The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

New_PERANGKAT AJAR IPA KELAS VIII - SRI OK

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by smp negeri 187 jakarta, 2024-01-01 20:08:21

PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA KELAS VIII

New_PERANGKAT AJAR IPA KELAS VIII - SRI OK

Nama Guru : Sri Oktiawati, S.Pd NIP / NRK : 197610022014082001 Sekolah : SMP NEGERI 187 Jakarta Mata Pelajaran : IPA Tahun Pelajaran : 2023/2024 Kelas/ Semester : VII/Genap PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kalideres Jakarta Barat Telp. 5455859 PROGRAM GURU


Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb 1 2 3 4 5 6 1 Tahun Baru 2024 7 8 9 10 11 12 13 2 Hari pertama /awal semester Genap T.P 2023/2024 14 15 16 17 18 19 20 2 - 31 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII, VIII dan Kelas IX 21 22 23 24 25 26 27 15 - 18 Kegiatan MGMP Sekolah membuat soal Asesmen Sumatif 7/8 28 29 30 31 29 - 31 Asesmen Sumatif 1 (Kelas 7/8) Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb 1 2 3 1 - 2 Asesmen Sumatif 1 (Kelas 7/8) 4 5 6 7 8 9 10 8 Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 11 12 13 14 15 16 17 5 -23 Kegiatan KBM 18 19 20 21 22 23 24 12 -15 Kegiatan MGMP Sekolah membuat soal STS 7/8 dan soal PAS Kls 9 25 26 27 28 29 26 -29 Pelaksanaan STS Kelas 7/8 dan PAS Kelas 9 Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb 1 2 1 Pelaksanaan STS Kelas 7/8 dan PAS Kelas 9 3 4 5 6 7 8 9 4-8 Perkiraan Ujian Praktek Kelas IX 10 11 12 13 14 15 16 11 - 13 Perkiraan Libur awal Ramadhan 1445 H 17 18 19 20 21 22 23 18 - 22 Prakiraan ASS kelas IX 24 25 26 27 28 29 30 11 Hari Raya Nyepi 31 29 Jumat Agung Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb 1 2 3 4 5 6 4-16 Libur Idul Fitri 1445 H 7 8 9 10 11 12 13 10-11 Hari raya Idul Fitri 1445 H 14 15 16 17 18 19 20 1-3 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII, VIII 21 22 23 24 25 26 27 17 - 30 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII, VIII 28 29 30 22-26 Asesmen Sumatif 2 29-30 Projek 3 Kelas 7 dan 8 Tema: Kewirausahaan Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb 1 2 3 4 1 Hari Buruh Sedunia 5 6 7 8 9 10 11 9 Kenaikan Isa Al Masih 12 13 14 15 16 17 18 1 -10 Projek 3 Kelas 7 dan 8 Tema: Kewirausahaan 19 20 21 22 23 24 25 6 -10 MGMP Sekolah (Membuat soal SAT) 26 27 28 29 30 31 23 Hari Raya Waisak 13 - 31 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII dan VIII Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb 1 1 Hari Lahir Pancasila 2 3 4 5 6 7 8 3- 7 Sumatif Akhir Tahun Kelas VIII dan VII 9 10 11 12 13 14 15 10-12 Susulan dan Perbaikan Nilai 16 17 18 19 20 21 22 21 Pembagian rapor kenaikan kelas 23 24 25 26 27 28 29 24-5 Juli Libur Akhir semester genap 30 Catatan :Pekan Sumatif Sekolah dan Input nilai diserahkan kepada Guru masing-masing Jakarta, Januari 2024 HARMONIS, S.Sn NIP. 197006151999032002 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN JUNI 2024 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN MEI 2024 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN APRIL 2024 MARET 2024 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN JANUARI 2024 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN FEBRUARI 2024 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 PEMERINTAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH I SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 KALENDER KEGIATAN SEMESTER GENAP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT Jalan Gaga Utama Semanan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat Kode Pos 11850 Telepon 021 5455859, laman : http://smpn187jkt.sch.id, posel : [email protected]


Mata Pelajaran : IPA Satuan Pendidikan : SMP Negeri 187 Jakarta Kelas / Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2023/2024 Alokasi Waktu : 5 Jam Pelajaran Jumlah Tidak Efektif Efektif 1 Januari 5 0 5 - 2 Februari 4 1 3 *STS (Sumatif Tengah Semester) 7/8 3 Maret 4 3 1 4 April 4 3 1 *Libur Idul Fitri 1445 H *Projek 3 5 Mei 5 1 4 *Projek 3 6 Juni 4 4 0 SAT Kelas 7 dan 8 Persiapan Pemb. Rapor Libur Semester Genap JUMLAH 26 12 14 Jumlah Jam Efektif = 14 Minggu x 5 Jam = 70 Jam Pelajaran Jakarta, 2 Januari 2024 Mengetahui Kepala SMPN 187 Jakarta Guru Mata Pelajaran HARMONIS,S.Sn Sri Oktiawati, S.Pd NIP. 197006151995032002 NIP. NIP. 197610022014082001 Keterangan PERHITUNGAN MINGGU EFEKTIF SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023/2024 No Pekan Bulan PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kalideres Telp. (021) 5455859


Jam dlm Sepekan Projek (20%) 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 86 (2) 22 108 2 Pendidikan Kewarganegaraan 86 (2) 22 108 3 Bahasa Indonesia 172 (5) 44 216 4 Matematika 144 (4) 36 180 5 Ilmu Pengetahuan Alam 144 (4) 36 180 6 Ilmu Pengetahuan Sosial 115 (3) 29 144 7 Bahasa Inggris 115 (3) 29 144 8 Seni Budaya 86 (2) 22 108 9 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 86 (2) 22 108 10 Prakarya - 11 Informatika 86 (2) 22 108 12 BK 1 - 1120(29) 284 1404 Jakarta, 15 Juni 2023 Kepala SMP Negeri 187 Jakarta HARMONIS, S.Sn NIP. 197006151999032002 STRUKTUR KURIKULUM MERDEKA PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kec. Kalideres Jakarta Barat (11850) Tlp. (021) 5455859 SMP NEGERI 187 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 NO MATA PELAJARAN KELAS KET VII & VIII Total JP Pertahun Nasional


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN IPA SMP Nama : SRI OKTIAWATI, S.Pd. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 187 Jakarta I. Rasional Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematik, dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. Perkembangannya tidak hanya ditandai oleh adanya kumpulan fakta, tetapi oleh adanya metode ilmiah dan sikap ilmiah. IPA merupakan ilmu yang lahir dan berkembang lewat langkah-langkah observasi, perumusan masalah, penyusunan hipotesis, pengujian hipotesis melalui eksperimen, penarikan kesimpulan, serta penemuan teori dan konsep. Sikap, proses, produk dan aplikasi pada Sains tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran Sains, peserta didik diharapkan dapat mengalami proses pembelajaran secara utuh, sehingga mampu memahami fenomena alam melalui kegiatan pemecahan masalah, metode ilmiah serta dapat meniru cara kerja ilmuwan dalam menemukan fakta baru. Jadi Sains sebagai proses, sikap dan aplikasi dapat dirasakan siswa dalam proses pembelajaran. Alur tujuan pembelajaran ini dikembangkan dari capaian pembelajaran IPA yang membawa semangat untuk menyediakan ruang di mana peserta didik dapat melatih sikap ilmiah yang akan melahirkan kebijaksanaan dalam diri pelajar. Sikap ilmiah tersebut antara lain keingintahuan yang tinggi, berpikir kritis, analistis, terbuka, objektif, tidak mudah putus asa, tekun, solutif, sistematis, dan mampu mengambil kesimpulan yang tepat. II. Overview a. Profil Pelajar Pancasila Dengan mempelajari IPA secara terpadu, pelajar mengembangkan dirinya sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang terbagi ke dalam dimensi profil berikut: beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; bergotong-royong; kreatif; mandiri; dan bernalar kritis.


Melalui pelajaran IPA dapat mengembangkan dirinya dan dapat: 1. Mengembangkan ketertarikan serta rasa ingin tahu sehingga Peserta didik terpicu untuk mengkaji fenomena yang ada di sekotar manusia, memahami bagaimana alam semesta bekerja dan memberikan dampak timbal-balik bagi kehidupan manusia. 2. Berperan aktif dalam memelihara, menjaga, melestarikan lingkungan alam, mengelola sumber daya alam dan lingkungan dengan bijak. 3. Mengembangkan keterampilan proses inkuiri untuk mengidentifikasi, merumuskan hingga menyelesaikan masalah melalui aksi nyata. 4. Memahami persyaratan-persyaratan yang diperlukan Peserta didik untuk menjadi anggota suatu kelompok masyarakat dan bangsa serta mengerti arti menjadi anggota masyarakat bangsa dan dunia, sehingga dia dapat berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan dirinya dan lingkungan di sekitarnya. 5. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep di dalam IPA serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. b. Karakteristik Pendidikan IPA Ada dua elemen utama dalam pendidikan IPA yakni pemahaman IPA dan keterampilan proses (inkuiri) untuk menerapkan sains dalam kehidupan seharihari. Setiap elemen berlaku untuk empat cakupan konten yaitu makhluk hidup, zat dan sifatnya, energi dan perubahannya, serta bumi dan antariksa. Elemen pertama: Pemahaman IPA Pelajar memiliki kompetensi berpikir ilmiah jika pelajar memiliki pemahaman sains yang utuh. Pemahaman IPA selalu dapat dikaitkan dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Oleh karena itu, dalam mencapai kompetensi itu pelajar diharapkan memiliki pemahaman konsep sains yang sesuai dengan cakupan setiap konten dan perkembangan jenjang belajar. Pemahaman ini meliputi kemampuan berpikir sistemik, memahami konsep, hubungan antar konsep, hubungan kausalitas (sebab-akibat) serta tingkat hierarkis suatu konsep.


