BAHAN AJAR
PEMASANGAN BULI-BULI PANAS
KETERAMPILAN DASAR TINDAKAN
KEPERAWATAN
KELAS XII ASISTEN1 KEPERAWATAN
DAFTAR ISI
Judul Bahan Ajar
Daftar Isi ................................................................................................................................ i
Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi................................................... 1
Tujuan Pembelajaran ............................................................................................................ 1
Materi Pembelajaran............................................................................................................. 2
Tugas Terstruktur .................................................................................................................. 6
Daftar Pustaka....................................................................................................................... 7
i
PEMASANGAN BULI-BULI PANAS
A. PENDAHULUAN
Materi ajar ini dibuat untuk menambah pengetahuan peserta didik tentang pemasangan buli-buli
panas. Sehingga sebelum pembelajaran peserta didik bisa memahami tetang materi yang akan
diberikan, agar tidak terjadi miskonsepsi tentang materi pemasangan buli-buli panas. Masih ada
beberapa miskonsepsi tentang prosedur dari pemasangan buli-buli panas seperti teknik
pemasangan buli-buli panas.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Kompetensi Dasar
3.6 Menerapkan pemasangan Buli-buli panas
4.6 Melaksanakan pemasangan buli-buli panas
Indikator Pencapaian kompetensi
3.6.1 Menelaah konsep pemasangan buli buli panas
3.6.2 Menganalisis prosedur pemasangan buli-buli panas
4.6.1 Menyiapkan alat dan bahan pemasangan buli-buli panas
4.6.2 Mendemonstrasikan pemasanagn buli-buli panas
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui pembelajaran luring dengan Model Problem Based Learning diharapkan peserta didik :
3.6.1 Setelah mengamati video, kasus dan diskusi kelompok (C), peserta didik (A) dapat menelaah
konsep pemasangan buli-buli panas (B) dengan benar (D), HOTS
3.6.2 Setelah mengamati video, kasus dan diskusi kelompok (C), peserta didik (A) dapat
menganalisis prosedur pemasangan buli-buli panas (B) dengan tepat (D), HOTs
4.6.1 Setelah mengamati demonstrasi dari guru (C), peserta didik (A) dapat menyiapkan alat dan
bahan pemasangan buli-buli panas denagn benar (D), HOTs
4.6.2 Setelah mengamati demonstrasi dari guru (C), peserta didik (A) dapat mendemonstrasikan
prosedur pijat bayi(B) dengan benar (D) (P2)
1
D. APERSEPSI
Pada hakikatnya aktivitas pemasangan buli-buli panas yaitu memberikan kompres panas/kering dengan
menggunakan buli-buli panas, dari kegiatan tersebut diharapkan mampu memperlacar sirkulasi darah
E. PENGERTIAN
Buli-buli panas (WWZ, Warm Water Zack, kompres hangat kering) adalah botol karet yang
diisi air panas dan kerap digunakan untuk meringankan rasa nyeri, seperti nyeri otot, nyeri
menstruasi, dan sebagainya. Dengan dikompres hangat, rasa nyeri bisa teralihkan dan
penderita pun bisa merasa lebih nyaman.
Gambar WWZ
Memasang buli-buli panas berarti memberikan kompres hangat kering dengan
menggunakan buli-buli panas (WWZ). Pemasangan buli-buli panas atau sering disebut juga
dengan kompres hangat adalah memberikan rasa hangat pada daerah tertentu dengan
menggunakan cairan atau alat yang menimbulkan hangat pada bagian tubuh yang
memerlukan. Suhu air yang digunakan saat pemesangan buli-buli panas yaitu:
a. Suhu air 52ºC untuk orang dewasa normal
2
b. Suhu air 40.5ºC - 46ºC untuk yang lemah dan atau pasien yang tidak sadar dan anak-
anak < 2 tahun
F. TUJUAN
Pemasangan buli-buli panas mempunyai beberapa tujuan diantaranya adalah :
a) Mengurangi rasa sakit/nyeri, penggunaan WWZ dapat mengalihkan rasa nyeri sehingga
pasien merasa nyeri yang dialaminya berkurang.
b) Merangsang peristaltik usus
c) Memperlancar sirkulasi darah, penggunaan WWz dapat melebarkan pembuluh
darah, sehingga aliran darah ke sel dan jaringan tubuh menjadi lancar.
