The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BUKU PEDOMAN EKSPANSI 2022 SMA NEGERI 1 PULUNG PONOROGO

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sainel1308, 2022-10-20 10:37:52

BUKU PEDOMAN EKSPANSI 2022 SMAN 1 PULUNG

BUKU PEDOMAN EKSPANSI 2022 SMA NEGERI 1 PULUNG PONOROGO

BUKU PEDOMAN

Ekspresi Gerakan Literasi

2022

SMA NEGERI 1 PULUNG

A. LATARBELAKANG

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi
saat melakukan proses membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, definisi
literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Jika dulu definisi literasi
adalah kemampuan membaca dan menulis. Saat ini, istilah Literasi sudah mulai
digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural
yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.
Gerakan Literasi Sekolah merupakan merupakan suatu usaha atau kegiatan yang
bersifat partisipatif dengan melibatkan warga sekolah (peserta didik, guru, kepala
sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, Komite Sekolah, orang tua/wali
murid peserta didik), akademisi, penerbit, media massa, masyarakat (tokoh
masyarakat yang dapat merepresentasikan keteladanan, dunia usaha, dll.), dan
pemangku kepentingan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar
dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Gerakan Literasi Sekolah adalah gerakan sosial dengan dukungan kolaboratif
berbagai elemen. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan
membaca, menulis, dan membuat karya inovatifbagi peserta didik.
Pembiasaan ini dilakukan dengan kegiatan 15 menit membaca (guru membacakan
buku dan warga sekolah membaca dalam hati, yang disesuaikan dengan konteks
atau target sekolah). Ketika pembiasaan membaca terbentuk, selanjutnya akan
diarahkan ke tahap pengembangan, dan pembelajaran (disertai tagihan berdasarkan
Kurikulum). Gerakan Literasi sekolah di SMAN 1 Pulung dinamakan EKSPANSI
(Ekspresi Gerakan Literasi) yang mana kegiatannya mencakup kebiasaan
membaca, menulis, pemanfaatan teknologi dan apresiasi terhadap kebudayaan.

B. TUJUAN

Tujuan dari EKSPANSI ini adalah sebagai berikut:
1. Mewadahi peserta didik untuk terus berprestasi.
2. Melatih peserta didik untuk mendalami dan mempraktikkan ilmu jurnalisme

yang tetap memperhatikan kode etik penulisan, menulis secara akurat, dan
melakukan verifikasi data sebelum menerbitkan berita.
3. Menguatkan daya literasi bagi peserta didik dalam menulis cerita pendek.
4. Memperoleh konten-konten positif tentang jurnalistik, fotografi dan cerita
pendek dari peserta didik untuk selanjutnya mempersuasi peserta didik lainnya
untuk terus berkarya secara positif.
5. Meningkatkan daya kreatif untuk melahirkan ide-ide cemerlang, karya yang
bernas berkualitas, dan pencapaian prestasi setinggi-tingginya
6. Memberikan pengalaman berkompetisi untuk mencapai sumber daya manusia
yang unggul khususnya di bidang seni, bahasa inggris, inovasi kewirausahaan
dan keagamaan.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

7. Menumbuhkembangkan etos berkesenian, bahasa inggris, inovasi
kewirausahaan dan keagamaan untuk mencapai prestasi yang tinggi di kancah
regional dan nasional.

8. Meningkatkan kreativitas peserta didik dalam bidang seni, bahasa inggris,
inovasi kewirausahaan dan keagamaan yang berakar pada budaya bangsa.

9. Membangun persahabatan dan karakter peserta didik yang toleran terhadap
keberagaman.

10. Mempererat persatuan dan kesatuan peserta didik seluruh sekolah.
11. Terjaringnya data peserta didik berprestasi di bidang seni, bahasa inggris,

inovasi kewirausahaan dan keagamaan.
12. Terbangunnya pengalaman berkompetisi untuk mencapai sumber daya manusia

yang unggul khususnya di bidang seni, bahasa inggris, inovasi kewirausahaan
dan keagamaan.
13. Tercapainya etos berkesenian, bahasa inggris, inovasi kewirausahaan dan
keagamaan untuk mencapai prestasi yang tinggi.
14. Meningkatnya kreativitas peserta didik dalam bidang seni yang berakar pada
budaya bangsa.
15. Tercapainya persahabatan dan karakter peserta didik yang toleran terhadap
keberagaman.
16. Meningkatnya kesadaran persatuan dan kesatuan peserta didik seluruh sekolah.

C. TEMA

“Pulih Bersama

Bangkit Perkasa”

D. MEKANISME PENDAFTARAN

Pendaftaran Lomba

Teknis pendaftaran secara daring dengan mengunggah
berkas lomba ke drive sekolah

Format Karya Peserta

Teknis karya yang diunggah sesuai ketentuan masing-
masing bidang lomba

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

Unggahan Karya

Penamaan Judul harus mempunyai identitas yang
disesuaikan dengan ketentuan bidang lomba masing-

masing.

Batas Pengiriman/Unggahan

Karya dan berkas lomba dikirim atau diunggah sebelum
25 Oktober 2022

Seleksi

Karya yang sudah terkirim atau terunggah akan diseleksi
oleh tim juri

Pengumuman Finalis

Tim Seleksi memilih 5 finalis terbaik dari semua
bidang lomba berdasarkan kriteria penilaian yang
ditetapkan. Para finalis akan diumumkan melalui
pemberitahuan resmi kepada peserta di portal sekolah.

E. MEKANISME PENILAIAN

Tahap seleksi dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap, yaitu Tahap Penyisihan dan Tahap
Final.

1. Tahap Penyisihan
Pada tahap penyisihan, akan dilakukan. Siswa wajib mengunggah dengan
benar dokumen administrasi yang menjadi persyaratan lomba melalui drive
sekolah. Tim Seleksi memilih 5 finalis terbaik dari semua bidang untuk
menjadi finalis yang akan mengikuti tahap final.

2. Tahap Final
Pada tahap final, siswa dengan karya terbaik yang telah lolos seleksi tahap
penyisihan akan mengikuti Final EKSPANSI 2022 27-28 Oktober 2022 di
sekolah dalam rangka bulan bahasa. Untuk semua karya peserta yang
belum lolos menjadi finalis akan di pamerkan serentak.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

F. FESTIVAL DAN LOMBA

No. Festival Bidang Lomba
1 Literasi Readathon Cerdas Mengulas Buku
2 Jurnalistik
3 Menulis Cerpen
4 Fotografi
5 Seni Pertunjukan Cipta dan Baca Puisi
6 Gitar Solo
7 Monolog
8 Tari Kreasi
9 Vokal Solo
10 Seni Penciptaan Desain Poster
11 Film Pendek
12 Komik Digital
13 Kriya
14 Cipta Lagu
15 Inovasi Kewirausahaan Ide Inovasi Kewirausahaan
16 English Contest Speech Contest
17 English Vlog
18 Agama Da’i
19 Qira’at

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

FESTIVAL LITERASI

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

A. FESTIVAL LITERASI

1. READATHON CERDAS MENGULAS BUKU
a. Pengertian
Readathon adalah singkatan dari Read dan Marathon. Peserta didik diharuskan
membaca senyap selama 45 menit. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama oleh
seluruh warga sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih daya baca dan
interpretasi peserta didik terhadap buku yang dibaca. Para peserta didik dan
seluruh warga sekolah dapat membawa atau meminjam buku-buku non pelajaran
dari perpustakaan untuk kegiatan pada readathon. Kegiatan ini dilaksanakan 1
bulan sekali di hari Senin minggu pertama mulai pukul 07.45 s.d. pukul 08.30.
Selanjutnya peserta didik bisa melanjutkan membaca secara mandiri.
b. Ketentuan Peserta
1. Peserta memilih buku di perpustakaan “PRESTASI” baik yang sudah lama
dibaca ataupun yang baru.
2. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
3. Buku yang dipilih sesuai dengan jenjang usia peserta.
4. Peserta diharuskan mengulas buku yang sudah dipilih dan dibaca sebelumnya.
5. Ulasan direkam dalam format video dengan kualitas memadai.
6. Lima (5) video ulasan terbaik akan dipilih menjadi finalis.
7. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
8. Video readathon dikirm melalui narahubung readathon cerdas mengulas buku.
c. Ketentuan Video
1. Dalam video mengulas buku, peserta minimal melakukan berikut.
a. Memperkenalkan diri
b. Menyebutkan identitas buku (judul buku, nama penulis, dan illustrator serta
penerbit)
c. Memperlihatkan buku
d. Menyampaikan inti sari dari buku
e. Memberikan pendapat/penilaian terhadap buku
f. Memberikan rekomendasi kepada pembaca lain
2. Video berdurasi 3 menit
3. Video direkam dalam satu kali pengambilan gambar (one take)
4. Penyuntingan hanya diperbolehkan untuk menambahkan teks, music atau
materi pendukung
5. Konten video tidak mengandung plagiarism, ujaran kebencian dan
propaganda, bias gender, pornografi, serta tidak mempertentangkan SARA
6. Judul video memuat Nama, Kelas dan Judul Buku.
d. Kriteria Penilaian
1. Kesesuaian video dengan ketentuan juknis lomba
2. Pemahaman terhadap cerita dari buku yang dipilih
3. Kebermaknaan ulasan
4. Ekspresi dan gaya dalam menyampaikan ulasan
5. Vokal, artikulasi dan intonasi