Elemen kedua: Keterampilan Proses. Keterampilan proses adalah sebuah proses intensional dalam melakukan diagnosa terhadap situasi, memformulasikan permasalahan, mengkritisi suatu eksperimen dan menemukan perbedaan dari alternatif-alternatif yang ada, mencari opini yang dibangun berdasarkan informasi yang kurang lengkap, merancang investigasi, menemukan informasi, menciptakan model, mendebat rekan sejawat menggunakan fakta serta membentuk argumen yang koheren (Linn, Davis, & Bell 2004). Proses inkuiri sangat direkomendasikan sebagai bentuk pendekatan dalam pengajaran karena hal ini terbukti membuat siswa lebih terlibat dalam pembelajaran (Anderson, 2002). Menurut Ash (2000) dan diadopsi dari Murdoch (2015), sekurang-kurangnya ada enam keterampilan proses (inkuiri) yang perlu dimiliki peserta didik, yaitu keterampilan: 1. Mengamati 2. Mempertanyakan dan memprediksi 3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan 4. Memproses, menganalisis data dan informasi 5. Mengevaluasi dan refleksi 6. Mengkomunikasikan hasil


III. Peta Cakupan Konten IPA SMP Cakupan Konten Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9 Makhluk Hidup Klasifikasi Makhluk Hidup Sel dan sistem organisasi kehidupan Sistem Reproduksi Manusia Ekologi, Pencemaran Lingkungan, dan Perubahan Iklim Sistem organ (pencernaan, peredaran darah, pernapasan) Genetika dan Bioteknologi Zat dan Sifatnya Sifat dan karakteristik benda (termasuk asam-basa) serta Perubahan fisika kimia Unsur, senyawa dan campuran (termasuk atom dan pemisahan campuran) Zat aditif dan adiktif Energi dan Perubahannya Hakikat Sains, Metode Ilmiah, dan Pengukuran Energi, Usaha, dan Pesawat Sederhana Tekanan Suhu dan kalor Getaran, gelombang dan Cahaya Kelistrikan Gerak dan gaya Kemagnetan Bumi dan Antariksa Struktur lapisan Bumi dan Tata Surya Tanah dan Keberlangsungan Hidup Organisme


IV. Tujuan Pembelajaran IPA KODE TUJUAN PEMBELAJARAN PROFIL PELAJAR PANCASILA ALOKASI WAKTU KELAS 7 SEMESTER GANJIL 7.1. Menentukan variabel bebas, terikat, dan control dalam sebuah kasus ilmiah dalam kehidupan sehari-hari dengan menerapkan metode ilmiah serta menunjukkan keterampilan proses ilmiah yang sesuai Bernalar Kritis 7.2. Menyajikan data hasil pengukuran beberapa besaran pokok dan besaran turunan dengan alat ukur mistar, jangka sorong, mikrometer sekrup, neraca 3 lengan, dan gelas ukur terhadap benda-benda di sekitar dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku. 7.3. Membedakan karakteristik zat padat, cair, dan gas serta perubahan fisika dan kimia pada suatu zat Gotong Royong 7.4. Menentukan suatu zat termasuk asam, basa, atau garam (netral) melalui percobaan dengan menggunakan indikator alami dan buatan 7.5. Menyajikan pengklasifikasian dari salah satu jenis hewan dan satu jenis tumbuhan dengan menuliskan taksonominya dan nama ilmiahnya serta ciri-ciri makhluk hidup pada hewan dan tumbuhan tersebut dalam kaitannya dengan habitatnya. Kreatif 7.6. Menguraikan interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya serta komponenkomponen yang terjadi di dalamnya dalam kaitannya terhadap interaksi yang terjadi. Berkebinekaan Global 7.7. Mendeteksi terjadinya pencemaran lingkungan dan akibatnya terhadap ekosistem melalui satu artikel yang diberikan tentang pencemaran lingkungan atau berdasarkan pengamatan terhadap pencemaran lingkungan di daerah sekitar tempat tinggal (keanekaragaman hayati) 7.8. Mengaitkan perubahan iklim dengan keadaan/perubahan yang terjadi bagi ekosistem sekitar dan menuliskan ide untuk menanggulangi masalah perubahan iklim di wilayah


tersebut dalam bentuk poster digital KELAS 7 SEMESTER GENAP 7.9. Mengukur suhu suatu zat cair yang mengalami perubahan suhu akibat adanya energi kalor dengan menggunakan termometer laboratorium Kreatif 7.10. Menentukan suatu benda termasuk ke dalam konduktor atau isolator berdasarkan data kalor jenisnya 7.11. Menyelidiki pengaruh gaya terhadap gerak yang terjadi di sekitar. Bernalar Kritis 7.12. Menyajikan hasil investigasi terhadap mitigasi bencana alam yang berkaitan dengan lapisan bumi (litosfer, atmosfer, dan hidrosfer) Kreatif 7.13. Menyajikan hasil investigasi terhadap gejala alam akibat rotasi dan revolusi bumi serta planet-planet yang berada dalam sistem tata surya berdasarkan ciri planet, satelit dan kekhasan setiap planet. KELAS 8 SEMESTER GANJIL 8.1. Membandingkan dan membuat gambar struktur dan perbedaan antara sel hewan dan tumbuhan berdasarkan hasil studi pustaka dan pemahaman terhadap fungsi organel sel. Mandiri 8.2. Memerinci sistem pencernaan manusia dan hubungannya terhadap gangguan pencernaan manusia serta menyusun sebuah rencana makan sehat untuk menghindari gangguan pencernaan tersebut. Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia 8.3. Menguraikan sistem peredaran darah manusia dan hubungannya terhadap gangguan peredaran darah manusia serta menyajikan penyelesaian studi kasus tentang hubungan aktivitas sehari-hari dengan frekuensi denyut jantung, laju aliran darah, dan kesehatan jantung serta pembuluh darah. 8.4. Mendeteksi gangguan pada sistem pernapasan manusia denganmelakukan studi pustaka mengenai sistem pernapasan pada manusia serta mempresentasikan kebiasaan seharihari yang berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan.


8.5. Membedakan berbagai jenis zat termasuk unsur, senyawa, atau campuran berdasarkan karakteristik fisik dan kimianya Mandiri KELAS 8 SEMESTER GENAP 8.6. Menginvestigasi perubahan bentuk energi yang terjadi dalam berbagai aktivitas, misalnya perubahan energi potensial menjadi kinetik. Bernalar Kritis 8.7. Menginvestigasi faktor yang memengaruhi besarnya usaha yang diamati dari berbagai kegiatan dalam keseharian. 8.8. Membedakan berbagai jenis pesawat sederhana beserta contoh-contoh untuk setiap jenisnya (pengungkit, katrol, roda berporos, dan bidang miring) Gotong Royong 8.9. Menentukan besaran-besaran yang berkaitan dengan getaran dan gelombang Mandiri 8.10. Mengaitkan cara kerja berbagai alat optik dengan karakteristik gelombang Cahaya Bernalar Kritis 8.11. Membuat poster mengenai penyalahgunaan zat adiktif dan adiktif disertai penjelasan dampak zat tersebut bagi tubuh serta bagaimana sebagai remaja bertanggung jawab untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan zat adiktif. Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia TOTAL


V. Alur Capaian Pembelajaran Per Tahun a. Capaian dan Konten Kelas 7 Pada akhir kelas 7, peserta didik menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan serta memerhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. Pada akhir kelas 7 ini juga, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik dan sifat asam-basa yang diamati. Peserta didik dapat mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisika dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup. Peserta didik diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dam memanfaatkan ragam suhu dan kalor (termasuk isolator dan konduktor) gerak dan gaya (force). Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang lapisan bumi dan sistem tata surya untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi. Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi(asam-basa) berdasarkan pHnya). Elemen Pemahaman Sains Pada akhir fase ini, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhan, mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup. Elemen Keterampilan Proses Pada akhir kelas 7, peserta didik dapat menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan, memperhatikan detail yang relevan dari obyek yang diamati. Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. Cakupan Konten Kelas 7 Makhluk Hidup Sel dan sistem organisasi kehidupan (TP 7.1 – 7.2; 7.4 – 7.7)


Klasifikasi Makhluk Hidup (TP 7.3) Zat dan Sifatnya Sifat dan karakteristik benda (termasuk asam-basa) (TP 7.8) Perubahan fisika kimia (TP 7.8) Energi dan Perubahannya Pengukuran (TP 7.9) Suhu dan kalor (TP 7.10) Gerak dan gaya (TP 7.11) Bumi dan Antariksa Sistem Tata surya (TP 7.12) b. Capaian dan Konten Kelas 8 Pada akhir kelas 8, peserta didik dapat mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi. Peserta didik juga diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam usaha dan energi, pesawat sederhana untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari – hari. Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi. Dengan pemahaman mengenai pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat pada jenjang sebelumnya, peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan. Elemen Pemahaman Sains Pada akhir fase ini, peserta didik mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut.


