Umang-umang
Di sebuah perairan tropis, hiduplah seekor Umang-umang yang kesepian. ia selalu bersembunyi dibalik terumbu karang yang indah. hari demi hari dilaluinya dengan bersembunyi dibalik terumbu karang. 1
Pada suatu ketika Umang-umang lapar dan ingin mencari makan di sekitar terumbu karang. tiba-tiba... Duk! kepala Umang-umang terbentur pada sebuah benda keras. 2
oh ini adalah bekas cangkang siput, mengapa siput meninggalkan cangkangnya? Cangkangnya sangat indah. Karena merasa sangat penasaran Umangumang pun mencoba masuk ke dalam bekas cangkang siput tersebut. 3
Setelah masuk kedalam cangkang. Umang-umang merasa nyaman. Umang-umang sangat senang dan selalu membawa cangkang tersebut kemanapun ia pergi. 4
Hahaha akhirnya kamu terjebak dalam perangkapku, Umang-umang. Aku mohon lepaskan aku, gurita. Blup..blup..blup.. terdengar suara dari terumbu karang. tiba-tiba terumbu karang tersebut berubah menjadi gurita. ternyata gurita sedang melakukan mimikri, mengubah bentuk tubuhnya sesuai dengan warna lingkungannya. 5
Tidak akan aku biarkan kamu lepas dari perangkapku, karena aku sudah bersusah payah menangkapmu hahaha. Umang-umang mencoba dengan sekuat tenaga lepas dari perangkap tentakel gurita, tetapi usahanya sia-sia karena cangkangnya retak. akhirnya Umangumang memutuskan untuk keluar dari cangkangnya dan melarikan diri. 6
aku harus menemukan cangkang baru Umang-umang berlari sangat kencang menuju ke tempat aman. kemudian ia bersembunyi dibalik terumbu karang. ia sangat ketakutan. 7
setelah berjalan-jalan disekitar terumbu karang,akhirnya Umang-umang menemukan cangkang barunya. namun ketika diperjalanan Umang-umang mendengar suara tangisan. 8 Dari mana suara itu berasal?
Awalnya Umang-umang merasa takut karena selama ini ia selalu bersembunyi dibalik terumbu karang. mendengar suara tangisan yang semakin keras, akhirnya Umang-umang mendekati sumber suara tersebut dan ternyata Anemon laut yang sedang menangis. 9 kenapa kamu menangis Anemon laut? Aku sangat lapar, tapi tidak satupun makanan yang bisa aku makan.
mengapa kamu tidak mencari makanan sendiri? aku sangat takut. kemarin banyak teman-temanku ditangkap oleh manusia baiklah... berhentilah menangis Anemon laut, mari kita mencari makan bersama-sama! 10
Namun, dalam perjalanan mereka bertemu dengan Gurita Anemon laut, aku sangat takut dengan gurita bisa saja ia memakanku Bukankah kamu bisa bersembunyi pada cangkangmu? 11
Cangkangku tidak cukup kuat untuk menghentikan gurita yang sedang lapar itu! tenang saja Umang-umang.. aku akan berkamuflase pada cangkangmu 12
Setelah Anemon laut berkamuflase pada cangkang Umang-umang, Gurita pun menjauh dari Anemon laut. Terima kasih Anemon laut, berkatmu Gurita menjauh dan tidak jadi memakanku 13
Pada saat Anemon laut berkamuflase di atas cangkang Umang-umang ia menemukan makanan di atas cangkangnya. Umang-umang aku menemukan makanan di atas cangkangmu. 14
Baiklah Umang-umang aku akan terus berada di atas cangkangmu. Mendengar hal itu, Umang-umang mempunyai Ide yang sangat cemerlang 15 Bagaimana kalau kamu terus berada diatas cangkangku wahai Anemon Laut?
semenjak kejadian tersebut Umangumang dan Anemon Laut akan menempel pada cangkang Umangumang dan mereka terhindar dari para predator yang menakutkan. 16
-Bersambung-