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

6. Kreativitas dalam mengulas buku

2. LOMBA JURNALISTIK
a. Deskripsi Jenis Tulisan Feature.
Tulisan Feature (baca: ficer) adalah salah satu jenis tulisan jurnalistik berisi
perpaduan berita dan opini, dengan gaya bercerita (story telling) mengandung
unsur menyentuh (human interest) dan bahasa yang indah (sastrawi). Oleh
karenanya, “Feature” disebut juga karangan khas, feature article, dan feature story.
Tulisan feature yang paling populer adalah kisah nyata, kisah perjalanan, dan
(auto) biografi. Gaya tulisan Feature itu bertutur atau bercerita (story telling)
dengan detil dan menarik.
b. Beberapa Poin Penting dalam Feature.
1. Feature adalah tulisan jurnalistik juga dengan memasukkan unsur 5W + 1 H,
namun tidak selalu harus mengikuti rumus piramida terbalik.
2. Feature adalah karya jurnalistik yang penulisannya menggunakan gaya bahasa
sastra, bercerita atau bertutur (story telling). Pada beberapa gaya penulisan,
feature mengadopsi gaya penulisan cerpen atau novel.
3. Feature merujuk pada kisah yang nyata atau benar-benar terjadi (faktual). Opini
yang disisipkannya pun berdasarkan fakta.
4. Feature umumnya mengandung sisi human interest, yakni memberikan
penekanan pada fakta-fakta yang dianggap mampu menggugah emosi seperti
menghibur, memunculkan empati, dan keharuan. Jenis feature lain yang kerap
muncul di media masa adalah feature berita yang mengungkap sisi lain sebuah
peristiwa aktual dan terikat pada unsur waktu tertentu.
c. Karakteristik Feature.
1. Faktual: Tulisan feature tetap berbasis fakta. Ini yang membedakan feature
dengan fiksi secara mendasar.
2. Kreatif: Memungkinkan penulis “mencipta” sebuah cerita (dengan teknik
berkisah), namun bukan cerita fiktif. Laporan feature harus mengkreasikan
sudut pandang penulis berdasarkan riset terhadap fakta-fakta yang telah
ditelusuri. Penulisan feature memungkinkan aspek humor menyertainya.
Kreativitas penulisan feature membuat pembaca tidak bosan, bahkan terlarut
dalam emosi yang dibangun penulisnya.
3. Subjektif: Dengan penggunaan model aku, memungkinkan penulis
memasukkan emosi dan pikirannya. Sangat mungkin menggunakan sudut
pandang orang pertama, atau “saya” dengan emosi campur nalar, sebagai cara
mendapatkan fakta-fakta.
4. Informatif: Feature memang terkadang tidak memiliki nilai berita. Ia justru
cenderung memberi nilai informasi mengenai situasi/aspek kehidupan. Materi
laporan tentang hal yang ringan, namun berguna bagi masyarakat, seperti
situasi saat peristiwa terjadi dan tidak diliput media lain.
5. Timeless: Feature umumnya tidak dibatasi waktu. Sebuah berita bisa basi
dalam 24 jam, tapi feature tak akan pernah basi karena topiknya dibahas secara
mendalam dan penuturannya menarik. Meskipun demikian, agar dekat dengan

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

kondisi pembaca, topik dalam feature umumnya dikaitkan dengan sebuah isu
atau kondisi terkini. (Sebagai contoh, feature belajar-mengajar saat ini
dikaitkan dengan situasi pandemi Covid-19).
6. Detail: Feature akan menjadi menarik apabila penulis sanggup mengumpulkan
detail-detail atau data dari topik atau fakta yang digalinya. Semakin banyak
detail dan data yang dikumpulkan, semakin memudahkan penulis meramu
tulisan yang menarik dan segar bagi pembacanya. Tulisan juga akan menarik
apabila ada detail atau data baru di dalamnya.
d. Kategori/Jenis Tulisan Feature.
1. Feature Berita: Feature berita yaitu feature tentang peristiwa aktual. Biasanya
merupakan pengembangan dari sebuah Straight News (berita langsung,
singkat, hanya menyajikan informasi terpenting) dengan membuka informasi
latar belakang masalah, agar pembaca mendapatkan pemahaman lebih jelas
tentang unsur How dan Why atau duduk perkara sebuah peristiwa.
2. Feature Artikel: Feature berisi informasi tentang pemikiran, gagasan, atau ilmu
pengetahuan yang dikemas secara ringan dan menghibur.
3. Feature Human Interest: feature yang menyentuh emosi pembaca,
menimbulkan keharuan, simpati, kegembiraan, atau bahkan membangkitkan
semangat.
4. Feature Biografi/Profil: Feature biografi adalah feature yang berisi kisah hidup
seseorang, bisanya tokoh, orang yang berprestasi, atau seseorang yang
memiliki keunikan sehingga bernilai berita tinggi.
5. Feature Perjalanan: Travelogue Feature menceritakan pengalaman berkesan
dari sebuah perjalanan. Misalnya kunjungan ke tempat bersejarah atau objek
wisata dan karena biasanya penulisnya yang terlibat langsung dalam perjalanan
menggunakan “aku”, “saya”, atau “kami”.
6. Feature Penjelasan/Sejarah: Menceritakan tentang apa yang sebenarnya terjadi
dibalik suatu peristiwa atau menceritakan peristiwa masa lalu, namun masih
menarik diberitakan masa kini.
7. Feature Tren: Trend Feature ialah feature yang menceritakan tentang gaya
hidup komunitas tertentu atau masyarakat pada umumnya dalam jangka waktu
tertentu. Misalnya, cerita tentang gaya hidup “kids zaman now”.
e. Ketentuan Peserta
1. Peserta mengirimkan 1 (satu) buah karya jurnalistik artikel.
2. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
3. Artikel yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
artikel unggulan.
4. Nama file mencakup: Judul Artikel - Nama Peserta - Kelas.
5. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
6. Naskah artikel dikirimkan dalam bentuk PDF melalui narahubung lomba
jurnalistik.
f. Ketentuan Teknis Karya
1. Bentuk tulisan: Artikel Feature

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

2. Artikel yang diikut-sertakan dalam lomba belum pernah atau tidak sedang
diikutsertakan dalam lomba apapun, juga bukan karya plagiarisme (penjiplakan
yang melanggar hak cipta)

3. Tulisan menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, maksimal
8.000 karakter dengan spasi.

4. Ukuran kertas A4. Huruf Times New Roman 12. Spasi 1,5. Rata kanan-kiri
(justify)

5. Jika bagian narasi menggunakan bahasa daerah/ asing, penulisannya mengikuti
panduan dari PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

6. Peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah artikel.
7. Saat mengumpulkan karya, peserta wajib mencantumkan identitas pengirim

yaitu: Nama-Kelas-Judul Karya.
g. Tema

Peserta dapat memilih salah satu tema berikut:
1. Peran Pelajar Pancasila sebagai Agen Perubahan
2. Peran Pelajar Pancasila Dalam Memuliakan Kearifan Lokal
h. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Konten/ 50%
Subtantif • Mendukung implementasi kebijakan
25%
Kaidah 25% • dan program sekolah yang sesuai
Jurnalistik
Segi dengan tema lomba
Kebahasaan
• Memenuhi fungsi edukasi dan

informasi, menginspirasi, dan

mencerahkan

• Menyuguhkan ide dan fakta yang

dipandang memiliki arti penting bagi

masyarakat

• Tulisan asli (otentik/orisinal) dan aktual

• Mengandung unsur human interest dan

unik (kearifan lokal)

• Memenuhi ketentuan aspek jurnalistik

• Angle tajam dan menarik Memiliki

kedalaman berita

• Faktor kesulitan dalam penyusunan

• Penggunaan kaidah bahasa
• Diksi/pemilihan kata

3. LOMBA CIPTA CERPEN
a. Pengertian
Cerpen merupakan bentuk karya sastra yang berwujud sebuah cerita atau kisah
pendek, jelas, dan ringkas. Selain itu cerpen juga disebut sebagai sebuah prosa fiksi
yang hanya terfokus pada satu konflik atau permasalahan.
b. Tujuan Lomba Cipta Cerpen

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

1. Menumbuhkembangkan minat dan bakat menulis cerpen
2. Meningkatkan apresiasi sastra
3. Mengasah daya kritis
4. Mendorong daya kreativitas
5. Menguatkan daya literasi
6. Mengukuhkan sikap mandiri dalam melejitkan prestasi
c. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Setiap peseta hanya mengirimkan 1 (satu) buah karya.
3. Peserta mengirimkan file karya cerpen dengan format Ms Word kepada PJ

lomba.
4. Nama file mencakup: Judul Cerpen - Nama Peserta - Kelas.
5. Karya yang telah dikirim akan dinilai, dipilih dan ditetapkan 5 (lima) karya

terbaik.
6. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
7. Naskah cerpen dikirimkan dalam bentuk dokumen Ms Word melalui narahubung

lomba cerpen.
d. Ketentuan teknis lomba

1. Cerpen harus baru dan belum pernah dipublikasikan dimanapun.
2. Cerpen harus orisinal, hasil karya sendiri (tidak menjiplak dari media manapun).
3. Cerpen tidak menghina unsur Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA).
4. Cerpen ditulis menggunakan Bahasa Indonesia sesuai dengan PUEBI.
5. Jika bagian narasi menggunakan bahasa daerah atau asing, penulisannya

mengikuti panduan dari PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
Sedangkan pada bagian dialog (kalimat langsung) boleh menggunakan ragam
atau gaya yang disesuaikan dengan karakter tokoh.
6. Naskah diketik menggunakan MS Word.
7. Ukuran kertas A4.
8. Huruf Times New Roman 12.
9. Rata kanan kiri-kiri (jusify).
10. Panjang cerpen minimal 5 halaman, maksimal 8 halaman.
e. Tema
Peserta dapat memilih salah satu tema berikut:
1. Peran Pelajar Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Dunia.
2. Peran Pelajar Pancasila Dalam Memuliakan Kearifan Lokal.
f. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Kesesuaian
cerita dengan 20% Cerita harus sesuai dengan tema yang
tema ditentukan oleh panitia
Penceritaan
30% Meliputi penokohan, sudut pandang, latar,
Keunikan/kekhasan topik yang diangkat, alur, diksi, dan pesan
yang hendak disampaikan

30% Mencakup orisinalitas, kreativitas penceritaan,

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

topik, dan nilai-nilai yang diangkat.

