MATERI AJAR KIMIA
KELAS X SMK
LARUTAN ELEKTROLIT DAN
NON ELEKTROLIT
FITRI RAHMAWATI, S.Pd.I
SMK AZZAHRO KENDAL
DAFTAR ISI
Pendahuluan ........................................................................................................................................................ 2
1. Deskripsi Singkat.................................................................................................................................. 2
2. Petunjuk Belajar.................................................................................................................................... 2
Kegiatan Inti ......................................................................................................................................................... 1
1. Kompetensi Dasar ................................................................................................................................ 3
2. Tujuan Pembelajaran.......................................................................................................................... 3
3. Pokok Materi .......................................................................................................................................... 3
4. Uraian Materi ......................................................................................................................................... 4
5. Forum Diskusi......................................................................................................................................12
Penutup ................................................................................................................................................................... 6
Daftar Pustaka........................................................................................................................................................13
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 1 | 13
PENDAHULUAN
1. Deskripsi Singkat
Bahan ajar daya hantar listrik ini membahas tentang daya hantar listrik larutan.
Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan dapat dikelompokkan kedalam larutan
elektrolit dan larutan non elektrolit. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat
menghantarkan listrik, sedangkan larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat
menghantarkan listrik. Larutan elektrolit secara garis besar dikelompokkan kembali
menjadi dua, yakni larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah. Pada modul ini
juga akan memberikan penjelasan terkait materi daya hantar listrik larutan terhadap
reaksipengionan yang terjadi pada larutan elektrolit.
2. Petunjuk Belajar
Untuk memperlajari bahan ajar ini diperlukan materi prasyarat pada materi ikatan
kimia karena dalam materi ini kalian diharapkan dapat menuliskan reaksi pengionan
pada larutan elektrolit dan mengelompokkan jenis senyawa yang termasuk larutan
elektrolit. Untuk menggunakan modul ikutlah langkah langkah di bawah ini :
a. Bacalah pahami sifat daya hantar listrik larutan
b. Berikan respon memahami materi pembelajaran
c. Perdalam pemahamanmu tentang daya hantar listrik larutan dengan memahami
rangkuman pembelajaran dan menghafal beberapa contoh senyawa dengan daya
hantar listriknya dan kemudian mengerjakan forum diskusi Bersama kelompok
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 2 | 13
KEGIATAN INTI
1. Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan non elektrolit
4.5 Membedakan pemeriksaan sifat larutan elektrolit dan non eleketrolit
2. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ajar ini, diharapkan peserta didik mampu:
➢ Menganalisis perbedaan sifat larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan hasil
percobaan.
➢ Mengkategorikan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan daya hantar listrik
dan hasil percobaan.
3. Materi Pokok
A. Pengertian Larutan
B. Pengertian Larutan Elektrolit
C. Elektrolit Senyawa Ion dan Senyawa Kovalen
D. Kekuatan Larutan Elektrolit
E. Elektrolit Di Sekitar Kita
4. Peta Konsep
Larutan
Elektrolit Non
Elektrolit
Kekuatan Penyusun Penyusun:
Kuat Lemah Senyawa Senyawa Senyawa
Kovalen Polar
Ion Kovalen
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 3 | 13
5. Uraian Materi
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
A. PENGERTIAN LARUTAN
Larutan merupakan campuran homogen antara zat terlarut dengan pelarut. Pada
kehidupan sehari-hari banyak kita temukan contoh larutan, misalnya larutan gula dan
larutan garam.
Gambar 1. Larutan Garam Gambar 2. Larutan Gula
https://www.makintau.com/2018/10/ternyata- https://simonbwidjanarko.wordpress.com/2008/07/21/t
ini-khasiat-dari-larutan-air-garam-bagi- eori-ikatan-molekul-air-%E2%80%93-air-dalam-pangan /
kesehatan.html/
Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan non elektrolit? Ditinjau dari
katanya, elektrolit berarti “penghantar listrik”. Jadi larutan elektrolit adalah larutan yang
dapat menghantarkan arus listrik, sedangkan larutan yang tidak dapat menghantarkan
arus listrik disebut larutan non elektrolit. Mengapa larutan elektrolit mampu
menghantarkan listrik?
