BAHAN AJAR
BAHASA INDONESIA SMP KELAS VIII
PPG DPAELNJAGBATNATHAURN 2021
LPTK: UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA
DOSEN PEMBIMBING: DR.IRWAN BAADILLA, M.PD
GURU PAMONG : HERYANA ANWAR, MPD
PENGANTAR
Materi Ajar ini ditulis dengan tujuan agar peserta didik memiliki kompetensi berbahasa Indonesia,
dan khususnya peserta didik mampu memahami teks eksplanasi. Kegiatan yang dirancang dalam
buku ajar ini diharapkan dapat membantu peserta didik mengembangkan kompetensi berbahasa
yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam materi ajar ini mencakup hakikat teks
ekplanasi, stuktur teks eksplanasi, kaidah kebahasaan teks eksplanasi, langkah-langkah menulis
teks eksplanasi, contoh teks eksplanasi, dan latihan soal, penugasan, dan uji kopetensi.
Materi ajar ini berisi panduan pembelajaran Bahasa Indonesia mengenai teks eksplanasi untuk
peserta didik kelas VIII
Penyusun
Nunung Nurhayati
Sekolah : SMP 1 BARUNAWATI
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VIII/ 1
Materi Pokok : Teks Eksplanasi
Alokasi waktu : 2 x 3 JP
A. Kompetensi Inti (KI) :
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori
B. Kompetensi Dasar (KD), Indikator Pencapaian Kompetensi
No KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1 Kompetensi Pengetahuan 3.10.1 Menelaah struktur teks eksplanasi berupa paparan
3.10 Menelaah teks ekplanasi kejadian suatu fenomena di daerah setempat yang
berupa paparan kejadian perdengarkan atau dibaca
suatu fenomena yang 3.10.2 Menelaah kaidah kebahasaan teks eksplanasi berupa
diperdengarkan atau dibaca paparan kejadian suatu fenomena di daerah setempat yang
diperdengarkan atau dibaca
2 Kompetensi Keterampilan 4.10.1 Mendata peristiwa-peristiwa yang terjadi di
4.10 Menyajikan informasi, data lingkungan peserta didik tinggal sebagai
dalam bentuk teks eksplanasi bahan menulis teks eksplanasi.
proses terjadinya suatu fenomena 4.10.2 Menulis teks eksplanasi sesuai dengan
secara lisan dan tulis dengan kerangka/pola yang telah dirancang.
memperhatikan struktur, unsur
kebahasaan, atau aspek lisan.
DAFTAR ISI
Konsep dasar teks…………………………………………………….. 6
Pendahuluan konsep dasar teks …………………………………….. 6
Deskripsi singkat………………………………………………………. 6
Relevansi……………………………………………………………….. 6
Petunjuk……………………………………………………………….. 7
Inti………………………………………………………………………. 7
Unit 1……………………………………………………………………. 8
8
Hakikat teks ekplanasi……………………………………………… 9
Tujuan teks eksplanasi……………………………………………… 9
Stuktur teks eksplanasi……………………………………………… 11
Ciri-ciri teks eksplanasi……………………………………………. 13
Kaidah kebahasaan teks eksplanasi………………………………. 15
Menulis Teks Eksplanasi…………………………………………….. 18
Unit 2…………………………………………………………………. 18
Menelaah teks eksplanasi…………………………………………… 19
Kegiatan 1…………………………………………………………… 20
Kegiatan 2…………………………………………………………… 21
Penugasan…………………………………………………………… 22
Uji Kopetensi…………………………………………………………… 24
Kunci Jawaban………………………………………………………… 29
Kesimpulan…………………………………………………………… 30
Daftar Pustaka…………………………………………………………
KONSEP DASAR TEKS
PENDAHULUAN
DESKRIPSI
SINGKAT
Pada Kegiatan ini peserta didik akan mempelajari: a) hakikat teks eksplanasi, b) stuktur teks
eksplanasi c) ciri teks eksplanasi d)kaidah kebahasaan teks eksplanasi, e) contoh teks eksplanasi
f) Menulis Teks Eksplanasi g) kegiatan h)penugasan i)uji kompetensi. Didasarkan pada berbagai
teori mengenai teks eksplanasi dari berbagai sumber disesuaikan dengan konteks kurikulum
pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
RELEVANSI
Pengembangan kompetensi kurikulum Bahasa Indonesia ditekankan pada kemampuan
mendengarkan, membaca, menyimak, berbicara, dan menulis. Teks dalam hal ini dipandang
sebagai perwujudan kegiatan sosial yang memiliki tujuan sosial. Kegiatan komunikasi dapat
berbentuk tulisan, lisan, atau multimodal (teks yang menggabungkan bahasa dan cara/media
komunikasi lainnya seperti visual, bunyi, atau lisan sebagaimana disajikan dalam film atau
penyajian komputer). Bahan ajar ini relevan untuk mendukung pembelajaran teks eksplanasi pada
tingkat SMP/MTs. Pada setiap teks eksplanasi , kompetensi dimulai dari mengidentifikasi unsur,
menelaah struktur dan aspek kebahasaan teks, menyimpulkan, serta menyajikan teks.
