The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Prangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8-Nunung Nurhayati-Link

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by smp negeri 187 jakarta, 2023-12-25 10:29:43

Prangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8-Nunung Nurhayati-Link

Prangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8-Nunung Nurhayati-Link

Pelaksanaan Asesmen: ▪ Proses bekerja secara mandiri dan kelompok ▪ Hasil kerja mandiri dan kelompok Kriteria Penilaian: ▪ Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok. ▪ Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100 Pengayaan dan Remidial Pengayaan dan remidial dijadikan sebagai dokumen tersendiri sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam modul ajar. Refleksi Guru: ▪ Apakah kegiatan belajar berhasil? ▪ Berapa persen peserta didik mencapai tujuan? ▪ Apa yang menurut Anda berhasil? ▪ Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik? ▪ Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar? ▪ Apakah seluruh peserta didik mengikuti Pembelajaran dengan baik? Refleksi Peserta Didik: ▪ Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pembelajaran ini? ▪ Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? ▪ Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami Pembelajaran ini? ▪ Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan? ▪ Bagian mana dari pembelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan? ▪ Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? Daftar Pustaka: • Tim Edukatif. 2018. Marbi: Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Erlangga. • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII, Penulis: Maya Lestari Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978-602-244-623-1. • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Bahasa Indonesia untuk Siswa SMP Kelas VIII, Penulis: Maya Lestari Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978- 602-244-622-4.


Materi Teks Pidato . Menjaga Kebersihan. Hormat yang terhormat, Para hadirin yang terhormat, Saya berdiri di depan Anda hari ini untuk berbicara tentang sebuah topik yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu kebersihan. Kebersihan bukan hanya masalah tata tertib dan penampilan, tetapi juga merupakan kunci utama untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan kita serta masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya ingin mengajak kita semua untuk memahami pentingnya kebersihan dan berkomitmen untuk menjaga kebersihan di lingkungan kita. Pertama-tama, mari kita sadari bahwa kebersihan bukanlah tugas yang hanya harus dilakukan oleh pemerintah atau institusi tertentu. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama sebagai individu dan anggota masyarakat. Setiap langkah kecil yang kita ambil untuk menjaga kebersihan di sekitar kita memiliki dampak besar bagi kesehatan kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Salah satu aspek kebersihan yang sangat penting adalah kebersihan diri. Mencuci tangan dengan sabun secara teratur adalah tindakan sederhana yang dapat mencegah penyebaran penyakit. Mari kita semua membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, menjaga kebersihan tubuh, seperti mandi secara teratur dan menjaga kebersihan pakaian, juga merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan merasa segar sepanjang hari. Selain kebersihan diri, kebersihan lingkungan juga merupakan hal yang perlu diperhatikan. Bersihkan dan kelola sampah dengan benar, baik itu di rumah, sekolah, atau tempat umum lainnya. Buang sampah pada tempatnya dan pastikan untuk mendaur ulang jika memungkinkan. Jangan membuang sampah sembarangan di sungai, laut, atau tempat umum lainnya, karena hal itu merusak lingkungan dan mengancam kehidupan makhluk hidup di sekitarnya. Tidak hanya itu, mari kita juga berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan alam. Kita bisa berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan lingkungan, seperti membersihkan pantai, sungai, atau


taman-taman. Melalui tindakan sederhana ini, kita dapat menjaga keindahan alam serta melindungi flora dan fauna yang hidup di dalamnya. Selanjutnya, mari kita juga menjaga kebersihan di lingkungan kita sehari-hari, seperti rumah, sekolah, atau tempat kerja. Menjaga kebersihan ruangan, membersihkan permukaan yang sering disentuh, dan menjaga sanitasi yang baik adalah cara-cara efektif untuk mencegah penyakit menular dan menciptakan lingkungan yang sehat. Terakhir, mari kita edukasi diri kita sendiri dan orang lain tentang pentingnya kebersihan. Sosialisasikan pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, dan praktik kebersihan lainnya kepada keluarga, teman, dan anggota masyarakat lainnya. Dengan saling mendukung dan memberikan informasi yang benar, kita dapat menciptakan masyarakat yang sadar akan kebersihan dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan bersama. Di akhir pidato ini, saya ingin mengingatkan kita semua bahwa menjaga kebersihan bukan hanya kewajiban, tetapi juga hak setiap individu untuk hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat. Mari kita jadikan kebersihan sebagai gaya hidup kita, baik di dalam maupun di luar rumah, untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih sehat bagi kita semua. Terima kasih.


