The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by falidacung, 2023-05-05 00:29:29

ph

ph

PERUBAHAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA DAN JEPANG Secara umum, akibat adanya penjajahan berabad-abad lamanya di nusantara berdampak kepada perubahan masyarakat Indonesia. Ada perubahan yang memiliki dampak negatif dan adapula perubahan yang berdampak positif. Terjadinya kolonialisme dan imperialisme di Indonesai menyebabkan berbagai perubahan masyarakat Indonesia baik aspek geografis, ekonomi, budaya, pendidikan maupun politilk. PERUBAHAN MASYARKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHN BELANDA : 1. Perluasan dalam Penggunaan Lahan Keadaan Indonesia yang saat itu masih banyak hutan belantara dibuka untuk dijadikan perkebunan dan pemukiman. Berkat pembukaan hutan tersebut, wilayah Indonesia banyak ditanami tanaman ekspor yang bernilai tinggi. Pada masa penjajahan terjadi perubahan besar dalam perkembangan perkebunan di Indonesia. Penambahan lahan untuk tananman ekspor dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Bukan hanya pemerintah kolonial yang mengembangkan lahan perkebunan di Indonesia tetapi juga perusahaan –perusahaan swasta. Pada masa permerintahan kolonial Hindia Belanda banyak perusahaan asing yang menanamkan investasi di Indonesia. Berhektar –hektar hutan dibuka untuk lahan pembukaan lahan pertanian


2. Mengenal Tanaman Baru Komoditas tanaman yang ditanam di perkebunan Indonesia tidak hanya tanaman asli Indonesia, banyak juga tanaman-tanaman baru yang dibawa dan bernilai tinggi. Berkat hal itu, wawasan rakyat Indonesia mengalami peningkatan dan bermanfaat dalam pengembangan perkebunan Indonesia. Pengaruh pemerintah kolonial Barat disatu sisi memilki pengaruh positif dalam mengenalkan berbagai tanaman dan teknolgi dalam pertanian dan perkebunan. Beberapa tanaman andalan ekspor dikenalkan dan dikembangkan di Indonesia. Pengenalan tanamana tersebut bermanfaat dalam pengembangan pertanian dan perkebunan di Indonesia 3. Penyebaran Penduduk dan Urbanisasi Kebijakan politik etis juga membawa dampak dan perubahan bagi masyarakat Indonesia. Banyak penduduk Jawa dikirim ke pulau-pulau lain seperti Kalimantan dan Sumatera untuk dijadikan pekerja murah. Meskipun begitu, persebaran penduduk di Indonesia menjadi lebih merata dan muncul daerah-daerah baru yang menjadi pusat industri dan ekonomi.


Munculnya berbagai pusat industri dan perkebunan berbagai fasilitas di kota menjadi daya dorong perkembangan kota-kota. Urbanisasi terjadi hampir di berbagai daerah di Indonesia. Daerah yang awalnya hutan belantara menjadi ramai dan gemnerlap karena ditemukan area pertambangan. 4. Ditemukannya Tambang-tambang Dalam pembukaan lahan pada masa penjajahan juga dilakukan untuk pertambangan batu bara, minyak bumi dan hasil pertambangan lainnya. Pembukaan lahan pada masa kolonial Barat juga dilakukan untuk pertambangan minyak bumi, batu-bara dan logam. Pembukaan lahan untuk pertambangan ini terutama terjadi pada akhir abad XIX dan awal abad XX 5. Fasilitas Transportasi dan Komunikasi Perubahan lain yang dirasakan masyarakat Indonesia adalah semakin banyaknya fasilitas transportasi dan komunikasi. Pembangunan jalan-jalan raya serta rel-rel


