The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul struktur dan kaidah kebahasaan teks eksposisi dan eksplanasi kelas viii sem ganjil

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by , 2021-01-12 23:11:43

MODUL BHS. INDONESIA STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS EKSPOSISI DAN EKSPLANASI

Modul struktur dan kaidah kebahasaan teks eksposisi dan eksplanasi kelas viii sem ganjil

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan modul
pembelajaran Bahasa Indonesia.

Modul Bahasa Indonesia I ini dibuat sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan
Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 1 dalam menganalisis struktur dan
kaidah kebahasaan suatu teks. Modul ini disusun untuk meningkatkan pemahaman terhadap
materi pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 1. Modul Bahasa Indonesia Kelas
VIII Semester 1 ini diharapkan dapat membantu siswa/i dalam mempelajari dan memahami
dengan lebih baik, terarah, dan terencana.

Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu penulis
mengucapkan terima kasih khususnya kepada teman serumpun Mata Pelajaran Bahasa
Indonesia yang telah membantu dalam penyusunan modul ini.

Penyusun menyakini bahwa dalam penyusunan Modul Bahasa Indonesia Kelas VIII
Semester 1 ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan
saran yang bersifat membangun guna penyempurnaan Modul Bahasa Indonesia Kelas VIII
Semester 1 ini dimasa yang akan datang.

Penyusun,

ii

DAFTAR ISI

Kata pengantar ……………………………………………………………………….. ii
Daftar Isi ......................................................................................................................... iii
Glosarium ....................................................................................................................... v

Pendahuluan (Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi) .......................... 1
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi.......................................... 1
B. Deskripsi Singkat ......................................................................................................... 1
C. Petunjuk Penggunaan Modul ....................................................................................... 1

Pembelajaran ................................................................................................................. 2
A. Tujuan Pembelajaran ................................................................................................... 2
B. Peta Materi ................................................................................................................... 3
B. Uraian Materi ............................................................................................................... 3
C. Rangkuman .................................................................................................................. 5
D. Tugas ........................................................................................................................... 6
E. Latihan ......................................................................................................................... 7
F. Penilaian Diri................................................................................................................ 8

Evaluasi .......................................................................................................................... 9
Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran ................................................................... 12
Daftar Pustaka ............................................................................................................... 13

Pendahuluan (Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi) ........................ 14
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi.......................................... 14
B. Deskripsi Singkat ......................................................................................................... 14
C. Petunjuk Penggunaan Modul ....................................................................................... 14

Pembelajaran ................................................................................................................. 15
A. Tujuan Pembelajaran ................................................................................................... 15
B. Peta Materi ................................................................................................................... 16
B. Uraian Materi ............................................................................................................... 17
C. Rangkuman .................................................................................................................. 19
D. Tugas ........................................................................................................................... 19

iii

E. Latihan ......................................................................................................................... 21
F. Penilaian Diri................................................................................................................ 22

Evaluasi .......................................................................................................................... 23
Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran ................................................................... 25
Daftar Pustaka ............................................................................................................... 26

iv

GLOSARIUM

deduksi penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum.
definisi rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok

pembicaraan atau studi.
deskripsi pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.
disunting dilihat dengan teliti.
eksperimen percobaan.
eksposisi pandangan, gagasan atau opini yang dilengkapi oleh argumen serta fakta pendukung
untuk menguatkannya
eksplanasi menjelaskan mengenai proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial maupun
peristiwa dn pengalaman pribadi melalui media teks.
induksi penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yang khusus untuk diperlakukan secara

umum.
karakteristik ciri khas dalam suatu objek tertentu.
konjungsi kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan, atau kalimat-kalimat

dan sebagainya, dan tidak untuk tujuan atau maksud lain.
kosakata perbendaharaan kata.
makna maksud seorang penulis dalam menyampaikan isi suatu tulisan kepada pembaca.
menganalisis penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya)

untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.
prosedur tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas.
ringkasan penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat dan

efektif dengan tetap mempertahankan sudut pandang, komposisi pengarang aslinya.
struktur cara sesuatu disusun atau dibangun; susunan; bangunan.
teks satuan lingual yang dimediakan secara tulis atau lisan dengan tata organisasi tertentu

untuk mengungkapkan makna secara kontekstual.
verba kata kerja.

v

PENDAHULUAN

STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS EKSPOSISI
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.6 Menelaah isi dan struktur teks eksposisi 3.6.2 Menganalisis struktur teks
(berupa artikel ilmiah populer dari eksposisi
koran/ majalah) yang diperdengarkan
atau dibaca

B. Deskripsi Singkat Materi
Modul ini berisi materi tentang teks eksposisi. Pada kegiatan pembelajaran, materi yang

diajarkan adalah struktur dan aspek kebahasaan teks eksposisi Modul pembelajaran ini
dilengkapi dengan gambar/ilustrasi, tabel, rangkuman, dan glosarium untuk lebih
memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang dipelajari. Selain itu, modul ini
dilengkapi dengan latihan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi
yang sudah dipelajari.

.
C. Petunjuk Penggunaan Modul

Modul ini digunakan untuk melatih keterampilan peserta didik secara mandiri dalam
menganalisis struktur dan aspek kebahasaan teks eksposisi. Agar peserta didik mendapatkan
hasil belajar yang maksimal dalam menggunakan modul ini, peserta didik diharapkan untuk
memahami terlebih dahulu setiap sub-sub materi yang disajikan beserta contohnya. Jika
peserta didik sudah paham terhadap isi materi yang disajikan, langkah selanjutnya adalah
mengerjakan latihan soal untuk mengetahui tingkat pemahaman yang didapat pada setiap
peserta didik. Namun, apabila peserta didik menemui kesulitan dalam memahami isi materi
atau mengerjakan soal, peserta didik dapat bertanya langsung kepada guru sebagai fasilitator.

Setelah peserta didik selesai mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat menghitung
sendiri nilai akhir. Untuk menilai pemahaman peserta didik terkait materi yang sudah
dipelajari secara keseluruhan, peserta didik diberi tugas untuk mengerjakan uji kompetensi.

