The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-book ini berisi tentang Materi Ajar Pertemuan 9 Mata Kuliah Pengantar Ilmu Sejarah pembahasan tentang Ilmu Bantu Sejarah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by isawati isawati, 2020-11-16 18:58:14

MATERI AJAR PENGANTAR ILMU SEJARAH

E-book ini berisi tentang Materi Ajar Pertemuan 9 Mata Kuliah Pengantar Ilmu Sejarah pembahasan tentang Ilmu Bantu Sejarah

Keywords: Materi Ajar

MATERI PERTEMUAN 9
PENGANTAR
ILMU SEJARAH











ARKEOLOGI

-Arkeologi disebut juga ilmu Purbakala.
Berkaitan dengan bekas atau warisan masa lalu
berupa artefak.

-Artefak itu dapat berupa bangunan dan monumen yang
masih terdapat di atas permukaan tanah, bekas yang
tersimpan dalam tanah yang dikeluarkan dengan
penggalian. Selain itu juga bisa berupa bangkai
kapal, aneka barang (Keramik dan perhiasan emas),
dan sebagainya.

Gambar Koleksi Artefak Benda Muatan Kapal Tenggelam
(BMKT) yang tersimpan di Galeri BMKT Gedung Mina
Bahari IV Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta

-Arkeologi memberikan bahan penting tentang zaman
yang tidak mewariskan catatan tertulis atau
periode pra sejarah. Melalui penggalian yang
dilakukan para arkeolog diketahui adanya jejak-
jejak yang ditinggalkan manusia.
-Kontribusi arkeologi terhadap studi sejarah
kebudayaan sangat besar sekali. Kita bisa
mengetahui tentang kebudayaan material karena
jasa dari hasil penggalian para arkeolog.
-Kebudayaan tersebut bisa berupa perabot rumah
tangga, pakaian, perhiasan, alat kerja, senjata,
makam, arsitektur candi, struktur bangunan
masjid, keraton, dan sebagainya

Proses Ekskavasi Struktur Bata Kuno di Mojokerto oleh
para Arkeolog

- Arkeologi mengembalikan kebudayaan tak dikenal
yang selama ini tersembunyi dalam tanah ke atas
permukaan tanah.Bahan-bahan ilmu arkeologi
merupakan sumber bahan bagi prasejarah.Jadi pra
sejarah Indonesia pada intinya disusun
berdasarkan bahan-bahan ilmu arkeologi.
-Warisan-warisan visual yang disajikan ilmu
arkeologi berbicara langsung kepada kita. Oleh
karena itu, arkeologi sangat penting sebagai ilmu
bantu sejarah karena dengan bahan visualnya
menterjemahkan dengan jelas cara berfikir dan
merasa atau kejiwaan masa lalu

FILOLOGI

-Ilmu yang berkaitan dengan Bahasa dan kesusasteraan
-Ilmu yang mempelajari naskah-naskah kuno
-Ahli filologi banyak yang berkerja dengan naskah-naskah
lama.
-Metode yang diterapkan Filolog yaitu melakukan kritik,
komentar, dan menafsirkan isi naskah.
-Naskah-naskah kuno tersebut ada yang penting untuk
Sejarah Indonesia pada umumnya, tetapi juga untuk sejarah
lokalkhususnya.
-Beberapa contoh naskah-naskah kuno:
*Negarakertagama
-Naskah lontar yang ditemukan dan dirampas Belanda di
Puri Cakranegara, Lombok pada saat pecah perang Lombok
tahun 1894.
-Naskah Negarakertagama berbahasa Jawa Kuno, beraksara
Bali, dan berbentuk puisi (kakawin). Penulisnya Prapanca,
seorang pujangga Majapahit.
-Naskah selesai ditulis tahun 1365, setahun setelah
meninggalnya Gadjah Mada.
-Naskah tersebut merupakan satu-satunya naskah yang
sekarang disimpan di perpustakaan Universitas Leiden

-Pada tahun 1953, naskah diterjemahkan oleh Prof.Slamet
Mulyono ke dalam Bahasa Indonesia.
-Judul asli Negarakertagama yaitu Desawarnana, artinya
tentang daerah-daerah Majapahit. Naskah menguraikan
tentang daerah-daerah yang dikuasai Majapahit di luar Jawa
dan perjalanan kunjungan Hayam Wuruk di Jawa Timur dan Jawa
Tengah. Selain itu juga sejarah Singosari dan Majapahit
sejak Ken Arok sampai Hayam Wuruk dan Gadjah Mada. Naskah
tersebut selanjutnya dikenal dengan Negarakertagama, yang
artinya sejarah negara Majapahit
-Kajian naskah Negarakertagama banyak memberikan bantuan
bagi ilmu sejarah untuk mengkaji Sejarah Singosari dan
Majapahit.

Gambar Naskah Negarakertagama

*Pararaton:

-Naskah Pararaton tidak diketahui siapa
penulisnya.

-Ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno, berbentuk prosa,
ditulis pada abad ke 16 di Icasada Bali, tempat
naskah tersebut ditemukan.

-Judul naskah Serat Pararaton atau Katuturanira Ken
Arok artinya Riwayat Ken Arok

-Isi Pararaton mencakup periode yang lebih panjang
dari Negarakertagama, yaitu sejak Ken Arok Rajasa
sebagai pendiri kerajaan Singasari bersama Ken
Dedes tahun 1222 sampai sejarah Majapahit tahun
1486.

-Naskah-naskah kuno yang lain misalnya Kidung
Sundayana, Babad Tanah Jawi, Carita Parahiyangan,
Hikayat Raja-Raja Pasai dan Sejarah Melayu

Gambar Naskah Pararaton

PALEOGRAFI

-Kata Paleografi berasal dari 2 suku kata, yaitu Paleo
berarti kuno, dan grafi yaitu gambar.
-Jadi paleografi yaitu ilmu tentang tulisan kuno
-Paleografi mengkaji tentang tulisan-tulisan kuno,
termasuk ilmu membaca, menemukan waktu dan menganalisis
tulisan-tulisan kuno yang ditulis diatas papyrus, tablet-
tablet tanah liat, tembikar, kayu, kertas dan daun lontar.
-Tujuan yang hendak dicapai seorang paleograf (ahli
paleografi yaitu memecahkan rahasia tulisan kuno.
-Para ahli tentang Mesir (Egyptologists) berhasil
membaca, menentukan waktu, atau mengungkapkan arti dari
tulisan-tulisan hieroglyph pada papyrus-papirus Mesir
zaman para Fir’aun setelah pakar Perancis Jean Champollion
berhasil membaca tulisan-tulisan batu Rosetta tahun 1799.
-Dengan pengetahuan tersebut maka sejarah Mesir Purba
banyak yang dapat diungkap.

Tulisan Hieroglyph

-Begitu juga dengan tulisan-tulisan paku (cuneiform)
dari Mesopotamia yang terdapat pada tablet-tablet
tanah liat yang berhasil dibaca oleh Sir Henry
Rawlinson pada tahun 1846, dapat mengungkapkan
kehidupan bangsa Sumeria Kuno.

Gambar Aksara Paku

-Untuk Sejarah Indonesia, khususnya untuk sejarah
lokal, terdapat sejumlah aksara seperti Jawa Kuno,
Bali, Bima, Bugis, Batak, Jawi, yang diantaranya
sudah tidak dikenal sama sekali, tetapi ada juga yang
masih dikenal abjad-abjadnya
-Informasi-informasi yang diberikan oleh tulisan-
tulisan kuno tersebut, meskipun singkat tetapi dapat
menjadi bahan pengetahuan sejarah dari masa-masa
tertentu.

NUMISMATIK

-Ilmu yang mempelajari mata uang-mata uang atau coins,
asal-usul, teknik pembuatan, sejarah, mitologi dan
seninya
-Mata uang atau koin tersebut ialah sepotong logam
yang diberi bentuk dan berat tertentu yang memuat
tanda-tanda yang dicapkan di atasnya oleh pejabat
pemerintah sehingga menjadi jaminan sah mengenai nilai
dan beratnya sebagai alat tukar resmi.
-Mata uang tersebut ada yang berupa kertas, tetapi
pada umumnya dari logam yang bisa bertahan lama.Mata
uang logam terbuat dari tembaga, perunggu, perak dan
emas
-Bagi sejarah Indonesia khususnya, mata uang lama
merupakan sumber penting karena menunjukkan adanya
kegiatan ekonomi, hubungan-hubungan dagang antara
kepulauan Indonesia dengan luar Indonesia, serta
adanya hubungan politik dan kebudayaan.

