The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Karanganyar, 2024-02-04 23:27:25

Rudi Saptono_192085

Rudi Saptono_192085

Keywords: ayam broiler,ekstrak sambiloto dan pegagan

37 sedikitdan FCR yang efisienmenghasilkanbobotbadan yang tinggisehinggamendapatkankeuntungan yang besardibandingkanperlakuanlainya. Tabel 12. Indeks Income Over Feed Cost Ulangan Perlakuan T0 T1 T2 T3 1 1,48 1,52 1,56 1,56 2 1,48 1,63 1,45 1,48 3 1,54 1,49 1,49 1,43 Rata - rata 1,50 1,55 1,50 1,49 Berdasarkan Tabel 12 dapat diketahui bahwa nilai rata-rata indeks IOFC masing-masing perlakuan T0=1,50; T1=1,55; T2=1,50; T3=1,49. Perlakuan T1 (ekstrak sambiloto) memiliki nilai indeks terbaik dibandingkan perlakuan lain yaitu 1,55 yang artinya setiap pengeluaran Rp 100,- untuk ransum akan mendapat keuntungan sebesar 55 rupiah. Menurut Rasyaf (2012) besarnya nilai indeks yang baik untuk usaha peternakan adalah lebih dari satu. Nilai indeks income over feed cost untuk ayam broiler berkisar antara 1,86 dan 1,95 (Yahya, 2003).Sedangkan nilai indeks terbaik IOFC pada T1 adalah 1,55 maka nilai indeks IOFC pada perlakuan T1 lebih rendah dari standar.Faktor yang mempengaruhi nilai indeks IOFC adalah jumlah ransum yang dikonsumsi, harga ransum, bobot badan akhir dan harga jual. Analisis ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak sambioto dan pegagan dalam air minum berdampak meningkatkanincome over feed cost PERPUSTAKAAN UMUKA


38 karena selisih pendapatan dari penjualan ayam perlakuan T1(ekstrak sambiloto) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan T0 (kontrol). Sejatinya pemberian ekstrak sambiloto meningkatkan penerimaan penjualan karena mempengaruhi konsumsi pakan yang lebih efisien, penambahan ekstrak sambiloto meningkatkan biaya pakan dibandingkan dengan kontrol sehingga mempengaruhi selisih nilai IOFC yang tidak terlalu tinggi. Menurut Tantolo (2009) nilai IOFC sangat dipengaruhi oleh bobot tubuh akhir, konsumsi ransum, harga ransum dan harga jual ternak. Riyanti dkk (2015), menyatakan bahwa semakin tinggi nilai Income Over Feed Cost (IOFC)akan semakin baik karena tingginya Income Over Feed Cost(IOFC) berarti penerimaan yang didapat dari hasil penjualan ayam juga tinggi. PERPUSTAKAAN UMUKA


38 V. KESIMPULAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian pemberian ekstrak sambiloto dan pegagan terhadap income over feed cost ayam broiler maka dapat disimpulkan bahwa : 1. Pemberian ekstrak sambiloto dan pegagan tidak mempengaruhi konsumsi air minum akan tetapi menurunkan konsumsi pakan, meningkatkan pertambahan bobot badan dan meningkatkan efisiensi pakan. 2. Income Over Feed Cost pada pemberian ekstrak sambiloto lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol, pegagan dan campuran sambiloto pegagan. B. Saran Ayam broiler bisa diberi ekstrak sambiloto dengan dosis 10 ml/liter air minum. PERPUSTAKAAN UMUKA


