TATA TERTIB PESERTA DIDIK TAHUN AJARAN 2023-2024 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 73 JAKARTA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 73 Jl. Tebet Timur II No. 1, Tebet Timur, Kec. Tebet Email : [email protected] JAKARTA SELATAN Kode Pos : 12820
BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Ketentuan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) 1) Waktu Kegiatan Belajar Mengajar sebagai berikut: a. Hari Senin dan Rabu : 06.30 s.d 14.00 WIB b. Hari Selasa dan Kamis : 06.30 s.d 14.10 WIB c. Hari Jumat (*) : 06.30 s.d 13.00 WIB *bagi peserta didik muslim laki-laki mengikuti salat Jumat di sekolah. *bagi peserta didik muslimah mengikuti kegiatan keputrian di aula dan di kelas. *bagi peserta didik nonmuslim melakukan kegiatan ibadah di perpustakaan. 2) Jika peserta didik tidak hadir di sekolah karena : a. sakit, orang tua/wali menyampaikan kabar atau pesan singkat ke wali kelas, dan jika lebih dari tiga hari harus melampirkan surat keterangan sakit dari dokter; b. izin, orang tua/wali menyampaikan kabar ke wali kelas dengan menjelaskan keperluannya; c. izin lebih dari 3 hari ditujukan kepada Kepala Sekolah. 3) Jika peserta didik pulang sebelum waktu belajar selesai karena : a. sakit, diharuskan meminta izin dengan menggunakan surat izin dan diketahui oleh wali kelas atau pihak sekolah yang mewakili. b. karena alasan lain, diharuskan memberikan keterangan baik tertulis maupun pesan singkat dari orang tua/wali yang ditujukan kepada wali kelas. Pasal 2 Kewajiban Peserta Didik 1) Memahami tata tertib Satuan Pendidikan. 2) Melaksanakan dan menaati tata tertib Satuan Pendidikan. 3) Menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan. Kewajiban ini meliputi sikap hormat, taat kepada Kepala Satuan Pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik lainnya. 4) Menciptakan lingkungan Satuan Pendidikan yang kondusif dan ramah anak. 5) Mengikuti prosedur penanganan pembinaan seperti ; pemeriksaan gawai, cctv, tas, laptop, media sosial, dan lainnya.
Pasal 3 Hak Peserta Didik 1) Mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya. 2) Mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai bakat, minat, dan kemampuannya. 3) Menggunakan sarana dan prasarana Satuan Pendidikan untuk kegiatan pembelajaran. 4) Mendapatkan penghargaan apabila memperoleh prestasi dalam bidang akademik atau nonakademik sesuai dengan jenis prestasi yang diperoleh peserta didik. 5) Mendapatkan rasa aman dan nyaman di Satuan Pendidikan. 6) Mendapatkan perlakuan adil dari stakeholder di Satuan Pendidikan. 7) Mendapatkan pembinaan secara holistik dan humanistik di Satuan Pendidikan. 8) Mendapatkan hak yang sama untuk mengeluarkan ide, kreasi, dan inovasi, tanpa diskriminasi di Satuan Pendidikan. 9) Mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras, antargolongan, dan gender. Pasal 4 Hal-Hal yang Harus Dipatuhi Peserta Didik Berisi tentang hal-hal yang harus dipatuhi oleh peserta didik selama berada di sekolah, baik dalam proses KBM maupun di luar KBM. 1) Mematuhi semua kewajiban sesuai dengan tata tertib yang berlaku. 2) Dilarang melakukan aksi demonstrasi (politik praktis), baik dalam sekolah maupun di luar sekolah. 3) Menerima semua sanksi apabila melanggar tata tertib yang berlaku. 4) Menerima segala ketentuan yang ditetapkan oleh sekolah berdasarkan kesepakatan Dewan Guru, Komite Sekolah, orang tua/ wali, dan peserta didik. 5) Memahami dan menghayati dimensi Profil Pelajar Pancasila: 1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; 2. Berkebhinekaan global; 3. Bergotong-royong; 4. Mandiri; 5. Bernalar kritis; 6. Kreatif.
BAB II KETENTUAN PAKAIAN Pasal 5 Hari Senin dan Kamis 1) Peserta didik laki-laki : - memakai seragam putih dan celana biru dengan badge nama, OSIS, Bendera Merah Putih, lokasi, dasi, topi, sepatu hitam dan kaos kaki serta ikat pinggang berlogo SMP Negeri 73 Jakarta. Peserta didik perempuan : - memakai seragam putih dan rok biru dengan badge nama, OSIS, Bendera Merah Putih, lokasi, dasi, topi, sepatu hitam dan kaos kaki serta ikat pinggang berlogo SMP Negeri 73 Jakarta. - menggunakan hijab; model hijab bergo, berwarna putih dan berlogo SMP Negeri 73. 2) Bagi kelas yang bertugas upacara mengenakan seragam putih lengan panjang dan celana/rok putih Bagi peserta didik berkerudung, menggunakan jilbab putih. Pasal 6 Hari Selasa 1) Peserta didik laki-laki : - Berpakaian seragam batik SMP Negeri 73 Jakarta, celana putih dengan sepatu hitam dan kaos kaki serta ikat pinggang berlogo SMP Negeri 73 Jakarta. 2) Peserta didik perempuan : - Berpakaian seragam batik SMP Negeri 73 Jakarta, rok putih dengan sepatu hitam dan kaos kaki serta ikat pinggang berlogo SMP Negeri 73 Jakarta. - menggunakan hijab; model hijab bergo, berwarna putih dan berlogo SMP Negeri 73. 3) Khusus untuk hari Selasa minggu ke-4 setiap bulan, peserta didik mengenakan kemeja batik bebas sopan, celana/rok putih, dan sepatu warna bebas. Bagi peserta didik berkerudung, menggunakan jilbab yang disesuaikan.
Pasal 7 Hari Rabu Berpakaian Pramuka lengkap (sesuai dengan standar Kwartir Nasional). Peserta didik berhijab, menggunakan bergo coklat pramuka. Pasal 8 Hari Jumat 1) Berpakaian seragam sadariah berlogo SMP Negeri 73 Jakarta dan celana/rok biru, dengan sepatu hitam dan kaos kaki putih. Peserta didik perempuan menggunakan hijab; bergo putih berlogo SMP Negeri 73 Jakarta. 2) Khusus untuk hari Jumat minggu ke-4 setiap bulan, peserta didik mengenakan baju adat DKI Jakarta. Peserta didik perempuan ; - menggunakan kebaya encim dan rok batik, berhijab menggunakan jilbab yang disesuaikan. Peserta didik laki-laki ; - menggunakan atasan koko warna bebas celana panjang warna gelap, dan sepatu bebas. Pasal 9 Ketentuan Lain 1) Celana panjang bagi peserta didik laki-laki harus sampai mata kaki dan sekurangkurangnya 40 cm lingkaran bagian bawah celana (tidak ketat/celana pensil). 2) Rok panjang bagi peserta didik perempuan harus sampai mata kaki. 3) Seluruh peserta didik harus berpakaian sopan, seperti baju dimasukkan dan mengenakan kaos dalam berwarna putih. 4) Seluruh peserta didik tidak diperkenankan menggunakan kalung, anting/giwang (bagi laki-laki), gelang, cincin, (kecuali jam tangan) dan make up. 5) Seluruh peserta didik tidak diperkenankan mengecat rambut, kuku, dan menatto diri. 6) Seluruh peserta didik mengenakan seragam olahraga SMP Negeri 73 Jakarta pada saat jam pelajaran olahraga dan kegiatan olahraga bersama. 7) Seluruh peserta didik tidak diperkenankan menggunakan jaket, sweater, atau cardigan di area lingkungan sekolah.
8) Seluruh peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler, wajib mengikuti latihan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan berpakaian dengan sopan sesuai dengan ekstrakurikuler masing-masing.
BAB III JENIS PELANGGARAN DAN SANKSI Pasal 10 (Pelanggaran Ringan) Jenis Pelanggaran Jenis Sanksi 1) Peserta didik yang terlambat hadir di sekolah. Terhitung sebagai terlambat mulai pukul 06.31 WIB. 1) Pemberian teguran lisan dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan wali kelas serta buku catatan pelanggaran piket harian. 2) Peserta didik yang tidak hadir di sekolah 3 kali tanpa keterangan/ tidak ada pemberitahuan. 2) Peserta didik yang tidak hadir 3 kali tanpa keterangan akan dilakukan pembinaan oleh wali kelas secara lisan dan tertulis dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan berkoordinasi dengan guru BK, serta dilakukan pemanggilan orang tua. 3) Peserta didik yang tidak mengikuti kegiatan Upacara Bendera dan pembiasaan pagi. 3) Pemberian teguran lisan dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan wali kelas serta buku catatan pelanggaran piket harian. 4) Peserta didik yang mencontoh atau menyontek pada saat ulangan harian, PTS, PAS, atau PAT. 4) Peserta didik diberikan tugas oleh guru yang menemukan pelanggaran sesuai dengan bentuk pelanggaran. 5) Peserta didik yang mengenakan kaos dalam, kaos kaki, serta atribut lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah. 5) Disita oleh guru kemudian menggantinya dengan atribut yang sesuai dan dilaporkan kepada wali kelas (barang sitaan akan dikembalikan sesuai perjanjian dengan wali kelas). 6) Peserta didik yang memakai make up atau perhiasan secara berlebihan. 6) Peserta didik diberikan teguran secara lisan dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan. serta dilakukan penyitaan
terhadap barang atau benda yang tidak sesuai tata tertib sekolah. 7) Peserta didik yang mengonsumsi makanan dan/atau minuman berbau di dalam kelas. 7) Peserta didik diberikan teguran secara lisan dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan. serta dilakukan penyitaan terhadap barang atau benda yang tidak sesuai tata tertib sekolah. 8) Peserta didik yang membawa barang yang tidak memiliki kaitan dengan KBM seperti tip-ex cair, cat pilox, penggaris besi, dan lain lain. 8) Peserta didik diberikan teguran secara lisan dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan. serta dilakukan penyitaan terhadap barang atau benda yang tidak sesuai tata tertib sekolah. 9) Peserta didik yang membuang sampah tidak pada tempatnya. 9) Peserta didik diberikan teguran secara lisan dan dicatat dalam buku jurnal pembinaan. 10) Peserta didik yang terlambat masuk kelas saat pergantian jam pelajaran tanpa izin dari guru yang mengajar. 10) Peserta didik diberikan teguran secara lisan dari guru yang mengajar di kelas saat itu, dan dicatat di buku jurnal kelas. 11) Jika pelanggaran ringan terakumulasi sebanyak 3 kali dalam 1 (satu) tahun , Satuan Pendidikan berhak melakukan pemanggilan orang tua peserta didik. Pasal 11 (Pelanggaran Sedang) Jenis Pelanggaran Jenis Sanksi 1) Peserta didik yang merusak, mencoretcoret, atau mengotori fasilitas sekolah. 1) Peserta didik mendapat teguran secara lisan, dicatat didalam buku jurnal kelas kemudian membersihkan kembali/ mengganti/ memperbaiki. 2) Peserta didik laki-laki yang tidak sesuai dengan aturan berambut panjang, ditandai dengan bagian 2) Peserta didik laki-laki yang berambut panjang diberi teguran lisan dan diberi waktu maksimal 2 (dua) hari untuk
