The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Unit M.71INS02.002.1 Memiliki Kemampuan Berkomunikasi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gunawanadip09, 2022-07-07 04:15:01

Modul Unit M.71INS02.002.1 Memiliki Kemampuan Berkomunikasi

Modul Unit M.71INS02.002.1 Memiliki Kemampuan Berkomunikasi

Bagian Depan: Bagian depan Laporan Praktik Keinsinyuran memuat paling tidak:
a. Halaman judul yang memuat nama perusahaan, periode praktik
keinsinyuran (tanggal, bulan dan tahun), nama peserta, identitas Program
Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI), lambang Universitas, bulan dan
tahun pengesahan laporan.
b. Lembar pengesahan yang diberi tanggal yang ditandatangani oleh
Pembimbing Lapangan, penanggung jawab program praktik keinsinyuran
di perusahaan dan dosen pembimbing.
c. Kata pengantar: salah satu komponen terpenting kata pengantar adalah
ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu peserta
dalam seluruh rangkaian kegiatan praktik keinsinyuran. Kata pengantar
diusahakan satu halaman.
d. Daftar isi

e. Daftar gambar

f. Daftar tabel

g. Daftar simbol dan singkatan (bila diperlukan)

h. Ringkasan eksekutif (executive summary)

Isi Laporan: Bagian utama laporan ini paling tidak memuat:

a. Pendahuluan yang memuat profil perusahaan.

b. Deskripsi proses pabrik/tempat praktik berdasarkan hasil observasi
peserta.

Perlu dicatat bahwa bagian ini merupakan hasil observasi dari sisi teknik
sehingga bukan sebagai reportase berita.

a. Ringkasan kegiatan praktik keinsinyuran yang isinya untuk tiap-tiap
kegiatan paling tidak:

b. Formulasi masalah

c. Rencana dan pemilihan solusi berdasarkan standar dan batasan

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 42

d. Penerapan solusi

e. Evaluasi hasil penerapan solusi

f. Rencana improvement

Bagian Akhir Laporan:
a. Daftar Pustaka
b. Lampiran: data lapangan, flow diagram, detail perhitungan dan

sebagainya.
c. Lampiran tugas studi kasus yang memuat detil penyelesaian salah satu

masalah yang dianggap paling signifikan selama praktik keinsinyuran.
Tugas studi kasus terdiri dari:
1) Judul

2) Latar Belakang (Pendahuluan): Bagian ini memuat problem statement
dari tugas.

3) Tujuan

4) Kajian Pustaka

5) Perancangan (konseptual dan detil)

6) Penerapan hasil rancangan

7) Evaluasi kinerja hasil penerapan

8) Improvement

9) Kesimpulan dan rekomendasi
2. Teknik Penulisan

a. Judul bab harus ditulis dengan huruf besar semua dan diatur supaya simetris,
dengan jarak 4 cm dari tepi atas.

b. Sub judul ditulis dengan huruf yang pertama setiap kata saja yang berwujud
huruf besar. Kalimat pertama sesudah sub judul dimulai dengan alinea baru.

c. Anak subjudul diketik mulai dari batas tepi kiri dan diberi garis bawah,

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 43

tetapi huruf yang pertama saja yang memakai huruf besar. Kalimat pertama
huruf yang pertama saja yang memakai huruf besar. Kalimat pertama
sesudah anak sub judul dimulai dengan alinea baru.
d. Judul dalam tingkatan yang lebih rendah. Kalau masih ada judul yang lebih
rendah, misalnya sub anak sub judul, maka pengetikannya dilakukan seperti
alinea baru, lalu diikuti dengan titik dan diberi garis bawah. Kalimat
pertama yang menyusul kemudian, diketik terus ke belakang dalam satu
baris dengan sub anak sub judul.
e. Perincian ke bawah
f. Jika pada penyusunan naskah ada perincian yang harus disusun ke bawah,
pakailah nomor urut dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat
perincian. Penggunaan garis hubung (-) yang ditempatkan di depan
perincian tidak dibenarkan.
g. Letak simetris
h. Gambar, daftar, persamaan, judul, dan sub judul diketik simetris terhadap
tepi kiri dan kanan.