Konsep Utama: Mengidentifikasi informasi dan struktur teks teks deskripsi. 1. Capaian Pembelajaran: a. Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan kreatif. 2. Tes Awal: a. Menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan secara lisan. 3. Profil Pelajar Pancasila: Memiliki sikap yang mandiri, berpikir kritis, dan Kreatif. 4. Sarana dan Prasarana: a. Sarana: 1) Laptop/ Komputer untuk menampilkan power point materi dan video. 2) LCD untuk menampilkan power point materi metode-metode dalam berpidato dan menampilkan video. 3) Kertas HVS untuk menuliskan LKPD. b. Prasarana 1) Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas VIII halaman 182-184. 2) Power Point tentang materi metode-metode dalam berpidato. 3) Media video dari Youtube diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=Nah5lj6xzis&t=63s pada tanggal 15 Juni 2023. https://www.youtube.com/watch?v=ycqiHgZR_Ok pada tanggal 15 Juni 2023 https://www.youtube.com/watch?v=BybvE2fmx4U pada tanggal 15 Juni 2023 https://www.youtube.com/watch?v=0jO63poT-J4 pada tanggal 15 Juni 2023 Nama Penyusun Nama Sekolah Tahun Jenjang/Kelas Mata Pelajaran Alokasi Waktu :Nunung Nurhayati : SMPN 187 Jakarta : 2023 : SMP/VIII : Bahasa Indonesia : 3 x pertemuan


7. Tujuan Pembelajaran: a. Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk pidato. 8. Pemahaman Bermakna: a. Keterampilan menyampaikan informasi untuk menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk pidato untuk menguatkan karakter sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. b. Keterampilan berbicara dan keterampilan mempresentasikan suatu topik di depan audiens merupakan keterampilan yang dibutuhkan dalam segala bidang. 9. Pertanyaan Pemantik: a. Pernahkah kamu mendengar pidato? b. Pidato apa saja yang pernah kalian dengar? c. Diantara pidato-pidato tersebut, manakah yang lebih menarik perhatian kalian? Apa alasannya? d. Pernahkah kalian berbicara di depan umum? 10. Persiapan Pembelajaran: a. Menyiapkan bahan bacaan atau bahan tayangan berupa video. b. Menyiapkan Lembar Kerja. c. Menyiapkan alat evaluasi/asesmen. d. Menyiapkan buku dan kamus. 11. Waktu Persiapan: Total waktu persiapan 120 menit 12. Materi Pembelajaran: a. Metode-metode dalam berpidato (metode impromptu, manuskrip, memoriter, dan ekstempore) 1) Pidato impromptu adalah pidato yang dilakukan secara spontan atau tiba-tiba. 2) Pidato manuskrip adalah pidato yang menggunakan naskah. 3) Pidato memoriter adalah pidato yang dihafalkan. 5. Target Peserta Didik: Reguler 6. Model Pembelajaran: Tatap muka Problem Based Learning