PUEBI 20% Penulisan harus memenuhi kaidah Pedoman
Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

4. LOMBA FOTOGRAFI
a. Landasan Pemikiran Literasi Visual (Fotografi)
Laszlo Moholy-Nagy, seorang kritikus seni dan fotografi pada tahun 1920an pernah
menyatakan, di masa depan pengetahuan fotografi sama pentingnya dengan
literasi. Orang yang tidak melek visual akan seperti orang buta huruf. Pernyataan
tersebut menjadi kenyataan ketika hari ini hampir semua hal diakses melalui layar,
baik televisi, komputer, maupun handphone. Manusia zaman sekarang banyak
berkomunikasi dengan visual, terutama fotografi. Fotografi dipilih menjadi salah
satu bidang lomba untuk mengajak siswa-siswa melek bahasa visual sejak dini.
Fotografi dipercaya menjadi salah satu cara memahami komunikasi visual.
Berkembangnya pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai komunikasi visual
diharapkan dapat lebih dewasa dalam berbahasa visual dan dapat mengekspresikan
ide dan pikirannya lebih baik. Bahkan siswa dapat lebih waspada terhadap
manipulasi pesan dan manipulasi teknik visual khususnya fotografi.
b. Pengertian Fotografi
Fotografi adalah proses melukis/menulis menggunakan cahaya. Dalam prosesnya,
fotografi memanfaatkan teknologi kamera. Prinsip kerja fotografi adalah merekam
peristiwa. Peristiwa dalam fotografi terekam dalam satu gambar yang bersifat abadi.
Dalam perkembangannya, fotografi menjadi salah satu media komunikasi visual.
Fotografi kuat dalam memberi bukti tetapi lemah dalam memberi makna. Dalam
mengkomunikasikan pesannya fotografi selalu dibantu oleh teks tertulis (judul,
caption, ataupun paragraph).
c. Tema
Tema kegiatan bulan bahasa " Pulih Bersama Bangkit Perkasa "
Subtema lomba fotografi “Peran Pelajar Pancasila Dalam Memuliakan Kearifan
Lokal”.
d. Ketentuan Peserta
1. Peserta berasal dari seluruh siswa siswi kls 10,11,dan 12.
2. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
3. Setiap siswa di perbolahkan mengikuti lebih dari satu lomba.
4. Setiap pesertan hanya wajib mengirimkan 1 karya fotografi.
5. Perlombaan yang di adakan hanya satu satu tahap.
6. Semua karya akan dipamerkan dan juri akan memilih 5 hasil karya terbaik.
7. Peserta wajib memahami dan menyetujui seluruh syarat lomba yg tertera di
bawah ini.
8. Karya Fotografi dikirimkan melalui narahubung lomba fotografi.
e. Ketentuan Karya
1. Karya dapat berasal dari berbagai jenis kamera (HP, pocket, kamera digital, dan
SLR/DSLR) dengan dimensi resolusi diatas 1000x1000 pxl.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

2. Karya foto harus orisinal bukan karya orang lain atau mengambil dari sumber
tertentu.

3. Karya dicetak dengan ukuran A4 di kertas foto.
Keputusan juri bersifat mutlak tidak dapat diganggu gugat.

f. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Orisinalitas 10%
Orisinalitas hasil karya, tidak menggunakan
Kesesuaian 20% materi yang melanggar hak cipta dan
Tema merupakan milik sendiri
Cerita harus sesuai dengan tema yang
Konsep dan ditentukan oleh panitia.
Kreativitas
30% Meliputi unsur-unsur gagasan atau ide yang
melatarbelakangi terciptanya sebuah karya

Konten 20% Meliputi unsur-unsur peran dan informasi
yang tersirat maupun tersurat di dalam karya
Estetika
Fotografi 20% Berkaitan dengan komposisi gambar warna
dan Teknik fotografi

NARAHUBUNG FESTIVAL LITERASI

1. Readathon Cerdas Mengulas Buku : Auriella( 11ipa2) (+6289514343976) & Sathiya
Andita (11 ipa 1) (+62 89508474090).

2. Lomba Jurnalistik : Kartika Dwi R. (12 IPA 3) (+6281252704738) &

Ferdian Budi (11 IPA 1) (+62882009406750).

3. Lomba Cerpen : Diana Wardani (12 IPS 2) (+6289617437510) &

Sathiya Andita (11 IPA 1) (+6289508474090).

4. Lomba Fotografi : Riska putri(11 IPA 1) (+6289619632581) & Zuna

Desta Maya (XI IPA 4) (+6285816042989).

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

FESTIVAL SENI

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

B. FESTIVAL SENI

SENI PERTUNJUKAN

1. BIDANG CIPTA DAN BACA PUISI
a. Pengertian
1. Seni cipta puisi adalah seni pengungkapan perasaan dan gagasan dalam bentuk
puisi berbahasa Indonesia.
2. Seni Baca Puisi adalah seni membaca (melisankan, mengomuni kasikan, dan
mengekspresikan) puisi di panggung.
3. Dalam seni pertunjukan , penilaian ditentukan oleh kualitas penampilan,
sedangkan dalam seni penciptaan, penilaian ditentukan oleh kualitas karya yang
direpresentasikan.
b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Setiap peserta hanya boleh mengumpulkan 1 karya puisi dan membacanya.
3. Judul Puisi bebas sesuai dengan tema yang sudah ditentukan.
4. Pembuatan karya peserta dapat dilakukan di rumah, sekolah atau tempat
lainnya.
5. Penamaan file video mencakup: Judul Puisi - Nama Peserta - Kelas.
6. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
7. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
8. Naskah puisi dan video pembacaan dikirimkan melalui narahubung bidang cipta
dan baca puisi.
c. Ketentuan Teknis Cipta
1. Karya merupakan hasil sendiri bukan hasil saduran, terjemahan, maupun
plagiarisme.
2. Puisi minimal 1 halaman dan maksimal 2 halaman.
3. Puisi dibuat dengan menggunakan
• Font Times New Roman
• 12
• Jarak spasi antar baris 1,5
• Margin pengaturan normal
• Ukuran kertas A4
4. Puisi yang diciptakan belum pernah dicetak penerbit, diikutkan dalam lomba
sejenis, dan dapat dipertanggungjawabkan.
5. Puisi tidak mengandung unsur SARA, provokasi, dan pornografi.
d. Ketentuan Teknis Baca
1. Karya peserta adalah video hasil rekaman pembacaan puisi ciptaan sendiri
2. Pengambilan gambar dilakukan dengan kamera statis yang memperlihatkan
pembaca puisi secara keseluruhan atau setengah badan dalam posisi berdiri.
3. Pembuatan karya peserta dapat dilakukan di sekolah, rumah, atau tempat
lainnya

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

4. Pengambilan gambar dilakukan dengan memperlihatkan pembaca puisi secara
keseluruhan atau setengah badan dalam posisi berdiri

5. Durasi video rekaman untuk puisi maksimal 6 menit .
6. Kelebihan durasi berakibat pada pengurangan nilai.
7. Format video mp4 kualitas baik dan perekaman video diambil secara landscape

atau horizontal.
8. Hasil rekaman tidak boleh direkayasa ulang atau diedit
9. Hasil rekaman harus terdengar jelas
10. Peserta tidak diperbolehkan membaca puisi tanpa teks (menghafal). Pada saat

pembacaan puisi peserta harus terlihat memegang teks puisi yang dibacakan (
teks berbentuk kertas, bukan dalam bentuk digital).
e. Tema
Peserta dapat memilih salah satu tema berikut:
1. Peran Pelajar Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Dunia.
2. Peran Pelajar Pancasila Dalam Memuliakan Kearifan Lokal.
f. Kriteria Penilaian Cipta
1. Pilihan tema dan kesesuaian isi puisi dengan tema.
2. Diksi dan gaya bahasa dalam puisi.
3. Keorisinalitasan
4. Teknik Penulisan (persajakan, perbaitan, perimaan)
5. Pesan dan inti yang sampaikan dalam puisi.
g. Kriteria Penilaian Baca

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Penilaian Cipta
50% Semua kriteria cipta puisi

Penghayatan 25% • Ketepatan emosi pembaca dengan puisi
Vokal yang dibacakan
Penampilan
• Daya konsentrasi
• Ekspresi
15% • Kejelasan artikulasi membaca
• Penguasaan tempo membaca
• Penguasaan dinamika membaca
• Penguasaan ritme membaca
10% • Totalitas
• Keutuhan penampilan

2. BIDANG GITAR SOLO
a. Pengertian
Gitar solo adalah penyajian sebuah karya musik secara solo/tunggal dengan
menggunakan alat musik gitar akustik nilon (klasik) atau akustik steel (folk). Sajian
karya diharapkan mengutamakan karakter suara gitar melalui pengolahan ritme,
melodi, harmoni, warna suara (timbre), dengan tetap memperhatikan keterpaduan
dan keharmonisan unsur unsur tersebut

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Pembuatan karya peserta dapat dilakukan di rumah, sekolah atau tempat
lainnya.
3. Aransemen boleh menggunakan tala (stem/tuning) standar dan/atau tala
alternatif, capo, side bar, dan fingerpick.
4. Peserta boleh menggunakan alat bantu yang memudahkan posisi bermain,
seperti footstool, tali gitar/strap, atau guitar support.
5. Penamaan file video mencakup: Judul Lagu - Nama Peserta - Kelas.
6. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
7. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
8. Video dikirimkan melalui narahubung bidang gitar solo.

c. Ketentuan Teknis
1. Karya peserta adalah video hasil rekaman permainan gitar.
2. Perekaman video dilakukan dengan posisi kamera statis yang memperlihatkan
keseluruhan gitar, kedua tangan dan wajah peserta.
3. Durasi maksimal setiap karya dihitung sejak gitar berbunyi sampai berhenti
berbunyi. Kelebihan durasi akan berakibat pada pengurangan nilai.
4. Format file video mp4 minimal kualitas baik.
5. Hasil rekaman video dan audio diusahakan terlihat dan terdengar jelas.
6. Penggunaan mikrofon eksternal saat perekaman untuk memperkuat bunyi gitar
diperbolehkan, namun suara gitar harus tetap natural/asli. Tidak diperbolehkan
menyunting audio dengan melakukan equalizing atau menambahkan efek
seperti reverb, delay, echo, dan lainnya. Pelanggaran akan berakibat pada
pengurangan nilai.
7. Perekaman dengan kabel (plug-in) ke amplifier tidak diperkenankan.
8. Peserta tidak diperbolehkan menambahkan sumber suara selain suara gitar
akustik yang dimainkan, baik berupa rekaman iringan musik, vokal, maupun alat
musik lain pada proses perekaman.

d. Pilihan Lagu
1. Tanah Airku – Ibu Sud
2. Apuse – Corry Rumiono
3. Surat Cinta untuk Starla – Virgoun Tambunan

e. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
MUSIKALITAS 40 %
TEKNIK 30 % Pengaturan dinamika, tempo, artikulasi,
frasa, ekspresi musik
ARANSEMEN 20 % Presisi tala/stem, akurasi penjarian dan
petikan, kualitas tone/bunyi, tingkat
kesulitan
Krea vitas pengolahan melodi, ritme,
harmoni (ragam chord, progresi chord, bas)
serta timbre. Keselarasan hasil aransemen
dengan karakter/makna lagu