d) Memberi rasa aman atau hangat dan tenang ,dengan penggunaan WWZ pasien
akan merasakan lebih hangat dan penderita pun bisa merasa lebih nyaman
e) Memperlancar pengeluaran getah radang (eksudat)
G. INDIKASI
Pemasangan Buli-buli panas diberikan untuk pasien :
a) Kejang otot (Spasmus)
b) Perut kembung
c) Kedinginan (akibat narkose, iklim, ketegangan, dll)
d) Radang sendi
e) Abses
H. KONTRAINDIKASI
a) Pada 24 jam pertama setelah cedera traumatik. Rasional: Panas akan meningkatkan
perdarahan dan pembengkakan
b) Edema non inflamasi, Rasional: Panas meningkatkan permeabilitas kapiler dan edema
c) Tumor ganas terlokalisasi karena panas mempercepat metabolisme sel, pertumbuhan
sel, dan meningkatkan sirkulasi, panas dapat, mempercepat metastase (tumor sekunder)
d) Gangguan kulit yang menyebabkan kemerahan atau lepuh. Panas dapat membakar atau
menyebabkan kerusakan kulit lebih jauh
I. HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM
PEMASANGAN BULI-BULI PANAS
a) Buli-buli panas tidak boleh diberikan pada klien perdarahan
b) Pemakaian buli-buli panas ada bagian abdomen, tutup buli-buli mengarah ke
atas/samping
c) Bagian kaki, tutup buli-buli mengarah ke bawah/samping
d) Buli-buli harus diperiksa dulu/ cincin karet pada penutupnya
3
J. PERALATAN
1) Sarung tangan dan masker
2) WWZ dan sarungnya
3) Perlak dan alasnya
4) Termos berisi air panas
5) Thermometer air
6) Lap kerja
4
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
Bobot 0 Nilai
No Aspek Yang DiNilai 12
A Alat
1 Sarung tangan, masker, apron
2 WWZ dan sarungnya 5
3 Perlak/pengalas
4 Termos berisi air panas
5 Lap kerja
B Tahap Pra Interaksi
1 Melakukan verifikasi program pengobatan pasien 1
2 Mencuci tangan* 2
3 Menempatkan alat ke dekat pasien 1
C Tahap Orientasi 1
1 Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik 1
2 Memvalidasi identitas pasien
3 Menjelaskan tujuan dan prosedur pemasangan buli-buli panas 2
4 Menanyakan persetujuan dan kesiapan pasien 1
D Tahap Kerja
1 Menjaga privacy pasien 1
2 Menyiapkan air dan mengukur suhu air yang diinginkan (50-60 C0 ) 2
3 Mengisi buli-buli/WWZ denagn air panas :1/2-3/4, kemudian 5
keluarkan udaranya dengan meletakkan buli-buli panas diatas meja 2
kemudian meliapat bagian atas buli-buli sampai kelihatan permukaan
air dileher buli-buli, tutup buli-buli dengan rapat/benar*
4 Memeriksa apakah buli-buli panas bocor atau tidak
5 Mengeringkan buli-buli panas dengan lap kerja kemudian 2
memasukakan ke dalam sarung buli buli panas
6 Memberitahu pasien dan mengatur posisi yang senyaman mungkin
7 Meletakkan pengalas di bawah daerah yang akan di pasang buli-buli/ 2
WWZ panas
8 Meletakkan buli-buli panas/WWZ pada bagian tubuh yang 5
memerlukan*
9 Mengkaji kondisi pasien untuk mengetahui kelainan yang timbul 4
akibat pemasangan buli-buli panas, misalnya kemerahanm,
kebocoran, ketidaknyamanan*
10 Mengganti buli-buli panas setelah 20-30 menit, denagn air panas lagi 2
sesuai yang dikehendaki
2
11 Membereskan dan merapikan alat alat bila tindakan sudah selesai 2
12 Merapikan pasien 2
13 Mencuci tangan*
E Tahap Terminasi 2
1 Melakuakn evaluasi tindakan 1
2 Berpamitan kepada pasien 2
3 Melakukan dokumentasi tindakan
Jumlah Total 50
5
KET : 0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan dengan kurang benar
2 = Dilakukan dengan benar
*) = Mutlak harus dilakukan
NILAI = X 100
LATIHAN SOAL
Untuk memastikan penguasaan saudara terhadap materi yang telah di pelajari silahkan
saudara klik link dibawah ini!!
1. Silahkan lihat video dengan klik link dibawah ini
2. Berdasarkan video tersebut berilah masukan apakah sudah sesuai dengan standar
operasional pemasangan buli-buli panas
3. Tuliskan kekurangan dan kelebihan dari video tersebut
4. Jawaban dikumpulkan dalam bentuk file PDF (pertemuan selanjutnya)
https://youtu.be/sRH3juZTXWE
TUGAS TERSTRUKTUR DEMONSTRASI
Buatlah video simulasi praktik pemasangan buli-buli panas dirumah masing-masing
dengan alat yang kalian miliki, mengacu pada SOP yang ada diatas, untuk menilai
keterampilan.Tugas dikumpulkan maksimal 1minggu setelah materi ini! Selamat
mengerjakan!
6
DAFTAR PUSTAKA
Dhanik T, dkk. Keterampilan Dasar Tindakan Keperawatan 2 dkk.2017. Pilar Utama Mandiri.
Sulistyawati, Ari.2010. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Yogyakarta: ANDI
Purnamasari, Elly dkk. 2017. Buku Panduan Praktikum 18 Kompetensi Asisten Keperawatan.
Bogor: In Media
Lestari Yeni, dkk. 2018. Keterampilan dasar tindakan keperawatan edisi revisi Tahun 2017
Jakarta: Penerbit Andi Jamilah, Andi Siti, dkk. 2018. Buku Ajar KDTK. Bogor: In Media
https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/download/727/736
http://www.ejournal.stikesmukla.ac.id/index.php/motor/article/download/19/16
7