The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PANDUAN P5 KEWIRAUSAHAAN FASE B TP 2023-2024FIX

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masruroh hidayat, 2023-10-24 17:47:36

PANDUAN P5 KEWIRAUSAHAAN FASE B TP 2023-2024FIX

PANDUAN P5 KEWIRAUSAHAAN FASE B TP 2023-2024FIX

9. Guru mengevaluasi pemahaman siswa secara acak tentang cara/tahapan membuat olahan penganan dari ubi Cilembu a. Apakah kalian sudah pernah mencoba olahan penganan dari ubi Cilembu ? b. Apakah produk olahan tersebut mudah didapat di pasaran? c. Apakah produk olahan buah pisang banyak diminati masyarakat ? Berikan alasannya? d. Apa saja alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat olahan penganan dari ubi Cilembu? e. Bagaimanakah cara membuat olahan penganan dari ubi Cilembu? f. Apakah kalian suka olahan penganan dari ubi Cilembu? 10. Guru melakukan penilaian berdasarkan rubrik yang sudah disiapkan (Rubrik penilaian terlampir) 11. Guru dan siswa membuat kesimpulan dan penguatan tentang pentingnya bekerja sama dalam kelompok dan mengkomunikasikan segala sesuatu untuk mencapai tujuan bersama 12. Guru memberikan tugas tindak lanjut pembelajaran kepada peserta didik untuk membuat alternatif lain dalam mengolah ubi Cilembu agar lebih nikmat dan berdaya jual 13. Apresiasi kelompok terbaik 14. Do’a dan salam Sumber Rujukan https://www.yummy.co.id/resep/cake-ubi-cilembu


Lembar Penilaian Peserta didik


AKTIVITAS 13 Pembuatan Penganan Local dari Singkong Topik/Jenis Kegiatan : Membuat keripik singkong Waktu : 120 menit Bahan dan Alat A. Bahan Utama 2 kg singkong, iris tipis tipis 1 sendok kapur sirih (larutkan dalam 100 ml air) Minyak goreng B. Bahan rendaman 1 liter air panas (bukan air yang baru mendidih) 1 sendok garam C. Bumbu yang di haluskan 200 gr gula merah warna kuning jangan warna hitam 120 gram gula pasir 7 siung bawang putih 50 gram asam jawa larutkan dengan 50 ml air panas dan saring 50 ml air bersih 400 gr cabe merah 2 sdm minyak untuk menumis bumbu 1 sdt garam D. Alat Baskom Pisau Wajan Penyaring minyak Susuk Kompor


Peran guru : Sebagai Fasilitator, motivator, mengarahkan, membimbing dan mengevaluasi siswa selama pembelajaran berlangsung Tahap Persiapan : 1. Guru menyiapkan alur kegiatan 2. Guru menyiapkan peralatan Tahap Pelaksanaan : 1. Pengkondisian 2. Menyampaikan tujuan kegiatan 3. Guru melalui video ataupun gambar menampilkan beberapa gambar contoh produk olahan dari ubi dan cara membuatnya, siswa menyaksikan dengan seksama. 4. Pembagian kelompok 5. Pembagian tugas masing-masing kelompok a. Kelompok 1: b. Kelompok 2: c. Kelompok 3: d. Kelompok 4: 6. Peserta didik menyiapkan bahan dan alat pembuatan dari singkong 7. Pelaksanaam kegiatan membuat olahan penganan dari singkong 8. Guru mengevaluasi pemahaman siswa secara acak tentang cara/tahapan membuat olahan penganan dari singkong 9. Apakah kalian sudah pernah mencoba olahan penganan dari singkong ? 10. Apakah produk olahan tersebut mudah didapat di pasaran? 11. Apakah produk olahan buah pisang banyak diminati masyarakat ? Berikan alasannya? 12. Apa saja alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat olahan penganan dari singkong 13. Bagaimanakah cara membuat olahan penganan dari singkong? a. Cuci bersih dan iris tipis-tipis singkong b. Siapkan air panas dan tambahkan garam


c. Masukan baking soda dan singkong ke bahan rendaman selama 40 menit d. Tiriskan dan bilas singkong dengan air bersih e. Panaskan minyak secukupnya dengan terendam f. Goreng singkong hingga kecoklatan g. Angkat dan tiriskan singkong h. Goreng bumbu yang sudah di haluskan sampai harum i. Tambahkan air ,gula merah,gula putih dan garam secukupnya, j. Masukkan singkong aduk aduk sebentar k. Angkat singkong dan sajikan l. Angkat dan tiriskan singkong m. Singkong siap disajikan 14. Apakah kalian suka olahan penganan dari singkong? 15. Guru melakukan penilaian berdasarkan rubrik yang sudah disiapkan 16. Guru dan siswa membuat kesimpulan dan penguatan tentang pentingnya bekerja sama dalam kelompok dan mengkomunikasikan segala sesuatu untuk mencapai tujuan bersama 17. Guru memberikan tugas tindak lanjut pembelajaran kepada peserta didik untuk membuat alternatif lain dalam mengolah singkong agar lebih nikmat dan berdaya jual 18. Apresiasi kelompok terbaik 19. Do’a dan salam


AKTIVITAS 14 Kreasi Pengemasan Produk Topik/Jenis Kegiatan : Mendesain kemasan keripik singkong Waktu : 60 menit Bahan dan Alat A. Alat Bahan Utama laptop plastic pouch ukuran 14 × 22 kertas label proyektor Peran guru : Sebagai Fasilitator, motivator, mengarahkan, membimbing dan mengevaluasi siswa selama pembelajaran berlangsung Tahap Persiapan : 1. Guru menyiapkan alur kegiatan 2. Guru menyiapkan peralatan Tahap Pelaksanaan : 1. Pengkondisian 2. Menyampaikan tujuan kegiatan 3. Guru melalui video ataupun gambar menampilkan contoh desain kemasan produk olahan singkong. 4. Pembagian kelompok 5. Pembagian tugas masing-masing kelompok a. Kelompok 1: b. Kelompok 2:


c. Kelompok 3: d. Kelompok 4: 6. Peserta didik berdiskusi untuk menentukan desain kemasan produk olahan singkong 7. Peserta didik mengemas produk olahan singkong 8. Guru menyimpulkan hasil pembelajaran 9. Do’a dan salam


AKTIVITAS 15 IDENTIFIKASI KENDALA PENANAMAN,PERAWATAN,MEMETIK HASIL DAN PENGOLAHAN SERTA OBSERVASI PASAR Topik/Jenis Kegiatan : Mengidentifikasi kendala dan hasil observasi pasar Waktu : (2 x 35 menit) Bahan : Materi Peran guru : Sebagai Fasilitator, motivator, mengarahkan dan membimbing siswa selama pembelajaran berlangsung Tahap Persiapan : 1. Guru menyiapkan materi tentang Kendala penanaman, perawatan, memetik hasil panen dan pengolahan umbi cilembu Tahap Pelaksanaan : 1. Pengkondisian 2. Menyampaikan tujuan kegiatan 3. Guru memberikan pertanyaan pemantik berupa: - Siapa yang tau kendala penanaman, dan dan karna apa bisa umbi cilembu bias gagal panen.? 4. Guru menyampaikan materi tentang kendala penanaman, perawatan, dan memetik hasil panen umbi cilembu 5. Guru membimbing siswa berdiskusi tentang kendala penanaman, perawatan, dan memetik hasil panen umbi cilembu 6. Guru menunjukkan beberapa contoh tumbuhan umbi cilembu yang gagal panen dan menjelaskan penyebabnya. 7. Guru mengevaluasi pemahaman siswa secara acak 8. Guru dan siswa membuat kesimpulan materi pembelajaran 9. Do’a dan salam


MATERI AKTIVITAS 15 A. Identifikasi kendala Penanaman Umbi Cilembu 1.Pemilihan bibit Memilih bibit yang baik adalah salah satu hal yang harus dilakukan untuk mencapai hasil tanaman yang baik, bibit harus dimurnikan kembali. 2.Pengolahan Tanah Unsur Tanah harus diperhatikan seperti ketebalan dan gundulan tanah, Jika tanahnya tidak sesuai maka akan terjadi kendala dalam penanaman umbi cilembu 3.Pengairan Ketersediaan air dan drainase harus diperhatikan, apakah mengandalkan air hujan atau disiram manual per hari nya, jika ketersediaan airnya kurang maka kendala penanaman akan terjadi B. Identifikasi kendala pemeliharaan Umbi cilembu 1. Siswa kurang memperhatikan kelembaban lingkungan jarang dilakukan pembalikan. 2. Siswa tidak memelihara ketinggian guludan 3. sistim jugrug dan ipuk juga tidak dilakukan lagi. 4. Tidak melakukan pengendalian terhadap hama penyakit C. Identifikasi kendala memetik hasil dan pengolahan 1.Memetik hasil umbi cilembu relatif susah, karna harus menggali kedalam tanah yang dalam, menyebabkan butuh tenaga yang lebih ekstra. 2.Pengolahan penganan dari umbi cilembu relatif mudah sehingga sukar ditemukan kendala, hanya saja dalam praktiknya susah dalam penakaran alat dan bahan Analisis efisiensi pemasaran ubi jalar cilembu (Kasus di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat)


Ubi jalar merupakan komoditas pertanian yang memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan terutama melalui program diversifikasi pangan. Ubi jalar Cilembu merupakan salah satu contoh ubi jalar yang sangat potensial karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan jenis ubi jalar yang lain sehingga diperlukan suatu sistem pemasaran yang efisien untuk menunjang pengembangan komoditas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran dan fungsifungsi pemasaran, menganalisis keragaan struktur dan perilaku pasar pada pemasaran ubi jalflr Cilembu, serta menganalisis efisiensi pemasaran ubi jalar Cilembu di lokasi penelitian. Penelitian dilakukan di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat selama bulan Mei-Juni 2004. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini mdiputi analisis saluran dan lembaga pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran, struktur dan perilaku pasar, marjin pemasaran serta keterpaduan pasar. Secara umum terdapat empat saluran pemasaran ubi jalar Cilembu mulai dari petani sampai konsumen akhir. Namun yang dibahas dalam penelitian ini beljumlah tiga sllluran pemasaran yaitu pol a 1 (Petani - Bandar Besar - Pedagang Besar- SupermarketiSwalayan - Konsumen), pola 2 (Petani - Bandar Besar - Pengecer - Konsurnen) dan pola 3 (Petani - Bandar - Pengecer - Konsumen). Tiap lembaga pemasaran melakukan fungsi-fungsi pemasarannya yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas, namun tidak semua lembaga tersebut melakukan sel uruh fungsi -fungsi pemasaran. Struktur pasar yang dihadapi para pelaku pemasaran yaitu untuk petani dan pedagang pengecer cenderung mendekati pasar persaingan sempurna, namun untuk pedagang bandar, bandar besar, dan pedagang besar mengarah kepada pasar persaingan tidak sempurna (oligopoli). Dilihat dari perilaku pasar yang dihadapi, maka dalam praktek pembelian dan penjualan telah terjalin keIjasama sebagai cara untuk menciptakan stabilitas pasar. Dalam penentuan harga antara petani dengan pedagang berdasarkan tawar menawar namun petani tetap sebagai penerima harga. Sistem pembayaran harga yang terjadi adalah tunai dan tidak tunai. KeIjasama antar lembaga pemasaran telah dilakukan atas dasar kepercayaan. Analisis marjin pemasaran menunjukkan bahwa rantai pemasaran yang mempunyai marjin pemasaran terendah dengan farmer's share yang tinggi terdapat pada pola 3 (petani-bandar-pengecer-konsumen) baik untuk pemasaran ubi Cilembu mentah atau matang. Hal ini berarti dari segi teknis, pola 3 merupakan pola yang paling efisien dibandingkan dengan pola 1 dan pola 2. Berdasarkan analisis korelasi harga, maka terdapat hubungan yang kuat antara petani dengan pedagang bandar dengan nilai koefisien korelasi yaitu 0,921. Hal ini diperjelas dengan analisis IMC bahwa antara petani dengan pedagang bandar terpadu namun dalam jangka panjang, sedangkan dalam jangka pendek tidak terdapat


keterpaduan diantara keduanya. Hal ini ditunjukkan dengan nilai IMC sebesar 2,71 dan koefisien b2 sebesar 0,733 (mendekati satu). Jika dilihat dari analisis transmisi harga antara petani dengan pedagang bandar diperoleh nilai elastisitas transmisi harga sebesar 0,75 artinya perubahan harga di tingkat pedagang bandar hanya dapat ditransmisikan sebesar 75 persen di tingkat petani. Oleh karena itu, peranan kelompok tani harus lebih diberdayakan sebagai wadah informasi mengenai standar harga dan kualitas. Sumber http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/15809 http://cybex.pertanian.go.id/detail-print.php?id=96119 From penilaian No Nama Sopan santun Pemahaman kendala penanaman dan hasil panen Pemahaman tentang observasi pasar Skor 1 2 3


AKTIVIREFLEKSI DAN RENCNama : Kelas/ Kelompok : No Uraian 1 Hal baik apa saja yang sudah muncul dalam pengenalan projek olahan umbi umbian? 1.Apa 2.Apa 3.Baga4. Apa2 Apa saja kendala dalam pelaksanaan olahan umbi umbian? 1. kenrenc2. Ken3 Langkah perbaikan apa saja yang harus dilakukan untuk pembelajaran berikutnya?


ITAS 16 CANA TINDAK LANJUT Refleksi saja hal yang disukai dalam kegiatan pengolahan umbi umbian? bagian bagian tanaman umbi cilembu? aimana ciri umbi cilembu? a manfaat umbi cilembu? ndala yakni kurang mengatur waktu sehingga tidak sesuai dengan cana yang tertulis. ndala dalam pemasaran yang sedikit peminat


No Uraian lebih mdi tentuMemakhal me6 Rencana tindak lanjut Rencanberikutprodukterhada• Apakah saya sudah berhasil mencapai tujuan belajar dari p• Bagaimana upaya yang sudah saya lakukan selama• Apa saja tantangan yang saya alami? Apa yang bias• Apa yang akan saya lakukan berbeda agar bisa lebih• Aoa kemampuan atau keterampilan baru yang berha• Apa kemampuan yang ingin saya kembangkan di tem


Refleksi memperkirakan waktu sehingga dapat selesai sesuai dengan waktu yang ukan. ksimalkan keaktifan siswa dalam keingintahuan dan semangat dalam embuat olahan umbi umbian na yang akan dilaksanakan guru setelah pelaksanaan pengolahan umbi tnya yaitu guru akan meningkatkan pembelajaran terutama untuk hasil k yang sudah dihasilkan. meskipun sudah memberikan dampak positif ap siswa. projek ini? Apa bukti-buktinya? melaksanan aktivitas projek ini? sanya saya lakukan untuk menghadapinya? h optimal mengikuti kegiatan projek selanjutnya? asil saya kembangkan? ma selanjutnya?


Referensi 1. Modul Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, BSKAP2. Al-Qur’an dan hadits tentang kekayaan alam 3. Kisah inspiratif : (752) Abdurrahman Bin Auf yang Selalu Gagal M4. https://gayasehatku.com/jenis-umbi-umbian/ 5. https://goodminds.id/budidaya-ubi-jalar-ungu/ 6. https://www.youtube.com/watch?v=ifRiq_-9ecU 7. https://www.youtube.com/watch?v=fZzW6qV53O0 8. https://www.youtube.com/watch?v=rbHIj9kMBYY 9. https://youtu.be/mZwW-ULLtfU 10. https://www.yummy.co.id/resep/cake-ubi-cilembu 11. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/15809 12. http://cybex.pertanian.go.id/detail-print.php?id=96119


P Kemdikbudristek Republik Indonesia 2022 Miskin! Pelajaran bagi Yang Ingin Kaya - Kisah Sahabat Nabi - YouTube


Click to View FlipBook Version