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

PENAMPILAN 10 % Kualitas ar s k penyajian pertunjukan
(showmanship), termasuk ekspresi wajah
dan gerak tubuh

3. BIDANG MONOLOG
a. Pengertian
Monolog adalah pertunjukan yang hanya dimainkan oleh satu orang pemain dengan
menekankan pada keterampilan seni peran (keaktoran-akting). Seluruh unsur cerita
ditampilkan berdasarkan keterampilan pemain dalam memerankan tokoh yang
diceritakannya, baik dalam bentuk komedi maupun tragedi.
b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Pembuatan karya peserta dapat dilakukan di rumah, sekolah atau tempat
lainnya.
3. Peserta diizinkan mengenakan kostum , rias , peralatan penunjang akting ( hand
property ) , dan ilustrasi musik untuk kebutuhan pertunjukannya.
4. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
5. Penamaan file video mencakup: Monolog - Nama Peserta - Kelas
6. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
7. Video dikirimkan melalui narahubung bidang monolog.
c. Ketentuan Teknis
1. Karya peserta adalah video hasil rekaman monolog;
2. Pengambilan gambar dilakukan dengan kamera statis yang memperlihatkan
aktor monolog;
3. Rekaman video dari awal sampai akhir
4. Durasi video rekaman minimal 4 menit dan maksimal 8 menit;
5. Kekurangan atau kelebihan durasi berakibat pada pengurangan nilai;
6. Peserta diperbolehkan menyunting naskah sesuai dengan keperluan pertunjukan
dengan durasi yang telah ditentukan;
7. Format video mp4 minimal kualitas baik.
8. Hasil rekaman tidak boleh direkayasa ulang/diedit (long take video);
9. Hasil rekaman audio visual harus terdengar dan terlihat jelas;
10. Naskah monolog disediakan oleh panitia dan terlampir.
d. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Penafsiran Naskah 15 %
Monolog • Pemahaman isi naskah
40 % • Kejelasan penceritaan
Karakter Peran • Kejelasan struktur dramatis
30 %
Vokal • Struktur emosi karakter
• Ketepatan penghayatan
• Keutuhan daya ekspresi
• Kejelasan ar kulasi
• Ketepatan pengucapan
• Penguasaan tempo dan irama

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

Gestikulasi 15 % • Kesatuan cerita dan tubuh
e. Lampiran Monolog • Penguasaan panggung
• Keutuhan penampilan

PERTIWI MERONTA

Monolog Pertiwi Meronta diperankan oleh karakter bernama Nanda, seorang pelajar. Nanda

dapat diperankan oleh perempuan atau laki-laki. Latar kisah di sebuah kamar tidur, awal bulan

oktober tahun 2022.

Sebuah kamar dengan pencahayaan terang. Tampak meja belajar dan kursi serta ranjang.

Nanda duduk terpaku di kursi. Pandangannya mengarah pada koran yang berada di meja

belajar dengan raut wajah kebingungan.

Nanda: (mengambil koran, membaca lalu membolak-balikkan halamannya dengan gelisah)

Demo kenaikan BBM, kasus pembunuhan, ini juga kasus pembunuhan, kasus pelecehan, kasus

perundungan hingga korban depresi, hah…. Apalagi ini, tragedi Kanjuruhan, seratus sekian

korban meninggal. Hmmmm….Kalau kalah ya kalah. Kalah kok ngamuk. Lantas, apa kalian

tahu bagaimana perasaan Ibu korban melihat anaknya pulang tinggal nama tanpa nyawa?

(menahan tangis) Namanya pertandingan ada yang menang dan jelas ada yang kalah. Mau

menang? Latihan lebih keras dan banyak berdoa terakhir serahkan semua pada pencipta.

Nanda: (Beranjak dari tempat duduknya dengan sigap dan berbicara ke penonton)

Sebenarnya, apa yang sedang terjadi di negeriku? kalian tahu? (tertawa) kalian tidak mungkin

tahu apalagi paham. Kalian kan…(berhenti berbicara) terlalu sibuk dengan urusan pribadi.

Sibuk bermain game, sibuk update status yang tidak memberikan kebermanfaatan dan satu

lagi terlalu sibuk mengurusi urusan orang lain. Uppss keceplosan (menutup mulut dengan

tangan)

Tubuh Nanda rebah ke ranjang. Dia berbicara ke langit-langit kamar dengan lantang.

Nanda: Aku ini seorang pelajar, Aku harus mengambil sikap. Tapi apa yang harus pelajar

lakukan saat ibu pertiwinya menangis? (bangkit dari tidur lalu duduk di ranjang) Berita

pembunuhan setiap harinya selalu ada, pelecehan pun demikian, Perundungan di tingkat

pelajar meningkat, Ego menjadi prioritas dan empati pun hilang. Oh….iya (seperti mengingat

sesuatu, meninggalkan ranjang, lalu berbicara ke penonton sambil menunjuk) kau pelajar?

Kau juga pelajar? Kau juga? akupun juga. Kau tahu? Pada saatnya kita akan berhadapan

dengan berbagai permasalahan di masyarakat. Saat ini saja negeri kita sedang mengalami

krisis karakter. Ini tugas kita untuk mempersiapkan diri menjadi bagian masyarakat yang bisa

mengendalikannya. Kuncinya, ayo persiapkan diri menjadi pelajar Pancasila. Beriman,

bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global,

bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Sulit? Ya belajar, lama? Ya butuh

proses. Tapi satu yang kuingat proses yang baik akan dipermudah Tuhan.

Terdengar teriakan memanggil nama Nanda dari luar ruangan.

Nanda : (terkaget, berbicara dengan suara berbisik) sssstttt itu suara ibuku. (melihat jam

dinding) wah sudah setengah 7 malam. Ini jadwal rutinku untuk mencuci piring dan

membantu ibu membuat adonan roti. Aku tutup dulu ya, tapi jangan lupa pesanku. Ingat,

jangan lupa.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

4. BIDANG TARI KREASI
a. Pengertian
Tari merupakan ekspresi manusia yang diungkapkan melalui tubuh dan
menghasilkan gerak. Gaya, makna, dan fungsi tari tidak lepas dari sistem
kebudayaan masyarakatnya (lingkungan alam, adat istiadat, serta nilai-nilai yang
terkandung dalam masyarakat tersebut). Tari kreasi merupakan hasil kreativitas
siswa yang dikembangkan dari kearifan lokal daerah asal peserta. Ditarikan oleh
satu orang penari
b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Peserta harus menampilkan karya tari yang inovatif (terobosan baru) dan
orisinal;
3. Peserta menggunakan kostum yang memiliki unsur kedaerahan, tidak harus
pakaian/kostum tradisional lengkap, tetap memperhatikan etika, kesopanan, dan
kenyamanan saat menari;
4. Proses pembuatan karya sepenuhnya dilakukan di satu lokasi (rumah/ sekolah,
atau tempat lainnya)
5. Karya tari adalah garapan siswa sebagai koreografer sekaligus penari pada karya
tari tersebut;
6. Peserta dapat menggunakan properti untuk karya tarinya;
7. Musik pengiring tari boleh karya sendiri atau orang lain disertakan nama pemilik
hak/asal musik.
8. Peserta wajib mengunggah deskripsi karya yang meliputi judul tari, tema,
sinopsis, alasan penggunaan properti, ide musik, dan busana.
9. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
10. Penamaan file video mencakup: Judul Tari - Nama Peserta - Kelas
11. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
12. Video dikirimkan melalui narahubung bidang tari kreasi.
c. Ketentuan Teknis
1. Karya peserta adalah video karya tari tunggal yang diciptakan dan ditarikan
oleh peserta;
2. Konten video karya tari berdurasi minimal 3 menit dan maksimal 5 menit tanpa
penyuntingan;
3. Pengambilan gambar dilakukan dengan satu kamera (statis atau bergerak) agar
seluruh tubuh penari terlihat utuh sepanjang tarian;
4. Format video mp4 minimal kualitas baik dan perekaman video diambil secara
landscape atau horizontal;
5. Hasil rekaman audio visual harus bisa didengar dan dilihat dengan jelas;
d. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Gagasan
25 % Orisinalitas dan relevansi

Garapan 35 % Kreativitas dan inovasi

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

Penyajian 40 % Keserasian antara gagasan, gerak, musik,
tata rias, busana, dan penguasaan area tari

5. BIDANG SOLO VOKAL
a. Pengertian
Menyanyi solo (vokal solo) adalah bernyanyi tunggal dengan teknik vokal yang baik
dengan mengedepankan ekspresi dan improvisasi sesuai karakteristik lagu.
b. Ketentuan Peserta
1. Peserta terdiri dari dua kategori yaitu kategori putra dan kategori putri.
2. Setiap kelas minimal mengirimkan dua peserta lomba putra dan putri atau pun
lebih (bebas).
3. Perekaman penampilan vokal solo dari awal sampai akhir dapat dilakukan di
rumah, sekolah atau tempat lainnya.
4. Peserta mengenakan kostum yang mengandung unsur kedaerahan (bukan
pakaian tradisional) dengan memperhatikan unsur kenyamanan, etika dan
kesopanan.
5. Musik pengiring dapat berbentuk music karaoke yang diambil dari youtube.
6. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
7. Penamaan file video mencakup: Judul Lagu - Nama Peserta - Kelas
8. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
9. Video dikirimkan melalui narahubung bidang solo vokal
c. Ketentuan Teknis
1. Karya peserta adalah video hasil rekaman terbaru penampilan vokal solo.
2. Pengambilan gambar dilakukan dengan kamera statis yang memperlihatkan
penyanyi secara menyeluruh.
3. Peserta diperbolehkan menggunakan pelantang suara (mikrofon, clip on)
4. Pada seleksi durasi video rekaman maksimal 5 menit
5. Kelebihan durasi berakibat pada pengurangan nilai.
6. Format video mp4 minimal kualitas baik dengan posisi perekaman video
horizontal (landscape)
7. Hasil rekaman video tidak boleh direkayasa ulang/diedit (long take video).
8. Hasil rekaman audio vokal tidak boleh direkayasa ulang melalui proses
melodyne/autotune maupun proses editing vokal lainnya (delay, compressor,
reverb, tempo, dan velocity).
9. Hasil rekaman audio visual harus terdengar dan terlihat jelas.
d. Pilihan Lagu
1. Putra
• Konon Katanya - Kunto Aji
• Hati-Hati di Jalan - Tulus
• Bisu Tanpamu - Andmesh Kalangen
2. Putri
• Hantam - Kotak

