UNKRIS E-Magazine Edisi Januari WWW.UNKRIS.AC.ID
SUSUNAN REDAKSI Penanggung J awab M A J A L A H Dr. Susetya Herawati, ST. MSi R E D A K S I Pemimpin Reda k s i Retno Dwi Rahayu 2236021004 Administrasi Publik Penj aga Rubri k 1 Maslucha Hanifah Putri 2236021021 Administrasi Publik Penj aga Rubri k 2 Vera Monica 2236021001 Administrasi Publik De s ign & La y Out Fani Apriyanti Yusuf 2236021006 Administrasi Publik
D A FT A R I S I MAGAZINE'S 9 AUTHOR SPOTLIGHT: Dr. Yudi Latif Topik Pancasila I Susunan Redaksi B O O K M A G A Z I N E | C O N T E N T Pancasila & Kewarganegaraan 1 2 3 Tokoh Pancasila - Dr. Yudi Latif Pemahaman Pancasila sebagai Identitas Sudah Mulai Luntur Buku Karya 4 5 6 7 8 Mahasiswa UNKRIS Berprestasi Prestasi Mahasiswa Fakultas Teknik Pengalaman Adam Elvandi Yusup Prestasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Pengalaman Retno Dwi Rahayu 10 11 12 13 14 15 16 17-20 Pelecehan Sexual Kekerasan Seksual Di Kampus Dampak Psikis Opini Mahasiswa "Retno (FIA)" Opini Mahasiswa "Hany (FIA)" Peraturan Kemendikbud Ristekdikti Kasus Pelecehan Seksual Di Kampus Pencegahan Kekerasan Seksual 21 22 23 24 Pancasila Sebagai Sistem Budaya Budaya Bangsa Indonesia Pancasila Pembudayaan Nilai Pancasila
BIOGRAPHY Mengenal Tokoh Pancasila Masa Kini Yudi Latif lahir di Sukabumi, 26 Agustus 1964. Seorang aktivis dan cendekiawan muda. Yudi menamatkan studi S1 pada Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran (1990), S2 dalam Sosiologi Politik dari Australian National University (1999), dan S3 dalam Sosiologi Politik dan Komunikasi dari Australian National University (2004). Ia adalah Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) dan Direktur Eksekutif, Reform Institute, dan aktif sebagai dosen tamu di sejumlah Pendidikan Tinggi. "Manusia itu makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Setiap individu tercipta secara istimewa dengan bawaan kodratnya masing-masing." - Yudi Latief Dilantik oleh Bapak Presiden sebagai Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila pada 7 Juni 2017 – 28 Februari 2018. Kemudian, menjabat sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila pada 28 Februari 2018 – 8 Juni 2018. Selain aktif sebagai Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia), Yudi juga aktif sebagai anggota ahli Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID), 2009-sekarang. Dia juga termasuk Anggota Dewan Pendiri Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005 Nurcholish Madjid Society, 2008-sekarang. Juga membagi waktunya sebagai Pimpinan, Pesantren Ilmu Kemanusiaan dan Kenegaraan (PeKiK-Indonesia), 2008-Sekarang. Selain itu Yudi Latief menjabat Pemimpin Redaksi, "Biografi Politik", 2008-sekarang dan Pemimpin Redaksi Majalah 'Kandidat', 2004. TOKOH PANCASILA 06 Januari 2023 Jakarta, Indonesia U N K R I S M A G A Z I N E | 1
“Bagaimana kita mengembangkan persatuan tanpa mengorbankan keadilan, di saat yang sama kita memperjuangkan keadilan tapi tidak mengoyak persatuan. Keduanya ibarat sepasang Adamp garuda yang harus bergerak secara serempak seperti kepalan Adamp garuda,” - Yudi Latief Pemahaman Pancasila Sebagai Identitas Sudah Mulai Luntur Yudi Latief menyebut sejumlah masalah yang menyebabkan pemahaman pancasila mulai luntur dari kehidupan bangsa saat ini. Terjadi adanya proses fragmentasi sosial di mana unsur-unsur politik identitas primordialisme kembali meruyak ke ruang publik dan berkaitan dengan isu sosial. Di sisi lain, Yudi menuturkan merebaknya