Edisi 39/ JUlI 2023 03 05 09 Karya Bertobat dosa k'luar keselamatan BERTOBAT & HIDUP UNTUK TUHAN
[email protected] Persembahan: BCA GRII KiTa 0033090550 Dapatkan MAJALAH KITA! Majalah KiTa dapat diunduh pada link ini: anak.stemi.id Syalom, Bagaimana kabar kalian? Semuanya saat ini sedang menikmati liburan bukan? Walaupun sedang libur tetap gunakan waktu dengan baik dan bertanggung jawab untuk kemuliaan Tuhan ya. Dalam KITA edisi ini kita akan belajar apa artinya bertobat dan bagaimana hidup untuk Tuhan. Selamat menikmati dan mendapat berkat Tuhan melalui membaca KITA. Salam, Redaksi KITA.
03
04
05 Kalian pasti sering mendengar kata “bertobat” bukan? Apa arti “bertobat” atau “pertobatan”? Apakah bertobat sama dengan orang yang ketahuan mencuri lalu dipukul ramai-ramai, kemudian berteriak, “Aduh, tobat,tobat!”? Tentu tidak sama. Mari kita meneliti apa yang Alkitab katakan tentang bertobat yang sesungguhnya.
06 Kisah Para Rasul 14:15 menulis, “Kami disini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan yang sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup.” Mengapa kita bertobat? Bukan karena takut dipukul atau dihukum, tetapi karena mendengar Injil Yesus Kristus. Injil Yesus Kritus adalah bahwa Tuhan Yesus sangat mengasihi kita sehingga rela mati untuk kita, manusia berdosa. Maka kita harus percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat kita. Seperti yang dikatakan dalam Kisah Para Rasul 11:21, kita percaya dan berbalik kepada Tuhan. “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan”. Kisah Para Rasul 3:19. Setelah mengerti kasih Tuhan Yesus, maka kita menjadi sadar akan dosadosa kita. Kita sadar bahwa kita adalah manusia penuh dosa. Kita yang seharusnya dihukum karena dosa, tetapi Tuhan mengasihi kita dan Tuhan Yesus rela mati dihukum untuk menggantikan kita. Kita tidak boleh sombong dan berkata, “Aku orang suci, aku orang baik dan tak pernah berbuat dosa.” Menurut Alkitab, semua manusia, termasuk kita adalah orang berdosa (Roma 3:23). Jadi kita perlu sadar akan dosa-dosa kita. DIMULAI DENGAN MENDENGAR INJIL SADAR AKAN DOSA-DOSA KITA KITA MEMOHON TUHAN MENGAMPUNI
07 “Bertobat dan menerima pengampunan dosa.” (Kisah Para Rasul 5:31) Setelah sadar akan dosadosa kita, mari mohon Tuhan mengampuni setiap dosa kita. Bertobat yang sesungguhnya berarti mengakui semua dosa kita dengan sungguh-sungguh dan jujur. Maka Tuhan akan mengampuni kita. Jadi bertobat bukan hanya sadar akan dosa-dosa kita. Setelah sadar kita juga harus menyesal dan memohon Tuhan mengampuni serta tidak melakukan dosa lagi. Tuhan akan menyucikan kita (1 Yoh 1:9) dan menjadikan kita ciptaan baru (2Kor 5:17). kepada Allah” (Kisah Para Rasul 26:18). Bertobat yang sesungguhnya juga mendorong kita untuk meninggalkan perbuatan kegelapan atau perbuatan dosa dan lepas dari kuasa iblis. Dahulu, sebelum kenal Tuhan Yesus, kita hidup di bawah kuasa iblis. Kita hidup di dalam kegelapan. Artinya, kita menuruti perkataan-perkataan iblis, mengikuti ajakan-ajakan yang mendatangkan dosa. Kita tidak peduli pada agama, tidak menyembah Tuhan, tidak menghormati orang tua, tidak mau ke Gereja. Tetapi ketika bertobat, kita kembali kepada Tuhan dan mempunyai hidup di dalam terang. “Supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang, dan dari kuasa iblis LEPAS DARI KUASA IBLIS MENINGGALKAN SEGALA KEJAHATAN
08 “Supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu” (Kisah Para Rasul 3:26). Bertobat juga berarti meninggalkan semua dosa atau kejahatan. Apa yang dimaksud dengan dosa atau kejahatan? 1. Kejahatan di dalam hati, seperti pikiran yang kotor, iri, dengki, sombong, bersungut-sungut. 2. Kejahatan perkataan, seperti mengejek, memfitnah, berdusta, mengutuk orang lain, membongkar rahasia teman. 3. Kejahatan perbuatan, seperti menyontek, mencuri, menyakiti, bertindak kejam, melawan orang tua. Ketika masih melakukan kejahatan-kejahatan demikian, jika bertobat sungguh-sungguh maka kita harus meninggalkan semua itu dan tidak melakukannya lagi. “Kamu berbalik dari berhalaberhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar” (1 Tesalonika 1:9) Apa artinya menyembah berhala? Pada zaman dahulu, orang menyembah patung dan dewa-dewi. Menyembah binatang, pohon, batu, bintang, bulan, matahari, dan sebagainya. Bahkan pada zaman sekarang juga masih ada orang yang menyembah berhala, khususnya menyembah patung. Kamu mungkin tidak menyembah hal-hal BERBALIK DARI MENYEMBAH BERHALA
09 demikian, tetapi berhala dapat juga berarti hal-hal yang mengikat kita sehingga menjauhkan kita dari Tuhan, melawan orang tua dan melalaikan kewajiban kita. Kamu mungkin terikat dengan hobimu, oleh kesenanganmu nonton TV, main game, nonton bioskop, baca komik dan masih banyak lagi. Jika kamu kecanduan dan terikat oleh kesenangankesenangan demikian, sebenarnya kamu telah menjadikan semua itu berhala. Mengapa? Karena kamu lebih mementingkan hal-hal tersebut daripada belajar, membantu orang tua, berdoa, ke Gereja, dan lainlain. Ketika sudah bertobat, kita harus meninggalkan semua hal-hal duniawi yang mengikat kita. “Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada Gembala dan Pemelihara jiwamu.” (1 Petrus 2:25) Bertobat juga berarti kembali kepada Tuhan dari jalan yang sesat, dan kehidupan yang sekarang dipimpin oleh Gembala kita, yaitu Tuhan. Sebelum percaya Tuhan Yesus, hidup kita sesat seperti domba dan tanpa gembala. Ketika bertobat, kita kembali kepada Tuhan. Setelah bertobat Tuhan yang memimpin kita. Bagaimana Tuhan memimpin kita? Melalui Firman Tuhan dan Roh Kudus. HIDUP DIPIMPIN OLEH TUHAN.
