The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Original Design Ramadhan Putra S_2210901034 Communication Departement Universitas Aisyiyah yogyakarta

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ade.putra.tunggali, 2024-01-16 11:04:53

SAFENESS BY RAMADHAN PUTRA

Original Design Ramadhan Putra S_2210901034 Communication Departement Universitas Aisyiyah yogyakarta

Safeness~ Keselamatan Kerja Prioritas Utama #One Safe, All Safe GOJEK PRESENTED TO: SAFETY IS PRIORITY DESEMBER, 2023 Ramadhan Putra S. PRESENTED BY:


DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN I PENDAHULUAN 01 METODOLOGI PENELITIAN 08 PEMBAHASAN KONSEP PROGRAM 12 TAGLINE DAN SLOGAN 15 VISUAL STORYTELLING 17 EVENT PUBLISITAS 20 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 22


PENGESAHAN RISET PUBLIC RELATIONS PROPOSAL PUBLIC RELATION I PAGE I 1. Judul Laporan : Penyuluhan Literasi K3 Sebagai Upaya Membangun Mitra Yang Berkualitas 2. Bidang Riset : Public Relations 3. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama lengkap : Ramadhan Putra Sanjaya b. NIM : 2210901034 c. Jurusan : S1 - Ilmu Komunikasi d. Universitas/Institusi/Politeknik : Universitas Aisyiyah Yogyakarta e. Alamat email : [email protected] 4. Dosen Pendamping a. Nama lengkap dan Gelar : Ade Putranto P.W.T, S.I.Kom., M.A b. NIP : 9111101607365 Yogyakarta, 27 Desember 2023 Menyetujui, Dosen Pendamping ( Ade Putranto P.W.T, S.I.Kom., M.A) NIP. 9111101607365 Periset ( Ramadhan Putra Sanjaya) NIM. 2210901034


PENDAHULUAN PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 01


PROPOSAL PUBLIC RELATION I PAGE 02 A. Latar Belakang Perubahan iklim merupakan fenomena global yang semakin mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dampaknya pada pekerja di sektor informal. Sektor informal mencakup beragam jenis pekerjaan, mulai dari pedagang kaki lima, pekerja rumah tangga, pekera disektor jasa, dan masih banyak lagi. Dalam beberapa tahun terkahir, dampak perubahan iklim secara signifikan mempengaruhi kondisi kerja dan penghidupan pekerja di sektor informal. Berdasarkan ILO (International Labour Organization) tahun 2013, setiap tahun terjadi 2,3 juta kematian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Data tersebut juga menyebutkan bahwa 2 juta kematian terjadi disebabkan oleh penyakitakibat kerja, di Indonesia terdapat 428.844 kasus penyakit akibat kerja (Kalalo, 2016). Sementara data BPJS Ketenagakerjaan mencatat terjadinya 8.900 kasus kecelakaan kerja. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan suasana bekerja yang aman, nyaman dan mencapai tujuan yaitu produktivits setinggi-tingginya (Dwi Lestari, 2018). K3 sangat penting untuk dilaksanakan pada semua bidang pekerjaan karena mampu menurunkan resiko terjadinya kecelakaan kerja (Burke et al., 2011). Upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat kerja sudah sejak lama dilakukan yaitu dengan menerbitkan Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, tetapi proses pelaksanaanya masih belum sesuai harapan.


PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 03 Salah satu kelompok pekerja informal yang cukup ramai saat ini adalah menjadi driver ojek online ‘Gojek’. Hasil analisis di lapangan menunjukkan bahwa banyak driver ojek online yang mengejar target pekerjaan mereka rata-rata mengalami kelelahan mereka juga tidak memperdulikan waktu kerja sehingga pola hidup mereka tidak teratur mulai dari pola makan hingga pola tidur sehingga dapat menyebabkan penurunan derajat kesehatan pekerja (Ferusgel, Masni, & Arti, 2019). Penurunan derajat kesehatan pekerja terlihat dari seringnya mereka mengalami sesak nafas, sering batuk, masuk angin dan mengalami kesusahan tidur. Tidak hanya itu saja, mereka juga mengalami kelelahan. Bentuk kelelahan yang mereka rasakan seperti denyut nadi bergetar lebih cepat, sesak nafas, lemas dan mudah lapar. Kejadian lain yang pernah mereka alami adalah kecelakaan akibat kurang konsentrasi dan juga mengantuk. Upaya dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja pada driver ojek online salah satunya dengan penyuluhan literasi mengenai K3. Penyuluhan merupakan suatu intervensi komunikasi yang diselenggarakan untuk menimbulkan perubahan kualitas perilaku secara sukarela bagi kesejahteraan masyarakat (Afrianto, 2014). Literasi mengacu pada kemampuan seseorang untuk membaca, memahami, menafsirkan dan menggunakn informasi tertulis atau pengetahuan secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. Program literasi K3 bertujuan untuk membantu mitra driver Gojek untuk sadar dan secara mandiri dapat melindungi diri mereka dari potensi bahaya pekerjaan. Penyuluhan literasi K3 dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, tindakan aman saat bekerja dengan mengadakan pelatihan dan menyediakan APD yang mereka butuhkan. Penyediaan APD bertujuan untuk meningkatkan perubahan perilaku pada pekerja, karena tanpa adanya fasilitas mendukung akan memperlambat proses perubahan perilaku. Derajat keselamatan dan kesehatan driver ojek yang semakin meningkat pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas mereka. Peneliti berharap dengan terselenggaranya program literasi K3 ini dapat menciptakan rasa aman (Safeness) bagi para pekerja khususnya dalam sektor informal.


PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 04 B. Rumusan Masalah Sesuai latar belakang masalah di atas maka rumusan masalah yang dapat diambil adalah bagaimana perancangan kegiatan program penyuluhan literasi K3 sebagai bentuk upaya perusaahan dalam membangun mitra yang berkualitas? C. Tujuan Adapun tujuan program Literasi K3 ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap para pekerja driver ojek online dalam meningkatkan derajat keselamatan dan kesehatan untuk meningkatkan produktivitas. D. Manfaat Manfaat dari program Literasi K3 ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para mitra Gojek melalui teknik praktik atau instruksi dengan tujuan mengubah atau mempengaruhi perilaku baik secara individu, kelompok maupun masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan nilai K3 dan pencegahannya sehingga dengan sadar mau mengubah perilakunya menjadi perilaku sehat. E. Objek Penelitian Objek penelitian yang akan diambil adalah para mitra driver Gojek yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gojek adalah sebuah perusahaan teknologi berjiwa sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor informal di Indonesia. Kegiatan gojek bertumpu pada 3 nilai pokok yaitu kecepatan, inovasi, dan dampak sosial.


PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 05 F. Kerangka Pemikiran Corporate Communication Corporate Communication atau Komunikasi Korporat menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga citra perusahaan di mata publik, di mana strategi atau sistem komunikasi yang disusun secara baik oleh seorang Corporate Communication dapat membangun citra yang positif terhadap perusahaan. Salah satu fungsi Corporate Communication ialah untuk membangun kepercayaan publik dan memberikan efek positif bagi kelanjutan usa ha sebuah perusahaan. Komunikasi yang dibangun oleh Corporate Communication bukan hanya kepada pihak luar, namun penting juga disampaikan pada pihak internal perusahaan untuk mem bangun budaya kerja yang kondusif dan menciptakan efektivitas kerja agar visi dan misi perusahaan dalam menjalankan bisnis dapat berjalan dengan baik. Konsep Corporate Communication dapat dilihat sebagai struktur komunikasi inte gratif yang menghubungkan para pemilik kepentingan kepada perusahaan. Struktur Cor porate Communication adalah sebuah sistem yang memungkinkan perusahaan untuk mengatur segala bentuk dan jenis komunikasi secara strategis. Pengertian Corporate Communication Corporate communication adalah bagian dari seluruh organisasi dengan pesan yang dikeluarkan oleh perusahaan, badan, atau lembaga tersebut untuk publik. “Publik” dapat berupa internal (karyawan, stakeholder, dan pemegang saham yaitu saham) dan eksternal (lembaga, mitra saluran, media, pemerintah, badan industri dan lembaga, masyarakat pendidikan dan umum). Tugas & Ruang Lingkup Corporate Communication Corporate Communication mempunyai tugas menjaga kepuasan stakeholders, termasuk pemegang saham dan pemerintah. selain itu, bidang ini juga bertanggung jawab terhadap pencegahan dan pemecahan krisis yang dapat mematikan perusahaan. Ruang lingkup Corporate communication mulai dari menjalin komunikasi internal dan eksternal, menjaga reputasi perusahaan, mempromosikan produk, mengawasi program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) maupun mencegah krisis yang mungkin terjadi. Menurut survei- survei terakhir, ruang lingkup corporate communication meliputi:


PROPOSAL PUBLIC RELATION I PAGE 06 1. Komunikasi internal/eksternal 2. Mengatur reputasi dan merek perusahaan 3. Merekrut dan mempertahankan bakat-bakat unggul 4. Meluncurkan produk 5. Mengembangkan strategi perusahaan 6. Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) 7. Menaikkan persepsi investor/ analis 8. Mengatasi krisis Fungsi Corporate Communication Beberapa tugas dan fungsi Corporate Communication terhadap segala bentuk dan konsep informasi perusahaan adalah: Untuk menyempurnakan profil dari perusahaan (corporate branding) Untuk meminimalkan perbedaan antara identitas perusahaan yang diinginkan dan fitur merek dari sebuah produk yang dihasilkan perusahaan Untuk mendelegasikan tugas-tugas dalam komunikasi Untuk merumuskan dan melaksanakan prosedur yang efektif untuk membuat kepu tusan mengenai urusan komunikasi Untuk menggerakkan dukungan internal dan eksternal demi tujuantujuan perusa haan Untuk berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan bisnis internasional Pada kerangka konseptual mohon dijelaskan dalam bagan sederhana – bisa diambil dari judul sehingga konsep penelitian menjadi jelas untuk dipahami. Biasanya konseptual penelitian adanya hubungan dari judul, rumusan masalah, yang diteliti dan teori yang di gunakan G. Kerangka Konseptual Penelitian


KOMUNIKATOR ELEMEN-ELEMEN PESAN PROGRAM MEDIA UMPAN BALIK RESPON KOMUNIKATOR PADA STAKEHOLDER PRO, KONTRA, POLEMIK, ISU,PENDAPAT,KRITIK DAN SARAN KERANGKA KONSEPTUAL PROGRAM PUBLIC RELATIONS TOPIK TOPIK TOPIK TOPIK PROPOSAL PUBLIC RELATION I PAGE 07


METODOLOGI PENELITIAN PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 08


PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 09 Metodologi penelitian yang digunakan untuk membedah fenomena kasus kelelahan dan kecelakaan yang dialami oleh mitra gojek yang diakibatkan oleh faktor perubahan iklim yaitu, melalui penerapan komunikasi antar budaya. Penerapan komunikasi antarbudaya dianalisis melalui perilaku literasi mitra driver Gojek di Yogyakarta terhadap K3. Fenomena ini akan dijelaskan dengan jenis penelitian, metode penelitian, teknik pengumpulan data, teknis analisis data, sampai pada limitasi penelitian, dimana akan melihat dan membedah fenomena mengenai penerapan komunikasi antar budaya terhadap penimbunan limbah tekstil tersebut. A. Jenis Penelitian Sesuai dengan tujuan dan rumusan masalah pada penelitian ini, maka jenis penelitian yang dipilih adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. B. Metode Penelitian Mempertimbangkan kekhususan dan keunikan objek penelitian dan tujuan penelitian, penulis memilih studi kasus sebagai metode untuk melihat dan membedah fenomena, bagaimana komunikasi antar budaya pada perilaku mitra Gojek di Yogyakarta terhadap K3. Alasan penulis menggunakan pendataan studi kasus adalah: 1. Dengan menggunakan pendekatan ini, diharapkan penelitian lebih fokus pada fenomena yang terjadi (Yin, 2002 :1). Desain studi kasus yang dipilih adalah studi kasus tunggal dari pendapat K. Yin yang menyatakan bahwa pemilihan ini berdasarkan kemampuannya dalam menangkap fenomena empirik, kontemporer dan kesempatan pemaparan bukti-bukti dari berbagai sumber (Yin, 2004). Lebih mendalam lagi tentang desain yang dipilih adalah Studi Kasus Tunggal Terpancang (embededd single case study). Studi Kasus Tunggal terpancang memungkinkan penulis untuk melihat unit analisis yang lebih spesifik dari kasus tanpa meninggal kan kajian holistik dari kasus tersebut. Unit analisis membantu penulis untuk menjelaskan kondisi holistik dengan lebih baik.


C. Teknik Pengumpulan Data Pada penjelasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Metode studi kasus adalah metode yang memberikan peluang bagi penulis untuk dapat melakukan teknik pengumpulan data. Hal ini dapat diartikan bahwa, penulis mempunyai banyak ruang dalam penelitian ini untuk menggunakan teknik pengumpulan data. Observasi. Merupakan suatu bentuk dari pengamatan lapangan yang dilakukan oleh penulis dimana penulis bertujuan untuk menangkap sense dan kunci dari penerapan komunikasi antar budaya yang terjadi pada mitra driver Gojek di Yogyakarta dalam perilaku literasi K3 Penelurusan Dokumen. Studi pustaka adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari data atau informasi melalui dokumen, jurnal ilmiah, buku-buku referensi dan bahan-bahan publikasi yang tersedia. Dokumen tersebut merupakan kegiatan lapangan dan konten informasi yang diunggah dalam media online. Kolaborasi dari ketiga teknik tersebut membantu penulis menemukan data yang komprehensif. Dokumentasi Dokumentasi yang dilakukan adalah teknik pengumpulan data berupa foto produk dan beberapa konsep media untuk menunjang kampanye ini. D. Teknik Analisis Data Pada penelitian dengan metode studi kasus ini penulis menggunakan teknik analisis deskriptif (descriptive case study). Teknik ini dipilih penulis karena dapat menggambarkan dan menjelaskan suatu fenomena sesuai dengan kerangka berpikir yang telah dirumuskan dalam penelitian ini. PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 10


PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 11 XII. Limitasi Penelitian Penelitian ini akan mendeskripsikan mengenai penerapan komunikasi antar budaya dalam perilaku mitra Gojek tehadap literasi K3. Penelitian ini berpijak pada kerangka pemikiran yang telah dijabarkan sehingga akan terfokus pada dua hal yaitu pada model komunikasi antar budaya yang diterapkan dan efektivitas media dalam mempengaruhi pemikiran para mitra Driver Gojek di Yogyakarta. X. Sistematika Penulisan Penjabaran secara komprehensif pada penelitian tentang penerapan komunikasi antar budaya dalam perilaku mitra Gojek terhadap literasi K3, penulis membagi laporannya kedalam empat bab yang secara lugas menjelaskan sebagai berikut: Bab I menjelaskan tentang pendahuluan dan desain penelitian. Di dalam bab I ini penulis memaparkan mengenai latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, kerangka pemikiran, unit analisis dan metodologi penelitian terhadap objek penelitian yang dikaji. Bab II penulis menjelaskan tentang konteks yang menjadi lokus penelitian. Penelitian ini ingin mengungkap tentang bagaimana perancangan Penyuluhan Literasi K3 Sebagai Upaya Membangun Mitra Yang Berkualitas Bab III menjelaskan tentang konteks yang lebih spesifik dalam kaitanya mengelaborasi objek penelitian. Bab IV penulis akan menjabarkan anggaran dana dan jadwal kegiatan


PEMBAHASAN KONSEP PROGRAM PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 12


Literasi K3 adalah kemampuan untuk memahami, menerapkan, dan mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan K3 dalam kehidupan sehari-hari. Literasi K3 sangat penting untuk dimiliki oleh semua orang, terutama pekerja di sektor informal seperti driver Gojek PROGRAM LITERASI K3 Literasi adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan menganalisis informasi dalam berbagai bentuk, termasuk tulisan, gambar, dan suara. Literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. K3, atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja, adalah bidang yang berkaitan dengan melindungi dan memajukan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial para pekerja di semua jenis pekerjaan. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Program literasi K3 adalah upaya yang dilakukan oleh Gojek untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman K3 di kalangan mitra driver Gojek guna meningkatkan pengetahuan dan sikap para pekerja driver Gojek dalam meningkatkan derajat keselamatan dan kesehatan untuk meningkatkan produktivitas. Program Literasi K3 ini akan rutin diadakan setiap bulan oleh perusahaaan sebagai bentuk evaluasi guna mencegah terjadinya peningkatan kasus kelelahan dan kecelakaan yang diakibatkan oleh perubahan iklim yang cukup ekstrem. Program ini juga akan dihadiri oleh seluruh mitra yang bergabung dalam driver Gojek yang berada di seluruh wilayah yang tersebar di Indonesia. PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 13


Program ini akan terselenggara melalui seminar bersama para stakeholder dan mitra driver gojek di seluruh wilayah Indonesia. Dengan mengangkat tema “Safeness” atau rasa aman diharapkan Program Literasi K3 ini dapat menciptakan suatu perubahan bagi mitra driver untuk lebih mengutamakan kesehatan serta keselamatan dalam bekerja. Seminar dengan Tema “ Safeness” ini juga akan menjadi sebuah program baru yang tidak hanya membahas tentang keselamatan kerja K3 tetapi juga akan membahas mengenai kesehatan mitra yang juga berdampak bagi konsumen. Saat ini banyak konsumen yang mengeluhkan beberapa dari driver Gojek yang tidak memenuhi standart perjalanan yang aman seperti kendaraan yang kurang memadai, helm yang disediakan sering bau dan masi banyak lagi. Disamping itu juga dari sisi driver jug masih sering terkendala dengan fasilitas yang disediakn oleh perusahaan seperti halnya jaket yang tersedia hanya satu, yang seharusnya setiap driver memiliki jaket minimal 2 sampai 3 sebagai cadangan. Kurangnya APD seperti pelindung kaki dan masker untuk menghindari sang driver dari kecelakaan dan gangguan pernafasan. Dengan dilaksanakan program Literasi K3 ini diharapkan komunikasi antara stakeholder dengan mitra driver dan konsumen dapat tersampaikan dengan baik agar nantinya dapat memunculkan sebuah keputusan yang baik dan kedepannya berjalan dengan seimbang, sehingga hasil yang diharapkan Literasi K3 dapat Membangun Mitra Yang Berkualitas. PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 14