ekstremisme di ruang publik menunjukkan lemahnya membumikan pancasila sebagai praktik ideologi (working ideology). Lembaga BPIP telah menyusun lima jalur unruk menjadikan pemahamam terhadap pancasila. Dengan melakukan revitalisasi dan reaktualisasi pemahaman terhadap pancasila, mendorong terwujudnya keadilan sosial melalui perumusan sistem ekonomi dan pembangunan berbasis nilainilai pancasila, dan menguatkan internalisasi nilai-nilai pancasila dalamm produk perundang-undangan dan kebijakan publik. Kata Yudi, Manusia juga tidak cukup untuk dipenuhi kebutuhan materialnya. Sekarang banyak negara yang tingkat bunuh dirinya tinggi, perkembangan rohaniahnya juga perlu dipenuhi. Oleh karena itu, hak orang untuk beribadah harus dipenuhi, begitu juga dengan hak orang untuk mendirikan rumah ibadah harus dipenuhi. Hak individu untuk mengembangkan diri menjadi versi terbaik dari dirinya itu penting untuk dijamin oleh negara ini. Saat yang sama bagaimana keistimewaan pribadi itu tidak menimbulkan chaos bagi kebersamaan. J A N U A RI 2 0 2 3 U N K R I S M A G A Z I N E | 2
Buku Karya PROF. DR. YUDI LATIF, MA, PH.D Seorang aktivis dan cendekiawan muda. Pemikirannya dalam bidang keagamaan dan kenegaraan tersebar di berbagai media, salah satunya dituangkan dalam buku "Negara Paripurna: Historitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila" . Tokoh Pancasila Negara Paripurna 2011 Negara Pancasila 2022 Pendidikan Yang Berkebudayaan 2018 U N K R I S M A G A Z I N E | 3
Mahasiswa Berprestasi UNKRIS Vol. 76 Meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran UNKRIS sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menitik beratkan pada pemberdayaan masyarakat; Meningkatkan mutu kesejahteraan sumber daya manusia berupa dosen dan tenaga kependidikan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi; Menjamin ketersediaan sumber belajar yang merata di semua Fakultas dan PPs. Menciptakan tata kelola Universitas yang baik. Visi UNKRIS Terwujudnya Universitas Krisnadwipayana menjadi Perguruan Tinggi Unggulan pada Tahun 2025. Misi UNKRIS Universitas Krisnadwipayana "LOOKING FUTURE FORM THE FUTURE" 2021/2022 https://unkris.ac.id U N K R I S M A G A Z I N E | 4
MAHASISWA BERPRESTASI Adam Elvandi Yusup Teknik Informatika PROFILE Prestasi Mahasiswa S1 jurusan Teknik Informatika angkatan 21 Universitas Krisnadwipayana yang memiliki ketertarikan dan mendalami bidang Ilmu Teknologi, Ilmu Riset Kepenelitian Perkembangan Teknologi didalam suatu penerapan di lingkungan sosial, dan juga menyukai suatu bidang Ilmu Komunikasi. Dengan minat dan bakat keahlian yang cukup di dalam berbagai bidang seperti, melakukan penelitian/riset, berpikir kritis, menganalisis, problem solving, dan menginovasi merupakan salah satu dari keahlian Adam dalam penerapan Web Program, Web Design UI/UX, Technology Artificial Intelligence, Editing Video, Editing Animation Video, Design Graphic, Digital Business. The National Science Competition by KESAN with physics subjects won bronze medals 2022. Top Finalists of Youth Entrepreneurship lecture competition by the Ministry of Youth and Sports of the Republic of Indonesia 2022. 1st Winner of the KOMSOS KREATIF Entrepreneurship Business Presentation competition by STER TNI 2022. The National Science Competition by ISC with the subject of Information Technology won the gold medal 2022. The National Science Competition by KSI with the subject of Information Technology won a bronze medal 2022. Prestasi yang diperoleh Adam diantaranya : 1. 2. 3. 4. 5. Instagram : instagram.com/adamlvandy/ LinkedIn : linkedin.com/in/adam-elvandi-yusup U N K R I S M A G A Z I N E | 5