Elemen Keterampilan Proses Pada akhir kelas 8, peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi, menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital, serta mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimulan berdasarkan bukti ilmiah. Cakupan Konten Kelas 8 Makhluk Hidup Sistem organ (pencernaan, peredaran darah, pernapasan dan reproduksi) (TP 8.1 – 8.6) Zat dan Sifatnya Unsur, senyawa dan campuran (termasuk atom dan pemisahan campuran) (TP 8.7) Energi dan Perubahannya Konsep Energi dan Usaha (TP 8.8 – 8.9) Pesawat sederhana (TP 8.10) Bumi dan Antariksa Struktur lapisan bumi (TP 8.11) Tanah (TP 8.12) c. Capaian dan Konten Kelas 9 Pada akhir kelas 9, peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan. Peserta didik diharapkan mampu memanfaatkan ragam tekanan, getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan (alat-alat optik), rangkaian listrik dan kemagnetan untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik


mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif bumi-bulan-matahari untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi. Elemen Pemahaman Sains Pada akhir fase ini, peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan. Elemen Keterampilan Proses Pada akhir kelas 9, peserta didik mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi. Mengkomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argument, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan. Cakupan Konten Kelas 9 Makhluk Hidup Genetika dan Bioteknologi (TP 9.1 – 9.2) Sistem Saraf (termasuk zat aditif dan adiktif) Zat dan Sifatnya (TP 9.3 – 9.4) Energi dan Perubahannya Tekanan (TP 9.5) Getaran, gelombang dan alat optik (TP 9.6 – 9.8) Listrik dan kemagnetan (TP 9.9 – 9.11) Bumi dan Antariksa Posisi relatif bumi-bulan-matahari (TP 9.12) VI. Pembuatan Materi Ajar Sudah dibuatkan Materi Ajar Perlu dibuatkan Materi Ajar 8.1; 8.10; 8.12 7.8 9.5; 9.8; 9.9; 9.10; 9.11 8.7 9.3; 9-4


VII. Glosarium Analogi persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan. Induksi elektromagnetik fenomena timbulnya arus listrik karena adanya perubahan fluks magnetik. Klasifikasi proses pengelompokkan benda berdasarkan ciri-ciri persamaan dan perbedaan. Taksonomi cabang ilmu (dari biologi) yang mendefinisikan kelompok organisme biologis atas dasar kesamaan karakteristik dan memberikan nama untuk kelompok-kelompok tersebut. Zat aditif zat yang ditambahkan ke suatu produk makanan atau minuman, yang dimaksudkan untuk mempercantik dan memperpanjang masa penyimpanannya. Zat adiktif zat yang menimbulkan ketagihan dan ketergantungan.


DAFTAR PUSTAKA Linn, M. C., Bell, P., & Davis, E. A. (2004). Specific design principles: Elaborating the scaffolded knowledge integration framework. In M. C. Linn, E. A. Davis, & P. Bell (Eds.), Internet environments for science education (p. 315–339). Lawrence Erlbaum Associates Publishers. Anderson, Ronald. (2002). Reforming Science Teaching: What Research Says About Inquiry. Journal of Science Teacher Education. 13. 1-12. 10.1023/A:1015171124982. Murdoch, Kath. 2015. The Power of Inquiry: Teaching and Learning with Curiosity, Creativity, and Purpose in the Contemporary Classroom. Melbourne, Australia. Seastar Education.


Sekolah : SMP NEGERI 187 JAKARTA Mata Pelajaran : IPA Kelas : VII Tahun Pelajaran : 2023/2024 ELEMEN PEMAHAMAN IPA : ELEMEN KETERAMPILAN PROSES : PROGRAM TAHUNAN Pada fase D ini, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force), memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor. Peserta didik memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk pesawat sederhana. Peserta didik memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alat- alat optik sederhana yang sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik sederhana, memahami gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif bumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya dan memahami struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam rangka mitigasi bencana. Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asam-basa berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan. Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan. 1. Mengamati Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. 2. Mempertanyakan dan memprediksi Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah- langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi. 4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. 5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi. 6. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.


ALOKASI WAKTU Menyelidiki pengaruh gaya terhadap gerak yang terjadi di sekitar. 15 JP Memerinci sistem pencernaan manusia dan hubungannya terhadap gangguan pencernaan manusia serta menyusun sebuah rencana makan sehat untuk menghindari gangguan pencernaan tersebut. 20 JP Menguraikan sistem peredaran darah manusia dan hubungannya terhadap gangguan peredaran darah manusia serta menyajikan penyelesaian studi kasus tentang hubungan aktivitas sehari-hari dengan frekuensi denyut jantung, laju aliran darah, dan kesehatan jantung serta pembuluh darah. 15 JP Mendeteksi gangguan pada sistem pernapasan manusia dengan melakukan studi pustaka mengenai sistem pernapasan pada manusia serta mempresentasikan kebiasaan sehari-hari yang berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan. 15 JP Membedakan berbagai jenis zat termasuk unsur, senyawa, atau campuran berdasarkan karakteristik fisik dan kimianya 15 JP 80 JP Menginvestigasi perubahan bentuk energi yang terjadi dalam berbagai aktivitas, misalnya perubahan energi potensial menjadi kinetik. Menginvestigasi faktor yang memengaruhi besarnya usaha yang diamati dari berbagai kegiatan dalam keseharian. Membedakan berbagai jenis pesawat sederhana beserta contohcontoh untuk setiap jenisnya (pengungkit, katrol, roda berporos, dan bidang miring) 15 JP Menentukan besaran-besaran yang berkaitan dengan getaran dan gelombang Mengaitkan cara kerja berbagai alat optik dengan karakteristik gelombang Cahaya Membuat poster mengenai penyalahgunaan zat adiktif dan adiktif disertai penjelasan dampak zat tersebut bagi tubuh serta bagaimana sebagai remaja bertanggung jawab untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan zat adiktif. 5 JP Menyajikan hasil investigasi terhadap mitigasi bencana alam yang berkaitan dengan lapisan bumi (litosfer, atmosfer, dan hidrosfer) Menyajikan hasil investigasi terhadap gejala alam akibat rotasi dan revolusi bumi serta planet-planet yang berada dalam sistem tata surya berdasarkan ciri planet, satelit dan kekhasan setiap planet. 70 JP Mengetahui Jakarta, 10 Juli 2023 Kepala SMP Negeri 187 Jakarta Guru Mata Pelajaran HARMONIS,S.Sn SRI OKTIAWATI, S.Pd. NIP. 197006151999032002 NIP. 197610022014082001 15 JP Pesawat Sederhana Semester 2 Zat Aditif dan Adiktif Lapisan Bumi dan Tata Surya Energi dan Usaha Getaran, Gelombang, dan Cahaya Jumlah Sistem Pencernaan pada Manusia Sistem Peredaran Darah pada Manusia Unsur, senyawa dan campuran (termasuk atom dan pemisahan campuran) SEMESTER Tujuan Pembelajaran Materi Semester 1 Sistem Pernapasan pada Manusia TOTAL Gerak dan Gaya 25 JP 10 JP


Mata Pelajaran : I P A Kelas/Semester : VIII Genap Tahun Pelajaran : 2023 - 2024 Alokasi Waktu (jam) 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 8.6 Menyelidiki perubahan bentuk energi yang terjadi dalam berbagai aktivitas misalnya perubahan energi potensial menjadi energi kinetik 8.7 8.8 8.9 8.10 5 5 8.11 5 UJIAN PRAKTEK KELAS 9 CLASSMEETING LIBUR KENAIKAN KELAS STS GENAP KLS. 7 / 8 DAN PAS GENAP KLS 9 LIBUR AWAL RAMADHAN ASESMEN AKHIR SEKOLAH KELAS 9 5 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kec. Kalideres Jakarta Barat (11850) Tlp. (021)5455859 PROGRAM SEMESTER NO Tujuan pembelajaran Februari Januari BULAN Maret PENILAIAN AKHIR TAHUN Libur Iedul Fitri menyelidiki faktor yang mempengaruhi besarnya usaha yang diamati dari berbagai kegiatan dalam keseharian KET Mei Juni April PROJEK 3 Membedakan berbagai jenis pesawat sederhana beserta contoh-contoh untuk setiap jenisnya (pengungkit, katrol, roda berporos, dan bidang miring) Menentukan besaran-besaran yang berkaitan dengan getaran dan gelombang Mengaitkan cara kerja berbagai alat optik dengan karakteristik gelombang cahaya Membuat poster mengenai penyalahgunaan zat adiktif dan aditif disetai penjelasan dampak zat tersebut bagi tubuh serta bagaimana sebagai remaja bertanggung jawab untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan zat adiktif 5 5 10 5 15 15 10 5 5 5 5 5 5 5


Mata Pelajaran : Kelas/Semester : VII / VIII Genap Tahun Pelajaran : 2023 - 2024 Alokasi Waktu (jam) 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 8.12 5 8.13 5 Mengetahui Kepala SMPN 187 jakarta HARMONIS, S.Sn SRI OKTIAWATI, S.Pd NIP 197006151999032002 NIP 197610022014082001 . STS GENAP KLS. 7 / 8 DAN PAS GENAP KLS 9 LIBUR AWAL RAMADHAN ASESMEN AKHIR SEKOLAH KELAS 9 Libur Iedul Fitri PROJEK 3 Jakarta, Januari 2024 Guru Mata Pelajaran CLASSMEETING LIBUR KENAIKAN KELAS BULAN Januari Maret April NO Tujuan pembelajaran Februari Mei Juni UJIAN PRAKTEK KELAS 9 PENILAIAN AKHIR TAHUN KET Menyajikan hasil investigasi terhadap mitigasi bencana alam yang berkaitan dengan lapisan bumi (litosfer, atmosfer, dan hidrosfer) Menyajikan hasil investigasi terhadap mitigasi bencana alam akibat rotasi dan revolusi bumi serta planet-planet yang berada dalam sistem tata surya berdasarkan ciri planet, satelit dan kekhasan setiap planet 5 5


MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA IPA FASE D KELAS VIII INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Instansi Jenjang Sekolah Mata Pelajaran Fase / Kelas Bab III Alokasi Waktu : : : : : : SMP NEGERI 187 JAKARTA SMP Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) D/VIII Usaha, Energi dan Pesawat Sederhana 20 JP B. KOMPETENSI AWAL Capaian Pembelajaran Fase D Berbekal capaian pembelajaran yang telah diperoleh di fase sebelumnya, peserta didik mendeskripsikan bagaimana hukum-hukum alam terjadi pada skala mikro hingga skala makro dan membentuk sistem yang saling bergantung satu sama lain. Pada fase ini, peserta didik mengimplementasikan pemahaman terhadap konsep-konsep yang telah dipelajari untuk membuat keputusan serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Elemen Capaian Pembelajaran Pemahaman IPA Pada akhir fase D, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force), memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor Peserta didik memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk pesawat sederhana. Peserta didik memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alat- alat optik sederhana yang sering


dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik sederhana, memahami gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari. Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif bumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya dan memahami struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam rangka mitigasi bencana. Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asambasa berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan. Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan. Keterampilan proses 1. Mengamati Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. 2. Mempertanyakan dan memprediksi Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi. 4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. 5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi. 6. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.


C. PROFIL PELAJAR PANCASILA Mandiri, Bernalar kritis, Kreatif, D. SARANA DAN PRASARANA 1. Sumber Utama : a. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VIII, P Penulis : Okky Fajar Tri Maryana, dkk. b. Laptop, LCD, PC, Proyektor, White Board, Jaringan Internet, Penghapus, , ALat Tulis Sekolah. 2. Sumber Utama : Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat dilingkungan sekitar dan disesuaikan dengan materi yang dibahasa. E. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal. F. MODEL PEMBELAJARAN Model pembelajaran tatap muka G. KATA KUNCI DALAM BAB INI • Usaha • Pesawat Sederhana • Energi • Kincir Air H. MATERI PEMBELAJARAN Bab 3 Usaha, Energi, dan Pesawat Sederhana A. Usaha. B. Energi. C. Pesawat Sederhana KOMPONEN INTI A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Alur Tujuan Pembelajaran : Subbab 3.1 Usaha : Menjelaskan variabel-variabel yang memengaruhi efektivitas usaha Subbab 3.2 Energi : Mengetahui jenis-jenis energi Menjelaskan hubungan antara usaha dan energi Menjelaskan cara energy dikonversikan sesuai kebutuhan Menyajikan informasi mengenai sumber energi terbarukan yang dapat digunakan di Indonesia Subbab 3.3 Pesawat Sederhana : Menjelaskan manfaat menggunakan pesawat sederhana Menjelaskan cara kerja beberapa pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari Memilih pesawat sederhana yang sesuai dengan permasalahan yang ditemui di sekitar


B. PEMAHAMAN BERMAKNA a. Bagaimana hubungan antara usaha dan energi? b. Bagaimana energi dapat dikonversikan sesuai kebutuhan? c. Apakah sumber energi terbarukan yang dapat digunakan di Indonesia? d. Bagaimana manusia memanfaatkan pesawat sederhana dalam kehidupan? C. PERTANYAAN PEMANTIK Bagaimana sistem kerja dari kincir air? Apa saja manfaatnya? Adakah alat-alat lain yang bermanfaat bagi kehidupan manusia? D. KEGIATAN PEMBELAJARAN Subbab 3.1 Usaha Alur Tujuan Pembelajaran Pelajar dapat menjelaskan variabel-variabel yang memengaruhi efektivitas usaha Alat dan Media Ajar yang Dibutuhkan Pengukur waktu (stopwatch) untuk Aktivitas 3.1 Kegiatan Pendahuluan a) Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk. b) Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas agar proses pembelajaran berlangsung menyenakan. c) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran. d) Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. e) Guru mempersiapkan segara peralatan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Apersepsi a) Guru dapat bertanya menggunakan pengantar seperti yang terdapat pada apersepsi di buku siswa (halaman 88). Pengantar dapat disesuaikan dengan kegiatan sehari-hari di sekitar pelajar. b) Pelajar dapat membuat dugaan berdasarkan pengetahuan atau pengamatannya terhadap lingkungan sekitarnya. Kegiatan Inti Aktivitas Pemantik a) Guru mengajak pelajar melakukan percobaan dengan mendorong tembok dan mendorong berbagai benda dengan massa yang berbeda. Pelajar diminta untuk berpendapat tentang pengalamannya mendorong benda-benda tersebut dengan pertanyaan pemantik, misalnya: (1) Berdasarkan pengalaman tadi, mana benda yang lebih mudah didorong? (2) Apa ciri yang terlihat jika kita melakukan sesuatu pada suatu benda?


(3) Mengapa tembok tidak bergerak? (4) Apakah usaha yang kalian keluarkan sama, saat mendorong benda yang berbeda? Mengapa? Guru dapat mengembangkan pertanyaan pemantik sendiri. Aktivitas Utama a) Pelajar mengawali aktivitas dengan membaca mandiri materi tentang perpindahan benda dan pengantar daya di buku siswa (halaman 88-89). Pelajar membuat kesimpulan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada. Pelajar dapat mengemukakan dugaan saat menjawab, dan guru memastikan pelajar memeriksa apakah dugaan mereka benar/tidak, sebelum guru menyelesaikan subbab Usaha ini. b) Pelajar melakukan Aktivitas 3.1 (Ayo Balapan “Ski” Lantai!) yang ada dalam buku siswa (halaman 89-90). Pelajar melakukan aktivitas dalam kelompok, dan melakukan persiapan sebelum aktivitas dilakukan (membuat pertanyaan, menduga, dan mempersiapkan bahanbahan serta tabel pengamatan). c) Setelah selesai, pelajar berdiskusi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah dibuat, termasuk menjawab pertanyaan yang ada pada buku siswa. d) Pembahasan mengenai hasil “balapan” dapat dilakukan dalam diskusi kelas, guru meluruskan jika terjadi miskonsepsi. Alternatif Kegiatan Jika Aktivitas 3.1 dirasa terlalu berbahaya, guru dapat mengganti dengan benda yang cukup berat untuk ditarik dari jarak tertentu. Pengayaan Aktivitas Utama Balapan “Ski” Lantai dapat dilakukan dengan membuat variasi pada variabel tetap (misalnya mengubah massa tubuh dengan mengganti pembalap, atau mengubah usaha dengan mengganti penarik). Pelajar lalu menganalisis bagaimana pengaruhnya terhadap waktu yang diperlukan untuk sampai garis akhir. Refleksi Pelajar membuat kesimpulan dari keseluruhan aktivitas, kemudian mengunjungi Pojok Tanya untuk menandai pertanyaan yang sudah ditemukan jawabannya. Kegiatan Penutup a) Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam satu pembelajaran. b) Peserta didik diminta menceritakan kesannya selama melakukan kegiatan belajar ini serta menjelakan manfaat yang dirasakan. Relfeksi pemikiran dan proses berpikir (Bernalar kritis). c) Guru menutup proses pembelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memimpin doa bersama.


Subbab 3.2 Energi Alur Tujuan Pembelajaran Pelajar dapat mengetahui jenis-jenis energi, menjelaskan hubungan antara usaha dan energi, menjelaskan cara energi dikonversikan sesuai kebutuhan, dan menyajikan informasi mengenai sumber energi terbarukan yang dapat digunakan di Indonesia. Kegiatan Pendahuluan a) Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk. b) Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas agar proses pembelajaran berlangsung menyenakan. c) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran. d) Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. e) Guru mempersiapkan segara peralatan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Apersepsi a) Guru mengajak pelajar mengingat kembali saat melakukan aktivitas pemantik pada subbab Usaha. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang mengaitkan antara usaha dan energi yang dikeluarkan saat melakukan usaha tersebut. b) Guru mendorong pelajar untuk berpendapat berdasarkan pengalaman yang dirasakan sendiri. c) Pertanyaan-pertanyaan pada bagian apersepsi di buku siswa (halaman 91) dapat dijadikan contoh untuk guru. Guru juga dapat mengembangkan pertanyaannya sendiri. Kegiatan Inti Aktivitas Pemantik a) Pelajar melakukan aktivitas ini dalam kelompok. Setiap kelompok akan melakukan pengamatan terhadap jumlah massa (dalam kg) yang dapat dipindahkan setiap anggota kelompok. Pelajar memindahkan kotak dengan cara didorong. Jarak tempuh disepakati bersama. b) Sebelum melakukan aktivitas, pelajar membuat dugaan mengenai kekuatan masingmasing. c) Secara bergantian anggota kelompok mendorong kotak sampai jarak tertentu, kemudian menambahkan benda lain agar massanya bertambah. Demikian seterusnya sampai pada batas kekuatan pelajar atau sampai semua benda sudah masuk ke dalam kotak. Pelajar mencatat kemampuan setiap orang. d) Setelah aktivitas selesai, guru mengajak pelajar berdiskusi mengenai perolehan tiap kelompok, dan menanyakan apa yang dirasakan setiap pelajar saat mendorong kotak.


