The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by alkindiigi, 2022-11-01 01:37:25

4. Chapter 4 (OKE) dart

4. Chapter 4 (OKE) dart

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Hasil Penelitian
1. Siklus I
Pada pembelajaran matematika materi perkalian dengan konsep pen-
jumlahan berulang melalui pemanfaatan media papan dart pada siswa kelas
III B SDN 50 Singkawang Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 dil-
aksanakan pada hari Senin, 06 Agustus 2018 pukul 09.00–10.10 WIB,
Semua murid hadir, yaitu berjumlah 30 siswa. Pelaksanaan pembelajaran
dilaksanakan oleh peneliti sesuai dengan sharing antara peneliti dan guru
kolaborator yang telah dilakukan.
Kegiatan awal (1) peneliti mempersilakan (kolaborator) duduk pada
tempat yang sudah disediakan, (2) peneliti menjelaskan tujuan dan proses
yang akan ditempuh pada pelaksanaan pembelajaran matematika materi
perkalian dengan konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media
papan dart. Peneliti menjelaskan dan bertanya jawab mengenai langkah-
langkah pembelajaran pembelajaran matematika materi perkalian dengan
konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media papan dart, (3)
peneliti memberikan motivasi dengan mengucapkan yel-yel dan bernyayi
lagu satu ditambah satu dan siswa bersama – sama bernyanyi dan mengikuti
gerakan pada lagu tersebut. Selanjutnya memperlihatkan gambar melalui
proyektor dan memberikan apersepsi.

26

Kegiatan inti (1) peneliti memaparkan kegiatan yang akan
dilaksanakan oleh siswa berupa kegiatan pembelajaran matematika materi
perkalian dengan konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media
papan dart yang telah disiapkan, (2) Guru memberikan penjelasan tentang
tujuan pembelajaran. (3) Guru membagi peserta didik menjadi beberapa ke-
lompok secara heterogen. (4) Saat memulai pembelajaran perkalian dengan
konsep penjumlahan berulang, siswa di bagi menjadi beberapa kelompok
yang beranggotakan 6 siswa, (5) guru menjelaskan langkah-langkah melalui
pemanfaatan media papan dart yaitu pemanfaatan media papan dart pada
pembelajaran siklus 1 digunakan untuk semua kelompok belajar secara
bergantian, (6) dalam media papan dart terdapat angka 1 sampai dengan
angka 9 yang termuat di setiap lingkaran media papan dart sebagai angka
yang akan di jadikan materi perkalian dengan konsep penjumlahan
berulang, (7) untuk menggunakan media papan dart maka di perlukan anak
panah dart yang akan menjadi alat lemparan ke media papan dart yang
termuat angka-angka tersebut, (8) setiap kelompok di bagikan 3 anak panah
dart yang digunakan siswa untuk melempar ke dalam media papan dart
yang terdapat angka 1 sampai dengan angka 9 (9) setiap siswa di dalam
kelompok mendapatkan kesempatan melempar sebanyak 3 kali lemparan,
(10) setiap lemparan anak panah dart yang menancap mengenai angka-
angka di dalam media papan dart akan dicatat di lembar kerja sebagai suku
perkalian, sebagai contoh lemparan pertama dan kedua anak panah dart dari
siswa pertama yang menancap pada angka 5 dan 3 akan di catat sebagai

27

suku perkalian dan seterusnya sehingga membuat soal perkalian 5 x 3,

(11) setiap kelompok di minta membuat 10 soal perkalian dengan konsep

penjumlahan berulang, (12) selanjutnya dari soal perkalian tersebut siswa di

minta untuk melakukan perkalian dengan konsep penjumlahan berulang

maka diperoleh hasil sebagai contoh 5 x 3 = 3+3+3+3+3 = 15.