3. Penomoran:
a. Halaman
1) Bagian depan laporan, dimulai dari halaman judul sampai ke executive
summary, diberi nomor halaman dengan angka Romawi kecil.
2) Isi laporan dan bagian belakang, mulai dari pengantar (BAB I) sampai ke
halaman terakhir, memakai angka Arab sebagai nomor halaman.
3) Nomor halaman ditempatkan di sebelah kanan atas, kecuali kalau ada
judul bab pada bagian atas halaman itu. Untuk halaman yang demikian
nomornya ditulis di sebelah tengah bawah.

b. Tabel
Tabel diberi nomor urut dengan angka Romawi besar. Tetapi kalau daftar

banyak jumlahnya, penomorannya disusun dengan menulis gabungan nomor bab
dan nomor urut gambar itu, misalnya Daftar III-12.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 44

4. Pengetikan:

a. Huruf

Naskah diketik dengan huruf berukuran 12 huruf per inch dan seluruh naskah
harus dipakau jenis huruf yang sama.

b. Jarak baris

Jarak antara 2 baris dibuat 1,5 atau 2 spasi
c. Batas tepi

Batas-batas pengetikan, ditinjau dari ukuran kertas diatur sebagai berikut:

1) Tepi atas : 4 cm

2) Tepi kiri : 4 cm

3) Tepi kanan : 3 cm

4) Tepi bawah : 3 cm

d. Pengisian ruangan
Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh, artinya

pengetikan harus dimulai dari batas tepi kiri sampai ke batas tepi kanan, dan jangan
sampai ada ruangan yang terbuang, kecuali jika akan mulai dengan alinea baru,
persamaan, daftar, gambar, sub judul, atau hal-hal yang khusus.

e. Alinea baru
Alinea baru dimulai pada ketikan yang ke 6 dari batas tepi kiri.

f. Permulaan kalimat
Bilangan, lambang, atau rumus kimia yang memulai kaimat, harus

ditulis dengan kata-kata.
g. Judul bab, sub judul, dan anak sub judul

B. Kontribusi Dalam Penggunaan Spesifikasi, Standar, dan Laporan Grafis
Dilakukan
Laporan grafis dan spesifikasi adalah dokumen utama yang digunakan oleh

kontraktor untuk menawar dan melaksanakan proyek. Spesifikasi adalah dokumen
tertulis yang sesuai dengan dokumen konstruksi dan menjelaskan bahan serta
metode instalasi. Mereka menjelaskan proyek yang akan dibangun, melengkapi
gambar dan membentuk bagian dari kontrak, dan menjelaskan kualitas bahan,
metode pembuatan dan pemasangannya, dan pengerjaan dan modus konstruksi.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 45

Mereka juga memberikan informasi lain yang tidak ditampilkan di gambar,
termasuk deskripsi hasil akhir. Banyak perancang mengalami kesulitan yang cukup
besar dalam mempersiapkan seperangkat spesifikasi bangunan standar yang
kompeten, sebagian karena menuntut mereka untuk memindahkan gigi,
menggunakan cara yang berbeda. media untuk mengekspresikan konten desain:
ditulis alih-alih digambar. Mereka juga mendorong desainer ke dalam ranah teknis
bahan yang biasanya tidak dibahas pada setiap hari dan yang mungkin tidak dapat
dipercepat oleh perancang. Spesifikasi harus melengkapi gambar, tidak tumpang
tindih atau menduplikasinya, dan biasanya menentukan standar kualitas konstruksi
yang diharapkan pada proyek. Mereka menunjukkan prosedur yang dengannya itu
dapat ditentukan apakah persyaratan terpenuhi. Karena spesifikasi merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Kontrak, mereka dianggap sebagai
dokumen hukum, dan karena itu harus komprehensif, akurat, dan jelas. penulisan
spesifikasi memiliki dua tujuan utama: untuk menentukan ruang lingkup pekerjaan
dan untuk bertindak sebagai satu set instruksi.

