HASIL KARYA NOVEMBER 2022 LOMBA MIKROBLOG GALERI MIKROBLOG Majalah karya ini merupakan kumpulan karya mikroblog dari anak dan remaja Jawa Tengah yang ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan perkawinan anak dan kekerasan berbasis gender
PENGANTAR Dewasa ini, peran anak dan remaja dalam mendukung pemenuhan hak anak semakin menguat dengan beragam caranya. Perkembangan dunia teknologi yang semakin pesat turut memberikan ruang bagi anak dan remaja untuk menyuarakan pendapatnya di ranah digital. Tentu, hal ini menjadi sebuah langkah yang baru mengingat hubungan anak dan ranah digital saat ini sangatlah dekat. Tentu saja, perkembangan teknologi saat ini ibarat pedang bermata dua yang apabila salah melangkah akan membawa beragam dampak negatif, Sebaliknya, kemampuan untuk mengolah dunia digital dengan baik tentu memiliki manfaat yang tak terhingga. Oleh karena itu, Lembaga Perlindungan Anak bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan didukung penuh oleh UNICEF Indonesia menggalahkan Program Pencegahan Perkawinan Anak dan Kekerasan Berbasis Gender. Melalui program ini kami turut mengajak serta anak untuk berperan aktif untuk bersama-sama memberi dukungan terhadap oemenuhan hak anak di Indonesia terutama di Jawa Tengah. Majalah hasil karya ini yang merupakan kumpulan karya-karya mikroblog yang dibuat oleh anak dan remaja di Jawa Tengah. Melalui majalah kami ingin menyebarluaskan semangat-semangat anak mendukung pencegahan perkawinan anak melalui informasi-informasi menarik yang dikemas melalui mikroblog. Kami turut mengajak seluruh anak-anak untuk mulai peduli dengan pemenuhan hak anak dengan langkah sekecil apapun itu. Berawal dari berani mengambil langkah awal dari diri sendiri, kami percaya anak-anak dapat membawa suatu perubahan yang besar.
Halaman ini sengaja dikosongkan
FRANSISCA KRISTIANA WIBOWO Meoww..meowww.... Pasti teman teman sudah tidak asing dengan yang namanya CatCalling kan ya? Tapi teman teman tau ga sih, catcalling itu juga masuk ke pelecehan seksual loh! Karena dengan tujuan untuk mendominasi dan membuat korban merasa tidak nyaman.
ZAHRA CHOIRUL ANNISA Yen koe sayang koncomu ayo podo "Jogo Konco Jo Kawin Bocah" Hai teman-teman semua disini saya mengajak teman-teman semua untuk menjadi pelopor "Podo Jogo Konco Jo Kawin Bocah".Karena kawin anak dapat menyebabkan beberapa dampak.
YOSI SA'IDHAH Menikah itu memang bukan hanya kesiapan materi atau finansial tetapi yang paling penting adalah mental dan emosi. Bisa saja menikah di usia muda, tapi ternyata secara psikologi, dia tidak punya kesiapan untuk mengarungi bahtera rumah tangga" Masih ada ga si anak perempuan jaman sekarang kalau mau keluar rumah harus diberi syarat macam-macam? entah harus nyapu dulu, cuci baju, atau bersih bersih dulu padahal kalau anak laki-laki tidak ternyata itu adalah salah satu budaya patriarki lohh temen temen... Dimasa kini, perempuan sudah mengenal emansipasi atau kesetaraan jadi yuk sama sama mengakhiri budaya patriarki!!
MUHAMMAD REIHAN ASCHA PRATAMA Halo konco-konco! Rupanya masih banyak ya permasalahan pernikahan dibawah usia anak di sekitar kita. Yang mana, sebenarnya hal itu harus kita hindari karena banyaknya resiko. Saya Reihan Ascha mengajak kalian semua untuk menghindari pernikahan dibawah usia anak, demi masa depan yang lebih cemerlang!
AZZARIN RUNA KHANSA Saya Azzarin Runa Khansa dari Forum Anak Kota Magelang. Nah di sini saya ingin berbagi sedikit tentang apa sih kekerasan berbasis gender? Yuk simak melalui mikroblog berikut. Oh ya jika kalian merasa pernah mengalami hal seperti di atas kalian bisa berbagi cerita di platform "Jogo Konco".
PIPIT TRI LESTARI Yakin mau nikah usia anak? Teman-teman tahukah berapa usia minimal menikah di Indonesia berdasarkan UndangUndang negara kita? Kalau belum yuk cari tahu tentang pernikahan anak lebih banyak lagi melalui mikroblog berikut
MARLISA INDRADEWI Halo teman-teman! Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini banyak sekali kabar yang beredar mengenai tindakan kekerasan yang disebabkan karena perkawinan anak,dan permasalahan tersebut tentunya BUKAN MASALAH SEPELE. Banyak sekali dampak yang terjadi akibat perkawinan anak mulai dari dampak ekonomi, fisik, maupun mental.