10 Karena itu kamu harus rajin membaca Alkitab untuk mengetahui pimpinan Tuhan. Kamu juga harus rajin berdoa memohon pertolongan Roh Kudus sehingga hidupmu seperti domba yang digembalakan oleh Tuhan. meninggalkan dosa, dan memulai hidup baru. Hidup bagi Tuhan, hidup untuk melakukan perbuatan benar sesuai Firman Tuhan. Hidup kita dipakai untuk mengabarkan Injil, untuk melayani Tuhan, mengasihi dan menolong sesama, menghasilkan buah-buah pertobatan. “Berbaliklah dari berhalaberhala kepada Allah, untuk melayani Allah yang hidup dan benar” (Kisah Para Rasul 26:20B). Bertobat adalah kembali kepada Tuhan. Kembali untuk apa? Untuk hidup bagi Tuham, melakukan perbuatanperbuatan yang benar dan melayani Tuhan. Jadi, bertobat berarti percaya Tuhan Yesus, kembali kepada Tuhan, sadar akan dosa kita, MELAYANI TUHAN YANG HIDUP DAN BENAR
11
Dosa K'luar Teks & Musik:John E. Sung (27 September 1901-18 Agustus 1943) Lagu Dosa K’luar ditulis oleh John Sung. John Sung adalah seorang pekabar Injil dari Tiongkok. Hidup John Sung merupakan kesaksian seseorang yang sangat cinta Tuhan. Ketika menjadi hamba Tuhan, ia terus berusaha hidup untuk memuliakan Tuhan. John Sung diberi gelar Obor Allah di Asia, karena ia merupakan seorang penginjil yang luar biasa, khususnya dalam acara-acara Kebaktian Kebangunan Rohani yang dipimpinnya. John Sung lahir di desa Hong Chek, wilayah Hing Hwa di propinsi Fukien, Tiongkok Tenggara, pada tanggal 27 September 1901. Nama kecil yang diberikan keluarganya adalah Ju Un, artinya Kasih Karunia Allah. Ketika kecil John Sung merupakan anak yang cerdas tetapi sangat nakal. John Sung pernah melempar sebuah mangkuk berisi nasi panas ke wajah adiknya. Karena takut dihukum atas perbuatannya ia melompat ke dalam sumur. Suatu kali sesudah dipukul ayahnya, ia mengintip dan heran melihat ayahnya sedang menangis. Lalu ia berlari kepada ayahnya dan berteriak, “Apa yang terjadi, Ayah? Ayah menghukum aku, tetapi aku tidak menangis. Mengapa ayah yang menangis?” Dan Ayahnya menjelaskan bahwa ayahnya menangis karena sesungguhnya ketika menghukum John Sung, ayahnya sangat sedih, Ayahnya juga menjelaskan bahwa seperti ini juga kasih Tuhan kepada manusia berdosa.” Pada tahun 1913, dalam sebuah Kebangunan Rohani di Hing Hwa, John Sung bertobat. Sejak itu, John Sung mulai melayani Tuhan khususnya pelayanan mengabarkan Injil. John Sung sangat pintar sehingga ia mendapat beasiswa belajar di Amerika, berkat kecerdasannya John Sung meraih gelar doktor dalam 12
13 Oleh: Kak Lukman bidang kimia. Dimana pada masa itu jarang sekali orang yang memiliki gelar tersebut. Setelah lulus kuliah doktor, tanggal 10 Februari 1926 John Sung memutuskan untuk menjadi hamba Tuhan dan mendaftarkan diri di Union Theological Seminary. Tanggal 4 Oktober 1926, John Sung kembali ke Tiongkok. Ketika kapal hendak merapat di dermaga pelabuhan Shang Hai, John Sung membuang ijazah sarjana serta semua tanda penghargaan yang diperolehnya ke laut. Ia berpikir bahwa penghargaan-penghargaan dan ijazah tersebut dapat menggoda ia untuk meninggalkan panggilannya sebagai hamba Tuhan. John Sung menanggalkan semua kemuliaan dunia untuk mendapat yang lebih berharga, yakni kemuliaan Allah. Suatu ketika, di kota Shang Hai, ketika John Sung akan berkhotbah, sangat banyak orang yang datang dan sementara menunggu pengkhotbah mereka asyik bercaka-cakap. Ketika John Sung muncul, tiba-tiba dengan tinjunya ia memukul meja sekeraskerasnya sambil berteriak, “Apakah ini gedung untuk berkomedi atau untuk kebaktian?” Semua terdiam, lalu John Sung mulai berkhotbah John Sung sangat giat melayani Tuhan dan berkeliling memberitakan Injil kemana-mana, tetapi tubuh John Sung dari hari ke hari semakin lemah, dan hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa ia menderita kanker dan TBC. Tahun 1943 merupakan tahun paling sulit bagi John Sung, sangat jelas bahwa ia akan segera meninggal. Suatu malam ia tidak sadar, tetapi besoknya pulih kembali dan menyanyikan tiga lagu rohani. Tidak lama kemudian tubuhnya kembali lemah. Pada tanggal 18 Agustus 1943, dalam usia empat puluh dua tahun, John Sung dipanggil Tuhan, saat itu sahabat-sahabatnya sedang berdoa di samping tempat tidurnya. Inilah teladan hidup dari John Sung pencipta lagu Dosa K’luar, teladan hidup seorang hamba Tuhan yang sangat mencinta Tuhan dan giat melayani sampai akhir hidupnya bahkan ketika ia sakit keras. John Sung, Sang Obor Allah di Asia.
Guru dan orang tua terkasih, “PELITAKU” adalah bahan saat teduh untuk anak-anak. Melalui “PELITAKU” anak diajak untuk bersaat teduh dengan teratur setiap hari. Selama sebulan anak mempelajari dan merenungkan Firman Tuhan, dengan satu tema khusus secara tuntas, dan menerapkannya dalam hidup mereka sehari-hari. Selaku guru dan orang tua, Anda dapat menuntun dan menemani anak bersaat teduh sambil mendiskusikan tema yang diberikan hari itu. Sebagai tanda Anda telah mendampingi anak bersaat teduh, disediakan tempat untuk memberi paraf. Aturlah waktu SAAT TEDUHmu dengan TERATUR Siapkan Alkitab, pensil dan PELITAKU Carilah TEMPAT yang TENANG Bacalah bacaan ALKITAB dan Saat Teduhmu untuk hari ini RENUNGKAN apa yang kamu baca tadi Berdoalah supaya TUHAN memimpinmu Redaksi : - Vik.Susana Jusuf - Vik. Lukman Sabtiyadi Tim Redaksi Majalah Kita dan Pelitaku Desain dan Gambar : - Karlina - Minerva Utomo - Henrica Citra Penulis Pelitaku: - Vik. Dewi Arianti Penyunting: Redaksi Majalah KITA
Apa Jawabnya Hari ke 1 Mengapa Tidak Setia? Hakim-hakim 1:1-36 Apa yang dapat kita amati sebagai pola atas ketidak setiaan bangsa Israel dalam bacaan hari ini? Mereka beralasan tidak membasmi semua suku yang Tuhan perintahkan karena suku tersebut sudah dalam keadaan lemah dan terdesak. Juga ada kesempatan untuk memperbudak mereka sehingga bangsa Israel dapat memperoleh budak dengan mudah, mereka mendapat pekerja untuk membelah kayu dan melakukan pekerjaan berat lainnya. Alangkah menyenangkan ketika tidak perlu berjuang, mendapat tanah dan budak pula. Ini adalah keputusan yang mereka pikir sangat tepat dan menguntungkan. Jika menjalankan Firman Tuhan dan harus membasmi mereka, pasti lebih sulit karena harus berperang dan tidak mendapat budak gratis. Apakah ini benar? Sama sekali tidak karena ini tidak sesuai dengan perintah Tuhan. Keinginan mau cepat untung dan menukarnya dengan tidak taat kepada Tuhan adalah keinginan yang salah. Mengapa bangsa Israel tidak setia? Bapa di sorga, saya sering mau cepat enak dan tidak memperdulikan perintah-Mu. Tolong saya untuk belajar mengingat perintah-Mu dan menjadi anak yang bertanggung jawab. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Tuliskan lima hal yang menjadi kewajiban utamamu di atas sebuah kertas, lalu tempelkan di meja belajarmu atau di tempat yang sering dilihat supaya engkau dapat mengingatkan diri sendiri untuk melakukan hal tersebut. Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Ternyata apa yang orang Israel pikir adalah keuntungan di mata Tuhan adalah kerugian besar. Demi mendapat untung tetapi mengorbankan ketaatan pada Tuhan adalah kerugian besar. Seringkali kita hitung untung rugi dengan mudah atau tidaknya sebuah pekerjaan, dengan enak atau tidaknya perasaan kita, bukan dengan taat atau tidaknya pada perintah Tuhan. Kerugian adalah jika kita dapat untung besar tetapi mengorbankan ketaatan dan sikap hormat kita pada Tuhan. Jika kita hanya mengukur segala sesuatu berdasarkan apakah enak atau tidak, untung atau rugi, maka sangat mudah terjebak dalam berbagai jerat yang akan menjauhkan kita dari Tuhan. Selama ini apa saja yang telah menjadi jerat bagimu sehingga jauh dari Tuhan? Jerat tersebut dapat kelihatan tidak membahayakan, tetapi akan mengikis iman dan sifatmu sampai habis dan itulah kemenangan dosa. Maka mari kembali setia pada Tuhan dan Firman-Nya. 2 Apa Jawabnya Hari ke 2 Jerat Bagimu! Hakim-hakim 2:1-5 Apa yang menjadi jerat orang Israel? Bapa kami di sorga, dalam banyak hal saya sudah terjerat dan menjebak diri sendiri. Pimpin saya untuk dapat melepaskan diri dari jerat tersebut. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan jebakan-jebakan yang menjebak engkau untuk tidak taat pada perintah Tuhan. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Jawaban: Lakukan Doa
3 Apa Jawabnya Hari ke 3 Penyesalan Sementara. Hakim-hakim 2:1-5 Ketika orang Israel ditegur akan ketidak setiaan mereka, mereka menangis dan menyatakan penyesalan. Sepertinya ada pertobatan sejati. Tetapi apakah demikian? Ternyata bangsa Israel kembali melakukan dosa. Penyesalan dan tangisan jika tidak mengubah hati kita untuk Tuhan dan mau menjalankan kehendak-Nya, itu bukan pertobatan sejati. Kita dapat menangis karena dosa kita ditegur, kita dapat menyesal karena tidak menjalankan kehendak Tuhan, tetapi kita juga dapat mengabaikan kehendak Tuhan yang sama setelah tidak merasa menyesal lagi. Dan inilah yang terjadi pada orang Israel dan sangat mungkin juga terjadi pada kita. Mari minta kepada Tuhan untuk pertobatan sejati. Jika selama ini engkau main-main dengan pertobatanmu, maka engkau dalam bahaya besar! Apa tanda penyesalan yang hanya sementara saja? Apakah penyesalan demikian ada gunanya? Bapa di sorga, ampuni saya jika saya sering menyesal tetapi tidak sungguhsungguh. Tolong saya untuk dapat menyesal sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan dosa yang sering engkau lakukan. Apakah engkau masih sering melakukannya? Berdoa minta kekuatan dari Tuhan untuk tidak melakukannya lagi, untuk engkau dapat bertobat sungguh-sungguh dari dosamu. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban:
4 Apa Jawabnya Hari ke 4 Setia Walaupun Tidak Ada Yang Mengawasi. Hakim-hakim 2:6-11 Catatan Alkitab menulis bahwa bangsa Israel taat pada Tuhan ketika Yosua masih hidup. Ternyata anakanak mereka tidak sungguh-sungguh mendengarkan Firman yang Yosua bagikan. Anak-anak tersebut mungkin rajin datang dalam pertemuanpertemuan ibadah bangsa Israel, tidak pernah bolos kelas agama untuk belajar Taurat dan fasih sekali menyanyikan mazmur dan pujian, tetapi ternyata hati mereka tidak berpaut pada Tuhan. Mereka mungkin melihat semua itu hanya sebagai upacara rohani saja. Dan ini juga sering kita lakukan sebagai generasi muda. Kita tidak mengerti hati orang tua kita yang cinta Tuhan. Hati kita jauh dari Tuhan sehingga ketika orang tua atau orang yang mengawasi kerohanian kita sudah tidak ada, kita akan berpaling dari Tuhan. Mengapa bangsa Israel menyimpang dari Tuhan? Bapa di sorga, walaupun tidak ada yang mengawasi, saya tahu mata Tuhan mengawasi saya dengan kasih dan keadilan. Saya mau menyadari hal ini setiap hari dan tidak meninggalkan Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Apa yang akan engkau lakukan agar hidupmu tidak menyimpang dari Tuhan dan kasih-Nya? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban:
5 Apa Jawabnya Hari ke 5 Bangsa Israel Meninggalkan Tuhan. Hakim-hakim 2:12-13 Bangsa Israel terpikat pada ilah-ilah palsu. Ilah palsu tidak terburu-buru menjerat mereka, tetapi kesenangan dan keseruan menyembah ilah palsu sedikit demi sedikit mempengaruhi cara berpikir dan selera mereka setiap hari, sehingga mereka tidak sadar sudah dikuasai oleh ilah palsu dan semakin jauh dari Tuhan Yang Sejati. Mereka tidak mau beribadah kepada Tuhan sejati, kesannya kuno, terlalu ketat dan tidak menyenangkan, mirip dengan kita sekarang, ibadah yang sejati rasanya membosankan. Tetapi akhirnya bangsa Israel akan ditindas oleh bangsa-bangsa asing yang menawarkan ilah palsu. Kesenangan dosa selalu menggoda kita, setelah terjerat sulit melepaskan diri karena dosa menindas kita. Mari jangan mau terjerat oleh ilah palsu seperti bangsa Isarel. Mari beribadah hanya kepada Tuhan Yang Sejati. Bagaimana bangsa Israel menyakiti hati Tuhan? Bapa di sorga, seringkali saya meninggalkan Tuhan demi kesenangan dan mengikuti bujukan teman-teman saya. Ampunilah sayaTuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Anak-anak, dalam hal apa saja engkau memilih meninggalkan Tuhan demi kesenanganmu? Apakah Tuhan berkenan akan hal itu? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban:
Bagaimana perasaan Tuhan ketika umat-Nya berpaling dari Tuhan dan memberikan hidup mereka menyembah ilah palsu? Hati Tuhan sangat sakit. Tuhan bersukacita ketika umat-Nya taat dan hidup suci. Tuhan sangat sakit hatinya ketika umat-Nya memberontak dan menyembah ilah palsu yang akan menghancurkan hidup mereka. Tuhan murka ketika umat-Nya mempermainkan kesucian dan anugerah-Nya. Mengapa Tuhan sangat sakit hati ketika umat-Nya menyembah berhala? Tuhan adalah satusatunya sumber segala sesuatu, tetapi umat-Nya memberikan hati mereka bukan kepada Tuhan. Umat-Nya memberikan hati mereka pada ilah palsu. Tuhan ingin umatNya menyembah Tuhan karena hanya dengan demikian umat-Nya mendapat hidup yang suci. Hari ke 6 Bangsa Israel Menyakiti Hati Tuhan. Hakim-hakim 2:12-13 6 Bapa di sorga, pimpinlah pemikiran saya sehingga dapat membedakan mana yang sejati dan bukan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Apakah yang Tuhan rasakan ketika engkau lebih memilih mengejar kesenangan daripada menjalankan kehendak-Nya? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Jawaban: Lakukan Doa Apa Jawabnya Ketika bangsa Israel Israel menyembah ilah lain, ilah yang palsu, bagaimana reaksi Tuhan?