kereta api menjadikan daerah-daerah yang jauh lebih mudah dan cepat untuk dicapai. Selain itu, jaringan komunikasi yang semakin modern menjadikan komunikasi antar masyarakat menjadi lebih mudah, dengan begitu pergerakan nasional rakyat Indonesia menjadi semakin gencar. Pada zaman penjajahan Belanda banyak dibangun jalan raya, rel kereta api dan jaringan telepon. Pembangunan berbagai sarana transportasi dan kuomunikasi tesebut mendorong mobilitas barang dan jasa yang sangat cepat. Pada transportasi laut juga dibangun berbagai dermaga di berbagai daerah di Indonesia. 6. Perkembangan Kegiatan Ekonomi Perubahan masyarakat dalam kegiatan ekonomi pada masa kolonial terjadi baik dalam kegiatan produksi , konsumsi dan distribuasi. Kegiatan produksi dalam pertanian dan perkebunan semakin maju dengan ditemukannya bernagai teknologi pertanaian yang bervariasi. 6. Perubahan Aspek Budaya / Akulturasi Budaya


Akulturasi budaya juga terjadi pada saat bangsa barat datang ke Indonesia. Budaya barat yang masuk ke Indonesia ini kemudian dipadukan dengan budaya asli Indonesia oleh masyarakat. Budaya barat yang masuk ke Indonesia banyak berpengaruh pada arsitektur bangunan, pakaian, kesenian, bahasa, teknologi, bahkan agama. Perubahan kesenian juga terjadi terutama dimasayarakat perkotaan yang mulai mengenal tarian-tarian Barat. Kebiasaan dansa dan minum-minuman yang dikenalkan oleh pejabat Belnada berpengaruh pada perilaku sebagian masyarakat Indoniesia. Ada sebagian bahasa- bahasa Belanda yang berpengaruh dalam kosa kata bahasa Indonesia. 7. Perubahan Dalam Aspek Politik Perubahan politik juga dirasakan oleh masyarakat pada masa penjajahan bangsa barat. Sistem politik bangsa barat yang lebih modern membuat bangsa Indonesia mengenal sistem pemerintahan. Sebelum mengenal politik barat, Indonesia belum memiliki sistem pemerintahan seperti sekarang. Perubahan politik juga membuat banyak organisasi pergerakan nasional berdiri.


Perubahan dalam sistem politik juga terjadi dengan dikenalnya sistem pemerintahan barau . Pada masa kerajaan dikenal Raja dan Bupati, sementara itu mada pasa pemerintahna kolonial barat dikenal Gubernur Jenderal, Residen, Bupati. Para pengguasa kerajaaan menjadi kehilangan kekuasaanya digantikan dengan kekuasaaan pemerintah kolonial Barat 8. Perubahan Dalam pendidikan Sisitem pendidikan pesantren berkembang di berbagai daerah pada masa sebelum kedatangan bangsa Barat. Terdapat dua pendidikan yang dikembangkan pada masa pemerintahan kolonial Barat. Pertama adalah pendidikan yang dikembangkan oleh pemerintahan dan yang kedua adalah pendidikan yang dkembangkan oleh masyarakat.


9. Mengenal Uang Pada masa sebelum kedatangan bangsa-bangsa Barat, masyarakat biasanya bekerja secara bergotong royong. Contohnya, dalam mengerjakan sawah, setiap kelompok penduduk akan mengerjakan secara bersama-sama dari sawah satu ke sawah lainnya. Pada masa kekuasaan kolonial Barat, uang mulai dikenalkan sebagai alat pembayaran jasa tenaga kerja. Keberadaan uang sebagai barang baru dalam kehidupan masyarakat menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat mulai menyenangi uang karena dianggap lebih mudah digunakan