PETUNJUK
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan pembelajaran kita kali ini.
1. Bacalah dengan cermat berbagai materi yang terdapat pada materi ajar ini agar dapat
memahami setiap konsep yang disajikan.
2. Berilah tanda-tanda tertentu dan catatan khusus bagian-bagian yang dianggap penting.
3. peserta didik harus mengaitkan konsep-konsep baru dengan konsep-konsep lain yang
telah dipelajari sebelumnya.
INTI
Capaian pembelajaran
Mampu mengembangkan teks eksplanasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
Subcapaian Pembelajaran
1. Mampu memahami hakikat teks eksplanasi.
2. Mampu memahami stuktur teks eksplanasi.
3. Mampu memahami ciri-ciri teks eksplanasi
4. Mampu memahami kaidah kebahasaan teks eksplanasi.
5. Mampu memahami penulisan teks eksplanasi
UNIT 1
URAIAN MATERI
TEKS EKSPLANASI
Hakikat Teks Tujuan Teks Stuktur Teks
Ekplanasi Eksplanasi Eksplanasi
Ciri-ciri Tekks Kaidah Contoh Teks
Eksplanasi Kebahasaan Eksplanasi
Teks Eksplanasi
Menulis Teks Latihan Soal
Eksplanasi
A. Hakikat Teks Ekplanasi
Menurut Pardiyono, teks eksplanasi merupakan teks yang berusaha untuk menjabarkan proses
terbentuknya sebuah fenomena alam. Tidak hanya yang berbentuk fenomena alam saja.
Ternyata juga fenomena sosial. Berbeda dengan pendapat Knap dan Watkins, yang
mengartikan teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan dua orientasi. Orientasi pertama
menekankan pada bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Orientasi kedua, lebih
menekankan pada probabilitas kemunculan dalam sebuah teks eksplanasi.
Dilihat dari beberapa pendapat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa teks jenis ini adalah
teks yang berusaha menerangkan atau menjelaskan sebuah proses terciptanya sebuah
fenomena. Setiap fenomena dan peristiwa memiliki sebab akibat serta proses, tiga poin inilah
yang mencoba untuk dijelaskan.
Tiga fenomena dalam teks eksplanasi
Fenomena alam
sosial
budaya
B. Tujuan Teks Eksplanasi
Ditinjau dari segi tujuannya, teks jenis ini berperan untuk melaporkan secara jelas terkait
tahapan, langkah hingga proses yang terjadi terhadap fenomena tersebut. Termasuk pula
memberikan alasan mengapa hal itu bisa terjadi. Teks jenis ini sangat membantu bagi pembaca
yang tidak tahu kenapa terjadi sebuah fenomena tersebut. selain itu ada tujuan teks eksplanasi
lain yaitu
1. Menjelaskan pendekatan pemecahan masalah
Teks eksplanasi banyak ditemukan dalam sebuah penelitian, dimana penulisnya akan
menggunakan berbagai informasi sebagai penjelas dalam sebuah masalah. Tidak hanya
menjelaskan sebuah masalah, penulis juga akan menjelaskan pendekatan dari masalah
yang diamati. Setiap peristiwa atau kejadian harus dilengkapi dengan fakta.
2. Menjelaskan alasan
Dari penjelasan diatas tentang tujuan teks ekplanasi masih berkesinambungan dengan
fungsinya. Dalam kesempatan ini, teks ekplanasi digunakan pula sebagai penjelasan
mengapa sesuatu terjadi atau menjelaskan hubungan sebab dan akibat.
