IHT PKG SMP NEGERI 3 KRAMATWATU
MODEL PEMBELAJARAN
INTERAKTIF PBL
TERINTEGRASI TPACK
OLEH NOVI TRI MAULIDA, S.Pd
GURU IPA SMP NEGERI 3 KRAMATWATU
MODEL PEMBELAJARAN
INTERAKTIF
Model pembelajaran interaktif (Interactive Learning Model)
adalah model pembelajaran yang berorientasi pada siswa
(student centered), dimana siswa dilibatkan langsung dalam
berbagai jenis kegiatan pembelajaran di kelas. Model
pembelajaran Interaktif membuat siswa saling berinteraksi
dalam berbuat dan berpikir (hands on and minds on) yang
menghasilkan umpan balik secara langsung terhadap
materi pelajaran yang diberikan (Hake, 1997 : 65).
Sumber https://aunurrofiqhidayat.wordpress.com/
Didalam model pembelajaran interaktif
siswa diberi kesempatan untuk melibatkan
keingintahuannya dengan cara membuat
pertanyaan mengenai topik yang akan
dipelajari, kemudian melakukan
penyelidikan tentang pertanyaan mereka
sendiri.
Sumber https://aunurrofiqhidayat.wordpress.com/
MODEL PEMBELAJARAN
PROBLEM BASED
LEARNING (PBL)
Model pembelajaran berbasis masalah
merupakan pembelajaran yang menggunakan
berbagai kemampuan berpikir dari peserta
didik secara individu maupun kelompok
serta lingkungan nyata untuk mengatasi
permasalahan sehingga bermakna, relevan,
dan kontekstual (Tan Onn Seng, 2000).
Sumber : Buku Pembelajaran HOTS
Sintak model Problem-based Learning menurut Arends
(2012), sebagai berikut:
a. Orientasi peserta didik pada masalah;
b. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;
c. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
d. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya; dan
e. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah.
Sumber : Buku Pembelajaran HOTS
Langkah-langkah
PBL :
Sumber : Buku Pembelajaran HOTS
Kelebihan PBL menurut
Akinoglu & Tandogan [2]
antara lain:
a. Pembelajaran berpusat pada peserta didik;
b. Mengembangkan pengendalian diri peserta
didik;
c. Memungkinkan peserta didik mempelajari
peristiwa secara multidimensi dan mendalam;
d. Mengembangkan keterampilan pemecahan
masalah;
e. Mendorong peserta didik mempelajari materi
dan konsep baru ketika memecahkan
masalah;
Sumber : Buku Pembelajaran HOTS
Kelebihan PBL menurut
Akinoglu & Tandogan [2]
antara lain:
f. Mengembangkan kemampuan sosial dan
keterampilan berkomunikasi yang
memungkinkan mereka belajar dan bekerja
dalam tim;
g. Mengembangkan keterampilan berpikir
ilmiah tingkat tinggi/kritis;
h. Mengintegrasikan teori dan praktik yang
memungkinkan peserta didik
menggabungkan pengetahuan lama
dengan pengetahuan baru;
Sumber : Buku Pembelajaran HOTS
Kelebihan PBL menurut
Akinoglu & Tandogan [2]
antara lain:
i. Memotivasi pembelajaran;
j. Peserta didik memperoleh keterampilan
mengelola waktu; dan
k. Pembelajaran membantu cara peserta
didik untuk belajar sepanjang hayat.
Sumber : Buku Pembelajaran HOTS
KEKURANGAN PBL
1 2 3
Kesulitan memecahkan Waktu yang Jika tidak diberikan
persoalan manakala dibutuhkan untuk pemahaman dan alasan
siswa tidak memiliki melakukan yang tepat kenapa mereka
minat atau tidak persiapan agar harus berupaya untuk
memiliki kepercayaan model memecahkan masalah
bahwa masalah pembelajaran ini yang sedang dipelajari,
tersebut bisa cukup lama. maka mereka tidak akan
dipecahkan. belajar apa yang mereka
ingin pelajari.
Sumber : https://gurudigital.id/
TPACK FRAMEWORK
•Integrasi antara,
•Pengetahuan Teknologi(Technological
Knowledge),
•Pengetahuan Pedagogi (Pedagogy
Knowledge),dan
•Pengetahuan Konten (Content
Knowledge) dalam Konteks
Pembelajaran, (Shulman’s (1987,1986)
•Pengetahuan tentang bagaimana
memfasilitasi proses pembelajaran
dari konten tertentu melalui
pendekatan pedagogik dan teknologi.
Desain Pembelajaran
Technology Pembelajaran IPA
Topik Pencemaran
Knowledge Lingkungan.
Konten pembelajaran
HP, LCD, laptop, internet, Pencemaran Air (CK),
YouTube, PowerPoint, menggunakan
Problem- Based
online test dengan aplikasi Learning, pendekatan
google docs sains, dan penilaian
otentik (PK), dan
TPK TCK pemanfaatan
Internet dalam
TPACK mensimulasikan
fenomena (TK).
Pendekatan, Model, Materi, IPK, Tujuan
Pembelajaran
Metode, Asesmen, PCK
online pedagogi
Pedagogical Content
Knowledge Knowledge
DESAIN BAHAN AJAR OLEH GURU
DESAIN BAHAN AJAR DIGITAL
PRINSIP PEMBELAJARAN
DIMASA KENORMALAN BARU
•Orientasi pada peserta didik. Guru memastikan kepentingan peserta didik dalam hal ini kesehatan fisik
dan psikososial peserta didik sebagai prioritas utama.
•Adaptif. Guru melakukan modifikasi target dan cara pembelajaran menyesuaikan dengan kondisi
darurat yang belum pasti kapanberakhirnya.
•Terpadu. Guru memadukan pertemuan tatap muka (PTM) dengan pertemuan jarak jauh (PJJ). Utamakan
PTM untuk melakukan kegiatan belajar yang esensial yaitu diskusi, refleksi, umpan balik, dan praktik.
Utamakan PJJ untuk menyampaikan materi belajar, ekplorasi konsep, kolaborasi, dan komunitas
pembelajaran.
•Pelibatan. Guru melibatkan orangtua sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan baik sebagai penyampai
materi, pendamping, penyemangat maupun pemberi umpan balik.
•Umpan Balik. Guru memastikan mendapatkan informasi dari asesmen awal maupun asesmen formatif
sebagai umpan balik untuk melakukan penyesuaian tujuan dan cara pembelajaran, hal ini juga dapat
dijadikan asesmen diagnostic untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan peserta didik.