SIMURP Newsletter
Media Informasi SIMURP Pertanian Vol. X | Juli 2020
HADAPI TATANAN
NORMAL YANG BARU
KEMBALI KE AKTIVITAS NORMAL DENGAN ANTISIPASI
PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA
Foto: Wellesley Institute
PENGURUS REDAKSI
Pengarah
KEPALA BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERTANIAN
Penanggung Jawab
KEPALA PUSAT PENYULUHAN PERTANIAN
Pimpinan Redaksi
KEPALA BIDANG PROGRAM DAN EVALUASI PENYULUHAN
Redaktur
ANDREAS NADIANTO, S.P.
Editor dan Penulis Naskah
NUR FAJARIYANTINI, S.E.
DONNY SUPRIYANTO
Desain Grafis
PARASTIKA HEAVI NUR ANGGREANY, S.HUM.
RIZKY DONI KURNIAWAN, S.T.
Sekretariat
WAHYU YULIANTO, S.T.P
ANDHIKA SASTRAATMADJA, S.E.
MUHAMMAD GINNO EKO WIDODO, S.E.
Fotografer
AGUNG SETIAWAN
Penulis Artikel
TIM NPIU BPPSDMP
Edisi Dua bahasa, Juli 2020
Keterangan Hak Cipta Publikasi ini merupakan hak cipta penuh dan
dilindungi oleh SIMURP NPIU BPPSDMP sebagai
institusi pemrakarsa. Tidak ada bagian dari
publikasi ini yang diijinkan direproduksi dalam
bentuk apapun atau dengan cara apapun tanpa ijin
tertulis sebelumnya dari institusi pemrakarsa.
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI | HAL. 03
SALAM REDAKSI | HAL. 03
LAPORAN UTAMA | hal. 04 - 07
Pembukaan dan Pembekalan Umum
Training of Trainer
ISU | hal. 10 - 15
Hadapi Tatanan Hidup Normal yang
Baru
SIMURP Dorong Pemanfaatan TIK untuk
Kegiatan Pertanian
Pembaca yang kami hormati, Our distinguished readers,
Sebagai upaya percepatan kegiatan di masa pandemi COVID-19, Training of As an effort to accelerate activities during the COVID-19 pandemic, SIMURP
Trainer (ToT) kegiatan SIMURP mulai dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Juli Training of Trainer (ToT) began to be implemented in the third week of July
2020. Dalam hal ini, NPIU BPPSDMP menyerahkan penentuan metode pelaksanaan, 2020. In terms of the training, AAEHRD NPIU leaves the decision regarding
yang terdiri atas: (i) pelatihan tatap muka konvensional dan (ii) e-learning, pada training arrangement, i.e. (i) conventional face-to-face meeting and (ii) e-
dinas setempat karena perbedaan kebijakan pembatasan sosial di masing-masing learning, at the local office due to effective social restriction policies that may
wilayah. Yang terpenting, NPIU BPPSDMP akan mendukung segala bentuk upaya vary in each region. The point is, the AAEHRD NPIU will support any efforts to
percepatan kegiatan selama tetap berpedoman pada protokol ketat pencegahan accelerate activities as long as it is running under strict protocols to prevent
COVID-19. COVID-19.
Adanya pandemi COVID-19 di Indonesia telah memaksa kita melakukan transformasi The COVID-19 in Indonesia has forced us to run toward digital transformation.
digital. Sistem kerja pun turut menyesuaikan dengan memanfaatkan aplikasi seperti Our work arrangement also has to adapt to the situation. We have been
Zoom untuk rapat dan koordinasi, penyimpanan data online atau cloud di mana staf arranging meetings and coordination virtually using video conference
dapat mengakses dokumen kapan pun di mana pun dengan koneksi internet, dan application like Zoom, and utilizing online or cloud data storage where staff
lain sebagainya. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah dengan adanya can access documents anytime anywhere with an internet connection, and so
transformasi digital maka pengaturan kerja berbasis kantor yang selama ini on. This situation raises the question, will digital transformation replace the
diterapkan dapat tergantikan? Dengan penuh pertimbangan, jawaban kami adalah office-based workstation that has been our normalcy for centuries? After very
belum. careful consideration, we have to say that our answer is not yet.
