2021
i
Kata Pengantar
Menyajikan suasana belajar dan pembelajaran matematika yang menyenangkan bagi
siswa bukanlah mudah. Hal ini disebabkan siswa merupakan pribadi-pribadi karakter
berbeda-beda. Oleh sebab itu, guru harus memiliki kreatifitas dan banyak pengetahuan yang
berkembang saat ini.
Buku bahan ajar ini hadir untuk memberi inovasi baru dalam pembelajaran
matematika, khususnya untuk siswa SMP Kelas VII dan bagi guru matematika pada
umumnya. Penulis membuat buku bahan ajar materi Garis dan Sudut berbantu flipbook agar
mudah dipahami oleh siswa. Karena buku ini disajikan dalam bentuk flipbook yang mudah
dibawa kemana mana dan mudah dibuka layaknya membuka buku cetak hanya melalui
android. Sehingga buku ajar ini praktis digunakan oleh siswa, untuk melatih kemandirian
belajar siswa. Buku ajar ini terdiri dari: hubungan dua sudut dan Hubungan antar sudut
yang dilengkapi dengan latihan terbimbing, uji pemahaman mandiri dan refleksi, bahan ajar
ini memberi nuansa kemandirian siswa dalam belajar menuju personal learning yang
disiplin.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan buku ini masih banyak kekurangan,
karena itu mohon kiranya kritik dan saran demi kesempurnaan buku bahan ajar ini. Semoga
buku ini bermanfaat bagi peserta didik, guru dan semua pihak.
Tulungagung, 19 April 2021
Yuyun Ekawati Zuhroh
ii
DAFTAR ISI i
ii
Kata pengantar iii
Daftar isi iv
Petunjuk Penggunaan Buku v
Kegiatan vi
Peta Konsep 1
Pendahuluan 2
Kegiatan Pembelajaran 1 4
4
HUBUNGAN DUA SUDUT 5
a. Sudut berpenyiku 6
b. Sudut berpelurus 7
c. Sudut Bertolak belakang 8
10
LATIHAN MANDIRI 10
REFLEKSI 10
Kegiatan Pembelajaran 2 11
HUBUNGAN ANTAR SUDUT 11
11
a. Sudut sehadap 11
b. Sudut dalam berseberangan 12
c. Sudut luar berseberangan 16
d. Sudut dalam sepihak 17
e. Sudut luar sepihak 18
LATIHAN MANDIRI
REFLEKSI
Daftar pustaka
Lampiran Uji Kompetensi
Identitas Penulis
ii
PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU
Prosedur Belajar
1. Sebelum memulai pembelajaran, siswa mengucapkan doa terlebih dahulu.
2. Siswa membaca materi garis dan sudut secara berurutan.
3. Jika menemukan permasalahan dalam memahami materi diharapkan siswa
mencatat permasalahan tersebut, bisa ditanyakan ke bapak/ibu guru saat
pembelajaran.
4. Kerjakan soal yang ada dalam bahan ajar dengan MANDIRI dan DISIPLIN.
Petunjuk belajar
1. Bahan ajar ini terdiri dari berbagai bagian-bagian yang merupakan satu
kesatuan yang utuh dan memiliki susunan yang berurutan dan sistematis.
2. Materi pada pertemuan pertama merupakan prasyarat pada materi
pertemuan kedua, dan seterusnya.
3. Soal dan penugasannya yang diberikan dalam bahan ajar, harus dikerjakan
dengan Mandiri dan Disiplin.