Kegiatan akhir (1) peneliti bersama-sama dengan siswa

menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan pertama ini, (2) guru

menginformasikan materi pelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Pengamatan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam

pembelajran matematika materi perkalian dengan konsep penjumlahan beru-

lang melalui pemanfaatan media papan dart dilakukan peneliti dan guru

kolabolator dengan menggunakan lembar observasi yang telah disiapkan

oleh peneliti.

Hasil observasi peningkatan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan

media papan dart materi perkalian dengan konsep penjumlahan berulang

pada siswa kelas III B SDN 50 Singkawang Semester I Tahun Pelajaran

2018/2019 pada siklus I dapat dilihat sebagai berikut.

Tabel Kelompok Siklus I

Hasil Penilaian Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Papan Dart

Materi Perkalian Dengan Konsep Penjumlahan Berulang

NO Skor Siswa Prosentase
1 100 0 0,00%
2 95 0 0,00%
3 90 0 0,00%
4 85 0 0,00%
5 80 5 16%
6 75 0 0%

28

7 70 6 22%
8 65 0 0,00%
9 60 5 16%
10 55 0 0,00%
11 50 14 46%

Berdasarkan tabel kelompok siklus 1 dapat diketahui bahwa ada
sebanyak 14 siswa yang mendapat skor 50 (46%). Hal ini di karenakan
kemapuan siswa dalam menjawab soal perkalian penjumlahan yang besar
siswa sangat susah untuk di jabarkan. Adapun yang memperoleh skor 60
(16%) ada sebanayak 5 siswa. Hal ini dapat di ketahui bahwa dari
sepuluh soal yang dijawab siswa dapat menjawab 6 soal yang benar
dengan kategori soal mudah dan sedang. Siswa yang mendapat Skore 70
(22%) ada sebanyak 6 siswa. Dari penilaian hasil belajar siswa ternyata
siswa mendapat peningkatan yang baik dan sudah mampu menjawab dan
menjabarkan soal perkalian dengan konsep penjumlahan berulang secara
baik meskipun masih terdapat sedikit hambatan. Pada hasil penilaian
hasil belajar siswa dalam perkalian dengan konsep penjumlahan berulang
yang mendapat skor 80 (16%) terdapat 5 orang. Dapat dilihat bahwa
siswa sudah sepenuhnya menguasai proses pembelajaran dan hasil yang
yang baik.

29

Gambar 1.
Grafik Hasil Penilaian Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Papan

Dart Materi Perkalian Dengan Konsep Penjumlahan Berulang
Pada Siklus I

Jumlah siswa

16 Jumlah siswa
14
12
10

8
6
4
2
0

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10

Adapun berdasarkan tabel kelompok siklus 1 dan lembar
rekapitulasi penilaian peningkatan hasil belajar siswa melalui
pemanfaatan media papan dart materi perkalian dengan konsep pen-
jumlahan berulang (lampiran 4) data hasil pembelajaran matematika
materi perkalian dengan konsep penjumlahan berulang yang dilakukan
dengan pemanfaatan media papan dart dapat meningkatkan hasil belajar
siswa dengan rincian, sebelum dilakukan tindakan kelas berdasarkan
nilai ulangan nilai rata-rata siswa untuk pelajaran matematika sebesar
52,67 (lampiran 4). Nilai ini masih di bawah standar ketuntasan mini-
mal, yaitu : 65,00. Setelah diberikan tindakan kelas pada siklus pertama,

30

nilai rata-rata siswa untuk pelajaran matematika meningkat menjadi

60,67 untuk siklus I (lampiran 4).

Dengan keadaan nilai seperti tersebut di atas, jelas bahwa

peningkatan pembelajaran matematika materi perkalian dengan konsep

penjumlahan berulang dengan pemanfaatan media papan dart mem-
berikan hasil yang sedikit meningkat walaupun belum mencapai rata –

rata nilai KKM 65,00.

