Oleh: In’amulloh Fathuri
Disampaikan dalam Training For General Mujahid II
Lembaga Dakwah Kampus Al Kahfi
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Sabtu, 16 Oktober 2021
data diri.................
Nama Inamulloh
TTL
Data Keluarga Tegal, 8 Oktober 1971
Riwayat Organisasi Uni Fatimah istri
Riwayat Pekerjaan Vici Inayatillah Am.Keb. anak
Dhi’fa Aulia Rahman S.E. anak
Fathu Rizqillah S.ST, anak
Ketua PCPM Adiwerna 1992 - 19994
Wakil Ketua PCM Adiwerna 1995-2005
Ketua Majelis Tabligh PDM Kab. Tegal 2005 – 2010
Wakil Ketua II PDM Kab. Tegal 2010-2015
Guru MTs Filial dan MA Al Iman 1992 – 2007
Guru SMP M Adiwerna 2000 - 2002
Ka Bag. Penyiaran RSA Banjaran 1995 – 1997
Ka Bag. Bim. Roh. RSI Singkil 2004 – 2014
Ka Bag. Pengasuhan PPAD 20014 – 2020
Mudir PPAhmad Dahlan 2020 - sekarang
DARI MANA ASAL TARBIYAH DZATIYAH
Buku TARBIYAH DZATIYAH ditulis oleh
ABDULLOH BIN
ABDUL AZIZ AL AIDAN
Jawab pertanyaan ini......
Mengapa para sahabat Rasululloh SAW
mampu tampil menjadi figur-figur
hebat, dengan ciri khas dan
kelebihannya masing-masing? Padahal
guru mereka sama yaitu Nabi
Muhammad SAW dan Islam yang
diajarkan beliau kepada mereka juga
satu?
Barangkali ini jawabannya....
Mereka mampu membina diri sendiri
dengan optimal
Meningkatkan kualitas diri sendiri menuju
tingkat yang seideal mungkin
Mengadakan perbaikan diri dengan
konsisten dan kontinyu
Meningkatkan potensi hingga tidak ada
satupun yang terabaikan
Apa itu tarbiyah.....
Tarbiyah berasal dari kata robba yurobbi
tarbiyatan artinya mendidik, pendidikan.
Tarbiyah dapat dimaknai dengan tiga kalimat
Robaa-yarbuu yang bermakna namaa-yanmuu
TANMIYATAN artinya berkembang
Robiya-yarbaa yang bermakna nasya-a yansya-u
TANSYIATAN artinya tumbuh
Robba-yarubbu yang bermakna ashlaha
yushlihu ISHLAHAN artinya memperbaiki
Apa itu tarbiyah dzatiyah......
Sejumlah sarana tarbiyah yang diberikan seorang
muslim atau muslimah kepada dirinya untuk
membentuk kepribadian Islami yang sempurna
diseluruh sisinya baik ilmiah, iman, akhlak, sosial
dan sebagainya dan menaikkan tingkat dirinya ke
tingkatan kesempurnaan sebagai muslim
Dengan kata lain tarbiyah dzatiyah adalah tarbiyah
seseorang terhadap dirinya sendiri dengan dirinya
sendiri
Kenapa harus tarbiyah dzatiyah....
Seorang muslim diutamakan menjaga diri
sendiri dari pada orang lain. Q.S. Attahriim: 6
Pada hari akhir semua manusia akan dihisab
masing-masing sesuai dengan amalnya
(individual). Q.S. Maryam: 95 dan Q.S. Al Isro:
13-14
Motivator tarbaik adalah diri sendiri
Perubahan itu dengan 3 M. Mulai dari yang
kecil-kecil, mulai dari diri sendiri, mulai dari hari
ini
Dampak tarbiyah dzatiyah
Mempunyai daya tahan terhadap berbagai ujian dan
cobaan dakwah
Tidak malas-malasan dalam dakwah
Tidak kendur semangat juang
Tidak jumud dalam pemikiran
Mampu menyelesaikan berbagai persoalan dakwah
yang datang
Mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang
agama dengan benar
Aspek-aspek tarbiyah dzatiyah...
Ruhiyah (spiritualitas) menguatkan ruh/jiwa
dengan program yang dimiliki dan dijalankan
sendiri seperti sholat berjamaanj di masjid, puasa
sunnah, qiyamullail dll
Fikriyah (pemikiran) mencari berbagai sumber
untuk memenuhi kebutuhan fikriyah seperti
penelaahan kitab, menghadiri kajian ilmiah dll
Maliyah (material) dakwah membutuhkan materi
sehingga setiap dai harus memiliki kemampuan
enterpreneurship agar tidak menjadi beban orang
lain
Lanjutan............
Maydaniyah (penguasaan lapangan) seorang dai
mesti memahami medan dakwah yang
dihadapinya. Peta dakwah akan membantu
merumuskan strategi dakwah yang tepat.
Harakiyah (gerakan dakwah) penguasaan dan
pemahaman tentang metode, cara dan gerakan
dakwah akan menumbuhkan sikap diri yang
mengerti benar tentang apa yang harus
dilakukan untuk kepentingan dakwah
Sarana tarbiyah dzatiyah
* Muhasabah
Q.S. Al Hasyr : 18
“Pada hari kiamat, kedua kaki seseorang hamba tidak
dapat bergerak hingga ia ditanya tentang 4 hal. Tentang
umurnya untuk apa ia gunakan. Tentang masa mudanya
untuk apa ia habiskan. Tentang hartanya dari mana ia
peroleh dan ia belanjakan dan tentang ilmunya apa yang
telah diamalkan (H.R. At tirmidzi)
* Taubat dari segala dosa
Q.S. At-tahrim : 8
“Wahai sekalian manusia bertaubatlah kepada Allah,
karena aku bertaubat kepada satu hari 100 kali (H.R.
Muslim)
Lanjutan....................
Mencari ilmu dan memperluas wawasan
Mengerjakan amalan-amalan Iman
Memperhatikan aspek akhlak (moral)
Terlibat dalam aktifitas dakwah
Mujahadah
Berdoa dengan jujur kepada Allah SWT
Wallohu A’lamu Bishshowab
Semoga Bermanfaat
TERIMA KASIH
SYUKRON KATSIRON
MATUR NUWUN
THANK YOU VERY MUCH
XIE XIE
ARIGATO