3. Menjelaskan tindakan
Fungsi lain dari teks eksplanasi itu adalah teks ini dibuat untuk menjalaskan pula hasil dari
tindakan yang dilakukan, yakni keberhasilan. Sehingga, teks eksplanasi dikenal sebagai
teks yang menjelaskan peristiwa atau tindakan how to do.
C. Stuktur Teks Eksplanasi Deretan interpretasi
penjelas/rangkaian
identifikasi Di Bagian interpretasi
fenomena/pernyataan kejadian ini bisa diisi dengan
opini atau perspektif
umum
si penulis
pernyataan mengapa tahapan apa saja
fenomena tersebut sampai bisa terjadi
fenomena tersebut,
bisa terjadi
kemudian apa
dampak yang
ditimbulkan?,
bagaimana cara
menyikapi fenomena
D. Ciri-ciri Tekks Eksplanasi
Seperti teks lainnya, teks eksplanasi memiliki karakteristik sendiri. Ciri-ciri inilah yang
membedakan teks eksplanasi dengan teks lainnya. Berikut ciri-ciri teks eksplanasi:
1. Strukturnya Jelas
Ciri yang paling menonjol dapat dilihat dari strukturnya yang jelas. Jadi struktur
eksplanasi diawali dari pernyataan umum, kemudian dilanjutkan dengan urutan sebab
akibat dan barulah ke interpretasi atau penyampaian dari si penulisnya.
2. Faktual
Sesuai dengan cirinya, yaitu data bersifat factual, berdasarkan dengan data, memuat
pembahasan yang ilmiah, sesuai dengan keilmuan sains yang berlaku. Jadi, teks jenis ini
bukanlah teks yang dibuat berdasarkan imajinasi.
3. Informatif
Teks memuat informasi terkini, sesuai dengan kebutuhan dengan masyarakat. Dengan
kata lain, bersifat terbarukan dan tidak ketinggalan jaman. Kata informative merunut pada
dukungan teori dan kajian ilmiah, yang semakin membukakan cakrawala atau perspektif
dari pembaca.
4. Tidak Persuasif
Teks eksplanasi berbeda dengan teks editorial. Jika editorial bersifat mempengaruhi, maka
pada eksplanasi lebih menyampaikan fakta yang ada. Karena penjelasan yang
disampaikan lebih pada penjelasan sebuah proses sebab akibat dari sebuah fenomena.
5. Memuat Sequence Markers
Sequence markers lebih menekankan pada urutan atau menggunakan tahapan poin.
Misalnya, menggunakan urutan pertama, kedua, ketiga, keempat dan selanjutnya. Bagian
akhir, memuat informasi dan data penting yang mampu menjawab peristiwa.
Menurt Ayu Rifka teks eksplanasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Teks eksplanasi bertujuan memberikan informasi, pengertian, dan pengetahuan.
2. Teks eksplanasi bersifat menjawab pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana.
3. Teks eksplanasi disampaikan dengan gaya yang lugas dan menggunakan bahasa baku.
4. Teks eksplanasi umumnya disajikan dengan menggunakan susunan logis.
5. Teks eksplanasi biasanya memuat penunjuk keterangan waktu, penunjuk keterangan cara,
konjungsi kronologis, dan kata tunjuk. contohnya adalah: antara lain, sebab, karena, oleh
sebab itu, oleh karena itu, atau sehingga. Sementara konjungsi kronologis contohnya
adalah: kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya.
6. Teks eksplanasi termasuk jenis teks non-fiksi yang di dalamnya terdapat data, fakta, serta
opini yang logis.
7. Teks eksplanasi bersifat faktual di mana ia memuat seluruh informasi yang bersifat fakta
dan ilmiah, dengan tanpa adanya tambahan opini dari penulis.
8. Jenis teks ini bersifat informatif dan tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca dalam
mempercayai hal-hal yang dibahas.
9. Struktur teksnya terdiri dari tiga jenis yaitu pernyataan umum, deretan penjelasan atau
sebab dan akibat serta interpretasi.
10. Penjelasan di dalam teks ini menggunakan sequence markers, seperti pertama, kedua,
keriga, dan lainnya.
E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
konjungsi
kausalitas
Menggunakan kebahasan kronologis
kata benda
kalimat definisi
dan kalimat
penjelas
1. konjungsi kausalitas
konjungsi kausalitas antara lain sebab, karena,oleh sebab itu, oleh karena itu, sehingga.
contoh
Gengsi diawali dari kebanggaan yang berlebihan atas apa yang dimilikinya dan dirasa
sempurna daripada orang lain. Sehingga dapat memperkecil kepekaan sosial. Ia bisa saja
menganggap semua urusan diluar dirinya bukan urusannya. Terutama pada kaum yang
lebih rendah dibawahnya.
2. kronologis
menggunakan kronologis atau hubungan waktu misalnya kemudian, lalu, setelah itu, pada
akhirnya.
contoh
Proses terjadinya pelangi diawali dari sinar matahari membentur hujan, kemudian sinar
tersebut dibiaskan oleh butiran air di udara. Adanya perbedaan panjang gelombang dan
perbedaan sudut ketika sinar matahari dibiaskan meyebabkan warna-warna pada sinar
mataharimenyebar dan terpisah. Saat sinar matahari datang lagi dan menembus air saat
hujan, cahaya tersebut dibiaskan lag
3. kalimat definisi dan kalimat penjelas
Kalimat definisi biasa ditandai dengan kata seperti adalah, ialah dan merupakan. kalimat
penjelas merupakan kalimay yang terperinci untuk menjelaskan informasi.
contoh
Pelangi adalah fenomena optik yang terjadi ketika sinar matahari dan hujan saling bereaksi
dengan cara tertentu. Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari. Sinar ini
berpindah arah dari perjalanan satu medium ke medium lainnya oleh tetesan air yang ada
di atmosfer
4. Menggunakan kata benda
Menggunakan kata benda yang merujuk pada jenis fenomena
contoh
kata gengsi, kepekaan sosial, norma dan budaya.
F. Menulis Teks Eksplanasi
Langkah-langkah dalam menyusun teks eksplanasi
1. menentukan objek/fenomena yang akan ditulis
2. mengumpulkan data-data/informasi
3. menyusun stuktur sebagai kerangka karangan
4. mengembangkan stuktur menjadi teks eksplanasi
5. memberi judul yang menarik
6. memeriksa kebahasaan pada dalam teks eksplanasi
UNIT 2
Contoh teks eksplanasi
Setelah membaca teks di atas, mari kita pelajari bagaimana struktur teks eksplanasi.
Beberapa paragrafnya dalam teks di atas akan dijadikan contoh untuk pembahasan di
bawah ini..
Gengsi, Masih Perlukah?
Manusia ingin merasa dihargai, namun manusia haus akan kebanggaan diri yang tidak ada habis-habisnya. Diri
kita ingin selalu menang, dihormati, dan dilayani oleh orang lain. Maka seumur hidup kita sibuk melindungi harga
diri kita.Kenapa orang bangga kalau barang mewah? Kenapa orang malu kalau tidak punya? Hanya karena orang
merasa gengsi. Gengsi adalah kehormatan dan pengaruh yang diperoleh karena perbuatan besar. Ingat karena
sebuah perbuatan besar, bukan barang/kepemilikan yang besar. Gengsi diawali dari kebanggaan yang berlebihan
atas apa yang dimilikinya dan dirasa sempurna daripada orang lain. Sehingga dapat memperkecil kepekaan sosial.
Ia bisa saja menganggap semua urusan diluar dirinya bukan urusannya. Terutama pada kaum yang lebih rendah
dibawahnya.
Gengsi disebabkan karena budaya dan norma yang dianut seseorang. Terdapat tiga budaya dan norma yang
membuat gengsi menjadi kebutuhan yang cepat terjadi. Pertama, konsumen Indonesia menyukai untuk sosialisasi.
Hal tersebut mendorong seseorang untuk pamer atau saling pamer. Kedua, kita masih menganut budaya feodal.
Inilah yang menciptakan kelas-kelas sosial. Ketiga, masyarakat kita mengukur kesuksesan dengan materi dan
jabatan. Pada akhirnya banyak di antara kita ingin menunjukkan kesuksesan dengan cara memperlihatkan
banyaknya materi yang dimiliki
Gengsi akan terus ada selama seseorang tidak menyadarkan diri sendiri dengan observasi bahwa manusia itu
sama. Diciptakan dengan kulit yang bersih dan sewaktu-waktu bisa kotor oleh tanah, juga diciptakan dengan rasa
malu. Jadi, tak ada alasan buat kita untuk gengsi melakukan hal yang baik meskipun banyak yang berada di luar
kebiasaan manusia
No Teks Stuktur Teks
1 Manusia ingin merasa dihargai, namun manusia haus akan kebanggaan diri
yang tidak ada habis-habisnya. Diri kita ingin selalu menang, dihormati, dan
dilayani oleh orang lain. Maka seumur hidup kita sibuk melindungi harga
diri kita.Kenapa orang bangga kalau barang mewah? Kenapa orang malu
kalau tidak punya? Hanya karena orang merasa gengsi. Gengsi adalah
kehormatan dan pengaruh yang diperoleh karena perbuatan besar. Ingat
karena sebuah perbuatan besar, bukan barang/kepemilikan yang besar.
Gengsi diawali dari kebanggaan yang berlebihan atas apa yang dimilikinya Pernyataan
dan dirasa sempurna daripada orang lain. Sehingga dapat memperkecil Umum
kepekaan sosial. Ia bisa saja menganggap semua urusan diluar dirinya bukan
urusannya. Terutama pada kaum yang lebih rendah dibawahnya.
2 Gengsi disebabkan karena budaya dan norma yang dianut seseorang.
Terdapat tiga budaya dan norma yang membuat gengsi menjadi kebutuhan
yang cepat terjadi. Pertama, konsumen Indonesia menyukai untuk
sosialisasi. Hal tersebut mendorong seseorang untuk pamer atau saling Deretan Penjelas
pamer. Kedua, kita masih menganut budaya feodal. Inilah yang menciptakan
kelas-kelas sosial. Ketiga, masyarakat kita mengukur kesuksesan dengan
materi dan jabatan. Pada akhirnya banyak di antara kita ingin menunjukkan
kesuksesan dengan cara memperlihatkan banyaknya materi yang dimiliki
3 Gengsi akan terus ada selama seseorang tidak menyadarkan diri sendiri
dengan observasi bahwa manusia itu sama. Diciptakan dengan kulit yang
bersih dan sewaktu-waktu bisa kotor oleh tanah, juga diciptakan dengan rasa
malu. Jadi, tak ada alasan buat kita untuk gengsi melakukan hal yang baik
Interpretasi
meskipun banyak yang berada di luar kebiasaan manusia
kegiatan 1
Setelah memahami materi di atas, ayo tentukan “benar” atau “salah” pernyataan-
pernyataan di bawah ini!
NO PERNYATAAN PILIHAN
BENAR SALAH
1 Teks eksplanasi merupakan teks yang
menjelaskan tentang proses terjadinya atau
terbentuknya suatu fenomena alam atau
sosial.
2 Teks eksplanasi bersifat informatif
3 Teks eksplanasi menjelaskan proses
melakukan sesuatu.
4 Struktur teks eksplanasi berupa pernyataan
umum, deretan penjelas, dan interpretasi.
5 Struktur “deretan penjelas” dalam teks
eksplanasi bersifat opsional.
6 Struktur “interpretasi” dalam teks
eksplanasi bersifat opsional.
7 Teks eksplanasi bersifat subjektif.
8 “Anakku Sayang” merupakan salah satu
judul teks eksplanasi.
9 Fokus pada hal umum (generik), bukan
partisipan manusia. Contoh: tsunami,
banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.
10 Tidak ada kebahasaan dalam teks
eksplanasi
KEGIATAN 2
Mari Kita Berlatih Menentukan Struktur teks eksplanasi dengan mengerjakan latihan pada
kegiatan ini Bacalah teks eksplanasi di bawah ini!
1. Tentukan struktur dari teks eksplanasi di bawah ini dan tulis jawabanmu pada
kolom bagian/struktur!
2. Kerjakan secara berkelompok
TEKS EKSPLANASI BAGIAN STUKTUR
Sedekah Sampah
Sampah hanya akan mengotori lingkungan kalau hanya
dibuang begitu saja, namun bisa sangat berguna asal kreatif
memanfaatkannya. Di Yogya-karta, sampah-sampah
dikumpulkan untuk sedekah bagi yang membutuhkan
lingkungan bersih dan sehat
Sedekah sampah merupakan terobosan yang dirintis oleh
Rumah Zakat cabang Yogyakarta, di salah satu daerah binaan
yakni Dusun Kauman, Tamanan, Banguntapan, Bantul,
Yogyakarta. pelaksanaan program ini dimulai dengan
memilah-milah sampah di setiap rumah lalu
mengumpulkannya ke Tempat Pembuangan Sampah
Sementara (TPPS) yang telah ditentukan. Setelah itu,
sampah-sampah tersebut
dijual ke pengepul sampah.Hasil dari penjualan sampah
tersebut akan dimasukkan ke kas RT (Rukun
Tetangga), dusun atau UKBM (Usaha Kesehatan
Bersumberdaya Masyarakat). Oleh karena itu program ini
disebut sedekah sampah, karena hasil ‘panen sampah’ tidak
kembali ke masing-masing keluarga melainkan masuk ke kas
bersama
Tujuan sedekah sampah untuk menciptakan lingkungan yang
sehat, maka hasil panen sampah memang diprioritaskan
sebagai dana sehat. Selebihnya jika memang ada sisa, dana
itu bisa juga dipakai untuk meningkatkan kegiatan ekonomi
warga serta untuk keperluan lainnya. Dengan memunculkan
kesadaran warga untuk mulai memilah sampah dan
mengelola hasil panen sampah, sehingga tidak hanya
lingkungan yang lebih sehat, aspek kemandirian masyarakat
lainnya juga mulai
ditingkatkan
KEGIATAN 3
Cermati kembali teks eksplanasi berjudul “Sedekah Sampah Yuk” pada kegiatan 1!
1. Tentukan kaidah-kaidah kebahasaann setiap paragraf teks tersebut, sertakan bukti!
2. Kerjakan dalam format tabel berikut ini
NO CIRI KEBAHASAAN BUKTI
1 konjungsi kausalitas
2 kronologis
3 kalimat definisi dan kalimat penjelas
4 kronologis
Penugasan
Menyajikan teks eksplanasi agar lebih memahami penyajian teks eksplanasi maka:
1. Amati fenomena sosial yang ada di sekitarmu!
2. Buatlah kerangka teks sesuai dengan struktur teks eksplanasi dengan format berikut ini!
No Stuktur Perincian Topik
1
2
3
3. Kembangkan kerangka yang telah dibuat hingga menjadi teks eksplanasi!
Uji Kopetensi
Pilihlah jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang pada huruf A,B,C atau D pada lembar jawab
yang disediakan!
1. Sifat egois dapat kita lihat dari seseorang yang tidak peduli akan lingkungan sekitarnya. Ia tidak
akan mempedulikan kejadian yang berlangsung di sekitarnya selagi hal tersebut tidak
mengganggu kenyamanannya. Seseorang yang egois awalnya akan merasa bahwa dirinya yang
paling benar. Kemudian, perasaan tidak percaya kepada orang lain akan tumbuh. Ketika orang
tersebut sudah mulai tidak percaya, maka secara tidak langsung ia akan mengabaikan toleransi.
Cuplikan teks di atas termasuk ke dalam teks…
A. Eksposisi
B. Persuasi
C. Eksplanasi
D. Prosedur
2. Indonesia merupakan kawasan tropis yang hanya mengalami dua musim yaitu musim penghujan
dan musim kemarau. Ketika musim kemarau telah tiba, beberapa kawasan akan kekurangan air.
Sinar matahari akan membuat suhu menjadi semakin panas pada kawasan tersebut. Saat suhu
terlalu panas akan menyebabkan perbedaan tekanan udara pada atmosfer.
Hal tersebut akan memancing datangnya angina topan.
A. Rangkaian argumen
B. Pengenalan fenomena
C. Konklusi
D. Ulasan/interpretasi
3. Bacalah teks berikut ini
1)Kacang hijau merupakan sumber makanan yang kaya serat. 2)Serat yang dimaksud adalah
serat tidak larut dan serat larut. 3)Serat tidak larut membantu menjaga sistem pencernaan agar
tetap sehat dan mengurangi masalah sembelit. 4)Maka dari itu harus pintar-pintar memilih serat
di dalam makanan. 5)Sedangkan serat larut membantu menurunkan kolesterol jahat darah dan
menjaga kadar gula darah.