samping yang menyentuh telinga, bagian belakang menyentuh kerah, bagian depan menyentuh alis, dan rambut yang tebal pada bagian atas. merapihkan sendiri setelah 2 (dua) hari tidak ada perubahan akan dilakukan komunikasi ke orang tua oleh wali kelas dicatat dalam buku jurnal pembinaan. 3) Peserta didik yang mengecat rambut dengan warna berbeda dengan warna rambut aslinya (highlighting, bleaching, ombre). 3) Peserta didik yang mengecat rambut diberi teguran lisan dan diberi waktu maksimal 2 (dua) hari untuk merapihkan sendiri setelah 2 (dua) hari tidak ada perubahan akan dilakukan komunikasi ke orang tua oleh wali kelas dicatat dalam buku jurnal pembinaan. 4) Peserta didik yang mengenakan pakaian ketat, transparan, dan/atau dengan sengaja mengubah bentuk dan ukuran seragam yang semestinya. 4) Peserta didik diberikan teguran tertulis dan pencatatan di dalam buku pembinaan, mengganti seragam yang sesuai aturan, serta dilakukan komunikasi ke orang tua oleh wali kelas dicatat dalam buku jurnal pembinaan. 5) Peserta didik yang membawa kendaraan bermotor. 5) Peserta didik yang membawa kendaraan bermotor akan disita kuncinya motornya dan dilakukan pemanggilan orangtua oleh wali kelas pada hari yang sama. 6) Peserta didik yang meninggalkan sekolah sebelum KBM selesai tanpa izin dari Guru Piket atau pihak sekolah (membolos). 6) Peserta didik diberikan teguran secara lisan oleh walikelas dan membuat perjanjian yang diketahui orang tua, jika terjadi pengulangan maka akan dilakukan pemanggilan orang tua serta dicatat dalam buku pembinaan wali kelas.
7) Peserta didik yang berpacaran di lingkungan sekolah. 7) Peserta didik diberikan teguran secara lisan oleh walikelas dan membuat perjanjian yang diketahui orang tua, jika terjadi pengulangan maka akan dilakukan pemanggilan orang tua serta dicatat dalam buku pembinaan wali kelas. 8) Peserta didik yang melakukan pelecehan terhadap peserta didik lain. 8) Mendapatkan teguran secara lisan dan tertulis, pemanggilan orang tua oleh walikelas berkoordinasi dengan guru BK serta dicatat dalam jurnal pembinaan walikelas. 9) Peserta didik yang melakukan pemalakan. ( pemanggilan ortu dan bertanggung jawab mengembalikan ) . 9) Mendapatkan teguran secara lisan dan tertulis, pemanggilan orang tua oleh walikelas berkoordinasi dengan guru BK serta dicatat dalam jurnal pembinaan walikelas. 10)Jika peserta didik melakukan pelanggaran sedang sebanyak 2 kali pada ayat ; 5,6 dan 7, 8 dan 9 Satuan Pendidikan berhak melakukan pemanggilan orang tua peserta didik dan memberikan surat peringatan 1 (SP 1) 11)Jika peserta didik sudah mendapatkan SP 1 dan melakukan pelanggaran sedang sebanyak 2 kali (untuk ayat 5,6 dan 7, 8 dan 9 ) akan dikenakan SP 2. Pasal 12 (Pelanggaran Berat) Jenis Pelanggaran Jenis Sanksi 1) Peserta didik yang melakukan judi, merokok/vape berseragam dan atribut SMP Negeri 73 atau di lingkungan sekolah. 1) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan menandatangani surat perjanjian bermeterai. 2) Peserta didik yang melihat, menulis, menggambar dan 2) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan
menyimpan foto atau video berisi konten kekerasan dan pornografi melalui media tulis ataupun media elektronik. dan menandatangani surat perjanjian bermeterai. 3) Peserta didik yang melakukan bullying fisik, verbal, atau mental, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada sesama peserta didik, guru, karyawan, atau kepala sekolah. 3) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan menandatangani surat perjanjian bermeterai. 4) Peserta didik yang membentuk geng atau kelompok negatif yang dapat meresahkan orang lain. 4) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan menandatangani surat perjanjian bermeterai. 5) Peserta didik yang terlibat pencurian, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. 5) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 1 serta bertanggung jawab untuk mengembalikan barang curian. 6) Peserta didik yang membawa senjata tajam di dalam lingkungan sekolah. 6) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 1 7) Peserta didik yang merencanakan dan/atau mendokumentasikan perkelahian atau tawuran antarpelajar ataupun orang lain. 7) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 1. 8) Peserta didik yang merugikan dan mencemarkan nama baik SMP Negeri 73 Jakarta, kepala sekolah, guru, dan/atau karyawan baik secara langsung maupun tidak 8) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 2.
