[Grab your reader’s attention with a great quote from the document or use this space to emphasize a key point. To place this text box anywhere on the page, just drag it.] GURU MATA PELAJARAN : Arif Susanto,S.T. KODE GURU : BM MATA PELAJARAN : KK TAV
YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR KONSENTRASI KEAHLIAN TAV TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Arif Susanto,ST Fase/ Kelas : F / XI Semester : Gasal Alokasi Waktu : 810 menit ( 1pertemuan @18 x 45menit) Elemen : Perencanaan dan Instalasi Sistem audio video Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase F, peserta didik memahami transmisi antena gelombang radio; memahami perekayasaan sinyal analog; memahami sistem penerima radio; memahami sistem penyiaran radio digital; memahami sistem penerima televisi II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Memahami perekayasaan sinyal analog B. Indikator Tujuan Pembelajaran 1. Gelombang Frekuensi Radio 2. Gelombang menurut arah perambatannya 3. Jenis Gelombang radio C. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Berdoa bersama sesuai keyakinan masing masing Guru memberikan tes awal pembelajaran Peserta didik mengerjakan tes awal pembelajaran Menyampaikan tujuan pembelajaran Menyampaikan skenario pembelajaran Menyampaikan pentingnya materi yang akandiberikan sampai pernyataan bermakna. Menyampaikan keterkaitan sebelumnya dengan yang akandilaksanakan Menyampaikan pertanyaan pemantik untukmembangkitkan berpikir kritis peserta didik. 15 menit Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 1
KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Guru menampilkan sebuah speaker aktif yang dihubungkan dengan laptop untuk memutar musik. Kegiatan Inti Stimulation 1. Guru menampilkan contoh yang sudah dipraktekan pada pertemuan sebelumnya 2. Guru memperlihatkan bagaimana cara dan Teknik modifikasi antara speaker aktif dan laptop/tape recorder yang sebelumnya dibuat agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan 3. Peserta didik menyimak penjelasan guru (interaktif) terkait apa yang didemonstrasikan Problem Statement 1. Guru mengarahkan peserta didik untuk mendiskusikan terkait dengan speaker yang bisa mengeluarkan bunyi. 2. Peserta didik dikondisikan termotivasi untuk memberikan jawaban atas pertanyaan singkat dan mengajukan pertanyaan awal sesuai dengan pengetahuan awal yang dimilikinya dengan percaya diri dan pertanyaan kritis.(skenario pembelajaran akan diloncat sesuai rubrik test awal) Data collection 1. Peserta didik membaca rubrik tentang materi yang sedang dipelajari saat itu dilanjutkan melakukan observasi dengan mempraktekan seluruh LKPD, mengumpulkan dan menganalisis informasi melalui kegiatan praktek serta membangun hipotesis berdasarkan permasalahan yang diajukan guru tentang gelombang audio dengan tekun dan kreatif dari modul , LKPD, internet dan lain lain. Kelompok Terampil dan Mahir 1. Peserta didik dengan level mahir dan terampil diminta membaca LKPD kemudian mengerjakannya setelah selesai mengerjakan peserta didik diarahkan untuk mengkonfirmasi hasil kepada guru, jika hasil tidak sesuai guru memberikan petunjuk koreksi dan jika sampai 3x petunjuk koreksi masih tidak berhasil karena masih belum faham dalam mensolusikan maka peserta didik tersebut turun ke level dasar lanjut. 2. Jika hasil sesuai dan mampu menjelaskan factor penyebab kesalahanya, peserta didik diarahkan untuk menyelesaikan LKPD sampai bagian hasil untuk kemudian mengerjakan tantangan pada LKPD, setelah selesai mengerjakan peserta didik diarahkan untuk mengkonfirmasi hasil kepada guru, jika hasil tidak sesuai 3. guru memberikan petunjuk koreksi dan jika sampai 765 menit Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 2
KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu 3x petunjuk koreksi masih tidak berhasil karena masih belum faham dalam mensolusikan maka peserta didik tersebut tetap dalam katerogi terampil dan tetap mengerjakan tugas tantangan sampai selesai dan bisa menjelaskan factor penyebab kesalahanya. 4. Jika tugas tantangan selesai dan terkonfirmasi sesuai oleh guru serta peserta didik mampu menjelaskan factor penyebab kesalahan pada program, maka peserta didik tersebut diarahkan menjadi tutor sebaya dan mendampingi 1 – 2 kelompok kategori dasar dan atau dasar lanjut selama pembelajaran sehingga paling tidak mereka bisa berada pada level Terampil 5. Peserta didik berupaya menganalisis data dan informasi dari kegiatan obersevasi dan praktek untuk menemukan hubungan antar konsep dengan praktek di lapangan disertai dengan berpikir kritis dan analitis untuk membangun kesimpulan, dalam hal ini untuk menandai bagian yang penting dan yang akan membantu pada saat penyelesaian tugas akhir. 6. Guru meminta siswa terampil dan mahir agar siap jika diminta menyampaikan hasil praktek dihadapan forum kelas. 7. Peserta didik diarahkan menyelesaikan tugas LKPD secara bertahap, dengan materi yang dipraktekan sama untuk setiap level pesera didik Kelompok Dasar dan Dasar Lanjut 1. Sebelum mengerjakan LKPD guru memberikan penguatan materi esensial terkait materi prasyarat yang menunjang pelaksanaan tugas pada LKPD 2. Peserta didik mempelajari LKPD kemudian dikonfirmasi, bagian mana yang masih memerlukan penjelasan dan konfirmasi dari guru tertama pada Langkah kerja serta hasil yang diharapkan 3. Peserta didik diarahkan untuk mengerjakan pertahap, dan setiap tahapan Langkah kerja harus dipastikan yakin terkonfirmasi sesuai (Bisa dibantu guru/tutor sebaya) sebelum menuju tahap Langkah kerja berikutnya Penutup 1. Guru mereview / refleksi kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 2. Peserta didik menyimak refleksi / koreksi/ kesimpulan materi dari guru dengan sabar dan tekun 3. Memberikan apresiasi kepada peserta didik 4. Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih diragukan dan melaksanakan evaluasi dengan penuh rasa ingin tahu. 5. Peserta didik turut membantu memberikan 30 menit Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 3
KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu penjelasan tentang hal-hal yang diragukan peserta didik lain sehingga informasi menjadi benar dan tidak terjadi kesalahpahaman terhadap materi dengan tekun. 6. Menyampaikan penugasan tahap berikutnya. 7. Berdoa Bersama. D. Asesmen a. Asesmen Awal 1. Apakah siswa mampu Mengklasifikasikan elemen gelombang, jenis-jenis dan interaksi gelombang suara, mendiagramkan karakteristik gelombang suara pada berbagai macam media?. 2. Apakah siswa mampu Mengukur level suara dalam satuan decibel (dB) dan interpretasi data hasil pengukuran, mengukur level suara sistem akustik ruang kecil dan interpretasi data hasil pengukuran, mengukur kualitas sistem akustik suara menggunakan dB-SPL meter?. 3. Apakah siswa mampu Membuat desain dan merencanakan bahan penyekat suara sistem akustik sesuai dengan kebutuhan,Membuat desain dan merencanakan kebutuhan bahan sistem penyekat atap(ceiling isolation)ruang akustik sistem suara,Membuat desain dan merencanakan kebutuhan bahan sistem penyekat dinding (wall isolation) ruang akustik sistem suara,Membuat desain dan merencanakan kebutuhan bahan sistem penyekat lantai akustik sistem suara?. 