Aktivitas Utama a) Guru memberi pengantar tentang energi, dan meminta pelajar membaca materi tentang energi pada buku siswa (halaman 91-96). Secara berpasangan pelajar dapat membuat catatan berupa ilustrasi gambar sederhana yang dilengkapi keterangan sesuai dengan bacaan yang telah disimak. b) Selain membuat catatan, guru juga dapat meminta pelajar membuat pertanyaan berdasarkan bacaan, atau pertanyaan mengenai hal yang ingin lebih diketahui tentang energi. Pertanyaan yang dibuat lalu ditukar untuk dijawab oleh pasangan pelajar lainnya. Setelah selesai, daftar pertanyaan dikembalikan kepada pembuatnya dan dikoreksi. c) Guru melakukan diskusi kelas untuk membahas pertanyaan-pertanyaan yang masih diragukan kebenaran jawabannya, sambil meluruskan jika terjadi miskonsepsi. Pengayaan Aktvitas Utama Guru dapat menguatkan pemahaman pelajar terhadap air sebagai sumber energi terbarukan dengan melakukan kunjungan ke PLTA terdekat dari daerah tempat tinggal pelajar. Tujuannya untuk menggali lebih lanjut bagaimana pengelolaan air di PLTA sehingga dapat menghasilkan listrik. Sebelum melakukan kunjungan, pelajar diminta untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai sumber energi terbarukan, serta membuat daftar pertanyaan yang ingin diketahui berhubungan dengan cara kerja PLTA tersebut. Refleksi a) Guru mengajak pelajar berefleksi dengan menggunakan pola kalimat “Dulu saya mengira …, sekarang saya paham …” misalnya “Dulu saya mengira energi itu sama dengan usaha, sekarang saya paham bahwa usaha terjadi kalau kita memberikan energi.” Kalimat yang semakin spesifik dapat menunjukkan pemahaman yang didapat pelajar. Sebaliknya, kalimat yang tidak spesifik menunjukkan ketidakpahaman pelajar. Untuk kalimat-kalimat yang tidak spesifik, guru dapat melakukan konfirmasi dan menggali lebih jauh tentang pemahaman pelajar. b) Guru mendorong pelajar untuk mengunjungi Pojok Tanya untuk memastikan pertanyaanpertanyaannya telah terjawab, atau menambahkan pertanyaan lain. Pelajar juga didorong untuk mencoba menjawab pertanyaan pelajar lainnya. c) Guru mengajak pelajar melakukan Refleksi Tengah Bab sebelum melanjutkan ke subbab selanjutnya. Kegiatan Penutup a) Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam satu pembelajaran. b) Peserta didik diminta menceritakan kesannya selama melakukan kegiatan belajar ini serta menjelakan manfaat yang dirasakan. Relfeksi pemikiran dan proses berpikir (Bernalar kritis). c) Guru menutup proses pembelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memimpin doa bersama. Subbab 3.3 Pesawat Sederhana Alur Tujuan Pembelajaran Pelajar dapat menjelaskan manfaat menggunakan pesawat sederhana, menjelaskan cara kerja


beberapa pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari, dan memilih pesawat sederhana yang sesuai dengan permasalahan yang ditemui di sekitar. Kegiatan Pendahuluan a) Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk. b) Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas agar proses pembelajaran berlangsung menyenakan. c) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran. d) Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. e) Guru mempersiapkan segara peralatan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Apersepsi a) Guru membuka diskusi dengan mengaitkan materi-materi sebelumnya (Usaha dan Energi) dengan Pesawat Sederhana melalui pertanyaan pemantik, misalnya: Apa yang dapat kita lakukan agar kita dapat memindahkan benda dengan energi yang lebih kecil? b) Guru dapat mengembangkan pertanyaan pemantik sendiri. Kegiatan Inti Aktivitas Pemantik a) Guru mengajak pelajar menggunakan pesawat sederhana secara langsung. Misalnya, guru mengajak pelajar ke luar kelas, dan memberi misi membantu petugas kantin membawa peralatan makan atau bahan masakan dari pintu gerbang ke dapur. Guru membagi pelajar dalam kelompok dan menyediakan beberapa alat bantu (misalnya gerobak beroda, gerobak tanpa roda, kontainer, papan kayu, dan lain-lain). Guru juga dapat mengatur tantangan misalnya jalur tempuh dengan ketinggian permukaan yang berbeda (bisa melalui tangga/trap), b) Setelah misi selesai, guru dapat menanyakan pengalaman apa yang didapat pelajar, serta alat bantu mana yang lebih efektif untuk menyelesaikan misi yang dilakukan. Aktivitas Utama a) Guru mengajak pelajar mempelajari materi tentang berbagai pesawat sederhana yang ada di buku siswa (halaman 97-104). Pelajar membuat catatan berupa ilustrasi gambar sederhana yang diberi keterangan. b) Guru membagi pelajar ke dalam beberapa kelompok. Tiap kelompok bertugas untuk mengamati 1 contoh pesawat sederhana. Laporan pengamatan berisi: (1) Bagaimana kerja alat ini? (2) Pada kegiatan apa biasanya alat ini digunakan? (3) Dapatkah alat ini digunakan untuk membantumu menyelesaikan masalah seharihari? Seperti apa aplikasinya? Guru dapat meminta pelajar menambahkan pertanyaan lain yang relevan dengan pengamatan.


Alternatif Kegiatan Jika alat terbatas, guru dapat mengajak pelajar untuk melakukan simulasi di depan kelas. Beberapa pelajar ditugaskan untuk menunjukkan cara kerja pesawat sederhana yang telah disiapkan guru, pelajar lain menyimak dan membuat catatan berdasarkan pengamatan simulasi yang telah dilakukan. Pengayaan Aktivitas Utama Guru menyediakan beberapa kasus yang memerlukan pesawat sederhana. Kasus yang disediakan dapat berupa kisah fiktif, atau guru dapat mencari artikel-artikel di media massa. Guru juga dapat menyediakan kasus dengan mengundang staf sekolah (misalnya bagian kebersihan, keamanan, staf kantin, dan lain-lain) dan menceritakan permasalahan pekerjaan yang berhubungan dengan pemanfaatan pesawat sederhana. Guru lalu menugaskan pelajar untuk membuat rancangan pesawat sederhana yang sesuai untuk kasus yang mereka pilih, sehingga dapat menjadi solusi atas masalah yang dikemukakan. Refleksi a) Guru mengajak pelajar mengunjungi Pojok Tanya untuk menjawab pertanyaanpertanyaan yang tertulis. b) Guru mendorong pelajar untuk melakukan Refleksi Akhir Bab Kegiatan Penutup a) Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam satu pembelajaran. b) Peserta didik diminta menceritakan kesannya selama melakukan kegiatan belajar ini serta menjelakan manfaat yang dirasakan. Relfeksi pemikiran dan proses berpikir (Bernalar kritis). c) Guru menutup proses pembelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memimpin doa bersama. F. REFLEKSI Refleksi Guru : Apakah Kegitan belajar berhasil? Berapa persen peserta didik mencapai tujuan? Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik? Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar? Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik? Refleksi Peserta Didik : Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikan hasil belajaramu? Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini? Jika kamu diminta untuk memberikan binta 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang kamu lakukan? Bagian mana dari pembelajaran ini yang kamu menyenakan?


F. ASESMEN / PENILAIAN a. Sumatif: Penilaian Sumatif Penilaian Pembuatan Kincir Air a) Contoh Rubrik Penilaian Rancangan Alat b) Contoh Kontinum Kriteria Penilaian yang dikembangkan bersama pelajar.


b. Formatif: Subbab 3.1 Usaha Ayo Balapan “Ski” Lantai (Aktivitas 3.1) Ayo balapan „ski‟ lantai! Permainan ini setidaknya terdiri atas empat orang. Bagilah menjadi dua tim. Pada setiap tim, tentukan satu orang sebagai penarik dan satu anak sebagai pembalap „ski lantai‟. Carilah lantai yang licin dan gunakanlah alas kaki yang juga licin (atau kamu dapat menggunakan berbagai alas yang licin) sehingga pembalap dapat mudah meluncur jika ditarik. Lakukanlah balapan „ski‟ lantai dengan jarak tempuh yang telah disepakati. Ukurlah waktu yang diperlukan secara akurat selama bolak-balik lintasan dengan menggunakan stopwatch. Kamu dapat mengisi tabel 3.1 berikut ini! Dari tabel 3.1 di atas apakah kamu menemukan perbedaan antara pembalap ke-1 dan


pembalap ke-2? Apakah daya keduanya sama besar? Jika tidak variabel apa saja yang berpengaruh terhadap nilai daya? Daya (P) atau dikenal juga dengan laju energi adalah besar total energi yang dipergunakan dalam setiap detiknya. Secara matematika perumusannya dapat ditentukan dengan cara membagi besar usaha (W) dengan selang waktunya (t), Dengan P = Daya dengan satuan (watt) W = Energi dengan satuan (joule) t = selang waktu yang diperlukan (sekon) Melalui persamaan (2). Kamu dapat menentukan daya dari masing-masing tim balap „ski‟ lantai. Subbab 3.2 Energi


Subbab 3.3 Pesawat Sederhana Penilaian Rubrik a) Contoh Rbrik penilania untuk Pgayaan Akvtitas Utama


Penilaian tertulis “Review bab” Ayo Jaga Sumber Daya Air Kita dengan Membuat Kincir Air! Saat ini 1 dari 5 orang di seluruh dunia masih kekurangan akses untuk menggunakan energi listrik. Selain itu 3 miliar orang di antara kita masih bergantung pada sumber energi yang menjadi penyebab utama perubahan iklim dan penyumbang sekitar 60% emisi gas rumah kaca secara global untuk memasak dan menerangi ruangan. Sumber daya alam itu di antaranya adalah fosil, kayu, batu bara, arang, bahkan kotoran hewan. Sebagai pelajar yang peduli dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), kamu berinisiatif untuk menghasilkan listrik yang terjangkau tanpa merusak lingkungan secara permanen. Kamu bekerja sama dengan para ilmuwan dan insinyur di kotamu. Bekerja sama untuk merancang dan membangun bendungan yang menghasilkan listrik dari aliran air.


Kamu mendapat tugas untuk merancang, membuat, dan menghitung daya kincir air serta bekerja mengukur gaya, jarak, dan waktu dari kincir air tersebut. Tugas ini sangat penting untuk mengetahui potensi pembangkit listrik tenaga air dan memperkirakan lebih lanjut wilayah pedesaan atau perkotaan mana saja yang dapat disuplai listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air tersebut. Jangan lupa ulangi percobaan untuk mendapat hasil yang valid. Catat hasilnya pada tabel berikut. Setelah selesai, presentasikan hasilnya di depan guru dan temanmu. Apa yang terjadi pada kincir air ketika kamu mengalirkan air di atasnya? Tim manakah yang berhasil membuat kincir air dengan daya paling besar? Apa yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan daya kincir air yang telah kamu buat? c. Reflektif Refleksi Akhir Bab Guru Berikut adalah panduan pertanyaan refleksi bagi guru untuk melakukan refleksi akhir bab dari pengajaran yang dilaksanakan. Guru sebaiknya melakukan refleksi berkelanjutan selama pembelajaran berlangsung. a) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran Bab Usaha, Energi, dan Pesawat Sederhana ini? b) Keberhasilan apa yang menurut Bapak/Ibu telah dicapai pelajar dan guru pada pembelajaran ini? c) Adakah catatan khusus pada kondisi pelajar selama pembelajaran? Apakah ada pelajar yang menunjukkan kebutuhan khusus untuk diferensiasi kegiatan belajar? Apakah ada pelajar yang menunjukkan kemampuan memahami di luar ekspektasi? d) Bagaimana perkembangan keterampilan inkuiri pelajar dari penilaian-penilaian yang dilakukannya? e) Perbaikan dan modifikasi apa yang dapat dilakukan di masa yang akan datang? G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan Pengayaan diberikan kepada siswa yang mendapat kriteria paham dalam materi ini dengan kegiatan pemberian materi lanjutan. Remedial Remedial diberikan kepada siswa yang mendapat kriteria paham sebagian dan tidak paham dengan kegiatan mengulang pembelajaran di luar jam pelajaran. LAMPIRAN A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) (Subbab 3.1 Usaha) Nama : Kelas : Petunjuk! Ayo balapan „ski‟ lantai! Permainan ini setidaknya terdiri atas empat orang. Bagilah menjadi dua tim. Pada setiap tim, tentukan satu orang sebagai penarik dan satu anak sebagai pembalap „ski lantai‟. Carilah lantai yang licin dan gunakanlah alas kaki yang juga licin (atau kamu dapat menggunakan berbagai alas yang licin) sehingga pembalap dapat mudah meluncur jika ditarik. Lakukanlah balapan „ski‟ lantai dengan jarak tempuh yang telah disepakati. Ukurlah waktu yang diperlukan secara akurat selama bolak-balik lintasan dengan menggunakan stopwatch. Kamu dapat mengisi tabel 3.1 berikut ini! Tabel 3.1 Data Percobaan Balap Ski Lantai Dengan Panjang Lintasan = …… m Massa Tubuh Gaya tarik yang diperlukan (Massa tubuh x gravitasi) Usaha yang dilakukan (Gaya Tarik dikali total lintasan) Waktu yang diperlukan untuk sampai garis Finish (dalam detik) Daya yang dikeluarkan (Usaha dibagi waktu) Pembalap ke-1 Pembalap ke-2 Dari tabel 3.1 di atas apakah kamu menemukan perbedaan antara pembalap ke-1 dan pembalap ke-2? Apakah daya keduanya sama besar? Jika tidak variabel apa saja yang berpengaruh terhadap nilai daya?


Daya (P) atau dikenal juga dengan laju energi adalah besar total energi yang dipergunakan dalam setiap detiknya. Secara matematika perumusannya dapat ditentukan dengan cara membagi besar usaha (W) dengan selang waktunya (t), Dengan P = Daya dengan satuan (watt) W = Energi dengan satuan (joule) t = selang waktu yang diperlukan (sekon) Melalui persamaan (2). Kamu dapat menentukan daya dari masing-masing tim balap „ski‟ lantai. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) (Subbab 3.2 Energi) Nama : Kelas : Petunjuk! Perhatikanlah gambar berikut ini! Dapatkah kamu menentukan benda-benda yang mana sajakah memiliki energi mekanik! LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)


(Subbab 3.3 Pesawat Sederhana) Nama : Kelas : Petunjuk! 1. Hitunglah keuntungan mekanis tangga kayu di samping! 2. Berapakah beban total yang dapat ditarik katrol berikut ini? B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang usaha, energi dan pesawat sederhana dari berbagai media atau website resmi dibawa nauangan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Buku Panduan Guru dan Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VIII : Kemendikbudristek 2021. C. GLOSARIUM Glosarium amplitudo: Simpangan tertinggi pada getaran/gelombang animalcula: Binatang yang sangat kecil astenosfer: Lapisan bumi yang berada di bawah litosfer, merupakan cairan plastis atom: Bagian yang paling kecil dari suatu unsur audiosonik: Bunyi yang dapat didengar oleh manusia (Frekuensi 20 – 20.000 hertz) campuran: Zat yang terdiri atas beberapa unsur ataupun senyawa tanpa adanya perubahan kimia dan tanpa membentuk zat baru daya: Laju energi ayau besar total energi yang dipergunakan dalam setiap detiknya


diafragma: Otot yang berbentuk kubah, yang berada di bawah paru-paru dan berfungsi dalam sistem pernapasan manusia empedu: Cairan berwarna kuning kehijauan yang dikeluarkan oleh hati untuk membantu sistem pencernaan. elektron: Subpartikel dalam atom yang bermuatan negatif elektron valensi: Elektron yang berada pada atom dan dapat berpasangan dan berikatan dengan elektron dari atom lainnya energi kinetik: Energi pada benda yang bergerak dengan kecepatan tertentu energi mekanik: Gabungan energi kinetik dan energi potensial benda energi potensial: Energi benda akibat dari posisinya maupun bentuk dan susunanya epiglotis: Katup yang berada di dalam esofagus yang mencegah makanan masuk ke dalam saluran napas. fibrin: Protein darah yang bertugas dalam pembekuan darah. frekuensi: Banyaknya getaran/gelombang dalam satu detik galaksi: Kumpulan bintang-bintang gelombang: Getaran yang merambat membawa energi gelombang llektromagnetik: Gelombang yang tidak memerlukan medium dalam perambatannya gelombang longitudinal: Gelombang yang arah getarannya sejarah arah rambatnya gelombang mekanik: Gelombang yang memerlukan medium dalam perambatannya gelombang transversal: Gelombang yang arah getarannya tegak lurus dengan arah rambatnya getaran: Gerak bolak-balik benda pada titik seimbangnya hemoglobin: Protein dalam darah yang mengandung besi dan mampu mengikat oksigen infrasonik: Bunyi dengan frekuensi di bawah 20 hertz kalori: Energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas dan menjalankan fungsinya dengan baik. kamera: Alat optik untuk merekam gambar melalui teknologi pemantulan cahaya kerak: Kulit bumi terluar yang keras; lapisan terluar bumi yang padat koloid: Zat campuran yang zat pelarutnya memiliki kemampuan menahan zat terlarut lebih lama namun dapat terpisah saat didiamkan dalam waktu tertentu konveksi: Gerak udara, air, atau cairan lain dengan arah vertikal larutan: Campuran yang dibuat dengan mencampurkan zat terlarut ke dalam zat pelarut litosfer: Lapisan batuan yang menjadi kulit atau k erak bumi lantel: Lapisan batuan lepas pada permukaan bumi yang merupakan bahan dasar bagi pembentukan tanah metode my plate: Cara makan yang membagi makanan berdasarkan 4 kategori mikroskopis: Sesuatu yang hanya dapat dilihat melalui mikroskop molekul: Kumpulan atom yang membentuk senyawa multiseluler: Organisme yang terdiri dari banyak sel


neutron: Subpartikel pada intiatom yang tidak bermuatan nutrien: Zat yang terkandung dalam makanan yang berisi energi ataupun bahan mentah yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan seluruh proses penting yang menunjang kehidupan. organel: Bagian - bagian sel yang memiliki fungsi tertentu periode: Banyaknya waktu yang diperlukan untuk membentuk satu getaran/ satu gelombang pesawat sederhana: Segala peralatan sederhana yang memudahkan pekerjaan manusia proton: Subpartikel pada intiatom yang bermuatan positif seismograf: Alat untuk mencatat gempa bumi, yang menunjukkan kekuatan, lama, arah, dan jaraknya. sel: Unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup sel punca: Sel awal yang belum mengalami spesialisasi senyawa: Zat murni dan homogen yang terdiri atas dua unsur atau lebih yang berbeda dengan perbandingan tertentu, biasanya sifatnya sangat berbeda dari sifat unsurunsurnya silia: Rambut-rambut halus yang terdapat di trakea yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk spesialisasi: Sel yang mengalami perubahan bentuk dan memiliki fungsi yang berbeda spesimen: Suatu benda yang diamati di bwaah mikroskop suspensi: Campuran antara zat terlarut yang tidak dapat sepenuhnya larut dalam zat pelarutnya tabel periodik unsur: Tabel yang memuat seluruh unsur yang telah ditemukan di alam semesta, baik unsur alami maupun unsur buatan teleskop: Alat optik yang dapat membuat benda-benda yang berada pada tempat yang sangat jauh menjadi lebih jelas terlihat tsunami: Gelombang laut dahsyat (gelombang pasang) yang terjadi karena gempa bumi atau letusan gunung api di dasar laut tektonik: Proses gerakan pada kerak bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, retakan, patahan sehingga berbentuk tinggi rendah atau relatif pada permukaan bumi ultrasonik: Bunyi dengan frekuensi di atas 20.000 hertz uniseluler: Organisme yang terdiri hanya dari satu sel unsur: Bagian terkecil dari suatu zat usaha: Upaya untuk memindahkan suatu benda/beban pada jarak tertentu villi: Lipatan-lipatan kecil seperti jari di dalam usus halus, berfungsi untuk memperluas area permukaan, sehingga penyerapan makanan dapat lebih efisien vulkanik: Magma yang mencapai permukaan bumi zat aditif: Zat yang ditambahkan ke dalam makanan agar lebih enak dan menarik D. DAFTAR PUSTAKA


Daftar Pustaka Arnold, B., Jones, G., Jones, M., & Poole, E. (2002). Absolute Science Year 7. London: HarperCollins Publishers Ltd. Pearson. Interactive Science. New Jersey, Pearson, 2011. Rickard, G., Burger, N., Clarke, W., Geelan, D., Loveday, D., Moncton, S., . . . Whalley, K. (n.d.). Science Focus 1. Sydney: Pearson Heinemann. Rickard, G., Burger, N., Clarke, W., Geelan, D., Loveday, D., Moncton, S., . . . Whalley, K. (n.d.). Science Focus 2. London : Pearson Heinemann. Rickard, G., Burger, N., Clarke, W., Geelan, D., Loveday, D., Moncton, S., . . . Whalley, K. (n.d.). Science Focus 3. London: Pearson Heinemann. Royal Society of Chemistry. (n.d.). Chemistry for the Gifted and Talented. Student Worksheet 01SW Atoms, Elements, Molecules, Compounds and Mixtures. Wood, Robert Muir (1991). Atlas of the Natural World. Oxford: Oxford University Press. Situs-situs Internet: Apkpure. “Human Anatomy Atlas 2021: Complete 3D Human Body.” Human Anatomy Atlas 2021: Complete 3D Human Body, APKPure, https://apkpure.com/id/humananatomy-atlas-2021-complete-3d-human-body/com. visiblebody.atlas. Akses 2 Desember 2020. Bastos, Luise. “History of Microscopes.” History of Microscopes,Sutori, https://www.sutori.com/story/history-of-microscopes-- FS3xYGY9QBX4vazqu4FLSSu. Akses 20 Oktober 2020. BBC (10 Oktober 2018). Tsunami Palu Donggala: korban tewas jadi 2.045, bantuan mulai menembus wilayah terisolir. Diakses dari: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-45795714 tanggal 6 Desember 2020. Boyden, Carrie (n.d.). Part 2 – The Structure of the Earth. Better Lesson. Diakses dari: https://betterlesson.com/lesson/635432 tanggal 20 November 2020. Britannica.com. “Micrographia work by Hooke.” Micrographia work by Hooke, Britannica.com, https://www.britannica.com/topic/Micrographia. Akses 21 Oktober 2020. Buka Lapak. “KUPING GAJAH snack Premium 300g.” KUPING GAJAH snack Premium 300g, 2020, https://www.bukalapak.com/p/food/cemilansnack/xmanq8-jualkuping-gajah-snack-premium-300g. Akses 3 Desember 2020. BYJU‟S The learning app. “Facts About Animal cell.” The Interesting Facts About The Animal Cell and Its Organelles, byjus.com, https://byjus.com/biology/facts-aboutanimal-cell/. Akses 20 Oktober 2020. Castro, Joseph. “11 Surprising Facts About the Circulatory System.” 11 Surprising Facts About the Circulatory System, Live Science, 25 September 2013, https://www.livescience.com/39925-circulatory-system-facts-surprising.html. Akses 5 Desember 2020. CNN Indonesia, and Fajrian. “Ketahui Besaran Kalori Menu Sarapan Khas Indonesia.” Ketahui Besaran Kalori Menu Sarapan Khas Indonesia, CNN Indonesia, 15 Juli 2016, https://www.cnnindonesia.com/gayahidup/20160715101901-265-144892/ketahuibesaran-kalori-menusarapan-khas-indonesia. Akses 2 Desember 2020.


Dosen Pendidikan. “Sel Hewan.” Gambar Sel Hewan- Pengertian, Bagian,Struktur dan Fungsi, 13 November 2020, https://www.dosenpendidikan.co.id/selhewan/. Akses 15 November 2020. Dynatech International.com. “Mengenal Mikroskop Cahaya, Cara Kerja Serta BagianBagiannya.” Mengenal Mikroskop Cahaya, Cara Kerja, 15 November 2019, https://www.dynatech-int.com/id/artikel/mengenal-mikroskopcahaya. Akses 20 Oktober 2020. Ediger, Winona Dimeo, and Simplemost. “The World‟s Largest Flower Garden Is In A Very Unexpected Place.” Where’s the world largest flower garden?, Simplemost, 3 August 2017, https://www.simplemost.com/worlds-largestflower-gardenunexpected-place/. Akses 20 October 2020. Farmasetika.com. “Sel Punca sebagai Medicinal Signaling Cell Berpotensi Besar untuk Terapi COVID-19.” Sel Punca sebagai Medicinal Signaling Cell Berpotensi Besar untuk Terapi COVID-19 [Indonesia], 20 September 2020, https://farmasetika.com/2020/09/20/sel-punca-sebagai-medicinal-signalingcellberpotensi-besar-untuk-terapi-covid-19/. Akses 20 Oktober 2020. Food For Kids Indonesia. “Cerdas Baca Label untuk Hindari Alergen.” Food For Kids, 9 Juni 2014, http://foodforkids.co.id/post/217/2014-06-09/mom/Cerdas-Baca-Labeluntuk-Hindari-Alergen. Akses 6 November 2020. Friedman, Janice. “Biology Junction.” Leeuwenhoek Article- BIOLOGY JUNCTION, biologyjunction.com, 21 April 2017, https://www.biologyjunction.com/leeuwenhoek_article.htm. Akses 20 Oktober 2020. Goodreads.com. “Robert Hooke.” Robert Hooke (Author of Micrographia), Goodreads.com, https://www.goodreads.com/author/show/826340. Robert_Hooke. Akses 20 Oktober 2020. https://www.thermoworks.com/thermometry101_a_brief_history_of_thermometry diakses 14 Desember 2020. https://www.acc.co.id/news/read/inilah-bugatti-chiron-super-sport-300-versiproduksi-sangpemecah-rekor-kecepatan diakses 2 November 2020. Jurnalanakpangan. “Jurnal Anak Pangan.” Jangan Makan Mie Instan Pakai Nasi, 18 Oktober 2016, http://jurnalanakpangan.blogspot.com/2016/10/jangan-makan-mieinstan-pakai-nasi.html. Akses 2 November 2020. Kabar Pandeglang. “Sistem Pernapasan Pada Manusia.” Sistem Pernapasan Pada Manusia, Kabarpandeglang.com, 2017, https://kabarpandeglang.com/sistempernapasan-pada-manusia/. Akses 5 Desember 2020. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (26 Maret 2018). Miliki 127 Gunung Api Aktif Jadikan Indonesia “Laboratorium” Gunung Api Dunia. Diakses dari: https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsipberita/miliki-127- gunung-api-aktif-jadikan-indonesia-laboratorium-gunungapi-dunia tanggal 3 Desember 2020. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. “Apa saja kandungan di dalam sebatang rokok ? (2).” Apa saja kandungan di dalam sebatang rokok ? (2), Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 9 Desember 2018, http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-paru-kronik/apasajakandungan-di-dalam-sebatang-rokok-2. Akses 5 Desember 2020. Kemdikbud. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diakses dari: https://kbbi.web.id/ tanggal 15 Desember 2020.