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

• Kisah Sempurna - Mahalini
• Tak Terduga - Versi Yura Yunita Feat. Erwin Gutawa
e. Kriteria

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
MATERI SUARA 20 %
TEKNIK Ketepatan nada dari awal hingga akhir,
kualitas nada nggi dan nada rendah, kualitas
PENGHAYATAN suara bersih/jernih
PENAMPILAN
30 % Penggunaan register vokal yg menyeluruh,
pernapasan, ar kulasi (pengucapan), irama
yang dinyanyikan sesuai dengan
aksen/tekanan lagu, memulai dan
mengakhiri lagu

40 % Ketepatan tempo, kesesuaian syair dengan
dinamika, penjiwaan lagu, pemahaman isi
lirik lagu

10 % Penguasaan panggung, kerapian, kewajaran

SENI PENCIPTAAN

6. BIDANG DESAIN POSTER
a. Pengertian
Poster adalah media informasi untuk menyampaikan pesan sosial, kultural, dan
edukasi secara persuasif agar khalayak sasaran bersikap dan bertindak sesuai
dengan isi pesan yang disampaikan. Isi pesan poster diolah secara kreatif melalui
bahasa verbal dan/atau visual yang ditata dalam kaidah desain yang tepat
sehingga relevan dengan masalah yang ingin dipecahkan.
b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Penciptaan desain poster dari awal sampai akhir dapat dilakukan di rumah,
sekolah atau tempat lainnya.
3. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
4. Penamaan file mencakup: Desain Poster dan Konsep - Nama Peserta - Kelas
5. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
6. Desain poster dikirimkan melalui narahubung bidang desain poster.
c. Ketentuan Teknis
1. Aset visual (sketsa, gambar, foto, dan tulisan) untuk desain poster boleh
menggunakan teknik apa pun dan tidak diperkenankan mengambil hak cipta
milik orang lain.
2. Peserta wajib mencantumkan logo resmi sekolah dibagian bawah tengah.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

3. File poster yang diunggah berukuran A3, dalam posisi vertikal/tegak (portrait),
format high quality pdf, dan maksimal sebesar 5 MB.

4. Desain poster/karya disertai penjelasan tentang konsep yang mendasarinya.
5. Konsep karya diketik dengan jenis huruf times new roman, ukuran font 12pt, 1

spasi, dan maksimal 500 kata dalam format pdf
6. Poster didesain menggunakan teknologi digital (Canva, Pixlr, Coreldraw,

Illustrator, Photoshop, dll).
7. Teknik visualisasi tidak diperkenankan menggunakan teknik

manual/konvensional, hasil akhir poster sepenuhnya menggunakan teknik
digital dengan computer, kecuali untuk membuat sketsa.
d. Diskripsi Poster
Poster dalam lomba ini adalah media persuasif yang estetik untuk
mengkomunikasikan suatu pesan, dalam konteks pesan sosial, kultural, dan
edukasi. Poster dipasang di tempat-tempat strategis di dalam ruangan, berbentuk
lembaran kertas. Pada dasarnya, poster berfungsi untuk merayu khalayak sasaran
agar bersikap dan bertindak sesuai isi pesan yang disampaikan. Isi pesan poster
diolah dalam gagasan yang kreatif, dan relevan yang disampaikan melalui bahasa
verbal (teks) dan/atau visual (gambar/foto) yang di tata dalam kaidah desain yang
tepat agar mampu menarik perhatian khalayak sasaran dalam waktu yang relatif
singkat.
e. Gambaran tema
“Peran Pelajar Pancasila Dalam Memuliakan Kearifan Lokal”. Mengajak
masyarakat memiliki citra positif tentang Indonesia yang memiliki keajaiban budaya
yang luar biasa.
f. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
gagasan 60 %
• Kemampuan menuangkan gagasan yang
Ketrampilan 40 % sesuai dengan tema

• Kemampuan menciptakan konsep yang
orisinal dan unik

• Kemahiran dalam mengolah unsur visual
(gambar, huruf, warna, dan komposisi)

• Penguasaan teknik visualisasi

7. BIDANG FILM PENDEK
a. Pengertian Dan Jenis Film Pendek
1. Pengertian
Seni Film adalah seni bercerita (dramatik) dengan menggunakan teknologi media
rekam dengan tujuan penonton lebih memasuki rasa (mood) kedalam cerita
melalui media pandang dengar (audio visual) dengan kaidah sinematografi.
Dalam penggarapannya seni film memiliki bidang keahlian yang beragam dengan
okupasi lebih dari 150 bidang kerja pada industri film, televisi, dan multimedia,
yang terbagi dari bidang keahlian konten seni film:
• Penulisan Skenario Film

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

• Penyutradaraan Film
• Sinematografi
• Tata Suara Film
• Tata Artistik Film
• Editing Film
• Manajemen Produksi Film
Media Rekam adalah alat yang dapat menyimpan unsur-unsur teks, gambar, imaji
maupun suara yang ditangkap baik melalui kamera, mikrofon, maupun komputer.
Sinematografi adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik penangkapan
imaji yang membangun makna, kesan, rasa (mood) dan memiliki kemampuan
menyampaikan ide dan cerita. Lebih sederhana sinematografi adalah seni dan
teknologi fotografi gambar bergerak, bukan hanya sekedar merekam tapi
mencipta rasa dramatik cerita (look & mood) kepada penontonnya.
2. Film Pendek
Film pendek adalah film naratif yang berdurasi pendek dan bercerita secara
lugas/singkat. Film ini menampilkan satu situasi yang terjadi dalam kehidupan
tokoh atau subjek tertentu yang mencerminkan tema.
Micro movie adalah perkembangan seni film dan tumbuhnya koneksi internet
yang dapat diakses secara global pada media sosial, dengan durasi lebih singkat.
3. Jenis Film
Film Drama (Fiksi) dikenal sebagai film yang memiliki alur cerita dan konflik,
digerakkan tokoh yang memiliki motif (alasan) tertentu. Tokoh ini kemudian
‘membawa’ penonton masuk ke dalam sebuah situasi atau peristiwa.
b. Ketentuan Peserta
1. Peserta terdiri dari lima (5) anggota.
2. Setiap kelas minimal mengirimkan peserta lomba dan diperbolehkan kolaborasi
dengan teman selain satu kelas.
3. Penciptaan karya film dari awal sampai akhir dapat dilakukan di rumah, sekolah
atau tempat lainnya.
4. Peserta wajib membuat FILM BARU sesuai dengan tema.
5. Peserta membagi kerja seperti Penulisan Skenario Film, penyutradaraan Film,
Sinematografi, Tata Suara Film, Tata Artistik Film, Editing Film, Manajemen
Produksi Film sesuai kemampuan masing-masing
6. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
7. Penamaan file video mencakup: Judul Film - Nama Kelompok Film - /Kelas
8. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
9. Film pendek dikirimkan melalui narahubung bidang film pendek.
c. Ketentuan Teknis
1. Karya merupakan micro movie dengan cerita sederhana yang menyentuh dari
sebuah perjuangan, konten berdurasi maksimal 3 (tiga) menit.
2. Film mengandung saran, imbauan, seruan, dan solusi sesuai dengan tema
lomba.
3. Film tidak menampilkan pornografi tidak menyinggung SARA (suku, agama, ras,
dan antar-golongan).

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

4. Film menyajikan unsur keindahan dengan mempertimbangkan aspek teknis,
naratif visual, artistik, pengadeganan, audio, dan editing.

5. Pembuatan film menggunakan kamera digital video, smartphone atau gadget
jenis lainnya (DSLR, Handy-Cam, GoPro, dsb.)

6. Film tidak menggunakan footage dan stock-shot gambar serta musik yang dibuat
oleh orang di luar anggota tim.

7. Penggunaan music/lagu dalam film harus seizin pemilik hak cipta, kecuali
musik/lagu yang sudah masuk public domain dan tercantum pada credit tittle.

8. Master video menggunakan resolusi Mpeg4 (MP4, H-264), Image size minimal
1080 x 720 HD, 25 Fps, Audio stereo Rate 48000 Khz size 16 bit, dengan Aspec
Ratio 16:9.

d. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Kesesuaian antara isi 30 %
dan tema Aspek standar teknis kualitas naratif
40 % pandang dengar, kekuatan, dan kesesuaian
Kreativitas tema dengan pesan yang disampaikan lewat
30 % hasil lm
Keindahan/estetika Aspek kreativitas dalam penggunaan teknik
karya film (visual, audio, teknik pengadeganan,
editing, special efect) yang mendukung
kualitas nara tif visual
Aspek keindahan (estetika) menggunakan
kaidah sinematografi

8. BIDANG KRIYA
a. Pengertian
Kriya adalah karya eksklusif yang berkarakter, bernilai craftsmanship, unik, dan
estetis. Lomba kriya mementingkan gagasan (konsep), fungsi, bentuk, dan gaya.
Pembuatan kriya menekankan metode kerja dan teknik keterampilan yang akan
menghasilkan karya yang unik. Keunikan tersebut dapat dimunculkan melalui
ukuran, teknik pengerjaan, craftsmanship, pemilihan dan penyatuan material. Hasil
akhir karya kriya harus dapat dinikmati melalui sense (indra) manusia.
b. Material Lomba
Berdasarkan tema tersebut, materi lomba berupa pengembangan produk kriya
dengan tingkat eksplorasi tinggi yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Fenomena globalisasi melalui media sosial saat ini memungkinkan produk kriya
berbasis tradisi lokal menjadi karya unggulan yang dapat berperan dalam upaya
pemulihan negeri dari dampak pandemi. Pada tahun ini, peserta akan membuat
produk keseharian yang dieksplorasi secara tak terbatas dan menuntut kualitas,
kerapian, serta ketelitian yang tinggi.
c. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Penciptaan kriya dari awal sampai akhir dapat dilakukan di rumah, sekolah atau
tempat lainnya.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

3. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.