-Mata uang tertua berupa dinar emas ditemukan dalam proses
ekskavasi di bekas Keraton Ratu Boko Yogyakarta. Pada
mata uang tersebut digambarkan Raja Candra Gupta II,
seekor burung garuda dan Dewi Laksmi. Candra Gupta II
adalah raja India yang berkuasa di Gujarat antara tahun
380-415.Lalu, bagaimana mata uang tersebut bisa sampai ke
Indonesia?

-Menurut N.J.Krom,mata uang itu memang berasal dari
Benggala dibawa ke Jawa Tengah, dan digunakan untuk
upacara pembangunan di Ratu Boko. Hubungan serupa terjadi
pula pada abad ke-9 ketika Balaputradewa dari Dinasti
Syailendra berkuasa dan mempunyai hubungan dengan Nalanda
dan Benggala.

-Mata uang banyak memberikan bahan atau sumber bagi ilmu
sejarah.Banyak kerajaan atau dinasti pada masa lalu
menggunakan beragam mata uang. Dengan meneliti mata uang,
dapat diperoleh gambaran tentang sebuah dinasti. Hal ini
berarti hasil rekonstruksinya berkaitan dengan sejarah
politik dan pemerintahan.

-Kajian sejarah yang banyak menggunakan numismatik yaitu
sejarah ekonomi. Mata uang yang didapat jauh dari daerah
asalnya, memberikan petunjuk adanya hubungan masa lalu
antara daerah tersebut dengan daerah yang lain.
Penyebaran mata uang dapat memberikan gambaran berkaitan
dengan jaringan perdagangan.

-Numismatik juga memberikan bahan berharga bagi sejarah
seni. Mata uang adalah hasil dari kerajinan tangan yang
dibentuk dan mengandung unsur keindahan. Ilmu perhitungan
waktu atau kronologi juga membutuhkan numismatik karena
dalam setiap mata uang selalu dicantumkan waktu pembuatan
dan siapa yang mengeluarkannya.

GENEALOGI

-Genealogi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan
individu berdasarkan garis keturunan.
-Menurut Allan Bernard, genealogi merupakan penguatan
secara verbal dari suatu hubungan kekerabatan yang
terkadang dilengkapi dengan afiliasinya.
-Genealogi juga dapat diartikan sebagai pengetahuan
tentang asal-usul nenek moyang atau keturunan keluarga
seseorang.
-Pada masa lalu, kaisar-kaisar, raja-raja atau orang
terkemuka biasa membuat pohon silsilah atau family tree
untuk menunjukkan asal-usul leluhurnya.

-Pada masa sekarang, penelusuran riwayat hidup
atau biografi dari orang-orang tertentu yang
menjadi objek penelitian dapat dilakukan
melalui biodata atau curriculum vitae.

-Penulisan sejarah keluarga atau family
history pada umumnya menggunakan genealogi
sebagai dasarnya.

-Pengetahuan tentang ikatan-ikatan golongan
keturunan juga sangat penting dalam sejarah
sosial dan politik.

-Kedudukan sosial tidak ditentukan oleh
kesanggupan, tetapi garis keturunan.
Kerajaan-kerajaan local di Nusantara pada masa
lalu banyak menggunakan hubungan darah atau
keturunan dalam hal pergantian kekuasaan.

-Sebuah kerajaan yang mengklaim dirinya
sebagai penegak demokrasi sekalipun, kadang
mengabaikan prinsip dasar demokrasi. Banyak
dijumpai pertimbangan garis keturunan yang
sangat dominan dalam pergantian kekuasaan.

EPIGRAFI

-Epigrafi yaitu pengetahuan mengenai cara membaca,
menentukan tanggal atau waktu, dan menganalisis
tulisan atau inskripsi kuno pada benda-benda yang
dapat bertahan lama, seperti batu, logam atau
gading. Inskripsi atau prasasti tersebut untuk
memberikan informasi atau catatan tentang kejadian-
kejadian penting.
-Kajian atas inskripsi atau prasasti ini seringkali
merupakan satu-satunya sumber informasi pertama
atau pengetahuan kita tentang masa-masa awal
sejarah.
-Untuk Sejarah Mesir Kuno, Batu Rosetta merupakan
sebuah lempeng batu hitam yang ditemukan oleh
serdadu-serdadu ekspedisi Napoleon di Rosetta,
Delta Sungai Nil tahun 1799. Inskripsi Rosetta
tersebut memuat tiga Bahasa dalam tiga macam aksara,
yaitu hierogliyph, demotik dan Yunani.

-Untuk sejarah Indonesia, inskripsi atau prasasti
tertua ditemukan di Kutai yang dipahatkan pada Yupa
(tiang batu).Bentuk tulisan berasal dari awal abad
ke-5 menggunakan Bahasa Sanskerta tentang Raja
Mulawarman.

-Prasasti-prasasti lain, selain pada batu juga
terdapat pada lempeng-lempeng logam dan menggunakan
beberapa macam aksara seperti Pallawa, Dewanagari,
Jawa Kuno, dan Bali.

-Beberapa prasasti lain yang ditulis dengan aksara
yang memberikan informasi tentang kerajaan-kerajaan
di Indonesia, diantaranya:

*Prasasti Ciaruteun, Koleangkak, Kebon Kopi, Tugu
(Kerajaan Tarumanegara)

*Prasasti Canggal (Kerajaan Mataram)

*Prasasti Kedukan Bukit, Talangtuo, Kota Kapur,
Pucangan (Kerajaan Kediri)

*Prasasti Balawi, Maribong, Mula Malurung
(Kerajaan Singasari)

*Prasasti Kudadu, Sukamarta (Kerajaan Majapahit)

-Ahli-ahli epigrafi tentang Indonesia diantaranya
J.G.De Casparis,FDK Bosch,G.Coedes, Poerbatjaraka,
M.Boechori, dan Sukarto K Atmodjo.

Prasasti

Mula Malurung

ETNOGRAFI

-Etnografi merupakan salah satu cabang dari
Antropologi.
-Etnografi memberikan deskripsi dan analisis tentang
kebudayaan suatu masyarakat atau kelompok suku bangsa
atau ethnic group.
-Pengetahuan tentang etnografi muncul pada abad ke-16
pada saat orang-orang Eropa mempunyai ketertarikan pada
Afrika, Asia, Amerika, Australia, dan Oceania.
-Orang-orang Eropa tertarik pada keanehan-keanehan atau
keunikan tertentu dari sistem kebudayaan suku-suku yang
mereka temukan di wilayah-wilayah di luar Eropa yang
berbeda dengan sistem kebudayaan di Eropa.
-Berdasarkan pengamatan tersebut, orang Eropa menulis
berbagai macam keunikan yang dilihat dan dialami dalam
bentuk laporan.
-

-Hasil laporan tidak hanya berupa tulisan-tulisan,
tetapi juga disertai gambar-gambar atau sketsa-sketsa,
bahkan kemudian berupa foto-foto dan film-film
dokumentasi.
-Di Indonesia, tulisan-tulisan etnografi dibuat oleh
para musafir, pendeta penyiar agama Kristen, sarjana-
sarjana Bahasa-bahasa Indonesia (Nusantara),
penyelidik alam, dan pegawai pemerintah jajahan.
-Beberapa ahli etnografi diantaranya C.Snouck
Hurgronje tentang Aceh, A.C.Kruyt tentang Toraja, dan
C.A.L.M.Schwaner tentang Dayak
-Etnografi bagi ilmu sejarah sangat penting sekali
artinya dalam penyusunan dan penulisan tentang
ethnohistory yaitu sejarah dari kelompok-kelompok
etnis.

Snouck Hurgronje yang banyak mengkaji
tentang budaya masyarakat Aceh

IKONOGRAFI

-Ikonografi merupakan ilmu tentang arca-arca atau
patung-patung dari zaman prasejarah dan zaman sejarah.
-Arca-arca atau patung-patung tersebut dapat berdiri
sendiri atau merupakan bagian dari bangunan-bangunan
keagamaan seperti kuil, gereja, atau candi.
-Sebagian besar arca telah dihasilkan oleh masing-
masing peradaban kuno di dunia, seperti perdaban Mesir,
Mesopotamia, Persia, India, Yunani, Romawi, Cina.
Selain itu juga patung-patung atau arca dari Abad
Pertengahan dan Renaissance di Eropa.
-Arca dan patung yang ditemukan di Indonesia terbuat
dari tanah liat, batu,dan logam (perunggu, emas, dan
perak).
-Arca dan patung tersebut berasal dari zaman pra
sejarah maupun zaman sejarah.
-Dari zaman prasejarah, patung-patung menggambarkan
wujud nenek moyang seperti di Pasemah.

-Sedangkan dari zaman sejarah, arca dan patung tersebut
menggambarkan orang-orang penting, raja-raja atau ratu.
Dari kajian tentang arca dan patung di Indonesia, dapat
dilihat pengaruh India selain daripada buatan orang-
orang Indonesia sendiri.
-Diantara patung-patung yang menggambarkan atau
melukiskan tokoh sejarah misalnya:
*Patung Rajasa (Pendiri kerajaan Singasari)
*Patung Prajnaparamita (ada yang berpendapat patung
tersebut menggambarkan Ken Dedes)
*Patung Kertanegara, Kertarajasa Jayawardana (Raden
Wijaya pendiri kerajaan Majapahit), Hayam Wuruk, Gadjah
Mada, Aditiawarman dan Putri Tribuana.

Gambar Patung Prajnaparamita

STATISTIK

-Menurut Croxton dan Crowden, statistic yaitu koleksi,
presentasi, analisis, dan interpretasi data angka.
-Statistik tidak hanya dianggap sebagai subjek yang hanya
berkaitan dengan ilmu-ilmu fisika dan kimia.
-Statistik juga bisa digunakan sebagai metode ilmiah dalam
ilmu-ilmu sosial, seperti sejarah, antropologi,
sosiologi, politik, dan ekonomi.
-Khusus untuk sejarah, statistic membuat ilmu sejarah
lebih ilmiah karena menggunakan fakta atau data
kuantitatif masa lampau dalam hal pengumpulan, penyajian,
pembahasan, dan penafsirannya.
-Statistik sudah umum digunakan untuk sejarah tematis
sejarah sosial atau sejarah ekonomi sehingga dinamakan
cliometrics atau quantohistory.

-Cliometrics yaitu sejarah yang menggunakan hitungan-
hitungan atau angka-angka.

-Sedangkan quanto artinya kuantifikasi, hitungan-
hitungan.

-Cliometrics maupun quantohistory maksudnya sama, yaitu
sejarah yang telah banyak menggunakan angka-angka
kuantitatif dalam analisis-analisisnya, terutama
statistic. Sejarah yang dimaksud misalnya sejarah
ekonomi.

-Dalam praktiknya para sejarawan perlu mempelajari
statistik karena erat sekali hubungannya dengan angka-
angka kuantitatif.

-Sensus penduduk sepuluh tahun sekali, misalnya dapat
memberikan gambaran yang jelas setiap dasawarsa tentang
penurunan atau pertambahan seluruh penduduk Indonesia
daripada menggunakan sebutan kualitataif seperti banyak
sekali, sedang, atau sedikit sekali.

-Angka-angka kuantitatif misalnya juga digunakan untuk
jumlah pemilih setiap Pemilu bagi setiap parpol sehingga
dapat diketahui pertambahan atau penurunannya

-Jadi, dengan melihat angka-angka tersebut sebagai fakta
atau data, yang disajikan dalam bentuk historiogram atau
grafik, selanjutnya dapat dinalisis dan ditafsirkan
tentang sebab-sebabnya dan sebagainya.

*CATATAN:

-Ilmu-ilmu bantu sejarah (Auxiliary sciences atau

sister disciplines), dapat menjadi sumber-sumber
utama bagi para sejarawan dalam penelitian dan
rekonstruksi sejarah.

-Ilmu-ilmu bantu tersebut digunakan sesuai dengan
topik atau periode yang dikaji.

-Untuk Sejarah Indonesia, arkeologi, paleografi,
epigrafi, ikonografi, numismatic, genealogi,
filologi pada umumnya menjadi sumber utama untuk
periode prasejarah, pengaruh Hindhu Budha, Islam dan
Kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Sedangkan bahan-
bahan etnografi dan statistic digunakan untuk
periode-periode awal sejarah modern dan sejarah
kontemporer.

-Selain ilmu-ilmu bantu yang sudah dijelaskan di
depan, masih ada beberapa ilmu bantu sejarah yang
bisa anda cari dan pelajari, diantaranya
paleoontologi, paleoantropologi, ilmu keramik,
Bahasa, serta ilmu-ilmu sosial yang lain seperti
demografi, ilmu hukum, geografi, dan sebagainya

*Carilah penjelasan ilmu-ilmu bantu sejarah selain
yang sudah dibahas dalam flip ini dari berbagai
sumber yang anda miliki, baik dari buku maupun
artikel dari internet.

*Anda tidak perlu mengumpulkan, tetapi cukup
dipelajari sebagai tambahan wawasan pengetahuan anda
tentang ilmu bantu sejarah


Click to View FlipBook Version