The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR PENGARUH MANUSIA TERHADAP EKOSISTEM
Kelas : 7
Semester : 2

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ifahsitilatifah43, 2023-01-08 13:27:56

BAHAN AJAR PENGARUH MANUSIA TERHADAP EKOSISTEM

BAHAN AJAR PENGARUH MANUSIA TERHADAP EKOSISTEM
Kelas : 7
Semester : 2

Keywords: Pengaruh

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah dengan mengucapkan puji syukur ke Hadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya sehingga bahan ajar materi Pengaruh
Manusia Terhadap Ekosistem dengan menggunakan model Problem Based Learning
(PBL) dapat terselesaikan dengan baik.

Bahan ajar IPA ini disusun merupakan produk modul PPG dalam jabatan yang
dipersiapkan Pemerintah dalam rangka membekali guru dengan kompetensi
profesional yang berorientasi pada implementasi Kurikulum Merdeka. Bahan ajar ini
dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dari sisi pengetahuan, keterampilan,
dan sikap secara utuh. Materi IPA yang dibahas dalam modul ini adalah “Pengaruh
Manusia Terhadap Ekosistem”. Bahan ajar ini disusun berdasarkan tuntutan
kurikulum merdeka dimana peserta didik dilatih untuk belajar menemukan jawaban
sendiri atas masalah yang dipertanyakan.

Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan bahan ajar ini masih terdapat
banyak kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca
bahan ajar dapat menjadi evaluasi atau perbaikan sehingga bahan ajar ini menjadi
semakin baik.

Semoga bahan ajar ini bermanfaat dan digunakan untuk peserta didik, guru,
dan semua pihak sekolah.

Tangeran Selatan, November 2022
Penyusun

Penulis

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya,
serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencermaran dan
perubahan iklim.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis pencemaran
lingkungan

2. Peserta didik dapat menganalisis penyebab pencemaran lingkungan
3. Peserta didik dapat mengimplementasikan upaya mencegah dan mengatasi

pencemaran

PETUNJUK PEMBELAJARAN

1. Ananda diharapkan untuk mempelajari materinya mulai dari awal sampai akhir,
jangan lupa mengerjakan setiap aktivitas pada tiap-tiap Kegiatan Belajar

2. Tanyakan pada guru apabila Ananda menemui kesulitan dalam memahami
materi dalam modul ini.

3. Di akhir pembelajaran Ananda diminta untuk menyelesaikan soal-soal latihan
dan soal-soal tes yang telah tersedia

4. Carilah sumber-sumber referensi lain untuk memperkaya pemahaman kamu
tentang materi ajar ini.

Hai Anak Hebat !
Pernahkah kalian memperhatikan kondisi lingkungan di
sekitar tempat tinggalmu?
Adakah perbedaan antara beberapa tahun yang lalu
dengan keadaan saat ini ?

URAIAN MATERI

Bagaimanakah pengaruh manusia terhadap Ekosistem ?
Mengapa masalah lingkungan tersebut dapat terjadi ?
Aktivitas 1
Lakukan kegiatan identifikasi masalah dari video
Inilah Akar Permasalahan Lingkungan Hidup
KEGIATAN MANUSIA YANG MEMPENGARUHI EKOSISTEM
1. Pertanian dan Produk Pangan

Kegiatan manusia di bidang pertanian turut memengaruhi ekosistem di dunia.
Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat menyebabkan eutrofikasi perairan
dan penurunan kesuburan tanah. Banyak organisme non target yang terbunuh akibat
penggunaan pestisida. Eutrofikasi adalah pencemaran air yang timbul karena limbah
pertanian yang dihasilkan dari penggunaan pupuk, pestisida, atau bahan organik
lainnya secara berlebihan.

https://www.antaranews.com/berita/436741/eceng-gondok-makin-cemarkan-danau-toba
Penggunaan Pestisida Buatan yang Berlebihan, dilarang karena :
1. Pestisida Kimia Meninggalkan Residu Berbahaya

2. Pestisida Kimia Menyebabkan Resistensi Hama
3. Pestisida Kimia Menurunkan Kesuburan Tanah dan Mencemari Air

https://ilmubudidaya.com/mengapa-petani-dilarang-menggunakan-pestisida-kimia-
berlebihan
Pertanian monokultur menyebabkan turunnya keanekaragaman hayati. Banyak
tumbuhan yang disingkirkan dan diganti oleh hanya satu jenis tumbuhan tertentu, yang
menyebabkan spesies asli suatu daerah akan sulit ditemukan. Banyak spesies asli
Indonesia kalah saing dengan spesies yang sengaja didatangkan dari luar negeri. Sehingga
tidaklah mengherankan beberapa buah-buahan lokal lebih sulit ditemukan
dibandingkan dengan buah impor.
Monokultur adalah keanekaragaman usaha dalam pengolahan tanah pada suatu lahan
pertanian dengan bertujuan untuk membudidayakan satu jenis tanaman dalam jangka
kurun tertentu

2. Kerusakan Habitat
Perkebunan bukanlah habitat alami. Perkebunan merupakan salah satu faktor
penyebab hilangnya ekosistem alami. Banyak hutan ditebang di Indonesia untuk
diubah menjadi lahan perkebunan, di antaranya untuk lahan kelapa sawit.
Dampaknya banyak jenis tumbuhan dan hewan yang terancam punah akibat
kehilangan habitatnya. Alih fungsi lahan lainnya seperti pertambangan dan
pembuatan pemukiman turut serta menyebabkan kerusakan habitat.
Salah satu kerusakan hutan, akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa
sawit. Selain itu dapat mengancam hewan yang tinggal disana.

https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/bahaya-kelapa-sawit-
untuk-lingkungan

3. Polusi
Polusi adalah masuknya zat-zat beracun ke dalam lingkungan sehingga mengganggu
keseimbangan lingkungan alamiah. Kerusakan lingkungan akibat pencemaran (polusi)
terjadi di mana-mana yang berdampak pada menurunnya kemampuan lingkungan
untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bahkan, pencemaran dapat menimbulkan
berbagai dampak buruk bagi manusia seperti penyakit dan bencana alam.
Banyak aktivitas manusia yang tidak disadari menyebabkan terjadi pencemaran,
misalnya penggunaan kendaran bermotor, membuang sampah sembarangan dan
membuang sisa limbah ke sungai secara langsung.
Pencemaran lingkungan didefinisikan sebagai perubahan faktor abiotik akibat
kegiatan yang melebihi ambang batas toleransi ekosistem biotik. Misalnya saja
penggunaan kendaraan bermotor ataupun alat pengolah bahan baku yang terkadang
tidak sesuai dengan standarisasi lingkungan.
Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan :
a. Pencemaran Udara
Pencemar udara dapat berupa gas dan partikel. Contohnya sebagai berikut: Gas
HzS. Gas ini bersifat racun, terdapat di kawasan gunung berapi, bisa juga
dihasilkan dari pembakaran minyak bumi dan batu bara. Gas CO dan COz. Karbon
monoksida (CO) tidak berwarna dan tidak berbau, bersifat racun, merupakan
hash pembakaran yang tidak sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin
letup. Gas COZ dalam udara murni berjumlah 0,03%. Bila melebihi toleransi dapat
mengganggu pernapasan, sumber pencemaran udara lainnya yaitu:

• Oksida karbon: karbon monoksida (CO) dan (CO2). Gas CO2 adalah gas yang
dihasilkan dari proses pernapasan makhluk hidup, pembusukan bahan organik
dan pelabukan dari batuan. Bila gas ini di atmosfer jumlahnya meningkat,
maka akan menyebabkan peningkatan suhu pada bumi.

• Oksida belerang: SO dan (SO3). Gas sulfur dioksida ini berasal dari pabrik
yang menggunakan belerang dan hasil dari pembakaran fosil. Gas ini jika
bereaksi dengan air akan membentuk senyawa asam. Bila senyawa ini turun
bersamaan dengan hujan, maka akan terjadilah hujan asam.

• Oksigen nitrogen: NO, (NO2), N2O. Gas nitrogen ini sangat dibutuhkan oleh
makhluk hidup sebagai bahan untuk membangun protein. Jika gas ini
bereaksi dengan air maka akan membentuk sebuah senyawa asam.

• Komponen organik volatile: metan (CH4), benzene (C6h6), Klorofluoro
karbon (CFC), dan kelompok bromin. CFC sering kali digunakan untuk bahan
pendingin pada AC dan kulkas. Selain itu, CFC juga digunakan untuk alat
penyemprot rambut dan juga alat penyemprot nyamuk. CFC sangat
berbahaya sekali karena bisa merusak lapisan ozon pada atmosfer. Akibatnya
perlindungan bumi dari radiasi sinar ultraviolet akan berkurang.