4. Penamaan file mencakup: Video dan Konsep Kriya - Nama Peserta - Kelas
5. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
6. Video dan karya kriya dikirimkan melalui narahubung bidang kriya.
d. Ketentuan Teknis
1. Peserta bebas memilih produk keseharian yang diinginkan misalnya: aksesori,

cenderamata, produk interior, fashion, mainan, dan sebagainya. (sesuai materi
lomba
2. Peserta yang menggunakan peralatan dan material berbahaya harus memakai
perlengkapan sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan kerja (masker,
sarung tangan, kacamata, dsb).
3. Karya dibuat dengan tingkat craftsmanship dan detail yang tinggi.
4. Volume ukuran karya kurang lebih 30 x 30 x 30 cm atau setara.
5. Peserta membuat satu video (boleh diedit) berdurasi maksimal 5 menit yang
berisi presentasi tentang konsep, bahan, alat, proses kerja (timelapse), teknik yang
digunakan, dan hasil akhir karya kriya.
6. Pembuatan video dilakukan dengan mempertimbangkan pencahayaan, sudut
pandang, fokus, dan audio yang baik.
e. Kriteria Penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Orisinalitas 20 % Memiliki unsur kebaruan dan keaslian
Karya

Keunikan 20 % Memiliki karakter yang khas

Estetika 20 % Memiliki keindahan bentuk

Crafting 20 % Memperlihatkan kerapian, keteli an, dan
ketepatan

Fungsional 20 % Memperlihatkan kesesuaian konsep dengan
hasil karya

9. BIDANG KOMIK DIGITAL
a. Pengertian
Komik merupakan media bercerita yang memanfaatkan narasi visual dan/atau narasi
tekstual secara berurutan. Oleh sebab itu, komik dapat dimasukkan ke dalam
rumpun sequential art (seni berurutan). Komik dapat memunculkan gambar-gambar
yang jukstaposisi (berurutan tetapi tidak linier), sehingga membentuk satu narasi
melalui susunan dari serangkaian panel. Cerita komik memiliki bermacam genre
yang berasal dari imajinasi, fantasi, pengalaman berkisah melalui eksplorasi sekuens
visual yang dibangun atas elemen karakter, setting (latar tempat, waktu, dan
peristiwa), serta efek visual lainnya seperti balon kata dan efek suara. Komik digital
adalah transformasi dari komik konvensional (on surface media) menjadi komik

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

digital (on screen media) dengan adanya perubahan pada tata bahasa rupa (visual
grammar, visual vocabulary, dan metode produksi).
b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Komik digital dari awal sampai akhir dapat dilakukan di rumah, sekolah atau

tempat lainnya.
3. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah

unggulan.
4. Penamaan file mencakup: Komik Digital - Nama Peserta – Kelas
5. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
6. Karya komik digital dikirimkan melalui narahubung bidang komik digital.
c. Ketentuan Teknis
1. Peserta dapat menggunakan gawai/gadget (laptop, smartphone, tablet, dll) yang

sesuai dengan kebutuhan/kenyamanan masing-masing untuk membuat karya
komik digital.
2. Karya komik mengandung kekayaan kearifan lokal Indonesia.
3. Cerita yang disajikan dapat berupa kumpulan cerita pendek atau sebuah cerita
utuh.
4. Format komik yang diperbolehkan ada dua macam: Format scroll comic (komik
memanjang secara vertikal) yang diperuntukkan bagi platform webtoon, atau
format komik box panel (komik dengan panel bujursangkar atau persegi) yang
diperuntukkan bagi platform Instagram. Peserta dapat memilih format komik
yang hendak dibuat.
5. Ketentuan untuk komik format webtoon: kanvas/bidang gambar yang digunakan
lebar 800 pixel dan tinggi maksimal 20.000 pixel format jpeg 150 dpi. Total PDF
yang terdiri atas minimal 10 panel komik.
6. Ketentuan untuk komik format Instagram: kanvas/bidang gambar yang digunakan
lebar 2048 pixel dan tinggi 150 dpi. Total karya yang dikumpulkan adalah minimal
12 gambar yang kompilasi dalam satu file PDF.
7. Gaya gambar dan teknik pewarnaan karya dibebaskan
8. Isi komik ditujukan bagi pembaca remaja, penyajian dan bahasa yang digunakan
dapat disesuaikan dengan target audience
9. Karya wajib digambar oleh peserta, tidak boleh menggunakan foto, template,
stock photo, clip art dan yang sejenis
d. Tema
Hal hal yang bisa kalian jadikan inspirasi:
- Rutinitas bersekolah
- Rutinitas bermain
- Lalu lintas
e. Kriteria penilaian

Aspek Penilaian Bobot Kriteria
Tema
20 % Kesesuaian antara kisah yang dibangun
dengan tema.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

Narasi 20 % • Kreativitas membangun alur, jalinan, dan
kelogisan relasi antar-elemen dalam karya

• Kesesuaian Bahasa dengan konten dan
konsep karya serta keterbacaan
(penggunaan dan penyusunan panel
dalam membangun sekuens)

Kreativitas & Orisinalitas 30 % Keunikan gagasan dalam penceritaan
Estetika 30 % maupun kesesuaian konten dengan materi
lomba.
Kualitas visual yang baik dan komunikati

10. Bidang Cipta Lagu
a. Pengertian
Cipta lagu adalah seni menuangkan gagasan dalam bentuk komposisi lagu yang
mencakup elemen-elemen musik antara lain lirik, melodi, ritme, dan harmoni.
b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas minimal mengirimkan satu peserta lomba atau pun lebih (bebas).
2. Setiap peserta hanya boleh mengumpulkan 1 karya cipta lagu.
3. Pembuatan karya peserta dapat dilakukan di rumah, sekolah atau tempat lainnya.
4. Melodi lagu dan lirik dikirim dalam audio aransemen lagu.
5. Penamaan file video mencakup: Judul Puisi - Nama Peserta - Kelas.
6. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah
unggulan.
7. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
8. Naskah puisi dan video pembacaan dikirimkan melalui narahubung bidang cipta
dan baca puisi.
c. Ketentuan Teknis
1. Peserta mengirimkan file cipta lagu dalam bentuk not angka yang ditulis manual
atau menggunakan software/aplikasi pendukung (Sibelius/Finale dan sejenisnya).
2. Selain partitur lagu, peserta juga mengirimkan file teks lirik lagu dengan format
PDF.
3. Rekaman lagu dalam bentuk audio (MP3 128kbps/High Quality audio).
4. Rekaman lagu dinyanyikan hanya dengan iringan satu alat musik dan dinyanyikan
oleh penciptanya sendiri atau orang lain.
5. Proses perekaman lagu boleh menggunakan DAW (Garage Band, Logic Pro, Pro
Tools, Cubase, Nuendo, dan sejenisnya) atau direkam langsung menggunakan
mikrofon handphone dengan mengutamakan kejelasan vokal dan lirik lagu.
6. Lagu hanya bisa dinyanyikan satu orang saja.
7. Lagu yang dilombakan adalah asli karya peserta bukan duplikasi dari karya orang
lain yang pernah dipublikasikan dalam hal melodi (rangkaian nada) dan lirik pada
sebagian frase lagu maupun seluruhnya.
8. Durasi lagu maksimal 4 menit (sudah termasuk Intro, Interlude dan Coda).
9. Kelebihan durasi berakibat pada pengurangan nilai.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

d. Kriteria Penilaian Bobot Kriteria
Aspek Penilaian
30 % Kesesuaian isi lirik lagu dengan tema lomba
Tema
Orisinalitas 20 % Unik dan otentik

TeknikKomposisi 30 % Kejelasan dan kesesuaian struktur atau
bentuk lagu, Keindahan alur nada atau
Musikalitas melodi dan kesesuaiannya dengan lirik lagu

Keserasian dan nilai este s/sastra pilihan kata
20 % pada lirik lagu

NARAHUBUNG FESTIVAL SENI

1. BIdang Cipta dan Baca Puisi : Mahardina Agustin (12 IPA 3) (+6285236150458) &
Asyifa Atha Tsani Fakhira (XII IPA 2) (+6285607378064).

2. Bidang Gitar Solo : Helyas Dwi P (XI IPA 4) (+6285790279823) &

Primadika L (XI IPA 4) (+6285856260181).

3. Bidang Monolog : Aulia Rahma N. (107) (+6285851303273) & Yufansa

Ardy (XI IPA 4) (+6282293709782)

4. Bidang Tari Kreasi : Vera Eliya Khairunnisak (12 IPA 4) (+6282335254831)

& Yufansa Ardy (XI IPA 4) (+6282293709782).

5. Bidang Solo Vokal : Rahmaddani Pratama (10.6) (+6283168691396) & (

Sindy Restiana (10.5) (+6281556471963).

6. BIdang Desain Poster : Kevin Wingga P (XI IPA 3) (+6285784250480) &

Unggul Ramada Moranggati (X 1) (+6281555761865).

7. Bidang Film Pendek : Aryoga Putra P (11 S3) (+6281246187960) & Aryya

Ramadhita S.W(Xl IPA 3) (+6285236234681).

8. Bidang Kriya : Trio Anton S (12 IPA 2) (+6288228064726) & Seeya

Gatha C V (103) (+6285648799734).

9. Bidang Komik Digital : Putri Lusiana (12 IPA 3) (+6283845781646) & Alvredo

Surya Herlambang (X 4) (+6285336004972).

10. Bidang Cipta Lagu : Otniel Glory Joseputra Pribadi (Xll IPA 4)

(+6281236148990) & Lidya Anggara U (Xl IPS 3) ( +6282138779562).

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

FESTIVAL INOVASI
KEWIRAUSAHAAN

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

C. FESTIVAL INOVASI KEWIRAUSAHAAN

IDE INOVASI KEWIRAUSAHAAN
a. Pengertian

Ide inovasi dan kewirausahaan pada ajang ini adalah siswa, yang berjiwa Post
Millennial, dengan karakteristik berkemampuan memanfaatkan perubahan teknologi
serta keinginan untuk menjadi unik. Dengan memperhatikan karakteristik tersebut,
Lomba ini selalu dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai
kesepakatan global yang mengandung 5 pilar People, Planet, Prosperity, Peace &
Partnership. Semangat ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Pendidikan Prakarya
dan Kewirausahaan (PKWU) untuk siswa sekolah, yang terdiri atas dua bagian, yaitu
Prakarya dan Kewirausahaan. Pendidikan Prakarya meliputi kriya, rekayasa,
pengolahan dan budidaya. Pada bidang-bidang Industri Kreatif yang dilombakan,
pemilahan Prakarya ditentukan dalam bidang dan kategori seperti tertera pada
Tabel.