Setelah mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan materi
yang berhubungan dengan teks eksposisi secara lebih komprehensif. Secara lebih rinci
diharapkan peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

MENGANALISIS STRUKTUR DAN KEBAHASAAN
TEKS EKSPOSISI

Gambar 1. Sampah yang menggunung di jalanan
https://www.yuksinau.id/

Ekposisi berkecenderungan untuk lebih menekankan pembuktian dari suatu proses
penalaran, mempengaruhi pembaca dengan data yang lengkap, berkeinginan mengubah
pandangan pembaca agar menerima pendapat penulis, tulisan ekposisi itu secara lebih khusus
disebut argumentasi. Bila tulisan ekposisis berkecenderungan untuk menonjolkan perincian
atau detail sehingga seolah-olah lengkap bagaikan foto keadaan yang dijelaskan itu sehingga
mampu menggugah perasaan pembaca sehingga pembaca bagaikan diajak menyaksikan
sendiri peristiwa itu, dan tulisan itu lebih banyak menggunakan susunan ruang, tulisan
ekposisi tersebut secara lebih khusus dinamakan deskipsi. Dengan demikian, secara garis
besar hanya ada dua jenis tulisan, yaitu narasi ada ekposisi, ekposisis dapat pula membentuk
diri menjadi argumentasi atau deskripsi
A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi, kamu diharapkan mampu:
1. mengungkapkan kembali struktur teks eksposisi;
2. mengungkapkan kembali aspek kebahasaan teks eksposisi.

2

B. Peta Materi

Gambar 2. Peta Materi Teks Eksposisi
C. Uraian Materi
Struktur Teks Eksposisi
Struktur teks eksposisi terbagi menjadi tiga bagian utama. Bagian-bagian struktur tersebut
adalah sebagai berikut.

1. Tesis
Merupakan pendapat atau opini umum yang biasanya berupa pengenalan isu, masalah,
ataupun pandangan penulis secara umum mengenai topik yang akan dibahas.

2. Rangkaian argumen
Berupa sejumlah pendapat, opini, atau argumen penulis sebagai penjelasan atas tesis
yang telah dikemukakan. Bagian ini juga memuat data dan fakta yang digunakan
untuk memvalidasi argumen.

3. Penegasan ulang
Merupakan perumusan kembali secara ringkas mengenai tesis dan rekomendasi yang
telah disampaikan. Bagian ini juga dapat berisi rekomendasi atau saran dari penulis
mengenai solusi atau cara menyikapi opini umum. Bagian ini juga sering disebut
penutup atau simpulan.

3

Contoh: Perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia
Tesis

Sistem pendidikan Indonesia dewasa ini mengalami suatu perubahan yang sangat signifikan.

Perubahan tersebut berkaitan dengan kurikulum yang digunakan dalam dunia pendidikan

Indonesia. Dimana, kurikulum 2006 yang sejak lama dipakai diganti dengan kurikulum 2013.

Walaupun tidak semua sekolah menggunakan kurikulum ini, namun tetap berjalan

sebagimana mestinya.

Argumentasi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa kesempatan

menjelaskan bahwa, kurikulum 2013 diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang memiliki

akreditasi A atau sekolah berstandar Internasional, yang biasa disingkat dengan RSBI

(Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). Syarat keterjangkauan distribusi buku juga

menjadi syarat terhadap sekolah pelaksana kurikulum 2013. Kemendikbud juga menerangkan

bahwa kurikulum 2013 ini fokus pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan,

karakter yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah atau scientific approach.

Selain itu, kurikulum 2013 juga menitikberatkan kepada hubungan antara pembelajaran

dengan rasa syukur pada pemberian Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia selaku pengelola

alam sekitar. Khususnya mengacu pada pembelajaran yang dimulai dengan mengamati,

menanya, menalar, dan mencoba atau mencipta.

Musliar Kasim selaku wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beranggapan, bahwa

Kurikulum 2013 lebih menonjolkan praktik daripada hafalan. Sebab selama ini, peserta didik

banyak dibebani hafalan, yang justru dirasa kurang meningkatkan kreativitas. Melalui

Kurikulum 2013 ini, pemerintah ingin menghasilkan anak bangsa Indonesia yang produktif,

kreatif, dan afektif. Dalam kurikulum 2013 setiap peserta didik dibentuk agar memiliki

pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Meutia Hatta, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden mengungkapkan bahwa kurikulum

2013 ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi berkualitas, cinta tanah air dan

bangsanya. Selain itu kurikulum 2013 juga menitikberatkan peran aktif siswa dalam proses

belajar mengajar, sehingga generasi mendatang tetap mempunyai jati diri bangsa Indonesia

dan berkualitas.

Penegasan Ulang

Namun, ternyata banyak juga masyarakat yang menolak berlakunya kurikulum 2013 ini.

Perubahan kurikulum ini dianggap sangat mendadak dan di paksakan. Bahkan, ada yang

beranggapan kurikulum ini kurang fokus karena menggabungkan dua mata pelajaran yang

4

memiliki substansi pokok yang berbeda. Meskipun, mata pelajaran yang akan diajarkan dibuat
lebih sederhana, tetapi tingkat pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki peserta didik akan
semakin berkurang karena mata pelajaran tersebut tidak dipelajari secara utuh, namun secara
terpisah-pisah sehingga akan membuat peserta didik menjadi bingung.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
Seperti teks lainnya, teks eksposisi juga memiliki karakteristik atau kaidah kebahasaan yang
khas. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan teks eksposisi.

1. Banyak menggunakan kata peristilahan atau kata teknis yang berkenaan dengan topik
pembahasan. Misalnya, jika topik yang dibawakan mengenai kehutanan maka istilah
teknis yang digunakan adalah: hutan lindung, hutan alam, penebangan liar, sektor
kehutanan, dsb.

2. Menggunakan kata-kata (konjungsi) yang menunjukkan hubungan argumentasi atau
kausalitas. Misalnya: sebab, karena, jika, dengan demikian, oleh karena itu, akibatnya.
Selain itu, dapat pula menggunakan kata-kata yang menyatakan hubungan keterangan
waktu (kronologis) seperti: sebelum itu, kemudian, pada akhirnya. Bisa juga memuat
konjungsi yang menyatakan perbandingan/pertentangan seperti: sebaliknya, berbeda
halnya, namun.

3. Menggunakan kata-kata kerja mental (mental verba), seperti: memprihatinkan,
diharapkan, memperkirakan, menduga, berasumsi, menyimpulkan, berpendapat, dan
mengagumkan.