13. Langkah-langkah Pembelajaran: AKTIVITAS PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Awal Kegiatan Inti Kegiatan Penutup 1. Guru menyapa peserta didik. 2. Guru mengajak peserta didik untuk berdo'a sebelum memulai Pembelajaran. 3. Guru mengecek kehadiran peserta didik 4. Guru menstimulasi peserta didik dengan memberikan pertanyaan berikut: a. Apakah kalian mengenal seorang orator ulung? Sebutkan namanya! b. Menurut kalian, apa yang membuat orang-orang suka mendengar pidato sang orator tersebut? 5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 6. Peserta didik menyimak pidato contoh macam-macam metode berpidato ditayangkan guru. 7. Peserta didik bersama guru melakukan tanya jawab terkait video yang ditayangkan. 8. Peserta didik menyimak penjelasan materi metode-metode dalam berpidato yang disampaikan guru. 9. Guru memberikan LKPD kepada peserta didik terkait isi pidato dan metode yang digunakan dalam berpidato. 10. Peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas. 11. Peserta didik lain menanggapi. 12. Guru menilai hasil pekerjaan peserta didik. 13. Peserta didik lain memberikan tanggapan serta mendapatkan evaluasi dan penguatan dari guru. 14. Peserta didik bersama guru menyimpulkan Pembelajaran. 15. Guru menugaskan peserta didik untuk membaca dan membawa sebuah teks pidato yang sudah mereka tulis pada pertemuan sebelumnya untuk mereka sampaikan secara lisan. 16. Peserta didik bersama guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama. 4) Pidato ekstempore adalah pidato dengan cara mengingat garis-garis besar masalah yang akan disampaikan. b. Berpidato


AKTIVITAS PERTEMUAN KE-2 DAN PERTEMUAN KE-3 Kegiatan Awal Kegiatan Inti Kegiatan Penutup 1. Guru menyapa peserta didik. 2. Guru mengajak peserta didik untuk berdo'a sebelum memulai Pembelajaran. 3. Guru mengecek kehadiran peserta didik 4. Guru menstimulasi peserta didik dengan beberapa pertanyaan. Misalnya: - Apakah kalian masih ingat pidato yang didengarkan pada pertemuan yang lalu? - Teks pidato apa yang kalian baca atau dengar di rumah? 5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 6. Peserta didik menyimak contoh video pidato. 7. Peserta didik dan guru saling bertanya jawab terkait video yang ditayangkan. 8. Guru memberikan latihan berpidato kepada peserta didik dengan menggunakan satu dari empat metode berpidato yang sudah dipelajari. 9. Peserta didik memilih metode apa yang akan dipakai untuk menyampaikan pidato yang telah mereka tulis pada pertemuan sebelumnya. 10. Guru memberikan bola-bola yang berisi nomor urut peserta didik untuk maju berpidato. 11. Peserta didik maju satu persatu sesuai dengan nomor yang ada dalam bola untuk berpidato di depan kelas dengan menggunakan metode yang mereka pilih. 12. Peserta didik menyampaikan pertanyaan terkait materi yang disampaikan guru. 13. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran. 14. Guru menugaskan peserta didik untuk membaca kembali teks pidato yang mereka tulis. 17. Peserta didik bersama guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama. 14. Asesmen: ▪ Mengidentifikasi metode-metode dalam berpidato dalam Teks Pidato. ▪ Menyampaikan gagasan dalam Teks pidato. ▪ Menilai pidato yang disajikan 15. Rubrik Penilaian Guru memberikan skor untuk hasil pembelajaran peserta didik ke dalam format berikut!