Menentukan ruang lingkup pekerjaan adalah inti dari penulisan spesifikasi.
Kualitas produk dan layanan yang dibutuhkan harus dikomunikasikan dengan jelas
kepada penawar dan pihak yang melaksanakan kontrak, dan harus memastikan
bahwa proyek yang diselesaikan sesuai dengan kualitas yang ditentukan ini. Proyek
sekarang umumnya memasukkan spesifikasi dalam manual proyek yang
dikeluarkan sebagai bagian dari paket kontrak bersama dengan gambar, persyaratan
penawaran, dan kondisi kontrak lainnya. Itu penulis spesifikasi harus memastikan
bahwa persyaratan tersebut kompatibel dengan metode yang akan digunakan dan
metode yang dipilih dalam satu spesifikasi kompatibel dengan yang dipilih di
tempat lain.

C. Partisipasi Dalam Persiapan Dokumen Yang Lebih Rumit Seperti Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
AMDAL adalah suatu dokumen lingkungan yang cukup populer pada saat

ini, terutama terkait pengaturan RUU (Omnibus Law) Cipta Kerja yang menganulir
peran AMDAL dalam persyaratan perizinan. Untuk itu perlu dipahami terlebih

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 46

dahulu apakah AMDAL tersebut. AMDAL adalah singkatan dari Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan yang merupakan suatu DOKUMEN KAJIAN
STUDI KELAYAKAN untuk memastikan dampak lingkungan dari suatu tahapan
pengembangan proyek sebagai bahan pertimbangan untuk pembuat keputusan
dalam penerbitan suatu Izin Usaha. Dokumen lingkungan dalam tataran pelaku
usaha sesungguhnya ada dua yaitu Usaha Pengelolaan Lingkungan dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) dan AMDAL.

Kedua bentuk dokumen lingkungan tersebut sejak tahun 2009 melalui
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup telah memperoleh penguatan kapasitas dengan diberikan
payung hukum yang lebih kuat dari suatu Keputusan kelayakan atau ketidaklayakan
lingkungan yang sifatnya sebagai bahan masukkan bagi pengambil keputusan
menjadi Izin Lingkungan yang merupakan prasyarat dalam memperoleh izin usaha.

Khusus terkait AMDAL itu sendiri, sesungguhnya AMDAL adalah suatu
dokumen kajian yang terdiri dari beberapa dokumen kelengkapan yang harus
dilengkapi oleh pelaku usaha atau pemrakarsa yang ditujukan untuk
meminimalisasi dampak lingkungan dan sosial dari suatu kegiatan usaha.
1. JENIS DOKUMEN AMDAL

Karena tingkat kepentingan yang sangat tinggi, penyusunan AMDAL
memerlukan beberapa jenis dokumen yang harus disusun dan analisis dengan baik
sebelum pembangunan proyek. Dokumen AMDAL digunakan untuk bahan
perencanaan wilayah, proses pengambilan keputusan mengenai proyek, memberi
masukan untuk penyusunan teknis proyek, serta memberi informasi yang
transparan kepada masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu
penyelenggaraan proyek. Jenis dokumen analisis atau studi AMDAL tersebut
antara lain :

a. Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)

KA-ANDAL adalah dokumen tentang ruang lingkup serta kedalaman
kajian AMDAL meliputi dampak-dampak penting yang akan dikaji dan batas
studi AMDAL. Sedangkan kedalaman studi dan penentuan metodologi akan
digunakan untuk mengkaji dampak. Penentuan ruang lingkup dan kedalaman

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 47

kajian berasal dari kesepakatan antara penyelenggara proyek dan Komisi Penilai
AMDAL melalui proses pelingkupan. Contoh isi dari KA-ANDAL antara lain
izin tata ruang, izin prinsip lokasi, peta-peta terkait, dan lain-lain. Selain itu juga
harus ada sosialisasi dengan masyarakat sekitar berupa pengumuman.

b. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
ANDAL adalah dokumen yang berisi analisis secara cermat terhadap

dampak penting dari suatu rencana proyek. Dampak-dampak penting yang telah
diidentifikasi di dalam dokumen KA-ANDAL dianalisis lebih cermat dengan
menggunakan metodologi yang telah disepakat dengan tujuan untuk mengetahui
besaran dampak. Selanjutnya dilakukan penentuan sifat penting dampak dengan
cara membandingkan besaran dampak terhadap kriteria dampak penting yang
telah ditetapkan dari pihak berwenang.
Tahap berikutnya adalah evaluasi terhadap keterkaitan antara dampak yang satu
dengan yang lainnya. Evaluasi dampak ini bertujuan menetapkan dasar-dasar
pengelolaan dampak yang akan dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif
dan memaksimalkan dampak positif.

c. Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
RKL adalah dokumen yang memuat upaya-upaya untuk mencegah,

mengendalikan dan menanggulangi dampak negatif dan memaksimalkan dampak
positif suatu proyek. Upaya-upaya tersebut dirumuskan berdasarkan kajian
ANDAL.

d. Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)
RPL adalah dokumen yang memuat upaya pemantauan untuk melihat

perubahan lingkungan yang disebabkan oleh dampak-dampak dari rencana
proyek. Hasil pemantauan ini digunakan untuk mengevaluasi efektivitas upaya
pengelolaan proyek yang telah dilakukan, ketaatan penyelenggara proyek terhadap
peraturan lingkungan hidup dan dapat digunakan untuk mengevaluasi analisis
dampak digunakan dalam kajian ANDAL.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 48

D. Gambar Kerja Keinsinyuran dan Desain Grafis, Spesifikasi, Standar,
Peraturan, Kode dan AMDAL, Dipahami Secara Benar Dalam Aplikasi
Keinsinyuran
Standar adalah dokumen yang menggambarkan fitur penting dari suatu

produk, layanan atau sistem. Misalnya, CSA Standard Z262.34-00 Ice Hockey
Pucks menentukan bahan, ukuran, massa, kekerasan keping hoki pada suhu kamar
dan metode pengujian. Ada ribuan standar yang digunakan di seluruh dunia.
Mereka mencakup semuanya, mulai dari ulir sekrup paling sederhana hingga
jaringan teknologi informasi paling kompleks.

Dengan menerapkan standar, organisasi dapat membantu memastikan
bahwa produk dan layanan mereka konsisten, kompatibel, aman, dan efektif. Saat
ini, produk dirakit dari komponen yang dibuat di berbagai negara, dan kemudian
dijual ke seluruh dunia, sehingga standar menjadi lebih penting dari sebelumnya.
Standar mempengaruhi hampir setiap produk atau layanan yang kita temui dalam
kehidupan sehari-hari. Bayangkan saja betapa sulit dan berbahayanya mengganti
bola lampu jika tidak ada standar keamanan listrik, voltase, dan ukuran bola lampu.

Dua dari badan internasional yang paling penting untuk standardisasi adalah
Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) dan Komisi Elektroteknik
Internasional (IEC). Standar ISO dan IEC sering diadopsi oleh negara-negara
sebagai standar sukarela, atau termasuk dalam peraturan dan regulasi nasional.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 49

Latihan

Untuk menjawab soal latihan ini dengan benar, Anda harus membaca dan
mempelajari Materi komunikasi secara efektif dalam Modul yang meliputi materi:

1. Penulisan Laporan
2. Laporan Keinsinyuran Dipersiapkan Dengan Profesional
3. Kontribusi Dalam Penggunaan Spesifikasi, Standar, dan Laporan Grafis
4. Partisipasi Dalam Persiapan Dokumen yang Lebih Rumit Seperti Analisis

Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
5. Gambar Kerja Keinsinyuran dan Desain Grafis, Spesifikasi, Standar,

Peratudan, Kode dan AMDAL, Dipahami Secara Benar Dalam Aplikasi
Keinsinyuran
Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, silakan Anda
mengerjakan soal latihan berikut ini!
1. Apa tujuan dari penulisan laporan?
2. Sebutkan hal yang harus diperhatikan dalam penulisan Laporan
Keinsinyuran Dipersiapkan Dengan Profesional?
3. Apa yang dimaksud dengan Kontribusi Dalam Penggunaan Spesifikasi,
Standar, dan Laporan Grafis?
4. Sebutkan Jenis dokumen AMDAL?
5. Mengapa kita harus menerapkan Gambar Kerja Keinsinyuran dan Desain
Grafis, Spesifikasi, Standar, Peraturan, Kode dan AMDAL?

