The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

modul bahasa jawa cerita wayang

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by totokdavin48, 2024-06-26 09:14:25

MODUL CERITA WAYANG

modul bahasa jawa cerita wayang

FASE CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE E ELEMEN Menyimak CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu mengapresiasi dan memahami informasi berupa arahan atau pesan yang akurat dari menyimak teks sastra dalam bentuk cerita wayang (mahabharata). TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat memahami struktur teks Cerita Wayang yang dibaca. 2. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur Cerita Wayang yang dibaca. 3. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat menganalisis unsur pembangun Cerita Wayang yang dibaca 4. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat Memproduksi sinopsis Cerita Wayang 5. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat menyajikan sinopsis Cerita Wayang A. Profil Pelajar Pancasila Berpikir kritis, kreatif , beriman dan bertakwa, bergotong royong. B. Sarana dan Prasarana Komputer/Laptop/Smartphone, Jaringan internet, Proyektor/LCD C. Media Pembelajaran LCD Projector, PPT, audio/video Pembelajaran, Gambar, Internet D. Model Pembelajaran Discovery Learning E. Asesmen ✓ Asesmen Individu dan Kelompok Jenis Asesmen : ✓ Performa dalam presentasi hasil ✓ Tertulis (tes objektif, esai) F. Sumber Pembelajaran Buku Pelajaran SMK Kelas X


A. Target peserta didik Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar: 1. Siswa reguler/tipikal 2. Siswa dengan hambatan belajar 3. Siswa cerdas istimewa berbakat istimewa (CIBI) B. Jumlah siswa : Jumlah siswa dalam pembelajaran maksimal 36 siswa C. Kelengkapan perangkat ajar: Lembar kegiatan dan rubrik penilaian. Kalimat pemahaman bermakna: 1. Manusia menyukuri apa yang ada pada dirinya 2. Mampu memecahkan masalah dengan berkolaborasi Keterampilan prasyarat: 1. Memahami fungsi sosial. 2. Memahami struktur teks. KEGIATANPEMBELAJARAN UTAMA Pengaturan Siswa - Berkelompok (>2 orang) Metode: - Diskusi - Tanya jawab - Presentasi MATERI AJAR, ALAT, DAN BAHAN. ➢ Materi ajar : 1. Fakta : Dalam kehidupan nyata terkait dengan cerkak. 2. Konsep : Pengertian atau penjelasan mengenai fungsi sosial dan struktur teks dalam cerkak. 3. Prinsip : Persyaratan dalam menggunakan fungsi cerkak. 4. Prosedur : Cara menerapkan cerkak di lingkungan sekitar. Alat dan Bahan : Kertas HVS/Folio bergaris, Modul (LKS), Perangkat Tulis (Penggaris, Pensil, Penghapus dan Pulpen) PERSIAPAN PEMBELAJARAN Persiapan yang dilakukan sebelum pembelajaran dimulai: 1. Membaca materi pembelajaran. 2. Menyiapkan lembar kerja siswa. 3. Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran.


PERTEMUAN 1 Pembukaan (10 menit) 1. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan meminta Peserta didik berdoa terlebih dulu kemudian menyapa dan memberi salam. 2. Guru mengecek kehadiran Peserta didik dalam pembelajaran. 3. Guru dan Peserta didik menyepakati “kontrakbelajar”/kesepakatan belajar bersama 4. Guru menyampaian tujuan pembelajaran Kegiatan Inti (70 menit) Stimulation (Memberi Stimulus) • Guru memberikan video tentang cerita wayang https://www.youtube.com/watch?v=2eIYeUhhrNo • Guru memberikan pertanyaan mendasar wayang • Peserta didik merespons pertanyaan dari guru. • Peserta didik mendengarkan informasi tentang wayang dari guru. • Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai arahan guru Problem statement (Identifikasi Masalah) • Peserta didik dibimbing guru berdiskusi mengidentifikasi masalah yang akan dibahas dalam teks cerita wayang Bima Bungkus, yaitu: • Peserta didik menunjukkan unsur-unsur pembangunnya • Peserta didik menentukan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita wayang Bima Bungkus, dan • Peserta didik mengevaluasi amanat dan hubungannya dengan masyarakat sekarang Data Collection (Pengumpulan Data) • Melalui diskusi dalam kelompok, peserta didik mengembangkan informasi yang didapatkan Peserta didik membaca buku selain buku teks untuk melengkapi informasi yang diharapkan Verification (Pemeriksaan Data) • peserta didik mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dalam kelompok masing-masing • Peserta didik menghubungkan berbagai informasi untuk menemukan kesepakatan dalam kelompok masing-masing Generalisation (Penarikan Kesimpulan) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dalam bentuk cerita wayang secara berkelompok • Kelompok lain secara bergantian memberikan pendapat.