Kehadiran teknologi seperti video conference membantu Technology like video conference allows us to keep coordinative activities
koordinasi tetap berjalan, namun belum sampai pada tahap going, but it has yet to replace office-based workstation, especially given the
menggantikan terutama jika mempertimbangkan lanskap fact that our office is still dominated by senior aged staff. Therefore, we
pekerja kami yang masih didominasi orang lama. Oleh sebab consider work from the office (WFO) is still relevant with a rotating attendance
itu, kami tetap memberlakukan sistem bekerja di kantor of only 50% staff tops per office room every day.
(WFO) dengan kehadiran bergilir di mana setiap harinya
kapasitas ruangan kantor maksimal diisi oleh 50% staf saja. Agriculture shall never stop. However, health and safety of all the project
implementers remain our priority. Welcoming the new normal, we hope that
Pertanian memang tidak boleh berhenti. Namun, everyone will be ready to go back to their activities the way it was before the
kesehatan dan keselamatan kerja seluruh petugas pandemic while taking extra measures in applying the new normal protocols
SIMURP tetap menjadi prioritas kami. Menyongsong recommended by the government.
periode normal yang baru, kami berharap agar
seluruh pembaca dan pelaksana SIMURP siap Finally, we wish you good work days and may we all are always in His blessings.
berkegiatan layaknya sebelum pandemi datang,
namun tentunya dengan mengikuti protokol new SIMURP Project Director
normal yang dianjurkan pemerintah. Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc.
Akhir kata, kami ucapkan selamat bertugas dan SALAM REDAKSI
semoga kita semua selalu ada dalam lindungan-
Nya.
Direktur Proyek SIMURP
Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc.
LAPORAN UTAMA
PEMBUKAAN DAN
PEMBEKALAN UMUM
TRAINING OF TRAINER
Nur Fajariyantini
Foto: Dok. NPIU BPPSDMP HALAMAN 06
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian membuka kegiatan Training of Trainer
SIMURP Newsletter
Foto: Dok. NPIU BPPSDMP
Pembukaan Training of Trainer disiarkan langsung dari Agriculture Operational Room BPPSDMP
U ntuk memaksimalkan program Fokus kegiatan yang dilaksanakan oleh
Strategic Irrigation Modernization and Pusat Penyuluhan Pertanian adalah Climate
Urgent Rehabilitation Project Smart Agriculture (CSA),” tuturnya.
(SIMURP), Kementerian Pertanian
Dedi menambahkan, proyek SIMURP
memberikan pembekalan Training Of sejalan dengan arah kebijakan Kementerian
Pertanian yang difokuskan pada tiga tujuan
Trainer (ToT) untuk penyuluh, Kamis pembangunan pertanian. Tepatnya,
penyediaan pangan bagi 267 juta rakyat
(23/07/2020). Peserta ToT berasal dari 8 Indonesia, meningkatkan kesejahteraan
petani, dan meningkatkan ekspor.
provinsi yang menjadi lokasi SIMURP dan
“Sedangkan salah satu program utama
berjumlah 362 orang.
Pembukaan dan pembekalan umum ToT
disiarkan langsung dari Agriculture
Operation Room (AOR) BPPSDMP. Dalam Kementerian Pertanian untuk mewujudkan
acara yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal pembangunan pertanian adalah
Kementerian Pertanian, Momon Rusmono, memperkuat peran Komando Strategis
Kepala Badan Penyuluhan dan Pembangunan Pertanian atau Kostratani,”
Pengembangan SDM Pertanian, hadir ujarnya.