Tabel Rubrik Penilaian Praktik Berpidato No Nama Komponen Keterampilan Berpidato Peserta Didik Kesiapan (1-4) Kejelasan (1-4) Isi Pidato (1-4) Posisi tubuh dan kontak pandang (1-4) Mendengarkan pidato teman sekelas (1-4) Skor Maksimal (Jumlah seluruh komponen) 1. Rani 2. Wati 16. Kegiatan Pengayaan dan Remedial a. Pengayaan Kegiatan tindak lanjut Peserta didik dapat menonton tayangan aneka video orasi di internet untuk memperkaya wawasan mereka tentang pidato. b. Remedial Panduan penanganan pembelajaran peserta didik a. Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar Beberapa peserta didik mungkin perlu berpikir lebih keras untuk memahami pengertian pidato dan metode-metode yang digunakan dalam berpidato. Guru dapat memecahkan masalah tersebut dengan cara mengelompokkan peserta didik yang punya kecepatan belajar tinggi. b. Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi Beberapa peserta didik mungkin memiliki kecepatan belajar yang lebih tinggi daripada peserta didik lainnya. Guru dapat memberi mereka kesempatan yang lebih banyak untuk memandu dan memahami pelajaran. Kegiatan alternatif untuk peserta didik seperti ini adalah memandu diskusi dan melakukan presentasi. c. Keberagaman karakter peserta didik Guru dapat memotivasi peserta didik yang merasa malu atau kurang percaya diri untuk tampil di depan kelas. Jika mereka tidak bersedia tampil, guru dapat menempatkan mereka sebagai pengamat peserta didik lain yang berpidato. Setelah selesai, guru meminta mereka untuk membuat penilaian terhadap pidato tersebut, baik secara lisan maupun tertulis.


17. Pelaksanaan Asesmen: a. Proses bekerja dalam pembelajaran secara individu. b. Hasil kerja individu c. Hasil asesmen individu. 18. Kriteria Penilaian: a. Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat proses pembelajaran b. Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100 19. Refleksi Guru: a. Apakah kegiatan belajar berhasil? b. Berapa persen peserta didik mencapai tujuan? c. Apa yang menurut Anda berhasil? d. Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik? e. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar? f. Apakah seluruh peserta didik mengikuti Pembelajaran dengan baik? 20. Refleksi Peserta Didik: a. Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pembelajaran ini? b. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? c. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami Pembelajaran ini? d. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan? e. Bagian mana dari pembelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan? f. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?


Daftar Pustaka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII, Penulis: Maya Lestari Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978-602-244-623-1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Bahasa Indonesia untuk Siswa SMP Kelas VIII, Penulis: Maya Lestari Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978-602-244-622-4. http://novehasanah.blogspot.com/2014/12/rubrik-penilaian-keterampilan-pidato.html diakses pada 16 Juni 2023 https://www.youtube.com/watch?v=Nah5lj6xzis&t=63s pada tanggal 15 Juni 2023. https://www.youtube.com/watch?v=ycqiHgZR_Ok pada tanggal 15 Juni 2023 https://www.youtube.com/watch?v=BybvE2fmx4U pada tanggal 15 Juni 2023 https://www.youtube.com/watch?v=0jO63poT-J4 pada tanggal 15 Juni 2023


Lampiran 1 Bahan Ajar A. Metode-metode Dalam Berpidato Secara Lisan Penyampaian informasi di depan umum khususnya pidato persuasif secara lisan dapat dilakukan dengan berbagai teknik atau metode, penggunaan teknik tersebut tentu saja harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pembicara. Berikut uraian beberapa teknik penyampaian pidato secara lisan. a. Impromptu, yaitu berpidato secara spontan tanpa persiapan; b. Hapalan, yaitu sebelum berpidato naskah pidato sudah dihapalkan; c. Naskah, yaitu berpidato dengan cara membaca teks yang sudah disediakan; d. Ekstemporan, yaitu berpidato hanya membawa catatan-catatan penting yang akan disampaikan. B. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berpidato Berbicara di depan publik merupakan salah satu kegiatan yang berkaitan dengan keterampilan berbahasa yang dianggap sulit bagi sebagain besar orang. Kita harus menguasai teknik dan kiat-kiat tertentu agar dapat berpidato dengan baik. Berikut uraian hal-hal yang harus diperhatikan saat menyampaikan pidato secara lisan. a. Menguasai materi. b. Berpenampilan menarik. c. Berpidato dengan singkat, padat dan jelas. d. Menggunakan intonasi dan mimik wajah yang tepat. e. Menggunakan gerak tubuh yang wajar. f. Hindari ketegangan. g. Menggunakan bahasa yang baik. h. Jangan terpaku dengan teks. C. Contoh Pidato Persuasif Masalah Sampah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Salam sejahtera. Om swastiastu. Namo Buddhaya. Salam kebajikan. Selamat siang Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati. Selamat siang teman-teman yang berbahagia. Pada kesempatan ini saya akan berbicara tentang “Masalah Sampah”. Saat ini sampah sudah menjadi masalah yang memprihatinkan dalam kehidupan. Setiap orang menghasilkan sampah yang tidak sedikit jumlahnya, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merilis bahwa jumlah timbunan sampah nasional sebesar 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per tahun dengan asumsi sampah yang


