The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

ALGORITMA BAB I,II,III,IV,V,VI,VII-DEA REVANANDA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Dea Revananda, 2023-01-20 22:51:14

ALGORITMA BAB I,II,III,IV,V,VI,VII-DEA REVANANDA

ALGORITMA BAB I,II,III,IV,V,VI,VII-DEA REVANANDA

PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 32 Gambar 2.14 Compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 2.15 Hasil Running Praktikum 2 e. Simpan file dengan nama praktikum 2.cpp 2.4.3 Praktikum 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 33 Nama Praktikum : Luas Lingkaran 1. Tools yang digunakan Dev C++ 2. Luas Lingkaran Rumus luas = Phi x Jari-jari x Jari-jari 3. Algoritma Menggunakan Bahasa Natural a. Mulai b. Memasukkan nilai jari-jari c. Berikutnya menetapkan nilai phi sebesar nilainya adalah 3, 14 d. Proses, L = 3,14 *r*r e. Maka program selesai. 4. Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 34 Gambar 2.16 Flowchart menghitung luas lingkaran 5. Langkah-langkah Praktikum a. Bukalah Software Dev C++ Gambar 2.17 Jendela Kerja Dev C++ Selesai mulai Masukkan jari-jari (r) L= 3,14 * r * r Tampilkan Luas(L)


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 35 b. Masukkan source code berdasarkan algoritma yang diberikan Gambar 2.18 Source Code c. Compile program dengan menekan F9 Gambar 2.19 Compile


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 36 d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 2.20 Hasil Running praktikum 3 e. Simpan file dengan nama praktikum 3.cpp 2.4.4 Praktikum 4 Nama Praktikum : Volume Kerucut 1. Tools yang digunakan Dev C++ Rumus : volume phi/3 x r x r x t Luas alas : phi x r x r 2. Volume Kerucut 3. Algoritma menggunakan bahasa natural


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 37 a. Mulai b. Masukkan nilai jari-jari c. Masukkan nilai tinggi d. Hitung e. Volume = 1/3 * 3,14 * jari-jari * tinggi f. Tampilkan volume g. Selesai 4. Flowchart Gambar 2.21 Flowchart menghitung volume kerucut mulai Volume, jari-jari, tinggi, phi Input jari-jari, tinggi, phi Volume = phi/3 * r * tinggi Selesai Output volume kerucut


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 38 Penjelasan : Flowchart diatas menjelaskan cara menghitung volume kerucut, dengan cara insialisasi variabel, kemudian masukkan nilai jari-jari, tinggi dan phi. Hitung dengan menggunakan rumus volume = phi/3 * r * tinggi, setelah itu tampilkan hasil volume kerucut 5. Langkah-langkah praktikum a. Bukalah software Dev C++ Gambar 2.22 Jendela Kerja Dev C++ b. Masukkan source code berdasarkan algoritma yang diberikan c. Compile file program dengan menekan F9


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 39 Gambar 2.23 compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 2.24 Hasil Running praktikum 4 e. Simpan file dengan nama praktikum 4.cpp 2.4.5 Praktikum 5 Nama Praktikum : Volume Kubus


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 40 1. Tools yang digunakan Dev C++ 2. Volume Kubus Rumus : volume = rusuk * rusuk * rusuk 3. Algoritma menggunakan bahasa natural a. Mulai b. Masukkan nilai sisi kubus c. Hitung volume kubus d. Volume = sisi * sisi * sisi e. Tampilkan hasil f. Selesai 4. Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 41 Gambar 2.25 Flowchart menghitung volume kubus Penjelasan : Flowchart diatas menjelaskan cara menghitung volume kubus, dengan cara inisialisasi variabel, kemudian masukkan nilai sisi. Hitung menggunakan rumus, volume kubus = sisi * sisi * sisi, setelah itu tampilkan hasil dari volume kubus. 5. Langkah- langkah praktikum a. Bukalah software Dev C++ mulai Volume, sisi Input nilai sisi Volume = sisi * sisi * sisi Selesai Output volume kubus


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 42 Gambar 2.26 Jendela Kerja Dev C++ b. Tuliskan source code berdasarkan algoritma yang diberikan Gambar 2.27 Source Code


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 43 c. Compile file program dengan menekan F9 Gambar 2.28 Compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 2.29 Hasil Running Praktikum 5 e. Simpan file dengan nama praktikum 5. Cpp