Adam elvandi yusup PENGALAMAN – ADAM E. YUSUP? Dengan mempelajari, memahami, dan menyampaikan, public speaking, ialah minat yang dikembangkan oleh Adam dalam bidang Ilmu Komunikasi. Dalam penerapan menyampaikan Keagamaan, Kependidikan, Materi, Pemahaman Sosial dan Memimpin. Founder of the CEO of Flibrary Indonesia Web Application "Digital Animation Book Library". Web Designer & Web Development at a digital start-up company named Impresif Indonesia. Video Editor & Graphic Designer in the LINES Network organization. CEO & Founder at digital business company Arrowidea web animation invitation. Online Business Store Owner AE Digital Design. Teaching teacher at Sumber Barokah Islamic Boarding School. "pengalaman" Dari beberapa keahlian yang Adam miliki dapat dilihat dari beberapa prestasi yang didapatkan dari beberapa pengalaman Adam dalam mengatasi sebuah masalah menjadi sebuah pembelajaran, melakukan sebuah penelitian membuat Adam sangat senang mempelajari sebuah ilmu baru menguasai berbagai hardskill ataupun softskill menjadikan ke sehari harian Adam untuk terus mendalami sebuah pembelajaran, Berikut beberapa pengalaman Adam yaitu : EXPERIENCE Monthly Magazine January Edition | 2023 page 6
MAHASISWA BERPRESTASI Retno Dwi Rahayu Administrasi Publik PROFILE Prestasi Mahasiswa S1 jurusan Administrasi Publik angkatan 22 Universitas Krisnadwipayana yang memiliki ketertarikan dengan penelitian dan analisis tentang isu/fenomena politik dan kebijakan publik. Pemikiran problem solving secara kritis dan analitis menggambarkan Retno sebagai mahasiswa di Departemen Administrasi Publik. Memiliki minat terhadap isu-isu lingkungan, politik, kebijakan publik, kesehatan, aktivis sosial, hak asasi manusia, pengentasan kemiskinan, pendidikan, hak-hak sipil, bisnis, ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilihat dari prestasi dalam bentuk publikasi, proyek, kompetisi, seminar dan relawan. 2nd Winner Nationwide Post Summit Y20 Indonesia Digital Poster Competition by Y20 Creative | ID Next LeaderLocal Ambassador Y20 Regional 5. 1st winner of the aesthetic poster design competition by the Student Senate STIKes MI. Finalists Paper Competition of Multidiscipline Of Renewable Energy 2022 (MORE '22) form BEM FTMM of Airlangga University. The second winner of the Kartini campaign photo competition from @RPK_Bulog. Presenter jurnal "Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pemilu 2024 di Bawaslu Kota Bekasi" in Bilingual Conference of the Faculty of Social and Political Sciences Universitas Islam “45” Bekasi. Prestasi yang diperoleh Retno diantaranya : 1. 2. 3. 4. 5. Instagram : instagram.com/retnodw.ira/ LinkedIn : linkedin.com/in/retnodwirahayu U N K R I S M A G A Z I N E | 7
Retno dwi Rahayu PENGALAMAN – RETNO D. RAHAYU? Menjadi mahasiswa dengan pengalaman yang cukup menjadikan pribadi yang dinamis dan menguasai berbagai hard skill dan soft skill. Menjadi team leader di beberapa project, kompetisi, volunteer maupun organisasi membuat Retno memiliki kemampuan untuk mengkoordinir dan memanajemen dengan bijak. Head of Project Management content media specialist & Barista at UK Coffee Kepala divisi Edukasi dan Copywriting di platform Wicara Sukma Best Volunteer Youth Innovation Festival × Y20 Indonesia 2022 di Bogor. Teknisi Pemetaan Jabodetabekpunjur di United Nation Development Program (UNDP) Dapat dibuktikan dari pengalaman Retno selama berkuliah, diantaranya : "Pengalaman" EXPERIENCE Monthly Magazine January Edition | 2023 page 8