Miconos. “Jenis-Jenis Mikroskop.” Jenis-Jenis Mikroskop, Miconos, 2020, https://www.miconos.co.id/2020/06/jenis-jenis-mikroskop.html. Nave, C. R. (2017). Convergent Boundaries between Tectonic Plates. HyperPhysics. Diakses dari: http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/hph.html tanggal 25 November 2020. Noe, Adrianne. “The Hooke Microscope.” The Hooke Microscope, The Scientist Magazine, 1 Nopember 2007, https://www.the-scientist.com/foundationsold/thehooke-microscope-45935. Akses 20 Oktober 2020. Nurdiarsih, Fadjriah (21 Agustus 2018). Beda Magnitudo dengan Skala Richter sebagai Ukuran Gempa. Diakses dari https://www.liputan6.com/news/read/3624335/bedamagnitudo-dengan-skala-richter-sebagai-ukurangempa tanggal 6 Desember 2020. Paterson, D. (2018, May). Education in Chemistry_Mixtures: What do they look like? Retrieved from Royal Society of Chemistry: rsc.li/2FxsuyJ Pkpure. “Human Anatomy Atlas 2021: Complete 3D Human Body.” Human Anatomy Atlas 2021: Complete 3D Human Body, APKPure, https://apkpure.com/id/humananatomy-atlas-2021-complete-3d-human-body/com.visiblebody.atlas. Akses 2 Desember 2020. Prabowo, Dani (26 Desember 2019). 5 Fakta Gempa dan Tsunami Aceh, Tragedi yang Terjadi 15 Tahun Lalu... Diakses dari: https://nasional.kompas.com/read/2019/12/26/10570861/5-fakta-gempa-dantsunami-aceh-tragediyang-terjadi-15-tahun-lalu?page=all tanggal 6 Desember 2020. Ramadhan, Bagus. “Penemu Kromosom 23, Pria Kelahiran Pekalongan.” penemukromosom 23, Pria Kelahiran Pekalongan, goodnewsfromindonesia.id, 13 Oktober 2015, https://www.goodnewsfromindonesia.id/2015/10/13/penemu-kromosom-23- pria-kelahiran-pekalongan. Akses 20 Oktober 2020. Rickard, Greg. Science Focus 1. Second ed., Australia, Pearson Heinemann, 2009. Mengertahui Guru Mata Pelajaran Kepala Sekolah SMP Negeri 187 HARMONIS, S.Sn SRI. OKTIAWATI, S.Pd NIP. 197006151999032002 NIP. 197610022014082001


MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA Nama Sekolah : SMP NEGERI 187 JAKARTA Nama penyusun : SRI OKTIAWATI, S.Pd Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fase D, Kelas / Semester : VIII (Delapan) / II (Genap)


MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA IPA FASE D KELAS VIII INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Instansi Jenjang Sekolah Mata Pelajaran Fase / Kelas Bab IV Alokasi Waktu : : : : : : SMP NEGERI 187 JAKARTA SMP Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) D / VIII Getaran, Gelombang, dan Cahaya 15 (1 JP = 40 menit) B. KOMPETENSI AWAL Capaian Pembelajaran Fase D Berbekal capaian pembelajaran yang telah diperoleh di fase sebelumnya, peserta didik mendeskripsikan bagaimana hukum-hukum alam terjadi pada skala mikro hingga skala makro dan membentuk sistem yang saling bergantung satu sama lain. Pada fase ini, peserta didik mengimplementasikan pemahaman terhadap konsep-konsep yang telah dipelajari untuk membuat keputusan serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Elemen Capaian Pembelajaran Pemahaman IPA Pada akhir fase D, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force), memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor Peserta didik memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk pesawat sederhana. Peserta didik memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alat- alat optik sederhana yang sering


dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik sederhana, memahami gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari. Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif bumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya dan memahami struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam rangka mitigasi bencana. Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asambasa berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan. Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan. Keterampilan proses 1. Mengamati Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. 2. Mempertanyakan dan memprediksi Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi. 4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. 5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi. 6. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.


C. PROFIL PELAJAR PANCASILA Mandiri, Kreatif, Bernalar kritis, D. SARANA DAN PRASARANA 1. Sumber Utama : a. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VIII, P Penulis : Okky Fajar Tri Maryana, dkk. b. Laptop, LCD, PC, Proyektor, White Board, Jaringan Internet, Penghapus, Sticky note, ALat Tulis Sekolah. 2. Sumber Utama : Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat dilingkungan sekitar dan disesuaikan dengan materi yang dibahasa. E. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal. F. MODEL PEMBELAJARAN Model pembelajaran tatap muka G. KATA KUNCI DALAM BAB INI • Getaran • Bunyi • Gelombang • Cahaya H. MATERI PEMBELAJARAN Bab 4 Usaha, dan Energi A. Getaran. B. Gelombang. C. Cahaya dan Alat Optik. KOMPONEN INTI A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Alur Tujuan Pembelajaran : Subbab 4.1 Getaran : Memahami konsep getaran dalam kehidupan sehari-hari Subbab 4.2 Gelombang : Menjelaskan bahwa gelombang adalah getaran yang merambat Menunjukkan contoh-contoh gelombang Subbab 4.3 Cahaya dan Alat Optik : Menganalisis fenomena perambatan gelombang cahaya Memahami teknologi teropong dan kamera secara sederhana B. PEMAHAMAN BERMAKNA a. Mengapa saat kita berbicara atau bersuara, tenggorokan kita terasa bergetar? b. Apa yang terjadi pada mata saat kita menerima rangsang berupa cahaya? c. Bagaimana cara kerja kamera?


C. PERTANYAAN PEMANTIK Bagaimana mata kita dapat melihat Galaksi Andromeda yang jaraknya begitu jauh? Bagaimana cara kita dapat melihat bentuknya dengan lebih jelas? D. KEGIATAN PEMBELAJARAN Subbab 4.1 Getaran (4 × 40 menit) Alur Tujuan Pembelajaran Pelajar dapat memahami konsep getaran dalam kehidupan sehari-hari Alat dan Media Ajar yang Dibutuhkan Buah atau batu berbentuk bulat, seutas tali berukuran panjang 20 cm dan 60 cm, pengukur waktu (stopwatch), Kegiatan Pendahuluan a) Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk. b) Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan. c) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran. d) Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. e) Guru mempersiapkan segara peralatan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Apersepsi a) Guru dapat memulai pembelajaran dengan mengajak pelajar mempraktikkan aktivitas yang terdapat dalam apersepsi pada buku siswa (halaman 110). b) Guru mengajak pelajar berdiskusi menjawab pertanyaan tentang getaran yang dirasakan pada tenggorokan. Seperti biasa, guru tidak perlu melakukan konfirmasi pada jawaban yang diberikan pelajar, guru hanya perlu mendorong pelajar untuk mengemukakan pendapatnya. c) Guru dapat memperluas diskusi dengan fenomena-fenomena lain yang berhubungan dengan bunyi dan getaran, misalnya saat pesawat atau truk besar lewat di dekat kita, atau getaran yang dirasakan saat menonton konser musik. d) Setelah diskusi, guru mengajak pelajar mengisi Tabel Sebelum-Sesudah yang telah disiapkan di dinding kelas. Kegiatan Inti Aktivitas Pemantik a) Pelajar membaca penjelasan mengenai aktivitas apersepsi pada topik “Benda yang Bergetar” (halaman 110). b) Untuk menguatkan pemahaman, guru dapat meminta pelajar untuk membuat ilustrasi penjelasan yang diberikan dalam bentuk sketsa atau gambar sederhana yang diberi


keterangan mengenai istilah-istilah yang baru diperkenalkan pada bab ini. Aktivitas Utama a) Pelajar mengerjakan Aktivitas 4.1 (halaman 112) secara berkelompok. Sebelum bekerja, setiap anggota menentukan peran masing-masing dalam kelompok. b) Setelah proses persiapan, guru dapat meminta setiap kelompok membuat dugaan terlebih dahulu terhadap percobaan membuat bandul yang akan dilakukan. Pertanyaan pemandu untuk aktivitas membuat dugaan ini misalnya: (1) Bagaimana perbedaan banyak getaran bandul pada panjang tali 20 cm dan 60 cm? (2) Mungkinkah terjadi bandul berhenti bergerak sebelum waktu habis? Guru dapat mengembangkan pertanyaan pemandu atau meminta pelajar membuat pertanyaannya sendiri. c) Kelompok melakukan pengamatan dan mengisi tabel hasil pengamatan. Guru dapat menganjurkan pelajar melakukan percobaan lebih dari 3 kali jika diperlukan. d) Setelah selesai, setiap kelompok melengkapi tabel 4.1 dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada pada halaman 113. e) Tabel hasil pengamatan dapat dipasang di papan tulis, dan pelajar dapat saling membandingkan hasil yang diperoleh. Guru mengajak pelajar membahas kemungkinankemungkinan yang menyebabkan terjadinya perbedaan hasil (jika ada). f) Guru mengajak pelajar berdiskusi dalam kelas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang pengamatan yang telah dilakukan, sambil meluruskan jika terjadi miskonsepsi. Alternatif Aktivitas a) Pengayaan Aktivitas Utama Guru dapat menggunakan simulasi melalui laman https://phet.colorado.edu/sims/html/pendulum-lab/latest/pendulum-lab_en.html dan pelajar dapat mengubah variabel panjang tali, berat pendulum, dan besar simpangan. b) Refleksi (1) Guru dapat meng ajukan pertanyaan reflektif seperti: (a) Informasi apa yang baru pertama kalian dapatkan? (b) Bagian mana yang masih belum kalian pahami? (c) Adakah pemanfaatan cara kerja bandul seperti yang kalian amati hari ini yang digunakan di lingkungan sekitar kalian? Guru dapat mengembangkan pertanyaan-pertanyaan reflektif ini. (2) Guru mengingatkan pelajar untuk mengunjungi Tabel Sebelum-Sesudah untuk mengevaluasi proses belajarnya. Referensi Tambahan https://phet.colorado.edu/sims/html/pendulum-lab/latest/pendulumlab_en.html untuk simulasi bandul


Click to View FlipBook Version