Pendidikan Kewirausahaan ditujukan untuk menciptakan entrepreneur atau
wirausahawan yang inovatif dan kreatif atas produk-produk yang dihasilkan pada
tahap Prakarya, dan juga bermaksud menyiapkan munculnya perilaku dan sikap
wirausaha pada generasi muda Indonesia. Terdapat tujuh tahap pendidikan
kewirausahaan, yaitu:
1. Gagasan (Generating Ideas),
2. Wawasan Pasar (Market Insights),
3. Rencana dan Model Bisnis (Business Plan & Model),
4. Rencana Produksi hulu ke hilir, mulai dari bahan baku, dan pemanfaatan

teknologi,
5. Kemitraan (industri besar, juga dapat berbentuk: Agregator, Enabler, Akselerator,

Inkubator),
6. Pemasaran dan Akses Pasar,
7. Keuangan dan Akses Pembiayaan.
Sesuai dengan kebutuhan kini dan masa mendatang, model kewirausahaan yang
diharapkan pada lomba ini adalah model yang juga memanfaatkan teknologi digital

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

dan informatika, mulai dari sisi produk, proses produksi hingga strategi pemasaran
(dari hulu ke hilir).
b. Ketentuan Peserta
1. Peserta terdiri dari perorangan atau kelompok dua (2) anggota.
2. Setiap kelas minimal mengirimkan peserta lomba dan diperbolehkan kolaborasi

dengan teman selain satu kelas
3. Pengerjaan dari awal sampai akhir dapat dilakukan di rumah, sekolah atau tempat

lainnya.
4. Setiap peserta perorangan/kelompok hanya boleh mengajukan 1 (satu) judul

Usaha.
5. Produk dan jasa yang dapat didaftarkan merupakan karya yang belum pernah

dilombakan.
6. Keaslian karya dan isi/konten produk/jasa merupakan produk inovasi peserta.
7. Karya yang sudah dikirim akan dinilai oleh para juri dan akan dipilih 5 buah

unggulan.
8. Penamaan file mencakup: Inovasi Usaha - Nama Peserta – Kelas
9. Keputusan penilaian bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
10. Ide inovasi kewirausahaan sesuai bidang dikirimkan melalui narahubung lomba.
c. Komponen Lomba
1. Peserta mengisi form dan melengkapi berkas
2. Peserta mengisi penjelasan konsep dan karya
3. Peserta membuat Produk Atau Protipe/Mockup
4. Peserta membuat Analisis SWOT (terlampir)
5. Peserta membuat Infografis konsep dan karya (terlampir)
d. Bidang Lomba

• Kriya
Definisi bidang usaha kriya ini berkaitan dengan kreasi, produksi, distribusi, dan
pemasaran produk yang terbuat dari material alam atau sintetis yang dihasilkan
oleh individu ataupun komunitas perajin secara manual atau dengan alat bantu
produksi.
Konsep Produk yang berisi antara lain:
Latar belakang: mengungkapkan motivasi utama pemilihan jenis produk atau
karya yang sesuai dengan tema.
Tujuan: mengungkapkan tujuan penciptaan produk (misalkan: Apakah
gagasan/produk yang diajukan dapat menjadi solusi bagi suatu masalah? Atau
dapat menjadi wujud ekspresi budaya/ kearifan lokal/pemanfaatan sumber daya
lokal yang lain? Atau merupakan penerapan teknologi material/ produksi/utilitas
baru? dst.
Aspek inovasi: mengungkapkan hal-hal potensial (unique selling points) yang
merupakan aspek inovasi gagasan/produk (misalkan: temuan teknologi, proses
produksi, metode pemasaran baru, peluang segmen pasar yang baru, dll.) Dalam
hal ini termasuk juga keharusan untuk membuat “Jenama/Brand Produk”.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

• Desain
Kategori bidang wirausaha Desain Grafis adalah kegiatan usaha kreatif dalam
ranah “rekayasa visual” yang menggunakan bahasa komunikasi visual (huruf dan
gambar) untuk menyampaikan pesan dan disampaikan melalui media (desain)
dengan tujuan menyampaikan informasi, identifikasi/ memberi identitas, dan
mempersuasi, hingga mengubah perilaku khalayak sasaran.
Desainer Grafis dituntut mampu merancang solusi dan konsep komunikasi visual
melalui identitas, informasi, dan persuasi yang tepat, sesuai dengan prinsip-
prinsip desain dan dikemas menjadi media visual untuk mencapai tujuan
komunikasi yang diharapkan dan dimengerti khalayak sasarannya. Adapun luaran
dari wirausaha Desain Grafis adalah jasa dan produk komunikasi visual mencakup
aktivitas perancangan (desain), pengembangan purwarupa (prototyping),
dan wirausaha berbasis teknologi cetak dan digital dengan kriteria pada media
sebagai berikut:
Ilustrasi
Komik
Graphic Novel (Novel Grafis)
Buku Cerita Bergambar
Desain karakter (berbasis cerita,
maskot, mainan/toys)
Buku Pop-Up, Board Game, Card
Game
Mural/Instalasi Grafis (contoh pada
cafe atau kantor)
Grafis
Desain Kemasan (packaging)
Poster Grafis
Brand Identity (Logo dan
Aplikasinya)
Merchandise (topi, sticker, kaos,
totebag)
Editorial Design (Buku/ Majalah
Cetak)
lustrasi Komik
Digital Sticker
Apps Digital
Imaging Grafis E-book/ e-magazine
Stock Image/ Image Bank
Desain Huruf/ Font Infografis Digital

• Fashion
Fashion adalah salah satu bidang usaha yang selama masa pandemi mengalami
dinamika dimana terdapat kategori bisnis yang mengalami kenaikan serta

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

kebaruan, namun di lain sisi terdapat pula produk-produk usaha yang terkena
penurunan dalam kualitas produk serta pendapatan.
1. Kategori Produk Busana Produk busana pria, wanita dan anak. Busana

meliputi busana atasan (jaket, kemeja, kaos, rompi) dan busana bawahan
(celana, rok, sarung).
2. Kategori Produk Aksesoris Merupakan produk yang dikenakan untuk
melengkapi produk busana agar seseorang dapat tampil lebih maksimal.
Aksesoris meliputi produk alas kaki, tas, aksesoris kepala (kacamata, topi,
kerudung, hairpiece), syal, dasi, perhiasan (seperti anting, kalung, gelang),
sarung tangan, sapu tangan, hosiery (produk bagian dalam seperti kaos kaki
dan pakaian dalam).

• Boga
Kreasi Boga pada umumnya pemahaman singkatnya adalah pengolahan makanan
dan minuman. Namun sesungguhnya tidak hanya pengertian sebatas kreasi jenis
makanan atau minuman saja, lebih luas meliputi kegiatan kulinary baik mulai ide,
pemilihan bahan, pengolahan, kemampuan dan pengetahuan, estetika,
kualitas, rasa dan bahkan soal nutrisi.
1. Pilih rencana produk yang sudah umum dan aman dikonsumsi, dan lakukan
pengembangan atau inovasi.
2. Pelajari karakter bahan baku yang dipilih, gunakan bahan pangan yang
mudah dalam pengolahan, hindari yang susah baik dalam pengolahan
maupun penyimpanan, terlebih cepat rusak atau basi. Hindari yang mudah
menimbulkan alergi, dsb.
3. Gunakan bahan baku maupun peralatan pendukung yang efisien dan
mudah didapat dan berkolaborasi bahan setengah jadi dengan pemasoknya,
tidak jauh dari lokasi produksi. Tidak selamanya membeli di toko online
berkualitas, meski murah. Teliti sebelum membeli.
4. Baca dan pelajari proses pembuatan dengan seksama hingga berhasil baik,
inovasi tidak berdasarkan pengetahuan akan membuat produk cacat dan tidak
layak dikonsumsi. Hasil akhir, rasa wajib ENAK dan bukan sekedar LUMAYAN
sehingga mampu menarik minat dan berkompetisi di pasar.
5. Jangan asal mengikuti tren, terlebih jika diperkirakan jenis produk hanya
musiman atau sesaat saja, sayang investasi yang sudah terlanjur dikeluarkan,
tidak bertahan lama. Buatlah rencana usaha/produk yang bisa berlangsung
lama dan berkesinambungan.
6. Buat kemasan yang menarik, baik dengan ciri tradisional daerah masing-
masing maupun desain modern yang efisien.
7. Baca atau simak video kisah sukses pebisnis kuliner, kiat-kiat apa dalam
membangun usahanya, akan memotivasi mindset kita berpikir maju dan
kreatif. Berbisnis tanpa ilmu, sama saja merencanakan sebuah kegagalan.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

