The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nofisafitri2811, 2022-12-16 03:28:37

ebook akuntansi kelompok 4

ebook akuntansi kelompok 4

Mata kuliah : Pengantar akuntansi
Dosen pengampu : Sarip kosim, SE.MM
kelas : MA.22.C.14

Kelompok 4 112210842
Di susun oleh : 112210237
1. Laela sari 112210596
2. Nofi safitri 112211485
3. Tabina farrah anindya 112210686
4. Kuswati 112210596
5. Assyfa putri amalia
6. Delia ananda

1


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena rahmat dan hidayah-Nya
saya bisa menyelesaikan ebook yang berjudul “Pengantar akuntansi” ini dengan baik.

Tidak lupa kami menyampaikan rasa terima kasih kepada dosen pengampu yang telah
memberikan bimbingan serta masukan yang bermanfaat dalam proses penyusunan ebook ini. Rasa
terima kasih juga hendak kami ucapkan kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah memberikan
kontribusinya baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga ebook ini dapat selesai pada
waktu yang telah ditentukan.

Meskipun kami sudah mengumpulkan banyak referensi untuk menunjang penyusunan ebook
makalah ini, namun kami menyadari bahwa di dalam ebook yang telah kami susun masih terdapat
banyak kesalahan serta kekurangan. Sehingga kami mengharapkan saran serta masukan dari para
pembaca demi tersusunnya ebook lain yang lebih baik lagi. Akhir kata, kami berharap ebook ini dapat
memberikan banyak manfaat.

Bekasi, 22 November 2022

2


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................2
DAFTAR ISI ................................................................................................3

BAB I ...........................................................................................................5
PENDAHULUAN ........................................................................................5

a. Latar belakang ....................................................................................5
b. Rumusan masalah ...............................................................................5
c. Tujuan.................................................................................................5
d. Manfaat...............................................................................................6

BAB II ..........................................................................................................7
PEMBAHASAN ........................................................................................... 7

a. Sejarah akuntansi ................................................................................7
b. Pengertian akuntansi ...........................................................................8
c. Kegunaan akuntansi ............................................................................9
d. Pemakaian akuntansi...........................................................................10
e. Bidang akuntansi ................................................................................10
f. Akun dan kode akun ...........................................................................12
g. Persamaan akuntansi...........................................................................13
h. Proses akuntansi..................................................................................14
i. Analisis transakasi ..............................................................................16
j. Jurnal umum .......................................................................................17
k. Buku besar ..........................................................................................18
l. Neraca saldo .......................................................................................20
m. Jurnal penyesuaian ..............................................................................20
n. Kertas kerja / Neraca lajur...................................................................21
o. Jurnal penutup.....................................................................................23
p. Laporan keuangan...............................................................................24

3


BAB III.........................................................................................................28
STUDI KASUS ............................................................................................28

1. Perusahaan dagang..............................................................................28
BAB IV ........................................................................................................
PENUTUP ....................................................................................................

a. Kesimpulan.........................................................................................
b. Saran...................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................

4


BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai
informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain
untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga
pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan
aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Pencatatan
harian yang terlibat dalam proses akuntansi dikenal dengan istilah pembukuan. Praktisi
akuntansi dikenal sebagai akuntan.

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu
periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.
Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.

B. Rumusan Masalah

1. Sejarah akuntansi
2. Pengertian akuntansi
3. Kegunaan akuntansi
4. Pemakaian akuntansi
5. Bidang akuntansi
6. Akun dan kode akun
7. Persamaan akuntansi
8. Proses akuntansi
9. Analisis transakasi
10. Jurnal umum
11. Buku besar
12. Neraca saldo
13. Jurnal penyesuaian
14. Kertas kerja / Neraca lajur
15. Jurnal penutup
16. Laporan keuangan

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui tentang akuntansi
2. Untuk memahami materi-materi ilmu pengantar akuntansi yang telah diberikan oleh

dosen
3. Menambah wawasan dan menambah ilmu

5


D. Manfaat

Adapun tujuan kami dalam menyusun ebook ini adalah disamping untuk memenuhi
tugas dalam perkuliahan juga agar semua mahasiswa/i mampu memahami tentang pengantar
akuntansi dan semua hal mengenai akuntansi.

6


BAB 2
PEMBAHASAN

A. Sejarah akuntansi

Berikut sejarah akuntansi di dunia dan di Indonesia

1. Sejarah Akuntansi Dunia

Pada tahun 1494, Luca Pacioli memublikasikan buku yang berjudul Summa de
Aritmatica, Geometrica Proortioni et Propotionallia. Dalam buku tersebut, terdapat subjudul
“Tractus de Computies et Scriptoris” yang mengajarkan sistem pembukuan berpasangan.
Subjudul inilah yang menjadi cikal bakal munculnya
akuntansi.

Setahun setelah buku tersebut dipublikasi, akuntansi mulai
diterapkan di Italia.

Seiring berjalannya waktu, akuntansi mulai diakui sebagai Luca Pacioli dikenal sebagai Bapak
disiplin ilmu tersendiri. Setelah Perang Dunia II, pengaruh
akuntansi semakin terasa di dunia barat. Bagi banyak negara, Akuntansi.(Sumber: www.alchetron.com)
akuntansi merupakan masalah nasional dengan standar dan
praktek nasional yang melekat erat dengan hukum dan aturan
profesional.

Dari sistem ini, pembukuan dan laporan keuangan dapat tersusun secara sistematis
dan terpadu karena dapat menggambarkan laba, rugi, kekayaan, serta hak milik perusahaan.

Selanjutnya, sistem akuntansi diberi nama sesuai dengan nama orang yang
mengembangkannya atau dari nama negara masing-masing. Seperti misalnya, Sistem Anglo
Saxon di Amerika Serikat dan Inggris serta Sistem Kontinental di Belanda.

Saat ini, sistem akuntansi yang paling banyak digunakan adalah Anglo Saxon. Ini
disebabkan karena Anglo Saxon dapat mencatat berbagai macam transaksi secara lebih
mudah. Di samping itu, sistem Anglo Saxon melakukan pembukuan yang terdapat dalam satu
bagian akuntansi. Sedangkan sistem lain justru memisahkan antara pembukuan dengan
akuntansi.

2. Sejarah Akuntansi di Indonesia

Pada zaman penjajahan Belanda, perusahaan di Indonesia menggunakan sistem
Kontinental atau tata buku yang digagas oleh Luca Pacioli. Meskipun sama-sama berasal dari
pembukuan berpasangan, tetapi akuntansi berbeda dengan tata buku.

7


Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo Saxon) mulai diperkenalkan di
Indonesia. Seiring berjalannya waktu, akhirnya sistem pembukuan di Indonesia pun berganti
dari Kontinental menjadi Anglo Saxon.

1) Pada tahun 1957, peristiwa konfrontasi Irian Barat yang melibatkan Indonesia dan
Belanda, sehingga berakibat pada seluruh pelajar yang berada di Belanda ditarik dan
melanjutkan studinya di berbagai negara. Salah satunya adalah Amerika.

2) Penanaman Modal Asing (PMA) memberikan dampak positif terhadap perkembangan
akuntansi, khususnya sistem akuntansi Anglo Saxon.

Pada perkembangan berikutnya, akuntansi di Indonesia menerapkan Pedoman Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) sebagai upaya penyesuaian terhadap kondisi global,
peningkatan transparansi laporan keuangan, dan peningkatan kualitas laporan keuangan di
Indonesia.

B. Pengertian akuntansi

Ditinjau dari segi bahasa, istilah accounting berasal dari kata “to account” yang
berarti menghitung atau mem pertanggung jawabkan. Istilah “account” diterjemahkan ke
dalam bahasa Indonesia menjadi “akun” atau “perkiraan”.

Ditinjau dari segi rangkaian prosedur, akuntansi didefinisikan sebagai “suatu teknik
atau seni (art) untuk mencatat, menggolongkan dan menyimpulkan transaksi-transaksi, atau
kejadia-kejadian yang bersifat keuangan, dalam nilai mata uang, serta menganalisis hasil dari
teknik tersebut”

Dengan kata lain akuntansi adalah seni pencatatan, pengelompokan dan
pengikhtisaran segala transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dan kemudian
menafsirkan hasilnya.

1. AICPA (The American Institute of Public Accounting)

Mendefinisikan akuntansi sebagai berikut :

“ Seni Pencatatan , penggolongan, dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat
keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang, dan peng-
interpretasi-an hasil proses tersebut”

2. APB (Accounting Principle Board)

System Statement No.4 :
“ Suatu kegiatan jasa. Fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif , terutama yang
bersifat keuangan mengenai suatu entitas ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam
pengambilan keputusan ekonomi, sebagai dasar dalam memilih diantara beberapa alternatif”

8


3. AAA (American Accounting Association) :

“Proses peng-identifikasian , pengukuran, dan pengkomunikasian informasi ekonomik
untuk memungkinkan pembuatan pertimbangan dan keputusan berinformasi oleh pengguna
informasi”

C. Kegunaan akuntansi

Berikut kegunaan akuntansi dalam dunia bisnis:

1. Untuk Mengetahui Kinerja Usaha

Akuntansi dapat dilihat sebagai tolok ukur kemajuan perusahaan. Dengan kata lain,
kinerja usaha dapat dianalisa berdasarkan akuntansi dan pencatatan laporan keuangan
perusahaan.
Suatu perusahaan dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang baik melalui proses akuntansi
yang disusun dengan baik, rapi, benar, dan sesuai dengan bukti-bukti transaksi yang ada.

2. Sebagai Alat Pengontrol dan Pengendali Keuangan

Dalam perkembangan usaha, akuntansi juga berperan sebagai alat pengontrol dan
pengendali keuangan.

Manfaat akuntansi dalam memberikan informasi pengelolaan dana seperti laba yang
dihasilkan dan kerugian yang diderita oleh perusahaan secara tidak langsung berfungsi
sebagai alat pengendali keuangan perusahaan.

saja, dengan mengetahui apakah keuntungan mengalami peningkatan atau penurunan dan
jumlah saldo yang dimiliki saat ini, Anda bisa mengontrol pengeluaran biaya dan menyusun
rencana untuk meningkatkan pendapatan demi tercapainya tujuan perusahaan Anda.

3. Untuk Mengetahui Posisi Keuangan Perusahaan

Menempati posisi managerial, berarti mengharuskan Anda untuk bertindak cepat dan
tanggap dalam mengambil keputusan yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan. Dalam
proses pengambilan keputusan, Anda harus mempertimbangkan berbagai hal, salah satunya
adalah keadaan keuangan perusahaan.

4. Bantu Membuat Alokasi Anggaran yang Tepat

Sumber daya seperti modal jika diinvestasikan dengan tepat bisa menghasilkan laba untuk
perkembangan usaha. Dengan banyaknya pilihan dalam pengalokasian sumber daya, Anda
bisa memakai informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Untuk mengalokasikan dana ke pilihan yang tepat, dasarkanlah keputusan Anda pada
laporan keuangan. Selain itu, keputusan yang didasarkan pada laporan keuangan juga lebih
dapat dipertanggungjawabkan.

9


5. Sebagai Dasar Pembayaran Pajak

Manfaat akuntansi yang berikutnya adalah sebagai dasar untuk menghitung pajak.
Perusahaan sendiri memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada negara. Besar pajak
yang harus dipenuhi tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dari laba perusahaan.

Laba atau keuntungan yang telah diperoleh perusahaan dalam suatu periode tertentu akan
dapat diketahui melalui adanya proses akuntansi. Selain itu, kebijakan pajak perusahaan juga
akan dapat ditentukan dengan menganalisis laporan keuangan.

6. Untuk Mengetahui Besaran Laba Bersih

Kegunaan dari akuntansi dalam dunia usaha lainnya ialah membantu pengusaha untuk
mengetahui seberapa banyak laba bersih yang diterima perusahaan di suatu periode.
Informasi mengenai besaran laba bersih ini akan sangat berguna dalam menggaet investor
dan melakukan pembayaran pajak badan usaha.

D. Pemakaian akuntansi

Pemakai Informasi Akuntansi: Siapa Sajakah Pemakainya?
Pada umumnya, para pemakai informasi akuntansi yang tersebar di masyarakat bisa
dibedakan menjadi dua kategori, yakni pemakai informasi internal dan eksternal.

1. Pemakai Internal.

Manajer, pimpinan perusahaan. Manajer (pimpinan) perusahaan, mulai dari level terendah
sampai level tertinggi, memerlukan informasi akuntansi yang berkaitan dengan tanggung
jawab masingmasing. Dengan adanya informasi akuntansi yang cepat dan akurat, dapat
diambil keputusan yang tepat pula.

2. Pemakai Eksternal

Pemegang saham, calon penanam saham (investor), kreditur atau calon kreditur.

E. Bidang akuntansi

Berikut macam macam bidang akuntansi yang ada:

1. Akuntansi keuangan (Financial Accounting)

Merupakan aplikasi akuntansi secara keseluruhan untuk suatu unit ekonomi. Fungsi
pokoknya adalah memelihara catatan atas transaksi-transaksi usaha dan menyiapkan laporan-

10


laporan berkala atas usaha tersebut serta teknik dan prinsip akuntansi yang diterapkan dalam
melaksanakan tugas ini.

2. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

Menyiapkan data historis maupun taksiran (estimated) dalam membantu pekerjaan
manajemen sehari-hari dan merencanakan operasi perusahaan.

3. Akuntansi Biaya ( Cost Accounting)

Berhubungan dengan penentuan serta pengawasan biaya dalam suatu perusahaan,
terutama untuk perusahaan industri (manufactured). Dalam perusahaan industri umumnya
diperlukan perhitungan biaya produksi, distribusi biaya-biaya, penyusunan laporan biaya,
penentuan biaya berdasarkan departemen, fungsi, aktivitas produksi, dan lain-lain. Tugas
akuntan di bidang ini antara lain menganalisis data mengenai biaya, baik yang aktual maupun
yang direncanakan, untuk tujuan pengawasan serta perencanaan di masa yang akan datang.

4. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)

Meliputi pemeriksaan independen atas pekerjaan-pekerjaan akuntansi secara
menyeluruh. Bidang ini meliputi pemberian pendapat atas kelayakan dari laporan keuangan
yang disusun.

5. Akuntansi Perpajakan (Taxation)

Meliputi persiapan untuk pelaporan, pembayaran pajak ataupun pemgembalian pajak,
serta pemenuhan prosedurprosedur perpajakan. Akuntan yang bergerak di bidang ini harus
memahami semua peraturan perpajakan yang berlaku di negara yang bersangkutan.

6. Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)

Merupakan bidang khusus dalam mencatat dan melaporkan transaksi-transaksi yang
dilakukan pemerintah serta lembaga-lembaga pemerintahan. Hal ini dimaksudkan untuk
menghasilkan informasi akuntansi dalam administrasi negara dan mengawasi keuangan
pemerintah sesuai mata anggaran masing-masing.

7. Akuntansi Anggaran (Budgeting)

Menyajikan rencana keuangan untuk suatu periode melalui perkiraan dan menyiapkan
perbandingan antara operasi yang sebenarnya dan rencana operasi yang akan datang. Bidang
ini seringkali sudah tercakup dalam akuntansi manajemen.

8. Sistem Akuntansi (Accounting System)

11


Merupakan bidang yang berkaitan dengan penerapan/aplikasi dari suatu sistem
(sistem pencatatan serta pelaporan dan analisis data keuangan perusahaan). Sistem ini
dimaksudkan untuk menghasilkan cara pengamanan atas harta perusahaan.

9. Akuntansi Sosial (Social Accounting)

Merupakan bidang yang bertujuan melakukan pengukuran atas keuntungan dan
kerugian masyarakat atas adanya suatu usaha/perusahaan di lingkungan masyarakat tersebut.

F. Akun dan kode akun

Kode akun akuntansi atau Chart of Account (CoA) adalah sebuah daftar dari akun-
akun perusahaan yang digunakan untuk mengidentifikasi ataupun memperlancar proses
pencatatan transaksi, baik itu pemasukan maupun pengeluaran.

NO AKUN Nantinya seluruh pencatatan transaksi
tersebut akan direkap ke dalam jurnal umum.
AKTIVA 100 – 199 Setiap perusahaan bisa mengatur bagan
akunnya sendiri sesuai dengan yang
Kas 100 diinginkan.

Surat surat berharga 110 Dengan adanya Chart of Account,
sebuah perusahaan dapat mengatur atau
Piutang usaha 120 mengubah sendiri alur dan tatanan bagan
akunting (sistem akuntansi perusahaan). Bagan
Bahan habis pakai 130 akun selalu ditandai dengan simbol numerik
sebagai penanda ada perbedaan di setiap
Tanah 150 jenisnya.

Gedung 155 Umumnya, fungsi metode pembuatan
Chart of Account (CoA) adalah untuk
Perlengkapan kantor 160 menampilkan catatan keuangan perusahaan,
mulai dari laporan neraca keuangan
HUTANG 200 – 249 perusahaan, hingga laporan laba rugi.
Kemudian, bisa dilanjutkan dengan akun-akun
Hutang usaha 200 lainnya, seperti modal (ekuitas), biaya atau
pengeluaran dan kewajiban atau hutang.
Hutang wesel 210

Hutang bank 220
MODAL 250 – 299

Modal pemilik 250

Prive pemilik 290

PENDAPATAN 300 - 399

Pendapatan jasa 300

Pendapatan giro 330
BIAYA 400 – 499

Biaya sewa 400

Biaya iklan 410

Biaya gaji/upah 420

Biaya listrik 430

Biaya telpon 440

12


G. Persamaan akuntansi

Persamaan dasar akuntansi adalah sebuah perhitungan yang bertujuan untuk
memproyeksikan hubungan antara hutang, harta, dan modal yang dimiliki oleh perusahaan.

Adapun prinsip yang selalu dipegang dalam akuntansi adalah adanya keseimbangan
antara pemasukan dan pengeluaran.

Kemudian, kedua hal tersebut perlu dianalisis lebih mendetail dengan persamaan
dasar akuntansi di mana digunakan juga untuk menilai keampuan perusahaan dalam
mengelola keuangan.

Oleh karena itu, harta atau aset yang dimiliki oleh perusahaan harus seimbang dengan
liabilitas atau kewajiban. Ini menunjukkan semua aset perusahaan diperoleh baik pendanaan
dari utang atau ekuitas.

Misalnya ketika sebuah perusahaan baru dibangun, aset pertama yang dibeli berasal
dari dana yang diterima dari investor atau dari pinjaman (utang). Dengan demikian semua
aset perusahaan yang berasal dari kreditor atau investor disebut kewajiban dan ekuitas.

Rumus contoh persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:

AKTIVA = PASIVA

Aktiva adalah harta perusahaan, sedangkan pasiva adalah sumber perolehan harta,
disebut modal pemilik, sehingga persamaan dasar akuntansi menjadi:

HARTA = HUTANG + MODAL
PEMILIK

ASSET = LIABILITAS + EKUITAS

Persamaan dasar akuntansi dapat digunakan untuk mengikuti perubahan pada
aktiva, hutang, dan modal pemilik.

AKTIVA Aktiva Lancar  Kas
 Surat berharga

 Piutang dagang
 Piutang wesel

 Piutang pendapatan
 Beban dibayar dimuka

 Perlengkapan
 Persediaan barang dagang

Investasi Jangka Panjang

13


Aktiva Tetap Berwujud
Aktiva Tetap Tidak Berwujud

HUTANG Hutang Lancar
Hutang Jangka Panjang

PENDAPATAN Pendapatan Usaha
Pendapatan di Luar Usaha

BIAYA Biaya Usaha
Biaya di Luar Usaha

MODAL Modal Disetor
Laba Ditahan

PRIVE (Prive adalah pengambilan dana oleh pemilik (owner)
perusahaan perorangan untuk keperluan pribadi yang
akan mengurangi modal.)

H. Proses akuntansi

Siklus yang terjadi dalam penyajian laporan keuangan dinamakan siklus akutansi.
Siklus akuntansi tersebut mencakup kegiatan-kegiatan berikut:
a. Pengidentifikasian
b. Pencatatan
c. Penggolongan
d. Pengikhtisaran
e. Penyusunan Laporan

SIKLUS AKUNTANSI

Bukti Jurnal Buku Neraca
transaksi umum Besar Saldo

Jurnal Laporan Jurnal
penutup keuangan penyesuaian

14


PROSES AKUNTANSI

TAHAP BUKTI TRANSAKSI / NERACA LAJUR
BUKTI PENCATATAN
PENGIDENTIFIKASIAN
JURNAL UMUM
TAHAP
PENCATATAN BUKU BESAR

TAHAP NERACA SALDO
PENGGOLONGAN JURNAL

TAHAP PENYESUAIAN
PENGIKHTISARAN JURNAL PENUTUP

TAHAP MENUTUP BUKU
PELAPORAN BESAR

NERACA SALDO
SETELAH

PENUTUPAN

JURNAL PEMBALIK

LAPORAN KEUANGAN

- LAPORAN KEUANGAN
- LAPORAN PERUBAHAN MODAL
- NERACA

15


I. Analisis transaksi

Transaksi keuangan adalah kegiatan ekonomi suatu perusahaan yang diukur dengan
satuan mata uang (di Indonesia rupiah) dan dicatat dalam sistem akuntansi, yang akan
mempengaruhi laporan keuangan perusahaan tersebut.

Transaksi keuangan dapat mempengaruhi secara bersama sisi pasiva dan sisi aktiva
atau hanya mempengaruhi sisi aktiva saja.

Berikut ini diberikan contoh beberapa transaksi keuangan perusahaan yang dianalisis
dengan menggunakan persamaan dasar akuntansi.

Perusahaan Fast Media yang dimiliki Bapak Rudi
Bulan maret 2017

3 Maret 2017 Bapak Rudi menyetorkan Rp100.000.000 kepada perusahaan Fast Media
14 Maret 2017 sebagai setoran modal awal.
Fast Media membeli bahan habis pakai (BHP) yaitu tinta printer, kertas
15 Maret 2017 HVS dan kertas sticker dari Toko Merah Jaya senilai total Rp4.700.000.
16 Maret 2017 Toko Merah Jaya setuju bahwa tagihan tersebut dapat dibayarkan pada
bulan April 2017.
Fast Media membeli 5 buah laptop Lenovo senilai Rp32.500.000 secara
tunai.
perusahaan Fast Media mengeluarkan kas sebesar Rp12.000.000 guna
membayar keperluan pribadi Bapak Rudi.

Analisis transaksi

1. Transaksi tersebut mengakibatkan pertambahan kas perusahaan sebesar
Rp100.000.000 pada sisi debit dan pertambahan modal pemilik sebesar jumlah yang
yang sama pada sisi kredit.

2. Transaksi pembelian peralatan laptop Lenovo secara tunai tersebut mengakibatkan
pertambahan dan penurunan aset pada sisi debit yaitu penurunan pada akun kas dan
pertambahan/kenaikan pada akun peralatan. Meskipun demikian, total nilai aset
secara keseluruhan tetap sama karena perubahan terjadi hanya pada komposisi asetnya
saja.

3. Transaksi tersebut merupakan pembelian bahan habis pakai secara kredit atau utang.
Akibatnya, terjadi pertambahan BHP yang merupakan aset, pada sisi debit dan pada
saat yang bersamaan terjadi pertambahan utang kepada Toko Merah Jaya yang dicatat
pada sisi kredit.

4. Transaksi tersebut merupakan penurunan kas yang mengakibatan nilai aset pada sisi
debit berkurang sebesar Rp12.000.000. Pada saat yang bersamaan, modal Bapak Rudi
pada sisi kredit berkurang dengan jumlah yang sama.

16


Aktiva = Hutang + Modal pemilik
Kas + BHP
Maret + Perlengkap = H. Usaha + H. Bank + Modal pemilik

3 an
14
100.000.000 + - +- = - + - + 100.000.000
15
- + 4.700.000 +- = 4.700.000 + - + -
16
100.000.000 + 4.700.000 +- = 4.700.000 + - + 100.000.000

-32.500.000 + - + 32.500.000 = - + - + -

67.500.000 + 4.700.000 + 32.500.000 = 4.700.000 + - + 100.000.000

-12.000.000 + - +- = - + - + 12.000.000

55.500.000 + 4.700.000 + 32.500.000 = 4.700.000 + - + 88.000.000

92.700.000 = 92.700.000

J. Jurnal umum

Merupakan catatan akuntansi yang pertama yang digunakan melakukan pencatatan,
pengklasifikasian dan peringkasan data keuangan.

Jurnal ini berisikan data pengeluaran dan pemasukan setiap harinya. Jurnal Umum
berisikan kolom-kolom yang meliputi:

1. Tanggal, catat tanggal berapa transaksi masuk dan keluar setiap harinya.
2. Keterangan, menerangkan darimana uang masuk atau keluar
3. Debit adalah pendapatan Anda. Catat jumlah uang yang masuk dalam kolom Debit.
4. Kredit adalah setiap pengeluaran yang Anda lakukan, misalnya untuk membeli

produk baru atau menggaji karyawan. Catat jumlahnya dalam kolom Kredit.
5. Saldo adalah jumlah uang yang tersisa setelah dikurangi pengeluaran Anda. Anda

harus teliti dalam melakukan penghitungan saldo dan mencocokkannya dengan uang
yang Anda miliki.

AKTIVA + BIAYA + PRIVE = HUTANG + MODAL PEMILIK + PENDAPATAN

+- -+
DEBIT KREDIT DEBIT KREDIT

Berikut Contoh Jurnal Umum perusahaan jasa cuci mobil :

Perusahaan jasa cuci mobil dikelola oleh Tn. Yusuf
bulan Januari 2020

1 januari Tn. Yusuf menyerahkan uang pribadinya untuk modal usaha Cuci mobil
jaya sebesar Rp. 15.000.000.
3 januari Diterima kas dari jasa cucian mobil sebesar Rp. 300.000
12 januari Membayar sewa tempat usaha untuk 1 bulan Rp. 250.000
29 januari Membeli barang elektrnoik di Cahaya Elektronik sebesar Rp. 200.000
secara kredit.

17


Jawaban !!

Jurnal umum

Steam tn. Yusuf

Bulan januari 2020

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit
1 januari 15.000.000
Kas 15.000.000 300.000
3 januari 250.000
Modal 200.000
12 januari 15.750.000
Kas 300.000
29 januari
Pendapatan jasa

Biaya sewa 250.000

Kas

Barag habis pakai 200.000

Hutang usaha

Total 15.750.000

K. Buku Besar

Buku besar Merupakan buku yang digunakan untuk melakukan peringkasan,
pengklasifikasian datadata keuangan yang berasal dari data jurnal dari hasil proses posting.

Buku besar adalah sebuah buku yang berisi kumpulan akun atau perkiraan. Informasi
di buku besar ini diperoleh dari buku jurnal. Proses pemindahan informasi dari buku jurnal ke
buku besar disebut posting. Penjurnalan transaksi keuangan dan mempostingnya dilakukan
awal periode sampai dengan akhir periode akuntansi.

Berikut Contoh Posting buku besar perusahaan jasa cuci mobil :

1 januari Perusahaan jasa cuci mobil dikelola oleh Tn. Yusuf
bulan Januari 2020
3 januari
12 januari Tn. Yusuf menyerahkan uang pribadinya untuk modal usaha Cuci mobil
29 januari jaya sebesar Rp. 15.000.000.
Diterima kas dari jasa cucian mobil sebesar Rp. 300.000
Membayar sewa tempat usaha untuk 1 bulan Rp. 250.000
Membeli barang elektrnoik di Cahaya Elektronik sebesar Rp. 200.000
secara kredit.

18


Jawaban !!

Posting buku besar
Steam tn. Yusuf

Bulan januari 2020

No akun : 100

Tanggal Keterangan KAS Kredit saldo D/K
1 januari Setoran Tn. Yusuf Reff Debit 250.000 15.000.000 D
3 januari Menerima pembayaran jasa 15.300.000 D
12 januari Membayar sewa 15.000.000 15.050.000 K
300.000 15.050.000
TOTAL

BARANG HABIS PAKAI No. Akun : 101

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
29 januari 200.000 D
Membeli barang habis 200.000
200.000
pakai

TOTAL

No. Akun : 200

MODAL

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
1 januari
Setoran Tn. Yusuf 15.000.000 15.000.000 K

TOTAL 15.000.000

PENDAPATAN JASA No. Akun : 300

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
3 januari 300.000 300.000 K
Menerima pembayaran jasa 300.000

TOTAL

BIAYA SEWA No. Akun : 400

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
12 januari 250.000 D
Membayar sewa 250.000 250.000

TOTAL

HUTANG USAHA No. Akun : 500

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
29 januari 200.000 200.000 K
Membeli BHP secara kredit 200.000

TOTAL

19


L. Neraca Saldo

Neraca saldo atau trial balance adalah daftar yang disusun setelah penyusunan buku
besar. Akun dalam laporan neraca harus dibuat secara sistematis, yaitu sesuai dengan kode
atau tidak boleh acak.