4. Apakah siswa mampu Menguji kualitas redaman lantai ruang sistem akustik suara? Berisi 4 kelompok pertanyaan, prasarat mengikuti pembelajaran: A. Pengetahuan tentang Mengklasifikasikan elemen gelombang, jenis-jenis dan interaksi gelombang suara, mendiagramkan karakteristik gelombang suara pada berbagai macam media B. Pemahaman Mengukur level suara dalam satuan decibel (dB) dan interpretasi data hasil pengukuran, mengukur level suara sistem akustik ruang kecil dan interpretasi data hasil pengukuran, mengukur kualitas sistem akustik suara menggunakan dB-SPL meter. C. Pemahaman Membuat desain dan merencanakan bahan penyekat suara sistem akustik sesuai dengan kebutuhan,Membuat desain dan merencanakan kebutuhan bahan sistem penyekat atap(ceiling isolation)ruang akustik sistem suara,Membuat desain dan merencanakan kebutuhan bahan sistem penyekat dinding (wall isolation) ruang akustik sistem suara,Membuat desain dan merencanakan kebutuhan bahan sistem penyekat lantai akustik sistem suara D. Pemahaman Menguji kualitas redaman lantai ruang sistem akustik suara E. Jika siswa mengkonfirmasi ya pada soal A dan level minimal terampil direkomendasikan menjadi tutor sebaya dalam praktek pertama karena memiliki pengalaman sebelumnya, bagi yang mengkonfirmasi tidak pada soal B, C, D diberikan penguatan materi esensial sesuai materi yang belum difahaminya sebelum memulai materi pelajaran sesuai tujuan pembelajaran dan yang menjawab ya direkomendasikan menjadi tutor sebaya dalam memberikan penguatan materi tersebut. Berikut pembagian kategori level pemahaman siswa dari hasil asesmen awal pembelajaran: 0% : Dasar 1 % - 50% : Dasar Lanjut 51 % - 75% : Terampil >75% : Mahir Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 4
b. Asesmen Formatif Memantau performa/unjuk kerja selama peserta didik melaksanakan tugas pada LKPD, menggunakan instrument dan rubik penilaian praktek pada LKPD c. Asesmen akhir (sumatif) Memantau performa/unjuk kerja, pada tugas akhir menggunakan instrument dan rubik penilaian praktek pada LKPD tugas akhir E. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses No Kelompok Keterbaca an Materi Karya berupa Peta Konsep Kreativitas Laporan Diskusi Presentasi Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 2. Asesmen Akhir Nama Siswa: No KKTP KETERCAPAIAN Kurang kompeten (71-80) Cukup Kompeten (81-90) Sangat Kompeten (91-100) 1 Gelombang Frekuensi Radio 2 Gelombang menurut arah perambatannya 3 Jenis Gelombang radio Profil Pelajar Pancasila No Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemb ang Sedang Berkem bang Berkemb ang Sesuai Sangat Berkem bang Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 5
Harapan 1 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya 2 Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 6
Arif Susanto,ST/Konsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 7
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 8
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 9
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 10
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 11
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 12
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 13
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 14
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 15
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 16
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 17
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 18
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 19
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 20
YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR KONSENTRASI KEAHLIAN TAV TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Arif Susanto,ST Fase/ Kelas : F / XI Semester : Gasal Alokasi Waktu : 1620 menit ( 2 pertemuan @36 x 45menit) Elemen : Penerapan Rangkaian Elektronika Capaian Pembelajaran : Memahami sensor dan transduser II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Mampu memahami sensor dan tranduser B. Indikator Tujuan Pembelajaran Siswa mampu memahami materi tentang : a. Definisi Sensor dan Tranduser b. Peryaratan Umum Sensor dan Transduser c. Jenis Sensor dan Transduser d. Klasifikasi Transduser e. Macam-macam sensor dan transduser f. Klasifikasi sensor berdasar fungsinya C. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Guru memberikan salam Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa dan melakukan SOP awal pembelajaran berupa: - Membaca 5 ayat Al Quran bagi peserta didik yang beragam Islam, dan membaca Kitab Suci bagi peserta didik yang beragama non muslim (CRT= Cultural Responsible Teaching) - Mengucapkan Safety Commitment dan yel-yel SMK Kesatrian Purwokerto 45 menit Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 1
KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu - Melakukan 3S di ruang kelas Guru melakukan presensi Guru sebagai berikut : memberikan pertanyaan pemantik 1. Apa yang dimaksud dengan sensor 2. Sebutkan contoh komponen sensor 3. Apa yang dimaksud dengan tranduser 4. Sebutkan salah satu dari komponen tranduser Apersepsi Guru memberikan apersepsi tentang materi sensor, contoh komponen sensor, materi tentang tranduser, contoh komponen tranduser serta prinsip kerja dari sensor dan tranduser Motivasi Setelah mempelajari materi, maka peserta didik dapat memiliki pemahaman materi sensor, contoh komponen sensor, materi tentang tranduser, contoh komponen tranduser serta prinsip kerja dari sensor dan tranduser. Kegiatan Inti 1. Peserta didik memperhatikan tayangan singkat di layar menggunakan laptop dan infocus (media pembelajaran/TPACK) tentang materi sensor dan tranduser: https://www.youtube.com/watch?v=u4_f0LjmEs&ab_channel=ardyseto (daftar pustaka) 2. Peserta didik diminta untuk browsing materi sensor, contoh komponen sensor, materi tentang tranduser, contoh komponen tranduser serta prinsip kerja dari sensor dan tranduser HP (media pembelajaran/TPACK) masing-masing 3. Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok diskusi sebagaimana tercantum dalam LKPD 1 (Dimensi P3 kreatif : mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan resikonya bagi diri dan lingkungannya) 4. Hasil diskusi kelompok dituangkan dalam bentuk rangkuman pada buku. 5. Peserta didik membuat laporan hasil diskusi, hasil diskusi dalam bentuk deskripsi, PPT atau animasi (media pembelajaran/TPACK), kemudian dipresentasikan di depan kelas secara bergiliran, sementara kelompok lain memberikan tanggapan 1530 menit Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 2
KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Penutup Peserta didik diminta menyimpulkan keseluruhan materi dan guru memberikan penguatan dilanjutkan dengan penyampaian refleksi antar peserta didik dan kepada guru terkait penyampaian materi apakah menyenangkan, materi yang dibahas apakah sudah dipahami, apakah semua peserta didik paham, siapa saja yang belum paham, adakah materi yang susah dipahami, materi mana yang perlu diperbaiki ? Peserta didik mendengarkan pesan dari guru tentang materi yang harus disiapkan untuk pertemuan selanjutnya Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin SOP akhir pembelajaran Pembelajaran ditutup dengan doa 45 menit D. Asesmen a. Asesmen Awal Jawablah pertanyaa berikut dengan singkat dan jelas. 1. Bagaimana prinsip kerja dari sensor ? 2. Sebutkan dan jelaskan 1 contoh sesor berserta prinsip kerjanya. 3. Bagaimana prinsip kerja dari tranduser ? 4. Sebutkan dan jelaskan 1 contoh tranduser beserta prinsip kerjanya 5. Gambarkan aplikasi sensor pada sebuah rangkaian elektronik b. Asesmen Formatif Memantau perkembangan siswa dalam mengerjakan tugas Observasi diskusi sesuai LKPD 1 dan LKPD 2 c. Asesmen akhir (sumatif) Penilaian produk (portofolio), dengan kriteria penilaian : kesesuaian gambar, waktu pengerjaan gambar rangkaian Observasi hasil pengerjaan rangkaian sensor sentuh E. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses No Kelompok Keterbaca an Materi Karya berupa rangkuman Kreativitas Laporan Diskusi Presentasi Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 3