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 50

Rangkuman

Penulisan portofolio merupakan salah satu bentuk penulisan karya ilmiah
yang wajib dilakukan oleh mahasiswa sebelum mahasiswa menyelesaikan
program insinyurnya. Panduan ini disusun untuk membantu mahasiswa dalam
penulisan portofolio disamping untuk menyeragamkan format tulisan.

Laporan berguna untuk menentukan arah kegiatan yang akan dilaksanakan
selama kerja keinsinyuran dan merupakan pembatasan laporan yang akan
ditulis. Oleh karena itu, walaupun ditulis secara ringkas, Laporan kegiatan harus
jelas dan langsung menuju sasaran. Arah suatu kegiatan tersirat dalam judul dan
dipertegas dalam tujuan.

Laporan grafis dan spesifikasi adalah dokumen utama yang digunakan oleh
kontraktor untuk menawar dan melaksanakan proyek. Spesifikasi adalah
dokumen tertulis yang sesuai dengan dokumen konstruksi dan menjelaskan
bahan serta metode instalasi. Mereka menjelaskan proyek yang akan dibangun,
melengkapi gambar dan membentuk bagian dari kontrak, dan menjelaskan
kualitas bahan, metode pembuatan dan pemasangannya, dan pengerjaan dan
modus konstruksi. Mereka juga memberikan informasi lain yang tidak
ditampilkan di gambar, termasuk deskripsi hasil akhir.

AMDAL adalah suatu dokumen lingkungan yang cukup populer pada saat
ini, terutama terkait pengaturan RUU (Omnibus Law) Cipta Kerja yang
menganulir peran AMDAL dalam persyaratan perizinan. Untuk itu perlu
dipahami terlebih dahulu apakah AMDAL tersebut. AMDAL adalah singkatan
dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan yang merupakan suatu
DOKUMEN KAJIAN STUDI KELAYAKAN untuk memastikan dampak
lingkungan dari suatu tahapan pengembangan proyek sebagai bahan
pertimbangan untuk pembuat keputusan dalam penerbitan suatu Izin Usaha.
Dokumen lingkungan dalam tataran pelaku usaha sesungguhnya ada dua yaitu
Usaha Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-
UPL) dan AMDAL.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 51

Evaluasi Kegiatan Pembelajaran 3

1. Berikut ini yang bukan tujuan dari Pendidikan Program education Objectives
adalah ?
a. Mampu melakukan perencanaan keinsinyuran dengan memanfaatkan

sumberdaya dan melakukan evaluasi keinsinyuran secara komprehensif

dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

b. Mampu melakukan negosiasi yang handal dan dapat dipercaya

c. Mampu memecahkan permasalahan keinsinyuran melalui pendekatan

monodisiplin dan multidisiplin.

d. Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan keinsinyuran sesuai etika

profesi dan standar keinsinyuran secara strategis dan akuntabel.

2. Dalam penyusunan laporan keinsinyuran terdapat beberapa hal yang perlu
diperhatikan, diantaranya adalah ?
a. Isi laporan, Teknik penulisan, penomoran, pengetikan
b. Isi laporan, penomoran, penulisan, penutup
c. Judul, pembuka, isi, penutup
d. Judul laporan, penulisan laporan, isi laporan, penutup

3. Dalam isi laporan, bagian utama paling tidak memuat tentang ?
a. Pendahuluan dan isi
b. Judul dan isi
c. Rangkuman dan evaluasi
d. Pendahuluan dan deskripsi proses

4. Walaupun ditulis secara ringkas, laporan kegiatan harus ?
a. Jelas dan tegas
b. Jelas dan lugas
c. Tegas dan lugas
d. Jelas dan langsung menuju sasaran

5. AMDAL adalah singkatan dari
a. Analisis Mengurangi Dampak Lingkungan
b. Analisis Mengenai Data Lingkungan
c. Analisis Mengenai Dampak Lapangan
d. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 52