dihasilkan setiap orang 0,7 kg per hari. Sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik, seperti sisa makanan dan tumbuhan, diikuti oleh sampah anorganik, seperti plastik, kertas, kaleng, kaca, dan botol minuman. Produksi sampah yang sangat besar itu akan berakibat fatal jika diikuti oleh perilaku yang tidak benar dari masyarakat soal membuang sampah. Perilaku membuang sampah sembarangan di tempat-tempat umum, seperti di jalanan, selokan, sungai, ataupun laut adalah perilaku tidak terpuji. Perilaku itu dapat menyebabkan bencana dan kerusakan lingkungan. Bencana yang akan timbul bila kita membuang sampah sembarangan salah satunya adalah banjir. Banjir disebabkan oleh selokan yang tersumbat karena banyaknya sampah yang dibuang sembarangan. Sampah tersebut juga menyebabkan pendangkalan sungai. Jika hujan turun, air akan meluap ke permukiman warga. Selain itu, sampah yang dibuang ke sungai akan dibawa arus ke laut. Jika sampai di laut, sampah akan merusak ekosistem laut. Terumbu karang menjadi rusak, biota laut akan mati, dan ikan tidak bisa berkembang biak. Selain menyebabkan banjir dan merusak ekosistem laut, sampah anorganik juga dapat merusak unsur hara pada tanah sebab sampah anorganik membutuhkan waktu lama untuk terurai. Akibatnya, kesuburan tanah akan berkurang dan pepohonan sebagai sumber oksigen tidak bisa tumbuh dengan baik. Bapak dan Ibu Guru serta teman-teman semua. Kita telah mengetahui akibat yang ditimbulkan oleh sampah. Marilah kita melatih diri untuk disiplin dalam membuang sampah. Buanglah sampah pada tempatnya. Jika perlu, kita harus mencari cara untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan mendaur ulang sampah anorganik menjadi barang-barang yang bermanfaat. Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya cintai, sampah adalah masalah kita bersama. Untuk itu, marilah kita menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah. Saya berharap pada masa yang akan datang kita lebih peduli dan perhatian terhadap masalah sampah. Terima kasih atas perhatiannya. Selamat siang. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.


Lampiran 2 Media Pembelajaran 1. Video Pidato 1 yang diakses dari : https://www.youtube.com/watch?v=Nah5lj6xzis&t=63s 2. Video Pidato 2 yang diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=ycqiHgZR_Ok


3. Video Pidato 3 yang diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=BybvE2fmx4U 4. Video Pidato 3 yang diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=0jO63poT-J4


5. Power point materi Metode-metode dalam berpidato.


MATERI POKOK : TEKS PIDATO SUB-MATERI: PENYAJIAN TEKS PIDATO PERSUASIF TERTULIS DAN LISAN NAMA NOMOR KELAS : : : PETUNJUK 1. Tentukan metode berpidato yang kalian gunakan jika kalian ingin berpidato: Apakah metode impromptu, manuskrip, memoriter, atau ekstempore? Jelaskan alasannya! 2. Tingkatkanlah keterampilan berbicara kalian dengan berpidato di depan kelas berdasarkan teks pidato yang telah kalian tulis! Lampiran 3 LKPD LEMBAR KARYA Judul Pidato : Pokok Isi Pidato : Metode yang dipilih : Alasan :


Lampiran 4 Lembar Asesmen No Nama Komponen Keterampilan Berpidato Peserta Didik Kesiapan (1-4) Kejelasan (1-4) Isi Pidato (1-4) Posisi tubuh dan kontak pandang (1-4) Mendengarkan pidato teman sekelas (1-4) Skor Maksimal (Jumlah seluruh komponen) 1. Rani 2. Wati Rubrik Asesmen Komponen Keterampilan Berpidato 4 3 2 1 Kesiapan Siswa menunjukkan kesiapan berpidato dan telah banyak berlatih Siswa tampak cukup siap berpidato dan sepertinya masih perlu sedikit berlatih Siswa tampak cukup siap berpidato dan sepertinya masih perlu banyak berlatih Siswa tampak tidak siap Kejelasan Siswa berpidato dengan jelas, tidak ada kesalahan pengucapan Siswa berpidato dengan jelas, ada kesalahan pengucapan 1 kata Siswa berpidato dengan jelas, ada kesalahan pengucapan lebih dari satu kata Siswa berpidato dengan tidak jelas atau tidak dapat dimengerti, atau kesalahan pengucapan kata banyak sekali Isi Pidato Siswa menunjukkan pemahaman yang sangat baik tentang topik pidato Siswa menunjukkan pemahaman yang baik tentang topik pidato Siswa menunjukkan pemahaman yang baik pada beberapa bagian topik pidato Siswa menunjukkan pemahaman yang buruk tentang topik pidato Posisi tubuh dan kontak pandang Berdiri tegak, tampak percaya diri dan rileks, melakukan Berdiri tegak, melakukan kontak pandang kadang-kadang tidak berdiri dengan tegak dan melakukan Tampak gelisah dan tidak melakukan kontak pandang dengan audien


kontak pandang dengan seluruh audien dengan seluruh audien kontak pandang dengan audien Mendengarkan pidato teman sekelas Mendengarkan dengan baik dan tidak membuat gerakan atau suara berisik yang mengganggu temannya yang sedang berpidato Mendengarkan dengan baik dan tetapi 1 kali membuat gerakan atau suara-suara berisik yang mengganggu temannya yang sedang berpidato Kadang-kadang tampak tidak mendengarkan dengan baik, tetapi tidak membuat suara atau gerakangerakan yang membuat berisik Kadang-kadang tampak tidak mendengarkan dengan baik, dan membuat suara atau gerakan-gerakan yang membuat berisik Nilai = Skor maksimal x 5


Nama Penyusun Nama Sekolah Tahun Jenjang/Kelas Mata Pelajaran Alokasi Waktu : Nunung Nurhayati : SMPN 187 Jakarta : 2023/2024 : SMP/VII : Bahasa Indonesia : 3 x pertemuan (240 menit) Capaian Pembelajaran: ▪ Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks pidato untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Kompetensi Awal: Membaca teks pidato dengan seksama Menemukan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks pidato Menemukan makna yang tersurat dan tersirat pada teks pidato Profil Pelajar Pancasila: Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia: Berkebinekaan global: mengenal an menghargai budaya. Kreatif : menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal.


Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks pidato untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.Pemahaman Bermakna: Keterampilan membaca teks pidato untuk menguatkan karakter sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. Kemapuan memahami dan menemukan gagasan,pikiran, pandangan,arahan atau pesan dari tekas pidato. Pertanyaan Pemantik: ▪ Pernahkah kamu membaca teks pidato ? ▪ Masih ingatkah topik dari teks pidato yang pernah kalian baca? ▪ Pesan apakah yang tersirat dalam pidato tersebut ? Persiapan Pembelajaran: ▪ Menyiapkan bahan bacaan atau bahan tayangan berupa audio. ▪ Menyiapkan Lembar Kerja. ▪ Menyiapkan alat evaluasi/asesmen. ▪ Menyiapkan buku dan kamus. Waktu Persiapan: Total waktu persiapan 120 menit Materi Pembelajaran: Materi pembelajaran dijadikan dokumen tersendiri sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam modul ajar. Langkah-langkah Pembelajaran: AKTIVITAS PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Awal Kegiatan Inti Kegiatan Penutup ▪ Guru menyapa peserta ▪ Guru menyampaikan tujuan Guru memberi penguatan materi terkait gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks pidato didik. pembelajaran. ▪ Guru mengajak peserta ▪ Guru menayangkan didik untuk berdoa video/membacakan teks pidato sebelum memulai ▪ Peserta didik menyimak pidato Pembelajaran. melalui : audio visual , dengan ▪ Guru mengecek kehadiran membaca teks pidato berupa visual. peserta didik Sarana dan Prasarana: ▪ Perpustakaan, buku, LCD/video, komputer, jaringan internet. Target Peserta Didik: Reguler Model Pembelajaran: Tatap muka dengan Inquiry


▪ Guru menstimulasi peserta didik dengan beberapa pertanyaan, misalnya: - Pernahkah kamu membaca teks pidato? - Masih ingatkah topik dari teks pidato yang pernah kalian baca? - Pesan apakah yang tersirat dalam pidato tersebut? ▪ Kemudian, mengaitkannya dengan materi yang akan disampaikan. Pidato yang dibacakah oleh peserta didik ( Kinestetik ) ▪ yang dibacakan atau dilihat dari tayangan video. ▪ Peserta didik dibagi kelompok terdiri atas empat sampai lima orang. ▪ Tiap kelompok dibagi LK. ▪ Peserta didik mengerjakan LK dalam kelompoknya. ▪ Peserta didik menemukan gagasan dari teks pidato yang dibaca/didengar. ▪ Tiap-tiap kelompok memajang hasil karyanya di dinding kelas atau di papan tulis. ▪ Tiap-tiap kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompoknya secara bergiliran. ▪ Kelompok lain menanggapi. ▪ Guru mengawasi peserta didik dalam bekerja di kelompoknya. ▪ Peserta didik mendapat umpan balik dari guru terkait gagasan pada teks pidato. ▪ Guru menilai hasil kerja kelompok. ▪ Kelompok dengan nilai tertinggi diberi bintang atau reward. ▪ Guru menyampaiakan simpulan Pembelajaran. ▪ Guru menugaskan peserta didik untuk mencari makna yang tersirat dan tersurat dari teks pidato yang dibaca. ▪ Guru menutup pembelajaran. AKTIVITAS PERTEMUAN KE-2 Kegiatan Awal Kegiatan Inti Kegiatan Penutup ● Guru menyapa peserta didik. ● Guru mengajak peserta didik untuk berdo'a sebelum memulai Pembelajaran. ● Guru mengecek kehadiran peserta didik ● Guru menstimulasi peserta didik dengan beberapa pertanyaan. Misalnya: - Apakah kalian masih ingat teks pidato yang dibaca minggu lalu? - Teks pidato apa yang kalian baca drumah? - Topik apa yang dibahas dalam pidato tersebut? ● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. ● Peserta didik membaca teks pidato. Bisa juga guru memutar video teks pidato. ● Peserta didik diberi umpan balik terkait teks pidato yang didengar atau dibaca ● Guru bertanya jawab dengan peserta didik terkait teks yang didengar atau dibaca. ● Peserta didik Menemukan makna yang tersurat dan tersirat pada teks pidato ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil temuan mereka tentang makna yang tersurat dan tersirat dalam teks pidato ▪ Peserta didik mengerjakan asesmen, bisa secara lisan maupun tulisan. ● Peserta didik menyampaikan pertanyaan terkait materi yang disampaikan guru. ● Guru menyampaiakan simpulan pembelajaran. ▪ Guru menutup pembelajaran.