Kostratani adalah pusat kegiatan
menyampaikan sambutan dan arahan,
didampingi oleh Sekretaris Badan PPSDMP, pembangunan pertanian tingkat
dan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian. kecamatan. Kostratani berperan sebagai
Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan optimalisasi tugas, juga menjalankan fungsi
Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dan peran Balai Penyuluhan Pertanian
Kementan, Dedi Nursyamsi, SIMURP (BPP) dengan memanfaatkan IT dalam
merupakan proyek yang berbasis di daerah mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
irigasi dan daerah rawa. Tujuannya, untuk Menurutnya, BPPSDMP melalui
meningkatkan Intensitas Pertanaman (IP), Kostratani menjadi salah satu kunci
meningkatkan pendapatan petani, serta kesuksesan pembangunan pertanian untuk
mengurangi emisi gas rumah kaca. memastikan ketahanan pangan. Dengan
“Proyek SIMURP tersebar di 8 provinsi demikian, BPPSDMP mendukung semua
dan 16 kabupaten, yaitu Provinsi Sumatera program serta kegiatan yang bertujuan
Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa untuk meningkatkan produksi dan
Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, produktivitas pertanian.
Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Untuk mencapai tujuan tersebut,
SIMURP Newsletter HALAMAN 05
BPPSDMP melalui SIMURP fokus pada budidaya pertanian menggunakan metode
CSA mampu mendorong kegiatan pertanian
penerapan budidaya Pertanian Cerdas berkelanjutan dan memastikan ketahanan
pangan.
Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA).
Mengenai pelatihan ToT, Momon Rusmono
Diseminasi teknologi budidaya pertanian mengatakan kegiatan ini dilaksanakan pada
rentang periode minggu ketiga di bulan Juli
dilaksanakan melalui tiga tingkat pelatihan hingga minggu kedua bulan Agustus 2020
dengan metode tatap muka dan e-learning.
yaitu Training of Master (ToM), Training of
“ToT bertujuan untuk meningkatkan
Trainer (ToT), dan Training of Farmer (ToF). pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta
tentang CSA, serta menyiapkan peserta
Untuk tahun 2020, kegiatan SIMURP sebagai pelatih atau fasilitator untuk Training
of Farmer (ToF),” ujarnya.
terdiri atas ToT, ToF, dan Penguatan BPP
Sedangkan Kepala Pusat Penyuluhan
dalam Mendukung Kostratani. Salah satu Pertanian BPPSDMP Kementan, Leli Nuryati,
yang juga panitia penyelenggara ToT SIMURP,
bentuk dukungan SIMURP terhadap mengataan kegiatan CSA SIMURP adalah
tindakan adaptasi dan mitigasi perubahan
Kostratani yaitu pengadaan 56 unit sarana iklim global.
prasarana IT pada tahun 2020 di BPP lokasi “Agar kegiatan SIMURP-CSA berjalan baik,
perlu dukungan sumber daya manusia
SIMURP,” jelasnya. pertanian seperti penyuluh, petugas dan
petani, yang handal. Oleh karena itu,
Sementara Sekretaris Jenderal pengetahuan dan keterampilan mereka perlu
ditingkatkan,” katanya.
Kementerian Pertanian Momon Rusmono
Dijelaskannya, kegiatan TOT-CSA Proyek
mengatakan, Proyek SIMURP merupakan SIMURP ini adalah tindak lanjut dari kegiatan
TOM-CSA Proyek SIMURP yang telah
integrasi dari 4 Kementerian/Lembaga, dilaksanakan tahun 2019 lalu.
yaitu BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat,
Kementerian Dalam Negeri, dan
Kementerian Pertanian.
“Salah satu kegiatan SIMURP adalah
menerapkan Climate Smart Agriculture
(CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim
menggunakan prinsip budidaya pertanian
yang adaptif terhadap perubahan iklim,
hemat air, serta meningkatkan produksi
pertanian,” ujarnya.
Momon menambahkan, di tengah
kondisi perubahan iklim yang kian ekstrem,
Foto: Dok. NPIU BPPSDMP HALAMAN 06
Peserta Training of Trainer di Jawa Barat antusias mengikuti rangkaian acara pembukaan
SIMURP Newsletter
E/ Opening and General Briefing of Training of Trainer
diterjemahkan oleh AAEHRD NPIU is Climate Smart Agriculture Secretary General of the Ministry of
(CSA)," he said. Agriculture, Momon Rusmono, continued that
Parastika Heavi Nur Anggreany SIMURP is an integrated project involving 4
Dedi added that SIMURP is in line with the Ministries/Agencies, namely the National
I n an effort to give the most advantage MoA’s policy direction which focuses on Development Planning Agency, Ministry of
of Strategic Irrigation Modernization three agricultural development goals, Public Works and Housings, Ministry of Home
and Urgent Rehabilitation Project namely providing food for 267 million Affairs and Ministry of Agriculture.
