BUKU INI UNTUK GENERASI Z Masa Awal Kemerdekaan 1945-1950 KELAS IX Kadek Handy Arya Rika Dayu Sri Ngurah Adi Gus Kanta . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Setelah kemerdekaan mencapai, setiap warga negara memiliki kewajiban untuk mengisi dengan kegiatan yang bermanfaat sepert meraih prestasi bagi Indonesia PENDALAMAN MATERI A. MASA AWAL KEMERDEKAAN (1945-1950) Kemerdekaan Indonesia ditandai dengan dibacanya teks proklamasi kemerdekaan oleh Soekarno didampingi Muhammad Hatta. Pembacaan Proklamasi kemerdekaan tidak serta-merta membebaskan Bangsa Indonesia dari kekuasaan Belanda. Indonesia masih harus berjuang mempertahankan kemerdekaan 1.PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia ditempuh dengan perjuangan sangat panjang. Seperti apa kisahnya? Perhatikan penjelasan berikut a. Persiapan Kemerdekaan Indonesia Pada 7 September 1944 Perdana Menteri Kuniaki Koiso mengeluarkan pernyataan mengenai janji kemerdekaan Indonesia. Pernyataan ini kemudian dikenal dengan Janji Koiso. Untuk merealisasikan janji tersebut, Jepang melahkukan langkah langkah berikut. 1) Membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Dokuritsu Junbi Coasakai atau BPUPKI dibentuk pada 1 Maret 1945 oleh Letnan Jenderal Kumakici Harada. Pembentukan BPUPKI merupakan langkah konkret pertama . 1 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX atas Janji Koiso. BPUPKI diketual Radjiman Wediodiningrat. Selama masa kerjanya, BPUPKI bersidang sebanyak dua lali. Sidang pertama berlangsung pada 29 Mei-1 Juni 1945 membahas rumusan dasar negara. Sidang kedua berlangsung pada 10-16 Juli 1945 membahas rancangan undang-undang dasar negara Indonesia..
Pada 7 Agustus 1945 dibentuk Dokuritsu Junbi linkal atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia untuk menggantikan BPUPKI. PPKI diketuai oleh Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai wakil ketua. Ahmad Soebardjo ditunjuk sebagai penasihat PPKI. Adapun tugas PPKI melanjutkan tugas BPUPKI, dan PPKI juga mempersiapkan segala sesuatu yang mencakup masalah ketatanegaraan setelah Indonesia merdeka. b. Peristiwa Rengas Dengklok Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 1945. Peristiwa rengasdengklok ini berawal dari perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. . Pada peristiwa ini golongan muda mengamankan Soekarno dan Moh. Hatta ke Rengasdengklok. Golongan muda tidak ingin kedua tokoh ini terpengaruh pemerintah Jepang. Selama di Rengasdengklok Soekarno dan Moh. Hatta terus di desak golongan muda untuk segera melaksanakan proklamasi kemerdekaan. Perumusan dan Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia c. Proses perumusan naskah proklamasi dilakukan di kediaman laksamana tadashi maeda. Proklamasi dirancang oleh golongan tua yaitu Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Pada pukul 10.10 WIB Soekarno didampingi oleh Mohammad Hatta membacakan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya dilakukannya pengibaran bendera merah putih oleh Suhud dan Latief Hendraningrat. Lagu " Indonesia Raya " pun dikumandangkan mengiringi pengibaran bendera. 2) Membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia Kehidupan Masyarakat Indonesia Sejak Masa Kemerdekaan Hingga Reformasi 2 (PPKI)
