RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 2.1.a.10
MODUL 2.1
JUDUL MODUL :
PENGIMBASAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA REKAN SEJAWAT DAN
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MURID KELAS 12 IPS SMA NEGERI
1 KUMAI
NAMA PESERTA :
REKAN GURU SMA NEGERI 1 KUMAI
SISWA – SISWI KELAS 12 IPS
TARGET SASARAN
PENGIMBASAN MATERI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KEPADA REKAN SEJAWAT (
GURU SMA NEGERI 1 KUMAI )
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN DIKELAS XII IPS
ALASAN PEMILIHAN TARGET
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh setiap
pendidik, dimana dalam kegiatan pembelajaran dikelas sebagai pendidik harus bisa memberikan
pelayanan pembelajaran dengan melihat dari kebutuhan murid, rekan sejawat adalah patner hebat saya
untuk memajukan sekolah dan memberikan pelayanan kebutuhan belajar disekolah, saya berharap saya
dan teman teman bisa saling sharing dan saling mendukung untuk melaksanakan pembelajaran
berdiferensiasi ini dikelas masing – masing, sehingga sangat perlu saya membagikan wawasan yang
saya dapatkan dan pelajari pada modul 2.1 ini sehingga kami bisa bersama sama memberikan yang
terbaik untuk murid – murid kami.
Saya mengajar mata pelajaran Geografi di kelas 12 IPS 1 -5, sehingga saya mencoba
menerapkan pembelajaran diferensiasi kepada kelas 12 IPS, sejatinya pembelajaran yang saya lakukan
sebelumnya sudah memberikan kebebasan untuk murid – murid saya tetapi mungkin masih belum
maksimal, untuk itu setelah mempelajari modul 2.1 pembelajaran diferensiasi, sangat banyak wawasan
dan pengetahuan baru yang saya pelajari sehingga sangat merugi jika tidak saya terapkan di kelas yang
saya ampu.
WAKTU PELAKSANAAN
Untuk rekan sejawat waktu fleksibel sesuai kesepakatan yang ada dalam komunitas praktisi yang ada
disekolah.
Untuk murid kelas 12 IPS pelaksanaan sesuai dengan jadwal pelajaran geografi.
LANGKAH – LANGKAH PERSIAPAN YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM
PELAKSANAAN
1. Meminta izin kepada kepala sekolah untuk membentuk komunitas praktisi disekolah
2. Menyampaikan kepada rekan sejawat tentang kegiatan pengimbasan kepada rekan sejawat
3. Melakukan kegiatan pengimbasan materi “ Pembelajaran Berdiferensiasi” sesuai waktu yang
sudah disepakati bersama.
4. Menyiapkan RPP Berdiferensiasi
DUKUNGAN YANG DIPERLUKAN
1. Murid sebagai subyek pembelajaran berdiferensiasi
2. Kepala Sekolah sebagai motivator
3. Rekan sejawat yang nantinya diharapkan mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di
kelas masing - masing.
Aksi Nyata Modul 2.1
OLEH
IIN AMBAR LESTARI, S.Pd
( CGP ANGKATAN 4 KAB.KOBAR)
FASILITATOR
RUKMANA, M.Pd
PENDAMPING PRAKTIK
EVITA WAINDRIYANI,S.Pd
Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan di kelas, tentunya adalah hal yang paling
diinginkan oleh semua murid dan juga guru di dalam kelas, tetapi pada kenyataannya terkadang
kita berada disuatu kegiatan belajar mengajar dengan suasana yang suram, banyak murid
mengantuk dan tidak bersemangat dalam mengikuti pelajaran kita, bahkan ada pula yang justru
sibuk dengan dirinya sendiri tanpa memperhatikan guru yang ada di depan kelas. Sebagai
seorang pendidik hal ini tentunya menjadi PR dan tantangan tersendiri bagaimana menemukan
cara yang tepat dan bisa diterapkan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menarik
dan membuat semangat.
Pembelajaran berdiferensiasi adalah salah satu cara untuk menciptakan suasana belajar yang
membuat murid menjadi lebih bersemangat karena pembelajaran ini diawali dengan pemetaan
kebutuhan belajar murid yaitu berdasarkan kesiapan belajar murid, minat murid dan juga Profil
belajar murid. Tentunya kita mengetahui bahwa murid akan bisa belajar secara maksimal jika
tugas yang diterima sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka, memicu rasa ingin tahu yang
besar dalam mempelajari sesuatu serta mampu menampilkan sesuatu produk sesuai dengan
pemahaman dan keinginan mereka dalam menunjukkan kreativitasnya.
Pembelajaran berdiferensiasi ini tentunya selaras dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara
dimana seorang pendidik harus mampu menuntun dan mendampingi murid nya berkembang
sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya, sepertinya dengan berbagai kemajuan
teknologi sudah lah menjadi hal yang wajar bahwa Pendidikan itu tidak hanya transfer ilmu,
tetapi di dalamnya terdapat juga usaha untuk mengembangkan potensi anak sesuai dengan
minat, bakat yang mereka miliki dengan adanya Merdeka Belajar.
Sebagai guru penggerak tentunya harus mampu untuk menerapkan itu semua, memetakan
kebutuhan belajar murid adalah hal pertama selanjutnya diferensiasi dalam prosesnya bisa
dilakukan meliputi diferensiasi konten, diferensiasi proses dan diferensiasi produk, memberikn
kesempatan murid untuk mengekpresikan pemahamannya tentang satu materi sesuai dengan
minat masing – masing, menampilkan produk hasil diskusi kelompok dengan berbagai variasi
tentunya akan mampu menciptakan suasana belajar di delam kelas ataupun diluar kelas akan
menjadi lebih menarik dan efektif.
Pembelajaran berdiferensiasi akan mampu memenuhi kebutuhan belajar murid jika antar guru
bisa saling berkolaborasi, mengidentifikasi minat dan bakat murid sebelum mulai pembelajaran
serta Menyusun RPP yang jelas tujuannya sebelum belajar mengajar dilakukan,
mengkolaborasi materi pelajaran yang disesuaikan dengan minat murid, memberikan
kebebasan pada murid untuk menemukan materi dari berbagai sumber belajar, murid diminta
tagihan produk sesuai dengan kapasitasnya masing – masing.
Dengan mengetahui kebutuhan belajar murid tentunya akan memudahkan guru dalam proses
belajara mengajar dan secara otomatis akan mengarah pada terwujudnya visi dan misi sekolah.
Jika kegiatan pembelajaran berdiferensiasi ini diterapkan oleh semua guru tentunya akan
menjadi hal yang baik / menjadi budaya positif di suatu sekolah.
PENGIMBASAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PADA REKAN SEJAWAT DAN PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PADA MURID KELAS 12 IPS
SMA NEGERI 1 KUMAI
Latar Belakang
Di dalam kelas pada saat pembelajaran, pada kenyataannya seorang pendidik akan dihadapkan
pada situasi dimana murid yang diajar memiliki berbagai macam keberagaman yang unik, karakteristik
murid yang bervariasi , kekuatan belajar yang berbeda serta ketrampilan yang beraneka macam,
sehingga seorang pendidik harus mampu mengakomodir keberagaman tersebut dengan melakukan
pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi itu sendiri merupakan pembelajaran yang
berpihak pada murid, dimana setiap murid memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam upaya
terpenuhi kebutuhan belajarnya di kelas. Hal ini sejalan dengan pemikiran KHD dimana setiap anak
adalah unik dan berbeda – beda, sehingga sebagai seorang pendidik harus mampu menuntun mereka
sesuai dengan kodratnya. Setiap anak memiliki karateristik , gaya belajar , minat yang berbeda beda,
dan inilah yang menjadi tantangan bagi seorang guru untuk dapat memenuhi kebutuhan belajar murid.
Pembelajaran berdiferensiasi selaras dengan merdeka belajar, dimana dalam konsep merdeka belajar
murid diberikan kebebasan yang bertanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran.
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi yang dapat dikembangkan untuk mencapai
merdeka belajar dalam rangka mewujudkan transformasi Pendidikan Indonesia. Menurut Tomlinson
(2000) Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran dikelas
untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian
keputusan masuk akal yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid, keputusan
yang dibuat terkait dengan :
- Bagaimana mereka menciptakan lingkungan belajar yang mengundang murid untuk belajar
dan bekerja keras untuk mencapai tujuan belajar yang tinggi.
- Tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas
- Penilaian berkelanjutan,
- Bagaimana guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar muridnya.
- Manajemen kelas yang efektif.