Gambar 2.
Grafik Hasil Ketuntasan Belajar Siswa pada

Ul.Harian dan Siklus I

62 60.67
60
58
56
54 52.67
52
50
48

UL.Harian Siklus I

Berdasarakan data grafik hasil ketuntasan belajar siswa pada
ulangan harian, tercatat hasil rata – rata adalah 52,67 dan pada hasil
rata – rata siklus I tercatat adalah 60,67. Dari data hasil rata – rata
ulangan harian dan siklus I maka terdapat selisih perbandingan rata –

rata interval score persen sebesar 8 %.

Refleksi dilakukan setelah melakukan tindakan pada siklus I. Dari

data yang telah diperoleh selama observasi siklus I, senin 06 Agustus

2018 saat pembelajaran telah berakhir, diadakan kesepakatan antara

31

peneliti dan guru kolaborator untuk menilai kelebihan dan kekurangan
dari tindakan yang telah dilakukan pada siklus I
Adapun kelebihan dan kekurangan pada siklus I sebagai berikut.
1) Kelebihan Siklus I

a) Terjadi peningkatan dari persentase dari ulangan harian terhadap
hasil dari siklus I.

b) Guru menguasai materi pelajaran dan hampir terampil
menggunakan teknik didalam pembelajaran.

c) Murid mulai tertarik untuk belajar dengan pemanfaatan media
papan dart.

2) Kekurangan Siklus I
a) Masih ada beberapa orang siswa yang bekerjasama didalam
kelompok dan tidak fokus terhadap pelajaran.
b) Masih ada siswa yang takut menggunakan media papan dart.
c) Guru masih kerepotan membimbing siswa untuk belajar
kelompok dengan menerapkan pemanfaatan media papan dart.
d) Soal yang di buat untuk siswa dalam kelompok terlalu banyak
sehingga siswa sulit untuk terfokus pada materi.
e) Guru tidak memperhatikan alokasi waktu sehingga, akibatnya
pembelajaran berlangsung lebih lama dari waktu yang telah
ditetapkan.

32

Untuk memperbaiki kekurangan yang muncul pada siklus I,
maka peneliti dan guru kolaborator sepakat untuk melaksanakan tinda-
kan kedua pada siklus II.
2. Siklus II

Pada pembelajaran matematika materi perkalian penjumlahan
berulang melalui pemanfaatan media papan dart pada siswa kelas III B SDN
50 Singkawang Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 dilaksanakan pada
hari Senin, 08 Oktober 2018 pukul 09.00–10.10 WIB, Semua murid hadir,
yaitu berjumlah 30 siswa. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan oleh
peneliti sesuai dengan sharing antara peneliti dan guru kolaborator yang te-
lah dilakukan.

Kegiatan awal (1) peneliti mempersilakan (kolaborator) duduk pada
tempat yang sudah disediakan, (2) peneliti menjelaskan tujuan dan proses
yang akan ditempuh pada pelaksanaan pembelajaran matematika materi
perkalian dengan konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media
papan dart. Peneliti menjelaskan dan bertanya jawab mengenai langkah-
langkah pembelajaran pembelajaran matematika materi perkalian dengan
konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media papan dart, (3)
peneliti memberikan motivasi dengan mengucapkan yel-yel dan bernyayi
lagu satu ditambah satu dan siswa bersama – sama bernyanyi dan mengikuti
gerakan pada lagu tersebut. Selanjutnya memperlihatkan gambar melalui
proyektor dan memberikan apersepsi.

