The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini berisi materi, soal, pembahasan Uji Pengetahuan PGSD materi IPS

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ILMI, 2023-05-08 03:12:03

Sukses UP PGSD IPS

Buku ini berisi materi, soal, pembahasan Uji Pengetahuan PGSD materi IPS

Keywords: #UP #PGSD #IPS

44 D. Makin menipisnya nasionalisme yang ada di masyarakat E. Terjadinya kemerosotan moral 56. Salah satu sikap sederhana yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan di era globalisasi di bidang budaya adalah …. A. sikap terbuka dengan memanfaatkan forum-forum kerja sama internasional yang dapat membantu keterlibatan dalam persaingan global →ekonomi B. sikap mencintai produk dalam negeri yang dapat memicu tumbuhnya berbagai produk lokal yang unik di setiap wilayah tanah air →ekonomi C. sikap terbuka menghadapi masuknya budaya asing dengan menyaring budaya asing sesuai dengan panduan nilai, norma, dan tradisi lokal serta nilai-nilai dasar Pancasila D. sikap kolaboratif dengan memanfaatkan jaringan informasi yang menghubungkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, BUMN, juga swasta baik dari dalam maupun luar negeri E. sikap kemandirian dalam mengembangkan potensi dalam negeri 57. Teknologi yang berkembang pesat memudahkan manusia untuk berinteraksi dan berkomunikasi. Salah satu manfaatnya adalah …. A. membuat manusia menjadi sangat tergantung kepada teknologi


45 B. seseorang dapat terhubung dan berinteraksi dengan banyak orang C. manusia dapat lebih cepat menyelesaikan pekerjaan D. muncul persaingan dalam bidang teknologi komunikasi E. peralatan teknologi untuk komunikasi lebih canggih 58. Perhatikan pernyataan di bawah ini! 1. lembaga sekolah 2. perbankan 3. tukang cukur rambut 4. menanam bibit cabe 5. penambangan emas liar Pernyataan di atas yang dapat digolongkan ke dalam kegiatan produksi di bidang jasa ditunjukkan oleh nomor …. A. 3 dan 4 B. 1 dan 3 C. 4 dan 5 D. 1, 2, dan 3 E. 2 dan 4 59. Jumlah penduduk terbanyak di Indonesia pada level provinsi terdapat di provinsi Jawa Barat 48.220.094 jiwa. Diikuti Jawa Timur sebanyak 41,06 juta jiwa. Disusul Jawa Tengah 37,31 juta jiwa. Sementara, provinsi dengan jumlah


46 penduduk paling sedikit adalah Kalimantan Utara yaitu 698.003 jiwa. Di atas Kalimantan Utara atau posisi kedua terbawah ada Papua barat dengan jumlah penduduk 1,15 juta jiwa. Pernyataan di bawah ini yang tepat sebagai konsekuensi dari persebaran sesuai alinea di atas yaitu …. A. besarnya persaingan tenaga kerja paling banyak di Jawa Timur→ di Jawa Barat B. kualitas hidup yang lebih rendah mengancam di Jawa Barat C. kemungkinan potensi kriminalitas paling besar di Kalimantan Utara→ di Jawa Barat D. pembangunan pusat-pusat industri tersedia banyak di Papua Barat→ di Jawa E. masalah-masalah sosial sedikit terjadi di Jawa Barat→ banyak terjadi masalah sosial 60. Pengguna kursi roda sekarang tidak perlu khawatir untuk menyetir mobil sendiri. Perusahaan mobil Konguru menjual mobil elektrik yang ringan dan dapat digunakan oleh pengguna kursi roda. Penemuan mobil ini merupakan bukti bahwa perkembangan IPTEK memberikan dampak positif bagi kehidupan yakni untuk …. A. hidup lebih praktis dan efisien waktu B. memudahkan interaksi sosial→HP C. mempercepat penyebaran informasi→Internet D. memudahkan penyebaran teknologi E. menambah ilmu pengetahuan


47 Pembahasan : IPTEK memberi manfaat pada berbagai bidang kehidupan. Secara umum manfaat IPTEK adalah: 1) Mempermudah komunikasi 2) Mempermudah pekerjaan manusia 3) Waktu yang digunakan lebih efisien 4) Dapat membantu manusia dalam meningkatkan dan memanfaatkan sumber energi baru yang berguna untuk kelangsungan hidup manusia 5) Sumber daya alam yang ada di bumi ini lebih mudah dikelola dengan optimal dan berkualitas 6) Banyaknya industri baru dan perusahaan baru yang dapat memberikan lapangan pekerjaan, sehingga bisa mengurangi penggangguran 7) Mengurangi pemakaian bahan alami yang semakin langka. 8) Dapat membawa manusia ke zaman yang lebih maju dan modern. 61. Gambar di bawah ini merupakan contoh bencana alam yang disebabkan oleh adanya tenaga ….


48 A. endogen B. eksogen C. tektonik D. eprogenetik E. vulkanik Pembahasan : Tenaga pembentuk bumi tersebut terdiri dari dua jenis yakni tenaga endogen dan tenaga eksogen. 3) Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang bersifat membangun (konstruktif). Contoh Tenaga endogen yaitu tektonisme (gerakan lempeng), vulkanisme (aktivitas gunung api), dan seisme (gempa). 4) Tenaga eksogen adalah tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari luar yakni berupa tenaga air, angin, sinar matahari maupun tenaga dari makhluk hidup. Sifat dari tenaga eksogen adalah merusak atau merombak permukaan Bumi yang sudah dibentuk oleh tenaga endogen. Tenaga eksogen dikelompokkan menjadi yaitu pelapukan batuan (sedimentasi), pengikisan (erosi), pengendapan, dan amblesan. 62. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberi dampak pada bidang pendidikan. Sikap yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan adalah …. A. memperluas jangkauan pasar sehingga produksi dalam negeri mampu bersaing di dunia interenasional


49 sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat→ekonomi B. memanfaatkan peluang ekonomi melalui usaha pariwisata yang dapat menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah tujuan turisme→ekonomi C. meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, dan sportif dalam menghadapi persaingan global→sosial D. memanfaatkan peluang setiap negara untuk belajar dari negara lain, sehingga proses transfer ilmu pengetahuan dan teknologi secara global terjadi dengan cepat→pendidikan E. bersama-sama dengan pemerintah berupaya menolak dan menghindari globalisasi semampu mungkin untuk menghindari dampak negatif globalisasi yang semakin memburuk akhir-akhir ini 63. Seorang guru kelas IV akan mengevaluasi kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi berbagai bentuk keragaman suku bangsa, sosial, dan budaya di Jawa Timur yang terkait persatuan dan kesatuan. Alat evaluasi (instrument) yang tepat untuk mengukur kemampuan tersebut adalah …. A. wawancara→sikap B. observasi→sikap C. skala sikap model likert→sikap D. tes obyektif pilihan ganda→pengetahuan E. pedoman pengamatan→sikap→


50


51 64. “Nama Situs Kumitir makin banyak dikenal orang setelah adanya temuan tiga kerangka manusia awal bulan ini. Dari tiga kerangka, salah satu kerangka masih utuh. Diberitakan sebelumnya, antropolog Forensik dari Universitas Airlangga (Unair). Dr. Phil. Toetik Koesbardiati, yang terlibat dalam penelitian mengatakan, kerangka tersebut berjenis kelamin perempuan. Usia sekitar 20-30 tahun dan tingginya sekitar 141-153 sentimeter” (kompas.com,26/3/2021) Berdasarkan alenia di atas maka kesimpulan ahli, didasarkan langkah metode penelitian, yakni …. A. menuliskan temuan→historiografi B. mengkritik sumber→verifikasi C. mengumpulkan sumber→heurestik D. memvalidasi sumber→verifikasi/kritik E. interpretasi→tafsirkan


52 Penelitian sejarah adalah penelitian yang mempelajari kejadian-kejadian atau peristiwa masa lampau. Tujuan penelitian sejarah salah satunya untuk membuat rekonstruksi masa lampai secara sistematis dan obyektif. Tujuan tersebut dapat terwujud dengan adanya metode sejarah. Dikutip dari buku Metodologi Sejarah (2007) karya Helius Sjamsuddin, metode sejarah diartikan sebagai seperangkat prinsip dan aturan yang sistematis. Prinsip dan aturan untuk membantu dalam pengumpulan sumber-sumber sejarah, menilai secara kritis, dan menyajikan sintesis hasil yang dicapai. Tahapan awal dari metode sejarah adalah pemilihan topik. Di mana peneliti harus memperhatikan aspek orisinalitas, kemanfaatan, rencana durasi penelitian, dan ketersediaan sumber dan data sejarah. Dilansir dari Historian's Handbook: A Key to Study and Writing of History (1964) oleh Wood Gray, berikut empat tahap metode sejarah, yaitu: Heuristik Heuristik secara harfiah berasal bahasa Yunani “heurishein” yang artinya memperoleh atau mendapat. Heuristik adalah tahap pengumpulan sumber-sumber sejarah. Di mana peneliti mengumpulkan seluruh sumber yang berkaitan dengan topik penelitian. Kritik Kritik menjadi keraguan terhadap semua sumber sejarah yang sudah dikumpulkan. Pada ilmuwan atau sejarawan menggunakan sikap kritis kepada semua sumber. Kritik tetap


53 dilakukan meskipun sumber yang didapat telah memakan waktu yang lama, memerlukan biaya besar, dan sulit diperoleh. Kritik dibagi menjadi dua, yaitu: Kritik ekstern yaitu kegiatan untuk menguji autentisitas (keaslian) sumber. Kritik ekstern cenderung menguji keaslian sumber sejarah dari bentuk fisiknya. Kritik intern adalah tahap dalam penelitian sejarah yang bertujuan untuk menguji kredibilitas dan reliabilitas dari sumber sejarah. Dalam tahap ini, peneliti melakukan kritik secara kritis terhadap konten dan substansi isi dari sumber sejarah. Interpretasi Interpretasi Dikutip dari biu Historiografi dan Sejarah Islam Indonesia (2018) oleh Thohir dan kawan-kawan, proses interpretasi dilakukan dengan memberikan uraian dan menyatukan pernyataan. Penjelasan mengenai fakta-fakta sejarah diuraikan dengan menggunakan teori atau konsepkonsep ilmu sosial. Interpretasi dilakukan dengan mempertimbangkan masalah seleksi dan keahlian dalam mengorganisir atau mengelompokkan data. Interpretasi sejarah dibagi menjadi 2 macam yaitu, interpretasi analisis (menguraikan) dan interpretasi sintesis (menyatukan). Historiografi


54 Historiografi merupakan cara penulisan atau pelaporan penelitian sejarah dengan merangkai fakta-fakta menjadi kisah sejarah berdasarkan data-data yang telah dianalisis. Dalam tahap historiografi, peneliti menuliskan hasil pemahaman dan interpretasi atas fakta-fakta sejarah dalam bentuk analisis naratif deskriptif yang menarik, logis dan dapat dipertanggungjawabkan 65. Muatan materi pembelajaran IPS yakni menyebutkan tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ketika peserta didik ditanya oleh guru “Apakah kalian sudah pernah melihat sang proklamator yakni Soekarno dan Hatta?” peserta didik serentak menjawab “belum pernah bu”. Upaya guru yang tepat melalui pemanfaatan teknologi yang tepat yakni …. A. guru menyediakan gambar dengan teknologi cetak dan membagikan gambar sang proklamator B. peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku tentang bagaimana sosok sang proklamator C. melakukan eksplorasi di lingkungan sekitar sekolah dan mencari gambar yang relevan D. guru meminta peserta didik untuk bermain peran sebagai simulasi peristiwa proklamasi kemerdekaan E. guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar tokoh proklamator yang dibawa guru 66. Upaya pemajuan HAM di Indonesia dilakuakan dalam berbagai bidang yaitu produk hukum, lkembaga negara dan lembaga swadaya masyarakat. Berikut ini yang termasuk lembaga independen yang melakukan perlindungan terhadap pelanggaran HAM adalah….


55 A. Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) B. Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) dan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) C. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) D. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) dan Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) E. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) 67. Globalisasi merupakan proses mendunia yang mengaburkan batas-batas negara dan setiap manusia memiliki tanggung jawab yang sama sebagai warga negara global. Permasalahan yang menjadi tanggung jawab warga negara global yang dimaksud adalah 1. Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) 2. polusi udara 3. komunisme Cina 4. kemiskinan 5. pesatnya informasi dan komunikasi


56 Dari paparan di atas, yang menjadi tanggung jawab sebagai warga negara global adalah …. A. 3 dan 4 B. 2 dan 3 C. 1 dan 2 D. 2 dan 4 E. 4 dan 5 Masalah global merupakan masalah yang dapat mengancam keamanan dan keberlangsungan hidup manusia di dunia, dan berbagai negara berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan melakukan kerjasama. 68. Globalisasi adalah proses ketika berbagai informasi, pemikiran, gaya hidup, dan teknologi menjadi mendunia. Globalisasi mencakup seluruh hal yang terkait dengan proses terhubungnya masyarakat di berbagai wilayah dunia ke dalam komunitas dunia yang tunggal. Dampak positif globalisasi di bidang sosial budaya antara lain …. A. ditemukannya berbagai hasil penanggalan masa lalu yang banyak terjadi akhir-akhir ini B. makin kuatnya nilai kebebasan di kalangan remaja sehingga dapat mewujudkan nilai-nilai Pancasila secara lebih konkrit C. terbukanya lapangan kerja di luar negeri sebagai dampak dari mudahnya transportasi antar negara D. meningkatkan etos kerja yang tinggi, berkerja keras, disiplin, kemandirian, rasional, dan sportif


57 E. masuknya budaya asing (misalnya Korea) yang memberi inspirasi tumbuhnya berbagai jenis usaha ekonomi 69. Pada saat Pandemi Covid 19. Banyak Usaha Mikro Kecil dan Menegah memanfaatkan media sosial untuk memudahkan produsen menawarkan produknya kepada konsumen. Perilaku produsen tersebut termasuk dalam keguatan …. A. pelayanan B. penyimpanan C. pemasaran D. mengubah barang E. diversifikasi 70. Pendidikan yang bermutu memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, antara lain ketersediaan buku atau bahan ajar yang berkualitas. Namun demikian, semakin banyak buku yang dicetak, semakin banyak pohon yang harus di tebang. Menghadapi dilema semacam ini, seorang guru yang profesional dituntut untuk mengambil keputusan yang tepat untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut adalah …. A. media pembelajaran yang modern dan negara-negara maju→digital B. penggunaan kertas daur ulang dalam pembelajaran C. penggunaan sarana radio dalam pembelajaran D. pembelajaran di kelas dengan PBL


58 E. pengembangan media berbahan lokal


DAFTAR PUSTAKA Modul PPG PGSD 59


BIOGRAFI PENULIS PENULIS 1 Ilmi, S.Pd.,M.Pd.,Gr, Lahir di Gresik, 06 Mei 1985, sebagai putra pertama dari dua bersaudara, dari pasangan Bapak Achmad dengan Ibu Sati. Pendidikan dasar diselesaikan di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Islamiyah Gedangkulut-Gresik (1991-1997), kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Cerme-Gresik (1997-2000), dan SMA YPI Darussalam Cerme-Gresik (2000-2003). Setelah tamat SMA melanjutkan kuliah D-2 Jurusan PGSD/MI di STAI Daruttaqwa Gresik (2003-2005), kemudian melanjutkan S1 Jurusan PGSD di UNIPRA Surabaya (2012-2014), S2 jurusan manajemen pendidikan di Universitas Gresik (2014-2016). Pengalaman mengajar penulis diawali dengan mengajar anakanak TPQ, Mengajar di SDN Gedangkulut, dan sekarang mengajar di UPT SD Negeri 76 Gresik. Selain mengajar penulis juga aktif memberikan motivasi kepada anak-anak generasi bangsa baik di sekolah maupun di luar sekolah. Di tengah kesibukannya juga masih menyempatkan diri menjadi trainer pendidikan tingkat nasional, motivator, direktur CV. Rumah Guru Sejahtera, ketua KKG Gugus 04 Cerme, serta 60


mudir LBBA Miftahul Islam Gresik. Semangat penulis dalam menuntut ilmu dan mengamalkan ilmu hingga saat ini, penulis masih tetap semangat belajar dan mengajar. Semoga istiqomah sampai akhir hayat. Penulis sangat hobi dalam menulis buku. Adapun karya penulis sebagai berikut: Bahasa Arab Dasar Kelas Mufrod, Bahasa arab Dasar Kelas Mutsanna, Bahasa arab Dasar Kelas Jamak, Bahasa Arab Dasar Kelas I’rob, As-shorful Kaamil, Belajar Bahasa Arab melalui cerita, Kamus Tiga Bahasa (belajar kosa kata melalui percakapan sederhana), Pendidikan Karakter Melalui Puisi, Kata Motivasi, dan Mutiara Hikmah, Guruku Teladanku, serta buku yang ada ditangan pembaca saat ini. Semoga semua karya penulis bisa membawa manfaat untuk penulis pribadi dan orang banyak. Menjadi tabungan amal yang mengalir besok di akhirat. Aamiin. 61


PENULIS 2 Dewi Permanisuci, S.Pd.,Gr, Lahir di Jember, 28 September 1989, sebagai putri pertama dari dua bersaudara, dari pasangan Bapak Hardi dengan Ibu Lilis Suryani. Pendidikan dasar diselesaikan di SD Negeri Kamal 01 Arjasa-Jember (1995-2001), kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Arjasa-Jember (2001-2004), dan SMAN 1 Arjasa-Jember (2004-2007). Setelah tamat SMA, pernah bekerja di INDOMARCO PRISMATAMA selama 1 tahun. Kuliah S-1 Jurusan PGSD di Universitas Jember ditempuh pada tahun (2008-2012). Pengalaman mengajar penulis diawali dengan menjadi tenaga guru honorer di SDN Kamal 01, sejak tahun 2007 sampai sekarang. Selain mengajar penulis juga menjadi Penyuluh Agama Islam di Kementerian Agama Kab. Jember, tahun (2017-2021). Penyuluhan aktif memberikan motivasi anakanak binaan kelompok sosial dan juga masyarakat umum. Sejak mengikuti Pendidikan Profesi Guru, penulis selalu aktif ikut serta dalam pembelajaran mandiri dan kelompok bersama bimbingan belajar khusus guru PGSD. Yang saat ini menjadi salah satu Pengurus di CV Rumah Guru Sejahtera yang 62


bergerak di bidang bimbingan dan konsultasi pendidikan. Belajar adalah sepanjang hayat, itulah yang penulis tanamkan di setiap kegiatan sehari-hari. Bergerak maju dan terus berkembang menjadikan diri penulis selalu termotivasi untuk menambah ilmu pengetahuan yang baru dan sesuai perkembangan IPTEK. Dalam kesehariannya, penulis memiliki hobi traveling dan hunting makanan, karena selain di pendidikan kedua hobi itu perlu dilakukan untuk menjaga agar tubuh tidak lelah. Dan bahkan hobi menjadi sumber keuatan memperoleh inspirasi. Semoga apa yang penulis tulis dalam buku ini bermanfaat untuk orang lain, pembaca, dan diri pribadi. Aamiin…….Semangat untuk selalu maju. 63


Penulis 3 Riwayat Pendidikan: 1994 SD Negeri Jelambar Baru 10 PT 1997 SMP Negeri 82 Jakarta 2000 MA Al Mukhlishin Bogor 2009 S1 Matematika Unindra Jakarta 2018 S1 PGSD Universitas Terbuka Pengalaman mengajar: 2005-skr Guru di SDN Wijaya Kusuma 07 2021-skr Bimbel CV Rumah Guru Sejahtera Artiwi, S.Pd Lahir pada tanggal 01 September Tahun 1981, dan nama panggilan Saya Tiwi. Saya memiliki ketertarikan terhadap dunia pendidikan dan anak-anak, selain itu saya juga tertarik pada aplikasi desain online dalam menunjang pembelajaran dan bisnis digital. 64


65


Uji Pengetahuan pada akhir kegiatan PPG adalah hal yang menakutkan bagi para guru. Banyak diantara mereka harus menghadapi kegagalan dan keputusasaan karena tidak dapat mencapai passing grade yang ditentukan. Kita tahu bahwa UP PPG merupakan ujian yang wajib diikuti dan harus lulus sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat pendidik. Minimnya pengetahuan dari peserta dan buku-buku yang membahas soal UP PPG merupakan salah satu penyebab gagalnya para guru dalam ujian ini. Maka dari itu, hadirnya buku ini diharapkan dapat membantu para guru yang belum lulus UP PPG untuk memperoleh pengetahuan sebagai modal utama mengerjakan soal UP. Soal dan pembahasan yang lengkap pada buku ini dapat dijadikan acuan untuk menanamkan pemahaman terkait soal UP. Pembahasan soal pada buku ini dibuat sesederhana mungkin untuk memudahkan pembaca menggunakan pemecahan masalah yang dipahaminya. Semoga buku ini bermanfaat untuk keberhasilan peserta UP PPG khususnya dan pembaca pada umumnya. Uji Pengetahuan pada akhir kegiatan PPG adalah hal yang menakutkan bagi para guru. Banyak diantara mereka harus menghadapi kegagalan dan keputusasaan karena tidak dapat mencapai passing grade yang ditentukan. Kita tahu bahwa UP PPG merupakan ujian yang wajib diikuti dan harus lulus sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat pendidik. Minimnya pengetahuan dari peserta dan buku-buku yang membahas soal UP PPG merupakan salah satu penyebab gagalnya para guru dalam ujian ini. Maka dari itu, hadirnya buku ini diharapkan dapat membantu para guru yang belum lulus UP PPG untuk memperoleh pengetahuan sebagai modal utama mengerjakan soal UP. Soal dan pembahasan yang lengkap pada buku ini dapat dijadikan acuan untuk menanamkan pemahaman terkait soal UP. Pembahasan soal pada buku ini dibuat sesederhana mungkin untuk memudahkan pembaca menggunakan pemecahan masalah yang dipahaminya. Semoga buku ini bermanfaat untuk keberhasilan peserta UP PPG khususnya dan pembaca pada umumnya. SUKSES UP PGSD IPS


Click to View FlipBook Version