Hari ke 7 Tuhan Menghukum Umat-Nya. Hakim-hakim 2:14-16 7 Bagaimana Tuhan menghukum Apa Jawabnya umat-Nya? Tuhan menyatakan jika mereka menyembah ilah palsu, maka ilah palsu dan bangsa penyembah ilah palsu selalu bertujuan menguasai dan menindas mereka. Tuhan menghukum bukan dengan balas dendam untuk membuat umat-Nya kapok. Tetapi dengan membiarkan umat-Nya mengalami apa artinya menjadi penyembah berhala. Berhala akan menindas mereka. Pada awalnya ketika menyembah berhala tidak seperti itu, kelihatannya menyenangkan, tetapi itu hanya kesan pertama. Ilah palsu akan mengacaukan hidup kita. Tuhan menciptakan kita untuk hanya ingin akan Tuhan, akan kesucian dan kemuliaan-Nya serta kelimpahanNya, dan itu semua tidak ada pada ilah palsu. Apakah yang dilakukan Tuhan kepada umat-Nya yang sengaja meninggalkan Tuhan? Bapa di sorga, saya tidak mau hidup jauh dari Tuhan dan menjadi permainan bagi dunia ini. Saya memerlukan pertolongan Tuhan untuk tidak meninggalkan Tuhan Tolong saya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pernahkah engkau merasakan hukuman dan teguran dari Tuhan? Dalam hal apa? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban:
Hari ke 8 Mengapa Senang Jatuh Bangun di Dalam Dosa? Hakim-hakim 2:17-23 8 Mengapa manusia senang Apa Jawabnya jatuh bangun di dalam dosa? Pertama, walaupun sengsara, kita masih menikmati dosa, menikmati kesenangan yang kita inginkan walaupun hati kita tahu bahwa hal tersebut akan menyakiti Tuhan dan tidak berkenan kepada Tuhan. Kita berpikir dosa sangat menyenangkan dan nanti dapat dihapus dengan meminta ampun, Tuhan pasti akan mengampuni. Pikiran seperti ini adalah pikiran yang tidak baik dan jahat sekali. Jika kalian berpikir seperti ini, mungkin kalian belum sungguh-sungguh mencintai Tuhan! Bertobatlah! Kedua, karena tidak berkuasa dengan cengkraman dosa dan godaan, kita ingin selalu bertobat dan menjadi baik, tetapi mengapa selalu jatuh dan gagal lagi?.Apa yang harus dilakukan? Tuhan sangat ingin umat-Nya kembali dan mengalami kasih-Nya. Kembalilah kepada Tuhan dengan segenap hatimu karena Tuhan telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal untuk membawa engkau kembali. Datanglah pada Tuhan Yesus. Setelah meninggalkan Tuhan, apa yang menjadi pola hidup bangsa Israel? Bapa di sorga, saya tidak mau terus menerus jatuh bangun di dalam dosa. Saya tidak mau menyia-nyiakan anugerah-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan, dalam hal apa saja engkau masih jatuh bangun di dalam dosa atau hal-hal yang tidak berkenan pada Tuhan? Berjuang dan berdoalah agar Tuhan menuntun hidupmu. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Jawaban: Lakukan Doa
Semua penyembaha ilah palsu dan berhala akan merusak segalanya. Bacaan kita hari ini menyatakan bahwa umat Tuhan sudah salah dan kacau hidupnya. Mereka sembarangan menjalankan hidup. Mereka tumbuh besar dan menikah, mendidik anak-anak mereka dalam penyembahan berhala. Mereka tidak lagi mengerti tujuan hidup ini, semua diputuskan berdasarkan kesenangan diri sendiri. Mereka tidak perduli dan takut akan Tuhan. Kita diciptakan untuk hidup menikmati Tuhan dan anugerah-Nya. Tetapi seringkali kita hanya ingin menikmati diri sendiri. Bayangkan jika dari kecil kita boleh melakukan apa saja yang kita suka, main terus, baca komik terus, tidak mau membuat PR, menonton film terus, jalan-jalan di mal dan tidak suka belajar. Atau kita belajar untuk mengalahkan saingan kita di kelas, untuk dipandang baik oleh guru dan teman-teman, serta masih banyak lagi. Coba bayangkan apa jadinya hidupmu dua puluh tahun dari sekarang jika engkau hidup demikian? Maka kita harus bertanya kepada Tuhan untuk apa hidupku dan bagaimana aku harus hidup untuk Tuhan? Hanya melalui Alkitab kita akan mendapat jawabannya. Mengapa Senang Jatuh Bangun di Dalam Dosa? Hari ke 9 Hakim-hakim 3:1-6 9 Apa Jawabnya Apakah kesalahan Bangsa Israel dalam hidup mereka? Bapa di sorga, pakailah saya untuk melayani dan hidup berkenan pada Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan dalam hal apa engkau dapat dipakai Tuhan? Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban: Hidup Untuk Siapa?
Hari ke 10 Hakim-hakim 3:7-11. Periode hakim-hakim mencatat Apa Jawabnya beberapa hakim yang dibangkitkan Tuhan untuk menyelamatkan umatNya dari penindasan bangsa lain. Pencatatan hakim-hakim di dalam kitab ini diawali dengan hakim bernama Otniel dan diakhiri dengan catatan hakim bernama Simson. Antara Otniel sampai Simon, kita akan menjumpai catatan karakter hakim yang semakin lama semakin merosot hidupnya. Kekacauan zaman hakimhakim terjadi karena bangsa Israel hidup semaunya sendiri. Tidak ada yang mengatur mereka dan mereka tidak taat kepada Tuhan, sehingga masing-masing menempuh jalan yang mereka anggap benar dan menganggap diri mereka yang benar. Kehidupan bangsa Israel pada zaman hakim-hakim sangat kacau. Tetapi Otniel masih memiliki catatan hidup yang baik. Ia seorang yang berani, mempunyai kemampuan berperang dan Tuhan menyertai Otniel. Dengan cara apa Otniel menghakimi bangsa Israel? Bapa di sorga, saya memerlukan RohMu yang kudus untuk memberi saya hikmat dan keberanian menjalankan tugas sayasehari-hari. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Berdoa, minta Roh Kudus memimpin hidupmu sehingga engkau berbijaksana dan memiliki keberanian menjalankan Firman Tuhan di rumah, di sekolah dan di mana saja. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Jawaban: Lakukan Doa 10 Otniel
Bapa di sorga, tolong saya supaya menjadi orang Kristen yang berani dan tangkas. Saya tidak mau menjadi orang Kristen yang malas. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Hari ke 11 Ehud Hakim-hakim 3:12-30. 11 Bangsa Israel melakukan lagi Apa Jawabnya apa yang jahat di mata Tuhan, maka Tuhan memberi kuasa pada raja Moab untuk menindas bangsa Israel. Tuhan dapat memakai bangsa lain menjadi hukuman bagi umat-Nya. Bangsa Israel berseru kepada Tuhan karena penindasan tersebut dan Tuhan membangkitkan Ehud. Di sini Ehud tidak dicatat menggunakan bijaksana Tuhan seperti Otniel, walaupun akhirnya Ehud dapat mengalahkan musuh bangsa Israel. Seringkali kita tidak sadar dan memakai bijaksana sendiri dan sepertinya berhasil. Ini adalah ujian, apakah kita akan bergantung pada Tuhan atau tidak. Saat kita terus mengandalkan bijaksana sendiri akan ada bahaya besar, kita merasa tidak perlu lagi bergantung pada Tuhan dan menganggap diri hebat. 1.Ehud memiliki keberanian dan ketangkasan yang hebat dalam mengalahkan musuh. Dari manakah ia dapatkan itu? Bandingkan ayat 10 dan 15. Anak-anak, mari latih hidup kita menjadi orang Kristen yang cerdas dan tangkas. Langkah pertama adalah mengalahkan kemalasan! Karena hidupmu untuk Tuhan! Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban: Otniel
Hari ke 12 Hakim-hakim 3:31 12 Kisah tentang Samgar sangat Apa Jawabnya singkat, hanya dicatat di dalam satu ayat saja. Saat itu situasi Israel sudah kalah total dalam penindasan. Mereka tidak lagi mempunyai senjata sehingga Samgar mengalahkan musuhnya dengan tongkat penghalau lembu. Bangsa Filistin menjadi kuat dan menyita semua senjata dari bangsabangsa yang berada di sekitarnya. Tetapi di tengah situasi yang sangat tidak mungkin ini, Tuhan memampukan seorang Samgar untuk mengalahkan musuh Israel, mengalahkan bangsa Filistin yang kuat. Ketika Tuhan memberikan kita keberanian, untuk apa keberanian tersebut? Apakah kita gunakan untuk berani melawan Tuhan dan orang tua kita? Mari minta keberanian untuk berpihak kepada Tuhan dan kebenaran-Nya. Dari mana kekuatan yang dimiliki Samgar? Bapa di sorga, saya bersyukur untuk kesehatan dan kekuatan tubuh yang Engkau berikan, yang sering kali tidak saya sadari. Pakailah tubuh saya untuk menjalankan kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Anak-anak, selama ini tubuhmu yang sehat digunakan untuk apa? Apakah bermalas-malasan dan nonton film atau main game? Mari pikirkan apa yang dapat engkau lakukan untuk Tuhan dengan tubuhmu. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban: Samgar
12 Hari ke 13 Hakim-hakim 4:1-5 13 Pada zaman dunia Perjanjian Apa Jawabnya Lama, pemimpin perempuan sangat jarang. Maka Tuhan memunculkan pemimpin perempuan karena pada zaman itu para laki-laki hidup tidak benar sehingga Tuhan ingin menegur dengan membangkitkan seorang perempuan bijaksana dan berani untuk menjadi hakim bangsa Israel. Jika laki-laki tidak menjalankan tugas mereka sebagai pemimpin dan kepala, maka Tuhan akan membangkitkan dari yang tidak mungkin dan tidak biasa, yaitu seorang hakim perempuan. Tuhan tidak pilih kasih dalam memberi tugas. Tuhan tidak diskriminasi tetapi keadilan-Nya nyata. Tetapi bagian ini bukan dinyatakan untuk membela hak kaum perempuan. Ini adalah teguran untuk para laki-laki pada zaman itu. Melalui Debora, Tuhan terus menyatakan bahwa pekerjaanNya akan terus berjalan. Mengapa Tuhan membangkitkan Debora seorang perempuan menjadi hakim? Bapa di sorga, saya bersyukur karena Tuhan adil dan memberi kepercayaan kepada saya dalam tugas-tugas saya. Ajar saya untuk dapat bertanggung jawab. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Tuhan telah mempercayakan kepada kita masing-masing pekerjaan-Nya. Apa yang Tuhan percayakan padamu? Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban: Samgar Debora
Hari ke 14 Barak Hakim-hakim 4:6-24 14 Apa Jawabnya Tidak lama setelah itu muncullah seorang laki-laki bernama Barak. Seringkali kita berpikir bahwa Barak lelaki pengecut yang tidak berani berperang sendirian tanpa Debora. Walaapun mungkin kenyataannya demikian di sisi lain Barak adalah seorang laki-laki yang tidak mencari nama untuk dirinya sendiri. Barak tetap ikut berperang walaupun Debora sudah menyatakan bahwa kemenangan bukan di tangan Barak tetapi di tangan seorang perempuan. Lalu bagaimana respons Barak? Barak tetap maju jika Tuhan memimpin dan menyertai. Mengapa Barak tidak mau memimpin perang? Bapa di sorga, tolong saya untuk berani melakukan tugas yang engkau berikan pada saya.Tolong saya untuk dapat memuliakan nama Tuhan melalui tugas tersebut. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa, amin. Pikirkan satu hal yang dapat kamu lakukan untuk memuliakan nama Tuhan. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Jawaban: Lakukan Doa
14 Hari ke 15 Nyanyian Debora 15 Nyanyian seperti ini sudah Apa Jawabnya jarang kita dengar. Banyak nyanyian pujian Kristen zaman sekarang adalah nyanyian yang berpusat pada diri manusia. Kalimat pujian kita dipenuhi dengan untukku dan untukku saja. Mari lihat ayat dua, ini adalah sebuah nyanyian yang menyatakan persembahan hati umat Tuhan yang siap hidup dan mati untuk Tuhan. Dorongan karena mengenal Tuhan yang benar akan membuat orang Kristen berani hidup dan mati bagi Tuhan dan tidak memusingkan mencari keuntungan dan kesenangan dari Tuhan. Ayat tiga menyatakan bahwa pujian bagi Tuhan bukan untuk kalangan sendiri, tetapi harus diperdengarkan secara luas. Kemuliaan dan kebesaran Tuhan tidak dapat ditutupi dan disembunyikan, bahkan seorang raja juga harus mendengarnya. Tuhan yang perkasa membawa perdamaian bagi umat-Nya. Anak-anak, selama ini apa yang membuat hidupmu damai dan tenang? Bapa di sorga, saya bersyukur karena Engkau Allah yang adil dan mendengarkan seruan umat-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Anak-anak, coba ingat kembali doadoamu yang mana saja yang telah dikabulkan Tuhan? Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban: Hakim-hakim 5:1-5,31
Hari ke 16 Allah Mendengar Seruan Umat-Nya Hakim-hakim 6:1-10 Ketika umat Tuhan menolak Apa Jawabnya mendengar dan taat pada Tuhan, kadangkala mereka akan dipaksa taat pada yang lain. Alkitab menggambarkan bahwa dalam tujuh tahun ditindas orang Midian, orang Israel langsung ketakutan dan miskin luar biasa. Bangsa Midian menghabiskan semua persediaan makanan orang Israel baik yang berupa ternak maupun hasil panen. Kebengisan bangsa Midian menghasilkan ketakutan di dalam hati orang Israel. Mereka terpaksa tunduk tetapi tunduk pada ilah yang salah. Ketika orang Israel mendengar Firman untuk tunduk kepada Tuhan, mereka tidak mau tunduk. Padahal tidak pernah Tuhan membuat keadaan susah dan memiskinkan mereka seperti orang Midian. Tuhan selalu memimpin dan memberi kelimpahan hidup, tetapi mereka berkali-kali menolak Tuhan. Mereka harus mengalami penindasan bangsa lain, baru datang kepada Tuhan. Jangan sampai kita bertobat ketika sudah dihancurkan oleh dosa kita sendiri, kita membuanga terlalu banyak kesempatan untuk bertobat. Bapa di sorga, saya percaya Engkau mendengar doa saya. Ajar saya menerima semua jawaban doa dariMu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan, adakah doamu yang dijawab tidak oleh Tuhan? Bagaimana kamu harus bersikap atas jawaban doa tersebut? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban: 16 Mengapa Tuhan mendengar seruan umat-Nya?
Hari ke 17 Tuhan memanggil Gideon Hakim-hakim 6:11-24. 17 Di tengah penjajahan bangsa Midian yang mengerikan, Gideon dipanggil Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari musuh mereka. Sungguh keadaan yang sulit bagi Gideon untuk mempercayai janji Tuhan karena setiap hari ia melihat kekejaman orang Midian. Maka Tuhan berinisiatif mendatangi Gideon dan memanggilnya untuk menjadi hakim bagi bangsa Israel. Keadaan yang sulit dapat membuat kita merasa mengapa Tuhan tidak mendengar kesusahan kita. Apakah Tuhan lupa atau Tuhan tidak memperdulikan kita. Tetapi pada bagian ayat Alkitab ini kita diingatkan bahwa Tuhan tidak pernah lupa pada janji-Nya. Kita yang sering lupa pada janji Tuhan. Setelah Gideon menerima panggilan Tuhan, Gideon tahu bahwa bukan Tuhan yang lupa pada janjiNya tetapi bangsa Israel yang ingkar janji. Maka Gideon membuat mezbah untuk mengingat kembali Tuhan dan janji-Nya, dan bahwa ia adalah umat kepunyaan Tuhan. Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Apa Jawabnya Bagaimana respons Gideon ketika Tuhan memanggilnya? Bapa di sorga, saya mungkin ragu-ragu ketika Tuhan memberi kepercayaan dan tugas untuk dikerjakan. Tolong beri saya keberanian karena Tuhan yang menyertai dan kuatkan saya ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan kepercayaan apa yang Tuhan berikan kepadamu? Jawaban: Lakukan Doa 16
Bapa di sorga, saya tidak mau menyembah berhala karena berhala hanya benda mati yang tidak dapat berbuat apa-apa. Tolong saya ya Tuhan untuk selalu menyembahmu saja. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Hari ke 18 Berhala Tidak Bisa Membela Diri Hakim-hakim 6:25-32. 18 Tuhan menyatakan dengan jelas bahwa berhala tidak dapat membela diri. Berhala jika dihancurkan akan tetap tergeletak tidak dapat melawan. Tetapi para penyembah berhala akan marah dan melawan. Mari baca sekali lagi ayat31-32. Kita akan merasa terganggu ketika diri kita dihina, maka ketika berhala kita dihina kita juga akan marah. Jadi bukan berhala sakti tetapi orang-orang egois yang menyembah berhala tidak rela jika berhala mereka dihina karena itu berarti diri mereka dihina, sehingga mereka marah dan menimbulkan kekacauan. Sadarkah bahwa seringkali berhala kita adalah keinginan dan keserakahan diri kita sendiri. Kita selalu ingin senang, ingin mudah, ingin banyak untung, ingin pujian orang dan itulah berhala kita. Maka Tuhan harus merobohkan semua berhala tersebut dan memimpin hati kita hanya kepada Tuhan saja. Mari miliki kerelaan hati untuk mau dibersihkan oleh Tuhan dari berhala-berhala di dalam hati kita. Apa yang dilakukan Gideon terhadap berhala? Dan apa yang dilakukan berhala-berhala itu selanjutnya? Pikirkan berhala apa yang ada di hatimu? Tuliskan dan doakan untuk kamu rela membuang berhala tersebut dari hatimu. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Apa Jawabnya Lakukan Doa Jawaban:
Tuhan memilih pasukan-Nya dengan menyaring banyak sekali orang yang terkumpul. Dari tiga puluh dua ribu menjadi sepuluh ribu. Berarti dua puluh dua ribu orang yang pulang. Lalu dari sepuluh ribu, Tuhan hanya mengambil tiga ratus orang, hanya itu yang diperlukan Tuhan. Ini semua untuk membuktikan bahwa di dalam sejarah Tuhan sanggup menyelamatkan umatNya. Kemenangan tidak tergantung dari besarnya pasukan tetapi sangat tergantung dari ada tidaknya penyertaan Tuhan. Apakah kita menyadari bahwa Tuhan demikian berkuasa sehingga tidak dapat diukur dengan perhitungan kita? Tuhan yang berkuasa rela dan mau memakai umat-Nya menjadi alat bagi kemuliaan-Nya. Mari terus berdoa supaya Tuhan memakai hidup kita untuk menjalankan kehendak-Nya di dalam hidup kita. Maukah engkau bersiap menjadi pasukan Tuhan? Pikirkan hal apa yang pernah engkau lakukan dengan kekuatanmu sendiri dan hal apa yang pernah engkau lakukan dengan kekuatan dari Tuhan? Lalu bagaimana hasil dari kedua hal ini? Pasukan yang bagaimana yang Tuhan pilih? 18 Hari ke 19 Allah Memilih Pasukan-Nya Hakim-hakim 7:1-6 19 Apa Jawabnya Bapa di sorga, saya mau hidup saya dipakai Tuhan. Pimpin hidupku ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban:
Pahlawan-pahlawan yang dipakai Tuhan adalah manusia biasa seperti kita yang mempunyai rasa takut dan ragu-ragu. Bedanya mereka mentaati Firman Tuhan dan memercayai janji Tuhan. Semua orang dapat merasakan takut dan itu adalah hal yang normal. Yang lebih penting adalah bagaimana mengatasi ketakutan tersebut. Apakah ketakutan kita akan menghentikan pekerjaan kita atau kita akan menghentikan ketakutan kita dengan percaya kepada Tuhan dan Firman-Nya? Pada bacaan hari ini Tuhan mengerti ketakutan Gideon dan menyuruh Gideon melihat hal yang telah Tuhan persiapkan sebelumnya. Tuhan tidak pernah bekerja tanpa persiapan dan Tuhan telah menyiapkan banyak orang. Maka Gideon sangat dikuatkan ketika mendengar orang lain bahkan musuhnya menyatakan bagaimana Tuhan akan memenangkan pertempuran ini. Mari kita peka akan pekerjaan Tuhan yang sedang dikerjakan melalui kita dan orang lain. Hari ke 20 Hakim-hakim 7:7-11 20 Apa Jawabnya Apakah yang harus dilakukan ketika berada di dalam ketakutan? Bapa di sorga, saya tidak mau dikalahkan atau dicengkeram ketakutan. Saya mau dipimpin untuk mengalahkan ketakutan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Sebagai umat Tuhan, apakah yang harus kita lakukan untuk mengalahkan ketakutan? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban: Mengalahkan Ketakutan
Hari ke 21 Hakim-hakim 7:12-22 21 Allah memimpin Gideon Apa Jawabnya menggunakan strategi yang hebat dengan pasukan Gideon yang jumlahnya sedikit. Nama Gideon sudah dikenal karena keberanian dan kehebatannya dalam merobohkan kuil berhala. Berita tersebut menjatuhkan mental musuh. Lalu Gideon membawa seratus orang untuk berdiri mengelilingi perkemahan musuh lalu mereka menyalakan obor dan memecahkan buyung, ketika dilihat oleh pasukan musuh mereka merasa dikepung oleh pasukan yang jumlahnya besar karena suara mereka yang keras akibat pecahan buyung-buyung tersebut dan nyala obor yang banyak. Dalam ayat 18 dikatakan, “Demi Tuhan dan demi Gideon” Apa maksudnya? Tuhan adalah Raja, Sang Panglima perang utama dan Gideon adalah jendralnya. Kesetiaan seluruh pasukan adalah pada Raja dan jendralnya. Ketika berada di dunia ini, kita juga berjuang mengerjakan tugas kita sebaik mungkin demi Tuhan dan demi hal yang Tuhan percayakan kepada kita. Siapa yang memimpin perang? Gideon atau Tuhan? Bapa di sorga, terima kasih karena mau memakai saya yang masih kecil. Saya mau dipersiapkan untuk menjadi laskar Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Dalam hal apa engkau dapat dipakai oleh Tuhan? Pelitaku 39/ Juli 2023 Jawaban: Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Segala Kemuliaan Untuk Tuhan