4. Dengan mengerjakan soal dan penugasan diharapkan dapat meningkatkan
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Bahan Pendukung
1. Internet
2. Handphone / laptop untuk membuka Flipbook
iii
KEGIATAN
Kegiatan Pembelajaran 1 :
A. Hubungan Dua Sudut Sudut-sudut yang saling berpenyiku (komplemen)
Sudut-sudut yang saling berpelurus (suplemen)
Sudut-sudut yang bertolak belakang
B. Latihan Terbimbing
C. Uji Pemahaman Mandiri
D. Refleksi
Kegiatan Pembelajaran 2 :
A. Hubungan Antar Sudut
Sudut-sudut Sehadap
Sudut-sudut Dalam Berseberangan
Sudut-sudut Luar Berseberangan
Sudut-sudut Dalam Sepihak
Sudut-sudut Luar Sepihak
B. Latihan Mandiri
C. Uji Pemahaman Mandiri
D. Refleksi
Kegiatan pembelajaran 1 : hubungan dua sudut, peta konsep,kegiatan
pembelajaran, latihan terbimbing, uji
pemahaman mandiri, refleksi
Kegiatan pembelajaran 2 : hubungan antar sudut, peta konsep,kegiatan
pembelajaran, latihan mandiri, uji pemahaman
mandiri, refleksi
Latihan Terbimbing : berisi latihan kognitif secara mandiri
Latihan Mandiri : berisi latihan keterampilan secara mandiri
iv
PETA KONSEP Commented [H1]: Biar lebih terlihat menarik eyecatching
GARIS DAN SUDUT sebaiknya dibuat horizontal. Ukuran huruf nya bisa lebih kecil. Atau
lebih mudah nya digambar di word dulu baru di crop dan
ditempelkan. Peta konsep diawali dari topic babon nya jadi tau yang
mau dibahas topic pembelajarannaya apa. Baru diturun kan ke topic
yang akan dibahas dalam buku ini.
Menganalisa hubungan antar sudut
sebagai akibat dari dua garis sejajar
yang dipotong oleh garis transversal
Menentuan hubungan dua sudut
Sudut berpenyiku, sudut berpelurus dan sudut saling
bertolak belakang)
Menganalisa hubungan
antar sudut sebagai akibat
dari dua garis sejajar yang
dipotong oleh garis
transversal
Menentuan hubungan
Antarsudut
Sudut sehadap, sudut
dalam berseberangan,
sudut luar berseberangan,
v
sudut dalam sepihak, dan
sudut luar sepihak )
PENDAHULUAN Commented [H2]: Coba kalimatnya ditata lagi diksi nya biar
siswa dan guru lebih mudah ememahaminya. Ini 3 kalimat tapi
Dalam bahan ajar ini kalian akan mempelajari tentang hubungan dua sudut dan antar diksinya dimuat dalam 1 kalimat. Meding di pecah pecah biar mudah
sudut, sebelumnya sudah mempelajari tentang garis yang dimaksud garis dalam geometri diapahami.
merupakan kumpulan dari titik-titik yang tidak berhingga. Di dalam garis terdapat kedudukan
garis sejajar, berimpit, dan juga berpotongan. Maka dari materi kali ini di harapkan siswa dapat Commented [H3]: 1 paragaraf minimal 2 kalimat. Kalimat ini
mengetahui konsep tentang garis dan sudut sebelum dilanjutkan ke materi hubungan dua sudut terlalu panjang. Ini 1 kalimat tapi komanya banyak sekali. Sebaiknya
dan antarsudut. dipecah jadi beberapa kalimat.
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai yang namanya garis,seperti halnya
pada rumah kita yang terdapat kusen jendela dan pintu yang sudutnya membentuk sudut siku-
siku, kemudian pada tiang penyangga rumah yang setiap tiangnya sama dengan tiang yang
lainnya sehingga rumah bisa berdiri dengan tegak dan kokoh, maka dari situ kita belajar
mengenal tentang garis dan sudut dimana hubungan antarsudut harus lebih dikuasai sebelum
mengenal bentuk geometri lain, seperti mengukur jarak kedua kapal jika bertemu dipelabuhan
yang sama, mengukur jarak pesawat saat akan mendarat di bandara yang sama, dan masih
banyak lagi yang sering kita jumpai.
Aktivitas belajar yang dilakukan oleh siswa sangat berpengaruh terhadap terbentuknya
kemandirian siswa yang baik dalam peoses pembelajaran, tugas guru adalah merencanakan dan
mempersiapkan belajar mandiri sehingga siswa akan berkompetensi dengan mandiri. Dengan
adanya bahan ajar yang berbantu flipbook siswa akan lebih mandiri dalam belajar dan
mengerjakan latihan soal karena bahan ajar berbantu flipbook seperti kita membuka buku yang
bisa dibuka berulang-ulang secara online, materi yang dipelajari urut dan terpadu, jika siswa
vi
masih ada belum paham maka bisa di catat bagian yang belum paham dan bisa ditanyakan guru Commented [H4]: Ini juga terlalu panjang. Pemotongan. Terlalu
disaat pembelajaran atau ditayakan langsung diluar jam pelajaran. banyak koma dalam 1 kalimat. Bisa dipecah pecah agar mudah
memahami maksud nya,
vii
Kegiatan Pembelajaran 1
Hubungan Dua Sudut Commented [H5]: Spasi atas dan bawah ini di sesuaikan dengan
yang lain nggih. Agar ketika dibaca dan dilihat lebih rapi. Remove
Kompetensi Dasar space after paragraph di klik biar semua tulisannya rapi
3.10 Menganalisa hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang Commented [H6]: Tujuan pembelajaran belum menunjukkan
dipotong oleh garis transversal. afektif cognitive dan psikomotor .
Indikator
3.10.1 Menentuan hubungan dua sudut
4.10.1 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hubungan dua sudut.
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat :
1. Menentuan hubungan dua sudut
2. Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hubungan dua sudut.
Tujuan pembelajarannya belum memuat kontek Afektif, cognitif dan psikomotor
Contoh :
Siswa dapat menghubungkan (C3) hubungan dua sudut dengan menunjukkan (A3) sudut
berpenyiku, sudut berpelurus , sudut bertolak belakang benar dan mengerjakannya (P3)
dengan tepat
1
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Gambar 1. Beberapa gambar sudut siku-siku
Sumber gambar : http://www.situsbangunan.com/2016/11/harga-kusen-kayu.html
Kalau kamu berada dirumah, Pernahkah kalian membayangkan bentuk sudut
siku-siku, berpelurus dan bertolak belakang? Bisa kita jumpai saat melihat suatu kusen
jendela dirumah kalian yang sudut nya 900
Kemudian kita lihat kusen yang sebagai ukuran
memanjang membentuk sudut lurus
dan sudut saling bertolak belakang
dan sudut saling bertolak belakang
mari kita lihat satu persatu bagian dari kusen jendela diata.
2
Itu membuktikan bahwa, sudut siku-siku adalah 900 , sudut lurus adalah 1800 dan
sudut saling bertolak belakang besar sudutnya sama.
Mempelajari sifat geometri sangat penting karena memiliki banyak
pengaplikasian di kehidupan sehari-hari, contohnya pemasangan ubin lantai, pemasangan
kusen jendela dan pintu, atap rumah, kompas, jarum jam, dan lain-lain.
Pada pelajaran geometri juga memiliki fokus utama pembelajaran yang
berhubungan dengan titik, garis, bangun datar, dan bangun ruang. Geometri tingkat
menengah dimulai dengan sejumlah konsep (titik, garis, dan sudut) yang tidak mudah
untuk didefinisikan.
Amati gambar berikut :
Apa yang terlintas dibenak kalian setelah melihat gambar 2 di atas?
Apakah materi ini berkaitan tentang materi yang kita bahas sebelumnya?
Pada gambar tersebut terlihat jelas bahwa bentuk suatu garis dan sudut sangat
dipengaruhi oleh besar sudut-sudut pada gambar tersebut. Coba kita amati lebih dalam
Gambar 2, sudut-sudut dalam gambar ada yang membentuk sudut siku-siku dan sudut
lurus.
Apa yang terjadi jika sudut-sudut tersebut digunakan dalam mengukur jarak suatu
benda ke dua arah titik pandang yang berbeda, misalkan titik Q posisi kita berdiri, titik
T arah benda melayang diatas kita dan titik S sebagai anak tangga tepat dibawah kita
posisi berdiri di titik Q ?
3
a. Sudut berpenyiku
Dua buah sudut atau lebih yang berhimpitan dan menghasilkan bentuk sudut siku siku sehingga
salah satu sudut dijadikan sebagai penyiku bagi sudut-sudut yang lainnya, maka sudut-sudut
yang berhimpitan tersebut dapat dikatakan sebagai sudut berpenyiku (komplemen).
xo + yo = 90o
Gambar 3. Sudut berpenyiku
b. Sudut berpelurus
Gambar 4. sudut berpelurus
Sumber : http://eddy-soesanto.blogspot.com/2012/02/hubungan-antar-sudut.html (dengan perubahan)
Dua buah sudut atau lebih yang berhimpitan dan menghasilkan bentuk sudut lurus sehingga
salah satu sudut dijadikan sebagai pelurus bagi sudut-sudut yang lainnya, maka sudut-sudut
yang berhimpitan tersebut dapat dikatakan sebagai sudut berpelurus (suplemen).
4
xo + yo = 180o
Gambar 5. Sudut berpelurus
c. Sudut bertolak belakang
Sudut bertolak belakang menyatakan dua buah sudut yang posisinya saling bertolak belakang.
Dua buah sudut yang saling bertolak belakang memiliki besar yang sama.
∠AOB = ∠COD (bertolak belakang)
∠BOC = ∠AOD (bertolak belakang)
Gambar 6. Sudut bertolak belakang
Kesimpulan
Sudut dapat dipandang sebagai bentukan dari sebuah sinar yang diputar, sehingga besar
sudut juga dapat ditentukan oleh berapa besar putaran yan terjadi. Untuk satuannya, dikenal
satuan derajat dan satuan radian. Hubungan dua sudut juga dapat ditentukan berdasarkan
jumlah ukurannya. Relasi dua garis dapat berpotongan maupun sejajar (dalam kasus ekstrim
keduanya berimpit). Terdapat banyak relasi khusus beberapa garis yang ditentukan oleh besar
sudut-sudut yang terbentuk.
5
LATIHAN MANDIRI Commented [H7]: Petunjukknya dilengkapi nggih.
. mial mengerjakannya dimana
Untuk mengukur pemahaman kalian, kerjakan latihan soal berikut: Diberi identitas apa tidak.
1. Tentukan nilai a pada gambar tersebut ! Berapa durasi waktu untuk mengerjakan ini dll
a
Gambar 7. Sudut berpenyiku
Jawab :
2. Tentukan nilai y pada gambar tersebut !
(4y-27)0
(2y+15)0
Gambar 8. Sudut berpenyiku
Jawab :
6
REFLEKSI Commented [H8]: Redaksi nya coba di benahi bu. Contoh
Dari materi hubungan dua sudut,
Isilah penilaian diri ini dengan sejujur-jujurnya dan sebenar- a.
benarnya sesuai dengan perasaan kalianketika mengerjakan b.
suplemen bahan materi bahan ajar hubungan dua sudut ini! c.
manakah yang sudah dipahami ?
1. Apa yang kalian kuasai dari materi hubungan dua sudut? apa alasannya ?
…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………… Commented [H9]: Redaksi nya coba di benahi bu. Contoh
………………………………………………………………………………………………… Dari materi hubungan dua sudut,
……………………………………………………………………… a.
2. Bagian apa yang belum kalian kuasai dari materi b.
c.
hubungan dua sudut yang telah dipelajari? manakah yang beluma anda pahami ?
………………………………………………………………………………………………… apa alasannya ?
…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………… Commented [H10]: dari jawaban anda no 2 diatas, apa upaya
……………………………………………………………………… yang anda lakukan agar bisa memahami materi tersebut ?
3. Apa upaya kalian untuk menguasai materi hubungan
Commented [H11]: menurut anda apa yang menarik dari
dua sudut yang belum kalian kuasai? aktivitas pembelajaran hubungan dua sudut pada buku ini ? uraikan
………………………………………………………………………………………………… alasannmu beserta alasannya
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………
4. Sebutkan hal yang menarik dari aktivitas pembelajaran
dengan mempelajari bahan ajar hubungan dua sudut!
Berikan alasannya!
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………
7
Kegiatan Pembelajaran 2
Hubungan Antar Sudut
Kompetensi Dasar
4.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar sudut sebagian
akibat dari dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transversal.
Indikator
3.10.2 Menentukan hubungan antar sudut
4.10.2 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hubungan antar sudut
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat :
1. Menentukan hubungan antar sudut
2. Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hubungan antar sudut.
Tujuan pembelajarannya belum memuat kontek Afektif, cognitif dan psikomotor
Contoh :
Siswa dapat menentukan (C2) hubungan antar sudut dengan menjawab (A1) benar dan
mengerjakannya (P3) dengan tepat
8
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melalui aktivitas menggambar dua garis sejajar dan sebuah garis transversal kalian
akan dituntun untuk dapat menganalisis hubungan antar sudut sebagai akibat dua garis sejajar
yang dipotong oleh sebuah transversal dengan baik dan dapat menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan sudut-sudut yang terbentuk dari hasil perpotongan garis transversal dan
dua garis sejajar. Disajikan gambar sebagai berikut
Gambar 11. Hubungan antarsudut
Coba Kalian perhatikan gambar yang terbentuk pada langkah 4. Temukanlah
sudut-sudut yang sama besar.
Perhatikan sudut ∠A1 dan ∠B4, keduanya berada di bagian luar dan sisi yang
sama. sehingga ∠A1 dan ∠B4 dikatakan luar sepihak. Coba kalian cari sudut-
sudut yang luar sepihak lainnya!
Perhatikan sudut ∠A3 dan ∠B2, keduanya berada di bagian dalam dan sisi yang
sama. sehingga ∠A3 dan ∠B2 dikatakan dalam sepihak. Coba kalian cari sudut-
sudut yang dalam sepihak lainnya!
9
Hubungan antar sudut pada dua garis sejajar
Sebagai akibat dari dua buah garis sejajar yang dipotong oleh sebuah garis transversal akan
menghasilkan beberapa sudut yang memiliki hubungan :
Diberikan tiga buah garis yaitu k, l dan m serta sudut-sudut yang berada di lingkungannya. k
dan l adalah sejajar sedangkan garis m memotong garis k dan l.
Gambar 12. Hubungan antarsudut
Jika ∠ P = 125° tentukan sudut yang saling bertolak belakang!
Pembahasan
∠R = ∠P = 125° (karena R bertolak belakang dengan P)
∠T = ∠P = 125° (karena T sehadap dengan P)
∠T = ∠V = 125° (karena T bertolak belakang dengan V)
∠Q = 180° − ∠P = 180° − 125° = 55° (karena Q pelurus P)
∠S = ∠Q = 55° (karena S bertolak belakang dengan Q)
∠U = ∠Q = 55° (karena U sehadap dengan Q)
∠W = ∠ U = 55° (karena W bertolak belakang dengan U)
Kesimpulan yang dapat diperoleh dari pembahasan diatas adalah:
1. Sudut sehadap adalah hubungan antara dua sudut dapat dikatakan sehadap dan sama besar
jika besar dan posisinya sama.
10
2. Sudut dalam berseberangan adalah hubungan antara dua sudut dapat dikatakan dalam
berseberangan dan sama besar jika posisinya berseberangan dan terletak di bagian dalam
garis.
3. Sudut luar berseberangan adalah hubungan antara dua sudut dapat dikatakan luar
berseberangan dan sama besar jika posisinya berseberangan dan terletak di bagian luar
garis.
4. Sudut dalam sepihak adalah hubungan antara dua sudut dapat dikatakan dalam sepihak
jika berada di bagian sisi yang sama dan terletak di bagian dalam garis.
5. Sudut luar sepihak adalah hubungan antara dua sudut dapat dikatakan luar sepihak jika
berada di bagian sisi yang sama dan terletak di bagian luar garis.
Gambar 13. contoh penggunaan sudut dalam sepihak
Sumber: www.catatanmatematika.com
11
LATIHAN MANDIRI
Nama :
Kelas :
Sekolah :
Petunjuk mengerjakan :
1. Sebelum mengerjakan, berdoalah terlebih dahulu.
2. Tulislah Nama, Kelas dan Sekolah.
3. Tulis jawaban secara sistematis dan jelas.
4. Tulislah jawaban dengan menggunakan bolpoint.
5. Dilarang menggunakan alat bantu hitung lainnya seperti kalkulator/handphone.
6. Waktu mengerjakan soal adalah 60 menit.
1. Perhatikan gambar di bawah ini
Jika ukuran ∠PQS = 90°, ukuran ∠SQT = (x+28)° dan ukuran ∠TQR = (6x - 15)°,
tentukan ukuran ∠SQT, ∠TQR dan sebutkan sudut-sudut yang saling berpenyiku.
Jawab :
12
2. Perhatikan gambar di bawah ini
Tentukan besar sudut a dan b, untuk:
a) b = 2a
b) a = b – 20°
c) b = 3a –30°
d) b = 3a + 20°
Jawab :
13
3. Perhatikan gambar di samping
a. Mengapa ∠q dan ∠r saling berpenyiku? Jelaskan.
b. Jelaskan mengapa ∠q dan ∠s juga berpenyiku?
Jawab :
4. Perhatikan gambar di samping
Jika ukuran ∠EBF = (6x-2)°, ukuran ∠DBE = (5x+11)° dan ukuran ∠CBD = (7x + 9)°,
tentukan:
a. nilai x
b. ukuran ∠EBF
c. ukuran ∠DBE
d. ukuran ∠CBD
e. penyiku ∠EBF
f. penyiku ∠DBE
14
g. penyiku ∠CBD
Jawab :
15
REFLEKSI
Isilah penilaian diri ini dengan sejujur-jujurnya dan sebenar-benarnya sesuai
dengan perasaan kalianketika mengerjakan suplemen bahan materi ini!
1. Apa yang kalian kuasai dari materi hubungan antar sudut?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………
2. Bagian apa yang belum kalian kuasai mengenai materi hubungan antar
sudut?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………
3. Apa upaya kalian untuk menguasai yang belum kalian kuasai mengenai
materi hubungan antar sudut?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………
4. Sebutkan hal yang menarik dari aktivitas pembelajaran yang sudah kalian
lakukan! Berikan alasannya!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………
16
DAFTAR PUSTAKA
Sutiartp, Febri Indra. Dkk. 2020. Buku Pembelajaran Berbasis Aktivitas Mata
Matematika kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rahman, Abdur. Dkk. 2017. Buku Guru Matematika kelas VII. Revisi Tahun 2017.
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
http://www.situsbangunan.com/2016/11/harga-kusen-kayu.html
https://bangkusekolah.com/2016/01/27/ayo-kerjakan-bersama-soal-sudut-
berpenyiku/
http://eddy-soesanto.blogspot.com/2012/02/hubungan-antar-sudut.html
www.catatanmatematika.com
17
Uji kompetensi
Nama :
Kelas :
Sekolah :
Petunjuk mengerjakan :
1. Sebelum mengerjakan, berdoalah terlebih dahulu.
2. Tulislah Nama, Kelas dan Sekolah.
3. Tulis jawaban secara sistematis dan jelas.
4. Tulislah jawaban dengan menggunakan bolpoint.
5. Dilarang menggunakan alat bantu hitung lainnya seperti kalkulator/handphone.
6. Waktu mengerjakan soal adalah 60 menit.
1. Perhatikan gambar di samping. Besar sudut PQR adalah … .
2. Perhatikan gambar berikut. besar sudut ABC adalah...
3. Sudut A dan B saling berpenyiku. Bila perbandingan sudut A dan sudut B =
8 : 7. Sudut yang besar adalah … .
18
4. Jika besar ∠7 = 130 ° maka besar ∠2 adalah . .
IDENTITAS PENULIS Commented [H12]: program studi
Yuyun Ekawati Zuhroh, lahir pada tanggal 30 Desember 1980
di Tulungagung. Menempuh pendidikan di MI Al Hidayah Betak
2 Kalidawir Tulungagung, MTsN Tunggangri Kalidawir
Tulungagung, dan SMA A WAKHID HASYIM TEBUIRENG
Jombang. Selanjutnya menempuh pendidikan S-1 di Universitas
islam Malang (UNISMA) MALANG jurusan Matematika, lulus
tahun 2003 dan saat ini ia sedang menyelesaikan studi jenjang
S-2 di Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung dengan jurusan
pendidikan matematika. Buku ini merupakan produk penelitian
pengembangan pada tesis yang ia kerjakan sebagai salah satu
persyaratan penyelesaian studi magister.
19