan
Serupa dengan Twiter dan Facebook, Instagram memakai tagar atau
hashtag untuk mengompilasi konten yang relevan bagi pengguna
yang melakukan pencarian. Pakailah tagar yang relevan agar dapat
memperluas jangkauanmu di antara follower terkini, dan meningkatkan
kesempatan dalam keterlibatan. Perhaikan bagaimana brand lingerie
Victoria’s Secret di htps://www.instagram.com/victoriassecret
memakai tagar #WhaisSexy untuk memperkuat penyebaran pesan
produk-produk mereka. Mereka juga memakai tagar #VSFashionShop
selama event berlangsung dalam seiap posing-annya. Hasilnya, tagar
itu mendapatkan ingkat keterlibatan yang inggi. Tagar tersebut cukup
transparan menyampaikan pesan, nama brand, sekaligus event.
5. Libatkan komunitas brand-mu
Konten saja idak cukup dalam membangun kampanye yang
sukses di Instagram. Perlu diingat peningnya melibatkan dirimu
dan follower-mu dalam suatu komunitas brand yang sedang kamu
bangun. Caranya?
- Responslah komentar yang masuk
- Follow akun-akun para inluencer di industri dan bisnismu
- Menion mereka dalam posing-an kamu
- Ajak follower untuk mem-posing foto dan tagar yang terkait
produkmu, dengan hadiah menarik
180
3 Fitur Pendukung Konten
1. Tambahkan Photo Map
Ada fitur Add to Photo Map yang akan berguna sekali bagi pebisnis.
Dengan memperjelas di mana lokasi bisnismu, atau lokasi acara yang
sedang berlangsung, kamu bisa menarik pelanggan. Informasi tentang
lokasi di mana foto diambil mendapatkan respons 79% lebih banyak
daripada yang tidak disertai lokasi. A palagi jika kamu sedang
mengadakan traveling, menggelar event, hal ini sangat penting
dilakukan.
2. Tag orang-orang tertentu
Setiap kali kita melakukan tag akun lain, posting-an kita akan
muncul di profil mereka, di bagian Photo of User Section. F itur ini
dapat dimanfaatkan untuk melakukan tag individu atau brand,
sehingga user bisa melihat fotomu.
3. Berbagi di media sosial lain
Instagram memungkinkan pengguna untuk terhubung ke akun
F acebook, Tw itter, Tumblr, dan Flickr. Dengan mengintegrasikannya
ke akun media sosial lain, secara otomatis fotomu akan terdisplai di
sana.
V isual yang
Kreatif
http://facebook.com/indonesiapustaka L ibatkan Gunakan
Komunitas Caption
Tagar yang Posting
Relevan Rutin
181
http://facebook.com/indonesiapustaka B4A1B Foto Produk99LangkahSuksesBerbisnisE-Commerce
yang Menjual
Berbisnis online, terutama berjualan produk, sangat
tergantung pada penampilan produk itu di internet.
Inilah kenapa online shop sering memanjakan
pengunjung dengan displai foto produk yang indah,
canik, bahkan lebih indah dari aslinya. Pada bab-bab
yang membahas Instagram sebelumnya, ditekankan
tentang peningnya media visual dalam membangun
branding bisnis. Tampilan visual jauh lebih kuat
memberi simulus pada manusia, keimbang teks.
Bagaimana orang mau membeli suatu produk,
apabila penampilan visualnya idak menunjang?
Kalaupun mereka sudah pernah melihat produk itu
di dunia nyata secara langsung, tetap saja mereka
ingin tahu bagaimana kondisi sesungguhnya produk
itu keika membelinya secara online. Apakah ada
sedikit cacat? Apakah warnanya belum pudar?
Perhaikan bagaimana web-web belanja online,seperi
eBay, Etsy, memiliki presentasi yang menarik atas
produknya. Mereka selalu menghadirkan foto-foto
berkualitas bagus. Pembelanja online dibombardir
dengan berbagai foto produk dalam berbagai ukuran
dan bentuk.
182
http://facebook.com/indonesiapustaka Namun yang paling mereka butuhkan sebetulnya adalah:
• Foto yang jelas
• Akurat
• Presentasi menarik
Kombinasi iga hal itu merupakan syarat pening dari foto produk
di online shop. Apalah arinya sebuah syal mahal bermerek
terkenal apabila difoto secara asal-asalan dan blur. Terlebih
jika dikenakan oleh model yang berpakaian lusuh dan berwajah
cemberut. Tentu idak akan menarik pembeli, bukan?
Perusahaan yang sudah mapan, atau pebisnis pemula yang punya
anggaran besar, bisa dengan mudah mempekerjakan fotografer
profesional untuk ini. Tapi idak semua pebisnis seberuntung itu.