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 44 2.5 KESIMPULAN DAN SARAN 2.5.1 Kesimpulan Variabel merupakan salah satu konsep media. Penyimpanan pada bahasa pemograman, begitu juga dengan konstanta. Bahasa pemograman membutuhkan variabel untuk menyimpan nilai baik itu huruf, karakter atau angka dan operator yang biasanya identic dengan hitungan angka di tipe data integer atau yang memiliki bilangan bulat. Konstanta dan variabel memiliki beberapa jenis yang digunakan dalam bahasa pemograman CH. 2.5.2 Saran Untuk variabel yang identic dengan hitungan, ada baiknya untuk kita memiliki pemahaman pada program menghitung.pada konstanta juga yang bersifat kontsan atau tetap, sebaiknya sebelum disimpan, ada baiknya mengecek kembali agar program berjalan dengan baik. Karena, apabila telah tersimpan file konstanta tidak dapat diubah kembali.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 46 BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION DAN LOOPING) 3.1 Pendahuluan 3.1.1 Selection (Pemilihan) Algoritma percabangan atau Algoritma bersyarat adalah algoritma yang menjalankan instruksi selanjutnya apabila syarat yang ditetapkan sudah terpenuhi. Pada struktur ini tidak setiap instruksi akan dikerjakan, instruksi yang dikerjakan hanya yang memenuhi syarat saja. Pada bahasa pemrograman struktur ini sering digunakan menggunakan instruksi IF-THEN atau lebih dikenal instruksi jika-maka. Berikut macammacam instruksi IF : 1. Struktur IF Sederhana Bentuk dari struktur IF sederhana adalah IF (Syarat) THEN (Instruksi), simak gambar dibawah ini :


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 47 Gambar 3.1 Bentuk flowchart IF Sederhana Pada gambar flowchart diatas, struktur IF sederhana dapat kita lihat bahwa instruksi_1 akan dieksekusi jika syarat yang ditentukan bernilai benar dan jika bernilai salah, instruksi_1 tidak akan dieksekusi. 2. Struktur IF…THEN…ELSE… Pada struktur ini, terdapat dua kemungkinan instruksi yang akan dikerjakan berdasarkan hasil dari pengujian. Contoh jika syarat yang diujikan memperoleh hasil benar maka instruksi_1 dikerjakan, namun jika bernilai salah maka instruksi_2 yang dikerjakan. Untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar dibawah ini : Gambar 3.2 Bentuk flowchart struktur IF … THEN … ELSE… 3. IF Bersarang Untuk struktur yang satu ini kita perlu belajar logika dan ketelitian, satu alasan yang pasti adalah struktur ini sering dipakai untuk tes kerja dalam bidang IT terutama pekerjaan yang berkaitan dengan perancangan sistem. Pada struktur ini juga kemungkinan


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 48 akan banyak instruksi yang dikerjakan berdadarkan hasil pengujian, bisa disimak gambar dibawah ini: Gambar 3.3 Flowchart struktur IF Bersarang Dari flowchart diatas kita bisa pelajari bagaimana struktur dari IF bersarang. Kita jabarkan satu persatu, jika syarat1 yang diuji bernilai benar maka instruksi1 akan dieksekusi, jika syarat1 bernilai salah maka syarat2 diuji Jika syarat2 yang diuji bernilai benar maka instruksi2 akan dieksekusi, jika syarat2 bernilai salah maka syarat 3 diuji, jika syarat 3 yang diuji bernilai benar maka instruksi3 akan dieksekusi, jika syarat3 bernilai salah maka syarat diuji, jika syaratx yang diuji bernilai benar maka instruksix akan dieksekusi, jika syaratx bernilai salah atau tidak ada syarat yang terpenuhi maka instruksiy yang dieksekusi.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 49 3.1.2 Looping (Perulangan) Dalam bahasa C++ tersedia suatu fasilitas yang digunakan untuk melakukan proses yang berulang-ulang sebanyak keinginan kita. Misalnya saja, bila kita ingin menginput dan mencetak bilangan dari 1 sampai 100 bahkan 1000, tentunya kita akan merasa kesulitan. Namun dengan struktur perulangan proses, kita tidak perlu menuliskan perintah sampai 100 atau 1000 kali, cukup dengan beberapa perintah saja. Struktur perulangan dalam bahasa C mempunyai bentuk yang bermacammacam. Sebuah/kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak. Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian: 1. Kondisi pengulangan yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan; 2. Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih pernyataan (aksi) yang akan diulang. Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan adalah : 1. Pernyataan while 2. Pernyataan do..while 3. Pernyataan for 4. Pernyataan continue dan break 5. Pernyataan go to 1. Struktur Perulangan “ WHILE”


