The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pada bab ini untuk mempelajari tentang
perabot,peralatan hidang dan linen .

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Annisa Farasastyaaa, 2020-10-31 06:09:24

PERABOT,PERALATAN HIDANG SERTA LINEN

Pada bab ini untuk mempelajari tentang
perabot,peralatan hidang dan linen .

Keywords: Pelayanan makanan dan minuman

PERABOT, PERALATAN HIDANG, SERTA LINEN
UNTUK PELAYANAN MAKANAN DAN MINUMAN

Nama : Annisa Farasastya Ingeriswanda
NIM : 200541526033
Prodi : D3 Tata Boga

Pada pelayanan makanan dan minuman terdapat pokok penting yaitu : perabot,
peralatan hidang dan linen.

A. PERABOT

Perabot Restaurant ( Furniture) merupakan perabotan yang bertujuan untuk
melengkapi restoran, seperti meja, kursi, dan lainnya. Furniture tersebut terbuat
dari berbagai macam bahan yaitu seperti dari kayu, plastik, dan stainles stell .

1. Kursi

Kursi memiliki berbagi macam bentuk, warna, maupun coraknya untuk menyatu
padukan dalam ruangan . Berbagai jenis kursi yang dapat digunakan seperti kursi
berbentuk kotak atau lingkaran, kursi dengan sandaran maupun tanpa sandaran,
kursi dengan pegangan tangan atau tanpa pegangan. Bentuk sandaran pada kursi
juga perlu diperhatikan agar membuat posisi duduk saat makan terasa lebih
nyaman. Kursi ditata rapi dengan berbagai variasi model peletakannya agar
memberikan kesan yang menarik.

2. Meja makan
Meja adalah salah satu produk furniture yang berupa permukaan datar yang
disokong oleh beberapa kaki. Meja sering dipakai untuk menyimpan barang dan
makanan dengan ketinggian tertentu supaya mudah dijangkau saat kita duduk.
Meja umumnya memiliki empat kaki dan dipasangkan dengan kursi, salah satunya
adalah meja makan. Bentuk meja makan ada bermacam-macam, ada yang bulat,
persegi, oval dan persegi panjang.
A. Meja bulat

Meja bulat atau round table, ukuran untuk 4 orang dengan diameter 100 cm,
sedangkan ukuran 8 orang dengan diameter 152 cm. Sering digunakan pada acara
table manner.

B. Meja Persegi

Meja persegi atau square table, ukuran untuk 4 orang dengan ukuran 137 x 76 cm.
Sering digunakan pada restoran tradisional.
C. Meja persegi panjang

Meja persegi panjang atau oblong table, ukuran 2 orang dengan ukuran 76 x 76
cm.Banyak digunakan di restoran yang mempunyai space ruangan yang kecil
sehingga menghemat tempat.

D. Elips

Elips table untuk 8 sampai 12 orang dengan ukuran 300 x 90 cm, banyak
dijumpai di restoran keluarga yang digunakan untuk jamuan makan bersama
sebuah keluarga besar.

B. PERALATAN HIDANG

Pengertian dari peralatan hidang yaitu peralatan makan, minum dan hidang yang
terdiri dari baraang pecah belah (chinaware), gelas (glassware), table
accompaniment dan perlengkapan lainnya (other equipment) yang dipergunakan
dalam penghidangan makanan. Peralatan makan dan minum yang digunakan dalam
pelayanan makan sangat beragam. Peralatan yang digunakan dalam pelayanan
makan berupa linen, ware, glassware dan other equipments yang digunakan dalam
pelayanan makan dan minum. Peralatan restoran harus dapat berfungsi sesuai
dengan kebutuhan restoran.

Pemilihan peralatan restoran ditentukan oleh hal-hal berikut ini :

1. Jumlah tamu yang akan datang

2. Cara penyajian makanan

3. Denah dari ruang makan (Lay Out)

4. Mudah disimpan dan jika rusak mudah diperbaiki

5. Model dan warna yang diinginkan

6. Disesuaikan dengan kemampuan keuangan perusahaan (restoran)

Setelah lebih rinci peralatan-peralatan restoran tersebut diuraikan sebagai berikut:

1. Silverware adalah peralatan makan dan minum yang terbuat dari stainlees
steel, logam, silver, gold atau plastik. Silverwareterbagi menjadi 2 bagian,
yaitu :

▪ Cutlery :

Dinner Knife : pisau daging, pisau besar yang disajikan untuk hidangan utama, uk :
20 – 24 cm