langsung (melalui media tulis/cetak/elektronik) 9) Peserta didik yang membawa dan menggunakan senjata tajam dengan tujuan kekerasan/tawuran. 9) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 2. 10) Peserta didik yang terlibat dalam perkelahian atau tawuran antarpelajar atau orang lain, baik dalam bentuk perorangan maupun secara kelompok. 10) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 3. 11) Melakukan tindakan asusila, mengedarkan gambar, foto, maupun video berisi konten pornografi melalui media tulis ataupun media elektronik. 11) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan Surat Peringatan (SP) 3. 12) Peserta didik yang melakukan penganiayaan yang menimbulkan kerugian korban secara fisik dan psikis kepada warga SMP Negeri 73. 12) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan SP 3. 13) Peserta didik yang mengonsumsi, membawa, mengedarkan, dan/atau terlibat dengan obat-obatan terlarang (NARKOBA). 13) Pemanggilan orang tua/wali peserta didik ke Satuan Pendidikan dan mendapatkan Surat Peringatan (SP) 3. 14)Jika peserta didik sudah mendapatkan SP 1 dan melakukan pelanggaran berat sebanyak 2 kali (untuk ayat 5,6 dan 7) akan dikenakan SP 2. 15)Jika peserta didik sudah mendapatkan SP 1 dan melakukan pelanggaran berat sebanyak 3 kali (untuk ayat 5,6 dan 7) akan dikenakan SP 3 (dikembalikan kepada orang tua). 16)Jika peserta didik sudah mendapatkan SP 2 dan melakukan pelanggaran berat sebanyak 1 kali akan dikenakan SP 3 (dikembalikan kepada orang tua).
BAB IV PENUTUP PASAL 13 1) Pemberian SP 1,2 dan 3 diberikan setelah melalui proses pembinaan wali kelas yang berkoordinasi dengan guru BK dan rapat dewan guru. 2) Semua pasal dalam Tata Tertib Peserta Didik SMP Negeri 73 Jakarta wajib dipatuhi dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh peserta didik SMP Negeri 73 Jakarta. 3) Bagi peserta didik yang memiliki prestasi yang diselenggarakan dan diakui oleh lembaga dinas pemerintah tingkat kecamatan/ wilayah/ kota/ provinsi/ nasional/ internasional maka akan diberikan reward sesuai dengan kebijakan sekolah. 4) Hal-hal yang belum tercantum pada pasal-pasal di atas akan diatur kemudian dengan kebijakan serta kesepakatan bersama dari seluruh komponen SMP Negeri 73 Jakarta, yaitu Kepala Sekolah SMP Negeri 73 Jakarta, Komite SMP Negeri 73 Jakarta, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta peserta didik SMP Negeri 73 Jakarta. Jakarta, 11 Juli 2023 Mengetahui, Ketua Komite SMP Negeri 73 Jakarta Kepala SMP Negeri 73 Jakarta Fira Diana, SE Mulyati, M.Pd NIP - NIP 196811271998022002