● Dikaitkan dengan materi yang akan disampaikan. Kompetensi yang Dinilai melalui Asesmen Akhir Pembelajaran: • Membaca pidato • Mengidentifikasi gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks pidato untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. • Menemukan makna yang tersurat dan tersirat pada teks pidato ▪ Soal: Masalah Sampah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Salam sejahtera. Om swastiastu. Namo Buddhaya. Salam kebajikan. Selamat siang Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati. Selamat siang teman-teman yang berbahagia. Pada kesempatan ini saya akan berbicara tentang “Masalah Sampah”. Saat ini sampah sudah menjadi masalah yang memprihatinkan dalam kehidupan. Setiap orang menghasilkan sampah yang tidak sedikit jumlahnya, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merilis bahwa jumlah timbunan Bab VI | Menulis Teks Pidato | 175 sampah nasional sebesar 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per tahun dengan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang 0,7 kg per hari. Sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik, seperti sisa makanan dan tumbuhan, diikuti oleh sampah anorganik, seperti plastik, kertas, kaleng, kaca, dan botol minuman. Produksi sampah yang sangat besar itu akan berakibat fatal jika diikuti oleh perilaku yang tidak benar dari masyarakat soal membuang sampah. Perilaku membuang sampah sembarangan di tempattempat umum, seperti di jalanan, selokan, sungai, ataupun laut adalah perilaku tidak terpuji. Perilaku itu dapat menyebabkan bencana dan kerusakan lingkungan. Bencana yang akan timbul bila kita membuang sampah sembarangan salah satunya adalah banjir. Banjir disebabkan oleh selokan yang tersumbat karena banyaknya sampah yang dibuang sembarangan. Sampah tersebut juga menyebabkan pendangkalan sungai. Jika hujan turun, air akan meluap ke permukiman warga. Selain itu, sampah yang dibuang ke sungai akan dibawa arus ke laut. Jika sampai di laut, sampah akan merusak ekosistem laut. Terumbu karang menjadi rusak, biota laut akan mati, dan ikan tidak bisa berkembang biak. Selain menyebabkan banjir dan merusak ekosistem laut, sampah anorganik juga dapat merusak unsur hara pada tanah sebab sampah anorganik membutuhkan waktu lama untuk terurai. Akibatnya, kesuburan tanah akan berkurang dan pepohonan sebagai sumber oksigen tidak bisa tumbuh dengan baik. Bapak dan Ibu Guru serta teman-teman semua. Kita telah mengetahui akibat yang ditimbulkan oleh sampah. Marilah kita melatih diri untuk disiplin dalam membuang sampah. Buanglah sampah pada tempatnya. Jika perlu, kita harus mencari cara untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti mengolah


sampah organik menjadi pupuk kompos dan mendaur ulang sampah anorganik menjadi barang-barang yang bermanfaat. Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati dan temanteman yang saya cintai, sampah adalah masalah kita bersama. Untuk itu, marilah kita menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah. Saya berharap pada masa yang akan datang kita lebih peduli dan perhatian terhadap masalah sampah. Terima kasih atas perhatiannya. Selamat siang. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Diskusikanlah pertanyaan berikut bersama teman sekelas kalian. 1. Informasi apakah yang terdapat dalam teks pidato tersebut? 2. Apakah makna tersirat yang terkandung dalam teks pidato tersebut? 3. Apakah makna tersurat yang terkandung dalam teks pidato tersebut? 4. Apa Kesimpulan yang terdapat pada teks pidato bersebut? Daftar Pustaka: Tim Edukatif. 2018. Marbi: Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Erlangga. Jakarta, 2 Januari 2024 Mengetahui Kepala SMPN 187 Jakarta Guru Mata Pelajaran HARMONIS,S.Sn Nunung Nurhayati, S.Pd NIP 197006151995032002 NIP 199005272023212044


Click to View FlipBook Version