2. DUKUNGAN TERHADAP KEMERDEKAAN INDONESIA Dukungan terhadap Kemerdekaaan Indonesia Setelah pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta, 3 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX berita mengenai proklamasi segera menyebar ke seluruh Indonesia dan dunia. Berkat penyebaran berita tersebut, dukungan rakyat Indonesia terhadap proklamasi kemerdekaan mengalir dari berbagai daerah. Salah satu bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia dilakukan melalui pelaksanaan rapat Ikada pada 19 September 1945. Acara yang dilaksanakan di lapangan Ikada ini diadakan para pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Committe van Actie. Tujuan rapat raksasa ini adalah memperingati satu bulan proklamasi kemerdekaan dan memberikan dukungan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang baru berdiri. Foto : Peristiwa Lapangan Ikada di Jakarta 19 September 1945 SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Fsejarahlengkap.com%2Findonesia%2Fkemerdekaan%2Fpascakemerdekaan%2Fperistiwa-lapanganikada&psig=AOvVaw1WK07fQe8MfZSn8ykPtLAd&ust=1677372358146000&source=images&cd=vfe& ved=0CBIQ3YkBahcKEwiA-sKOua_9AhUAAAAAHQAAAAAQBA 3. PEMBENTUKAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA. Salah satu unsur terbentuknya sebuah negara adalah pemerintahan yang berdaulat. Setelah Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan, para tokoh bangsa segera mengadakan rapat untuk membentuk struktur. Pemerintahan. Melalui sidang PPKI, para tokoh bangsa Indonesia menyusun struktur pemerintahan. Upaya bangsa Indonesia untuk membentuk pemerintahan pada awal kemerdekaan dapat kamu ketahui dengan memindai QR Code di samping
pasukan Sekutu dan Belanda. Dengan gagah berani, rakyat Indonesia dari berbagai daerah mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk menambah pemahamanmu mengenai perlawanan mempertahankan kemerdekaan, pindailah QR Code disamping. 4. PERJUANGAN MEMPERTAHAN KEMERDEKAAN Kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia belum dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia masih berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan yang dicapai. Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Belanda berkeinginan menegakkan kembali kekuasaannya di Indonesia. Dengan bonceng tentara sekutu, Belanda berusaha menancapkan pengaruhnya di Indonesia. Kondisi ini mendorong pemerintah dan rakyat Indonesia bersatu untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan. Perjuangan tersebut dilakukan dengan dua cara, yaitu perjuangan fisik dan diplomasi. Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan berikut. a. Perlawanan Mempertahankan Kemerdekaan Perlawanan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia terjadi di berbagai daerah Rakyat Indonesia menggunakan senjata rampasan dari Jepang dan senjata tradisional yang-ada untuk melawan 1) Pertempuran Lima Hari di Semarang. Pertempuran Lima Hari di Semarang berlangsung pada 15-19 Oktober 1945. Pertempuran ini diawali dengan langkah dr: Karyadi sebagai kepala Rumah Sakit Purusara yang berusaha memeriksa sumber air minum di Candi Lama. Akan tetapi, usaha tersebut mendapatkan halangan dari pasukan Jepang. Akhirnya, pasukan Jepang menembak dr. Karyadi. foto : Almarhum Dr. Karyadi SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.mer deka.com%2Fjateng%2Fkisahperjuangan-dr-kariadi-pahlawan- medis-pertempuran-lima-harisemarang.html&psig=AOvVaw04ZQ wVUYtGBw49sEE3tvL9&ust=1677375 546557000&source=images&cd=vfe &ved=0CBAQjRxqFwoTCPCL9ZbJr_ 0CFQAAAAAdAAAAABAD Kehidupan Masyarakat Indonesia Sejak Masa Kemerdekaan Hingga Reformasi 4
Peristiwa tersebut memicu pertempuran antara pemuda Semarang dan pasukan Kidobutai. Pertempuran berakhir setelah terjadi perundingan antara pihak Indonesia yang diwakili Kasman Singodimedjo dan Sartono dengan pihak Jepang yang diwakili oleh Letnan kolonel Nomura. 2) Pertempuran Ambarawa. foto : Monumen Palagan Ambarawa SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Fregional.kompas.com%2Fread%2F2022 %2F09%2F22%2F161912478%2Fmonumen-palagan-ambarawasejarah-daya-tarik-dan-hargatiket%3Fpage%3Dall&psig=AOvVaw39hgt2q_oZgWUoW9aIMTTy &ust=1677376296089000&source=images&cd=vfe&ved=0CBAQjRx qFwoTCNDsmeTHr_0CFQAAAAAdAAAAABAE Pertempuran Ambarawa berawal dari kedatangan tentara Sekutu di Semarang pada 20 Oktober 1945 yang ternata diboncengi oleh pasukan NICA. Insiden mulai ketika para tentara NICA membebaskan dan mempersenjatai tawanan perang di Magelang. pada 6 Oktober 1945 pasukan TKR mulai mengepung pasukan Sekutu di Magelang. Secara diam-diam pasukan Sekutu mengundurkan diri ke Ambarawa. pasukan Sekutu dikepung pasukan TKR di bawah pimpinan Kolonel Soedirman. Melalui strategi supit urang, pasukan TKR berhasil memukul mundur pasukan Sekutu ke Semarang pada 15 Desember 1945. 