4. Menggunakan kata-kata perujukan: menurut pendapat, berdasarkan data, merujuk
pada pendapat.

5. Menggunakan kata-kata persuasif, seperti: diharapkan, sebaiknya, hendaklah, perlu,
harus. Selain itu, teks eksposisi lebih sering menggunakan kata-kata denotatif, yakni
kata yang bermakna sebenarnya. Kata itu tidak bermakna hal lain ataupun dilebihkan
maknanya seperti kata konotatif (Kemdikbud, 2017, hlm.81).

D. Rangkuman
1. Struktur teks eksposisi berupa tesis, argumentasi, dan penegasan ulang
2. Aspek kebahasaan teks eksposisi berupa menggunakan kata peristilahan atau kata teknis,

menggunakan kata-kata (konjungsi) yang menunjukkan hubungan argumentasi atau
kausalitas, menggunakan kata-kata kerja mental (mental verba), Menggunakan kata-kata
perujukan, menggunakan kata-kata persuasif

5

E. Tugas
Bacalah teks berjudul “Ekonomi Indonesia” berikut dengan saksama!

Ekonomi Indonesia

Ekonomi rakyat adalah “kegiatan ekonomi rakyat banyak” . Jika dikaitkan dengan
kegiatan pertanian, maka yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi rakyat adalah kegiatan
ekonomi petani atau peternak atau nelayan kecil, petani gurem, petani tanpa tanah, nelayan
tanpa perahu, dan sejenisnya; dan bukan perkebunan atau peternak besar atau MNC pertanian,
dan sejenisnya.

Perspektif lain dari ekonomi rakyat dapat pula dilihat dengan menggunakan perspektif
jargon: “ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”.
“Dari rakyat”, berarti kegiatan ekonomi itu berkaitan dengan penguasaan rakyat dan
aksesibilitas rakyat terhadap sumberdaya ekonomi. Rakyat menguasai dan memiliki hak atas
sumberdaya untuk mendukung kegiatan produktif dan konsumtifnya.

“Oleh rakyat”, berarti proses produksi dan konsumsi dilakukan dan diputuskan oleh
rakyat. Rakyat memiliki hak atas pengelolaan proses produktif dan konsumtif tersebut.
Berkaitan dengan sumberdaya (produktif dan konsumtif), rakyat memiliki alternatif untuk
memilih dan menentukan sistem pemanfaatan, seperti berapa banyak jumlah yang harus
dimanfaatkan, siapa yang memanfaatkan, bagaimana proses pemanfaatannya, bagaimana
menjaga kelestarian bagi proses pemanfaatan berikutnya, dan sebagainya.

“Untuk rakyat”, berarti rakyat banyak merupakan ‘beneficiaries utama dari setiap
kegiatan produksi dan konsumsi. Rakyat menerima manfaat, dan indikator kemantaatan
paling utama adalah kepentingan rakyat.

Dalam hal ini perlu pula dikemukakan bahwa ekonomi rakyat dapat berkaitan “dengan
siapa saja”, dalam arti kegiatan transaksi dapat dilakukan juga dengan “non-ekonomi-rakyat”.
Juga tidak ada pembatasan mengenai besaran, jenis produk, sifat usaha, permodalan, dan
sebagainya. Ekonomi rakyat tidak eksklusif tetapi inklusif dan terbuka. Walaupun demikian,
sifat fundamental diatas telah pula menciptakan suatu sistem ekonomi yang terdiri dari pelaku
ekonomi, mekanisme transaksi, norma dan kesepakatan (“rule of the game”) yang khas, yang
umumnya telah memfasilitasi ekonomi rakyat untuk survive dan berkembang sejalan dengan
perkembangan sosial ekonomi masyarakatnya.

Setelah kamu membaca teks tersebut, selanjutnya ikutilah instruksi di bawah ini!
1. Jelaskan struktur pembentuk teks tersebut secara jelas!
2. Simpulkan teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya!
3. Tuliskan hasil kerjamu di format berikut!

6

Struktur Teks Prosedur Penjelasan
a. Tujuan
b. Langkah-langkah
c. Penegasan ulang
Simpulan:

F. Latihan
Bacalah teks eksposisi berikut dengan saksama!

Masa Depan Ekonomi Indonesia Tahun 2030
Indonesia menjadi buah bibir pada waktu pelaksanaan Sidang Tahunan International
Monetery Fund (IMF) atau World Bank (WB) 2012, Tokyo, 9-14 Oktober 2012 kemaren.
Newsletter resmi yang dibagikan IMF pada seluruh peserta sidang mengambil satu topik
khusus berkaitan dengan Indonesia. Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan
Standart Chartered yang berpendapat bahwa ekonomi negara Indonesia akan melampaui
Jerman dan Inggris pada tahun 2030.
Keyakinan itu pastinya beralasan. Indonesia diprediksikan mempunyai sekitar 90 juta
jiwa yang berada di kelompok comsumming class. Angka itu ialah angka terbesar di dunia
setelah China dan India. Indonesia sampai sekarang ini sedang berada pada laju transformasi
yang pesat ke arah tersebut. Saat ini, ekonomi Indonesia berada pada posisi 16 dunia dengan
pendapatan domestik nasional sebesar 846 Miliar dollar AS tahun 2011. Angka itu akan terus
tumbuh hingg mencapai 1,8 triliun dollar AS mulai tahun 2017.
Berbagai perkembangan dari sidang akbar IMF di Tokyo pekan lalu mengingatkan
kita tentang besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang baik dilalui begitu
saja karena kita begitu asyik dengan urusan lain, para investor tersebut tidak akan menjadi
kenyataan. Tentunya pilihan pada di tangan kita semua sekarang ini.

1. Identifikasikanlah struktur pembentuk teks eksposisi secara jelas, kemudian simpulkan

teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya! Buatlah laporan kegiatan dalam

format tabel berikut!

Struktur Teks Eksposisi Penjelasan

a. Tesis

b. Argumentasi

7

c. Penegasan ulang
Simpulan:

2. Identifikasikan kaidah kebahasaan teks prosedur tersebut!

Kaidah Kebahasaan Penjelasan

a. Kata teknis (istilah)

b. Konjungsi kausalitas

c. Kata kerja mental

d. Kata perujukan

e. Kata persuasif

Simpulan:

G. Penilaian Diri

Setelah kalian mempelajari materi pelajaran ini, bagaimana penguasaan Anda terhadap
materi-materi berikut? Berilah tanda centang () pada kotak yang Anda anggap sesuai!