FIKRIY AL - HANNAN Kenalin nih aku FIKRIY AL - HANNAN dari Forum Anak Kabupaten Wonosobo. Aku ingin berbagi sedikit ilmu tentang Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender (KBG) dan Perkawinan Usia Anak. Kalian penasaran ngga sih sama Apa itu kekerasan berbasis gender, contoh kasusnya dan bagaimana cara pencegahannya?
FITRI SETIANINGSIH Seperti yang kita ketahui, Di Jawa Tengah kasus pernikahan usia anak masih tinggi. Salah satu penyebabnya karena adanya anggapan menikah adalah solusi untuk menyelesaikan masalah untuk anak. Tapi kenyataannya ternyata sebaliknya. Menikah di usia anak tentu akan menimbulkan berbagai masalah baru yang harus di hadapi.
SASA WIDYA Duhh pusing belajar.. Apa nikah aja ya? Siapa nih yang punya pikiran seperti itu? Waduh, teman-teman tau gak sih kalau menikah di usia anak nanti justru akan bikin TAMBAH PUSING apalagi dampak bahayanya. Yuk cari tau!
ADRES ANNISA MARHYANG Halo friends, pada tau nggak nih kira-kira di usia berapa seseorang dikatakan melakukan kawin bocah atau perkawinan anak? Kalau belum tau yuk kita cari tau bersama, tidak lupa cari tau juga cara pencegahannya melalui mikroblog berikut ya!
FADZILLAH ARSYAN RASYADAN Menikah itu tidak mudah lho teman, tidak sesederhana pergi bermain dan pulang ke rumah sore harinya. Banyak hal yang harus dipersiapkan. Yakin masih mau nikah anak??? Yakin? Ah masa? Kira-kira kenapa ya? Yuk cari tau juga tentang apa saja dampaknya
HAFIDZ ZIDQI AHNAF JATI Halo teman-teman, siapa nih yang masih sering keliru antara gender dan jenis kelamin? Atau teman-teman juga masih bingung usia anak boleh menikah tidak ya? Yuk kita belajar bersama tentang gender agar kita bisa bergotong royong mencegah kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak.
SITI MASRIAH SEFTIANA "Perempuan bisa apa?" "Waduh, ada cewek cantik nih, nikah yuk dek!" Wah siapa nih yang pernah mendengar kalimat itu? Tidak adil ya, padahal kita semua punya hak yang sama termasuk mendapatkan rasa aman dan perlindungan
MUHAMMAD ARIF Halo semua! Saya ingin mengajak temanteman menjadi pelopor dan pelapor untuk melindungi anak-anak di Indonesia dari perkawinan anak dan kekerasan berbasis gender.
KLARA FINEA CAHYA JATI Siapa nih yang setuju kalau menikah bukan pilihan yang tepat untuk anak-anak! Setuju semua kan! Betul, menikah di usia anak memiliki banyak resiko lho teman. Tapi, kenapa ya pernikahan anak masih terjadi. Cek alasannya dalam mikroblog berikut ya.
SUCI MAOLIDIYATI SOLEHAH Bocah Jawa Tengah ojo kawin bocah Yok podo sekolah agar masa depan cerah! Sebagai teman yang baik, ayo kita saling menjaga teman kita agar terhindar dari hal-hal yang buruk, termasuk dampak buruk dari perkawinan anak! Ayo kita kenali bagaimana langkah-langkah mencegahnya dan mari kita praktik Jogo Konco.
ARUNASYWA SHOFA AMNITA Masih anak jangan punya anak! Usia anak adalah saat-sat yang tepat bagi kita untuk lebih mengenal diri kita sendiri dan mengembangkan bakat kita. Daripada menikah di usia anak lebih baik ayo kita fokus pada mengembangkan kemampuan terbaik kita ya!
FAQIH Tau gak sih teman-teman kalau kasus perkawinan anak di Jawa Tengah masih lumayan tinggi. Wah bahaya nggak tuh? Pada perkawinan anak punya banyak dampak negatif lho teman-teman. Terus gimana dong cara mencegahnya? Mudah kok, bisa mulai dari diri kita sendiri dan ayo kita ikutan Jogo Konco untuk mencegah perkawinan anak!
HISYAM IBNU MAJAH Kok bisa sih terjadi kekerasan dalam rumah tangga? Kira-kira apa ya alasannya? Ternyata salah satunya karena faktor usia yang belum matang lho! Nah saya Hisyam dan bagian dari Forum Anak Cilacap ingin mengajak temanteman menjadi pelopor dan pelapor agar hakhak anak dapat terpenuhi dan dilindungi.