5 3) Pertempuran Surabaya . Pertempuran Surabaya merupakan rangkaian kejadian yang diawali sejak kedatangan pasukan Sekutu pada 25 Oktober 1945 di bawah pimpinan Brigen A.W.S. Mallaby. pada 30 Oktober 1945 terjadi pertempuran di gedung Bank Internasional di lembatan Merah. Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX
Pemuda-pemuda yang mengepung gedung tersebut meminta pasukan Mallaby menyerah dan menyebabkan Brigjen Mallaby terbunuh. 4) Pertempuran Bandung Lautan Api. foto : Peristiwa Bandung Lautan Api SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Ftirto.id%2Fsejarah-peristiwa-bandunglautan-api-penyebab-kronologi-tokohgajf&psig=AOvVaw3cSN5L8FI8sU7H6gN_ilM&ust=1677377525941000&source=images&cd=vfe&ved=0CBAQj RxqFwoTCIj_5q7Mr_0CFQAAAAAdAAAAABAE Bandung Lautan Api berawal dari kedatangan pasukan Sekutu di Bandung pada Oktober 1945. Selanjutnya, pada 21 November 1945 Sekutu mengultimatum rakyat Bandung agar mengosongkan wilayah Bandung. Bandung Lautan Api berawal dari kedatangan pasukan Sekutu di Bandung pada Oktober 1945. Selanjutnya, pada 21 November 1945 Sekutu mengultimatum rakyat Bandung agar mengosongkan wilayah Bandung 5) Pertempuran Medan Area . Pertempuran Medan Area berawal dari kedatangan pasukan Sekutu di bawah pimpinan Brigjen TE. D. Kelly pada 9 Oktober 1945 di Medan. Pertempuran Medan Area diawali oleh insiden antara pasukan Belanda dan pemuda setempat di daerah Medan pada 13 Oktober 1945. tentara NICA (Belanda) yang menginjak-injak lencana merah putih yang dikenakan para pemuda setempat. Akhirnya, teriadi insiden antara pemuda setempat dan pasukan Belanda yang meluas menjadi pertempuran. Dalam perkembangannya, Belanda memasang patok-patok bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area untuk menandai wilayah pertempuran dengan masyarakat setempat. Kehidupan Masyarakat Indonesia Sejak Masa Kemerdekaan Hingga Reformasi 6
7 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX b. Perjuangan Diplomasi Selain perlawanan fisik, perjuangan memperoleh pengakuan kedaulatan dilakukan melalui jalur diplomasi. Setelah melalui proses panjang, upaya diplomasi berbuah manis. Berikut upaya diplomasi Indonesia dalam memperoleh pengakuan kedaulatan. 1) Perundingan Linggarjati . foto : Perundingan Linggarjati SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.kompas.com%2Fskola%2Fread%2F 2020%2F01%2F10%2F090000769%2Fperjanjian-linggarjati-latarbelakang-isi-dandampaknya%3Fpage%3Dall&psig=AOvVaw0ryUIKjz86efRadELtK6 ri&ust=1677459670671000&source=images&cd=vfe&ved=0CBAQjR xqFwoTCKDE8K_-sf0CFQAAAAAdAAAAABAd Perundingan Linggajati dilaksanakan pada 10- 15 November 1946. Perundingan ini mempertemukan Indonesia dan Belanda, yang diprakarsai oleh Lord Killearn (Inggris), pemerintah Indonesia mengirimkan delegasi yang dipimpin Sutan Sjahrir. Perundingan Linggajati menghasilkan kesepakatan antara lain pengakuan kedaulatan Republik Indonesia secara de facto oleh Belanda meliputi wilayah Pulau Jawa, Sumatra, dan Madura; pembentukan Uni Indonesia-Belanda; serta wacana mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS). 2) Perundingan Renville. Perundingan Linggajati dilaksanakan pada 10-15 November 1946. Perundingan ini mempertemukan Indonesia dan Belanda, yang diprakarsai oleh Lord Killearn (Inggris), pemerintah Indonesia mengirimkan delegasi yang dipimpin Sutan Sjahrir.
