The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

LABIRIN ALAM BATANG_SEKAR SURYANINGRUM_SASISABU_REVISI_3(color)_ISBN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tririswakhyuningsih, 2021-06-30 08:44:37

LABIRIN ALAM BATANG_SEKAR SURYANINGRUM_SASISABU_REVISI_3(color)_ISBN

LABIRIN ALAM BATANG_SEKAR SURYANINGRUM_SASISABU_REVISI_3(color)_ISBN

Keywords: Wisata Batang

Wisata di Kecamatan
Gringsing

A. Pantai Jodo

Pantai Jodo berada di Desa Sidorejo. Sambutan
menanti saat sampai di lokasi. Pantai Jodo sangat
bersih dan fasilitasnya juga lengkap. Terdapat warung,
kamar bilas, sewa ATV, serta area permainan anak-
anak. Terlihat hamparan pasir yang bersih dan
deburan ombak yang lembut. Di pantai ini kita bisa
berenang atau hanya memandangi cakrawala.

Gerbang Masuk Pantai Jodo

41

 

Panorama Pantai Jodo

Barisan pohon cemara yang rindang dan bangku
santai di bawahnya menambah cantik penampilan
Pantai Jodo. Jika capek berdiri, dapat duduk atau
tiduran di atas bangku bahkan duduk di atas perahu.

Menikmati Pantai dari Atas Perahu

42 

Menikmati Pantai dari Atas Bangku

B. Situs Balekambang

Situs Balekambang berlokasi di Desa Sidorejo.
Situs Balekambang merupakan kolam pemandian
kuno (Asa 2011). Sumber mata air berada di bawah
pohon beringin. Akses menuju Situs Balekambang
cukup sulit. Berupa jalan setapak di dalam hutan serta
melintasi rel kereta api. Perlu kewaspadaan dan
kehati-hatian.

43

 

Situs Balekambang

Pemandian Kuno Situs Balekambang

44 

Wisata di Kecamatan
Limpung

A. Wisata Alam Polowono

Wisata Polowono berada di Desa Lobang. Berupa
areal hutan pinus dan hutan damar. Suhu udara di
tempat ini sangat sejuk karena Desa Lobang berada di
perbukitan. Menuju tempat wisata ini harus melewati
jalan aspal menanjak dan berkelok.

Pintu Masuk Wisata Alam Polowono

Wisata Alam Polowono mempunyai banyak
wahana, antara lain gardu pandang dan jembatan

45

 

gantung. Tinggal pilih spot mana yang mau
digunakan untuk foto-foto.

Spot jembatan gantung

Selain hutan pinus dan damar, di dalam wahana
juga terdapat curug, yaitu Curug Pager, Curug
Kembar, dan Curug Lumejing. Proses penyadapan
getah damar dapat disaksikan sepanjang perjalanan
menuju curug. Curug Pager dapat dijangkau dengan
berjalan kurang lebih 15 menit. Curug Pager memiliki
aliran air yang cukup deras dengan ketinggian kurang
lebih 5 m.

46 

Curug Pager di Dalam Wisata Alam Polowono

Lambaian Aliran Curug Kembar

47

 

Curug Kembar berada tidak jauh dari Curug Pager,
yaitu berjalan 10 menit sudah sampai lokasi. Terdiri
dari 2 curug yang berdekatan, tetapi hanya satu curug
yang masih mengalir. Aliran airnya unik terlihat
melambai seperti rambut yang terurai. Curug Kembar
tidak bisa didekati, karena berada di tebing dan
alirannya menuju jurang yang cukup dalam. Menuju
Curug Lumejing tidak ada akses jalan. Harus minta
bantuan petugas sebagai petunjuk jalan.

48 

Wisata di Kecamatan
Subah

A. Jembatan Buntu

Jembatan Buntu terletak di Desa Sengon. Hutan
jati yang rimbun disusul perkebunan sengon, terlihat
setelah melewati kampung. Jembatan buntu sendiri
berada di tengah kebun sengon. Melewati pintu
masuk, akan dijumpai tulisan-tulisan unik dan lucu.
Lokasi wisata juga tertata rapi dan banyak spot selfie
yang menarik dan kekinian.

Pintu Masuk Jembatan Buntu

49

 

Berjalan masuk ke lokasi akan terpampang
pemandangan yang menyejukkan mata. Terlihat
lembah dan bukit yang hijau serta kelokan sungai.
Pemandangan yang unik ini semakin indah terlihat
dari jembatan buntu maupun menara pandang.
Pandangan mata semakin luas ketika menaiki gardu
pandang. Tampak bukit dan lembah hijau serta sungai
yang berkelok-kelok seperti tanpa ujung.