Insightful bukan Be Yourself, tapi Be The Best Version of Your Self Belinda Azzahra S.E
SEXUAL VIOLENCE January 2023 Pelecehan seksual sering terjadi karena adanya keinginan dari pelaku dan adanya kesempatan untuk melakukan pelecehan serta adanya respon dari korban yang memancing terdorongnya perilaku melecehkan. Pelecehan seksual terjadi ketika pelaku mempunyai kekuasaan yang lebih dari pada korban. Kekerasan seksual didefinisikan sebagai setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan atau menyerang tubuh, dan atau fungsi reproduksi seseorang. U N K R I S M A G A Z I N E | 1 0
Mengapa kekerasan seksual terjadi di kampus? Hal ini diakibatkan adanya ketimpangan relasi kuasa dan atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilangnya kesempatan melaksanakan pendidikan dengan aman dan optimal. Salah satu faktor penyebab tindakan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan adalah karena pelaku merasa memiliki kekuasaan. Pelaku juga merasa berhak berlaku sewenang-wenang pada peserta didik. Kekuasaan pelaku akhirnya membuat korban tidak berdaya dan takut melapor KEKERASAN SEKSUAL DI KAMPUS Perguruan tinggi merupakan tempat belajar dan mengajar dalam menimba ilmu pengetahuan. Dimana mahasiswa/i berkuliah untuk belajar dan mengembangkan diri sesuai potensi yang dimiliki, dengan harapan dapat menunjang karir di masa yang akan datang. Lingkungan kampus sebagai sarana tempat untuk belajar ini malah dimanfaatkan oleh pihak atau predator yang tidak bertanggung jawab untuk melampiaskan hasrat seksualnya kepada murid atau mahasiswinya dilingkungan kampus. Kampus sebagai pusat peradaban harusnya menunjukkan perannya, hal tersebut malah dianggap aib dan bisa merusak citra baik kampus. Hal ini yang membuat pihak kampus/perguruan tinggi bingung, bahkan terkesan abai terhadap laporan korban. Tidak sedikit laporan berakhir damai. Tidak sedikit pula laporan yang diproses hingga berbulan-bulan, tetapi tidak menemukan titik terang bagi kepentingan korban. Bahkan pelaku masih dapat hidup normal, tanpa merasakan ganjaran apa pun atas perbuatan bejatnya. U N K R I S 1 A G A Z I N E | 1 1
DAMPAK PSIKIS P A D A K O R B A N K E K E R A S A N S E K S U A L Volume No. 1 • December MUDAH MARAH KETAKUTAN FRUSTASI STRES MERASA TIDAK AMAN U N K R I S M A G A Z I N E | 1 2
Retno Dwi Rahayu Opini Mahasiswa RETNO DWI RAHAYU 2236021004 Kekerasan seksual ini merupakan perilaku bukan hanya secara fisik, namun juga bisa terjadi secara verbal. Kampus sebagai lembaga pendidikan bermoral, tidak menutup kemungkinan adanya kekerasan seksual di dalamnya. Hal ini sangat melenceng dari silasila Pancasila, tepat nya pada sila 2 dan 5 yang bebunyi, sila ke 2 : Kemanusiaan yang adil dan beradap. Hal ini menunjukan adanya adap dalam moral kemanusiaan. dan sila ke 5: Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, tidak ada nya keadilan sosial untuk para korban Oleh karena itu, mari kita tanamkan pancasila dalam diri kita, karena pancasil sebagai akal, pikiran, dan tingkah laku kita sebagai pedoman kita untuk mengimplematiskan ke daam kehidupan sehari-hari. Dan juga para korban pelecehan seksual bisa dapat melaporkannya kepihak yang berwajib. Dan untuk mencegah kekerasan seksual di kampus, Kemendikbud telah membuat UUD NO 30 tahun 2021 mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus. maka dari itu, tanamkan Pancasila dalam diri kita, karena Pancasila adalah kita. U N K R I S M A G A Z I N E | 1 3