Sehingga kesimpulannya apa itu neraca adalah suatu buku yang menyediakan
informasi, mengenai kumpulan saldo yang dimiliki oleh rekening bank-bank terkait. Neraca
ini hanya menunjukkan kesamaan jumlah sisi debit dan sisi kredit.

Neraca saldo adalah daftar dari saldo debit dan saldo kredit akun-akun buku besar.

Neraca saldo

Steam tn. Yusuf

Bulan januari 2020

No. Akun Keterangan Debit Kredit
100
101 Kas 15.050.000 15.000.000
200 300.000
300 Barang habis pakai 200.000 200.000
400
500 Modal

Pendapatan jasa

Biaya sewa 250.000

Hutang usaha

TOTAL 15.500.000 15.500.000

M. Jurnal penyesuaian

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang disusun untuk mencatat perubahan saldo pada
akun tertentu yang nantinya memperlihatkan jumlah saldo yang sebenarnya di akhir periode.

Ada dua jenis penyesuaian yang perlu dilakukan oleh perusahaan:

1. Penyesuaian yang berkaitan dengan transaksi-transaksi yang sudah terjadi tetapi
belum dicatat.
 Biaya-biaya yang sudah terjadi, tetapi belum dibayar.
 Penghasilan-penghasilan yang sudah menjadi hak perusahaan, tetapi belum
diterima kasnya.

2. Penyesuaian yang berkaitan dengan transaksi-transaksi yang sudah dicatat tetapi saldo
akun masih harus diperbaiki.
 Pemakaian bahan habis pakai.
 Transaksi penghasilan yang diterima di muka.
 Depresiasi aktiva tetap.
 Menaksir kerugian piutang.

20


Berikut Contoh Jurnal Penyesuaian jasa cuci mobil :

Perusahaan jasa cuci mobil dikelola oleh Tn. Yusuf
bulan Januari 2020

Neraca saldo

Steam tn. Yusuf

Bulan januari 2020

No. Akun Keterangan Debit Kredit
100
101 Kas 15.050.000 15.000.000
200 300.000
300 Barang habis pakai 200.000 200.000
400
500 Modal

Pendapatan jasa

Biaya sewa 250.000

Hutang usaha

TOTAL 15.500.000 15.500.000

A. Penghasilan steam yang di bayar di muka adalah Rp. 50.000
B. pada akhir tahun diasumsikan jumlah sisa bahan habis pakai adalah Rp 100.000
C. Penyusutan biaya sewa bangunan menjadi Rp. 200.000/bulan

Jawaban !! Keterangan Debit Kredit
Pendapatan jasa 50.000 50.000
A 100.000
B Penghasilan di bayar di muka 100.000 200.000
C Bahan habis pakai 350.000
200.000
Sisa bahan habis pakai
Penyusutan biaya sewa

AKM. penyusutan biaya sewa

TOTAL 350.000

N. Kertas kerja / Neraca lajur

Neraca Lajur atau work sheet adalah kertas kerja berkolom yang digunakan dalam
proses akuntansi manual sebagai alat bantu untuk penyusunan laporan keuangan. Dalam
siklus akuntansi pembuatan neraca lajur bukan merupakan prosedur yang wajib. Pembuatan
neraca lajur dilakukan setelah menyusun neraca saldo dan sebelum membuat jurnal
penyesuaian. Di dalam neraca lajur terdapat kolom nama akun, kolom neraca saldo, kolom
penyesuaian, kolom neraca saldo setelah penyesuaian, kolom Laba-Rugi, dan kolom neraca,
sehingga neraca lajur mempermudah proses penyesuaian dan penyusunan laporan keuangan.

21


Contoh tabel neraca lajur

No. Nama Akun Neraca Saldo Penyesuaian NSSP Laba-Rugi Neraca
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
xxxx
100 Kas xxxx xxxx
xxxx xxxx
120 Piutang Usaha
-
125 Cadangan Kerugian xxxx x xxxx
Piutang

130 Bahan Habis Pakai xxxx xxxx x xxxx
160 Perlengkapan Kantor xxxx xxxx

170 Peny. Peralatan Kantor - xxxx x xxxx
Akumu.

200 Hutang Usaha xxxx xxxx
211 Hutang Biaya Bunga
212 Hutang Biaya Iklan xxxx x xxxx
213 Hutang Biaya Gaji
220 Hutang Bank xxxx x xxxx
xxxx x xxxx

xxxx xxxx

230 Pendapatan Jasa - xxxx x xxxx
Diterima di Muka

250 Modal Melati xxxx xxxx xxxx
290 Prive Melati xxxx xxxx
300 Pendapatan Jasa
400 Biaya Sewa Kantor xxxx xxxx x xxxx
410 Biaya Iklan xxxx
xxxx xxxx
- xxxx x xxxx xxxx

420 Biaya Gaji dan Upah xxxx x xxxx xxxx
Karyawan xxxx
xxxx
430 Biaya Listrik xxxx xxxx xxxx
440 Biaya Telepon xxxx xxxx
- xxxx x
450 Biaya Penyusutan xxxx xxxx
Perlengk. Kantor

460 Biaya Bahan Habis Pakai xxxx x xxxx xxxx

470 Kerugian Piutang xxxx x xxxx xxxx
480 Biaya Bunga
xxxx x xxxx xxxx
JUMLAH
xxxx xxxx xxxx xxxx x xxxx xxxx xxxx

xxxx

xxxx xxxx

22


O. Jurnal penutup

Jurnal penutup merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan yang akan disusun
pada akhir periode pembukuan. Bagian dari laporan keuangan ini digunakan untuk menutup
akun nominal untuk menyiapkan neraca akhir periode. Ada beberapa hal penting perlu
dipahami dan diperhatikan saat menyusun jurnal penutup.

Fungsi Jurnal Penutup

1. Menutup saldo pada semua perkiraan sementara supaya perkiraan menjadi nol.
2. Membuat saldo akun modal sesuai jumlahnya dengan keadaan pada akhir periode
3. sehingga sama dengan jumlah modal akhir yang dilaporkan di neraca.

Metode Untuk Mencatat Jurnal Penutup

Terdapat dua metode yang digunakan dalam pencatatan jurnal penutup
 Metode Periodik
Metode yang digunakan oleh perusahaan yang menjual barangnya secara
eceran dengan harga lebih terjangkau dan pencatatannya dilakukan pada setiap akhir
periode.
Kekurangan dari metode ini adalah tidak bisa melacak jumlah persediaan
barang pada rentang waktu tertentu. Maka dari itu, perhitungan barang hanya
dilakukan dengan proses penghitungan fisik pada setiap periode sesuai dengan jumlah
barang yang tersedia. Oleh karena itu, metode ini tidak cocok jika digunakan pada
perusahaan skala besar dengan jumlah barang yang masuk dan keluar cukup tinggi.

 Metode Perpetual
Metode pencatatan secara perpetual akan cocok jika digunakan pada

perusahaan yang menjual barang dengan nilai tinggi. Hal ini dikarenakan metode
perpetual dilakukan secara rinci dan terus menerus atas semua transaksi yang
dilakukan sehingga pencatatannya lebih rinci dan detail.

Keuntungan dari metode ini adalah keakuratannya lebih tinggi dan persediaan
jumlah barang dapat diketahui kapan pun. Pencatatan pembelian akan dimasukkan ke
dalam akun persediaan pada debit dan transaksi pembelian akan mencatat persediaan
dengan harga pokok pada kredit.

23


P. Laporan keuangan

Laporan keuangan adalah laporan yang berisi pencatatan uang dan transaksi yang
terjadi dalam bisnis, baik transaksi pembelian maupun penjualan dan transaksi lainnya yang
memiliki nilai ekonomi dan moneter.

Laporan keuangan dibuat untuk mengetahui kondisi finansial perusahaan secara
keseluruhan. Sehingga para stakeholder dan pengguna informasi akuntansi bisa melakukan
evaluasi dan cara pencegahan dengan tepat dan cepat jika kondisi keuangan usaha mengalami
masalah atau memerlukan perubahan.

1. Jenis-jenis Laporan Keuangan

Lima jenis laporan keuangan utama perusahaan lengkap beserta jenis dan fungsinya yang
bisa Anda ketahui.

A. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan finansial perusahaan yang dibuat oleh bisnis untuk
mengetahui pengeluaran dan pemasukan bisnis secara mendetail. Isi dari laporan ini ialah
data-data pendapatan sekaligus beban yang ditanggung oleh perusahaan. Laporan dikerjakan
pada akhir tahun atau akhir bulan, sesuai ketentuan di perusahaan tersebut. Dijadikan sebagai
dasar evaluasi untuk langkah kebijakan selanjutnya.

Terdapat dua jenis laporan laba rugi yang biasa digunakan oleh bisnis pertama adalah
single step dan kedua adalah multiple step.

 laba rugi single step
Laporan laba rugi single step atau langkah tunggal hanya menunjukkan satu kategori
pendapatan dan satu kategori pengeluaran dan cocok untuk bisnis berskala kecil.

Penghasilan Bersih = (Pendapatan + Keuntungan) – (Beban + Kerugian)

 laba rugi multiple step
Laporan laba rugi multiple step berisi lebih banyak informasi umum daripada yang
disertakan dalam laporan laba rugi single step, tetapi laporan ini menggunakan banyak
persamaan untuk menentukan keseluruan perhitungan laba rugi.
Laporan laba rugi multiple step memecah pendapatan operasional dan biaya operasional
juga pendapatan non-operasional dan biaya non-operasional. Laporan laba rugi ini
memisahkan pendapatan dan pengeluaran yang terkait langsung dengan operasi bisnis dari
yang tidak terkait langsung dengan operasinya.

24


Laporan laba rugi multiple step menggunakan tiga formula akuntansi yang berbeda untuk
mengetahui nilai akhir pada laba bersih:

1. Laba kotor = penjualan bersih – biaya barang terjual
Harga pokok penjualan dikurangi dari penjualan bersih. Ini memberikan laba kotor.

2. Pendapatan operasi = laba kotor – beban operasi
Biaya operasional dikurangi dari laba kotor. Ini memberi Anda penghasilan operasional.

3. Penghasilan bersih = penghasilan operasi + item non operasi

Pendapatan operasional ditambahkan ke pendapatan non-operasional bersih, keuntungan,
beban dan kerugian. Angka terakhir ini memberikan laba bersih atau rugi bersih bisnis untuk

periode pelaporan.

Bentuk laporan laba rugi multiple step

Pendapatan jasa Rp. B Rp. A
Beban beban : C
Beban gaji D (E)
Beban listrik, air dan telepon Rp. F
Total beban Rp. G
Laba usaha (H) I
Pendapatan di luar usaha : Rp. J
Pendapatan bunga
Beban beban diluar usaha :
Beban bunga
Laba di luar usahsa
Laba abersih

Keterangan :

E = B + C +D
F=A–E

J=F+I

25


B. Laporan Arus Kas

Jenis laporan keuangan yang kedua adalah laporan arus kas. Laporan arus kas atau
yang biasa disebut dengan cashflow ini sendiri dapat diartikan sebagai catatan keuangan yang
berisi informasi tentang pemasukan dan pengeluaran selama satu periode.

C. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal atau ekuitas adalah salah satu jenis laporan keuangan yang
penting terutama untuk perusahaan publik. Tujuan pembuatannya adalah agar perusahaan
dapat menggambarkan peningkatan maupun penurunan dari aktiva bersih (kekayaan) dalam
periode tertentu dengan prinsip pengukuran tertentu untuk dianut.

Tujuan dari dibentuknya laporan perubahan modal yakni memberi laporan mengenai
perubahan modal kerja dan membuat ikhtisar dari investasi dan dana yang dihasilkan di
dalam suatu periode serta aktiva pembayaran.

PERUBAHAN EKUITAS PEMILIK
Dari 01 feb s/d 19 feb 2020

Keterangan Nilai
Ekuitas pemilik awal periode 561.509.502.03

Penambahan ekuitas pemilik 11.574.315.34
11.350.000
Pendapatan bersih 0
Investasi kurun periode
Penarikan 22.924.315.34
Total penambahan ekuitas pemilik 584.433.817.37

Ekuitas pemilik akhir periode

D. Laporan Neraca

Laporan neraca atau balance sheet biasanya terdapat beberapa informasi mengenai akun-
akun aktiva, serta hal-hal yang menjadi kewajiban perusahaan dalam satu periode. Dalam
penerapannya, laporan neraca terdapat dua macam. Yaitu bentuk stafel atau vertikal serta
bentuk skontro atau horizontal.

Laporan neraca merupakan laporan keuangan yang sangat penting karena dalam
laporan ini terdapat segala informasi terkait siapa pemegang saham dari suatu perusahaan,
siapa kreditur yang ada, peraturan pemerintah yang ada, dan berbagai kebijakan lainnya.

Data dalam laporan neraca tidak boleh selisih serupiah pun. Jika ada selisih berarti ada
yang salah dan harus dilakukan revisi. Ini merupakan tugas akuntan atau bagian keuangan

26


yang harus melakukan revisi sampai waktu yang ditentukan. Jika tidak di revisi akan terjadi
ambiguitas ketika membaca semua laporan keuangan perusahan.

E. Catatan atas Laporan Keuangan

Catatan atas laporan keuangan mengacu pada informasi tambahan yang membantu
menjelaskan bagaimana perusahaan sampai pada angka laporan keuangannya.Catatan ini juga
membantu menjelaskan penyimpangan atau anggapan inkonsistensi dalam metodologi akun
tahun ke tahun.

Catatan-catatan laporan keuangan bukanlah hal yang wajib , hanya untuk memberikan
kejelasan kepada mereka yang membutuhkannya tanpa memiliki informasi yang ditempatkan
di kolom pernyataan. Namun demikian, informasi yang termasuk dalam catatan atas laporan
finansial seringkali penting karena dapat mengungkapkan masalah mendasar terhasap
kesehatan keuangan perusahaan.

27


BAB 3
STUDI KASUS

Perusahaan dagang

SOAL

Berikut ini transaksi yang di lakukaan oleh PD. Indoapril selama bulan mei 2021

1 Mei Persedia an barang dagang PD. Indoapril sebagai modal awal dri pemilik sebesar
25.000.000
2 Mei Menjual barang dagangan kepada CV. Laela seharga Rp. 20.000.000 secara
tunai.
3 Mei Membeli barang dagangan dari Toko Assyfa seharga Rp. 4.000.000
5 Mei Membayar sewa gedung Rp. 2.000.000
6 Mei Membeli barang dagangan dari CV. Nofi seharga Rp. 10.000.000 dengan syarat
2/10, n/30
7 Mei Dikembalikan sebagian barang dagangan kepada CV.Nofi karena rusak
Rp.2.000.000
10 Mei Menjual barang dagangan kepada CV. Laela seharga Rp. 200.000 dengan syarat
2/15, n/30. Dengan HPP 100.000
13 Mei Membayar beban angkut barang kepada PT. Tabina sebesar Rp. 500.000
18 Mei Pelunasan pembayaran kepada CV. Nofi, tanggal 6 Mei
20 Mei Menjual barang dagangan kepada toko Kuswati seharga Rp. 3.500.000 dengan
syarat 2/15, n/30. Dengan HPP 2.000.000
24 Mei Diterima nota debet dari toko Kuswati untuk pengembalian barang seharga Rp.
500.000
26 Mei Membeli perlengkapan kantor dari toko Delia Rp. 750.000
30 Mei Diterima kiriman uang dari toko Kuswati untuk pelunasan tanggal 20 Mei
31 Mei Membayar biaya operasional
Biaya gaji : 2.000.000
Biaya listrik, air, telepon : 100.000

28


JAWABAN !!

Jurnal umum
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit
1 Mei Persediaan barang dagang 25.000.000 25.000.000
2 Mei 20.000.000 20.000.000
3 Mei Modal 4.000.000 4.000.000
5 Mei Kas 2.000.000 2.000.000
6 Mei 10.000.000 10.000.000
7 Mei Penjualan barang dagang 2.000.000 2.000.000
10 Mei Pembelian barang dagang
200.000 200.000
13 Mei Kas 100.000 100.000
18 Mei Biaya sewa 500.000 500.000
8.000.000 7.840.000
20 Mei Kas 160.000
Pembelian barang dagang 3.500.000 3.500.000
24 Mei 2.000.000 2.000.000
26 Mei Utang dagang 500.000
30 Mei Utang dagang 500.000 750.000
750.000
31 Mei Retur pembelian 2.940.000 3.000.000
Piutang dagang 60.000 2.000.000
2.000.000
Penjualan barang dagang 100.000 100.000
HPP 83.650.000
83.650.000
Persediaan barang dagang
Biaya angkut

Kas
Kas

Potongan pembelian
Utang dagang

Piutang dagang
Penjualan barang dagang

HPP
Persediaan barang dagang

Retur penjualan
Piutang dagang

Membeli perlengkapan
Kas

Kas
Potongan penjualan

Piutang dagang
Biaya gaji/upah

Kas
Biaya listrik, air, telepon

Kas

TOTAL

29


Posting buku besar
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

No akun : 100

Tanggal Keterangan Kas Kredit Saldo D/K
2 Mei Penjualan barang Reff Debit 20.000.000 D
3 Mei Membeli barang 4.000.000 16.000.000 K
5 Mei Beban sewa 20.000.000 2.000.000 14.000.000 K
13 Mei Biaya angkut 13.500.000 K
18 Mei Hutang dagang 8.000.000 500.000 21.500.000 D
26 Mei Membeli perlengkapan 2.940.000 20.750.000 K
30 Mei Piutang dagang 750.000 23.690.000 D
31 Mei Biaya gaji/upah 21.690.000 K
31 Mei Biaya listrik, air, telepon 2.000.000 21.590.000 K
100.000 21.590.000
TOTAL

No akun : 101

Tanggal Keterangan Piutang Kredit Saldo D/K
10 Mei Piutang dagang Reff Debit 200.000 D
20 Mei Piutang dagang retur 500.000 3.700.000 D
24 Mei Piutang dagang perlengkapan 200.000 3.000.000 3.200.000 K
30 Mei Piutang dagang pelunasan 3.500.000 200.000 K
200.000
TOTAL

Perlengkapan No akun : 102

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
26 Mei 750.000 D
Membeli perlengkapan 750.000 750.000

TOTAL

No akun : 103

Persediaan barang dagang

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
1 Mei 25.000.000 D
10 Mei Persediaan barang dagang 25.000.000 100.000 24.900.000 K
20 Mei 2.000.000 22.900.000 K
Persediaan barang dagang 22.900.000

Persediaan barang dagang

TOTAL

30


No akun : 200

Hutang dagang

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
6 Mei 10.000.000 10.000.000 K
7 Mei Utang pembelian barang 8.000.000 D
18 Mei 7.840.000 15.840.000 K
Utang retur pembelian 2.000.000 15.840.000

Utang dagang

TOTAL

No akun : 300

Tanggal Keterangan Modal Debit Kredit Saldo D/K
1 Mei Modal pemilik Reff

TOTAL 25.000.000 25.000.000 K

25.000.000

No akun : 400

Penjualan Barang Dagang

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
2 Mei 20.000.000 20.000.000 K
10 Mei Penjualan barang dagang 20.200.000 K
20 Mei 200.000 23.700.000 K
Penjualan barang dagang 3.500.000 23.700.000

Piutang penjualan

TOTAL

Retur penjualan No akun : 401

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
24 Mei 500.000 D
Retur penjualan 500.000 500.000

TOTAL

Potongan penjualan No akun : 402

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
30 Mei 60.000 D
Potongan penjualan 60.000 60.000

TOTAL

No akun : 403

Pembelian barang dagang

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
3 Mei 4.000.000 D
6 Mei Pembelian barang dagang 4.000.000 14.000.000 D
14.000.000
Pembelian barang dagang 10.000.000

TOTAL

31


Retur pembelian No akun : 404

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
7 Mei 2.000.000 2.000.000 K
Retur pembelian 2.000.000

TOTAL

Potongan pembelian No akun : 405

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
18 Mei 160.000 160.000 K
Potongan pembelian 1 60.000

TOTAL

No akun : 406

Tanggal Keterangan HPP Debit Kredit Saldo D/K
10 Mei Harga pokok penjualan Reff 100.000 100.000 D
20 Mei Harga pokok penjualan 2.000.000 2.100.000 D
2.100.000
TOTAL

Biaya sewa No akun : 500

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
5 Mei 2.000.000 D
Biaya sewa 2.000.000 2.000.000

TOTAL

Biaya angkut No akun : 501

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
13 Mei 500.000 D
Biaya angkut 500.000 500.000

TOTAL

Biaya gaji/upah No akun : 502

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
31 Mei 2.000.000 D
Biaya gaji/upah 2.000.000 2.000.000

TOTAL

Biaya listrik,air, telepon No akun : 503

Tanggal Keterangan Reff Debit Kredit Saldo D/K
31 Mei 100.000 D
Biaya listrik, air, telepon 100.000 100.000

TOTAL

32


Neraca saldo
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

No. Akun Keterangan Debit Kredit
21.590.000
100 Kas 15.840.000
200.000 25.000.000
101 Piutang 750.000 23.700.000
22.900.000
102 Perlengkapan 2.000.000
500.000 160.000
103 Persediaan barang dagang 60.000
14.000.000 50.860.000
200 Hutang dagang
2.100.000
300 Modal 2.000.000

400 Penjualan barang dagang 500.000
2.000.000
401 Retur penjualan
100.000
402 Potongan penjualan 50.860.000

403 Pembelian barang dagang

404 Retur pembelian

405 Potongan pembelian

406 HPP

500 Biaya sewa

501 Biaya angkut

502 Biaya gaji/upah

503 Biaya listrik, air, telepon

TOTAL

33


Perhatikan data penyesuaiannya berikut.

1. Persediaan barang dagang akhir 30.000.000
2. Perlengkapan yang tersisa 50.000
3. Iklan yang belum di bayar 20.000

Jurnal penyesuaian
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

NO KETERANGAN REF DEBIT KREDIT
22.900.000 22.900.000
1 Ikhtisar laba rugi 30.000.000 30.000.000
700.000
Persediaan barang dagang (awal) 700.000 20.000
20.000 53.620.000
Persediaan barang dagang (akhir) 53.620.000

Ikhtisar laba rugi

2 Biaya perlengkapan

Perlengkapan

3 Biaya iklan

Hutang iklan

TOTAL

Perhitungan

2. perlengkapan awal nya : 750.000

Perlengkapan akhir : 50.000
__________ -
700.000

34


Neraca lajur
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

No. Nama Akun Neraca Saldo Penyesuaian

100 Kas Debet Kredit Debet Kredit

101 Piutang 21.590.000
102 Perlengkapan
103 Persediaan barang dagang 200.000 30.000.000 700.000
200 Hutang dagang 750.000 22.900.000
300 Modal 22.900.000
400 Penjualan barang dagang 15.840.000
401 Retur penjualan 500.000 25.000.000
402 Potongan penjualan 60.000 23.700.000
403 Pembelian barang dagang 14.000.000
404 Retur pembelian 2.000.000
405 Potongan pembelian 160.000

406 HPP 2.100.000

500 Biaya sewa 2.000.000
501 Biaya angkut
502 Biaya gaji/upah 500.000
503 Biaya listrik, air, telepon
2.000.000

100.000

407 Ikhtisar laba rugi 22.900.000 30.000.000
504 Biaya perlengkapan 700.000
505 Biaya iklan 20.000 20.000
201 Hutang iklan 53.620.000
50.860.000 50.860.000 53.620.000
JUMLAH

Informasi penyesuaian :

1. Perlengkapan Rp750.000 (tersisa Rp500.000)
2. Penyusutan perlengkapan sebanyak Rp650.000
3. Gaji belum dibayar sebanyak Rp1.000.000
4. Piutang pendapatan yang masih akan diterima sebanyak Rp1.000.000.

35


NSSP Laba-Rugi Neraca

Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit

21.590.000 21.590.000
200.000 200.000
50.000 50.000

30.000.000 30.000.000

500.000 15.840.000 15.840.000
60.000 25.000.000
14.000.000 23.700.000 500.000 25.000.000
60.000 23.700.000
2.000.000 14.000.000
2.000.000
160.000 2.100.000 160.000
2.000.000
2.100.000
500.000
2.000.000 2.000.000
500.000
100.000
2.000.000

100.000

7.100.000 7.100.000

700.000 20.000 700.000
20.000 73.820.000 20.000

73.820.000 21.980.000 57.960.000 51.840.000 20.000
35.980.000 57.960.000 51.840.000 15.860.000
57.960.000 35.980.000

51.840.000

36


Laporan laba rugi
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

1. PENJUALAN BERSIH 23.700.000
Penjualan 500.000
Retur penjualan 60.000
Potongan penjualan ___________ +

Penjualan bersih 560.000
_________ -

23.140.000

2. HPP 22.900.000
Persediaan barang dagangan (awal) 14.000.000
Pembelian

Biaya angkut 500.000
Retur pembelian 2.000.000
Potongan pembelian
160.000
_______ +

2.660.000
________ -

Pembelian bersih 11.340.000
_________ +
Barang tersedia untuk di jual (BTUD)
Persediaan barang dagang (akhir) 34.240.000
30.000.000
HPP _________ -

Laba kotor 4.240.000
_________ -

18.900.000

3. TOTAL BIAYA 2.000.000
Biaya sewa 500.000
Biaya angkut
Biaya gaji/upah 2.000.000
Biaya listrik, air, telepon 100.000
Biaya perlengkapan 700.000
Biaya iklan 20.000

Total beban _________ +

Laba bersih 5.320.000
_________ -

13.580.000

37


Modal awal Laporan perubahan modal
Laba PD. Indoapril
Bulan mei 2021
Modal akhir
25.000.000
13.580.000
___________ +
38.580.000

Neraca
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

NO AKTIVA SALDO NO PASIVA SALDO
100 Kas 21.590.000 200 Hutang dagang 15.840.000
101 Piutang 201 Hutang iklan
102 Perlengkapan 200.000 300 Modal 20.000
103 Persediaan barang dagang 50.000 38.580.000
30.000.000
51.840.000 51.840.000

38


JURNAL PENUTUP
PD. Indoapril
Bulan mei 2021

TGL AKUN REFF DEBIT KREDIT
4.240.000
31 Ikhtisar laba rugi 23.700.000 4.240.000

HPP 5.320.000 500.000
60.000
(menutup akun HPP) 13.580.000 23.140.000
46.840.000
31 Penjualan 2.000.000
500.000
Retur penjualan
2.000.000
Potongan penjualan 100.000
700.000
Ikhtisar laba rugi 20.000

(menutup penjualan&akun kontra) 13.580.000

31 Ikhtisar laba rugi 46.840.000

Biaya sewa

Biaya angkut

Biaya gaji/upah

Biaya listrik, air, telepon

Biaya perlengkapan

Biaya iklan

(menutup beban-beban)

31 Ikhtisar laba rugi

Modal

(menutup laba)

TOTAL

39


BAB 4
PENUTUP

A. Kesimpulan

Akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan, dan pelaporan
informasi ekonomi keuangan yang berguna untuk penilaian dan pengambilan keputusan bagi
pihak yang memerlukannya.

Akuntansi sangat penting dalam kegiatan bisnis, yaitu sebagai analisis laba dan rugi.
Pada praktiknya, akuntansi akan memudahkan seseorang atau perusahaan dalam mengambil
keputusan serta tujuan lainnya di masa mendatang.

B. Saran

Pembaca dapat lebih memahami dan memaknai pentingnya belajar akuntasi. dengan
adanya akuntansi dalam kehidupan sehari-hari adalah kita dapat mengetahui apa saja
penerimaan dan pengeluaran dari uang kita serta dapat juga mengawasi, mengontrol,
merencanakan keuangan kita.

40


DAFTAR PUSTAKA

https://konsultanku.co.id/blog/6-kegunaan-akuntansi-dalam-dunia-bisnis
https://accurate.id/akuntansi/pemakai-informasi-akuntansi/
https://www.jurnal.id/id/blog/mempelajari-klasifikasi-sistem-kode-akuntansi-chart-of-
account/
Alam S. 2016. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XII.Jakarta:Erlangga
https://www.jurnal.id/id/blog/memahami-persamaan-dasar-akuntansi-sebagai-nilai-
fundamental/
https://pendidikanakuntansi.feb.ugm.ac.id/2019/08/23/analisis-transaksi/
https://www.harmony.co.id/blog/neraca-saldo
https://www.gramedia.com/literasi/contoh-jurnal-penyesuaian/
https://accurate.id/akuntansi/pengertian-laporan-keuangan-contoh-dan-fungsinya/

41


Click to View FlipBook Version