Dampak dari pencemaran udara sendiri adalah Hujan asam, Perubahan cuaca
yang ekstrim Penipisan ozon, Peningkatan kasus kerusakan mata
hingga Kanker kulit. Oleh sebab itu, sangat penting untuk
mengatasi pencemaran udara ini, dimana udara merupakan
kebutuhan dasar manusia.
Untuk lebih jelas silahkan amati video berikut ini:
https://youtu.be/HAEkduYhb4k
b. Pencemaran Air
Polusi air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar sebagai berikut:
Pembuangan limbah industri, sisa insektisida, dan pembuangan sampah domestik,
misalnya, sisa detergen mencemari air. Buangan industri seperti Pb, Hg, Zn, dan
CO, dapat terakumulasi dan bersifat racun. Bila terjadi pencemaran di air, maka
terjadi akumulasi zat pencemar pada tubuh organisme air. Akumulasi pencemar
ini semakin meningkat pada organisme pemangsa yang lebih besar. Sumber
lainnya yaitu:
• Bahan Anorganik: Timbal (Pb), arsenik (As), kadmium (Cd), merkuri (Hg),

kromium (Cr), nikel (Ni), kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan kobalt (Co)

• Bahan Kimia: Pewarna tekstil, pestisida, dan lain – lain
• Bahan Organik: Berbentuk limbah yang dapat diuraikan oleh mikroba yang

akan memicu meningkatkan populasi mikroorganisme di dalam air
• Cairan Berminyak
Dampaknya: Media penyebaran penyakit, Peningkatan alga dan
eceng gondok, Menurunkan kadar oksigen dalam air hingga
mengganggu organisme di perairan, Mengganggu pernapasan
karena bau yang menyengat.
Untuk lebih jelas silahkan amati video berikut ini:
https://youtu.be/y2CLOnWsc-Q
c. Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis
pencemaran berikut ini : Sampah-sampah plastik yang sukar hancur, botol, karet
sintesis, pecahan kaca, dan kaleng. Detergen yang bersifat non bio degradable
(secara alami sulit diuraikan). Zat kimia dari buangan pertanian, misalnya
insektisida. Sumber lainnya:
• Bahan logam: mangan (Mn), besi (Fe), aluminium (Al), timbal (Pb), merkuri

(Hg), seng (Zn). asenik (As), dan lain – lain
• Bahan kimia organik: pestisida (insektisida, herbisida, dan fungisida),

deterjen, dan sabun
• Bahan pupuk anorganik: urea, TSP, ammonium sulfat, dan KCL
• Zat radioaktif
Dampak: Pertanian, seperti peningkatan salinitas tanah dan
penurunan kesuburan tanah Bencana alam, seperti tanah longsor
dan erosi hingga penyumbatan saluran air. Untuk lebih jelas
silahkan amati video berikut ini:
https://youtu.be/y2CLOnWsc-Q

Dampak Pencemaran
Hujan Asam
Hujan asam terjadi akibat polutan sulfur oksida (SO2) dan nitrogen oksida (NO2)
yang bereaksi dengan air di udara. Hujan asam dapat menyebabkan hutan rusak,
jembatan mudah berkarat dan patung banyak yang rusak.

Pemanasan Global
pemanasan global terjadi akibat terakumulasinya gas karbon dioksida (CO2) di udara
sehingga menyebabkan terperangkapnya energi cahaya Matahari di Bumi. Suhu Bumi
menjadi meningkat sehingga kutub mencair, permukaan air laut naik, musim yang
sulit diprediksi dan gagal panen.

4. Konservasi
Kegiatan manusia yang dapat memperlambat kepunahan organisme adalah dengan
melakukan kegiatan konservasi.
Beberapa kegiatan konservasi yang dapat dilakukan di antaranya penggunaan energi
alternatif, daur ulang sampah, pengolahan limbah dan penghijauan.
Spesies yang terancam punah dapat dilestarikan dengan strategi memantau dan
melindungi spesies dan habitatnya, pendidikan, program penangkaran dan bank
benih berbagai macam tumbuhan.

Aktivitas 2

Lakukan kegiatan pada LKPD :
Membuat kegiatan praktikum pengaruh asap terhadap makhluk hidup

EVALUASI

1. Tanah mempunyai peranan penting bagi kehidupan makhluk hidup salah satunya
tumbuhan. Tumbuhan sebagai produsen sangat bergantung pada tanah untuk
tumbuh. Demikian halnya dengan manusia, manusia bergantung pada tumbuhan
untuk mendapatkan bahan makanan dan untuk bertahan hidup, namun saat ini
banyak kegiatan manusia yang merusak struktur tanah contohnya di daerah
Kubutambahan, Buleleng tumbuhan sulit untuk hidup, setelah dianalisis ternyata
tanah di daerah Kubutambahan, Buleleng tidak subur, hal ini disebabkan oleh....
A. Banyaknya limbah domestik berupa sampah plastik dan kaleng bekas
minuman.
B. Mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia dalam kegiatan pertanian.
C. Berkebun organik yang di tanam tanpa menggunakan pestisida.
D. Membuang sampah organik ketanah dan membuang air ditergen sembarangan

2. Salah satu perusakan lingkungan yang di sering dilakukan oleh manusia adalah….
a. Penebangan hutan dengan sistem tebang pilih
b. Pembuatan tanggul dilahan miring.
c. Pembukaan lahan pertanian dengan pembakaran.
d. Reboisasi

3. Perhatikan grafik berikut ini !

Berdasarkan grafik tersebut, upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan suhu bumi
adalah….
a. melakukan reboisasi dan konservasi
b. mengurangi penggunaan alat yang mengandung CFC
c. tidak membuang sampah di laut
d. membakar sampah plastic

4. Perhatikan uraian di bawah ini!
1. Es di kutub mencair
2. Kebakaran hutan
3. Banjir bandang
4. Perubahan iklim
5. Kemacetan lalu lintas
Dampak pemanasan global ditunjukkan oleh nomor ...
a. 1,2,3.
b. 3,4,5.
c. 2,3,4.
d. 1,2,4.

5. Masalah yang sudah mendunia yaitu pemanasan global tidak dapat terselesaikan

jika hanya berharap pada pemerintah. Peran masyarakat sangat penting dalam

meminimalisir global warming. Hal yang dapat diterapkan untuk mengurangi
pemanasan global yaitu….

a. Menggunakan listrik dengan hemat dengan cara mematikan lampu saat

malam hari, mematikan pemanas nasi jika sedang digunakan, memasukan
makanan panas langsung kedalam kulkas.

b. Reuse kembali barang-barang yang dibutuhkan dan selalu memesan makanan

cepat saji agar menghemat persedian dirumah.
c. Penanaman pohon karet disekitaran jalan agar dapat meneduhkan jalan.

d. Mematikan lampu ketika tidak sedang digunakan dan menggunakan lampu

hemat energi sebagai langkah awal mengurangi gas CFC pada rumah tangga.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti pembelajaran ini ?
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………

2. Materi apa yang kamu sukai dalam modeul ini ?
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………

3. Materi apa yang sudah dan belum kamu sukai dalam modul ini ?
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………

4. Berikan masukan untuk perbaikan modul ini !
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………

DAFTAR PUSTAKA

Victoriani Inabuy, dkk. 2021. Buku Peserta didik Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP
Kelas VII. Jakarta : Balitbang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Diakses
dari :
https://drive.google.com/file/d/1V10HfLc_w11elY2DPXnWBY7rcUUlNJuS/view

Kumala Ratna Dewi, dkk. 2022. Efektifitas LKPD Terintegrasi Nilai Ekologi Lamun
Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta didik
SMP Pesisir Selatan Lombok Timur. Mataram : Pascasarjana Universitas
Mataram. Diakses dari :
http://www.jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/687

Victoriani Inabuy, dkk. 2021. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VII.
Jakarta : Balitbang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Diakses dari :
https://drive.google.com/file/d/1TtugsUhoXWCIOVPmogeHt8MPMaL9RP6s/vie
w

Diktat Prinsip-Prinsip Ekologi. Jakarta : Universitas Indonesia. Diakses dari :
https://agungspratama.files.wordpress.com/2015/07/diktat_10_-prinsip-
prinsip_ekologi.pdf

Diktat Prinsip-Prinsip Ekologi. Jakarta : Universitas Indonesia. Diakses dari :
https://agungspratama.files.wordpress.com/2015/07/diktat_10_-prinsip-
prinsip_ekologi.pdf

Video Indonesia Morning Show NET . Video “Inilah Akar Permasalahan Lingkungan
Hidup”. Diakses dari: https://www.youtube.com/watch?v=ruH03WooR_8

Video Pembelajaran “Dampak Penggunaan Bahan Kimia pada Tanaman terhadap Tanah,
Petani, dan Kesehatan”. Diakses dari :
https://www.youtube.com/watch?v=NHqmg4H5Vqs

video “Menunggu Waktu Jakarta Tenggelam” Diakses dari :
https://www.youtube.com/watch?v=nc___oyMkx0

Video “Perubahan Iklim: Kenali, Hadapi, Tanggulangi (Climate Change)”. Diakses dari :
https://www.youtube.com/watch?v=DAduf5SzmTs

Video “Pencemaran Tanah dan Dampaknya bagi Lingkungan”. Diakses dari :
https://youtu.be/y2CLOnWsc-Q

Video “Pencemaran Air dan Dampaknya bagi Lingkungan”. Diakses dari :
https://youtu.be/y2CLOnWsc-Q

Video “Pencemaran Udara dan Dampaknya bagi Lingkungan”. Diakses dari :
https://youtu.be/HAEkduYhb4k


Click to View FlipBook Version