6. Laporan grafis dan spesifikasi adalah
a. dokumen utama yang digunakan oleh kontraktor untuk menawar dan
melaksanakan proyek
b. dokumen sampingan yang digunakan oleh kontraktor untuk menawar dan
melaksanakan proyek
c. dukungan utama yang digunakan oleh kontraktor untuk menawar dan
melaksanakan proyek
d. data utama yang digunakan oleh kontraktor untuk menawar dan
melaksanakan proyek

7. Fungsi dari penulisan laporan adalah?
a. untuk menentukan arah kegiatan yang akan dilaksanakan selama kerja
keinsinyuran dan merupakan pembatasan laporan yang akan ditulis
b. untuk menindak lanjuti kegiatan yang akan dilaksanakan selama kerja
keinsinyuran dan merupakan pembatasan laporan yang akan ditulis
c. untuk menjelaskan arah kegiatan yang akan dilaksanakan sesudah kerja
keinsinyuran dan merupakan pembatasan laporan yang akan ditulis
d. untuk menyiasati arah kegiatan yang akan dilaksanakan selama kerja
keinsinyuran dan merupakan pembatasan laporan yang akan ditulis

8. Mengapa perlu menerapakan standar yang baku?
a. organisasi dapat mengambil keuntungan lebih dari produk dan layanan
mereka konsisten, kompatibel, aman, dan efektif
b. organisasi dapat yakin bahwa produk dan layanan mereka konsisten,
kompatibel, aman, dan efektif
c. organisasi dapat membantu memastikan bahwa produk dan layanan mereka
sama seperti yang lain
d. organisasi dapat membantu memastikan bahwa produk dan layanan mereka
konsisten, kompatibel, aman, dan efektif

9. Jenis dokumen analisis atau studi AMDAL tersebut adalah ?
a. RPL, RKL, ANDAL, KA-ANDAL
b. RPL, RPPL, ANDAL, KA-ANDAL
c. RKL, RPPL, HANDAL, KA-ANDAL
d. RPL, RKL, HANDAL, KA-ANDAL

10. Fungsi dari AMDAL adalah ?
a. Suatu dokumen kajian yang terdiri dari beberapa dokumen kelengkapan yang

harus dilengkapi oleh pelaku usaha atau pemrakarsa yang ditujukan untuk

menghiraukan dampak lingkungan dan sosial dari suatu kegiatan usaha.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 53

b. Suatu dokumen kajian yang terdiri dari beberapa dokumen kelengkapan yang
harus dilengkapi oleh pelaku usaha atau pemrakarsa yang ditujukan untuk
memaksimalkan dampak lingkungan dan sosial dari suatu kegiatan usaha.

c. Suatu dokumen kajian yang terdiri dari beberapa dokumen kelengkapan yang
harus dilengkapi oleh pelaku usaha atau pemrakarsa yang ditujukan untuk
menambah dampak lingkungan dan sosial dari suatu kegiatan usaha.

d. Suatu dokumen kajian yang terdiri dari beberapa dokumen kelengkapan yang
harus dilengkapi oleh pelaku usaha atau pemrakarsa yang ditujukan untuk
meminimalisasi dampak lingkungan dan sosial dari suatu kegiatan usaha.

Evaluasi kegiatan pembelajaran

Evaluasi dimaksudkan untuk mendapatkan masukan berdasarkan temuan
hasil pengawasan guna penyempurnaan materi komunikasi secara efektif dimasa
mendatang.
a. Aspek-aspek yang dievaluasi:

1. Kontribusi Dalam Persiapan Dan Presentasi Untuk Pengarahan Kepada
Tingkat Profesional

2. Karya Tulis Untuk Dipublikasikan Dalam Jurnal Keinsinyuran
3. Komunikasi Informasi Keinsinyuran Secara Efektif Dilakukan Antara

Sesama Jajaran Insinyur dan yang Lainnya
4. Informasi Keinsinyuran Secara Efektif Dilaporkan Kepada Pimpinan

Jajaran Insinyur dan Pimpinan Yang Lainnya Dalam Lembaga / Institusinya
5. Kemampuan Profesional Dalam Negosiasi, Pemecahan Masalah,

Konseling, Penyampaian Gagasan dan Sikap Kerja Yang Baik
b. Petugas evaluasi

Petugas evaluasi dapat terdiri dari personil yang ditunjuk oleh lembaga
diklat teknik mesin.
c. Waktu evaluasi

Evaluasi dapat dilaksanakan baik pada saat proses pelaksanaan maupun
setelah selesai penyelenggaraan diklat teknik mesin.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 54

Tindak Lanjut dan Umpan Balik

Periksalah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Evaluasi Materi Pokok 3

yang terdapat di bagian akhir Modul ini. Hitunglah jumlah jawaban Anda yang

benar. Kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat

penguasaan Anda terhadap Materi Pokok 3 pada Modul ini.

Rumus:

Tingkat penguasaan = Jumlah jawaban Anda yang benar x 100%
5

Arti tingkat penguasaan yang Anda capai:

90 - 100% = sangat baik

80 - 89% = baik

70 - 79% = cukup

< 70% = kurang

Bila Anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda telah
menyelesaikan semua soal evaluasi pada modul inin dengan baik, Bagus! Tetapi
bila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 80 %, Anda harus mengulangi Materi
Pokok 3, terutama bagian yang belum Anda kuasai.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 55

KUNCI JAWABAN

EVALUASI KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
1. A 6. B
2. A 7. C
3. A 8. C
4. D 9. A
5. C 10. D

EVALUASI KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
1. D 6. A
2. A 7. A
3. C 8. D
4. B 9. A
5. D 10. A

EVALUASI KEGIATAN PEMBELAJARAN 3
1. B 6. A
2. A 7. A
3. D 8. D
4. D 9. A
5. A 10. D

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 56

DAFTAR PUSTAKA

David Prescott, Tharwat El-Sakran, Lutfi Albasha, Fadi Aloul, Yousef Al-Assaf.
2014. Engineering Communication Interface: An Engineering Multi-
disciplinary Project. The American University of Sharjah, Sharjah, United
Arab Emirates

Davis, R.M., Technical writing. who needs it ? Inter. J. of Engng. Educ., 11, 209-
211 (1977).

Dr. Alyson Grace Eggleston, Dr. Robert J. Rabb P.E., 2018 Technical
Communication for Engineers: Improving Professional and Technical Skills
The Citadel — The Military College of South Carolina

John V. Farr, Donna M. Brazil. 2014. Leadership Skills Development for Engineers.
Stevens Institute of Technology

Midendorf, W.H., Academic program and industrialneeds. Inter. J. of Engng.
Educ., 5, 835-837 (1980).

Shabrina Alfari Mar 1, 2022 https://blog.skillacademy.com/cara-negosiasi-di-
kantor

Simon Reay Atkinson. 2015. Engineering Leadership –Impact, Influence &
Control Signatures. University of Sydney. Royal Australian Navy

Sutrisna Dewi, 2007.Komunikasi Bisnis Kencana.

Suyetty dkk. 2010. Modul Prinsip-prinsip Kerja Sama Dengan Kolega dan
Pelanggan.Yudhistira

Wijaya, Juhana. 2011. Kerja sama dengan kolega dan pelanggan. Armico,
Bandung

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 57

GLOSARIUM

Departemen adalah lembaga tinggi pemerintahan yang mengurus suatu bidang
pekerjaan negara yang dipimpin seorang Menteri.
Developer adalah seseorang yang bertugas untuk mewujudkan desain sebuah
produk atau layanan, biasanya berupa software dan website.
Diagram adalah suatu representasi simbolis informasi dalam bentuk geometri 2
dimensi sesuai teknik visualisasi.
Grafik adalah kumpulan data dari beberapa tabel yang disajikan atau ditampilkan
dalam bentuk gambar, seperti persegi, lingkaran, tabung, segitiga, balok, kerucut
dan lain-lain.
Chart adalah sebuah istilah dalam analisa teknikal yang digunakan untuk
merepresentasikan pergerakan harga saham.
Empati adalah keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau
mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan
orang atau kelompok lain.
Esai/paper adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas
lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya.
Executive summary adalah suatu ringkasan yang berisi poin-poin penting terkait
isi suatu dokumen.
Horizontal adalah terletak pada garis atau bidang yang sejajar dengan horizon atau
garis datar atau mendatar.
Improvement adalah usaha-usaha berkelanjutan yang dilakukan untuk
mengembangkan dan memperbaiki produk, pelayanan, ataupun proses.
Infocus adalah antonym darir kata fokus atau yang berarti tidak fokus.
Klien adalah orang yang membeli sesuatu atau memperoleh layanan (seperti
kesehatan, konsultasi jiwa) secara tetap atau bisa berarti pelanggan yang
menggunakan jasa dari perorangan atau perusahaan.
Kolega adalah teman sejawat, kawan seprofesi, dan kawan sekerja. Kolega dapat
berasal dari perusahaan maupun dari luar perusahaan.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 58