PERUBAHAN MASYARKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHN JEPANG : 1. Perubаhаn dаlаm аspek geogrаfi Lаhаn perkebunаn yang ada pada masa Hindia Belada diubаh menjаdi perkebunаn tаnаmаn jаrаk yаng dikembаngkаn sebаgаi bаhаn produksi minyаk yаng dibutuhkаn sebаgаi mesin perаng Jepang dalam Perang Dunia II. Migrаsi terjаdi untuk mendukung perang Jepang menghadapi Sekutu bаnyаk rаkyаt Indonesiа yаng ikut dаlаm romushа аtаu membаntu Jepаng dаlаm Perаng Duniа II. Kesengsaraan pada masa pendudukan Jepang menyebabkan besarnya angka kematian pada masa pendudukan Jepang 2. Perubаhаn dаlаm аspek ekonomi : Hubungаn perdаgаngаn Indonesiа dengаn duniа putus sehinggа mempersempit kegiаtаn perekonomiаn di Indonesiа. Perkebunаn tаnаmаn ekspor digаnti menjаdi lаhаn pertаniаn untuk kebutuhаn sehаri-hаri. Pembаtаsаn ekspor menyebаbkаn sulitnyа memperoleh bаhаn pаkаiаn. Wаjib setor pаdi dаn tingginyа pаjаk pаdа mаsа pendudukаn Jepаng menyebаbkаn terjаdinyа kemiskinаn luаr biаsа. Dan meningkatnya angka kematian. Di bidang ekonomi, terlihat bahwa rakyat hidup dalam kesulitan dan kemiskinan. Sumber daya dan hasil pertanian dibawa untuk kepentingan perang Jepang. Bahkan pada waktu itu rakyat hanya makan ubi dan bonggol pisang.


3. Perubаhаn dаlаm aspek pendidikаn : Menurunnyа jumlаh gedung sekolаh. Bаhаsа Indonesiа dаpаt menjаdi bаhаsа pengаntаr di berbаgаi sekolаh di Indonesiа. Adapun bahasa Jepang menjadi bahasa utama di sekolah-sekolah. Trаdisi budаyа Jepаng dikenаlkаn di sekolаh-sekolаh mulаi dаri tingkаt rendаh. Para siswa harus digembleng agar bersemangat Jepang (Nippon Seishin). Para pelajar juga harus menyanyikan lagu Kimigayo (lagu kebangsaan Jepang) dan lagu-lagu lain, menghormati bendera Hinomaru, serta melakukan gerak badan (taiso) dan seikerei.


4. Perubаhаn dаlаm aspek politik Jepаng melаrаng dаn membubаrkаn semuа orgаnisаsi pergerаkаn politik yаng pernаh аdа di mаsа koloniаl Belаndа. 5. Perubаhаn dаlаm aspek budаyа Аjаrаn Shintoisme diаjаrkаn pаdа mаsyаrаkаt Indonesiа. terjаdinyа perlаwаnаn mаsyаrаkаt pаdа mаsа pendudukаn Jepаng. Sаlаh sаtu penyebаb perlаwаnаn аdаlаh penolаkаn terhаdаp kebiаsааn menghormаt mаtаhаri.


KESIMPULAN Pada masa penjajahan Belanda dan Jepang banyak sekali perubahan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Perubahan terjadi di berbagai bidang, yaitu politik, ekonomi, sosial, budaya, dan demografi. Tentunya kita menjadi tahu betapa menderitanya rakyat indonesia akibat penjajahan Belanda dan Jepang terhadap Indonesia. Selain penderitaan , kemiskinpun dirasakan selama masa penjajahan. Oleh sebab itu kita sebagai penerus diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang bangsa Indonesia. Sehingga kita akan lebih menghargai jasa pahlawan kita dan lebih mencintai Indonesia. REFERENSI : https://m.tribunnews.com/pendidikan/2022/01/01/perubahan-masyarakat-indonesiadi-masa-penjajahan-jepang-dari-aspek-geografi-hingga-budaya?page=all


https://www.kompas.com/skola/read/2022/08/19/114007769/perubahanmasyarakat-indonesia-pada-masa-penjajahan?page=all https://sites.google.com/view/ips8bab4/c-tumbuh-dan-berkembangnya-semangatkebangsaan/perubahan-masyarakat-indonesia-pada-masa-penjajahan https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/perubahan-masyarakat-indonesia-padamasa-penjajahan-8782/ https://www.academia.edu/8859164/makalah_tentang_bangsa_Indonesia_masa_pe njajahaan_Belanda


Click to View FlipBook Version