Maslucha Hanifah Putri Opini Mahasiswa MASLUCHA HANIFAH PUTRI 2236021021 Kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus, sangat tidak mencerminkan kampus sebagai tempat menuntut ilmu dan tempat untuk mempelajari suatu banyak hal. Yang dimana oknum tidak bertanggung jawab dan tidak memiliki rasa kemanusiaan yang membuat kampus menjadi tempat ancaman bagi mahasiswa nya yang sangat tidak sesuai dengan nilai nilai pada pancasila. Pancasila itu ada di dalam diri kita, dan oknum tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai pancasila, yang sebagaimana pancasila penting bagi diri kita sebagai pedoman dan akal pikiran kita U N K R I S M A G A Z I N E | 1 4
P E R A T U R A N K E M E N D I K B U D R I S T E K D I K T I Kemendikbud Ristek menerbitkan Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi. dalam Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 mencakup tindakan yang dilakukan secara verbal, nonfisik, fisik, dan/atau melalui teknologi informasi dan komunikasi. Meliputi 21 poin, antara lain menyentuh, mengusap, meraba, memegang, memeluk, mencium dan/atau menggosokkan bagian tubuhnya pada tubuh korban tanpa persetujuan korban. Serta, membujuk, menjanjikan, menawarkan sesuatu, atau mengancam korban melakukan transaksi atau kegiatan seksual yang tidak disetujui oleh korban. Terkait itu, perguruan tinggi wajib melakukan pencegahan yang dilakukan melalui pembelajaran, penguatan tata kelola, dan penguatan budaya komunitas mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan. Pembelajaran mencakup mewajibkan mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan mempelajari modul pencegahan dan penanganan pelecehan seksual yang ditetapkan oleh kementerian. U N K R I S M A G A Z I N E | 1 5
Universitas Riau Di awal November 2021, akun Instagram milik Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau (Komahi Unri) mengunggah video berisi pengakuan mahasiswi yang dilecehkan oleh Dekan FISIP. pada 2 Desember lalu bukanlah kejadian yang pertama. Sebenarnya, menurut laporan @anakgundardotco, banyak mahasiswi Gunadarma lainnya yang mengaku telah menjadi korban sejak dua tahun terakhir. Hanya saja belum terekspos. “Salah satu alasan kenapa kasusnya belum diunggah di media sosial kami ialah karena belum mendapatkan persetujuan dari korban. Mayoritas korban beralasan belum sanggup atau masih mengalami trauma,” tulis akun media kreatif dan informasi yang dikelola oleh mahasiswa Gunadarma tersebut dalam caption pada 11 Desember 2022. Tidak hanya mahasiswi Gunadarma, tetapi ada juga korban dari perguruan tinggi lainnya. Ini menegaskan ruang aman bagi perempuan kian sempit. Kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan, terutama perguruan tinggi masih saja terjadi. KASUS PELECEHAN SEKSUAL DI KAMPUS Universitas Sriwijaya Dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri diduga melecehkan beberapa mahasiswinya. Kasus ini bermula dari aduan anonim seorang mahasiswi di media sosial Instagram Unsrifess, pada 26 September 2021. Universitas Brawijaya Pada Januari 2020, NW melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya pada 2017 kepada Fungsionaris FIB UB. Pelaku pelecehan seksual yang dilaporkan NW merupakan kakak tingkatnya yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris FIB UB dengan inisial RAW. K ASUS PELECEH A N SEX U AL 16 Saat bimbingan skripsi, pelaku diduga memaksa mencium pipi dan kening korban. Bahkan sempat meminta mencium bibir, namun korban melawan. Universitas Gunadarma Depok