Ada yang mau tak mau harus menciptakan foto produk sendiri,
demi menghemat bujet dan waktu. Dengan teknologi yang kian
maju, membuat foto produk bukan lagi hal rumit. Terlebih tersedia
smartphone dengan kamera yang mampu menghasilkan gambar
resolusi inggi.
Membuat Foto Produk dengan Smartphone
Sebenarnya ini bukan rekomendasi terbaik, sebab smartphone
berkamera idak menghasilkan hasil jepretan sebaik kamera Nikon
atau Canon. Namun seidaknya ini dapat dilakukan oleh siapa pun,
tanpa membutuhkan penguasaan teknik fotograi yang rumit.
Ada beberapa ips yang bisa diikui agar foto produk yang dibuat
dengan smartphone pun tak kalah ciamik dari hasil jepretan
fotografer profesional.
1.Siapkan smartphone
Pakailah smartphone berkamera dengan resolusi minimal 8
megapiksel. Ada dua jenis smartphone yang harganya sudah
sangat terjangkau dan didukung kamera berkualitas baik:
• Apple iPhone 5s
• Samsung Galaxy s5
183
http://facebook.com/indonesiapustaka 2.Siapkan aksesori pendukung
• Backdrop
Gunakan backdrop warna puih atau abu-abu demi membuat
produk menonjol dan mengeliminasi distraksi.
• Meja
Gunakan meja yang stabil dan luas, untuk meletakkan produk
yang akan difoto.
• Pencahayaan
Yang terbaik dan termurah adalah jendela yang lebar. Jika
idak tersedia, bisa menyewa atau membeli lampu yang cukup
terang.
• Tripod smartphone
Diperlukan agar kamera bisa konsisten mengambil angle gambar.
Tersedia tripod khusus smartphone, seperi Gorillapod Mobile,
Joby Grip Tight Mount, atau Spiderpodium.
• Lensa eksternal
Lensa eksternal pada kamera smartphone dapat membuat
hasil foto nyaris sama bagusnya dengan kamera Nikon atau
Canon. Lensa ini dapat mengatur fokus dan pencahayaan
secara lebih baik. Bisa dicoba Photojojo iPhone & Android
lenses, Olloclip iPhone 4-in-1 Lens, atau Moment iPhone &
Android lenses.
3. Ruangan khusus
Sediakan satu ruangan khusus seiap hendak melakukan pemotretan.
Ini demi mencegah terganggunya proses pemotretan. Usahakan
ruangan itu punya pencahayaan yang bagus, berjendela besar.
Memilih Aplikasi yang Tepat
Melakukan pemotretan dengan smartphone punya banyak
keuntungan juga. Tersedia banyak aplikasi untuk memperbaiki
hasil foto. Mulai dari aplikasi untuk memotret sampai
penyuningan. Ada beberapa aplikasi yang dapat dipilih:
184
http://facebook.com/indonesiapustaka 1. Untuk pemotretan
Sangat direkomendasikan untuk mencoba aplikasi yang sudah
tersedia di smartphone keika pertama meng-install-nya. Jika
dirasa kurang memuaskan, dapat mengunggah aplikasi lain,
seperi:
• Android Camera Zoom FX
Aplikasi ini sempat mendapat peringkat teratas di jajaran
aplikasi kamera untuk Android. Kalau memerlukan lebih banya
itur dari aplikasi ini, bisa coba Camera Zoom FX yang dapat
menghasilkan gambar lebih tajam.
• iPhone Camera+
Ini aplikasi yang juga menjadi favorit penyuka fotograi
smartphone berbasis iPOS. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa
meningkatkan kemampuan pengambilan gambar. Sudah
dilengkapi dengan tutorial saat aplikasi ini dijalankan, sehingga
memudahkan bagi pengguna baru sekalipun.
2. Untuk penyuntingan
Bisa mencoba aplikasi:
• Free Adobe Photoshop Express
Aplikasi ini idak berbayar, dapat dipakai di smartphone
Android maupun iOS. Free Adobe Photoshop Express mudah
dan bisa dioperasikan dengan cepat.
• Photoshop Touch
Bisa didapat dengan membayar 5 dolar saja, aplikasi ini hadir
dengan itur lebih lengkap. Hampir merupakan replika dari versi
desktop, dan mudah dijalankan. Program ini jauh lebih punya
banyak fungsi dibanding Free Adobe Photoshop Express.
185
3. Untuk berbagi
Keuntungan lain memakai kamera smartphone adalah bisa
langsung kita bagikan ke media sosial. Cara ini sangat ampuh
untuk mempromosikan produk. Ada banyak aplikasi untuk
berbagi foto ke Facebook, Instagram, atau Twiter, dan semua
dilengkapi itur menarik.