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 50 Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui. Proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai benar (≠0) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah (=0). Bentuk Umumnya : Gambar 3.4 bentuk umum struktur perulangan “WHILE” Pengujian ungkapan pada while dilakukan sebelum bagian pernyataan, Oleh karena itu ada kemungkinan bagian pernyataan pada while tidak dijalankan sama sekali, yaitu kalau kondisi yang pertama kali bernilai salah. Perhatikan gambar flowchart berikut : Gambar 3.5 flowchart //Program menampilkan “ C++ “ sebanyak 10 kali dengan while While (kondisi) { Pernyataan; } pernyataan kondisi


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 51 # include <iostream.h> # include <conio.h> void main( ) { int i ; // sebagai variabel pencacah untuk menyatakan jumlah tulisan sebanyak 10 kali. clrscr ( ); i = 0 // mula-mulai I diisi dengan 0 while ( i < 10) { cout << “ c++ “ << endl; i ++; // menaikkan pencacah sebesar 1 } } 2. Struktur do-while Pada dasarnya struktur perulangan do....while sama saja dengan struktur while, hanya saja pada proses perulangan dengan while, seleksi berada di while yang letaknya di


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 52 atas sementara pada perulangan do....while, seleksi while berada di bawah batas perulangan. Jadi dengan menggunakan struktur do…while sekurang-kurangnya akan terjadi satu kali perulangan. Pada struktur do-while kondisi pengecekan ditempatkan di bagian akhir. Hal ini menyebabkan struktur pengulangan ini minimal akan melakukan satu kali proses walaupun kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah). Bentuk umum dari struktur do-while do { pernyataan 1; pernyataan 2; …. pernyataan n ; }while (ungkapan) Catatan : Bagian pernyataan1 hingga N dijalankan secara berulang sampai dengan ungkapan bernilai salah (=0). Berbeda dengan while, pengujian ungkapan dilakukan di bagian belakang (setelah bagian pernyataan). Dengan demikian bagian pernyataan pada pengujian do – while minimal akan dijalankan satu kali. Perhatikan bentuk flowchart do .. while berikut ini:


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 53 Gambar 3.6 flowchart do…while Berikut program modifikasi prgram sebelumnya untuk menampilkan tulisan C++ 10 kali dengan do – while. { //Program menampilkan “ C++ “ sebanyak 10 kali dengan do – while * # include <iostream.h> # include < conio.h> void main( ) { int i ; // sebagai variabel pencacah untuk menyatakan jumlah tulisan sebanyak 10 kali. clrscr ( ); i = 0 // mula-mulai I diisi dengan 0 do pernyataan kondisi


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 54 { cout << “ c++ “ << endl; i ++; // menaikkan pencacah sebesar 1 } while ( i < 10); } 3. Struktur Perulangan “FOR” Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana. Pernyataan for digunakan untuk melakukan looping. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui batas awal, syarat looping dan perubahannya. Selama kondisi terpenuhi, maka pernyataan akan terus dieksekusi. Gambar 3.7 Bentuk umum perulangan for Keterangan : Ungkapan1 merupakan pernyataan inisialisasi Ungkapan 2 sebagai kondisi yang menentukan pengulangan thd pernyataan Ungkapan 3 sebagai pengatur variabel yang digunakan di ungkapan1 Contoh program FOR untuk menampilkan bilangan genap //Program FOR untuk menentukan bilangan genap, yang For ( ungkapan1; ungkapan2; ungkapan3) Pernyataan;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 55 //ditampilakn dari besar ke kecil menuji nol # include # include void main( ) { int n; clrscr ( ); cout <<" menampilkan deret bilangan genap "<<endl; cout<<" kurang atau sama dengan n"<< cin>> n; // jika bilangan ganjil, maka kurangi sebesar 1 if (n % 2) n- - ; // tampilkan deret bilangan genap dari besar //ke kecil menuju nol for ( ; n>= 0; n-=2) cout << n << ' ' ; } Pernyataan for dapat berada di dalam pernyataan for lainnya yang biasa disebut nested for. Contoh program For di dalam for sbb :


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 56 //Program untuk menampilkan bentu segituga karakter „*‟ //dengan menggunakan for di dalam for # include # include void main( ) { int tinggi, //menyatakan tinggi puncak baris, //pencacah untuk baris kolom; //pencacah untuk kolom clrscr ( ); cout << “Tinggi segi tiga : “; cin >> tinggi; cout <<endl; for (baris= 1; baris<= tinggi; baris++) { for (kolom = 1; kolom <= baris ; kolom++) cout <<< endl;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 57 } } 4. Pernyataan Break (dalam Perulangan) Di samping break digunakan untuk pernyataan switch, juga bisa digunakan pada For, while dan do-while. Intinya sama yakni untuk keluar dari pernyataan-pernyataan itu. While (…..) { If (…) Break; } akhir while cout<<”Selesai””<<endl; Gambar 3.8 While (…..) { If (…) Break; } akhir while cout<<”Selesai””<<endl; 5. Pernyataan continue Kegunaannya kebalikannya dari break. Dipakai untuk mengarahkan eksekusi ke putaran atau iterasi berikutnya pada pernyataan perulangan. Efek dari perintah continue: 1. Pada for: Ungkapan ke tiga pada for (ungkapan terkanan yg terletak di dalam () pada for) akan dijalankan dan kemudian ungkapan ke dua diuji lagi. 2. Pada while dan do- while : Pengujian terhadap ungkapan pada while dilakukan kembali. 3.2 Tujuan While (…..) { If (…) Break; } akhir while cout<<”Selesai””<<endl; For ( ; ; ) { If (…) Break; } akhir for cout<<”Selesai””<<endl;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 58 a. Mempraktekkan cara penggunaan selection pada Bahasa C++ b. Membuat file kerja dengan Bahasa C++ c. Mempraktekkan statement pemasukan input “cin” d. Mempraktekkan struktur dasar algoritma dengan seleksi (IF THEN, IF THEN ELSE) e. Mempraktekkan cara penggunaan perulangan WHILE dan FOR pada Bahasa C++ f. Mempraktekkan struktur dasar algoritma dengan perulangan seleksi (WHILE danFOR) 3.3 Latihan kerja praktikum 1. Latihan 1 (Statement IF) a. Buatlah program baru dengan cara: File – New – Source file atau gunakan CTRL + N b. Ketik source code programnya seperti dibawah ini: #include <conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Main () { Int usia; //clrscr()


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 59 Cout <<”berapa usia anda:”; Cin >>usia; If (usia<17) Cout <<”Anda tidak boleh menonton bioskop”; Getch (); } Gambar 3.9 Hasil Running Latihan 1 2. Latihan 2 (Statement SWITCH CASE) a. Buatlah program baru dengan cara: File – New – Source file atau gunakan CTRL + N b. Ketik source code programnya seperti dibawah ini: #include <conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Main() { Int bil;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 60 //clrscr() Cout <<”Masukkan bilangan:”; Cin >>bil; Switch (bil) { Case 1 : cout <<”anda memasukkan bil. satu “; break; Case 2 : cout <<”anda memasukkan bil. dua”; break; case 3 : cout <<”anda memasukkan bil. Tiga”; break; default : cout <<”anda memasukkan bil selain 1, 2, dan 3”; } getch(); } Gambar 3.10 Hasil running latihan 2 3. Latihan praktikum 1 (statemenr for)


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 61 1. Buatlah program baru dengan cara File – New – Source code atau gunakan CTRL + N 2. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include<conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Int main() { Int a; Cout <<”Nama : Dea Revananda ”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211027”<<endl; //clrscr(); For (a = 0; a<=10; a++) Cout <<a<<””; Cout << endl; Getch (); }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 62 Gambar 3.11 Hasil running latihan 3 3.4 Study Kasus Selection 3.4.1 Latihan hasil kerja praktikum I 1. Tools yang digunakan a. Dev C++ 2. Buatlah program untuk menentukan bilangan terseut ganjil atau genap 3. Algoritma a. Mulai c. Insialisasi variabel d. Masukkan nilai bilangan e. Lakukan pengecekan dengan modulus untuk mengetahui sisa hasil bagi dengan 2 f. Jika modulus atau sisa hasil bagi bilangan dengan 2 sama dengan 0 maka bilangan genap. Jika tidak sama dengan 0 maka bilangan ganjil. g. Tampilkan bilangan genap atau ganjil h. selesai 4. Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 63 Gambar 3.12 Flowchart menghitung luas persegi panjang Penjelasan: Flowchart diatas diawali dengan simbol terminal kata mulai kemudian simbol proses untuk int bilangan selanjutnya ada simbol input di nama pengguna memasukkan nilai variabel bil. Kemudian terdapat percabangan dengan kondisi variabel bil modulus 2 apakah menghasilkan 0? Jika kondisi benar tampilkan kalimat “bilangan genap”. 5. Langkah-langkah paktikum a. Bukalah software Dev C++ mulai Int bil Masukkan nilai bil Selesai Bilangan Genap Bil %2==0 Bilangan Ganjil


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 64 Gambar 3.13 jendela kerja Dev C++ b. Ketik source code berdasarkan algoritma yang diberikan #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Int main() { Cout <<”## Program C++ Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap##”<<endl; Cout <<”=================”<<endl; Cout <<”Nama : Dea Revananda”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211027”<<endl; Int bil; Cout <<”Masukkan Bilangan : “;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 65 Cin >>bil; Cout<<endl; If (bil%2==0) { Cout <<bil<<” adalah bilangan genap”<<endl; } else { Cout <<bil<<” adalah bilangan ganjil”<<endl; } Return 0; } c. Compile program dengan menekan F9


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 66 Gambar 3.14 Compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 3.15 Hasil running Gambar 3.16 Hasil running e. Simpan file dengan nama praktikum 1 3.4.2 Latihan hasil kerja praktikum 2 1. Tools yang digunakan a. Dev C++ 2. Diinputkan dua buah bilangan sembarang dari keyboard. Tentukan bilangan tersebut dari kedua bilangan


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 67 3. Algoritma a. Mulai b. Insialisasi variabel c. Masukkan bilangan bil 1, bil 2 d. Jika bil 1 > bila 2, maka bil 1 adalah bilangan terbesar, jika bil 2 lebih besar dari bil 1, maka bil 2 adalah bil terbesar e. Tampilkan bialngan terbesar f. selesai 4. Flowchart Gambar 3.17 Flowchart menentukan bilangan terbesar dari kedua bilangan mulai Int terbesar, bil 1, bil 2 Masukkan nilai bil 1, bil 2 Selesai Bilangan terbesar bil 1 bil1 > bil 2 Bilangan terbesar bil 2


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 68 Penjelasan: Flowchart diatas dimulai dengan simbol terminator selanjutnya mendefinisikan bilangan kemudian menginput bilangan 1 dan 2 jika bilangan 1 lebih besar maka cetak bil 1 jika tidak maka cetak bil 2. 5. Langkah-langkah paktikum a. Bukalah software Dev C++ Gambar 3.18 jendela kerja Dev C++ b. Ketik source code berdasarkan algoritma yang diberikan #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Int main() { Int a, b;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 69 Cout <<”Program C++ Menentukan Bilangan terbesar dari duah buah bilangan sembarang dari keyboard”<<endl; Cout <<”Nama : Dea Revananda”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211027”<<endl; Cout <<endl; Cout <<”Input bilangan A = “; Cin >>a; Cout<<input bilangan B = “; Cin >>b; If ( a>b ){ Cout <<a<<” lebih besar dari ”<<b; } else{ Cout <<b<<” adalah bilangan ganjil”<<a; } Return 0; } c. Compile program dengan menekan F9


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 70 Gambar 3.19 Compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 3.20 Hasil running e. Simpan file dengan nama praktikum 2 3.4.3 Latihan hasil kerja praktikum 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 71 1. Tools yang digunakan a. Dev C++ 2. Membuat program konvensi angka ke nilai huruf Jika nilai 100 > = nilai > 80 maka nilai A jika nilai 80 > = nilai > 60 maka nilai B jika nilai 60 > = nilai > 40 maka nilai C jika nilai 40 > = nilai > 20 maka nilai D jika nilai 20 > = nilai > 0 maka nilai E 3. Algoritma a. Mulai b. Insialisasi variabel c. Masukkan nilai d. Jika nilai 100 > = nilai > 80 maka nilai A, jika nilai 80 > = nilai > 60 maka nilai B, jika nilai 60 > = nilai > 40 maka nilai C, jika nilai 40 > = nilai > 20 maka nilai D dan jika nilai 20 > = nilai > 0 maka nilai E e. Tampilkan nilai huruf f. selesai 4. Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 72 Gambar 3.21 Flowchart konversi angka ke nilai huruf Penjelasan: Flowchart diatas dimulai dengan simbol terminal, lalu mendeklarasikan “nilai” menggunakan simbol prepation, kemudian input nilai menggunakan symbol input/output. Lalu bandingkan nilai menggunakan symbol proses dan diakhiri dengan symbol terminal selesai. 5. Langkah-langkah paktikum a. Bukalah software Dev C++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 73 Gambar 3.22 jendela kerja Dev C++ b. Ketik source code berdasarkan algoritma yang diberikan #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Int main() { Int nilai; String hasil; While (1){ Cout <<”\nKonversi nilai angka menjadi nilai huruf\n”; Cout <<”Nama : Dea Revananda”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211027”<<endl; Cout <<”Masukkan nilai :” ;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 74 Cin >>nilai; If (nilai >= 80 && nilai <= 100){ Hasil = “A”; } else if (nilai >= 60 && nilai <= 80){ Hasil = “B”; } else if (nilai >= 40 && nilai <= 60){ Hasil = “C”; } else if (nilai >= 20 && nilai <= 40){ Hasil = “D”; } else if (nilai >= 0 && nilai <= 20){ Hasil = “E”; } Cout <<”nilai : “<<hasil<<endl; Getch (); } Return 0; } c. Compile program dengan menekan F9


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 75 Gambar 3.23 Compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 3.24 Hasil running e. Simpan file dengan nama praktikum 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 76 3.5 Study Kasus Looping 3.5.1 Latihan hasil kerja praktikum I (statemenr for) 1. Tools yang digunakan Dev C++ 2. Buatlah program Looping statemenr for 3. Flowchart Gambar 3.25 Flowchart Penjelasan: Program dimulai dengan mendeklarasikan varabel a sebagai tipe data integer. Kemudian mendeklarasikan nilai a dimulai dari 20 dengan mengetik a = 20. Kemudian.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 77 Lalu program akan mengecek apakah nilai dari variabel a lebih dari atau sama dengan 1. Program akan terus menampilkan dan mengurutkan atau mengurangi dengan satu hingga nilai dari variabel a mencapai 1. 4. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include<conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Int main() { Cout <<”Nama : Dea Revananda”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211027”<<endl; //clrscr(); For (int a = 20; a >=1; a-=2) Cout <<a<< endl; Getch (); }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 78 Gambar 3.26 Hasil running latihan 1 3.5.2 Latihan hasil kerja praktikum 2 (NESTEDFOR) 1. Tools yang digunakan Dev C++ 2. Buatlah program looping nestedfor 3. Flowchart Gambar 3.27 Flowchart Penjelasan: Program dimulai dengan mendeklarasikan varabel bil sebagai tipe data integer. Lalu diinputkan nilai dari variabel bil. Kemudian program akan membuat perulangan dengan mendeklarasikan variabel baru yaitu i dimulai dari 1 lalu program akan mengecek apakah variabel i <= variabel bil. Jika pernyataan tersebut benar maka program akan menjalankan


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 79 perulangan kedua yaitu dengan mendeklarasikan variabel baru yaitu j dimulai dari 1 lalu program akan mengecek apakah variabel j <= variabel i. jika pernyataan tersebut benar maka program akan menampilkan bintang yang merupakan perintah dari perulangan variabel j dan variabel j ditambahkan dengan satu. kemudian program akan menampilkan enter yang merupakan perintah dari perulangan variabel i dan variabel i ditambahkan dengan satu. Program akan terus menampilkan dan mengurutkan atau menambahkan dengan satu hingga syarat di atas tidak terpenuhi dan akhirnya perintah perulangan selesai. 4. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include<conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Int main() { Cout <<”Nama : Dea Revananda”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211027”<<endl; Int bill; Cout <<”inputan jumlah bintang = “; cin>>bill; For (int i=1;i<=bill; i++) { For (int j= 1; j<=I; j++) {


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 80 Cout <<”*”; } Cout <<endl; } Getch (); } Gambar 3.28 Hasil running latihan 2 3.5.3 Latihan hasil kerja praktikum 3 1. Tools yang digunakan : Dev C++ 2. Algoritma a. Mulai b. Input angka c. Jika nilai 1 maka huruf = A, jika nilai 2 maka huruf = B, jika nilai 3 maka huruf = C Jika nilai 4 maka huruf = D,


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 81 jika nilai 5 maka huruf = E, jika nilai 6 maka huruf = F d. Output angka dan nilai e. selesai 3. Flowchart Gambar 3.29 Flowchart konversi angka ke huruf Penjelasan:


Click to View FlipBook Version