• Budidaya dan Lintas Usaha
Jenis pertama bidang usaha budidaya dan lintas usaha adalah bidang usaha yang
tidak termasuk dalam kelima bidang usaha sebelumnya (Kriya, Desain Grafis,
Fashion, Aplikasi dan Permainan Interaktif Digital, Boga); di antaranya budidaya,
pengolahan dan rekayasa, serta bidang-bidang yang berada pada lingkup
ekonomi industrial.
Bidang usaha budidaya, kegiatan usahanya adalah melakukan pemeliharaan
sumber daya hayati yang dilakukan pada suatu area lahan untuk diambil
manfaat atau hasilnya. Jenis usahanya terdiri dari budidaya nabati dan hewani.
Budidaya nabati merupakan kegiatan pengembangan dan pemanfaatan
tanaman yang terdiri dari tanaman hias serta tanaman pangan. Budidaya hewani
merupakan kegiatan pengembangan dan pemanfaatan hewan yang terdiri dari
hewan hias, hewan pangan, unggas petelur serta pedaging. Usaha budidaya
dapat melakukan inovasi pada komponen penyiapan lahan, teknik penanaman,
pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen.
Beberapa komoditas dari Future Entrepreneurs yang dapat dieksplorasi antara
lain: Future Food (kelokalan, well-being, traceability, sustainability), Future
Mobility (moda transportasi alternatif yang bersumber Energi Baru
Terbarukan/EBT), Future Fashion (bahan baku dan proses produksi yang
sustainable), serta Future Craft (pemanfaatan media dan material baru yang
sustainable). Dari seluruh kategori tersebut, terdapat potensi begitu besar terkait
kebutuhan aktivitas budidaya atau pengembangan produk di hulu industri, serta
eksplorasi inovasi dari lintas subsektor industri kreatif
Terkait hal ini, peserta diharapkan untuk lebih peka terhadap potensi yang ada di
lingkungan sekitarnya, karena setiap daerah diyakini memiliki potensi khas dan
unik. Misalnya hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki singkong. Dengan
inovasi yang datang dari siswa, singkong tidak hanya akan menjadi gorengan
namun dapat diolah menjadi tepung mokaf, getuk instan, atau menjadi keripik
kentang dengan varian rasa kekinian sehingga bisa menembus pasar nasional dan
internasional.
Peserta didik juga diharapkan untuk mampu menginventarisasi jenis inovasi yang
dibutuhkan untuk dapat memanfaatkan potensi yang ada di daerah sekitarnya.
Inovasi tersebut dapat mengoptimalkan teknologi, inovasi digital dan
menggunakan rekayasa sosial dengan semangat pemberdayaan warga sekitar.
Para peserta diharapkan mampu menjahit potensi yang dimiliki suatu daerah,
dengan solusi kreatif untuk melahirkan bisnis baru atau mengembangkan usaha
yang sudah ada.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

e. Lampiran
FORMULIR PENDAFTARAN DAN PENJELASAN USAHA

Pilih kategori usaha (centang salah satu)
Pilih bidang usaha (centang salah satu)

Kriya Desain Grafis Fashion Boga Budidaya
dan Lintas

Usaha

1. DATA DIRI

Nama Lengkap Ketua

Nama Lengkap
Anggota

Jenis Kelamin Ketua Anggota

Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Ketua :
Kelas

Anggota :
2. PENJELASAN KONSEP dan KARYA
Mohon diisi dengan jujur dan cermat.

Penjelasan produk/jasa (maksimum 300 kata)

Meliputi:

 Lampirkan sketsa

produk dan image

board atau gambar-

gambar inspirasi

produk. teknik, material,

ukuran, visualisasi

(bentuk, warna, tekstur,

dsb); performa:

kegunaan, cara pakai,

cara saji, dsb;

kesan/ekspresi/impresi:

indah, lucu, gairah,

nyaman, tenang,

imajinatif, dsb

Lampirkan file foto di sini (ukuran file maksimum 100MB)

Latar belakang karya (maksimum 300 kata)
berdasarkan
permasalahan sosial,
sumber daya lokal,
fenomena digital di
sekitar anda

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

Tema/ide/gagasan/inspira (maksimum 100 kata)
si

karya dan kewirausahaan

Segementasi (maksimum 100 kata)

Pasar/Target Market

Aspek inovasi (maksimum 300 kata)

karya/nilai

tambah/keunggulan

produk wirausaha

Sertakan Tabel Analisis SWOT sebagai lampiran!

Sertakan infografis usaha sebagai lampiran!

Template Matrik SWOT

S Tentukan factor kelemahan W Tentukan factor kelemahan
eksternal maks. 3 eksternal maks. 3

O Bagaimana strategi yang Bagaimana strategi yang
Anda buat agar kekuatan Anda buat
Tentukan faktor dapat untuk mengatasi
peluang eksternal menangkap peluang kelemahan agar tetap
dapat
(maks.3) Bagaimana strategi yang memperbesar
Anda buat agar peluang kemungkinan
dapat menggunakan
meningkatkan kekuatan peluang yang ada

T Bagaimana strategi yang Bagaimana strategi
Anda buat yang Anda buat
untuk untuk mengatasi
Tentukan faktor kelemahan yang
ancaman eksternal menggunakan kekuatan akan menahan
ancaman agar tidak
(maks.3) agar benar-benar terjadi

megurangi dampak

dan/atau mencegah

hadirnya suatu

ancaman

Diterjemahkan menjadi rencana tindakan
(STRATEGI)

*peserta diharapkan memahami panduan pembuatan SWOT
(Sumber: penyesuaian dari Rangkuti (2009) dari buku Analisis SWOT Teknik
Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama)

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

Template Infografis Usaha

Logo Identitas Tim: 1. Judul Ide Wirausaha
Sekolah
2.
Nama Sekolah

Panel 1 Panel 2 Panel 3 Panel 4

Berisi Berisi gambar Berisi gambar Berisi diagram
penjelasan atau foto atau foto pemasaran:
tentang latar
belakang, berupa: sketsa, berupa: foto Product, Place,
permasalahan foto produk, simulasi produk Price,
dan solusi
(melalui produk dan dengan user, Promotion
atau jasa yang keterangan dan keterangan
ditawarkan)
yang yang
diperlukan diperlukan

NARAHUBUNG FESTIVAL INOVASI KEWIRAUSAHAAN
• Ratna Dewi Prastyo (12 IPA 3) (+6285853860239)
• Citra Dwi Lestari (X 6) (+6285259475429)

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

FESTIVAL ENGLISH
CONTEST & AGAMA

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

FESTIVAL ENGLISH CONTEST

1. JUKNIS SPEECH CONTEST
a. Ketentuan Peserta ketentuan peserta dan petunjuk lomba penyisihan
1. Setiap kelas wajib mengirimkan minimal 1 perwakilan
2. Peserta mengunakan pakaian formal (atasan putih bawahan hitam)
3. Video berdurasi 4-7 menit
4. Peserta membuat teks sendiri dengan tema “How Is Our Thought For Facing
The Hottest News” (Bagaimana sikap pelajar dalam menyikapi isu-isu terkini)
5. Isu terkini yang diambil bebas
6. Video dan teks dikumpulkan melalui PJ (Redhana: 085230223181) dalam bentuk
link google drive dengan format (Nama_kelas_speech contest)
7. Pengumpulan video paling lambat tanggal 20 Oktober 2022
8. Pada babak penyisihan akan diambil 5 besar untuk ke babak final secara offline
b. Ketentuan peserta dan petunjuk lomba final
1. Finalis merupakan 5 peserta yang lolos pada tahap penyisihan
2. Babak final dilaksanakan secara tatap muka (offline) pada tanggal 28 Oktober
2022
3. Peserta menggunakan pakaian formal (atasan putih bawahan hitam)
c. Ketentuan Umum
1. Speech tidak mengandung unsur SARA
2. Speech harus buatan peserta (orisinil)
d. Kriteria Penilaian
1. Pronouncation (pengucapan)
2. Fluency (kelancaran)
3. Perfomance (penampilan keseluruhan)

2. JUKNIS ENGLISH VLOG
a. Ketentuan video
1. Setiap kelas wajib mengirimkan minimal 1 perwakilan
2. Peserta menggunakan pakaian bebas rap dan memakai almamater sekolah
3. Vlog dengan tema “Perubahan Dari Masa Pandemi Ke Masa New Normal”
4. Video berdurasi 5-7 menit
5. Video dikumpulkan melalui PJ (Veronica: 082274745946 ; Arvinda: 085850256825)
dalam bentuk link google drive dengan format (Nama_kelas_english vlog)
6. Pengumpulan video paling lambat tanggal 20 Oktober 2022
7. Akan diambil 3 besar sebagai juara
b. Ketentuan Umum
1. Speech tidak mengandung unsur SARA
2. Speech harus buatan peserta (orisinil)
c. Kriteria Penilaian
1. Pronouncation (pengucapan)
2. Fluency (kelancaran)
3. Creativity (kreativitas)

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022

4. Perfomance (penampilan keseluruhan)

FESTIVAL KEAGAMAAN

1. LOMBA DA’I
Syarat & Ketentuan

a. Tiap kelas minimal mengirimkan I Peserta.
b. Peserta berpakaian rapi ketika tampil.
c. Tema materi adalah “Maulid Nabi Muhammad SAW.”
d. Penyampaian materi disampaikan dalam Bentuk Video.
e. Waktu Penampilan peserta maksimal 7 menit.
f. Peserta tidak diperkenankan untuk membawa Naskah ataupun catatan saat

tampil.
g. Video DA’I dikirim kelewat via WA ke no. 0857 9027 9823.Dengan Format

pengiriman Nama_Kelas

2. LOMBA QIRA’AT
a. Pengertian
Qira‘at adalah bentuk jamak dari kata qiraah yang secara lughawi bermakna bacaan.
Dari sudut istilah walaupun terdapat berbagai pandangan para ulama namun pada
dasarnya qira‘at itu menyangkut tentang cara mengucapkan atau melafalkan lafaz-
lafaz al-Qur‘an. Pengucapan dimaksud haruslah seperti yang dicontohkan oleh Nabi
berdasarkan riwayat yang valid. Dari berbagai qira‘at tersebut dapat dijumpai enam
macam qira‘at yang secara seragam dibahas oleh para ulama, yaitu qira‘at mutawatir,
masyhur, ahad, syadz, maudhu’ dan mudraj.

b. Ketentuan Peserta
1. Setiap kelas wajib mengirimkan minimal 1 video Qira’at.
2. Peserta menggunakan pakaian muslim/muslimah dan rapi.
3. Video berdurasi maksimal 7 menit.
4. Ayat Al Qur'an yang dibaca bebas, disesuaikan dengan durasi.
5. Pengumpulan video paling lambat tanggal 20 Oktober 2022 .
6. Video Qira’at dikirimkan melalui CP PJ lomba (Meysha : 085735390502 ; Salsabila
: 082132065334) dalam bentuk link google drive.
7. Format nama file : nama peserta_kelas_surat dan ayat yang dibaca. Contoh :
Adhara Nareswari_XI IPA 4_Al Baqarah 1 – 10 .
8. Lomba dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu babak penyisihan dan babak final.
9. Pada babak penyisihan akan diambil 5 besar untuk babak final.

e. Ketentuan Karya
1. Finalis merupakan 5 peserta yang lolos pada babak penyisihan.
2. Babak final dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 28 Oktober 2022.
3. Peserta menggunakan pakaian muslim/muslimah dan rapi.
4. Masing-masing peserta membawa Al-Qur’an.

f. Kriteria Penilaian
1. Makhorijul huruf/Tajwid.
2. Lagu/Nada.
3. Suara.

Pedoman EKSPANSI (Ekspresi Gerakan Literasi) 2022


Click to View FlipBook Version