33

Kegiatan inti (1) peneliti memaparkan kegiatan yang akan
dilaksanakan oleh siswa berupa kegiatan pembelajaran matematika materi
perkalian dengan konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media
papan dart yang telah disiapkan, (2) Guru memberikan penjelasan tentang
tujuan pembelajaran. (3) Guru membagi peserta didik menjadi beberapa ke-
lompok secara heterogen. (4) Saat memulai pembelajaran perkalian dengan
konsep penjumlahan berulang, siswa di bagi menjadi beberapa
kelompok yang terdiri dari 3 sampai dengan 4 siswa, (5) guru menjelaskan
langkah-langkah melalui pemanfaatan media papan dart yaitu pemanfaatan
media papan dart pada pembelajaran siklus II digunakan untuk 1 kelompok
menggunakan 1 media papan dart secara bergantian, (6) dalam media papan
dart terdapat angka 1 sampai dengan angka 9 yang termuat di setiap
lingkaran media papan dart sebagai angka yang akan di jadikan materi
perkalian dengan konsep penjumlahan berulang, (7) untuk menggunakan
media papan dart maka di perlukan anak panah dart yang akan menjadi alat
lemparan ke media papan dart yang termuat angka-angka tersebut, (8) setiap
kelompok di bagikan 3 anak panah dart yang digunakan siswa untuk
melempar ke dalam media papan dart yang terdapat angka 1 sampai dengan
angka 9, (9) setiap siswa di dalam kelompok mendapatkan kesempatan
melempar sebanyak 3 kali lemparan, (10) setiap lemparan anak panah dart
yang menancap mengenai angka-angka di dalam media papan dart akan
dicatat di lembar kerja oleh pencatat soal sebagai suku perkalian, sebagai
contoh lemparan pertama dan kedua anak panah dart dari siswa pertama

34

yang menancap pada angka 4 dan 6 akan di catat sebagai suku perkalian

dan seterusnya sehingga membuat soal perkalian 4x6, (11) setiap kelompok

di minta membuat 10 soal perkalian dengan konsep penjumlahan berulang,

(12) selanjutnya dari soal perkalian tersebut siswa di minta untuk

melakukan perkalian dengan konsep penjumlahan berulang maka diperoleh

hasil sebagai contoh 4 x 6 = 6+6+6+6= 24.

Kegiatan akhir (1) peneliti bersama-sama dengan siswa

menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan pertama ini, (2) guru

menginformasikan materi pelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Hasil observasi peningkatan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan

media papan dart materi perkalian dengan konsep penjumlahan berulang

pada siswa kelas III B SDN 50 Singkawang Semester I Tahun Pelajaran

2018/2019 pada siklus II dapat dilihat sebagai berikut.

Tabel Kelompok Siklus II

Hasil Penilaian Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Papan Dart

Materi Perkalian Dengan Konsep Penjumlahan Berulang

NO Skor Siswa %
1 100 0 0,00%
2 95 0 0,00%
3 90 10 29,03 %
4 85 0 0,00%
5 80 15 25,80 %
6 75 0 0,00%
7 70 5 22,58 %
8 65 0 0,00%
9 60 0 0,00%
10 55 0 0,00%
11 50 0 0,00%

35

Berdasarkan table kelompok siklus II dapat diketahui ada sebanayak

5 siswa yang mendapat skor 70 (17%). Hal ini di karenakan melalui pemanfaa-

tan media papan dart materi perkalian dengan konsep penjumlahan berulang

meningkatkan hasil belajar siswa dan menunjukan bahwa siswa sudah mulai

terbiasa dalam pembelajaran dan adanya peningkatan dari siklus 1. Adapun

yang memperoleh skor 80 (50%) ada sebanayak 15 siswa. Hal ini dapat di

ketahui bahwa dari sepuluh soal yang dikerjakan siswa sebagian besar siswa

mendapat hasil sangat memuaskan dan siswa sudah mampu menjabarkan

jawaban soal. Pada hasil penilaian siswa yang mendapat skor 90 (33%)

terdapat 10 orang. Adapun Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mata

pelajaran bahasa Ingris adalah 65,00 untuk keberhasilan individu. Indikator

keberhasilan klasikal yang digunakan adalah jika 85 % dari jumlah siswa telah

memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM).

Gambar 3.
Grafik Hasil Penilaian Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Papan

Dart Materi Perkalian Dengan Konsep Penjumlahan Berulang
Pada Siklus I

Jumlah siswa Jumlah…

16
14
12
10

8
6
4
2
0

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10

36

Adapun berdasarkan tabel kelompok siklus II dan lembar penilaian
hasil belajar siklus II (lampiran 4) hasil pembelajaran dilakukan dengan
menggunakan media papan dart dapat meningkatkan hasil belajar siswa
dengan rincian, Setelah diberikan tindakan kelas pada siklus pertama, nilai
rata-rata siswa meningkat menjadi 60,66 untuk siklus I, dan untuk untuk si-
klus II menjadi 81,66 (lampiran 4).

Dengan keadaan nilai seperti tersebut di atas, jelas bahwa proses
pembelajaran dengan pemanfaatan media papan dart pada pembelajaran
matematika memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan
pembelajaran konvensional yang tidak menggunakan media dan alat peraga.

Gambar 4.
Grafik Hasil Ketuntasan Belajar Siswa pada

Siklus I dan Siklus II

100 81.67
80 60.67 Siklus 2
60
40
20
0
Siklus 1

Berdasarakan data grafik hasil ketuntasan belajar siswa pada
siklus I, tercatat hasil rata – rata siklus 1 tercatat adalah 60,67 dan hasil
rata – rata siklus II adalah 81,67. Dari data hasil rata – rata siklus 1 dan
siklus II maka terdapat selisih perbandingan rata – rata interval score persen
sebesar 21 %.

37

Refleksi dilakukan setelah melakukan tindakan pada siklus II. Dari
data yang telah diperoleh selama observasi siklus II, Senin, 08 Oktober 2018
saat pembelajaran telah berakhir, diadakan kesepakatan antara peneliti dan
guru kolaborator untuk menilai kelebihan dan kekurangan dari tindakan
yang telah dilakukan pada siklus II.
Adapun kelebihan dan kekurangan pada siklus II sebagai berikut.
1) Kelebihan Siklus II

a) Terjadi peningkatan yang signifikan dari siklus I terhadap hasil dari
siklus II.

b) Guru menguasai materi pelajaran dan hampir terampil menggunakan
teknik didalam pembelajaran.

c) Murid antusias untuk belajar dan mulai tertarik dengan pemanfaatan
media papan dart.

2) Kekurangan Siklus II
a) Masih ada beberapa orang murid yang tidak serius berlatih
berbicara bersama temannya.
b) Masih ada murid yang masih belum sempurna dalam menjawab
dan menjabarkan soal melalui pemanfaatan media papan dart.

B. Pembahasan Hasil Penelitian
Setelah melakukan 2 siklus penelitian pada pembelajaran matematika

materi perkalian dengan konsep penjumlahan berulang kelas III B melalui
pemanfaatan media papan dart yang dilakukan peneliti dan guru kolabora-
tor, diperoleh rekapitulasi peningkatan hasil belajar siswa kelas III B yang

38

dapat dilihat pada tabel kelompok. Adapun katagori kenaikan peningkatan
hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi perkalian dengan
konsep penjumlahan berulang melalui pemanfaatan media papan dart dapat
dilihat sebagai berikut.

Tabel Kelompok Rekapitulasi
Hasil Rekapitulasi Penilaian Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media

Papan Dart Materi Perkalian Dengan Konsep Penjumlahan Berulang

No Siklus 1 Siklus 2

Skor Siswa Skor Siswa

1 100 100

2 95 95

3 90 90 10

4 85 85

5 80 5 80 15

6 75 75

7 70 6 70 5

8 65 65

9 60 5 60

10 55 55

11 50 14 60

Berdasarakan tabel kelompok data hasil rekapitulasi penilaian peningkatan
hasil belajar siswa melalui pemanfaatan media papan dart materi perkalian
dengan konsep penjumlahan berulang siklus 1 dan siklus 2 maka terdapat
peningkatan hasil yang didapat dari data tersebut. Pada siklus 1 terdapat 14 siswa
yang mendapat skor 50 dan dan pada siklus 2 tidak terdapat lagi siswa yang
mendapatkan nilai 50. Pada siklus 1 terdapat 5 siswa yang mendapat nilai 60 dan
pada siklus 2 tidak terdapat siswa yang mendapatkan nilai 60. Adapun pada siklus
1 terdapat 6 siswa yang mendapat nilai 70 dan pada siklus 2 terdapat kenaikan
siswa mendapat nilai 70 hanya 5 siswa. Pada siklis 1 terdapat 5 siswa yang

39

mendapat nilai 80 dan pada siklus 2 terdapat 15 siswa yang mendapat nilai 80.
Dari siklus 1 terdahap siklus 2 terdapat kenaikan siswa yang mendapat nilai 80
sebesar 10 siswa. Adapun yang mendapat nilai 90 pada siklus 2 terdapat 10 siswa.

Berdasarkan data tersebut maka terdapat selisih siswa sebesar 1 siswa
yang mengalami peningkatan pada siklus 1 terdapat 2 yang mendapat nilai 70 dan
pada siklus 1 terhadap siklus 2 terdapat kenaikan 10 siswa yang mendapat skor
80. Adapun pada siklus 2 siswa yang mendapat nilai 90 terdapat 10 siswa. Hal ini
bisa dikategorikan bahwa siswa sudah mengalami peningkatan di dalam
pembelajaran.

Gambar 5.
Grafik Hasil Penilaian Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media
Papan Dart Materi Perkalian Dengan Konsep Penjumlahan Berulang

pada Siklus I dan siklus 2

16
14
12
10

8 siklus 1
siklus 2

6
4
2
0

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10

Berdasarkan table 1 lembar rekapitulasi penilaian peningkatan hasil
belajar siswa melalui pemanfaatan media papan dart materi perkalian dengan
konsep penjumlahan berulang. (lampiran 4) dapat diketahui bahwa peningkatan

40

hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui pemanfaatan media
papan dart dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan rincian, sebelum
dilakukan tindakan kelas nilai rata-rata siswa untuk pelajaran matematika sebe-
sar 52,67. Nilai ini masih di bawah standar ketuntasan minimal, yaitu : 65,00.
Setelah diberikan tindakan kelas pada siklus I, nilai rata-rata siswa peningkatan
hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui pemanfaatan media
papan dart meningkat menjadi 60,67 untuk siklus I, dan untuk untuk siklus II
menjadi 81,67.

Dengan keadaan nilai seperti tersebut di atas, jelas bahwa proses
peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui
pemanfaatan media papan dart memberikan hasil yang lebih baik jika
dibandingkan dengan pembelajaran konvensional yang tidak menggunakan
media dan alat peraga.

Gambar 6
Grafik Hasil Ketuntasan Belajar, Siswa pada Ul.Harian,

Siklus 1 dan Siklus 2

100 60.67 81.67
Siklus 1 Siklus 2
80
52.67

60

40

20

0
Ul.Harian

Berdasarakan data grafik hasil ketuntasan belajar siswa pada ulangan
harian, tercatat hasil rata – rata adalah 52,67 dan pada hasil rata – rata siklus 1
tercatat adalah 60,67. Dari data hasil rata – rata ulangan harian dan siklus 1 maka

41

terdapat selisih perbandingan rata – rata interval score persen sebesar 8 %.
Adapun Hasil rata – rata ketuntasan belajar siswa yang diperoleh dari siklis 1
adalah 60,67 dan hasil rata – rata siklus 2 sebesar 81,67 maka terdapat selisih
perbandingan rata – rata interval score persen sebesar 21%. Dari hasil
perbandingan persenan ulangan harian terhadap siklus 1 dan siklus 1 terhadap
siklus 2 maka tercatat hasil pencapaian kenaikan persenan sebesar 13 %. Dari
hasil perbandingan interval score ini maka dapat dikategorikan bahwa pening-
katan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan media papan dart materi perkalian
dengan konsep penjumlahan berulang pada siswa kelas III B sdn 50 singkawang
semester i tahun pelajaran 2018/2019 di kategorikan cukup memuaskan.

42


Click to View FlipBook Version