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 4 | 13
Larutan elektrolit akan terurai menjadi ion-ionnya. Berdasarkan penjelasan ini,
kita dapat mengetahui bahwa larutan elektrolit mengandung ion. Apakah hubungan
antara ion-ion yang terkandung dalam larutan elektrolit dengan kemampuan larutan
elektrolit menghantarkan arus listrik? Ion-ion dalam larutan elektrolit selalu bergerak
bebas dalam larutan. Gerakan ion-ion yang bebas tersebut memungkinkan adanya daya
hantar listrik. Hal ini dikemukakan oleh seorang ahli kimia bernama Svante August
Arrhenius.
Arrhenius menemukan dalam percobaan yang dilakukannya, zat-zat tertentu
dapat menghantarkan arus listrik ketika dilarutkan dalam air. Berdasarkan percobaan
tersebut, Arrhenius membuat kesimpulan bahwa penyebab zat-zat tertentu
menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion dalam larutan.
B. Kekuatan Elektrolit Suatu Larutan
Pada pembahasan sebelumnya, kita telah mengetahui tentang pengertian larutan
elektrolit serta mengapa larutan elektrolit mampu menghantarkan arus listrik.
Bagaimana cara kita mengetahui apakah suatu larutan dapat menghantarkan listrik atau
tidak? Kita dapat membedakan larutan yang dapat menghantarkan listrik atau tidak
dengan melakukan percobaan seperti pada gambar 3.
Keterangan :
a. Lampu
b. elektroda
c. saklar
Gambar 3. Rangkaian Alat Pengujian Larutan
Sumber : http://alfiyanfaqih.blogspot.com/2011/04/larutan-elektrolit-
dan-larutan-non.html
Pada pengujian larutan dengan alat uji elektrolit, ada tiga kemungkinan yang
dapat diperoleh, yaitu :
1. Larutan Elektrolit Kuat
Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar listrik
yang kuat, karena zat terlarutnya didalam pelarut (umumnya air), seluruhnya
berubah menjadi ion-ion (alpha = 1).
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 5 | 13
Lampu
terang
Gelembung
gas banyak
Gambar 4. Uji Elektrolit Kuat
Sumber : http://captenpintar.blogspot.com/2018/01/konsep-larutan-
elektrolit-dan_13.html
Adanya gelembung gas yang banyak dan nyala lampu yang terang merupakan
gejala larutan tersebut mempunyai daya hantar yang kuat disebut juga elektrolit
kuat.
Pada larutan elektrolit kuat, seluruh molekulnya terurai menjadi ion-ion (
terionisasi sempurna ) yang ditandai dengan saru arah panah ke kanan pada
persamaan reaksinya. Karena banyak ion yang dapat menghantarkan arus listrik,
maka daya hantarnya kuat.
Senyawa yang termasuk elektrolit kuat
Asam Basa Garam
Asam Halogen Basa Alkali Hampir semua
(HCl, HBr) (LiOH, KOH, NaOH) senyawa kecuali
Asam Nitrat Basa Alkali Tanah garam merkuri
(HNO₃) (Ba(OH)₂, Sn(OH)₂)
Asam Sulfat
(H₂SO₄)
Peristiwa terurainya molekul menjadi ion-ion disebut ionisasi.
Contoh reaksi ionisasi elektrolit kuat :
H2SO4(aq) → 2H+(aq) + SO42-(aq)
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 6 | 13
2. Larutan Elektrolit Lemah
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah
dengan harga derajat ionisasi sebesar: O < α< 1.
Lampu
redup
Gambar 5. Uji Elektrolit Lemah
Sumber : http://captenpintar.blogspot.com/2018/01/konsep-larutan-elektrolit-dan_13.html
Ada tidaknya gelembung gas dan nyala lampu yang redup merupakan gejala
larutan tersebut mempunyai daya hantar yang lemah disebut juga elektrolit
lemah.
Pada larutan elektrolit lemah, tidak semua molekul terurai menjadi ion – ion
(ionisasi tidak sempurna) sehingga dalam larutan hanya sedikit ion – ion yang
dapat menghantarkan arus listrik. Pada persamaan reaksinya ditandai dengan
arah panah bolak balik.