Jembatan Buntu bagai Balkon Besar yang Menyatu dengan Alam

50 

Pemandangan dari Gardu Pandang

B. Pantai Kuripan

Sesuai namanya, Pantai Kuripan berada di Desa
Kuripan. Untuk mencapai pantai, akan melalui jalan
aspal berkelok-kelok dan menurun di tengah hutan
jati. Sampai di pantai, akan disambut tulisan Pantai
Kuripan yang membentang di bibir pantai. Tulisan ini
menambah indah suasana pantai ditambah hamparan
pasir, pohon cemara, dan deretan perahu nelayan.

51

 

Pintu Masuk Pantai Kuripan

Pantai Kuripan

52 

Panorama Pantai Kuripan

Tidak jauh dari pantai, terdapat stasiun kereta api
yang sayang untuk dilewatkan. Dari sini, terlihat
pemandangan yang cantik. Tampak jalur kereta yang
berkelok menembus perbukitan.

Stasiun Kuripan

C. Dermaga Pantai Roban

Pantai Roban terbagi menjadi dua, yaitu Pantai
Roban timur dan barat. Pantai Roban timur masuk

53

 

Desa Sengon Kecamatan Subah, sesangkan Pantai
Roban barat masuk Desa Kedungsegog Kecamatan
Tulis. Terdapat dermaga di pantai ini. Ikan segar dan
ikan asin dapat dibeli di sini. Duduk santai sambil
memandang sinar matahari sore dan menyaksikan
aktivitas perahu penyeberangan bolak-balik
mengangkut penumpang, dari Roban Barat ke Roban
Timur atau sebaliknya, sungguh sangat indah.

Panorama Pantai Roban

Aktivitas Perahu Penyeberangan

54 

Wisata di Kecamatan
Tulis

A. Curug Kolo Pancung

Curug Kolo Pancung berada di tengah hutan jati
Desa Manggis. Curug ini berada di sebelah barat desa.
Saat memasuki hutan jati, masih bisa mengendarai
sepeda motor. Dilanjut jalan kaki melewati jalan tanah
sekitar 1 km untuk menuju curug.

Jalan menuju Curug Kolo Pancung

55

 

Tiba di lokasi, terlihat curug dengan ketinggian
sekitar 15 m. Curug Kolo Pancung memiliki debit air
yang sedikit. Hal ini disebabkan karena air di atas
curug dibendung untuk pengairan.

Curug Kolo Pancung

B. Curug Kecepit

Selain Curug Kolo Pancung, di Desa Manggis juga
terdapat Curug Kecepit. Jalan menuju curug ini
masing berupa semak belukar dengan medan yang
cukup curam. Curug ini terdapat di sebelah timur
desa. Juga terdapat di tengah hutan jati. Biar tidak
tersesat, sebaiknya membawa gaet dari penduduk

56 

setempat karena tidak ada akses jalan menuju ke
curug. Harus ekstra hati-hati menembus semak
belukar dengan tanah yang menurun cukup tajam
dan licin.

Jalur menuju Curug Kecepit

Mendekati curug, akan terdengar suara gemericik
air yang berada di antara dua bukit dan tertutup
semak belukar. Sampai di lokasi, akan terlihat curug
dengan ketinggian kurang lebih 5 meter dengan
kolam di bawahnya.

57

 

Curug Kecepit

58 

Wisata di Kecamatan
Kandeman

A. Pantai Ujung Negoro

Pantai Ujung Negoro terletak di Desa
Ujungnegoro yang ditetapkan sebagai salah satu
kawasan konservasi. Pantai Ujung Negoro indah dan
nyaman. Pantai jernih dengan batu karang yang
menyembul di atas air laut. Para pemancing biasa
menggunakan batu karang untuk duduk sembari
menanti umpan disambar ikan. Ombak Pantai Ujung
Negoro tidak terlalu besar. Pantai ini cukup aman
untuk berenang atau lari-lari kecil di atas pasir.

Kawasan Konservasi Ujung Negoro

59

 

Pasir dan Batu Karang Pantai Ujung Negoro

Gua Aswatama merupakan salah satu keunikan di
pantai ini. Terdapat di salah satu sisi tebing dengan
legenda yang melekat di masyarakat.

Goa Aswatama

Aswatama adalah putra Pendeta Durna. Pada
perang Bharatayuda, Pendeta Durna terbunuh ketika
melawan Pandawa. Hal ini membuat Aswatama ingin

60 

balas dendam. Dewi Wilutama turun dan memberi
kekuatan pada Aswatama agar bisa menyusul
Pandawa di Jonggring Saloka (Dieng). Dewi Wilutama
menyuruh Aswatama menggali tanah sampai tembus
ke tempat Pandawa berada. Syaratnya, tidak boleh
menengok ke belakang selama proses penggalian.
Ajaib, begitu Aswatama mulai menggali, suasana
menjadi terang benderang dan tanah yang digalinya
selembut pasir. Hanya dengan sedikit gerakan, tanah
sudah membentuk lubang yang terus memanjang.

Setelah beberapa saat menggali, Raden Aswatama
merasa sudah sampai di Randusanga. Raden
Aswatama pun mengakhiri galiannya dan menoleh ke
belakang, untuk melihat sebenarmya apa yang terjadi
di belakang punggungnya. Betapa terkejutnya Dewi
Wilutama begitu anaknya menoleh ke belakang,
mengingkari janjinya. Saat itu juga, hasil galiannya
kembali seperti semula, tanah kembali padat dan
suasana gua menjadi gelap gulita.

Raden Aswatama akhirnya memutuskan untuk
membuat lubang ke atas, keluar dari perut bumi.
Menurut kepercayaan masyarakat, tempat keluarnya
Raden Aswatama disebut Gua Cemeti, berada di Desa
Gerlang, Kecamatan Blado. Dari sana, Raden
Aswatama melanjutkan perjalanan ke Randusanga

61

 

dan berhasil membunuh Raden Drestajumena dan
Dewi Srikandi, istri Raden Arjuna (Anonim 2008).

62 

Wisata di Kecamatan
Pecalungan

A. Curug Gombong

Curug Gombong berada di Desa Gombong. Dari
area parkir sudah terdengar gemuruh suara air terjun.

Area Parkir Curug Gombong yang Luas

Menuju lokasi, hanya berjalan menuruni anak
tangga, kurang lebih 10 menit. Jalan menuju curug
sudah bagus, terbuat dari semen dengan pengaman
di tepinya. Sepanjang perjalanan akan disuguhi
rimbunnya pohon dan tebing batu berlapis yang unik.

63

 

Tangga menuju Curug Gombong

Sampai di lokasi, akan terlihat keindahan air terjun
yang terpancar setinggi 18 m dengan hiasan dinding
batu berlapis, membentuk relief yang indah dan
eksotik. Jika tidak akan berenang, bisa hanya duduk
santai di batu berlapis yang besar sambil menikmati
derasan air yang jatuh.

Curug Gombong

64 

Wisata di Kecamatan
Banyuputih

A. Bukit Sri Gunung

Bukit Sri Gunung terletak di Desa Kedawung.
Menawarkan sunset, sunrise, hamparan bukit hijau,
gardu pandang, spot swafoto, warung makan, dan
gazebo.

Track Menuju Puncak Bukit

65

 

Deretan gazebo yang bertingkat

Jembatan Cinta

B. Pantai Celong

Pantai Celong terletak di Desa Kedawung. Pohon
karet yang rimbun, menemani perjalanan menuju
pantai.

66 

Perkebunan Karet menuju Pantai Celong

Pantai Celong sangat dekat dengan jalur kereta
api. Untuk mencapai pantai, akan melewati lorong
jembatan kereta.

Jembatan Kereta Api Dekat Pantai Celong

Tiba di pantai, para pengunjung akan disambut
batu-batu karang yang menyembul dari permukaan

67

 

air laut. Duduk santai di atas batu sambil menikmati
embusan angin laut yang segar, membuat betah di
sini. Pulangnya, ikan segar sebagai buah tangan dapat
dibeli di dermaga Pantai Celong.

Deretan Batu Karang di Pantai Celong.

68 

Daftar Pustaka

Anonim. 2008. Legenda-Legenda di Kabupaten Batang.
Kantor Pariwisata Kabupaten Batang.

Asa, Kusnin dkk. 2011. Sejarah Budaya Batang. Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Batang.

69

 

Profil Penulis

Gadis bernama Sekar

Suryaningrum ini lahir di

Batang, 8 Maret 2005. Buku

ini merupakan buku ke-2

penulis. Buku pertama yang

telah ditulis berjudul

“Berjeda Tengah Henti”.

Ketika menulis buku ini, ia masih duduk di kelas VIII

SMPN 3 Batang. Di sekolah, ia aktif dalam bidang

sastra. Ia menjadi wakil ketua ekstrakurikuler bengkel

sastra dan ketua bidang jurnalistik. Penulis dapat

dihubungi melalui alamat elektronik

[email protected], akun Instagram @skningrum

dan nomor WhatsApp 081294573680.

70 




Click to View FlipBook Version