No. Materi Tidak Kurang Menguasai Sangat

Menguasai Menguasai Menguasai

1. Mengungkapkan

kembali struktur teks

eksposisi

2. Mengungkapkan

kembali kembali aspek

kebahasaan teks

eksposisi

8

EVALUASI

SOAL PILIHAN GANDA
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Berikut ini yang merupakan pernyataan umum atau tesis dalam sebuah teks eksposisi

adalah kalimat…
a. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting.
b. Masalah kesejahteraan guru menjadi salah satu masalah pendidikan Indonesia.
c. Jika dibandingkan dengan negara lain, pendidikan di Indonesia bisa dikatakan sangat

tertinggal
d. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan pendidikan yang seadanya

2. “Oleh karena itu, kita sebagai warga MTs Negeri 5 Sleman yang baik harus mulai menjaga
kebersihan sekolah. Sekolah yang bersih juga bisa mencerminkan kehidupan warganya.”

Kalimat yang merupakan bagian dari teks eksposisi di atas tersebut termasuk ke dalam ....

a. Argumentasi c. penegasan ulang

b. Tesis d. deskripsi

3. Pertanian merupakan salah satu sektor utama di negeri ini. Akan tetapi, kita ternyata masih

sering mengimpor beras dari negara lain. Pada masa ini, kita semua dituntut untuk lebih

kreatif lagi, terutama dalam masalah meningkatkan kualitas dan kuantitas ketersediaan

bahan pangan seperti beras.

Paragraf tersebut termasuk ke dalam ....

a. penegasan ulang c. persuasi

b. argumentasi d. tesis

4. Permasalahan utama yang tengah dihadapi adalah bagaimana tumpukan sampah di sungai

tersebut dibersihkan dalam waktu singkat. Ada dua pilihan yang bisa diambil oleh pihak

terkait. Menyewa peralatan berat yang canggih ... membersihkan secara manual tetapi

dengan konsekuensi akan selesai dalam waktu yang lama.

Kata penghubung yang tepat untuk paragraf teks eksposisi di atas adalah ....

a. jika c. dan

b. dengan d. atau

5. Pemerataan pendapatan di perusahaan tersebut masih kurang. Ada seorang pekerja yang

memiliki gaji yang bisa dikatakan tinggi dan ada pekerja yang gajinya sangat rendah.

Sesuai hasil wawancara, orang-orang tertentu di dalam perusahaan yang memiliki

hubungan darah atau pun pekerja titipan, umumnya akan mendapatkan gaji yang lebih

tinggi padahal posisi di perusahaan tersebut sama atau bahkan lebih rendah dari pekerja

9

lainnya.

Kutipan teks eksposisi di atas termasuk ke dalam ....

a. persepsi c. narasi

b. argumentasi d. deskripsi

6. Perhatikan teks berikut!

Bahasa Indonesia sebenarnya mampu menjadi bahasa kedua ASEAN setelah bahasa Inggris.

Ada banyak negara ASEAN yang menggunakan bahasa Indonesia di negaranya. Sebut saja

Malaysia, Singapura, dan Brunei Darusalam yang sudah menjadikan bahasa Indonesia

sebagai bahasa sehari-hari. Selain itu di Vietnam, bahasa Indonesia memiliki kedudukan

yang sama dengan bahasa Inggris. Bahkan, di Australia, bahasa Indonesia dijadikan sebagai

mata pelajaran di sekolah-sekolah setingkat SMP dan SMA. Jadi, sudah sewajarnya bahasa

Indonesia dijadikan sebagai bahasa internasional di kawasan ASEAN.

Kata hubung yang digunakan sebagai penanda penegasan ulang tesis dalam teks eksposisi di
atas adalah….

a. selain itu c. dan

b. bahkan d. jadi

7. Perhatikan teks eksposisi berikut!

Buku sejarah banyak yang mencatat bahwa Perang Dunia II dimulai karena Jerman

menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939. Sumber-sumber konvensional

menyalahkan pihak Jerman yang memulai perang yang paling mematikan sepanjang sejarah

ini. Akan tetapi, tahukah Anda jika Jerman hanya melindungi warganya dari penyiksaan yang

dilakukan warga Polandia pada bulan April tahun 1939. Kita dan dunia bahkan tidak tahu

bahwa ada laporan yang menceritakan terjadi penganiayaan warga Jerman di perbatasan

Danzig tanggal 13 April tahun yg sama. Ada banyak laporan penganiayaan, pengusiran, dan

pembunuhan terhadap warga Jerman di seluruh wilayah Polandia.

Data-data tersebut membuat saya berkesimpulan bahwa Jerman melancarkan serangan hanya

untuk melindungi warga dan mengamankan wilayah mereka.
Pronomina yang digunakan dalam teks di atas adalah sebagai berikut, kecuali….

a. Anda c. warga

b. saya d. mereka

8. Pembangunan di desa-desa sudah seharusnya diperhatikan oleh pemerintah terutama
pemerintah daerah. Tidak bisa kita pungkiri, masih banyak desa-desa tertinggal yang bahkan
belum mendapatkan aliran listrik. Saya pernah mengunjungi sebuah desa yang masih
memprihatinkan keadaannya. Padahal tidak jauh dari desa tersebut, ada desa lain yang justru

10

sudah mengalami kemajuan pesat.

Pronomina yang digunakan dalam bagian teks eksposisi di atas adalah ....

a. kita, saya c. saya, anda

b. kamu, kita d. anda, kita

9. Pahami kutipan teks berikut!

Sejarah memang telah membuktikan bahwa konflik selalu menimbulkan hal-hal negatif. Lihat

saja Perang Dunia I, Perang Dunia II, yang kemudian dilanjutkan Perang Dingin. Kesemuanya

muncul akibat adanya konflik.
Dalam teks eksposisi, kutipan teks di atas lebih tepat jika dimasukkan ke dalam bagian….

a. Tesis c. Argumentasi

b. Penegasan ulang d. Orientasi

10. Tekhnik Informatika adalah salah satu jurusan yang hingga kini masih menjadi primadona.

Bagaimana tidak? Banyaknya lapangan pekerjaan yang dapat menyerap tenaga kerja lulusan

jurusan Tekhnik Informatika ini membuat siapapun berminat memilihnya. Bagaimana dengan

Anda? Apakah Anda juga berminat memilih jurusan ini?

Apa yang salah dari segi kebahasaan dalam teks eksposisi di atas?

a. Tidak adanya struktur isi teks eksposisi.

b. Adanya kalimat yang ambigu.

c. Terlalu banyak kalimat tanya.

d. Penggunan kata tekhnik yang seharusnya teknik.

