PANGGUNG INOVASI KKN
“Inovasi Metode Pembelajaran Inklusif,
Aksesibel, dan Ramah berbasis Audiobook
di SDN Kebonsari 5, Jember”
Presentasi oleh Wiviano Rizky Tantowi
Kelompok KKN: 24 || DPL: Ebban Bagus Kuntadi, SP., M.Sc
Desa Kebonsari, Kabupaten Jember, 2021
Sebuah Pengantar & Alasan Inovasi
Pembelajaran itu Perlu
• Menurut data satuan tugas Gugus Covid-19 Kabupaten Jember, jumlah
terkonfirmasi positif mencapai akumulasi 5.588 (per 28 januari 2021).
Kelurahan Kebonsari adalah salah satu kelurahan yang paling banyak
terkonfirmasi virus corona di Kabupaten Jember. Salah satu sektor terdampak
paling signifikan diantaranya adalah bidang pendidikan. Pemerintah pun
menerapkan regulasi sekolah dari rumah (sfh) demi memutus mata rantai
pandemi. Sangat disayangkan, meski pandemi hampir setahun mewabah di
Indonesia, sistem pembelajaran jarak jauh belum efisien diterapkan karena
teknis yang belum ramah untuk siswa sekolah dasar dan keterbatasan alat
penunjang media pembelajaran. Oleh sebab itu, cara alternatif yang mungkin
dapat dilakukan adalah membuat media belajar yang mudah diakses oleh
siswa SD, baik untuk non difabel dan difabel, melalui berbagai bentuk media
daring maupun luring.
Kenapa di • Di Kebonsari:
Kebonsari dan • Wilayah administratif di tengah kota
• Paling banyak jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19
Mengapa • Berbagai sektor di kebonsari sangat terdampak
Audiobook? • Akses pendidikan sulit dengan berbagai macam
teknis
• Kontur wilayah kontra dengan latar demografi
masyarakat
Berinovasi Audiobook
Dapat diakses baik secara daring maupun luring
Proses pembuatan dan pengaplikasian audiobook
sangat sederhana
Memfasilitasi siswa difabel dan non difabel
Menunjang bahan ajar lain (ppt, video, permainan)
Fakta Menarik
saat Diskusi dan
Observasi
• Bu Dwi, Kepala Sekolah SD Kebonsari 5
menceritakan persoalan dan kendala
selama penerapan kegiatan belajar dari
rumah, “Setahun ini guru-guru mengikuti
imbauan pemerintah untuk belajar daring,
akan tetapi belum berjalan secara
maksimal karena hampir sebagian
murid kami tidak memiliki handphone
karena kemampuan ekonomi yang
terbatas. Kalaupun ada, itu milik orang
tuanya dan mereka baru bisa pakai di sore
hari karena orangtuanya bekerja,” kata
beliau.
Tahapan dan Prosesnya
• Foto atas: sosialisasi program kerja yang akan
dilakukan selama kkn 45 hari
• Foto bawah: mengadakan kelas pelatihan
membuat audiobook secara sederhana
menggunakan ponsel atau laptop
Tahapan dan Prosesnya
Lanjutan
• Foto atas: mengadakan sosialisasi dan
pembekalan via daring bagi para voice
over/pengisi suara yang turut terlibat dalam
proyek audiobook
• Foto bawah: mengadakan kelas pelatihan
bersama sasaran dan pengisi suara via daring
dengan mendatangkan Praktisi Voice Over
sekaligus CEO Penerbit Detak Pustaka dengan
topik “Membuat dan Mendistribusikan
Audiobook ke Digital Platform”
Hasilnya Adalah Berikut
Hal. 74 – Keunikan Pakaian Adat Minangkabau Hal. 71 – Desa Unik di Bali
Hasilnya Adalah Berikut
Alternatif Akses
Audiobook
• Untuk mengakses data audiobook
yang telah tersedia, siswa atau
masyarakat umum dapat mengakses
melalui pranala berikut ini:
http://bit.ly/GoogleDriveAudiobookKKN
http://bit.ly/GooglePodcastAudiobookKKN
http://bit.ly/SpotifyAudiobookKKN
http://bit.ly/AnchorAudiobookKKN
http://bit.ly/RadPubAudiobookKKN
http://bit.ly/PocketCastAudiobookKKN
http://bit.ly/BreakerAudiobookKKN
Beberapa Dokumentasi
Didukung oleh: