The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by arkaresearch.development, 2021-12-22 00:36:44

Bearing & Seal Manual Book

Bearing & Seal Manual Book

Bearing, Seal & Gasket

Perhatikan apakah shaftspline, keyway, atau ujung-ujung yang kasar menyebabkan goresan atau
sayatan dalam seallip selama instalasi (Gambar 58).

Gambar 59 – Kondisi lubang yang akan merusak seal dan menyebabkan kebocoran.
Periksa lubang dimana seal dipasang (Gambar 59). Periksa goresan dan takikan yang dapat
mengakibatkan kebocoran oli. Lubang dari hasil pemesinan yang kasar dapat membocorkan oli
dengan jalan spiral. Sudut-sudut yang tajam pada sisi-sisi lubang dapat menggores bungkus
logam pada seal saat ditekan ke dalam. Goresan-goresan ini memungkinkan kebocoran oli.

Memeriksa Seal untuk Kesesuaian dengan Fluida atau Suhu Operasi
Beberapa oli hidrolik berbahaya untuk seal-seal tertentu, khususnya lip karet. Oli yang salah dapat
mengeraskan atau melunakkan karet sintetis dalam seal dan merusaknya.
Jika seallip melunak, berarti antara seal dan fluida hidrolik tidak cocok. Hal ini dapat terjadi ketika
pabrik telah menetapkan sebuah seal, kemudian costumer menggunakan cairan yang tidak sesuai
dalam sistem. Pengerasan seallip dapat disebabkan oleh panas atau reaksi kimia dengan fluida
yang salah.

Gambar 60 - Seal lip yang rusak karena panas
Pengerasan seallip pada area kontak shaft (Gambar 60) umumnya adalah akibat dari panas yang
berasal dari shaft atau fluida.
Memasang Seal
Pasang seal asli yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat mesin.
Gunakan fluida yang benar sesuai dalam manual operator mesin.

Page 51

Bearing, Seal & Gasket

Jaga agar seal dan fluida bersih dan bebas dari kotoran.
Sebelum memasang seal, bersihkan area shaft atau lubang. Inspeksi area untuk melihat
kerusakan. Kikir atau gosok dengan amplas semua goresan dan haluskan dengan dengan emery
cloth untuk penyelesaian akhir, kemudian bersihkan area untuk membuang partikel logam.
Lumasi seal, khususnya semua lip, untuk memudahkan instalasi. Gunakan fluida hidrolik untuk
melumasi seal. Juga rendam packing dalam fluida hidrolik sebelum dipasang.
Pada metal casedseal, lapisi diameter luar seal dengan lapisan tipis film gasket cement untuk
mencegah kebocoran lubang.

NOTE:
Pre-coated seal tidak membutuhkan cement pada bore fit.

Gunakan tool yang direkomendasikan oleh pabrik untuk memasang seal dengan benar. Ini sangat
penting pada seal-seal yang ditekan. Jika tool pendorong seal tidak tersedia:
Gunakan sebuah ring bulat seperti race bearing bekas yang bisa kontak dengan semua
permukaan terluar dari diameter seal housing.
Gunakan blok kayu persegi. Jangan menggunakan tool yang tajam.
Pasang packing dengan penekanan yang keras. Pastikan packing tidak terlalu kencang.
Gunakan shim stock untuk melindungi seal saat dipasang melewati sudut yang tajam seperti pada
spline shaft. Tempatkan shim plastik bulat (0.003 -0.010 inch) di luar sudut yang tajam, kemudian
cabut kembali setelah seal dipasang.

Gambar 61 – Seal yang terangkat

Pastikan bahwa seal didorong secara merata untuk mencegah seal “terpelintir” (Gambar 61). Seal
yang terangkat membuat oli keluar dan kotoran masuk seperti yang ditunjukkan dalam gambar.
Hati-hati agar tidak membengkokkan atau “mencekungkan” area logam datar pada metal cased
seal. Ini menyebabkan seal mengalami perubahan bentuk.
Setelah perakitan, selalu cek unit secara manual sebelum pengoperasian jika mungkin sebelum
start up pada sistem.
Cobalah untuk mencegah kotoran dan butiran pasir jatuh pada piston rod, dll, setelah dibawa
masuk ke seal. Material ini dapat dengan cepat merusak seal atau menggores permukaan logam.
Pemeriksaan Run-in pada Lip Type Seal Baru

Page 52

Bearing, Seal & Gasket

Saat liptypeseal yang baru dipasang pada shaft yang bersih, periode percobaan (break-in) selama
beberapa jam diperlukan untuk mendudukkan seallip pada permukaan shaft. Selama periode ini
seal menghaluskan pola pada shaft dan shaft kemudian mendudukkan lipcontact.
Selama periode ini, sedikit perembesan mungkin terjadi. Setelah duduk dengan sempurna, seal
akan bekerja tanpa banyak kebocoran.

Page 53

Bearing, Seal & Gasket
Page 54


Click to View FlipBook Version