Ayam Geprek Kelompok 2
Anggota kelompok: Marlina Tri Fatimah (23) Devina Kintan D. (15) Daffa Al Ghiffari (12) Callysta Fiorenza A. P. (11) Ratih Eneisya Febriyanti (30) Ahmad Fahrel Aldito (1)
Isi presentasi Deskripsi Jenis Kondisi pasar Rencana pemasaran Manfaat Faktor Penghambat Faktor Pendukung 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.Alat, bahan, dan pengolahan
Ayam geprek adalah salah satu makanan kekinian yang populer beberapa tahun terakhir. Berbagai sumber menyebut ayam geprek pertama kali berasal dari Yogyakarta. Ayam geprek adalah ayam berlapis tepung tipis (bukan fried chicken) dan digoreng. Setelah digoreng ayam ini akan digeprek dan dicampur dengan sambal ulek. Geprek sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti dipukul atau ditekan. Hasilnya, ayam goreng tepung yang sudah ditumbuk akan hancur sehingga lebih mudah dimakan. Deskripsi
Jenis Ayam Geprek : Ayam Geprek Sambal Matah Ayam Geprek Sambal Ijo Ayam Geprek Keju
jika diliat dari segi persaingan yang bergerak menjual ayam geprek pada saat ini sangat marak sekali persaingan antara penjual ayam geprek. jadi dari hal tersebut kami melakukan persaingan yang sehat dengan menggunakan bahan yang berkualitas dan rasa yang sangat pas untuk dinikmati. Kondisi Pasar
Dengan usaha ayam geprek ini, kami dengan target pemasaran warga sekitar dengan penggunaan media sosial sebagai tempat untuk mempromosikan produk kami ini salah satunya melalui Instagram,dan juga whatsapp Rencana Pemasaran :
Manfaat : ayam memiliki kandungan protein yang tinggi dan bagus untuk kesehatan. Ayam mengandung 239 kalori dalam jumlah 100 gram. Ayam mengandung 27 gr protein, 14 gr lemak, 0 gr karbohidrat, 82 mg natrium, 223 mg kalium, dan 0 gr gula. Selain itu Ayam mengandung vitamin C, vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin D. Selain ayam itu sendiri, kami melengkapinya dengan timun, kol dan juga sambal. jadi bisa dipastikan bahwa kebutuhan nutrisi konsumen terpenuhi.
Pengelolaan Stok yang Tidak Efisien: Kesalahan dalam pengelolaan stok bahan baku atau produk jadi dapat mengakibatkan pemborosan atau kekurangan stok, yang dapat memengaruhi operasi dan keuntungan kami. Faktor Penghambat : Perubahan Tren Konsumen: Perubahan tiba-tiba dalam tren konsumen atau preferensi makanan dapat memengaruhi permintaan produk kami. Jika makanan pedas atau makanan cepat saji tidak lagi populer, bisnis kami bisa terpengaruh. Krisis Ekonomi: Krisis ekonomi dapat memengaruhi daya beli pelanggan. Pelanggan mungkin mengurangi pengeluaran untuk makanan di luar rumah selama masa ekonomi sulit, yang dapat mempengaruhi penjualan kami.
Kualitas Layanan Pelanggan: Pelayanan pelanggan yang baik dan responsif dapat membantu membangun loyalitas pelanggan dan mendukung umpan balik positif. Faktor Pendukung : Kualitas Produk yang Tinggi: Menawarkan ayam geprek dengan rasa yang lezat dan kualitas bahan baku yang baik akan membangun reputasi bisnis dan mendukung pelanggan yang kembali. Pemasaran Kreatif: Strategi pemasaran yang kreatif melalui media sosial dan promosi awal dapat membantu membangun citra merek yang kuat dan menjangkau pelanggan yang lebih banyak.
Alat, Bahan, dan Pengolahan Alat : Cobek, ulekan, wajan, kompor Bahan : Ayam, tepung terigu , minyak goreng, telur, garam, jeruk nipis, dan keju Bahan sambal : Cabai merah, cabe rawit, cabe ijo, bawang merah, bawang putih, tomat
Dari ide bisnis Penutup sederhana ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman tentang cara mencari peluang usaha, bagaimana bekerja sama dalam sebuah tim dan cara memasarkan suatu produk.
Terima Kasih