2. Asesmen Akhir Nama Siswa: No KKTP KETERCAPAIAN Kurang kompeten (71-80) Cukup Kompeten (81-90) Sangat Kompeten (91-100) 1 Definisi Sensor dan Tranduser 2 Peryaratan Umum Sensor dan Transduser 3 Jenis Sensor dan Transduser 4 Klasifikasi Transduser 5 Macam-macam sensor dan transduser 6 Klasifikasi sensor berdasar fungsinya Profil Pelajar Pancasila No Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemb ang Sedang Berkem bang Berkemb ang Sesuai Harapan Sangat Berkem bang 1 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya 2 Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 4
JOB SHEET MEMBUAT RANGKAIAN SENSOR SENTUH SEDERHANA I. Teori Singkat Sensor sentuh Sederhana II. Banyak suatu rangkaian sensor yang dapat kita buat dengan dasar elektronika yang telah kita pelajari. Misal nya rangkaian sensor , di sebut sendor karenakan rangkaian tersebut dapat merasakan / menerima suatu perubahan di lingkungan mencakup beberapa aspek tertentu .Misalnya rangkaian sensor cahaya ,rangkaian ini dapat mendeteksi perubahan intensitas cahaya dan Rangakaian sensor infra merah bisa mendeteksi adanya sinar infra merah. Tubuh manusia dapat mempengaruhi kinerja dari rangkaian elektronika, hal ini karena tubuh manusia memiliki ion-ion yang bermuatan listrik walaupun sangat kecil sekali. Ion-ion bermuatan listrik pada tubuh manusia tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat suatu rangkaian sensor yang berfungsi jika mengenai bagian tubuh manusia akan aktif yaitu rangkaian sensor sentuh. Rangkaian sensor sentuh di atas memanfaatkan suatu rangkaian monostable sebagai penahan aktif rangakian beban. Rangkaian monostable diatas menggunakan IC 555 sebagai jantungnya dan memanfaatkan kombinasi C1 dan VR1 sebagai penentu lamanya pengaktifan rangkaian beban. Kali ini saya menggunakan rangkaian alarm sebagai beban. Rangkaian alarm akan aktif pada saat plat sentuh disentuh oleh bagian tubuh manusia dan akan mati otomatis selama waktu yang kita tentukan dengan rangkaian monostable-nya. III. Gambar Kerja Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 5
IV. Langkah Kerja 1. Gambarlah layout pcb sensor sentuh sederhana sesuai dengan gambar kerja menggunakan aplikasi sprint pcb 2. Ukuran pcb adalah 3x 4 cm 3. Identifikasi komponen yang diperlukan dalam membuat rangkaian sensor sentuh sederhana 4. Pindahkan gambar layout ke dalam pcb 5. Lakukan pelarutan pcb dengan menggunakan cairan asam sulfat dan H2O2 6. Lakukan pengeboran 7. Lakukan proses perakitan - Pemasangan komponen - Penyolderan komponen - Pemotongan kaki komponen - Pemasangan kabel penghubung 8. Lakukan uji coba rangkaian - Sensor - Relay - Alarm - Sumber tegangan ‘ SELAMAT BEKERJA ‘ Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 6
LEMBAR KERJA SISWA NAMA SISWA : KELAS : I. GAMBAR LAYOUT PCB II. DAFTAR KOMPONEN Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 7
III. TABEL PERAKITAN Beri tanda √ jika sudah dilaksanakan IV. TABEL UJI COBA RANGKAIAN Beri tanda √ jika sudah dilaksanakan Arif Susanto,ST/KOnsentrasi Keahlian TAV/Fase F/TP 2023_2024 - 8 No Langkah kerja Sudah Belum 1 Pemasangan komponen 2 Penyolderan komponen 3 Pemotongan kaki komponen 4 Pemasangan kabel penghubung No Langkah kerja Berfungs i Tidak berfungsi 1 Sensor 2 Relay 3 Alarm 4 Sumber tegangan