(SIMURP) to their beneficiaries, the Ministry Indonesians, improving farmer welfare and
of Agriculture provided extension workers promoting exports. “The application of CSA proposed by
with Training of Trainer on Thursday SIMURP is using cultivation principles that
(07/23/2020). ToT participants of 362 “To accomplish agricultural development, are adaptive to climate change, save water,
extension workers are coming from 8 one of the MoA’s primary program is through and increase crop production,” he said.
provinces of SIMURP project location. enforcing the Strategic Command for
Agricultural Development or Kostratani,” he He added that amid the extreme climate
The opening and general briefing of ToT said. change, cultivation using the CSA methods
were broadcasted live from the AAEHRD’s will promote agricultural sustainability and
Agriculture Operation Room (AOR). In the Kostratani is the center for agricultural
event officially opened by the Secretary development concentrated at sub-district ensure food seFcuortitoy:. NPIU BPPSDMP
General of the Ministry of Agriculture, Dr. Ir. levels. Kostratani will take a role as task
Momon Rusmono, MS., Director General of optimization, as well as carrying out the With regard to the ToT, Momon Rusmono
the AAEHRD, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, functions and roles of the Agricultural informed that the event will be held from the
M.Agr. delivered welcoming speech and Extension Center (BPP) by utilizing IT in third week of July to the second week of
directives, accompanied by the Secretary of realizing national food sovereignty. August 2020, using both face-to-face
the AAEHRD and Director of Center for arrangement and e-learning.
Agricultural Extension. According to the Director General, the
AAEHRD through Kostratani is one of the key “ToT aims to improve the participants’
According to the Director General of the successes toward agricultural development knowledge, skills and perception about CSA,
AAEHRD, SIMURP is a project based in to ensure food security. Therefore, AAEHRD as well as to prepare them to be the trainers
irrigation and swamp areas. The goal is to shall support any programs aiming to for the upcoming Training of Farmer (ToF),”
increase crop intensity (IP), increment of increase agricultural production and he added.
farmers' income, and reduce greenhouse productivity.
gas emissions. Echoing the Secretary General, the Director
To achieve this goal, AAEHRD through of the Center for Agricultural Extension, Leli
“SIMURP project location is spread across SIMURP is focusing on the application of Nuryati, added that SIMURP’s CSA is an action
16 districts within 8 provinces including Climate Smart Agriculture (CSA). The CSA that will adapt to and mitigate global climate
North Sumatra, South Sumatra, West Java, cultivation technology is disseminated change.
Central Java, East Java, Central through three-tiered training, namely
Kalimantan, South Sulawesi and West Nusa Training of Masters (ToM), Training of “For SIMURP’s CSA implementation to run
Tenggara Provinces. The main program run Trainers (ToT) and Training of Farmer (ToF). well, we need support from reliable
by the Center for Agricultural Extension or agricultural human resources including
"For the year 2020, SIMURP activity items extension workers, farmers, and officers.
include ToT, ToF and Strengthening of BPP to Therefore, we must improve their capacities.”
support Kostratani. The support from SIMURP she said.
takes form in the provision of IT utilities for 56
BPPs in SIMURP locations," he explained. She further added that ToT is the next
phase after Training of Master that was
formerly held in 2019.
SIMURP Newsletter HALAMAN 07
NEW
EMBRACING THE WAY OF
NORMAL
COVID 19
Foto: Pexels.com/Jonathan Borba
“We sense that
‘normal’ isn’t
coming back, that
we are being born
into a new normal:
a new kind of
society, a new
relationship to the
earth, a new
experience of being
human.”