11

KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN

Kunci Jawaban
1. A
2. C
3. B
4. A
5. D
6. D
7. C
8. A
9. B
10. D

Pedoman Penskoran =1
Jika jawaban benar skor =0
Jika jawaban salah skor = 10
Skor maksimal
Nilai akhir = skor x 10

12

DAFTAR PUSTAKA

Halliday, M.A.K. 1985. An Introduction to Functional Grammar. London: Edward Arnold.
Halliday, M.A.K. dan R. Hasan. 1985. Language, Context, and Text: Aspects of Language in

a Social-Semiotic Perspective. Oxford: Oxford University Press.
Halliday, M.A.K. dan C.M.I.M. Matthiessen. 2004. An Introduction to Functional Grammar

(3rd ed.). London: Hodder Education.
Hyland, K. (2007). Second Language Writting 4th Printing. Cambrigde: Cambridge

University Press.
Kosasih, E. 2014. Jenis-jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/ MA/ SMK.

Jakarta: Yrama Widya.
Kemdikbud. 2017. Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/MTs Edisi Revisi (Buku Siswa). Jakarta:

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Knapp, P. & M. Watkins. 2005. Genre, Text, Grammar: Technologies for Teaching and

Assesing Writting. Australia: University of New South Wales Press.
Mahsun.(2014). Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta:

Raja Grasindo Persada.
Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa). 2001. Kamus Besar

Bahasa Indonesia, edisi kedua. Jakarta: Pusat Bahasa.
Samsuri. 1991. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Thai, D.M..2009. Text Based Language Teaching. St Cecil Hills, NSW: Mazmania Press.
Sumber internet:
https://www.yuksinau.id/

13

PENDAHULUAN

STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS EKSPLANASI

A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.9 Mengidentifikasi informasi dari teks 3.9.2 .Menganalisis ciri-ciri teks
pola/
ekplanasi berupa paparan kejadian suatu eksplanasi berdasarkan

fenomena alam yang diperdengarkan struktur teks eksplanasi

atau dibaca dengan memperhatikan

struktur, unsur kebahasaan, dan isi

secara tertulis.

B. Deskripsi Singkat Materi
Modul ini berisi materi tentang teks eksplanasi. Pada kegiatan pembelajaran, materi

yang diajarkan adalah struktur dan aspek kebahasaan teks eksplanasi. Modul pembelajaran ini
dilengkapi dengan gambar/ilustrasi, tabel, rangkuman, dan glosarium untuk lebih
memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang dipelajari. Selain itu, modul ini
dilengkapi dengan latihan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi
yang sudah dipelajari.

.
C. Petunjuk Penggunaan Modul

Modul ini digunakan untuk melatih keterampilan peserta didik secara mandiri dalam
menganalisis struktur dan aspek kebahasaan teks eksplanasi. Agar peserta didik mendapatkan
hasil belajar yang maksimal dalam menggunakan modul ini, peserta didik diharapkan untuk
memahami terlebih dahulu setiap sub-sub materi yang disajikan beserta contohnya. Jika
peserta didik sudah paham terhadap isi materi yang disajikan, langkah selanjutnya adalah
mengerjakan latihan soal untuk mengetahui tingkat pemahaman yang didapat pada setiap
peserta didik. Namun, apabila peserta didik menemui kesulitan dalam memahami isi materi
atau mengerjakan soal, peserta didik dapat bertanya langsung kepada guru sebagai fasilitator.

Setelah peserta didik selesai mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat menghitung
sendiri nilai akhir. Untuk menilai pemahaman peserta didik terkait materi yang sudah
dipelajari secara keseluruhan, peserta didik diberi tugas untuk mengerjakan uji kompetensi.

Setelah mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan materi
yang berhubungan dengan teks eksplanasi secara lebih komprehensif. Secara lebih rinci
diharapkan peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan.

14

KEGIATAN PEMBELAJARAN

MENGANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS EKSPLANASI

Gambar 1. Tanah longsor
https://www.gudangpelajaran.com/
Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi
populas imanusia. Peristiwa alam dapat berupa banjir ,letusan gunung berapi, gempa
bumi,tsunami,tanah longsor , badai salju,kekeringan,hujan es, gelombang panas, angin puting
beliung, badai tropis,tai!un,tornado, kebakaranliar dan wabah penyakit bencana alam dapat
mengakibatkan dampak yang merusak pada bidangekonomi,sosial danlingkungan. Kerusakan
inerastruktur dapat mengganggu aktivitas sosial, dampak dalam bidang sosial mencakup
kematian,luka-luka, sakit, hilangnya tempat tinggal dan kekacauan komunitas,
sementarakerusakan lingkungan dapat mencakup hancurnya hutan yang melindungi daratan
Fenomena sosial adalah kondisi di mana manusia menganggap segala halyang dialaminya
adalah sebuah kebenaran absolut. Padahal, hal itu sebenarnyaadalah kebenaran semu yang
dibuat melalui simulasi simbol-simbol, kode-kode yang dicitrakan sedemikian dari sebuah
objek yang benar.
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaiman
kejadian-kejadia alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Suatu
kejadian baik kejadian alam maupun kejadian seosial yangterjadi di sekitar kita, selalu
memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Suatu kejadian yang terjadi di sekitar
kita, tidak hanya untuk kita amati danrasakan saja, tetapi juga untuk kita pelajari. Kita dapat
mempelajari kejadian tersebut, misalnya dari segi mengapa dan bagaimana bisa terjadi.

15

Teks eksplanasi memiliki memiliki struktur yang terdiri dari identifikasi fenomena,
penggambaran rangkaian kejadian dengan urutan sebab akibat, dan diakhiri dengan ulasan

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi, kamu diharapkan mampu:

1. mengungkapkan kembali struktur teks eksplanasi;
2. mengungkapkan kembali aspek kebahasaan teks eksplanasi.

B. Peta Materi

Gambar 2. Peta Materi Teks Eksplanasi

16

C. Uraian Materi
Struktur Teks Eksposisi
Teks eksplanasi memiliki fungsi sosial menjelaskan atau menganalisis proses munculnya
atau terjadinya sesuatu, tujuan dari teks ini adalah memaparkan sesuatu agar menjadi
lebih jelas dan memberikan pengetahuan tambahan terhadap pembacanya. Oleh karena
itu, strukturnya terdiri dari beberapa bagian pokok sebagai berikut (Kemdikbud, 2017,
hlm. 62).
1. Identifikasi Fenomena/Peristiwa
Berisi identifikasi terhadap fenomena atau peristiwa yang akan dijelaskan. Berarti
menetapkan, memastikan dan mengenalkan suatu fenomena atau peristiwa yang
akan dijelaskan.
2. Rangkaian Kejadian
Penjelasan atau perincian atas kejadian atau sebab-akibat yang relevan dengan
fenomena atau peristiwa yang telah diidentifikasi.
3. Ulasan
Merupakan komentar hingga penilaian atau penyimpulan konsekuensi dari
fenomena/peristiwa yang telah dipaparkan penjelasannya.

Contoh:

Kebakaran Hutan

Identifikasi fenomena

Kebakaran hutan adalah peristiwa di mana wilayah yang memiliki banyak tumbuhan

lebat (pohon), semak belukar, paku-pakuan, rumput, dan lain-lain atau yang dikenal hutan

mengalami perubahan bentuk yang disebabkan oleh aktifitas pembakaran secara besar-

besaran. Kebakaran hutan merupakan suatu keadaan dimana hutan di landa api sehingga

memberi dampak negatif maupun positif. Berdasarkan fakta yang ada dampak negatif

kebakaran hutan jauh lebih mendominasi dari pada dampak positifnya.

Penggambaran rangkaian kejadian

Faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan ada dua macam yaitu faktor alam dan faktor

manusia. Kebakaran hutan yang terjadi karena faktor alam sering disebabkan oleh musim

kemarau berkepanjangan, sambaran petir. dan aktifitas vulkanik yang biasanya mengeluarkan

lahar dan awan panas yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Kebakaran di bawah

tanah (Ground Fire) juga termasuk faktor alam karena pada daerah tanah gambut yang dapat

menyulut kebakaran diatas tanah pada saat musim kemarau ketika cuaca sedang panas-

panasnya.

17

Kebakaran hutan di Indonesia, hampir 95 persen kebakaran hutan di sebabkan oleh ulah
manusia. Faktor manusia sering kali dilakukan dengan unsur kesengajaan oleh manusia
seperti kelalaian membuang putung rokok, membakar hutan dalam rangka pembukaan lahan,
api unggun yang lupa dimatikan atau tidak benar-benar mati saat ditinggalkan, pembakaran
sampah, dan berbagai kelalaian lainnya. Kebakaran jenis ini sering terjadi di hutan-hutan di
gunung-gunung yang sering dikunjungi pecinta alam (pendaki gunung) di pulau Jawa seperti
kebakaran hutan digunung sindoro pada september 2015.

Kebakaran hutan berdamapak kegundulan hutan yang bisa menyebabkan tanah longsor
dan banjir menerjang yang di karenakan kegundulan hutan.

Kebakaran hutan selalu membawa kerusakan besar bagi lingkungan, ekosistem alam, dan
korban manusia. Kerusakan lingkungan, misalnya kekeringan karena berkurangnya sumber
daya air, pencemaran udara, dan emisi gas CO2 ke atnosfer yang menyebabkan hujan asam.
Kerusakan ekosistem alam, misalnya musnahnya satwa dan tumbuhan yang hidup didalam
hutan. Kadangkala terjadi korban jiwa karena terinfeksi di saluran pernapasan dan biasanya
terkena kanker paru-paru terutama untuk yang berusia lanjut dan anak-anak yang menghirup
udara yang sudah terkontamisai oleh asap kebakaran hutan.

Ulasan
Dengan kesadaran pribadi, kita harus menjaga hutan agar tidak terjadi kebakaran. Kita

bisa mencegah kebakaran hutan dengan cara tidak membuang barang yang mudah terbakar di
hutan (putung rokok), tidak membakar hutan untuk pembukaan lahan dan segera mematikan
api yang sudah tidak dipakai lagi. Dengan begitu kita telah ikut berpartisipsi melestarikan
hutan.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
Seperti teks lainnya, teks eksposisi juga memiliki karakteristik atau kaidah kebahasaan yang
khas. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan teks eksplanasi.

1. Pola pengembangan kronologis akan banyak menggunakan konjungsi kronologis
seperti: kemudian, akhirnya, selanjutnya, sekarang, sebelumnya, dan sejenisnya.

2. Pola pengembangan kausalitas (sebab-akibat) akan memiliki konjungsi kausalitas
seperti: sebab, karena, akibatnya, dan sejenisnya.

3. Menggunakan kata peristilahan atau teknis seperti: industri pariwisata, otomotif,
sektor pertanian, dsb.

4. Menggunakan kata benda fenomena seperti: angin tornado, tata surya, gerhana
matahari, kerajinan tangan, dsb.

18

5. Menggunakan kata kerja tindakan,jika berisi suatu tindakan yang objeknya berupa
alam atau fenomena sosial/budaya seperti bepergian, berwisata, mengajak,
berkunjung, berjalan-jalan

6. Cenderung lebih banyak menggunakan kalimat pasif.
D. Rangkuman

1. Struktur teks eksposisi berupa identifikasi fenomena, penggambaran rangkaian kejadian,
dan ulasan

2. Aspek kebahasaan teks eksposisi berupa menggunakan konjungsi kronologis, memiliki
konjungsi kausalitas, menggunakan kata peristilahan atau teknis, menggunakan kata benda
fenomena, menggunakan kata kerja tindakan, jika berisi suatu tindakan yang objeknya
berupa alam atau fenomena sosial/budaya, cenderung lebih banyak menggunakan kalimat
pasif.

3. Tugas
Bacalah teks berjudul “Kemiskinan di Indonesia” berikut dengan saksama!

Kemiskinan di Indonesia
Kemiskinan merupakan salah satu masalah social yang menjadi momok di beberapa negara.
Indonesia termasuk sebagai salah satu negara yang sedang berjuang keras untuk
mengentaskan kemiskinan.

Lantas yang dimaksud dengan kemiskinan dalam konteks ini apa sih?
Pertama adalah miskin sumber daya manusia, dan yang kedua adalah miskin dalam hal
ekonomi. Kemiskinan atau miskin dalam hal ini bisa dipahami sebagai berkekurangan.
Indonesia disebut sebagai negara yang miskin alias sedang berkembang karena masih banyak
wilayahnya yang belum dibangun dan belum tertata dengan rapi sebagaimana yang telah
terwujud di kota-kota besar.