Semua sudah disiapkan, mulai peralatan, kebutuhan pendukung,
hingga aplikasinya. Kini inggal saatnya melakukan pengambilan
gambar. Akan dibahas secara detail di bab berikutnya.
F oto yang Akurat
jelas
Presentasi
menarik
http://facebook.com/indonesiapustaka 186
BAB 99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce
42 Teknik Dasar
Foto Produk
http://facebook.com/indonesiapustaka Siapa saja bisa menjadi fotografer, itulah idiom yang beredar
keika smartphone hadir dengan kamera yang memiliki lensa
bagus dan sederet aplikasi penunjang. Membuat foto produk
dengan smartphone? Terdengar agak nekad, memang. Tapi inilah
pilihan yang pas bagi pebisnis online pemula yang belum mampu
menguasai fotograi atau membayar fotografer profesional.
Selama paham trik-trik, teknik dasar, serta aplikasi yang tepat,
memakai smartphone untuk membuat foto produk bukan hal tabu.
Di bab sebelumnya sudah dijelaskan peralatan apa saja yang
diperlukan. Kini saatnya pengambilan gambar. Berikut
langkah-langkahnya:
Langkah 1: Persiapan
Tutorial ini menggunakan smartphone iPhone 5S, Joby Grip Tight,
tropid Vivitar, dan lensa Photojojo. Aplikasi pemotretan memakai
Camera+, dan akan diedit dengan Photoshop Express. Setelah itu
hasil foto akan disimpan di Dropbox. Di tahap persiapan, perlu
diperhaikan:
1. Pencahayaan yang tepat
Pakai ruangan dengan pencahayaan yang bagus. Buka jendela,
agar ada cahaya alami masuk.
2. Pasang meja dan backdrop
Taruhlah produk yang akan dipotret di tengah-tengah meja.
187
http://facebook.com/indonesiapustaka 3. Stabilkan posisi smartphone
Letakkan smartphone dengan jarak yang idak terlalu jauh dan
idak terlalu dekat dari objek foto, sekitar 30 cm, dengan
bantuan tripod. Didukung lensa Photojojo, dapat dilakukan
zoom cukup dekat ke objek.
4. Perhatikan detail ekstra
Sebelum pemotretan, pasikan produk yang akan difoto dalam
kondisi bersih, idak ada tag harga yang melekat, benang, atau
lainnya. Seiik debu saja dapat merusak hasil foto.
Langkah 2: Pengambilan Gambar
1.Atur setting aplikasi
• Zoom: pasikan itur zoom dalam posisi “ON”, sehingga bisa
dengan mudah diakses keika dibutuhkan.
• Grid: fungsi ini juga sebaiknya dalam kondisi “ON”, sebab akan
membantu menyesuaikan foto produk di tengah frame.
• Live Exposure: mode ini memungkinkan kita membaca seing
eskpos otomais keika dilakukan penyesuaian.
• AutoSave: itur ini bisa menentukan di mana foto akan
disimpan di folder tertentu setelah dihasilkan. Biasanya secara
otomais akan disimpan dalam folder Lightbox yang sudah
tersedia di aplikasi Camera+. Tapi bisa diubah ke tempat lain
sesuai keinginan pengguna.
• iCloud Lightbox Sync: sinkronisasikan icloud ke lightbox,
sehingga seiap foto langsung ter-back up di icloud.
• Quality: itur ini akan membantumu menghasilkan foto dalam
kualitas inggi.
• Sharing: pasikan terkoneksi dengan media sosial seperi
Facebook, Twiter, atau Flickr, agar mudah berbagi hasil foto.
188
http://facebook.com/indonesiapustaka 2. Atur setting kamera
• Zoom: tarik tombol geser zoom yang ada di atas layar untuk
disesuaikan dengan frame sekitar produk. Sisakan ruang di
sekitar frame agar bisa di-crop saat diperlukan.
• White Balance: sesuaikan dengan level cahaya di ruangan.
• Exposure: sentuh lingkaran tombol exposure, kemudian
sentuh objek, sehingga kamera tahu bagian mana yang harus
diekspos.
• Lock: setelah mengatur semua seing, kuncilah pengaturan itu.
Perhaikan lagi tampilan produk melalui kamera, apakah perlu
penambahan cahaya atau justru dikurangi. Lakukan hal serupa
pada exposure dan focus.
3. Pemotretan
Jika ingin memotret dari jarak dekat, coba menggunakan lensa
yang dapat menangkap detail close up. Lensa seperi itu adalah
lensa makro atau telefoto untuk melakukan zoom lebih dekat ke
objek dari jarak jauh. Ubahlah lensa atau jarak zoom, sehingga kita
dapat mengetahui angle tambahan dan menciptakan berbagai foto
produk. Setelah hasil foto disimpan di lightbox, pindahkan juga
ke folder camera roll agar dapat diedit menggunakan Photoshop
Express.