Hari ke 22 Jerat Bagi Gideon Hakim-hakim 8:22-35 22 Hati yang murni untuk Tuhan Apa Jawabnya harus selalu dijaga dengan baik. Kitab Amsal berkata jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan. Jerata dosa sangat mudah masuk ke dalam segala sesuatu yang sepertinya baik. Kisah kemenangan Gideon sangat luar biasa dan hal itu menjadi jerat baginya. Gideon membuat baju efod dari emas yang dengan tidak ia sadari menjadi berhala yang disembah orang Israel dan menjadi jerat bagi mereka. Ada hal yang sangat bahaya di sini yang harus diwaspadia. Pengalaman Gideon dipakai Tuhan dan keberhasilannya dapat menjadi berhala di kemudian hari. Jika kita fokus pada pengalaman dipakai Tuhan dan tidak kepada Tuhan, maka kita sudah menyembah berhala. Jika kita fokus pada keberhasilan dipakai Tuhan dan bukan lagi kepada Tuhan, maka kita sudah menyembah berhala. Mari hanya berfokus kepada Tuhan saja. Apa yang menjadi jerat bagi Gideon yang hidupnya sudah dipakai oleh Tuhan? Bapa di sorga, saya tidak mau mencari kemuliaan diri sendiri karena akan menjadi jerat di kemudian hari. Murnikan hati saya ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Mari pikirkan apa yang dapat menjadi jerat sehingga engkau tidak memuliakan Tuhan. Apakah prestasimu? Apakah kepintaranmu? Atau hal lainnya? Dan mari minta tolong Tuhan untuk dapat terlepas dari jerat ini. Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban:
Pemazmur menggambarkan dengan jelas apa itu berhala. Berhala adalah benda mati yang dibuat oleh manusia berdasarkan keinginan dan harapan mereka sendiri. Berhala bagi orang yang ingin kaya, akan melambangkan kemakmuran, wajah yang tertawa dan kemilau emas. Berhala bagi orang yang ingin punya banyak keturunan, memiliki banyak anak akan memakai simbol-simbol tertentu yang menandakan banyak anak. Sesungguhnya berhala hanya benda mati buatan manusia, berhala tidak dapat berbuat apa-apa dan tidak berkuasa apapun. Orang yang menyembah berhala, meskipun punya mata dan telinga, mereka tidak dapat melihat dan mendengar Firman dan kebenaran. Karena terlalu sibuk dengan keinginan mereka sendiri. Bangsa Israel juga demikian, mereka menyembah berhala. Menyembah berhala juga dapat berarti menyembah keinginan dan cita-cita diri sendiri, walaupun tidak ada patung yang kita sembah. Ketika kita mengejar cita-cita dan kehendak kita sendiri, maka kehendak Tuhan tidak ada yang akan kita dengar, dan ini menyatakan kita sudah menyembah berhala kita 22 Hari ke 23 Menjadi Seperti Berhala Mazmur 115:4-8 23 Apa Jawabnya Apakah maksudnya menjadi seperti berhala? Bapa di sorga, tolong saya dari semua kebodohan manusia dalam menyembah berhala. Jangan sampai Firman Tuhan tidak dapat masuk ke dalam hati saya. Berbelas kasihan pada saya ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan mengapa berhala tidak memiliki kuasa? Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban:
Hari ke 24 Berhala Memimpin Pada Dosa Hakim-hakim 8:27 24 Berhala memimpin bangsa Israel untuk tidak menyembah Tuhan yang sejati. Semua hal yang membawa kita sedikit demi sedikit atau secara langsung kepada yang bukan Tuhan adalah pemyembahan berhala. Dosa seringkali tidak dimulai dengan kelihatan dan sangat jahat. Dosa penyembahan berhala dapat memberi kita rasa senang palsu dalam keberhasilan dan pujian banyak orang. Kita dapat sepertinya giat melayani Tuhan tetapi sesungguhnya sedang giat mencari pujian manusia. Sungguh mengerikan bukan? Kita sering menggantikan Tuhan dengan yang bukan Tuhan. Kita sering juga menggunakan Tuhan untuk mendapat kesempatan menyembah diri kita sendiri. Kiranya Tuhan mengampuni kita semua. Bapa di sorga, saya tidak mau menyimpang dari-Mu. Saya tidak mau dihancurkan oleh nafsu dan keinginan sendiri. Tolong saya untuk selalu berjalan dalam pimpinan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Doakan orang-orang yang melayani Tuhan, supaya berhala dalam bentuk ingin mencari pujian manusia tidak ada di dalam hati mereka dan juga kita. Paraf Orang Tua Paraf Guru Apa Jawabnya Mengapa berhala memimpin kepada dosa? Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban:
Ketika membaca kitab Hakimhakim, kita akan melihat betapa besar belas kasihan dan panjang sabarnya Tuhan. Ia mendengar doa umat-Nya yang berada dalam kesesakan, walaupun umat-Nya sering melakukan dosa. Umat yang sementara taat tetapi kembali dan kembali lagi memberontak. Dan Tuhan tetap mengharapkan pertobatan umat-Nya. Tuhan akan menghukum mereka dalam situasi yang sulit dan umat Tuhan akan datang kembali kepada Tuhan. Kitab Hakim-hakim juga menunjukkan bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja. Tuhan dapat memakai orang yang baik dan dari keluarga baik-baik, maupun orang dari keluarga yang buruk. Yefta mempunyai catatan keluarga yang buruk. Tetapi Tuhan mau memakai Yefta dan membangkitkan Yefta untuk menjadi hakim yang menyelamatkan umat-Nya. 24 Hari ke 25 Tuhan membangkitkan Yefta Hakim-hakim 11:1-11 25 Tuhan akan menolong umat-Nya dengan membangkitkan orang yang akan menjalankan rencana-Nya. Mari doakan orang-orang yang telah dibangkitkan Tuhan untuk menjalankan pekerjaanNya, pikirkan siapa orang tersebut di dalam hidupmu. Apakah pendetamu, gurumu atau siapa saja. Apa Jawabnya Apa yang Tuhan lakukan untuk menyelamatkan umat-Nya? Bapa di sorga, terima kasih karena semua manusia sama di mata Tuhan. Maafkan jika seringkali saya juga seperti bangsa Israel yang sering tidak taat kepada Tuhan. Tolong saya untuk dapat taat dan mau dipakai Tuhan seperti Yefta. Hanya dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pelitaku 39/ Juli 2023 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Jawaban:
Hari ke 26 Nazar Yefta Hakim-hakim 11: 29-40 26 Ketika membaca kitab Hakim- Apa Jawabnya hakim, mungkin kita sering merasa heran, mengapa mereka melakukan ini dan itu yang aneh. Seperti Yefta dengan nazarnya yang terlalu cepat dan berani. Ia tidak berpikir panjang bahwa bisa saja yang keluar menyambutnya adalah manusia dan mana mungkin manusia diberikan sebagai persembahan? Namun inilah yang terjadi pada zaman Hakimhakim. Di beberapa ayat tercatat bahwa zaman ini mereka bertindak sesuai yang mereka pandang benar. Tetapi kebenaran menurut setiap orang dapat berbeda sehingga terjadi kekacauan. Maka kita tidak dapat mengandalkan kebenaran pada diri kita sendiri, satu-satunya ukuran kebenaran adalah Tuhan melalui Firman-Nya. Apa yang dinazarkan oleh Yefta? Bapa di sorga, pimpin hidup saya supaya hati-hati berpikir, berkatakata dan bertindak. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan dalam hal apa saja engkau suka bicara atau berkata-kata sembarangan? Mulai sekarang, sebagai anak Tuhan, kita harus menjaga ucapan kita. Ingatlah untuk tidak berkata-kata dengan sembarangan. Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban: Pelitaku 39/ Juli 2023 Doa Lakukan