Contoh senyawa yang termasuk elektrolit lemah :
a. Asam-asam lemah, seperti : CH3COOH, HCN, H2CO3, H2S dan lain-lain
b. Basa-basa lemah seperti : NH4OH, Ni(OH)2 dan lain-lain
c. Garam-garam yang sukar larut, seperti : AgCl, CaCrO4, PbI2 dan lain-lain
Contoh reaksi ionisasi elektrolit lemah :
CH3COOH(aq) ↔ CH3COO-(aq) + H+(aq)
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 7 | 13
3. Larutan Non Elektrolit Lampu
tidak
menyala
Tidak ada
gelembung
gas
Gambar 6. Uji Larutan Non Elektrolit
Sumber : https://sites.google.com/site/deprina1995/materi-
pembelajaran/kelas-x/bab-5-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit
Tidak adanya gelembung gas dan tidak adanya nyala lampu merupakan gejala
larutan tersebut tidak mempunyai daya hantar disebut juga non elektrolit.
Pada larutan non elektrollit molekulnya tidak terionisasi dalam larutan, sehingga
tidak ada ion-ion yang bermuatan dapat menghantarkan arus listrik.
Contoh larutan non elektrolit :
* Larutan urea
* Larutan sukrosa
* Larutan glukosa
* Larutan alkohol dan lain-lain
C. Elektrolit Senyawa Ion dan Senyawa Kovalen Polar
Kalian telah mengetahui bahwa suatu larutan menghantarkan arus listrik karena
terdapat ion-ion yang bergerak bebas di dalamnya. Senyawa apa saja yang menghasilkan
ion dalam larutan? Berdasarkan pengamatan, zat yang dapat terion dalam larutan berupa
senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
1. Senyawa ion
Hantaran listrik dalam larutan terjadi karena adanya ion-ion yang bergerak
bebas dalam larutan tersebut. Senyawa ion terdiri atas ion-ion, sehingga dari
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 8 | 13
keterangan ini kita dapat mengetahui bahwa senyawa ion, seperti NaCl, NaOH, KCl,
MgCl2 dalam air dapat menghantarkan arus listrik.
Senyawa-senyawa ion dapat menghantarkan listrik jika senyawa-senyawa
tersebut dilarutkan. Mengapa dilarutkan? Karena dengan dilarutkan, maka ion-ion
dapat bergerak bebas sehingga dapat menghantarkan listrik.
Bagaimana jika senyawa-senyawa ion tidak dilarutkan dan tetap dalam bentuk
kristalnya? Apakah akan tetap dapat menghantarkan arus listrik? Senyawa ion yang
masih dalam bentuk kristal tidak dapat menghantarkan listrik karena ion-ion dalam
kristal tidak dapat bergerak bebas. Ikatan antara ion positif dan negatif dalam kristal
masih kuat. Jika kristal tersebut dipanaskan hingga meleleh, maka lelehan tersebut
dapat menghantarkan listrik karena dalam lelehan, ion-ion dapat bergerak bebas.
Kristal senyawa ion tidak dapat menghantarkan listrik, sedangkan larutan
senyawa ion dan lelehan senyawa ion dapat menghantarkan arus listrik
2. Senyawa Kovalen Polar
Masih ingatkah
kalian tentang
ikatan kovalen
polar?
, Pelarut
H2O Polar
Jika dalam air dilarutkan senyawa kovalen polar yang bersifat polar, maka akan
terjadi suatu gaya tarik menarik yang dapat memutuskan ikatan sehingga terbentuk
ion-ion. Air dapat menguraikan senyawa kovalen polar membentuk ion-ion yang
dapat bergerak bebas.
Contoh senyawa kovalen polar yang dapat menghantarkan arus listrik jika dilarutkan
dalam air adalah : H2SO4, CH3COOH, dan HNO3.
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 9 | 13
Bagaimana Apakah lelehan
jika senyawa senyawa kovalen
kovalen
dilelehkan tetap dapat
menghantarkan
listrik
Lelehan senyawa kovalen terdiri atas molekul-molekul netral, sehingga tidak ada
senyawa kovalen yang dapat menghantarkan listrik, meskipun molekul tersebut
bersifat polar.
Perbedaan senyawa ion dan senyawa kovalen polar tentang dapat atau tidak
menghantarkan listrik dapat dituliskan sebagai berikut (lihat tabel 1).
Tabel 1. Daya Hantar Listrik Senyawa Ion dan Senyawa Kovalen Polar
Daya hantar Padatan Lelehan Larutan
Jenis
Senyawa Ion Tidak dapat dapat dapat
Senyawa Kovalen Tidak dapat Tidak dapat dapat
Polar
D. ELEKTROLIT DI SEKITAR KITA
Cairan Tubuh
Cairan tubuh mengandung komponen larutan elektrolit. Komponen larutan
elektrolit memungkinkan terjadinya daya hantar listrik yang diperlukan untuk kerja
impuls. Orang yang kekurangan cairan tubuh (dehidrasi) harus mengkonsumsi larutan
elektrolit, seperti larutan oralit.
Cairan isotonik umumnya digunakan untuk membuat larutan infus atau obat suntik.
Cairan isotonik efektif untuk penderita diare dan demam berdarah. Namun, sebenarnya
minuman ini hanya membantu proses pemulihan. Ini terjadi karena bila pasien penderita
demam berdarah dan tifus rutin mengonsumsi minuman isotonik, maka cairan tubuh
yang hilang akan tergantikan dengan cepat.
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 10 | 13
Minuman Isotonik
Saat berolahraga atau produksi keringat cukup banyak tubuh akan kehilangan
cairan dalam jumlah cukup banyak sehingga tubuh merasa lelah atau lemas. Biasanya
minuman elektrolit dikonsumsi untuk menggantikan elektrolit yang hilang tersebut.
Saat ini masyarakat hanya mengetahui minuman isotonik buatan yang dijual di
pasar, sebenarnya di alam terdapat minuman isotonik alami yaitu kelapa. Air kelapa
mengandung elektrolit dan mineral – mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dan bersifat
isotonik. Sehingga air kelapa dapat mengantikan cairan tubuh yang hilang.
Cairan pengisi Aki
Sel aki terdiri anoda Pb dan katoda PbO2 dengan larutan elektrolit H2SO4. adanya
larutan elektrolit memungkinkan terjadinya reaki kimia yang menghasilkan arus listrik
untuk menghidupkan kendaraan.
Air sungai dan air tanah
Air sungai dan air tanah mengandung ion-ion sehingga dapat menghantarkan
listrik. Sifat ini digunakan untuk menangkap ikan atau belut di sungai atau di persawahan
dengan cara setrum
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 11 | 13
6. Forum Diskusi
Diskusikanlah jawaban beberapa masalah dan pertanyaan berikut ini.
1. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodanya dicelupkan ke dalam
larutan asam cuka, tetapi pada elektroda tetap terbentuk gelembung gas. Mengapa
demikian?
2. Perkirakan larutan manakah yang akan menghantarkan arus listrik dengan kuatantara
larutan NaCl 0,2 M, H2SO4 0,02 M, dan larutan CH3COOH 0,02 M? Berikan Penjelasan
3. Jelaskan mengapa Tembaga dalam bentuk padat dapat menghantarkan arus listrik,
sedangkan NaCl tidak dapat menghantarkan listrik?
4. Jika diuji dengan alat penguji elektrolit, ternyata larutan NH3 0,1 M meruapak
konduktoryang yang lebih buruk daripada NaCl 0,1 M. Mengapa demikian?
5. Jelaskan kegunaan elektroda pada alat penguji daya hantar listrik.
7. Rangkuman
➢ Larutan merupakan campuran homogen yang komponennya terdiri dari zat terlarut dan
pelarut.
➢ Berdasarkan daya hantar listriknya larutan dikelompokkan menjadi :
• Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan elektrolit.
• Larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan nonelektrolit.
➢ Dalam larutan elektrolit terjadi penguraian ion-ion yang dapat bergerak bebas sehingga
mampu menghantarkan arus listrik.
➢ Senyawa ion dan kovalen polar merupakan senyawa yang tergolong senyawa elektrolit.
➢ Senyawa kovalen polar merupakan senyawa yang tergolong senyawa non elektrolit.
➢ Cara membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan hasil uji larutan
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 12 | 13
DAFTAR PUSTAKA
Chang. 2005. Konsep-Konsep Inti Kimia Dasar Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Brady. 2008. Kimia Universitas Asas dan Struktur. Tangerang: Binarupa Aksara
Purba Michael. 2006. Kimia Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga
Watoni,dkk. 2017. Kimia SMA dan MA untuk Kelas X Kurikulum 2013 Edisi Revisi.
Bandung: Yrama Widya
Saidah, A. 2018. Kimia C1 Untuk SMK/MAK Bidang Keahlian Kesehatan dan Pekerja Sosial.
Jakarta : Erlangga
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat jendral Pendidikan Anak Usia Dini
dan pendidikan Masyarat. 2017. Peranan Elektrolit Dalam Tubuh. Kimia Paket C
Setara SMA/SMK. Jakarta.
Larutan Elektrolit & Non Elektrolit P a g e 13 | 13