CHARLES EISENSTEIN
ISU
Foto: Dok. NPIU BPPSDMP
Kegiatan di Sekretariat SIMURP NPIU BPPSDMP tetap berlangsung dengan menerapkan protokol pencegahan COVID-19
HADAPI TATANAN S ejak dikonfirmasinya kasus pertama infeksi virus corona
NORMAL YANG di Indonesia pada awal Maret 2020, upaya
BARU penanggulangan seperti pembatasan sosial dilakukan
pemerintah untuk meredam dampak dari pandemi COVID-19 di
Tri Fauziah Astarini berbagai sektor. Akibatnya tak hanya pada sektor kesehatan,
hampir seluruh sektor terdampak. Pembatasan aktivitas
masyarakat berpengaruh pada aktivitas bisnis yang kemudian
berimbas pada melemahnya perekonomian.
Dari berbagai sumber menyebutkan dampak pertama di
masa pandemi ini membuat konsumsi rumah tangga atau daya
beli yang merupakan penopang 60 persen terhadap ekonomi
jatuh cukup dalam. Hal ini dibuktikan dengan data dari BPS
yang mencatatkan bahwa konsumsi rumah tangga turun dari
5,02 persen pada kuartal I 2019 menjadi 2,84 persen.
Dampak dari pandemi menimbulkan adanya ketidakpastian
yang berkepanjangan sehingga investasi ikut melemah dan
berimplikasi pada terhentinya usaha. Akibatnya, seluruh dunia
mengalami pelemahan ekonomi sehingga menyebabkan harga
komoditas turun dan ekspor Indonesia ke beberapa negara juga
terhenti.
SIMURPNNewewslseltettetrer HALAMAN 10
Ketika vaksin
masih belum
tersedia sebagai
tameng, yang
dapat kita
lakukan adalah
melakukan upaya
pencegahan
sebaik mungkin.
Menyikapi persoalan tersebut, maka Kementerian Pertanian juga senantiasa
pemerintah memutuskan untuk menekankan agar seluruh elemennya tetap
menerapkan tatanan hidup baru atau New melangsungkan kegiatan dengan
Normal di masa COVID-19. Tatanan hidup menerapkan protokol ketat pencegahan
baru merupakan perubahan perilaku untuk COVID-19, termasuk pula SIMURP.
tetap menjalankan aktivitas normal namun Pengecekan suhu tubuh wajib dilakukan
ditambahkan penerapan protokol kesehatan untuk staf di ruangan maupun pengunjung.
guna mencegah terjadinya penularan Tersedia pula hand sanitizer, masker, dan
COVID-19. Selama belum ada obat atau face shield bagi staf. Penyemprotan ruangan
vaksin pencegah, maka new normal dan dengan disinfektan dilakukan secara rutin.
social distancing adalah pilihan terbaik Selain itu, untuk menjaga imun dari dalam
untuk tetap menjaga kestabilan tubuh disediakan pula Vitamin C. Yang tidak
perkembangan ekonomi dan keselamatan kalah penting, dianjurkan agar staf tidak
warga. duduk berdekatan.
Memang belum ada jaminan pasti bahwa Virus korona yang menjadi biang pandemi
penerapan new normal bisa menghindarkan memang hidup di sekitar kita, bahkan
masyarakat dari infeksi virus corona, namun mempengaruhi dan mengubah kehidupan
tindakan ini perlu dilakukan untuk menjaga yang sebelumnya kita tahu. Ketika vaksin
keseimbangan ekonomi masyarakat masih belum tersedia sebagai tameng, yang
Indonesia. Hampir di seluruh tatanan hidup dapat kita lakukan adalah melakukan upaya
masyarakat Indonesia saat ini telah pencegahan yang terbaik. Membangun
dilengkapi dengan protokol kesehatan kebiasaan yang baru memang perlu banyak
pencegahan COVID-19 termasuk di penyesuaian. Namun jika terus dilakukan
transportasi umum, rumah makan, sampai dengan disiplin, potensi penyebaran virus
di ruang kerja. corona dapat diminimalisir secara masif.
SIMURPNNewewslseltettetrer HALAMAN 11
While vaccines are still yet to be available to
shield us, the only thing left for us to do is to
prevent it to the best of our abilities.
E/ EMBRACING THE NEW NORMAL
S ince the first case of coronavirus option there is to maintain economic stability Foto: pexels.com/Anne Shvets
detected in Indonesia in early March, and people’s safety.
countermeasures such as social
restriction have been enforced by the Implementing the new normal does not
government to reduce the impact that may give immediate guarantee that people will be
arise in many sectors. Not only in health, free from virus transmission, but this is a
almost all aspects in the country were necessary action to keep the country’s
slumply affected. The enforced social economy balanced. In almost every situation
restriction affects business activities which we have been equipped with COVID-19
eventually will weaken the economy. prevention protocols, including but not
limited to in public transportation,
Various sources mention that the first restaurants, even work spaces.
thing COVID-19 affects is pushing household
consumption or purchasing power, which The Ministry of Agriculture (MoA) also
accounts for 60 percent of the country’s recommends all of its elements, including
economy, to the ground. The evidence is SIMURP, to carry on with their activities while
brought by the Central Bureau of Statistics applying strict health protocols. Thermal
(BPS) who records that household scanning for workers and visitors is a must.
consumption fell from 5.02 percent in the first The workers are also provided with alcohol
quarter of 2019 to 2.84 percent. based hand sanitizer in the room, face masks
and shields. The rooms are regularly cleaned
The pandemic also led to prolonged and sprayed with disinfectant. To boost the
uncertainties, followed by weakening immune system, the workers are also
investment that may put businesses on halt. provided with Vitamin C. Last but not least,
The economy fell globally. As a result, the workers are strongly encouraged to
commodity prices fell and exports from maintain safe distance.
Indonesia had to stop.
Coronavirus, the global pandemic culprit,
To respond to the situation, the is living among us, affecting and changing
government has made an order for everyone our lives from what we once knew. While
to implement the New Normal. New Normal vaccines are still yet to be available to shield
refers to a change in behaviour to carry on us, the only thing left for us to do is to prevent
with normal activities pre COVID-19 with an it to the best of our abilities. Developing a
addition of applying health protocols to new habit does require efforts and
prevent the coronavirus transmission. As adjustments. However, if it’s done with
there still has been no drugs or vaccines to continuous discipline, virus spread can be
prevent the virus , new normal is the best minimized massively.
SIMURPNNewewslseltettetrer HALAMAN 12
NONREMWAL
starter pack
Masker
Masker merupakan pelindung paling esensial untuk menghindari
percikan air liur. Selalu gunakan masker saat beraktivitas. Jika
menggunakan masker non-medis, cuci masker setiap hari dengan sabun
antiseptik.
Hand sanitizer
Gunakan hand sanitizer terutama setelah memegang benda apapun.
Selalu siapkan hand sanitizer di dalam tas dan gunakan jika tidak bisa
mencuci tangan dengan air dan sabun.
Face shield
Gunakan face shield untuk perlindungan lebih pada area yang tidak tertutup
masker seperti mata. Tambahkan topi untuk melindungi bagian rambut. Dengan
padu padan busana yang tepat, dapat pula menambah kesan stylish pada gaya
anda.
Alat makan
Anjuran yang tidak kalah penting adalah menyiapkan alat makan
sendiri. Bawa kotak makan, sendok dan garpu serta tumbler untuk
menghindari potensi kontak virus melalui alat makan yang digunakan
bersama.
Helm
Jika anda adalah pejuang ojek online, usahakan tidak menggunakan
helm yang disediakan ojek untuk berjaga-jaga. Kita tidak tahu siapa
saja yang sudah memakai helm tersebut, bukan?
Pusat Penyuluhan Pertanian
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Kementerian Pertanian
SIMURP DORONG PEMANFAATAN
TIK UNTUK KEGIATAN PERTANIAN
Tri Fauziah Astarini Dalam perjalanannya, pertanian pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di
mengalami banyak perkembangan dari Indonesia, pemanfaatan TIK dalam kegiatan
berbagai sisi. Salah satu yang tengah pertanian kini semakin diperkuat. Dalam
berkembang di era revolusi industri 4.0 konteks pertanian, adanya sarpras TIK
adalah pemanfaatan Teknologi Informasi dimanfaatkan petani tidak hanya untuk
dan Komunikasi (TIK) ke dalam kegiatan memperoleh akses informasi terkait
pertanian. Banyak keuntungan yang kegiatan tanam, namun juga untuk
diperoleh dari pemanfaatan sarana dan memasarkan hasil tani.