Penutup (10 menit) 1. Kegiatan guru bersama peserta didik, yaitu: 4. Membuat rangkuman/ simpulan pelajaran (AKTIVITAS LITERASI membuat rangkuman) 5. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan 2. Kegiatan guru, yaitu: 6. Melakukan penilaian 7. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/ atau memberkan tugas, baik tugas individual maupun kelompok sesuai hasil belajar peserta didik, dan 8. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berkutnya (Mendemonstrasikan bacaan cerita wayang Bima Bungkus sesuai karakter tokoh dengan menggunakan bahasa sendiri dengan unggah ungguh basa yang tepat (tembung ngoko, netral, krama andhap, krama inggil) Refleksi Guru : 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran 2. Apakah semua Peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan Peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah Peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik? 5. Apa level pencapaian rata-rata Peserta didik dalam kegiatan pembelajaran ini? 6. Apakah seluruh Peserta didik dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran? 7. Apa strategi agar seluruh Peserta didik dapat menuntaskan kompetensi? PERTEMUAN 2 Pembukaan (10 menit) 1. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan meminta Peserta didik berdoa terlebih dulu kemudian menyapa dan memberi salam. 2. Guru mengecek kehadiran Peserta didik dalam pembelajaran. 3. Guru dan Peserta didik menyepakati “kontrakbelajar”/kesepakatan belajar bersama 4. Guru menyampaian tujuan pembelajaran Kegiatan Inti (70 menit) Stimulation (Memberi Stimulus) • Guru memberikan contoh sebuah sinopsis cerita wayang dari lakon yang berbeda Problem statement (Identifikasi Masalah) • Peserta didik memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Peserta didik memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Peserta didik memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Peserta didik menyunting sinopsis cerita wayang temannya


Data Collection (Pengumpulan Data) • Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan data yang didapat dari teks cerita wayang Bima Bungkus, berupa: • Memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Menyunting sinopsis cerita wayang temannya Verification (Pemeriksaan Data) • Peserta didik memeriksa data dalam bentuk diskusi hasil pengumpulan dan pengolahan informasi, tentang: • Memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Menyunting sinopsis cerita wayang temannya Generalisation (Penarikan Kesimpulan) • Peserta didik berdiskusi menyimpulkan materi pembelajaran, tentang: • Memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Menyunting sinopsis cerita wayang temannya Penutup (10 menit) 1. Kegiatan guru bersama peserta didik, yaitu: 9. Membuat rangkuman/ simpulan pelajaran (AKTIVITAS LITERASI membuat rangkuman) 10. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan 11. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran 2. Kegiatan guru, yaitu: 12. Melakukan penilaian 13. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/ atau memberkan tugas, baik tugas individual maupun kelompok Refleksi Guru : 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran 2. Apakah semua Peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan Peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah Peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik? 5. Apa level pencapaian rata-rata Peserta didik dalam kegiatan pembelajaran ini? 6. Apakah seluruh Peserta didik dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran? 7. Apa strategi agar seluruh Peserta didik dapat menuntaskan kompetensi?


sesuai hasil belajar peserta didik, dan 14. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berkutnya (Mengidentifikasi struktur dan kaidah empat paragraf wacana Aksara Jawa Angka lisan maupun tulisan) PERTEMUAN 3 Pembukaan (10 menit) 1. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan meminta Peserta didik berdoa terlebih dulu kemudian menyapa dan memberi salam. 2. Guru mengecek kehadiran Peserta didik dalam pembelajaran. 3. Guru dan Peserta didik menyepakati “kontrakbelajar”/kesepakatan belajar bersama 4. Guru menyampaian tujuan pembelajaran Kegiatan Inti (70 menit) Stimulation (Memberi Stimulus) • Guru memberikan video tentang cerita wayang https://www.youtube.com/watch?v=2eIYeUhhrNo • Guru memberikan pertanyaan mendasar wayang • Peserta didik merespons pertanyaan dari guru. • Peserta didik mendengarkan informasi tentang wayang dari guru. • Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai arahan guru Problem statement (Identifikasi Masalah) • Peserta didik dibimbing guru berdiskusi mengidentifikasi masalah yang akan dibahas dalam teks cerita wayang Bima Bungkus, yaitu: • Peserta didik menunjukkan unsur-unsur pembangunnya • Peserta didik menentukan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita wayang Bima Bungkus, dan • Peserta didik mengevaluasi amanat dan hubungannya dengan masyarakat sekarang Data Collection (Pengumpulan Data) • Melalui diskusi dalam kelompok, peserta didik mengembangkan informasi yang didapatkan Peserta didik membaca buku selain buku teks untuk melengkapi informasi yang diharapkan Verification (Pemeriksaan Data) • peserta didik mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dalam kelompok masing-masing • Peserta didik menghubungkan berbagai informasi untuk menemukan kesepakatan dalam kelompok masing-masing Generalisation (Penarikan Kesimpulan) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dalam


bentuk cerita wayang secara berkelompok • Kelompok lain secara bergantian memberikan pendapat. Penutup (10 menit) 1. Kegiatan guru bersama peserta didik, yaitu: • Membuat rangkuman/ simpulan pelajaran (AKTIVITAS LITERASI membuat rangkuman) • Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan 2. Kegiatan guru, yaitu: • Melakukan penilaian • Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/ atau memberkan tugas, baik tugas individual maupun kelompok sesuai hasil belajar peserta didik, dan • Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berkutnya (Mendemonstrasikan bacaan cerita wayang Bima Bungkus sesuai karakter tokoh dengan menggunakan bahasa sendiri dengan unggah ungguh basa yang tepat (tembung ngoko, netral, krama andhap, krama inggil) Refleksi Guru : 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran 2. Apakah semua Peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan Peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah Peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik? 5. Apa level pencapaian rata-rata Peserta didik dalam kegiatan pembelajaran ini? 6. Apakah seluruh Peserta didik dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran? 7. Apa strategi agar seluruh Peserta didik dapat menuntaskan kompetensi? PERTEMUAN 4 Pembukaan (10 menit) 5. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan meminta Peserta didik berdoa terlebih dulu kemudian menyapa dan memberi salam. 6. Guru mengecek kehadiran Peserta didik dalam pembelajaran. Kegiatan Inti (70 menit) Stimulation (Memberi Stimulus) • Guru memberikan contoh sebuah sinopsis cerita wayang dari lakon yang berbeda Problem statement (Identifikasi Masalah) • Peserta didik memahami struktur penulisan sinopsis cerita


7. Guru dan Peserta didik menyepakati “kontrakbelajar”/kesepakatan belajar bersama 8. Guru menyampaian tujuan pembelajaran • Peserta didik memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Peserta didik memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Peserta didik menyunting sinopsis cerita wayang temannya Data Collection (Pengumpulan Data) • Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan data yang didapat dari teks cerita wayang Bima Bungkus, berupa: • Memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Menyunting sinopsis cerita wayang temannya Verification (Pemeriksaan Data) • Peserta didik memeriksa data dalam bentuk diskusi hasil pengumpulan dan pengolahan informasi, tentang: • Memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Menyunting sinopsis cerita wayang temannya Generalisation (Penarikan Kesimpulan) • Peserta didik berdiskusi menyimpulkan materi pembelajaran, tentang: • Memahami struktur penulisan sinopsis cerita • Memahami teknik menyajikan sinopsis cerita wayang • Memahami teknik menanggapi penyajian sinopsis cerita temannya • Menyunting sinopsis cerita wayang temannya Penutup (10 menit) 1. Kegiatan guru bersama peserta didik, yaitu: • Membuat rangkuman/ simpulan pelajaran (AKTIVITAS LITERASI membuat rangkuman) • Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan • Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran Refleksi Guru : 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran 2. Apakah semua Peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan Peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah Peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik?


2. Kegiatan guru, yaitu: • Melakukan penilaian • Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/ atau memberkan tugas, baik tugas individual maupun kelompok sesuai hasil belajar peserta didik, dan • Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berkutnya (Mengidentifikasi struktur dan kaidah empat paragraf wacana Aksara Jawa Angka lisan maupun tulisan) 5. Apa level pencapaian rata-rata Peserta didik dalam kegiatan pembelajaran ini? 6. Apakah seluruh Peserta didik dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran? 7. Apa strategi agar seluruh Peserta didik dapat menuntaskan kompetensi? Kriteria untuk Mengukur Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Kompetensi yang harus dikuasai siswa: ✓ Siswa mampu memahami struktur teks Cerita Wayang yang dibaca. ✓ Siswa mampu mengidentifikasi unsur-unsur Cerita Wayang yang dibaca. ✓ Siswa mampu menganalisis unsur pembangun Cerita Wayang yang dibaca. ✓ Siswa mampu memproduksi sinopsis Cerita Wayang. ✓ Siswa mampu menyajikan sinopsis Cerita Wayang. Glosarium Wayang menika ngadahi teges ingkang maneka warna. Wonten ingkang mastani bilih wayang menika saking tembung Ayang-ayang minangka gegambaraning jalma. Ugi wonten ingkang mastani bilih wayang menika cekakaan saking tembung “WAyahe sembah YANG” ingkang tegesipun wayahipun Sholat. Sanesipun nyebataken bilih wayang menika cekakan saking tembung “WAHANANE HYANG” Tembung Wahana tegesipun panggenan utawa prantara, dene tembung Hyang tegesipun Gusthi ingkang hakarya jagad. Asesmen 1. Diagnostik ( dilakukan di awal pembelajaran dengan tanya jawab dan akhir pembelajaran dengan quisioner) 2. Formatif (pengamatan berdiskusi, dan presentasi) 3. Asesmen sumatif dengan tes tertulis 4. Penilaian sikap dengan penilaian teman sebaya


Pengayaan dan Remedial 1. Pembelajaran remedial dilaksanakan segera setelah diadakan peskoran atas asemen formatif begi peserta didik yang mendapat skor di bawah 75,00 dengan mengerjakan latihan pembahasan yang diberikan oleh guru. 2. Strategi pembelajaran remedial dilaksanakan dengan pembelajaran remedial, penugasan dan tutor sebaya berdasarkan indicator pembelajaran yang belum dicapai oleh masing – masing peserta didik. 3. Pengayaan dilaksanakan bagi peserta didik yang mendapatskor diatas 75,00 dengan pemberian tugas dari guru secara mandiri. Pertanyaan Refleksi untuk Siswa Refleksi pembelajaran yang dilakukan oleh guru terhadap siswa pada akhir pertemuan setelah pembelajaran. Berikut ini beberapa pertanyaan kunci dalam refleksi pembelajaran: ✓ Apakah kamu memahami intruksi yang dilakukan untuk pembelajaran? ✓ Apakah media pembelajaran, alat dan bahan mempermudah kamu dalam pembelajaran? ✓ Materi apa yang kamu pelajari pada pembelajaran yang telah dilakukan? ✓ Apakah materi yang disampaikan, didiskusikan, dan dipresentasikan dalam pembelajaran dapat kamu pahami? ✓ Manfaat apa yang kamu peroleh dari materi pembelajaran? ✓ Sikap positif apa yang kamu peroleh selama mengikuti kegiatan pembelajaran? ✓ Kesulitan apa yang kamu alami dalam pembelajaran? ✓ Apa saja yang kamu lakukan untuk belajar yang lebih baik?


1. Rancangan Asesmen Diagnostik A. Asesmen Non-Kognitif B. Asesmen Kognitif Assessment Diagnostik Awal Jenjang/ Kelas SMK / X Capaian Pembelajaran Peserta didik mampu mengapresiasi dan memahami informasi berupa arahan atau pesan yang akurat dari menyimak teks fiksi dalam bentuk cerita wayang Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu menganalisis teks cerita wayang untuk mendapatkan informasi tentang unsur pembangun cerita,dan memahami isi cerita, sehingga mampu menulis sinopsis cerita dengan baik. Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan? Alat bantu apa yang dibutuhkan? - Meminta siswa menjawab pertanyaan yang disediakan oleh guru -angket/questionaire Informasi apas aja yang ingin digali? Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan - Kondisi emosi siswa Bagaimana perasaanmu saat ini? Tunjukkan dengan emotikon dikertas. - Kegiatan dan kebiasaan siswa belajar disekolah Jam berapa biasanya kamu belajar? Berapa lama biasanya kamu dapat focus ketika belajar disekolah? - Suasana belajar yang diharapkan Suasana belajar bagaimana yang bisa membuat belajarmu lebih nyaman Ketika disekolah? - Perasaan anak ketika belajar Apa yang kamu rasakan ketika kamu belajar disekolah? - Siapa yang mendukung proses pembelajaran disekolah Siapakah/apakah yang menjadi semangatmu ketika belajar disekolah? Waktu Asesment Awal pertemuan Durasi Asesmen 15 menit


Identifikasi materi yang akan diujikan Pertanyaan Kemungkinan Jawaban Skor (Kategori) Rencana Tindak Lanjut Sastra Pewayangan Sapa sing tau nonton wayang? Cerita wayang apa sing kok tonton? Kaya apa critane? Tahu Mahabarata /Ramayana Penjelasan siswa 20 20 20 Melakukan pembelajaran dengan materi sastra pewayangan Menulis Synopsis cerita wayang Sapa sing wis tau nulis cerita cah? Nulis cerita apa cah? Tau nulis Cerpen/ gegurita, rangkuman, lsp 20 20 Melakukan pembelajaran dengan materi menulis synopsis Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan? Alat bantu apa yang dibutuhkan? - Menyampaikan kisi - kisi soal - Memberi motivasi untuk belajar secara mandiri dengan selalu berdo’a kepada Tuhan YME Alat tulis


1. Asesmen Formatif Lembar Kerja : 1. Samsampunipun waos crita Wayang Bima Bungkus rembugen unsur intrinsikipun kanthi njangkepi ceceg-ceceg ing ngandhap punika! 1. Irah-irahan ……………………………………………………………………………………… 2. Paraga ……………………………………………………………………………………… 3. Watak ……………………………………………………………………………………… 4. Alur ……………………………………………………………………………………… 5. Latar : a. wekdal ……………………………………………………………………………………… b. swasana ……………………………………………………………………………………… c. panggenan ……………………………………………………………………………………… 6. Amanat/pesen ……………………………………………………………………………………… 7. Sudut pandang ………………………………………………………………………………………


Lembar aktivitas 1 BIMA BUNGKUS Jejer Ngastina. Duhkitaning Prabu Pandu lan Dewi Kunti jalaran lahire ponang jabang bayi kang awujud bungkus. Tan ana sanjata kang tumawa kanggo mbedah bungkus. Kurawa uga melu cawe-cawe arsa mecah bungkus, sanadyan amung lelamisan, bakune arsa nyirnaake si bungkus. Wisiking dewa sang bungkus den bucal ing alas Krendawahana.. Ing pertapan Wukir Retawu Bagawan Abiyasa kasowanan Raden Permadi kang kaderekaken repat punakawan. “Kanjeng Eyang, kadi pundi nasibipun Kakang Bungkus, sampun sawetawis warsa mboten wonten suraos ingkang sae, bab menika Eyaang, andadosaken duhkitaning Kanjeng Ibu Kunti…” Tartamtu Sang Winasis kang pancen luber ing pambudi sampun pirsa apa kang dadi lakon. “Putuku nggeeer, Permadi, mangertiya jer kakangmu nembe nglakoni karmane, ing tembe kakangmu Si Bungkus bakal dadi satriya utama, lan bakal oleh apa kang sinebut wahyu jati…” Ing Suralaya, Batara Guru nimbali Gajahsena, putra sang batara kang awujud gajah, kinen mecah si bungkus saengga dadi sejatining manungsa. Sang Guru ugi angutus Dewi Umayi kinen nggladhi kawruh babagan kautaman marang si bungkus. Purna anggennya peparing ajaran marang si bungkus, Dewi Umayi aparing busana arupa cawat bang bintulu abrit, ireng, kuning, putih, pupuk, sumping, gelang, porong, lan kuku Pancanaka. Salajengipun, Gajahsena mbuka bungkus. Pecahing bungkus dados sapatemon kekalihipun, kagyat dados lan perangipun. Binanting sang Gajahsena. Sirna jasad sang gajah. Roh lan daya kekiyatanipun manjing jroning angga sang bungkus. Praptene Betara Narada Si Bungkus tumakon marang Sang Kabayandewa, “Heemmm, aku iki sopoh?” “Perkencong, perkencong waru doyong, ngger, sira kuwi sejatine putra kapindho ratu ing Amarta Prabu Pandudewanata. Sira lahir awujud bungkus, lan kersaning dewa sira kudu dadi satriya utama…, lan sira tak paringi tetenger Bratasena ya ngger…”


Rawuhipun Ratu saking Tasikmadu kang nyuwun senjata pitulungan marang Bratasena kinen nyirnakaken raja raseksa aran Kala Dahana, Patih Kala Bantala, Kala Maruta lan Kala Ranu. Para raseksa sirna. Sekakawan kekiatan saking raseksi wau nyawiji marang Raden Bratasena, inggih punika kekiatan Geni, Lemah, Angin lan Banyu. 1. Wacanen cerita wayang Bima Bungkus banjur golekana unsur intrinsik cerita! 2. Golekana isi cerita wayang kasebut! Wangsulan: ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… (Sapa sing tekun bakal tekan)


Aktivitas 2 Nama kelompok : Kelas : Gawea sinopsis saking cerita bima bungkus ! Wangsulan: ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………… (rame ing gawe sepi ing pamrih)


LEMBAR PENILAIAN DISKUSI KELOMPOK No Aspek Yang Dinilai Nama Kelompok Nilai 1 Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas RUBRIK PENILAIAN DISKUSI KELOMPOK No Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik Siswa tidak dapat /belummenyelesaikan tugas sesuai waktu yang ditentukan Siswa menyelesaikan tugas 25-50% Siswa menyelesaikan tugas 51-75% Siswa menyelesaikan tugas > 75% 2. Kerjasama kelompok Tidak ada pembagian job yang jelas, hanya 25% siswa yang aktif Tidak ada pembagian job yang jelas, 50% siswa aktif Tidak ada pembagian job job, 75% siswa aktif ada pembagian job > 75% siswa aktif 3. Hasil tugas Tugas kurang benar Tugas benar 25-50% Tugas benar 51-75% Tugas tepat dan benar >75%