Tak hanya itu, sebagai negara agraris, bilamana para petani yang menjadi penopang
utama kehidupan masih hidup dalam ekonomi yang serba sulit, maka Indonesia masih layak
disebut sebagai negara miskin.
Kenapa demikian? Karena seharusnya petani itu kaya, sebagaimana para petani di negara-
negara maju.

Kemiskinan bisa terjadi karena beberapa faktor, diantaranya pembangunan fasilitas
dari negara yang tidak merata, rendahnya tingkat pendidikan, dan faktor alam seperti lahan
tandus dan lahan rawan bencana.
Bila suatu daerah tidak banyak diberi fasilitas yang baik seperti misalnya fasilitas kesehatan,
transportasi, pendidikan, komunikasi dan lain sebagainya seperti halnya di kota-kota besar,
daerah tersebut akan sulit berkembang.

19

Orang akan cenderung pindah ke daerah yang ramai dan padat karena di sanalah peluang
kerja dan berbagai macam fasilitas hidup sangat mudah ditemui.
Bila suatu daerah semakin dipadati penduduk, maka pendapatan daerah akan meningkat dan
pembangunan akan terus berjalan.
Sebaliknya, daerah-daerah yang jarang dihuni masyarakat akan tidak akan sangat jauh
tertinggal perkembanganya jika dibandingkan dengan daerah-daerah di kota-kota besar.
Kemiskinan yang terjadi dalam masyarakat tentu saja akan membuat suatu wilayah dan
bahkan suatu negara menjadi miskin karena bagaimanapun juga negara kaya adalah negara
yang seluruh warganya hidup makmur dan sejahtera.
Hal ini saling berhubungan; bila masyarakat berpendapatan tinggi maka negara akan
mendapatkan pajak yang tinggi. Bila negara memiliki pendapatan yang besar, maka negara
bisa semakin menyejahterakan masyarakatnya.

Salah satu cara bagi Indonesia untuk mengentaskan kemiskinan adalah dengan cara
memeratakan pembangunan di seluruh wilayah NKRI karena hanya dengan cara tersebut
maka masyarakat yang hidup di dalamnya akan lebih mudah dalam mencari nafkah dan
mendapatkan penghasilan yang besar.

Dengan demikian, bila seluruh masyarakat memiliki penghasilan besar, Indonesia
akan menjadi negara yang makmur.

Setelah kamu membaca teks tersebut, selanjutnya ikutilah instruksi di bawah ini!

1. Jelaskan struktur pembentuk teks tersebut secara jelas!

2. Simpulkan teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya!

3. Tuliskan hasil kerjamu di format berikut!

Struktur Teks Eksplanasi Penjelasan

a. Identifikasi fenomena

b. Penggambaran rangkaian

kejadian

c. Ulasan

Simpulan:

20

4. Latihan

Bacalah teks eksplanasi berikut dengan saksama!

Unjuk Rasa

Masyarakat yang hidup di negara demokrasi memiliki hak untuk menyerukan
pendapatnya didepan publik, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan berunjuk rasa atau
yang di-istilah-kan dengan demonstrasi.
Unjuk rasa ini dinilai sebagai salah satu cara efektif untuk menyerukan pendapat dengan
tujuan akan terjadi perubahan.

Unjuk rasa merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok
untuk menyuarakan pendapat atau tuntutan yang ditujuakn pada pihak tertentu.
Unjuk rasa ini umumnya dilakukan oleh sekelompok masa dan semakin besar masa yang ikut
berunjuk rasa maka aktivitas tersebut semakin cepat mendapatkan perhatian dari berbagai
pihak baik pihak yang dituju atau pihak lain.
Meski idealnya unjuk rasa merupakan salah satu cara untuk berdialektika dalam hal
menyampaikan pendapat kepada pihak tertentu (penguasa), namun tak jarang aktivitas ini
menjadi sumber konflik serius yang berpotensi mengganggu keamanan suatu negara dan
bahkan bisa menggoyangkan situasi perekonomian suatu negara.

Hal tersebut pernah terjadi pada masa-masa akhir rezim orde baru; pada waktu itu
ribuan mahasiswa menyuarakan pendapatnya agar presiden Soeharto turun dari jabatan.
Namun unjuk rasa tersebut tak hanya sebatas dialektika damai untuk menyampaikan
pendapat, unjuk rasa tersebut pada akhirnya memanas dan menimbulkan kekerasan.
Meskipun presiden Soeharto akhirnya lengser, namun kekacauan sosial yang ditimbulkan
meninggalkan pengalaman traumatis yang dialami oleh berbagai pihak dalam masyarakat.

Unjuk rasa merupakan salah satu cara yang baik untuk menyampaikan pendapat
namun sayangnya aktivitas ini senantiasa diwarnai dengan kekerasan sehingga unjuk rasa
identik dengan kekacauan.

Bilamana unjuk rasa telah menimbulkan kericuhan, maka aktivitas ini bukan lagi
merupakan suatu dialektika yang sehat, namun menjadi ajang pemaksaan pendapat karena
tidak ada titik temu antara pihak pengunjuk rasa dengan pihak yang dijadikan sasaran.

3. Identifikasikanlah struktur pembentuk teks eksplanasi secara jelas, kemudian simpulkan

teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya! Buatlah laporan kegiatan dalam

format tabel berikut!

Struktur Teks Eksplanasi Penjelasan

a. Identifikasi fenomena

b. Penggambaran rangkaian
kejadian

21

c. Ulasan
Simpulan:

4. Identifikasikan kaidah kebahasaan teks eksplanasi tersebut!

Kaidah Kebahasaan Penjelasan

a. konjungsi kronologis,

b. konjungsi kausalitas,

c. kata peristilahan atau teknis

d. kata benda fenomena

e. kata kerja tindakan,jika
berisi suatu tindakan yang
objeknya berupa alam atau
fenomena sosial/budaya,

f. kalimat pasif.

Simpulan:

5. Penilaian Diri

Setelah kalian mempelajari materi pelajaran ini, bagaimana penguasaan Anda terhadap
materi-materi berikut? Berilah tanda centang () pada kotak yang Anda anggap sesuai!