Hasil Perundingan Renville antara lain persetujuan gencatan senjata, ditariknya pasukan TKR yang berada di kawasan garis demarkasi van Mook, pengakuan kedaulatan wilayah Indonesia meliputi Jawa dan Sumatra, serta enam pasal tambahan dari KTN yang berisi kedaulatan Indonesia berada di tangan Belanda sampa masa penyerahan kedaulatan. 3) Perundingan Roem-Royen Perundingan Roem-Royen terlaksana pada 14 April-7 Mel 1949. Dalam perundingan ini, delegasi Indonesia dipimpin Moh Roem, sedangkan delegasi Belanda dipimpin JH. van Rayen. Perundingan Roem-Royen menghasilkan beberapa keputusan antara lain penghentian tembak menembak dikembalikannya pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakarta, das segera dilaksanakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda. 4) Konferensi Meja Bundar Konferensi Meja Bundar dilaksanakan di Den Haag, Belanda, pada 21 Agustus- 2 November 1949. Pada pelaksanaan Konferensi Meja Bundar ada tiga pihak yang hadir, yaitu Indonesia, BPO, dan Belanda. Konferensi Meja Bundar resmi dibuka pada 23 Agustus 1949. Setelah melalui perdebatan berlarut larut pada 2 November 1949 dihasilkan keputusan antara lain Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara merdeka dan berdaulat, masalah Iran Barat akan diselesaikan satu tahun setelah pengakuan kedaulatan, dan akan dibentuk Iniesta-Belanda yang bersifat lebih longgar berdasarkan kerja sama secara sederajat Untuk menambah pemahamanmu, lakukan kegiatan interaktif dengan memindai QR Cade di samping Kehidupan Masyarakat Indonesia Sejak Masa Kemerdekaan Hingga Reformasi 8
9 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX c. Pengakuan Kedaulatan Salah satu hasil keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS berbentuk federasi dengan beberapa negara bagian, termasuk Republik Indonesia. Pada 14 Desember 1949 wakil dari negara-negara bagian mengadakan pertemuan untuk membahas Konstitusi RIS. Pada perkembangannya, pembentukan negara serikat tidak memuaskan rakyat Indonesia. Beberapa tokoh bangsa menginginkan Indonesia kembalike bentuk negara kesatuan. Setelah melalui proses panjang, pada 15 Agustus 1950 Soekarno selaku Presiden RIS membacakan piagam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rapat gabungan parlemen dan senat RIS. Indonesia pun kembali ke bentuk negara kesatuan. 5. GANGGUAN KEAMANAN PADA AWAL KEMERDEKAAN Kemerdekaan yang diraih Indonesia tidak lepas dari berbagai pemberontakan dan pergolakan yang mengancam integrasi bangsa dan negara. Sejarah mencatat berbagai pemberontakan dan pergolakan pernah mengancam ke utuhan bangsa dan negara Indonesia. Beberapa pemberontakan dan pergolakan pada masa ini sebagai berikut a. Pemberontakan PKI di Madiun pada 1948 Pada 18 September 1948 Muso dan PPKI memproklamasikan berdirinya pemerintah Soviet Indonesia di Madiun. Salah satu tujuannya adalah mengganti Pancasila dengan idiologi komunis. Selain mendirikan pemerintahan Soviet, TEKI mempersenjatai orang orang yang tersingkir akibat kebijakan Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA)
Tindakan PKI tersebut memicu pemerintah republik Indonesia melancarkan operasi militer di Madiun. Setelah dua minggu melakukan serangan, pada 30 September 1948 pasukan divisi Siliwangi berhasil merebut kota Madiun. Dua bulan kemudian, operasi militer dinyatakan selesai. Beberapa tokoh PKI, seperti D.N, Aidit dan M.H. Lukman berhasil meloloskan diri ke Tiongkok dan Vietnam. Adapun musuh terbunuh oleh tentara Indonesia. Sementara itu, Amir Syarifuddin berhasil ditangkap dan hukum mati pada 20 Desember 1948. foto : Perundingan Linggarjati SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Fvoi.id%2Fmemori%2F14336%2Fsejarahpemberontakan-pki-di-madiun-yang-bermula-dari-melemahnyaperan-golongan-kiri-dipemerintahan&psig=AOvVaw2XPFAa0aZcHEoKnJGjUKfG&ust=16 77461804900000&source=images&cd=vfe&ved=0CBAQjRxqFwoTC IDC2qmGsv0CFQAAAAAdAAAAABAE foto : Amir Sjarifoeddin SUMBER : https://www.google.com/url? sa=i&url=https%3A%2F%2Fid.wikipedia .org%2Fwiki%2FAmir_Sjarifoeddin&psi g=AOvVaw1jT0YrgkCiGuc1oJHzk6A4& ust=1677462044895000&source=image s&cd=vfe&ved=0CBAQjRxqFwoTCMD 3_puHsv0CFQAAAAAdAAAAABAE b. Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (TII) Pemberontakan ini muncul sebagai bentuk kekecewaan keoada hasil Perundingan Renville. Pemberontakan ini dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo (S.M. Kartosuwiryo), seorang mantan anggota Laksar Hizbullah. Kartosuwiryo menentang rencana keluarnya pasukan Siliwangi dari Jawa Barat karena kondisi tersebut sama seperti menyerahkan wilayah Jawa Barat kepada Belanda. Pada perkembangannya, Kartosuwiryo mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) pada 7 Agustus 1945 dan menyatakan tidak lagi menjadi bagian dari NKRI. Selain itu, Kartosuwiryo menyerang setiap pasukan TNI yang memasuki wilayah Jawa barat yang tidak mengakui keberadaan NII. Kehidupan Masyarakat Indonesia Sejak Masa Kemerdekaan Hingga Reformasi 10
11 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX Pemerintah menggunakan cara damai melalui perundingan untuk meredakan pemberontakan ini. Akan tetapi, cara ini menemukan kegagalan. Akhirnya, pemerintah memutuskan menggunakan cara operasi militer. Pemberontakan DI/TII ditumpas melalui operasi militer dan berakhir ketika pemimpin tertangkap dan dijatuhkan hukuman mati. Sementara itu, Kartosuwiryo tertangkap pada 4 Juni 1162 di gunung beber melalui strategi pagar Betis dalam operasi Baratayuda. foto : Kartosuwiryo SUMBER : https://1001indonesia.net/ass et/2017/08/Kartosuwiryo.jpg 6. KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN Kemerdekaan yang telah diperoleh bangsa Indonesia membawa perubahan sangat besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Perubahan tersebut dapat dilihat dari kondisi ekonomi, sosial, pendidikan, dan budaya masyarakat. Berbagai kondisi masyarakat Indonesia pada masa kemerdekaan tersebut dijelaskan sebagai berikut a. Kehidupan Ekonomi Kehidupan ekonomi bangsa Indonesia sangat tidak stabil diperburuk dengan inflasi dan blokade ekonomi Belanda. Beberapa upaya dilakukan pemerintah adalah mengeluarkan kebijakan berupa Program pinjaman nasional diplomasi beras dengan India dan hubungan dagang langsung dengan negara lain.
b. Kehidupan Sosial Pada masa penjajahan terjadi diskriminasi sosial tapi sekarang diskriminasi telah dihapuskan dan semua lapisan masyarakat memiliki kesamaan hak dan kewajiban c. Kehidupan Pendidikan Kehidupan pendidikan Indonesia sangat memprihatinkan. Pemerintah membentuk panitia penyelidik pengajaran Republik Indonesia diketuai Ki Hajar Dewantara untuk meneliti dan merumuskan masalah pengajar dan menciptakan pendidikan merdeka untuk mendidik anakanak menjadi warga negara yang diharapkan dapat memberikan pengetahuannya kepada negara Adapun tingkatannya seperti sekolah rakyat lanjutan industri serta perguruan tinggi. d. Kehidupan Budaya Perkembangan budaya yang menonjol diawali dengan berdirinya Balai Pustaka yang menyebabkan perkembangan bahasa dan sastra Indonesia. Angkatan 45 bercerita tentang perjuangan merebut kemerdekaan contohnya sastrawan Chairil Anwar, Idrus, Rifai Apin, Utuy Tatang Sontani dan Trisno sumardjo Masa awal kemerdekaan diwarnai berbagai permasalahan di beberapa bidang. Meskipun demikian, kemerdekaan Indonesia perlu disyukuri. Setelah merdeka, bangsa Indonesia dapat mengatur sendiri kehidupannya. Sebagai generasi penerus bangsa, kamu hendaknya mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif. Kehidupan Masyarakat Indonesia Sejak Masa Kemerdekaan Hingga Reformasi 12