1234567890 12345 PENCEGAHAN PERTAMA KEDUA KETIGA membatasi pertemuan antara mahasiswa dengan dosen dan tenaga kependidikan tanpa persetujuan ketua prodi di luar area kampus, di luar jam operasional kampus, dan untuk kepentingan lain selain proses pembelajaran. mahasiswa, dosen, pendidik, dan tenaga kependidikan harus berperan aktif dalam pencegahan kekerasan seksual dan ketua prodi harus membatasi pertemuan di luar area kampus. untuk dapat persetujuan masing-masing, kaprodi harus menyampaikan permohonan izin tertulis atau lewat media komunikasi daring tentang rencana pertemuan dengan mahasiswa sebelum pelaksanaan dimulai. Dan seterusnya, dan seterusnya. KEKERASAN SEKSUAL DI KAMPUS U N K R I S M A G A Z I N E | 1 7
KAMPUS HARUS MEMPELAJARI HARUS DILAKUKAN Modul Pencegahan Kekerasan Seksual khususnya yang dikeluarkan oleh kementerian, agar mengetahui dan memahami alur uji pra dan pasca pembelajaran pada mahasiswa, pendidik, maupun tenaga kependidikan. Modul ini juga berisi penjelasan filosofi pendidikan dan cara yang tepat untuk mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual di kampus. Oleh pimpinan perguruan tinggi adalah membentuk satuan tugas khusus yang bersifat non-ad hoc. Yang bisa bergabung menjadi satgas khusus adalah berasal dari unsur pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Mereka yang akan bergabung dalam satgas ini harus dipastikan tidak pernah melakukan atau membiarkan terjadinya kekerasan seksual. P E R M E N DIK B U D RIS T E K N o. 3 0 T a h u n 2 0 21 U N K R I S M A G A Z I N E | 1 8
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN 03 04 adanya pemasangan tanda peringatan bahwa kampus sama sekali tidak menoleransi adanya tindakan kekerasan seksual. kampus juga harus memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas dalam sosialisasi yang terkait kekerasan seksual. kampus harus melakukan penguatan budaya komunitas pada mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan berupa pemberian edukasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual saat pengenalan kehidupan kampus pada mahasiswa baru. 05 U N K R I S M A G A Z I N E | 1 9
SEXUAL VOLANCE OPINI MAHASISWA MARI GERAK BERSAMA DENGAN MELAKUKAN PERAN PENTING DALAM ASPEK PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL DI KAMPUS! T E R H A D A P K E K E R A S A N S E L S U A L U N K R I S M A G A Z I N E | 2 0
PANCASILA S E B A G A I S I S T E M B U D A Y A N O 1 2 Indonesia adalah salah satu bangsa yang memegang teguh nilai-nilai-nilai yang menjadi kesepakatan dan telah diterima bersama. Dan salah satunya ialah dasar negara kita "PANCASILA". Pancasila menjadi sebuah landasan dan patokan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di bangsa tercinta ini. Nilai- Nilai Pancasila yang terkandung dalam sila-sila Pancasila sebenarnya telah ada dan sedang bertumbuh kembang dalam budaya dan kehidupan masyarakat. Hal-Hal yang diterjemahkan dari sila-sila Pancasila, sebenarnya diangkat dan dirumuskan sesuai dengan kehidupan dan perkembangan budaya, serta pola kebudayaan yang telah dijalankan dan telah menjadi sebuah ikatan tersendiri antara manusia dan buAdam tersebut. U N K R I S M A G A Z I N E | 2 1