Kalimat yang sumbang ditunjukkan pada nomor…
A. 1
B. 2
C. 4
D. 5
4. Manakah di bawah ini yang cocok digunakan sebagai judul teks eksplanasi!
A. Kisah Kancil dan Buaya
B. Tsunami
C. Hukuman Manis Buat Arya
D. Kucingku
5. Urutan yang benar mengenai pola teks eksplanasi yaitu…
A. Argumentasi, ulasan, pengenalan fenomena
B. Pengenalan fenomena, argumentasi, ulasan/interpretasi.
C. ulasan/interpretasi, pengenalan fenomena, argumentasi
D. Argumentasi, fenomena, kesimpulan
Bacalah teks berikut ini
Kacang hijau (Phaseolus radiates L.) merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan penting
di Asia Tenggara dan Asia Selatan. 2)Di Indonesia, tanaman ini menempati urutan ketiga setelah
kedelai dan kacang tanah. 3)Urutan ketiga, baik mengenai luas arealnya penanaman dan
produksinya maupun peranannya sebagai bahan makanan. 4)Tanaman ini merupakan tanaman
semusim berumur pendek, lebih kurang 65 hari. 5)Biji kacang hijau mempunyai kandungan
protein sebanyak 24,4 %, lemak 1%, dan karbohidrat 64,60%. 6)Selain itu, menurut (Marzuki
dan Soeprapto, 2007), tanaman ini mengandung vitamin B1, vitamin A, dan Vitamin C.
6. Pokok pikiran paragraf di atas yaitu…
A. Kacang hijau menempati urutan ketiga di Indonesia
B. Kandungan di dalam kacang-kacangan
C. Kacang panjang merupakan tanaman semusim
D. Phaseolus radiates L. adalah tanaman penting di Asia Tenggara dan Asia Selata
7. Pernyataan yang tidak sesuai dengan paragraf di atas adalah…
A. Kacang hijau termasuk tanaman semusim
B. Kacang hijau menempati urutan ketiga
C. Kacang hijau adalah tanaman yang penting di Asia Tenggara dan Asia Selatan
D. Kacang hijau memiliki kandungan protein sebanyak 24,4%
8. Unsur kebahasaan yang paling menonjol dalam paragraf tersebut adalah…
A. Penggunaan konjungsi kausalitas
B. Penggunaan konjungsi kronologis
C. Penggunaan kata benda
D. Penggunaan kata sifat
9. Makna kata yang tercetak miring adalah…
A. Wilayah, kegiatan menghasilkan, bahan makanan sumber tenaga
B. Kawasan, kegiatan menghabiskan, bahan makanan sumber mineral
C. Area, kegiatan mengantarkan, bahan makanan sumber kesehatan
D. Lingkup, kegiatan mengantarkan, bahan makanan sumber energy
10. Rangkuman paragraf di atas adalah…
A. Kacang hijau merupakan kacang-kacangan
B. Kacang kedelai lebih unggul dari kacang hijau
C. Kacang hijau mengandung banyak vitamin
D. Kacang hijau penting dan mengandung berbagai zat yang dubutuhkan tubuh
kunci
jawaban
kegiatan 1
1. B
2. B
3.S
4. B
5. S
6. B
7. S
8.S
9. B
10. S
kegiatan 2
TEKS EKSPLANASI BAGIAN STUKTUR
Sedekah Sampah Pernyataan Umum
Sampah hanya akan mengotori lingkungan kalau hanya
dibuang begitu saja, namun bisa sangat berguna asal kreatif
memanfaatkannya. Di Yogya-karta, sampah-sampah Deretan Penjelas
dikumpulkan untuk sedekah bagi yang membutuhkan Interpretasi
lingkungan bersih dan sehat
Sedekah sampah merupakan terobosan yang dirintis oleh
Rumah Zakat cabang Yogyakarta, di salah satu daerah binaan
yakni Dusun Kauman, Tamanan, Banguntapan, Bantul,
Yogyakarta. pelaksanaan program ini dimulai dengan
memilah-milah sampah di setiap rumah lalu
mengumpulkannya ke Tempat Pembuangan Sampah
Sementara (TPPS) yang telah ditentukan. Setelah itu,
sampah-sampah tersebut dijual ke pengepul sampah.Hasil
dari penjualan sampah tersebut akan dimasukkan ke kas RT
(Rukun Tetangga), dusun atau UKBM (Usaha Kesehatan
Bersumberdaya Masyarakat). Oleh karena itu program ini
disebut sedekah sampah, karena hasil ‘panen sampah’ tidak
kembali ke masing-masing keluarga melainkan masuk ke kas
bersama
Tujuan sedekah sampah untuk menciptakan lingkungan yang
sehat, maka hasil panen sampah memang diprioritaskan
sebagai dana sehat. Selebihnya jika memang ada sisa, dana
itu bisa juga dipakai untuk meningkatkan kegiatan ekonomi
warga serta untuk keperluan lainnya. Dengan memunculkan
kesadaran warga untuk mulai memilah sampah dan
mengelola hasil panen sampah, sehingga tidak hanya
lingkungan yang lebih sehat, aspek kemandirian masyarakat
lainnya juga mulai
ditingkatkan
kegiatan 3
NO CIRI KEBAHASAAN BUKTI
1 Kata ganti benda yang merujuk pada sampah, lingkungan bersih
fenomena dan sehat.