TAGLINE DAN SLOGAN PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 15


PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 16 PROGRAM LITERASI K3 MITRA DRIVER GOJEK DI YOGYAKARTA SEMINAR LITERASI K3 “SAFENESS” SLOGAN : “KESELAMATAN KERJA, PRIORITAS UTAMA” TAGLINE : SAFENESS #ONESAFE, ALLSAFE DIHARAPKAN PARA MITRA DAPAT MEMPRIORITASKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MEMILIKI ARTI : “RASA AMAN” SATU AMAN, SEMUA AMAN MENCIPTAKAN MITRA DRIVER YANG BERKUALITAS PENYULUHAN LITERASI K3 PERBAIKAN, KRITIK & SARAN KEBIJAKAN BARU DAN SOLUSI SAFETY IS PRIORITY SAFETY IS PRIORITY “KESELAMATAN KERJA, PRIORITAS UTAMA”


VISUAL STORYTELLING PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 17


ADVETORIAL HEALTH AND SAFETY OF WORK ARE PARAMOUNT PRIORITIES FOR COMMON REALITIES SAFETY IS PRIORITY PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 18


CREATIVE POSTER PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 19


EVENT PUBLISITAS PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 20


SEMINAR “PENYULUHAN LITERASI K3” PROPOSAL PUBIC RELATIONS I PAGE 21 SAFENESS~ Tujuan Seminar Literasi K3 Seminar literasi K3 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang K3 di masyarakat. Seminar ini dapat ditargetkan pada berbagai kelompok sasaran, seperti: Pekerja: Seminar ini dapat membantu pekerja untuk memahami hak dan kewajiban mereka dalam K3, serta cara-cara untuk menjaga keselamatan dan kesehatan diri di tempat kerja. Berikut adalah beberapa tujuan spesifik seminar literasi K3: Meningkatkan pengetahuan tentang K3: Seminar ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang berbagai aspek K3, seperti keselamatan kerja, kesehatan kerja, dan kesejahteraan kerja. Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya K3: Seminar ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya K3 bagi keselamatan dan kesehatan diri, serta produktivitas kerja. Meningkatkan keterampilan dalam penerapan K3: Seminar ini diharapkan dapat memberikan keterampilan kepada peserta untuk menerapkan K3 di tempat kerja. Materi Yang Akan Dibahas Pada Seminar Literasi K3 : Materi seminar literasi K3 dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan target sasaran seminar. Namun, secara umum, materi seminar dapat mencakup topik-topik berikut: Pengertian K3 Aspek-aspek K3 Peraturan K3 Bahaya-bahaya di tempat kerja Cara-cara untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja Peran dan tanggung jawab semua pihak dalam K3


BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 22


JENIS KEGIATAN WAKTU KETERANGAN MENGUPAYAKAN HUBUNGAN YANG BAIK DENGAN MITRA TERKAIT PERIODIK BEKERJASAMA DENGAN BERBAGAI STAKEHOLDER PERSIAPAN PENGADAAN EVENT PUBLISITAS “SAFENESS” BULAN KE-2 - CREATIVE POSTER DAN KONSEP EVENT BULAN KE-2 - SAFENESS~ RINCIAN A. PROGRAM JENIS PENGELUARAN BIAYA SIE ACARA 200.000 SIE PERLENGKAPAN 5.000.000 SIE HUMAS DAN LAIN-LAIN 1.000.000 TOTAL 6.200.000 B. ANGGARAN BIAYA PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 23


JENIS KEGIATAN BULAN KOORDINASI TIM 10 JANUARI 2024 PENYEBARAN UNDANGAN 1 FEBRUARI 2024 PELAKSANAAN SEMINAR 10 FEBRUARI 2024 SAFENESS~ JADWAL C. JADWAL KEGIATAN PROPOSAL PUBLIC RELATIONS I PAGE 24


THANK YOU SAFETY IS PRIORITY DESEMBER, 2023


Click to View FlipBook Version