39 DAFTAR PUSTAKA Abidin, Z. 2002. Meningkatkan Produksi Ayam Ras Pedaging. Angromedia Pustaka Utama. Jakarta. Adil. S, T.Banday, G. A bhat, M.S Mir and M. Rehman. 2010. Effect of dietary sumpplemention of organic acids on performance, intestinal histomorphology, and serum biochemistry of broiler chicken. Veterinary medicine international. 7: 479-485. Adnan, K. 2011. StandarBeratBadanKonsumsiPakandan FCR Ayam Broiler.http://dokterternak.com/2011/06/02/standar-berat-badan- konsumsi-pakan-dan-fcr-broiler/. Diaksespada 25 Desember 2021. Anonimus, 2017.MenjagaKualitas Air di Peternakan. Info MedionEdisi Oktober2017.http://info.medion.co.id/artikel-broiler/artikel-tatalaksana/2230-menjaga-kualitas-air-di-peternakan.html.Diaksespada 12 Desember 2021. Anonimus.2018. SuhuRuangan yang Ideal untukKandangAyam.https://www.google.com/amp/s/hobiternak.com/meng atur-suhu-ruangan-ideal-di-dalam-kandang/amp/.Diaksespada 16 Mei 2022. Anonimus.2020. Sistem Air Minum Broiler.https://www.medion.co.id/sistem-air- minum-broiler/.Diaksespada 10 Mei 2022. Anonimus.2020. IndikatorKeberhasilan Usaha PeternakanAyam Broiler.https://www.agroindustrie.id/2020/03/indikator-keberhasilan- peternakan.html/. Diaksespada 10 Mei 2022. ArisWibudi. 2006. MekanismeKerjaSambiloto (Androgophispaniculata) SebagaiAntidiabetes.SekolahPascaSarjana. InstitutPertanian Bogor. Bogor. Bell, D. dan W, D. Weaver, Jr. 2002.Commercial Chick Meat and Egg Production.5 th edition.Springer Science and Busines Media, Inc. Spring Street, New York. Kabaruddin, 2008.Analisis Usaha PemberianEkstrakpegagan(CentellaAsiatica)PadaAyam Broiler.http://download.garuda.ristekdikti.go.id/ article.php?article=1251345&val=13255&title=Analisis%20Usaha%20P emberian%20Ekstrak%20Pegagan%20Centella%20Asiatica%20Pada%2 0Ayam%20Broiler.diaksespadatanggal 13 Desember 2021. PERPUSTAKAAN UMUKA


40 Kiswanto, E. 2010.PengaruhPemberianEkstrakSambilotodalam Air MinumTerhadapPerformansAyam Broiler.LaporanTugasAkhir. AkademiPeternakanKaranganyar. Karanganyar. Mohebodini, H., B. Dastar, M. Sham Sharg, & S. Zarehdaran. 2009. The comparison of early feed restriction and meal feeding on performance, carcass characteristics and blood constituents of broiler chickens. J. Anim. Vet. Adv. 8: 2069-2074. Mulyono,S. 2011. Handout Perkuliahan Perencanaan Pembelajaran Kimia. Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI. Bandung. Murtidjo, B. A. 1987. PedomanMeramuPakanUnggas. Kaninus, Yogyakarta. Najmudin, D. 2008. ManfaatPegaganBagiImunTubuh.Disitasihttp://www.djamilah- najmudin.com.Diaksespada 13 Mei 2022. Nova, K. 2008. Pengaruh perbedaan presentase pemberian pakan antara siang dan malam hari terhadap performa broiler strain CP 707.Animal Production 10: 117-121 Pattiselano, F. dan S.Y. Randa. 2005. Efek frekuensi penaburan zeolit pada alas litter terhadap kualitas lingkungan kandang ayam pedaging. Animal Production 7(2) : 89-94. Pranomo, 1992.Profilkromatografiekstrakherbapegagan(Centellaasiatica) yang berefekantihipertensi. Bul. Warta TumbuhanObat IndonesiaI(2) : 37-39. Prapanza, I danMarianto L. A. 2003.KhasiatdanManfaatSambiloto RajaPahitPenakluk Aneka Penyakit.AgromediaPustaka. Jakarta Pratiwi, E. 2010. Perbandingan Metode Maserasi, Remaserasi, Perkolasi dan Reperkolasi Dalam Ekstrasi Senyawa Aktif Andrographolide Dari Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata (Burn.f.) Nees). Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. PT. JapfacomfeedindonesiaTbk, 2012. MB 202 (pedaging) dan 404 (petelur).Poultry breedingdivision. Lampung Rahayu, I. Sudaryani, I. dan Santoso, H. 2011. PanduanLengkapAyam. PenebarSwadaya. Jakarta. Rasyaf, M. 2004. MakananAyam Broiler.PenebarSwadaya. Jakarta. Rasyaf, M. 2012. BeternakAyamPedaging. PenebarSwadya, Jakarta. Sagala, W. 2011.Analisisbiayapakandanperformasapipotong local padaransumhijauantinggi yang disuplementasiekstraklerak PERPUSTAKAAN UMUKA