RUBRIK JOB SHEET A. Penilaian Aspek Keselamatan Kerja Indikator Pencapaian Kompetensi Metode Jawaban Tes Tulis Tes Lisan Benar Salah skor 2 0 Menggunakan pakai kerja V Memahami prinsip 5 R (Rajin, Rawat, Ringkas, Rapi, Resik) V Mengetahui penggunaan alat-alat kerja (tools) V Mengetahui tanda dan simbol umum maupun bahaya V Memahami persyaratan kerja yang terkait dengan (K3) V Nilai Pengetahuan B. Pembuatan Layout pcb No Komponen/Sub Komponen Kompeten Catatan Belum Ya Cukup Baik Sangat Baik 0 1 2 3 II Pelaksanaan 1 Menyiapkan Schematic Capture (Memahami gambar rangkaian Elektronika) dan Pekerjaan 2 Membuat PCB Board Design – (Physical Layout PCB) 3 Membuat Printing Artwork (kertas) Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 9
No Komponen/Sub Komponen Kompeten Catatan Belum Ya Cukup Baik Sangat Baik 0 1 2 3 4 Melakukan Iron Transfer Artwork 5 Laundry Sink 6 Etching 7 Cutting and Drilling 8 Menggunakan alat ukur Multimeter 9 Menggunakan alat ukur Osciloscope 10 Mengidentifikasi dan menggunakan komponen elektrik dan elektronika Jumlah total skor C. Daftar Komponen ; No Komponen/Sub Komponen Kompeten Catatan Belum Ya Cukup Baik Sangat Baik 0 1 2 3 I Persiapan 1 Memahami simbol komponen elektronika dan rangkaian kerja skematik 2 Menterjemahkan dalam daftar komponen/ part list 3 Membaca besaran unit tegangan, daya dan arus dengan benar Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 10
No Komponen/Sub Komponen Kompeten Catatan Belum Ya Cukup Baik Sangat Baik 0 1 2 3 4 penerapan pengetahuan ini ke dalam peralatan instrumentasi elektronika 5 Membaca dan mengidentifikasi komponen Resistor 6 Membaca dan mengindentifikasi komponen Kapasitor 7 Membaca dan mengindentifikasi komponen Elco 8 Membaca dan mengidentifikasi komponen Dioda 9 Membaca dan mengidentifikasi komponen Transistor 10 Membaca dan mengidentifikasi Komponen IC Jumlah total skor/ 3 D. Hasil Skor dan Bobot Keselamatan kerja Pembuata n Layout pcb Daftar kompone n Perakitan Uji coba rangkaian waktu Nilai Bobot 10% 30% 10% 20% 20% 10% 100% Skor 10 30 10 20 20 10 100 Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 11
BAHAN BACAAN Sensor dan Tranduser (Materi Kelas XI Semester 1) 1. Tranduser Transduser berasal dari kata “traducere” dalam bahasa Latin yang berarti mengubah. Sehingga transduser dapat didefinisikan sebagai suatu peranti yang dapat mengubah suatu energi ke bentuk energi yang lain. Bagian masukan dari transduser disebut sensor, karena bagian ini dapat mengindera suatu kuantitas fisik tertentu dan mengubahnya menjadi bentuk energi yang lain.Kita mengenal ada enam macam energi, yaitu : radiasi, mekanik, panas, listrik, dan kimia. Dari sisi pola aktivasinya, transduser dapat dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Transduser pasif, yaitu transduser yang dapat bekerja bila mendapat energi tambahan dari luar. Contohnya : thermistor. Untuk mengubah energi panas menjadi energi listrik yaitu tegangan listrik, maka thermistor harus dialiri arus listrik. Ketika hambatan thermistor berubah karena pengaruh panas, maka tegangan listrik dari thermistor juga berubah 2. Transduser aktif, yaitu transduser yang bekerja tanpa tambahan energy dari luar, tetapi menggunakan energi yang akan diubah itu sendiri. Contohnya : Termokopel. Ketika menerima panas, termokopel langsung meng-hasilkan tegangan listrik tanpa membutuhkan energi dari luar. Pemilihan Transduser Pemilihan suatu transduser sangat tergantung kepada kebutuhan pemakai dan lingkungan di sekitar pemakaian. Untuk itu dalam memilih transduser perlu diperhatikan beberapa hal di bawah ini: 1. Kekuatan, maksudnya ketahanan atau proteksi terhadap beban lebih 2. Linieritas, yaitu kemampuan untuk menghasilkan karakteristik masukan-keluaran yang linier 3. Stabilitas tinggi, yaitu kesalahan pengukuran yang kecil dan tidak begitu banyak terpengaruh oleh faktor-faktor lingkungan Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 12