prasarana (sarpras) TIK ini misalnya
kemudahan akses informasi mengenai cara Pemanfaatan sarpras IT pada masa
bercocok tanam yang baik, jenis pupuk, pandemi juga berguna untuk koordinasi
kesuburan tanah, kualitas air, hingga antara petani dan Kementerian Pertanian.
kondisi cuaca. Melalui peralatan teknologi Koordinasi mutlak harus dijaga agar
yang sesuai dan dukungan jaringan kebijakan dan dukungan dari kementerian
internet, seluruh informasi tersebut bisa dapat diketahui dan dirasakan oleh petani.
dengan mudah diakses oleh petani. Oleh sebab itu, Kementerian Pertanian
melalui SIMURP memberikan bantuan
Pada masa COVID-19 dan pemberlakuan berupa sarpras TIK yang ditempatkan di
SIMURPNewsletter HALAMAN 14
Balai Pelatihan Pertanian (BPP) lokasi dioptimalkan sebagai pusat data dan
proyek SIMURP. informasi, pusat gerakan pembangunan
pertanian, pusat pembelajaran, pusat
Kehadiran sarpras TIK di BPP diharapkan konsultasi agribisnis, dan pusat
akan menjadi permulaan dari upaya pengembangan jejaring kemitraan. Oleh
digitalisasi pertanian dalam menghadapi sebab itu, per tahun anggaran 2020, 56 dari
revolusi industri 4.0 pada tingkat total 76 BPP pada lokasi SIMURP akan
kecamatan. Fasilitasi sarpras TIK menerima bantuan sarpras TIK. Melalui
merupakan bentuk kegiatan penguatan BPP pemberian fasilitas ini diharapkan agar
SIMURP dalam mendukung Kostratani yang dapat mewujudkan optimalisasi tugas BPP
merupakan salah satu program utama guna mendukung pengembangan SDM
Kementerian Pertanian. pertanian maju, mandiri, dan modern.
Melalui Kostratani, peran BPP akan
E/ SIMURP TO SUPPORT ICT UTILIZATION
IN AGRICULTURE
T hroughout the years, agricultural policies and support from the ministry can be As of fiscal year
development comes in many shapes. acknowledged and felt by farmers. 2020, 56 out of 76
During current industrial revolution Therefore, the Ministry of Agriculture through
4.0 era, utilization of Information and SIMURP provided assistance in the form of SIMURP’s BPPs
Communication Technology (ICT) has ICT facilitation that will be placed at the will receive ICT
penetrated agricultural activities. There are Agricultural Extension Center in sub-district
a number of benefits from using ICT in level (BPP) of SIMURP project location. facilities.
agriculture, including easier access to find
information about farming best practices, The presence of ICT in BPP is expected to
proper fertilizers, soil fertility, water quality be the beginning of agricultural
and weather conditions. By using the right digitalization in facing industrial revolution
device with internet connection support, all 4.0 at the sub-district level. This provision of
the said information is within reach for ICT facilities is the manifestation of SIMURP’s
farmers. Strengthening of BPP to support Kostratani,
one of the Ministry of Agriculture’s primary
In times of pandemic and implementation programs.
of large scale social restrictions (PSBB) in
Indonesia, ICT in agriculture is now Through Kostratani, the role of BPP will be
increasingly being put forward. The ICT is optimized as a data and information center,
used by farmers not only to gain information agricultural development center, learning
about cultivation, but also to sell their center, agribusiness consulting center and
products. network development center. Therefore, as of
fiscal year 2020, 56 out of 76 SIMURP’s BPPs
The use of ICT facilities during the will receive ICT facilities. It is expected that
pandemic is also useful to bridge from this facilitation BPP’s roles will be fully
coordination between farmers and the optimized in order to support and improve
Ministry of Agriculture. This coordination human resources toward advanced,
shall be maintained to ensure that the independent, and modern agriculture.
SIMURPNewsletter HALAMAN 15