Budaya Bangsa I N D O N E S I A Budaya terbentuk dari berbagai unsur yang rumit, termasuk sistem agama, politik, adat istiadat, perkakas, bahasa, bangunan, pakaian, serta karya seni. Budaya memperngaruhi banyak aspek dalam kehidupan manusia. Seiring berjalannya waktu, budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas dalam peradaban manusia. Seperti yang telah dikatakan tadi bahwa budaya adalah tempat atau wadah yang menjadi pengembangan dan pembentukan kepribadian seseorang yang sangatlah nyata dan signifikan. Dalam budaya setempat banyak memiliki nilai-nilai pembentukan karakter masyarakat yang sejalan pula dengan nila-nilai dari sila-sila Pancasila. 2023 B udaya merupakan suatu cara hidup yang terdapat pada sekelompok manusia, yang telah berkembang dan diturunkan dari generasi ke generasi dari sesepuh kelompok tersebut. c u l t u r e U N K R I S M A G A Z I N E | 2 2
Pancasila menjadi kekuatan negara Indonesia dimana Pancasila tidak dapat ditemukan di negara manapun. Rumusan Pancasila sebagai dasar negara dianggap mewakili watak dan karakter bangsa yang multi etnik, ras, agama, dan adat istiadat. Sebagaimana disampaikan oleh Soekarno ; Pancasila mewakili jiwa bangsa Indonesia. Jiwa bangsa yang digali dari dalam bangsa Indonesia itu sendiri. Kristlisasi "jiwa bangsa" ialah sila-sila yang termaksud dalam Pancasila. Inilah sebab, Pancasila dianggap jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. PANCASILA Pancasila ditawarkan Soekarno sebagai philosopische grondslag (dasar, filsafat, atau jiwa). Soekarno juga mengutamakan pandangannya bahwa dasar negara ini telah ditemukan dalam lubuk hati dan jiwa bangsa Indonesia jauh sebelum bangsa ini merdeka. Dasar Pancasila terkait dengan sesuatu yang mendarah daging dan semuanya ada dalam sanubari rakyat Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara menyangkut lima prinsip yaitu kebangsaan Indonesia, internasionalisme (kemanusiaan), mufakat atau musyawarah, kesejahteraan (keadilan sosial) dan akhirnya ketuhanan.. U N K R I S M A G A Z I N E | 2 3
Pembudayaan nilai-nilai Pancasila, merupakan peningkatan secara kualitatif dari permasyarakatan, sehingga mencakup pengertian yang dalam. Karena tidak hanya memahami, akan tetapi juga harus dihayati dan diwujudkan dalam pengalamannya oleh setiap pribadi dan seluruh lapisan masyarakat sehingga menumbuhkan kesadaran dan kebutuhan. Pembudayaan berarti mengusahakan agar sesuatu itu menjadi budaya di masyarakat luas. PEMBUDAYAAN NILAI PANCASILA Pancasila dalam sosial dan budaya penerapannya dapat melalui hal sederhana yang dapat ditemukan di dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan sosial budaya yang berpancasila kita perlu menekankan agar seluruh masyarakat paham akan perbedaan yang ada di negara Indonesia. Perlu diketahui pula bahwa Pancasila dan budaya tidak dapat dilepas-pisahkan satu sama lain. Oleh karena itu kita harus bangga terhadap bangsa yang membuat segala sesuatu dengan masih mempertahankan apa yang menjadi kelayakan kehidupan warga negara di waktu itu dan di waktu yang akan datang. Perubahan dalam sistem nilai dan budaya pasti terus terjadi di sebuah negara. Namun, agar dapat terarah pada terwujudnya masyarakat yang Pancasila, perubahan itu harus dikembangkan sesuai dengan nilai-nilai yang ada pada Pancasila. Jadi walau sudah maju dan modern, tetapi nila-nilai kesopanan, musyawarah, gotong royong, dan nilai luhur lainnya masih terus dipegang oleh warga negara Indonesia. U N K R I S M A G A Z I N E | 2 4
MAHASISWA EDUCATION UNIVERSITAS #01 KRISNADWIPAYANA EDISI JANUARY 2023 w w w.u n kris.a c.id ACHIEVEMENT INSIGHTFUL