Kondusif adalah suatu situasi atau kondisi yang mendukung terlaksananya sesuatu
hal, atau situasi yang mengarahkan kemungkinan terjadinya sesuatu sesuai yang
diinginkan.
Logistik merupakan seni dan ilmu, barang, energi, informasi, dan sumber daya
lainnya, seperti produk, jasa, dan manusia dari sumper produksi ke pasar dengan
tujuan mengoptimalkan penggunaan modal.
Modul adalah satu kesatuan bahan pembelajaran yang dapat dipelajari oleh peserta
didik secara mandiri.
Multi-interpretasi adalah penjelasan yang memuat makna atau sudut pandang,
dalam sudut pandang teoritis dari suatu objek, pemikiran tersebut dihasilkan dari
pertimbangan yang cermat dan sangat dipengaruhi oleh latar belakang orang yang
membuat penjelasan tersebut.
Multi-tafsir memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga multitafsir
dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau
membuatnya menjadi lebih spesifik.
Negisiator adalah istilah untuk orang yang melakukan negosiasi. Negosiator
merupakan orang atau pihak yang ada di dalam suatu negosiasi, baik itu secara
individu, kelompok atau organisasi yang berunding dengan pihak lainnya.
Negosiasi adalah suatu proses tawar menawar yang dilakukan dengan cara
perundingan untuk mencapai kesepakatan yang dapat disetujui bersama diantara
pihak yang satu dengan pihak lainnya, pihak ini bisa berupa individu, kelompok,
atau organisasi.
Portofolio adalah kumpulan dokumen yang berasal dari pribadi, kelompok,
organisasi, lembaga, perusahaan, dan sejenisnya, yang tersusun rapi dari semua
pekerjaan yang telah dilakukan.
Problem Solving merupakan cara mengidentifikasi dan menemukan solusi yang
efektif untuk mengatasi masalah yang dihadapi.
Receiver adalah alat untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan memproses
menjadi informasi yang dapat ditangkap atau diproses oleh tujuan atau dapat
diartikan orang yang menerima informasi atau pesan dari pengirim.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 59

Sender adalah pihak yang mengirimkan pesan atau informasi kepada pihak lain
(receiver).
Slide adalah lembar jawaban pada microsoft, atau yang ditulis pages. Slide bisa
digunakan dalam Microsoft Power Point digunakan sebagai lembar persentase atau

lembar kerjanya .

Supply chain adalah jaringan antara perusahaan dan pemasoknya untuk
memproduksi dan mendistribusikan produk tertentu kepada pembeli akhir.
Verbal adalah komunikasi yang berbentuk lisan ataupun tulisan, contohnya adalah
penggunaan kata-kata yang diucapkan langsung (berbicara) bisa dilakukan secara
langsung (face to face) atau dengan perantara media, contohnya berinteraksi
menggunakan sosial media atau telepon genggam atau melalui tulisan bisa
dilakukan menggunakan media seperti surat, postcard, chating di media sosial, dan
sebagainya.
Vertikal adalah tegak lurus dari atas ke bawah ataupun sebaliknya, yang
membentuk garis tegak lurus (sudut 90 derajat) dengan garis horizon, permukaan
bumi, atau permukaan datar.
Win win solution adalah kerangka pikir dan hati yang selalu berusaha memperoleh
keuntungan bersama dalam setiap interaksi manusia. Win-win solution berarti
penyelesaian yang menguntungkan dan memuaskan semua pihak.

MODUL MEMILIKI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI 60


Click to View FlipBook Version