LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD 3)
Materi : Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia
Sub Materi : Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan Internasional Indonesia
KELAS : XI IPA 1
NAMA : Restu Rahayu Bara
KOMPETENSI DASAR :
3.1 Memahami kondisi wilayah dan posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia
4.1. Menyajikan contoh hasil penalaran tentang posisi strategis wilayah Indonesia sebagai poros
maritim dunia dalam bentuk peta, tabel, dan/ atau grafik
PETUNJUK !
Kerjakan lembar kegiatan siswa berikut secara individu !
Alokasi waktu 60’
Amati Peta Jalur Transportasi dan Perdagangan Internasional Indonesia
Deskripsikan Sejarah Jalur Transportasi dan Perdagangan Masa Kerajaan Sriwijaya dan
Majapahit
Menjelaskan Alur Laut Kepulauan Indonesia berdasarkan Peta
Kerjakan soal-soal di bawah ini!
1. Perhatikan peta berikut ini :
a. Deskripsikan secara jelas jalur Transportasi dan Perdagangan jaman Kerajaan
Sriwijaya berdasarkan peta diatas
Pusat Kerajaan Sriwijaya terletak di Palembang, di dekat pantai dan di tepi Sungai Musi, karena
berdekatan dengan pantai, maka perdagangan menjadi cepat berkembang. Kemudian perdagangan
menjadi mata pencaharian pokok masyarakat Sriwijaya. Perkembagan perdagangan didukung oleh
letak Sriwijaya yang strategis. Sriwijaya terletak dipersimpangan jalur perdagangan internasional.
Para pedagang dari India ke Cina atau dari Cina ke India singgah dulu di Sriwijaya, begitu juga
pada pedagang yang akan ke Cina. Sriwijaya mampu menguasai kawasan perairan Asia Tenggara,
Perairan laut Natuna, Selat Malaka, Selat Sunda dan Selat Jawa. Kerajaan Sriwijaya memulai
pelayaran dengan tujuan ekspedisi laut , dimulai dari Tiongkok ke Samudra Hindia dan melewati
kepulauan Indonesia bagian barat hingga sampai di Timur tengah dan pantai Timur Afrika.
Malaka yang berada di Malaysia mendapat sebutan Jalur Sutra, karena menjadi salah satu jaringan
terbesar kala itu. Pulau Sumatera dilalui jalur eksternal yaitu jalur perdagangan Internasional
khususnya kapal-kapal asing yang berlayar dari Asia Barat dan Asia Timur yang singgah di
pelabuhan Internasional Malaka kemudian berlayar menyusuri pantai timur Pulau Sumatera dan
Jawa .
1
2. Perhatikan Peta berikut!
b. Deskripsikan secara jelas jalur Transportasi dan Perdagangan jaman Kerajaan
Majapahit berdasarkan peta diatas
Majapahit menguasai kerajaan-kerajaan lain di semenanjung Malaya Borneo Sumatra Bali
dan Filipina. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang di Jawa, Sumatra,
Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah
kekuasaannya masih diperdebatkan. Pengaruhnya bahkan sampai ke negara-negara asing
seperti Siam, Ayuthia, Lagor, Campa (Kamboja), Anam, India, Filipina, China.
Betapa luas wilayah Majapahit sehingga eksistensi Majapahit sangat disegani diseluruh
dunia. Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai
Semenanjung Malaya dan dianggap sebagai salah satu dari kerajaan terbesar dalam sejarah
Indonesia. Kerajaan Majapahit Melakukan kegiatan ekspor rempah-rempah dengan
pelabuhan tersibuk di daerah Bubat dan Canggu yang merupakanPelabuhan utama
Majapahit. Kedua pelabuhan ini berlabuh kapal-kapal dari seluruh nusantara dan
mancaegara, seperti Siam, Champa, Myanmar, Kamboja, Tiongkok, India dan Bangladesh.
3. Perhatikan Peta Transportasi Dunia Berikut!
2
c. Berdasarkan peta diatas, Nampak bahwa laut-laut Indonesia sangat penting. Jelaskan
Mengapa laut-laut Indonesia tersebut sangat penting bagi kegiatan transportasi
Internasional, kemudian tuliskan juga 4 jalur utama perairan Indonesia dan 4 titik
strategis Indonesia yang disebut dengan istilah “Choke Points”
Alasan mengapa Laut-laut tersebut penting :
Indonesia terletak pada posisi silang di antara Benua Asia dan Australia, serta di
antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Lokasi ini menguntungkan Indonesia
karena menjadi inti jalur perdagangan lalu lintas dunia dan menjadi jalur
transportasi negara-negara lain.
Jalur laut adalah jalur yang paling efisien untuk mengangkut barang dalam jumlah
besar.
Indonesia terletak di jalur strategis perdagangan internasional yang disebut jalur sutra
laut, yaitu dari Tiongkok dan Indonesia, melalui Selat Malaka ke India
Jalur utama Perairan Indonesia :
Selat Malaka, Laut Arafuru, Laut Sulawesi, dan Laut Jawa.
4 Titik srategis Indonesia(Chakepoint) :
Selat Malaka (antara dataran Asia dan Pulau Sumatera), Selat Sunda (antara Pulau
Sumatera dan Pulau Jawa), Selat Lombok (antara Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Barat), dan Selat Ombai-Wetar (antara Pulau Alor dan dataran Sunda Kecil).
4. Perhatikan Peta berikut!
AlkI i AlkI iii
ab
AlkI ii c
d. Berdasarkan peta diatas, identifikasi dengan menuliskan angka pada peta, 3 Alur Laut
Kepulauan Indonesia (ALKI) berdasarkan PP no 37 tahun 2002
1. ALKI I(Selat Sunda) Melintasi Laut Cina Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa,
Selat Sunda, Samudra Hindia. Difungsikan untuk pelayaran dari Laut Cina
Selatan melintasi Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, dan Selat Sunda ke
arah Samudera Hindia dan sebaliknya.
2. ALKI II(Selat Lombok) Melintasi Laut Sulawesi, Selat Makassar, Laut Flores,
Selat Lombok. Difungsikan untuk pelayaran dari Laut Sulawesi melintas Selat
Makasar, Laut Flores dan Selat Lombok menuju arah Samura Hindia, dan
sebaliknya.
3. ALKI III(Selat Ombai-Wetar) Melintas Samudra Pasifik, Laut Maluku, Laut
Seram, Laut Banda, Selat Ombai, Laut Sawu, Samudra Hindia. Terbagi menjadi
3, yaitu :
3
ALKI III-A melalui Laut Sawu, Selat Ombai, Laut Banda, (barat Pulau Buru),
Laut Seram (timur Laut Monggole), Laut Maluku, dan Samudra Pasifik.
ALKI III-B melalui Laut Timor, Selat Leti, Laut Banda, (barat Pulau Buru), Laut
Seram (timur Laut Monggole), Laut Maluku, dan Samudra Pasifik.
ALKI III-C melalui Laut Arafuru, Laut Banda, (barat Pulau Buru), Laut Seram
(timur Laut Monggole), Laut Maluku, dan Samudra Pasifik.
e. Berdasarkan jawaban diatas (bagian d), berilah tanda atau symbol pada ALKI atau
Ekoregion yang paling dekat dengan wilayah kalian, kemudian carilah data potensi
perikanan dan pariwisata di Ekoregion tersebut, pastikan data berasal dari sumber yang
valid dan actual
Alki yang paling dekat dengan wilayah Balikpapan adalah wilayah ALKI 2, karena
Alki 2 melintasi Laut Sulawesi, Selat Makassar, Laut Flores, Selat Lombok. Dimana
Balikpapan sebelah Utara dan Selatan berbatasan langsung dengan Selat Makassar.
4