40 (sapindusrarak).SkripsiFakultasPeternakan, InstitutPertanian Bogor, Bogor. Santoso, H. danTitikSudaryani.2009. PemeliharaanAyamPedagingHari per Hari di KandangPanggung Terbuka.PenebarSwadya. Jakarta. PERPUSTAKAAN UMUKA


41 Suarjaya dan M. Nuriyasa. 2010. Pengaruh Ketinggian Tempat (Altitiude) dan - Tingkat Energi Rensum Terhadap Penampilan Ayam Buras Super Umur 2- 7 Minggu. Skripsi Fakultas Peternakan, Universitas Udayana Denpasar. Syamsuhidayat, S. S. and Hutapea, J.R. 1991.InventarisTanamanObat Indonesia,edisikedua.DepartemenKesehatan RI, Jakarta. Syifaiyah, 2008.Analisis Usaha PemberianEkstrakPegaganPadaAyam Broiler. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Malang. Wahju, J. 2004. IlmuNutrisiUnggas. GadjahMada University Press, Yogyakarta. Winarto, W. P.2003. Sambiloto: Budi DayadanPemanfaatanuntukobat. PenebarSwadaya. Jakarta. PERPUSTAKAAN UMUKA


42 LAMPIRAN Lampiran 1. Rata-rata Konsumsi Air Minum (ml/ekor/hari) Perlakuan M- 1 M - 2 M – 3 M – 4 Jumlah (ml/ekor/hari) Rata - Rata (ml/ekor/hari) ml/ekor/hari T0 – 1 119,49 174,06 293,54 471,46 1058,55 264,64 T0 – 2 107,37 177,51 298,46 481,25 1064,59 266,15 T0 – 3 119,6 177,2 311,23 452 1060,03 265,01 Rata – Rata 115,49 176,26 301,08 468,24 1061,06 265,26 T1 – 1 126,2 192,54 300,86 422,67 1042,27 260,57 T1 – 2 107,83 179,31 289,57 424,00 1000,71 250,18 T1 – 3 112,6 170,97 279,20 385,17 947,94 236,98 Rata – Rata 115,54 180,94 289,88 410,61 996,97 249,24 T2 – 1 107,66 174,71 318,71 441,33 1042,42 260,60 T2 – 2 98,09 145,77 279,23 424,17 947,25 236,81 T2 – 3 112,09 171,71 285,11 390,97 959,88 239,97 Rata – Rata 105,94 164,07 294,35 418,82 983,18 245,80 T3 – 1 121,34 161,77 315,34 515,63 1114,08 278,52 T3 – 2 107,11 171,2 301,77 351,00 931,08 232,77 T3 – 3 121,66 191,23 315,63 453,67 1082,19 270,55 Rata – Rata 116,70 174,73 310,91 440,10 1042,45 260,61 PERPUSTAKAAN UMUKA


43 Lampiran 2. Rata-rata Konsumsi Pakan (g/ekor/hari) Perlakuan M-1 M-2 M-3 M-4 Jumlah (gr/ekor/hari) Rata-Rata (gr/ekor/hari gr/ekor/hari T0-1 36.14 66.86 98.64 146.5 348.14 87.04 T0-2 38.94 70.29 101.14 145.36 355.73 88.93 T0-3 37 65.43 100.79 144.58 347.80 86.95 Rata-Rata 37.36 67.53 100,19 145,48 350.56 87.64 T1-1 37.14 69.71 101.07 120.77 328.69 82.17 T1-2 37.14 70.43 101.57 111.79 320.93 80.23 T1-3 37.29 69.71 100.79 122.27 330.06 82.51 Rata-Rata 37.19 69.95 101.14 118.28 326.56 81.64 T2-1 34.29 65.60 98.64 120.27 318.80 79.70 T2-2 32.86 64.43 99.07 130.00 326.36 81.59 T2-3 36.43 64.20 92.50 129.60 322.73 80.68 Rata-Rata 34.52 64.74 96.74 126.62 322.63 80.66 T3-1 33.64 67.06 97.00 137.04 328.34 85.19 T3-2 35.00 65.40 96.38 139.58 344.75 84.09 T3-3 37.86 66.71 97.17 140.42 345.16 85.29 Rata-Rata 35.83 66.62 96.85 139.01 339.42 84.86 PERPUSTAKAAN UMUKA


44 Lampiran 3.Data Bobot Badan Ayam Broiler Perlakuan BB Awal (Umur 4 hari) BB Akhir (Umur 32 hari) Gain ADG T0 – 1 106 1511 1405 50.18 T0 – 2 117 1543 1426 50.93 T0 – 3 106 1562 1456 52,00 Rata – Rata 109,67 1538,67 1429,00 51,04 T1 – 1 110 1598 1488 53.14 T1 – 2 104 1671 1567 55.96 T1 – 3 107 1558 1451 51.82 Rata – Rata 107 1609 1502 53,64 T2 – 1 104 1589 1485 53.04 T2 – 2 107 1501 1394 49.79 T2 – 3 106 1530 1424 50,86 Rata – Rata 105,67 1540,00 1434,33 51,23 T3 – 1 109 1648 1539 54.82 T3 – 2 111 1604 1493 53.28 T3 – 3 114 1576 1462 52.4 Rata – Rata 111,33 1609,33 1498,00 53,50 PERPUSTAKAAN UMUKA


45 Lampiran 4.KonversiPakan Perlakuan Konsumsi (gr/ekor/hari ADG(gr/ekor/hari) FCR T0-1 87.04 50.19 1.73 T0-2 88.93 50.91 1.75 T0-3 86.95 52 1.67 Rata-Rata 87.64 51.03 1.72 T1-1 82.17 53.14 1.55 T1-2 80.23 55.96 1.43 T1-3 82.51 51.82 1.59 Rata-Rata 81.64 53.64 1.52 T2-1 79.70 53.04 1.50 T2-2 81.59 49.79 1.64 T2-3 80.68 50.86 1.59 Rata-Rata 80.66 51.23 1.58 T3-1 85.19 54.82 1.55 T3-2 84.09 53.28 1.58 T3-3 85.29 52.4 1.63 Rata-Rata 84.86 53.50 1.59 PERPUSTAKAAN UMUKA


46 Lampiran 5. PerhitunganFeed Cost Per Gain Perlakuan Konsumsi Pakan PBBH Konversi Pakan Biaya Pemeliharaan FCG (Rp/g) g/ekor/hari T-0 U-1 87,04 50,19 1,73 8560 14.808,8 U-2 88,93 50,91 1,75 8560 14.980 U-3 86,95 52 1,67 8560 14.295,2 Rata-Rata 87,64 51,03 1,72 8560 14.723,20 T-1 U-1 82,17 53,14 1,55 10474,0 16.234,68 U-2 80,23 55,96 1,43 10401,3 14.873,8 U-3 82,51 51,82 1,59 10308,9 16.391,09 Rata-Rata 81,64 53,64 1,52 10394,7 15.833,19 T-2 U-1 79,70 53,04 1,50 10474,2 15.711,3 U-2 81,59 49,79 1,64 10307,7 16.904,58 U-3 80,68 50,86 1,59 10329,8 16.424,37 Rata-Rata 80,66 51,23 1,58 10370,6 16.346,75 T-3 U-1 85,19 54,82 1,55 10599,6 16.429,44 U-2 84,09 53,28 1,58 10279,4 16.241,44 U-3 85,29 52,4 1,63 10543,9 17.186,48 Rata-Rata 84,86 53,50 1,59 10474,3 16.619,12 PERPUSTAKAAN UMUKA


47 Lampiran 6. Analisis Total Feed Cost (Biaya Pakan) Perlakuan Ulangan Konsumsi Pakan Lama Pemeliharaan Harga Pakan Per Gram (Rp) Biaya Pakan (Rp) T0 1 87,04 28 8,56 20.861,75 2 88,93 28 8,56 21.314,74 3 86,95 28 8,56 20.840,18 Rata-rata 87,64 28 8,56 21.005,56 T1 1 82,17 28 8,56 19.694,51 2 80,23 28 8,56 19.229,53 3 82,51 28 8,56 19.776,00 Rata-rata 81,64 28 8,56 19.566,68 T2 1 79,70 28 8,56 19.102,50 2 81,59 28 8,56 19.555,49 3 80,68 28 8,56 19.337,38 Rata-rata 80,66 28 8,56 19.331,79 T3 1 85,19 28 8,56 20.418,34 2 84,09 28 8,56 20.154,69 3 85,29 28 8,56 20.442,31 Rata-rata 84,86 28 8,56 20.338,45 PERPUSTAKAAN UMUKA