No. Materi Tidak Kurang Menguasai Sangat

Menguasai Menguasai Menguasai

1. Mengungkapkan

kembali struktur teks

eksplanasi

2. Mengungkapkan

kembali kembali aspek

kebahasaan teks

eksplanasi

22

EVALUASI

SOAL PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Jasa-jasa ekologi yang terdapat di Kawasan Ekosistem Lauser mencakup penyediaan air

bersih, pengendalian erosi sehingga banjir, pengaturan iklaim lokal, penyerapan karbon,

perikanan air tawar, bahwa keindahan alam pendukung industri pariwisata. Jasa-jasa ini

hanya dapat tersedia maupun Kawasan Ekosistem Lauser dijaga dan dipelihara fungsinya

sebagai suatu kesatuan interaksi yang utuh.

Kata penghubung yang tepat untuk memperbaiki kata penghubung yang bercetak miring
pada paragraf tersebut adalah ….

a. atau, tetapi, sebab

b. serta, yakni, dan

c. dan, serta, jika

d. yaitu, bahkan, bahwa
2. Mereka sebenarnya menyadari …. yang mereka lakukan itu adalah perbuatan yang

melanggar hukum, …. mereka terhindar dari jerat hukum …. kelicikannya.

Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah
…..

a. bahwa, tetapi, karena

b. jika, maka, atas

c. kalau, ketika, oleh

d. apabila, ketika, oleh

3. Bacalah paragraf berikut dengan cermat!

Salah satu penyebab pencemaran di air yang paling terkenal adalah akibat penggunaan
zat kimia pemberantas hama DDT. DDT digunakan oleh para petani untuk mengusir ….
membunuh hama yang menyerang pertanian. DDT tidak hanya berdampak pada hama ….
juga binatang-binatang lain yang ada di sekitarnya, …. di tempat yang sangat jauh sekali

pun sebagai akibat proses aliran rantai makanan dari satu hewan ke hewan lainnya yang

mengakumulasi zat DDT.
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ….

a. lalu, yaitu, karena c.tetapi, maka, kemudian

b. dan, tetapi, bahkan d.serta, dan, sedangkan

23

Bacalah kutipan teks eksplanasi berikut untuk menyelesaikan soal nomor 4- 7!

Musim kemarau atau musim kering adalah musim di daerah tropis yang dipengaruhi oleh

sistem muson. Untuk dapat disebut musim kemarau, curah hujan per bulan harus di bawah 60

mm per bulan (20 mm per dasarian) selama tiga dasarian berturut-turut. Wilayah tropika di

Asia Tenggara dan Asia Selatan, Australia bagian timur laut, Afrika, dan sebagian Amerika

Selatan mengalami musim ini. Musim kemarau adalah pasangan dari musim penghujan dalam

wilayah dwimusim. Musim kemarau panjang adalah musim kemarau yang sangat panas

dengan jangka waktu yang panjang. Gejala ENSO dikenal dapat memperpanjang durasi

musim ini sehinggamengakibatkan kekeringan berkepanjangan.
4. Paragraf tersebut merupakan bagian dari struktur teks eksplanasi yang merupakan bagian ….

a. Identifikasi fenomena c. Ulasan

b. Rangkaian kejadian d. Argumen

5. Wilayah yang tidak mengalami musim kemarau adalah ….

a. Asia Tenggara c. Afrika

b. Asia Selatan d. Amerika Utara

6. Urutan struktur teks eksplanasi yang tepat adalah ….

a. rangkaian kejadian, identifikasi fenomena, ulasan

b. identifikasi fenomena, rangkaian kejadian, ulasan

c. identifikasi fenomena, ulasan, rangkaian kejadian

d. ulasan, rangkaian kejadian, identifikasi fenomena

7. Konjungsi yang menyatakan kronologis adalah ...

a. sebab, karena c. sehingga

b. oleh karena itu d. setelah itu, kemudian

Bacalah teks berikut dengan saksama!

Secara alami hujan asam dapat terjadi akibat semburan dari gunung berapi dan dari proses

biologis di tanah, rawa, dan laut. Akan tetapi, mayoritas hujan asam disebabkan oleh aktivitas

manusia seperti industri, pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor dan pabrik

pengolahan pertanian (terutama amonia). Gas-gas yang dihasilkan oleh proses ini dapat

terbawa angin hingga ratusan kilometer di atmosfer sebelum berubah menjadi asam dan

terdeposit ke tanah.
8. Paragraf tersebut merupakan bagian dari struktur teks eksplanasi yang merupakan bagian ….

a. Ulasan

b. Rangkaian peristiwa

c. Identifikasi fenomena

d. Argumen

24

9. Pada kurun waktu dekade ini banyak dibudidayakan jenis buah-buahan segar yang
bekhasiat sebagai obat. Buah melodi contohnya. Buah ini merupakan perpaduan dari buah
tomat dan mentimun. Buah itu diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Jenis buah berkhasiat lain yang dibudidayakan, antara lain buah naga dan buah merah.
Konjungsi yang digunakan dalam teks di atas pada ....
a. kalimat kedua c. kalimat keempat
b. kalimat ketiga d. kalimat kelima

10. Bacalah kalimat berikut !
Fase terakhir adalah pecahnya kepompong dan keluar seekor kupu-kupu dari dalam

kepompong.
Bagian struktur teks eksplanasi di atas disebut …
a. judul
b. identifikasi fenomena
c. rangkaian kejadian
d. ulasan

KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN

Kunci Jawaban
1. C
2. A
3. B
4. A
5. D
6. B
7. D
8. B
9. C
10. C

Pedoman Penskoran =1
Jika jawaban benar skor =0
Jika jawaban salah skor = 10
Skor maksimal
Nilai akhir = skor x 10

25

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs
Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Buku Siswa Bahasa Indonesia
SMA/MA/SMK/MAN Kelas XI. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kosasih, E. dan Kurniawan, Endang. (2019). Jenis-jenis teks: fungsi, struktur dan kaidah
kebahasaan. Bandung: Yrama Widya.
Mahsun. (2018). Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Depok: Rajagrafindo
Persada.
Priyatni, E.T. (2014). Desain pembelajaran bahasa indonesia dalam kurikulum 2013. Jakarta:
Bumi aksara.
Restuti dan Kosasih, E. (2013). Bahasa Indonesia untuk smp/m.ts kelas vii. Jakarta: Erlangga
Mahsun.(2014). Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta:

Raja Grasindo Persada.
Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa). 2001. Kamus Besar

Bahasa Indonesia, edisi kedua. Jakarta: Pusat Bahasa.
Samsuri. 1991. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Thai, D.M..2009. Text Based Language Teaching. St Cecil Hills, NSW: Mazmania Press.
Sumber internet:
https://www.yuksinau.id/

26

27


Click to View FlipBook Version