Dinner Fork : garpu daging, digunakan untuk semua hidangan yang disajikan
sebagai hidangan utama, uk : 19 – 21 cm
Soup spoon : sendok sup, uk : 19 – 21 cm
Dessert knife : pisau dessert, uk : 19 – 21 cm
Dessert fork : garpu dessert, uk : 18 – 19 cm
Dessert spoon : sendok dessert, uk : 18 – 19 cm

▪ Holloware :
Platter : piring lodor
Jug : teko
Bowl : mangkuk
Ashtray : asbak

2. Chinaware adalah peralatan makan dan minum yang terbuat dari keramik

❖ Platter : piring lodor
❖ Plate : piring
❖ Soup cup : mangkuk sup
❖ Dessert plate : piring dessert
❖ Bread and butter plate : piring roti dan mentega
❖ Cup : cangkir
❖ Saucer : alas cangkir
❖ Pot : teko teh
❖ Bowl : mangkuk
❖ Ashtray : asbak

3. Glassware atau gelas adalah peralatan makan dan minum yang terbuat dari kaca,
yaitu:

• Gelas bertangkai (stemug glass) :
Water goblet, Red wine glass,White wine glass,Champagne glass, dan
Cocktail glass.

• Gelas tidak bertangkai (unstemug glass) :
Short glass, Juice glass, Beer mug, Highball glass, dan Wine carafe

4. Other equipment

❖ Tray : nampan
❖ Flower vas : vas bunga
❖ Decanter : botol wine
❖ Gueridon : meja dorong
❖ Bread basket : keranjang roti
❖ Menu card : kartu menu

C. LINEN

Linen merupakan bahan yang terbuat dari serat tumbuhan flaks. Linen cukup sulit
untuk diproduksi, tetapi serat yang dihasilkan sangat kuat, mudah menyerap air,
dan kering lebih cepat daripada kain katun. Linen biasanya digunakan pada retoran
mewah untuk penataan mejanya

➢ Table cloth : taplak meja

Table cloth atau taplak meja makan dapat dibuat dari bermacam-macam bahan
seperti katun, satin, batik dan sebagainya. Warna taplak meja bermacam-macam,
tergantung selera, warna cat, karpet ruangan atau selera pimpinan. Namun untuk
keperluan state banquet, jamuan makan resmi kenegaraan harus dipergunakan
taplak meja yang bewarna putih, boleh putih polos atau putih bermotif (warna
motif harus putih juga). Bentuk dan ukuran taplak meja harus disesuaikan dengan
bentuk dan ukuran meja makannya. Ukuran yang serasi antara taplak dan meja
makan adalah apabila taplak tersebut dibentangkan diatas meja, maka masih akan
tersisa 15-40 cm dari permukaan meja makan atau tepat menyentuh permukaan
tempat duduk, taplak ini harus diusahakan jangan sampai menggantung terlalu
lebar karena hal tersebut akan menganggu kaki para tamu disaat mereka sedang
makan. Pemasangan taplak meja makan harus simetris, datar dan rapi, tidak boleh
ada yang terlipat ataupun bergelombang.

➢ Napkin atau serbet makan adalah suatu alat yang terbuat dari kain katun
atau damask yang biasanya digunakan pada saat makan. Serbet makan
sebaiknya menggunakan bahan dan warna yang sama dengan taplak meja.
Bentuk serbet adalah bujur sangkar (segi empat sama sisi). Arah serat kain
satu arah dan bukan serong. Pada saat ini serbet makan bukan saja terbuat
dari kain, tetapi berupa kain oksfor, drill, seprei, kertas dan lain – lain yang
dapat ditemui di took atau swalayan. Ukuran serbet yang biasa dipakai di
hotel atau restoran internasional adalah 50 x 50 cm, lebih besar dari ukuran
standar sehingga lebih mudah untuk dikreasikan dalam berbagai macam
bentuk. Ukuran standarnya adalah 40 x 40 cm.

Fungsi napkin adalah :
• Untuk menghias meja dengan berbagai lipatan yang kreatif.
• Untuk membersihkan tangan dan mulut waktu dan sehabis makan.
• Untuk menutup pangkuan sewaktu makan agar tidak terkena
makanan/sauce yang jatuh dan mengenai baju.

➢ Skirting : kain panjang untuk meja buffet

Skirting adalah semacam kain batik, satin panjang yang dipergunakan untuk
menutup meja makan sekeliling atau setengah keliling, supaya kaki meja tidak
tampak dari depan. Sering digunakan pada waktu buffet dan seminar.


Click to View FlipBook Version