Lembar penilaian Individu Rubrik Penilaian Individu Aspek Yang Dinilai SKOR 1 2 3 4 Berani bertanya Siswa tidak bertanya Siswa berani bertanya, tetapi hanya dengan teman sebelah Siswa berani bertanya di kelompoknya Siswa berani bertanya di forum diskusi Berani menjawab pertanyaan kurang berani menjawab dalam forum Siswa menjawab dengan kurang percaya diri/tidak lancar Siswa kurang berani menjawab Siswa berani menjawab pertanyaan temannya di forum dengan percaya diri Kritis dalam menyanggah Siswa menyanggah tidak tepat, tidak masuk topik Siswa menyanggah kurang tepat Siswa menyanggah dengan baik Siswa sangat kritis menyanggah sesuai topik sesuai topik dengan Bahasan sanggahan yang membangun Teknik Berbicara Siswa berbicara tidak runtut dan tidak sopan Siswa berbicara kurang jelas Siswa berbicara dengan baik tetapi kurang runtut Siswa berbicara dengan baik, runtut dan sopan No. NAMA SISWA Berani bertanya Berani menjawab pertanyaan Kritis dalam menyanggah Teknik berbicara 1. 2. 3. 4.


Lampiran 2 : INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP Instrumen Penilaian dan Rubrik Penilaian Sikap No Nama Siswa/ Kelompok Disiplin Jujur Kerjasama Tanggung Jawab Santun 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Sinta Tegar *) Berilah Tanda centang (v) pada kolom nilai sesuai dengan aktifitas di kelas. No Sikap Kriteria Skor 1 Disiplin Sangat sering menunjukkan sikap disiplin Sering menunjukkan sikap disiplin Pernah menunjukkan sikap disiplin Tidak pernah menunjukkan sikap disiplin 4 3 2 1 2 Jujur Sangat sering menunjukkan sikap Jujur Sering menunjukkan sikap Jujur Pernah menunjukkan sikap Jujur Tidak pernah menunjukkan sikap Jujur 4 3 2 1 3 Kerjasama Sangat sering menunjukkan sikap Kerjasama 4


Sering menunjukkan sikap Kerjasama Pernah menunjukkan sikap Kerjasama Tidak pernah menunjukkan sikap Kerjasama 3 2 1 4 Tanggung Jawab Sangat sering menunjukkan sikap Tanggung Jawab Sering menunjukkan sikap Tanggung Jawab Pernah menunjukkan sikap Tanggung Jawab Tidak pernah menunjukkan sikap Tanggung Jawab 4 3 2 1 5 Santun Sangat sering menunjukkan sikap santun Sering menunjukkan sikap santun Pernah menunjukkan sikap santun Tidak pernah menunjukkan sikap santun 4 3 2 1 Skor maksimum 20 Penilaian Sikap Nilai = Skor Maksimal x 100% 20


Lampiran 3 : RUBRIK OBSERVASI Penilaian Proses dan Hasil Belajar No Nama Kejujuran Kedisiplinan Tg.jawab Santun 1 2 3 4 5 Ket : Siswa yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan bersikap santun : 1 Siswa yang tidak jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan bersikap santun : 0 Nilai 4 = Sangat baik, 3= baik, 2 = cukup baik, 0-1 = kurang


Lampiran 4 : KISI-KISI SOAL Kisi-kisi Soal Penilaian Pengetahuan No Kompetensi Dasar Indikator Indikator Pencapaian Kompetensi No. Soal 1 Memahami isi teks cerita wayang Mahabharata Bima Bungkus Menganalisis unsurunsur pembangun dari beberapa bagian cerita wayang Mahabharata Bima Bungkus Siswa dapat menganalisis unsurunsur pembangun dari beberapa bagian cerita wayang Mahabharata Bima Bungkus 1 Menyebutkan nilainilai yang terkandung dalam cerita Mahabharata Bima Bungkus Siswa menyebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Mahabharata Bima Bungkus 2 Mengevaluasi amanat dengan kondisi masyarakat saat ini dalam cerita Mahabharata Bima Bungkus Siswa mengevaluasi amanat dengan kondisi masyarakat saat ini dalam cerita Mahabharata Bima Bungkus 3


Lampiran 5 : SOAL-SOAL Bima Bungkus Ing pertapan Wukir Retawu Bagawan Abiyasa kasowanan Raden Permadi kang kaderekaken repat punakawan.“Kanjeng Eyang, kadi pundi nasibipun Kakang Bungkus, sampun sawetawis warsa mboten wonten suraos ingkang sae, bab menika Eyaang, andadosaken duhkitaning Kanjeng Ibu Kunti…” Tartamtu Sang Winasis kang pancen luber ing pambudi sampun pirsa apa kang dadi lakon. “Putuku ngger, Permadi, mangertiya jer kakangmu nembe nglakoni karmane, ing tembe kakangmu Si Bungkus bakal dadi satriya utama, lan bakal oleh apa kang sinebut wahyu jati…” Anane Si Bungkus ndadekake gegering suralaya. Bumi gonjang ganjing kadya binelah, samodra asat. Ing Suralaya, Batara Guru nimbali Gajahsena, putra sang batara kang awujud gajah, kinen mecah si bungkus saengga dadi sejatining manungsa. Sang Guru ugi angutus Dewi Umayi kinen nggladhi kawruh babagan kautaman marang sibungkus. Purna anggennya peparing ajaran marang si bungkus, Dewi Umayi aparing busana arupa cawat bang bintulu abrit, ireng, kuning, putih, pupuk, sumping, gelang, porong, lan kuku Pancanaka. Salajengipun, Gajahsena mbuka bungkus. Pecahing bungkus dados sapatemon kekalihipun, kagyat dados lan perangipun. Binanting sang Gajahsena. Sirna jasad sang gajah. Roh lan daya kekiatanipun manjing jroning angga sang bungkus. Praptene Betara Narada. Si Bungkus tumakon marang Sang Kabayandewa, “Heemmm, aku iki sopo?” “Perkencong, perkencong waru doyong, ngger, sira kuwi sejatine putra nomor loro ratu ing Amarta Prabu Pandudewanata. Sira lahir awujud bungkus, lan kersaning dewa sira kudu dadi satriya utama…, lan sira tak paringi tetenger Bratasena ya ngger…”Rawuhipun Ratu saking Tasikmadu kang nyuwun senjata pitulungan marang Bratasena kinen nyirnakaken raja raseksa aran Kala Dahana, Patih Kala Bantala, Kala Maruta lan Kala Ranu. Para raseksa sirna. Sekakawan kekiatan saking raseksi wau nyawiji marang Raden Bratasena, inggih punika kekiatan Geni, Lemah, Angin lan Banyu. Soal 1. Sawise crita wayang ing dhuwur kokwaca, temtokake unsur-unsur pembangun sajroning crita wayang Mahabharata Bima Bungkus! 2. Temtokake apa wae nilai-nilai kang kinandhut ing crita wayang Mahabharata Bima Bungkus! 3. Andharana wosing crita wayang Mahabharata Bima Bungkus!


4. Jlentrehna amanat-amanat kang kinandhut ing crita wayang Mahabharata Bima Bungkus! 5. Golekana tuladha kabudayan kang dumadi ing ngalam donya iki adhedasar pituturpitutur luhur kasebut! LAMPIRAN MATERI Apa iku Wayang? Wayang yaiku sawijining wujud seni pertunjukan drama sing khas. Seni swara, seni sastra, seni musik, seni tutur, seni lukis, lan sapanunggalane kamot ana ing kesenian iki. Ana panganggep yen pertunjukan wayang ora mung kesenian, nanging ngemot pralambang. Saora-orane wiwit abad 19 nganti saiki, wayang wis dikaji lan diteliti para ahli. Minangka kesenian rakyat utawa keraton, wayang akeh banget jenise. Ana wayang golek sing kagawe saka kayu, ana wayang kulit kagawe saka kulit sapi utawa lembu, wayang klithik kagawe saka kayu, wayang beber digambar ana ing kertas utawa kulit lan sapiturute. Cerita wayang Sumbere cerita saka Ramayana lan Mahabarata, cerita-cerita Menak, ceritacerita Panji, utawa syair-syair kepahlawanan utawa kreasi anyar sing nyritakake bab prastawa anyar. Saliyane kuwi werna-wernaning wayang iku uga ana wayang wong, sing dipragakake dening uwong. Wayang wong iki wis ana wiwit abad kaping 18. Wayang iki entuk sambutan sing apik saka masyarakat, mula ing jaman sateruse ketok akeh perkumpulan wayang wong Cerita wayang iku duwe struktur formal. Struktur kuwi kedadeyan saka unsur-unsur sing ana hubungane antara siji lan sijine. Unsur-unsure yaiku tokoh, watak,alur, tema, latar, lakon, pesen sing kamot, pitutur (pesan moral) sing kakandhut sajroning cerita wayang Unsur Cerita Wayang Kaya karya sastra liyane, cerita wayang uga nduweni unsur-unsur pambangun. Unsurunsur kasebut yaiku tema, latar/setting, paraga lan watak, alur, amanat, lan punjering cerita/sudut pandang. • Tema / underaning cerita Tema yaiku gagasan ide utawa underan pokok sing dibahas sajerone cerita wayang. Tema minangka dhasar lumakune cerita wayang. • Setting / latar


Setting yaiku latar sing nyengkuyung lumakune cerita wayang. Setting ana 3, yaiku setting wayah, setting papan lan setting swasana. Sudut pandang / punjering cerita / cara pamawas. Unsur iki nuduhake papane panulis ing jerone cerita. Ing unsur iki, panulis bisa mapan ing 2 sudut pandang, yaiku: sudut pandang wong kapisan (pertama). Ciri saka sudut pandang iki yaiku nggunakake tembung sesulih wong kapisan: aku/ dak / tak, nyritakake apa sing dilakoni lan ngandharake rasa pengrasa pribadi kanthi tembung aku. sudut pandang wong katelu. Ciri utamane yaiku nggunakake tembung sesulih wong katelu yaiku dheweke / wonge lan sapanunggalane. Alur / plot / lumakuning cerita Alur yaiku rerangken kedadean sing dumadi sajerone cerita wayang. Alur diperang dadi 3 yaiku alur maju, alur mundur lan alur campuran. Alur maju yaiku alur sing nuduhake laku progresif (maju). Alur mundur nyritakake peristiwa flashback, dene alur campuran nyuguhke persitiwa acak, kadang maju lan kadang mundur. Tokoh penokohan / paraga lan watak Paraga lan watak iku unsur sing ora bisa dipisahke. Paraga yaiku tokoh pelaku sajeroning cerita wayang, dene watak yaiku sifat sing diduweni paraga. Paraga ana 3, yaiku protagonis (tokoh apikan) tokoh antagonis (tokoh penentang protagonis) lan tokoh netral (tritagonis). Gaya Bahasa / Lelewaning Basa Lelewaning Basa yaiku gaya cerita panulis. Lelewaning basa iki bisa arupa majas lan purwakanthi. Majas sing umum digunakake ing cerita wayang yaiku majas sarkasme (basa kasar) lan eufisme (basa alus) ing basa krama alus. Saliane majas kasebut, ana uga majas majas hiperbola, metafora lan sapanunggalane. Amanat/ Piwulang/ Pitutur Amanat yaiku piwulang utawa pitutur sing ana sajeroning cerita wayang. Amanat iki ora kudu padha saben pawongan sing maca cerita. Bisa wae amanat sing ditampa pamaca siji lan liyane beda. Nilai-nilai Sajeroning Cerita wayang


Sajeroning karya sastra cerita wayang, mesthine ana nilai-nilai sing bisa ditrapake dening pamaca. Nilai-nilai kasebut antarane yaiku: 1. Nilai budaya ana gayute karo gagasan pamikiran, asil cipta rasa karsane manungsa. 2. Nilai sosial minangka nilai sing ana gandheng cenenge karo brayane manungsa ing alam donya. 3. Nilai pendidikan minangka dalan perubahan manungsa dadi luwih apik. 4. Nilai moral sing jumbuh karo norma masyarakat bebrayan. 5. Nilai religius jumbuh karo tuntunan agama lan kepercayaan 6. Nilai Etika, Nilai Politis, Nilai estetis lan nilai-nilai liyane sing ana hubungane karo panguripane manungsa. Ngringkes Cerita Wayang Ngringkes utawa sinopsis yaiku proses ngringkes tulisan sing dawa supaya dadi luwih cekak, nanging ora ngurangi isine tulisan mau. Ancas gawe ringkesan yaiku supaya informasi saka tulisan luwih cepet ditampa dening pamaca. Cara gawe sinopsis yaiku Bolan-baleni maca tulisan sing ameh diringkes. Tujuan saka cara iki yaiku supaya panulis ringkesan bisa ngerteni lan gambling bab apa sing bakal diringkes. Saliyane iku, panulis uga bisa nggawe cengkorongan ngenani wos/ isi saka wacan kasebut. Nulis saben prastawa penting saka wacan kasebut. Ing dhuwur wis diaturake yen tujuan nulis sinopsi yaiku ngaturake informasi penting maran pamaca. Mula kudu prastawa penting sing ditulis. Yen ana pacelathon (teks omongan), usahakna dikurangi. Cara iki minangka cara sing paling gampang ngringkes. Pacelathon ora perlu ditulis maneh. Cukup ditulis isine. Yen gawe ringkesan, usahakna basane komunikatif. Cara iki dadi cara sing ora kalah penting. Sebab, kadhangkala para pamaca ora mengerteni tembung ukara saka cerita wayang. Mula, panulis ringkesan, kudu bisa nulis kanthi komunikatif. Daftar Pustaka Darminto, dkk. 2010. Kamis Besar Bausastra Jawa. Charisma. Gadung, dkk. 2014. Prigel Basa Jawa. Jakarta : Erlangga. Lucia, dkk.2019. Basa Jawa. Jakarta : Erlangga https://caritawayang.blogspot.com/2015/03/bima-bungkus-bahasa-jawa-danindonesia.html www.wikipedia.com


Karangrayung, Juni 2024 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dian Anggoro Wasono, S. P, S. Bio Ana Rosidah, S.Pd NIP. - NIP. -


Click to View FlipBook Version