2 Konjungsi kronologi (urutan waktu) setelah itu
Konjungsi kausalitas. oleh karena itu
Penggunaan istilah yang berkaitan dengan TPPS.
pengelolaan sampah. sampah, tempat
Penggunaan kata ganti benda yang relevan pembuangan sampah
dengan pengelolaan sampah. sementara, usaha,
kesehatan bersumberdaya
masyarakat
3 Konjungsi kausalitas. sehingga
Penggunaan kata ganti benda yang lingkungan sehat,
merujuk pada jenis fenomena kemandirian masyarakat
Uji Kopetensi
1. C
2. B
3. C
4. B
5. B
6. D
7. B
8. C
9. A
KESIMPULAN
Teks eksplanasi adalah teks yang berusaha menerangkan atau menjelaskan sebuah proses
terciptanya sebuah fenomena. baik fenomena alam, sosial ataupun budaya. Ditinjau dari segi
tujuannya, teks jenis ini berperan untuk melaporkan secara jelas terkait tahapan, langkah
hingga proses yang terjadi terhadap fenomena tersebut. Termasuk pula memberikan alasan
mengapa hal itu bisa terjadi. Teks jenis ini sangat membantu bagi pembaca yang tidak tahu
kenapa terjadi sebuah fenomena tersebut. stuktur teks eksplanasi terdiri dari fenomena, deretan
penjelas dan interpretasi. kebahasan dalam teks eksplanasi terdiri dari konjungsi kausalitas,
kronologis, kalimat definisi dan kalimat penjelas, dan menggunakan kata benda. Langkah-
langkah dalam menyusun teks eksplanasi yaitu menentukan objek/fenomena yang akan
ditulis, mengumpulkan data-data/informasi, menyusun stuktur sebagai kerangka karangan,
mengembangkan stuktur menjadi teks eksplanasi, memberi judul yang menarik,
memeriksa kebahasaan pada dalam teks eksplanasi.
Page29
DAFTAR PUSTAKA
Kosahih, E. 2017. BAHASA INDONESIA KELAS VIII. Jakarta: Kemendikbud
Lestyarini, Beniaty. 2019. PENDALAMAN MATERI BAHASA INDONESIA MODUL 6
GENRE TEKS BAHASA INDONESIA . Jakarta: Kemendikbud
Pramajatmika, Wisnu. 2019. SOLATIF SOLUSI SISWA AKTIF EDISI REVISI 2018 BAHASA
INDONESIA UNTUK KELAS VIII SMP/MTS MEDIA PRESTASI. Jakarta: Media
Prestasi
kemendikbud. 2018. MODUL 8 MENGAPA BISA BEGITU KEMENDIKBUD PAKET B
SETARA DENGAN SMP/MTS Kelas VIII. Jakarta: Kemendikbud
https://penerbitdeepublish.com/teks-eksplanasi/, diunduh pada tanggal 20 April 2021
https://hot.liputan6.com/read/4510358/tujuan-teks-eksplanasi-pahami-fungsi-dan-ciri-cirinya-dalam-
menulis-artikel, diunduh pada tanggal 20 April 2021
https://www.kelaspintar.id/blog/edutech/5-contoh-teks-eksplanasi-tentang-fenomena-alam-1524/,
diunduh pada tanggal 21 April 2021
Page30