48 Lampiran 7. Analisis Total Feed Cost (Biaya Ekstrak) Perlakuan Ulangan Konsumsi Air Minum Konsumsi Ekstrak Harga ekstrak Per ml (Rp) Biaya Ekstrak (Rp) T0 1 264,64 0 0 0 2 266,15 0 0 0 3 265,01 0 0 0 Rata-rata 265,26 0 0 0 T1 1 260,57 72,96 25 1.823,99 2 250,18 70,05 25 1.751,26 3 236,98 66,35 25 1.658,86 Rata-rata 249,24 69,79 25 1.744,70 T2 1 260,60 72,97 25 1.824,20 2 236,81 66,31 25 1.657,67 3 239,97 67,19 25 1.679,79 Rata-rata 245,80 68,82 25 1.720,55 T3 1 278,52 77,99 25 1.949,64 2 232,77 65,18 25 1.629,39 3 270,55 75,75 25 1.893,85 Rata-rata 260,61 72,97 25 1.824,29 PERPUSTAKAAN UMUKA


49 Lampiran 8. Analisis Total Feed Cost ( Biaya Pakan + Ekstrak) Perlakuan Ulangan Biaya Pakan (Rp) Biaya Ekstrak (Rp) Biaya Pakan+ Ekstrak (Rp) T0 1 20.861,75 0 20.861,75 2 21.314,74 0 21.314,74 3 20.840,18 0 20.840,18 Rata-rata 21.005,56 0 21.005,56 T1 1 19.694,51 1.823,99 21.518,50 2 19.229,53 1.751,26 210.980,79 3 19.776,00 1.658,86 21.434,86 Rata-rata 19.566,68 1.744,70 21.311,38 T2 1 19.102,50 1.824,20 20.926,70 2 19.555,49 1.657,67 21.213,16 3 19.337,38 1.679,79 21.017,17 Rata-rata 19.331,79 1.720,55 21.052,34 T3 1 20.418,34 1.949,64 21.624,97 2 20.154,69 1.629,39 22.287,41 3 20.442,31 1.893,85 22.575,84 Rata-rata 20.338,45 1.824,29 22.162,74 PERPUSTAKAAN UMUKA


50 Lampiran 9.Income Over Feed Cost (IOFC) Perlakuan Ulangan Penerimaan (Rp) Biaya pakan (Rp) IOFC (Rp) Indeks IOFC T0 1 30.975,5 20.861,75 10.113,75 1,48 2 31.631,5 21.314,74 10.316,76 1,48 3 32.021,0 20.840,18 11.180,82 1,54 Jumlah 31.611,33 Rata-rata 10.537,11 1,50 T1 1 32.759,0 21.518,60 11.240,50 1,52 2 34.255,5 20.980,79 13.274,71 1,63 3 31.939,0 21.434,86 10.504,14 1,49 Jumlah 35.019,35 Rata-rata 11.673,12 1,55 T2 1 32.574,5 20.926,70 11.647,80 1,56 2 30.770,5 21.213,17 9.557,34 1,45 3 31.365,0 21.017,17 10.347,83 1,49 Jumlah 31.552,97 Rata-rata 10.517,66 1,50 T3 1 33.784,0 21.624,97 12.159,03 1,56 2 32.882,0 22.287,41 10.594,59 1,48 3 32.308,0 22.575,84 9.732,16 1,43 Jumlah 32.485,78 Rata-rata 10.828,59 1,49 PERPUSTAKAAN UMUKA


51 Lampiran10. SPSS KonsumsiAirMinum PERPUSTAKAAN UMUKA


52 Lampiran11. SPSS KonsumsiPakan Descriptives Konsumsi_Pakan N Mean Std. Deviation Std. Error 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound Minimum MaximumT0 3 87.6400 1.11808 .64552 84.8625 90.4175 86.95 88.93 T1 3 81.6367 1.23001 .71015 78.5811 84.6922 80.23 82.51 T2 3 80.6567 .94522 .54572 78.3086 83.0047 79.70 81.59 T3 3 84.8567 .66583 .38442 83.2026 86.5107 84.09 85.29 Total 12 83.6975 3.00517 .86752 81.7881 85.6069 79.70 88.93 ANOVA Konsumsi_Pakan Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups (Combined) 91.142 3 30.381 29.641 .000 Linear Term Contrast 13.057 1 13.057 12.739 .007 Deviation 78.085 2 39.042 38.092 .000 Within Groups 8.200 8 1.025 Total 99.342 11 Konsumsi_Pakan Duncana perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 2 3 T2 3 80.6567 T1 3 81.6367 T3 3 84.8567 T0 3 87.6400 Sig. .270 1.000 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.000. PERPUSTAKAAN UMUKA


53 Lampiran 12. SPSSKonversiPakan Descriptives FCR N Mean Std. Deviation Std. Error 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound Minimum Maximum T0 3 1.7167 .04163 .02404 1.6132 1.8201 1.67 1.75 T1 3 1.5233 .08327 .04807 1.3165 1.7302 1.43 1.59 T2 3 1.5767 .07095 .04096 1.4004 1.7529 1.50 1.64 T3 3 1.5867 .04041 .02333 1.4863 1.6871 1.55 1.63 Total 12 1.6008 .09110 .02630 1.5430 1.6587 1.43 1.75 ANOVA FCR Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups (Combined) .061 3 .020 5.272 .027 Linear Term Contrast .017 1 .017 4.435 .068 Deviation .044 2 .022 5.690 .029 Within Groups .031 8 .004 Total .091 11 FCR Duncana Perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 2 T1 3 1.5233 T2 3 1.5767 T3 3 1.5867 T0 3 1.7167 Sig. .264 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.000. PERPUSTAKAAN UMUKA


54 Lampiran13. SPSS Pertambahan Bobot Badan Descriptives ADG N Mean Std. Deviation Std. Error 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound Minimum MaximumT0 3 51.0333 .91128 .52613 48.7696 53.2971 50.19 52.00 T1 3 53.6400 2.11480 1.22098 48.3865 58.8935 51.82 55.96 T2 3 51.2300 1.65629 .95626 47.1155 55.3445 49.79 53.04 T3 3 53.5000 1.22491 .70720 50.4572 56.5428 52.40 54.82 Total 12 52.3508 1.83444 .52956 51.1853 53.5164 49.79 55.96 ANOVA ADG Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups (Combined) 17.924 3 5.975 2.503 .133 Linear Term Contrast 3.735 1 3.735 1.565 .246 Deviation 14.189 2 7.094 2.973 .108 Within Groups 19.093 8 2.387 Total 37.017 11 ADG Duncana Perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 T0 3 51.0333 T2 3 51.2300 T3 3 53.5000 T1 3 53.6400 Sig. .088 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.000. PERPUSTAKAAN UMUKA


55 Lampiran 14. SPSS HomogenitasBB Awal Descriptives BB_Awal N Mean Std. Deviation Std. Error 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound Minimum MaximumT0 3 109.6667 6.35085 3.66667 93.8903 125.4431 106.00 117.00 T1 3 107.0000 3.00000 1.73205 99.5476 114.4524 104.00 110.00 T2 3 105.6667 1.52753 .88192 101.8721 109.4612 104.00 107.00 T3 3 111.3333 2.08167 1.20185 106.1622 116.5045 109.00 113.00 Total 12 108.4167 3.94181 1.13790 105.9122 110.9212 104.00 117.00 BB_Awal Duncana Perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 T2 3 105.6667 T1 3 107.0000 T0 3 109.6667 T3 3 111.3333 Sig. .120 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.000. ANOVA BB_Awal Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups (Combined) 58.917 3 19.639 1.403 .311 Linear Term Contrast 2.017 1 2.017 .144 .714 Deviation 56.900 2 28.450 2.032 .193 Within Groups 112.000 8 14.000 Total 170.917 11 PERPUSTAKAAN UMUKA


56 Lampiran 15. SPSS Homogenitas BB Akhir Descriptives BB_Akhir N Mean Std. Deviation Std. Error 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound Minimum Maximum T0 3 1538.6667 25.77466 14.88101 1474.6389 1602.6945 1511.00 1562.00 T1 3 1609.0000 57.29747 33.08071 1466.6652 1751.3348 1558.00 1671.00 T2 3 1540.0000 44.84417 25.89080 1428.6009 1651.3991 1501.00 1589.00 T3 3 1609.3333 36.29509 20.95498 1519.1713 1699.4953 1576.00 1648.00 Total 12 1574.2500 51.50838 14.86919 1541.5231 1606.9769 1501.00 1671.00 ANOVA BB_Akhir Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups (Combined) 14632.917 3 4877.639 2.682 .118 Linear Term Contrast 3067.350 1 3067.350 1.686 .230 Deviation 11565.567 2 5782.783 3.179 .096 Within Groups 14551.333 8 1818.917 Total 29184.250 11 BB_Akhir Duncana Perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 T0 3 1538.6667 T2 3 1540.0000 T1 3 1609.0000 T3 3 1609.3333 Sig. .093 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.000. PERPUSTAKAAN UMUKA


57 Lampiran 16. Rata-rata Suhu Kandang. TANGGAL SUHU RATA2 PAGI SIANG MALAM 25-Mar-22 27,5 32,5 29 29,7 26-Mar-22 30,5 30,5 29 30,0 27-Mar-22 31 34 30 31,7 28-Mar-22 31 34,5 30 31,8 29-Mar-22 30,5 33,5 31 31,7 30-Mar-22 31 33 31,5 31,8 31-Mar-22 31 33 30 31,3 01-Apr-22 31 32 30 31,0 02-Apr-22 30 33 31 31,3 03-Apr-22 31 32 31 31,3 04-Apr-22 29 31 31 30,3 05-Apr-22 30 31 29 30,0 06-Apr-22 28 31 30 29,7 07-Apr-22 28 31 30 29,7 08-Apr-22 30 32 30 30,7 09-Apr-22 29 30 29 29,3 10-Apr-22 30 31 28 29,7 11-Apr-22 30 32 30 30,7 12-Apr-22 29 31 29 29,7 13-Apr-22 29 30 28 29,0 14-Apr-22 28 32 29 29,7 15-Apr-22 27 31 30 29,3 16-Apr-22 29 32 28 29,7 17-Apr-22 30 33 30 31,0 18-Apr-22 30 33 30 31,0 19-Apr-22 30 32 29 30,3 20-Apr-22 29 31 30 30,0 21-Apr-22 29 32 28 29,7 22-Apr-22 28 31 29 29,3 23-Apr-22 30 33 30 31,0 24-Apr-22 29 33 29 30,3 25-Apr-22 29 32 30 30,3 PERPUSTAKAAN UMUKA


58 RIWAYAT HIDUP Rudi Saptono, dilahirkan di Karanganyar, Jawa Tengah, pada tanggal 13 September 2000. Putra dari Bapak Katino dan Ibu Tukinem, penulis merupakan anak pertama dan tunggal. Pendidikan Taman Kanak-Kanak di TK Ploso, Jumapolo Karanganyar, tamat pada tahun 2006. Pendidikan Sekolah Dasar di SDN 1 Ploso, Jumapolo Karanganyar, tamat pada tahun 2012. Pendidikan Sekolah Pertama di SMP N 2 Jumapolo Kranganyar, tamat pada tahun 2015. Pendidikan Sekolah Atas di SMA N Jumapolo Karanganyar, tamat pada tahun 2018. Padatahun 2020penulisterdaftarsebagaiMahasiswa Program StudiProduksiTernak Universitas Muhammadiyah Karanganyar danpadatanggal 6 Juli 2022PenulismempertahankanLaporanTugasAkhir (LTA) denganjudul “PengaruhPemberianEkstrakSambiloto (Andrographispaniculata) danPegagan (Centellaasiatica) Dalam Air MinumTerhadapIncome Over Feed CostAyam Broiler”. PERPUSTAKAAN UMUKA


Click to View FlipBook Version