Kualitas pembelajaran disekolah tidak mungkin di lakukan oleh satu guru saja, tetapi alangkah
bagusnya jika semua guru mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas masing – masing
dan pastinya akan membawa suasana yang berbeda lebih dari biasanya, selama ini saya Yakini bahwa
kami sudah memberikan kebebasan belajar bagi murid – murid kami, tetapi dengan mempelajari materi
pembelajaran berdiferensisasi ini saya lebih yakin bahwa perbaikan -perbaikan akan membawa
perubahan baik di kelas dan seluruh murid kami di SMA Negeri 1 Kumai, dengan semboyan “ MAJU
BERSAMA HEBAT SEMUA “ Pastinya berbagi ilmu , wawasan dan manfaat akan menjadikan
pembelajaran di sekolah kami menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan membuat semangat baik
bagi murid ataupun kami sebagai pendidik serta mampu memberikan pembelajaran yang bermakna bagi
murid.
Tujuan
1. Menerapkan pembelajaran berdiferensiai di kelas
2. Menciptakan suasana merdeka belajar di kelas
3. Menciptakan suasana pembelajaran dikelas yang menarik dan menyenangkan
4. Memenuhi kebutuhan belajar individu murid dengan tujuan pembelajaran yang jelas
5. Mengimbaskan materi “ Pembelajaran berdiferensiasi “ kepada rekan sejawat
Tolok Ukur
1. Mampu Menyusun RPP berdiferensiasi sesuai mata pelajaran yang diampu
2. Mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas
3. Mampu melakukan diferensiasi dalam pembelajaran ( diferensiasi konten, proses dan produk )
4. Terlaksananya pengimbasan pembelajaran berdiferensiasi pada rekan sejawat di sekolah
Linimasa Tindakan Yang Akan Dilakukan
1. Komunikasi dengan kepala sekolah tentang Pembelajaran berdiferensiasi
2. Melakukan kegiatan pengimbasan materi “ Pembelajaran Berdiferensiasi” sesuai waktu yang
sudah disepakati bersama.
3. Melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dikelas sesuai RPP yang sudah disusun dan jadwal
pelajaran
4. Meminta refleksi kepada murid tentang kegiatan pembelajaran berdiferensiasi
Dukungan Yang diperlukan
1. Murid sebagai subyek pembelajaran berdiferensiasi
2. Kepala Sekolah sebagai motivator
3. Rekan sejawat yang nantinya diharapkan mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di
kelas masing - masing.
Hasil Aksi Nyata
Aksi Nyata yang sudah saya lakukan dikelas :
1. Menyusun RPP berdiferensiasi
2. Melakukan pembelajaran berdiferensiasi di kelas
3. Melakukan pengimbasan materi “ Pembelajaran Berdiferensiasi “
4. Berbagi pengalaman saat mengajar dikelas dengan menerapkan diferensiasi
5. Meminta refleksi atau tanggapan murid tentang pembelajaran saat itu.
Dari aksi nyata yang sudah coba saya lakukan perasaan saya sangat luar biasa, saya menyadari masih
banyak kekurangannya tetapi saya pun yakin bahwa saya akan mampu memperbaiki apa yang kurang
dan meningkatkan apa yang sudah baik yang dilakukan dikelas bersama anak murid saya. Dengan
berbagi kepada rekan sejawat memberikan rasa kepuasan tersendiri untuk saya dimana senang sekali
bisa mengimbaskan ilmu yang kita dapat yang berarti menambah jumlah guru yang semakin paham
tentang pembelajaran berdiferensiasi.
Pembelajaran Yang Diperolah Dari Kegiatan Aksi Nyata
Setiap murid memiliki kesiapan belajar, minat dan profil belajar yang berbeda – beda, dengan
melakukan pembelajaran berdiferensiasi dikelas, banyak hal yang menyenangkan yang terlihat dikelas
saya, dengan memberikan kebebasan bertanggung jawab kepada murid berarti membuat mereka
menjadi percaya diri karena mereka mampu mengekspresikan apa yang mereka miliki dan inginkan
dengan berdiskusi dalam satu kelompok. Dengan memberikan kebebasan menyerahkan produk sesuai
dengan bakat dan kesepakatan masing masing membuat mereka bersemangat dalam presentasi dikelas,
hilang rasa ngantuk dan yang terlihat adalah kompak dan bersemangat.
Rencana Perbaikan Kedepan
Melakukan evaluasi terhadap setiap kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan dikelas, dengan
meminta refleksi dari murid tentang kegiatan pembelajaran hari itu.
Dokumentasi kegiatan pengimbasan materi “ Pembelajaran Berdiferensiasi “
kepada rekan sejawat
Dokumentasi Kegiatan Belajar di Kelas dengan menerapkan pebelajaran berdiferensiasi
# PembelajaranBerdiferensiasi
#GuruPenggerakAngkatan4