Langkah 3: Penyuningan
Setelah foto ada di camera Roll, bisa diedit menggunakan Photoshop
Express. Penyuningan ini diperlukan agar foto lebih tampak
sempurna untuk diunggak ke web. Ada beberapa pengaturan dasar
yang direkomendasikan agar foto bisa lebih berkualitas, yaitu crop
& straighten, sharpen, contrast, shadows, dan vibrance. Dengan
memakai lima pengaturan itu, semesinya hasil foto menjadi jauh
lebih baik dari sebelumnya.
189
http://facebook.com/indonesiapustaka Seiap langkah di atas sebaiknya dilakukan dengan penuh ketekunan
dan kesabaran. Hasilnya idak langsung sesuai harapan, itu wajar,
terlebih bagi pemula di bidang fotograi produk. Jalankan seiap
langkah dengan telii, siapa tahu ada detail yang terlupa. Tidak
perlu terburu-buru menghasilkan foto produk yang bagus dan
sempurna.
Pernak-Pernik Penting
Jangan lupakan pernak-pernik yang tidak kalah penting demi
menciptakan foto produk yang menjual ini:
• Mayoritas objek benda tampil bagus dengan background w arna
putih, sebab mengeliminasi distraksi. Tapi jika ingin mencoba
w arna lain, pastikan sesuai dengan w arna objek, yaitu
produkmu.
• Ada produk yang bagus jika difoto dengan background alami,
misalnya sofa, tempat tidur, yang sebaiknya berlatar ruangan.
Atau kursi taman yang pas dengan background taman. Pastikan
tidak ada distraksi yang berpotensi menganggu hasil foto.
• F otolah produk dengan angle berbeda-beda, terutama jika
produk itu punya detail menarik untuk ditonjolkan. F oto
sebaiknya bukan saja menarik dan indah, namun juga fungsional,
mampu membuat audiens tahu apa saja yang ada pada produk
itu. Misalnya sepatu, akan menarik jika difoto dari berbagai
angle, depan, samping, atas. A udiens akan tahu detail modelnya.
• Ada beberapa objek benda yang tidak bisa "berdiri", seperti
perhiasan. Agar menarik, berilah tambahan objek sebagai
penyanggah, misalnya kotak kecil atau kemasannya.
190
Tentu hasilnya lebih baik daripada membiarkan produk itu
terkulai begitu saja di atas meja.
• A pabila produkmu tersedia dalam w arna dan variasi berbeda,
fotolah semuanya. Konsumen akan langsung tahu dan bisa lebih
tertarik membeli jika ada w arna atau varian yang mereka
suka.
• Manfaatkan fungsi zoom pada detail-detail penting produkmu.
Konsumen akan tahu bahw a ada hal menarik di sana.
Misalnya produk tas dengan ornamen kecil tapi menarik yang
ada di sudut-sudut tertentu. Bagian itu tidak terlalu terlihat
ketika produk difoto biasa, tapi akan menonjol saat dilakukan
zoom.
Pengambilan
Gambar
• AturSetting
• Pemotretan
http://facebook.com/indonesiapustaka Persiapan Penyuntingan
• Pencahayaaan • Penggunaan Aplikasi
• Stabilkan Posisi • Editing
191
http://facebook.com/indonesiapustaka B4A3B Belajar99LangkahSuksesBerbisnisE-Commerce
Copywriting
Pernah mendengar isilah copywriing? Kalau belum,
pernahkah kamu melihat kata-kata di iklan yang
spesiik seperi “Permen Nano-Nano Rame Rasanya”
atau “Sudah Klik Tokopedia Belum?” Kalimat-kalimat
yang terus mengiang dan mudah diingat oleh
orang-orang adalah pekerjaan copywriing. Lalu
apa manfaat belajar copywriing? Tentu jawabannya
adalah untuk membantu mengiklankan bisnis kamu
dengan baik.
Apa saja yang harus kamu pelajari dalam copywriing?
1. Psikologis pembaca
Dalam dunia bisnis, kita juga harus mengetahui
bagaimana keadaan psikologis konsumen kita.
Contoh yang bisa kamu iru adalah Brodo. Pasar
sepatu mereka adalah laki-laki “gentleman”
sehingga kalimat-kalimat pemasaran mereka adalah
#TosJantan atau #SeninGanteng. Kalimat tersebut
adalah hasil riset psikologis calon konsumen mereka.
2. Kedepankan manfaat produk
Pernahkah kamu mendengar iklan Tolak Angin?
Kamu idak akan asing dengan frasa “bablas angine”.
Frasa tersebut lahir dengan mengedepankan
manfaat produk tersebut. Tolak angin bermaksud
192