4. Tanggapan dinamik yang baik, yaitu keluaran segera mengikuti masukan dengan bentuk dan besar yang sama 5. Repeatability : yaitu kemampuan untuk menghasilkan kembali keluaran yang sama ketika digunakan untuk mengukur besaran yang sama, dalam kondisi lingkungan yang sama 6. Harga. Meskipun faktor ini tidak terkait dengan karakteristik transduser sebelumnya, tetapi dalam penerapan secara nyata seringkali menjadi kendala serius, sehingga perlu juga dipertimbangkan. 2. Sensor Macam – macam sensor 1. Sensor Cahaya a) Fotovoltaic atau sel solar Adalah alat sensor sinar yang mengubah energi sinar langsung menjadi energi listrik. Sel solar silikon yang modern pada dasarnya adalah sambungan PN dengan lapisan P yang transparan. Jika ada cahaya pada lapisan transparan P akan menyebabkan gerakan elektron antara bagian P dan N, jadi menghasilkan tegangan DC yang kecil sekitar 0,5 volt per sel pada sinar matahari penuh. Sel fotovoltaic adalah jenis tranduser sinar/cahaya b) Fotokonduktif Energi yang jatuh pada sel fotokonduktif akan menyebabkan perubahan tahanan sel. Apabila permukaan alat ini gelap maka tahanan alat menjadi tinggi. Ketika menyala dengan terang tahanan turun pada tingkat harga yang rendah. 2. Sensor Suhu Ada 4 jenis utama sensor suhu yang biasa digunakan : a) Thermocouple Thermocouple pada pokoknya terdiri dari sepasang penghantar yang berbeda disambung las dilebur bersama satu sisi membentuk “hot” atau sambungan pengukuran yang ada ujungujung bebasnya untuk hubungan dengan sambungan referensi. Perbedaan suhu antara sambungan pengukuran dengan sambungan referensi harus muncul untuk alat ini sehingga berfungsi sebagai thermocouple. b) Detektor Suhu Tahanan Konsep utama dari yang mendasari pengukuran suhu dengan detektor suhu tahanan (resistant temperature detector = RTD) adalah tahanan listrik dari logam yang bervariasi sebanding dengan suhu. Kesebandingan variasi ini adalah presisi dan dapat diulang lagi sehingga memungkinkan pengukuran suhu yang konsisten melalui pendeteksian tahanan. Bahan yang sering digunakan RTD adalah platina karena kelinearan, stabilitas dan reproduksibilitas. c) Thermistor Adalah resistor yang peka terhadap panas yang biasanya mempunyai koefisien suhu negatif. Karena suhu meningkat, tahanan menurun dan sebaliknya. Thermistor sangat peka (perubahan Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 13
tahanan sebesar 5 % per °C) oleh karena itu mampu mendeteksi perubahan kecil di dalam suhu. d) Sensor Suhu Rangkaian Terpadu (IC) Sensor suhu dengan IC ini menggunakan chip silikon untuk elemen yang merasakan (sensor). Memiliki konfigurasi output tegangan dan arus. Meskipun terbatas dalam rentang suhu (dibawah 200 °C), tetapi menghasilkan output yang sangat linear di atas rentang kerja. 3. Sensor Tekanan Prinsip kerja dari sensor tekanan ini adalah mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Ukuran ketegangan didasarkan pada prinsip bahwa tahanan pengantar berubah dengan panjang dan luas penampang. Daya yang diberikan pada kawat menyebabkan kawat bengkok sehingga menyebabkan ukuran kawat berubah dan mengubah tahanannya Istilah : 1. Transduser Suatu peranti yang dapat mengubah suatu energy keenergi yang lain. 2. Transduser pasif Tranduser yang dapat bekerja bila mendapat energy tambahan dari luar. 3. Transduser aktif Transduser yang bekerja tanpa tambahan energi dari luar, tetapi menggunakan energi yang akan diubah itu sendiri. 4. Sensor Jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. 5. Thermocouple Piranti yang dipergunakan untuk mengukur suhu yang menggunakan dua plat yang terhubung. 6. RTD Resistant Temperature Detector Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 14
Contoh - contoh pengunaan sensor Rangkaian Sensor untuk aplikasi listrik Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 15
Nama Guru/Mata Pelajaran/Fase .../TP 2023_2024 - 16