Pada zaman Hakim-hakim, Tuhan membangkitkan para hakim untuk memimpin bangsa Israel. Dan Tuhan akan terus membangkitkan orang dari zaman ke zaman untuk menyatakan kasih dan keadilanNya. Tuhan dapat membangkitkan orang yang akan dipakai-Nya di dalam tingkat sosial apa saja, dari daerah mana saja, dari latar belakang keluarga apa saja dan dari status ekonomi apa saja. Tuhan akan memperlengkapi orang pilihan-Nya untuk mampu menjalankan tugas dari Tuhan. Pekerjaan Tuhan tidak dapat dihalangi oleh keterbatasan kita. Betapa besar dan berkuasanya Tuhan kita! Nazar Yefta 26 Hari ke 27 Tuhan membangkitkan Ebzan, Elon, Abdon Hakim-hakim 12:8-15 Pelitaku 39/ Juli 2023 27 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Bapa di sorga, saya mohon supaya Engkau memberkati negara saya dan mengangkat orang yang jujur dan adil di dalam pemerintahan negara saya. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Mari berdoa untuk orang-orang yang Tuhan izinkan memimpin kita. Apakah orang tua kita, guru kita dan pemerintah di negara dimana kita tinggal. Apa Jawabnya Tuhan membangkitkan banyak orang untuk menjadi hakim yang menyelamatkan umat-Nya. Dari mana saja ketiga hakim ini? Jawaban:
Seluruh kitab Hakim-hakim memberi peringatan bahwa seseorang yang mendapat kesempatan mendengar Firman Tuhan dengan bebas, berada dalam keluarga atau negara yang memberikan kebebasan beribadah tetapi seringkali mengabaikan Firman Tuhan. Orang yang meremehkan Firman Tuhan bukan hanya orang yang terus terang menolak Firman Tuhan, tetapi juga orang yang tidak mengingat dan menyimpan Firman Tuhan di dalam hati mereka. Orang yang tidak mau taat kepada Firman Tuhan dan melakukan Firman. Mari jangan meremehkan Firman Tuhan, hidup taat dan dipimpin oleh Firman Tuhan. Hari ke 28 Akibat Meremehkan Firman Amsal 13:13A Apa Jawabnya Apa yang terjadi ketika kita membiasakan diri meremehkan Firman Tuhan? Bapa di sorga, saya mungkin berlimpah dengan Firman Tuhan, saya dapat bebas membaca Firman Tuhan, mendengar Firman Tuhan di sekolah minggu. Tolong saya untuk dapat selalu menghargai Firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Dalam hal apa saja engkau tidak memperhatikan Firman Tuhan? Bagaimana engkau akan merubah sifat ini? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa 28 Jawaban:
Seperti peringatan dari kitab Hakim-hakim, apakah kita menjadi orang yang takut pada Tuhan ketika ada orang lain yang mengawasi? Tidak tahukah kita bahwa Tuhan sendiri yang selalu mengawasi kita dua puluh empat jam? Walaupun tidak ada orang lain yang melihat, Tuhan selalu melihat dan bahkan melihat sampai hati kita yang terdalam yang tidak diketahui oleh orang lain. Mengapa Tuhan mengawasi kita? Karena Tuhan mengasihi kita. Tuhan ingin kita hidup dengan damai dan terhindar dari jerat maut. Kita ingin bebas dari pengawasan Tuhan padahal bebas dari pengawasan Tuhan akan membuat kita menuju kekacauan. Mari senantiasa ingin hidup di dalam pengawasan Tuhan, selalu hidup dalam takut akan Tuhan karena kita mencintai Tuhan. 28 Hari ke 29 Orang Yang Takut Akan Tuhan Amsal 14:26-27 Pelitaku 39/ Juli 2023 29 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Bapa di sorga, saya sering terjerat banyak hal karena kesalahan saya sendir, ketika saya mengabaikan Firman-Mu. Tolong saya ya Tuhan untuk tidak merasa dikekang oleh Firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Mari hafalkan Amsal 14:27. Apa Jawabnya Apa yang menjadi berkat bagi orang yang takut akan Tuhan? Jawaban:
Alkitab mengatakan bahwa Tuhan sangat mengasihi umat-Nya. Tuhan ingin membawa umat-Nya kembali. Sejak peristiwa kejatuhan manusia di Taman Eden, kehadiran Tuhan yang suci menjadi ancaman yang mematikan bagi manusia berdosa. Kehadiran Tuhan akan sangat mengganggu manusia berdosa karena manusia berdosa tidak tahan dosanya terbongkar. Dalam rencana keselamatan-Nya, Tuhan ingin hadir di dunia dan bahkan kehadiran-Nya bukan untuk mematikan orang berdosa tetapi menyelamatkan dan menebus umatNya. Hakim-hakim dalam Perjanjian Lama tidak ada yang sempurna, hanya Kristus Sang Penyelamat yang sempurna. Kristus menyelamatkan kita dengan menanggung hukuman dosa kita dan memberikan perdamaian dengan Tuhan. Hari ke 30 Yesus, Penyelamat Sejati Matius 1:21 Apa Jawabnya Siapa yang sanggup melepaskan kita dari jerat dosa dan jerat nafsu dunia ini? Bapa di sorga, terima kasih untuk Tuhan Yesus yang adalah Juru Selamat saya yang sejati, yang telah menanggung dosa saya sehingga saya selamat. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Pikirkan, sudahkah engkau menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat Sejati atas dosamu? Paraf Orang Tua Paraf Guru Pelitaku 39/ Juli 2023 Lakukan Doa Jawaban: 28
Tema utama kitab Hakim-hakim adalah tentang kehidupan bangsa Israel sebagai umat Tuhan, tetapi mereka seringkali memilih untuk hidup menurut pandangan mereka sendiri. Kitab Amsal berkata, bahwa setiap orang merasa pikiran dan pandangannya sendiri yang baik dan benar, padahal tidaklah demikian. Maka Sang Juruselamat atau Sang Hakim sejati akan menyelamatkan kita bukan dari penindasan bangsabangsa lain, tetapi menyelamatkan kita dari penindasan pikiran kita sendiri yang selalu merasa diri benar dan baik untuk memutuskan semua hal sendiri. Tuhan Yesus membawa kita kepada Tuhan dan rencana-Nya yang sempurna, sehingga kita mengerti dengan tepat, mana yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna. Tuhan setia pada perjanjian-Nya, Ia mau kita juga setia pada perjanjian-Nya. Mari miliki hati yang setia pada janji Tuhan. 28 Hari ke 31 Tuhan Yesus Menyatakan Bapa Yohanes 14:8-14. Pelitaku 39/ Juli 2023 31 Paraf Orang Tua Paraf Guru Lakukan Doa Bapa di sorga, tolong saya untuk dapat setia pada janji Tuhan karena Tuhan selalu setia. Tolong saya yang lemah ini untuk dapat tetap memegang janji Tuhan di dalam hidup saya. Dalam nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Amin. Mari hafalkan Yohanes 17:3 Apa Jawabnya Mengapa Tuhan ingin kita setia pada janji Tuhan? Jawaban: