KURSUS MAHIR DASAR
“Aku, Kami & Cerita Kita”
PENDAHULUAN
Hidup adalah sebuah seni menggambar tanpa penghapus, dimana dalam hidup kita bisa
melakukan sesuatu hal yang benar maupun kurang benar, tetapi kita tidak bisa menghapus sesuatu
yang sudah pernah kita lakukan. Sebagai manusia yang hidup di dunia, tidaklah mungkin selalu
menjadi seorang yang benar, kadang kita juga bisa melakukan kesalahan. Cicero, filsuf Romawi
pernah berkata “ Pengalaman adalah Guru terbaik”, kalimat tersebut memiliki makna yang sangat
dalam, pengalaman adalah bekal yang sangat penting dalam hidup kita agar kita bisa menjadi lebih
baik untuk kedepannya. Pada Buku resume ini, saya ingin menuliskan pengalaman saya setelah
mengikuti Pelatihan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus – 04
September 2021 di Kampus STKIP PGRI Sidoarjo. Kursus Mahir Dasar merupakan kegiatan
pembinaan dengan tujuan untuk memberi bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina
pramuka melalui kegiatan kepramukaan dalam satuan pramuka yg meliputi perindukan siaga,
pasukan penggalang, ambalan penegak, dan racana pandega. Saya Dian Sartika merasa sangat
beruntung karena bisa mendapatkan pelajaran serta pengalaman yang sangat berharga dalam kegiatan
KMD. Dalam kegiatan ini Saya adalah salah satu anggota Kelompok Percaya Diri dengan Pelatih
Pendamping (Peldam) Kak Zulkarnaen pada KMD Jenggla 198.
Adapun tujuan utama penulisan Buku Resume ini adalah untuk menuliskan serta
mengabadikan Pengalaman selama KMD sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik kedepannya.
Sebuah peribahasa latin kuno ‘verba volent script manent’ menyiratkan “Bahwa apa yang terkatakan
akan segera lenyap, tetapi apa yang tertulis akan menjadi abadi”.
Salam manis
Dian Sartika
2
SENIN, 30-08-2021
HARI PERTAMA
PELATIHAN KURSUS MAHIR
DASAR
Upacara Pembukaan KMD pramuka yg meliputi perindukan siaga, pasukan
Jenggala-198 penggalang, ambalan penegak, dan racana
pandega. Kegiatan KMD dimulai pukul 16.00
Hari ini adalah hari pertama saya hingga penutupan pukul 20.30. Di awal kegiatan
mengikuti KMD. KMD atau Kursus Mahir kami melakukan upacara pembukaan Kursus
Dasar merupakan kegiatan pembinaan dengan Mahir Dasar Jenggala 198. Upacara pembukaan
tujuan untuk memberi bekal pengetahuan dasar
dan pengalaman praktis membina pramuka 2
melalui kegiatan kepramukaan dalam satuan
dilakukan di Aula kampus STKIP PGRI memberikan kami kertas kecil untuk
Sidoarjo, hal itu dikarenakan PPKM yang menggambar lambang pramuka, kami antusias
mengharuskan kami berkegiatan di dalam melakukannya, ada yang berusaha mencari
ruangan. Meskipun hanya di dalam ruangan tapi lambang di atributnya ada juga yang mencari tau
semangat kami tidaklah turun, kami senantiasa gambar milik orang lain, aula sangat ramai
mengikuti kegiatan dengan semangat dan dengan keseruan kami, membuat kami semakin
gembira. Kak Mustain selaku Plt.Ka.Kwarcab semangat bergiat. Setelah selesai menggambar
memberi sambutan saat upacara, Bapak Khusni hasil karya kami ditempel pada kertas sesuai
Mubarok dan Bu Lailatul Musyarofah selaku kelompok lalu ditempelkan di dinding untuk di
Pembantu Non Akademik STKIP PGRI Sidoarjo beri paraf oleh kakak peldam. Kak Amir juga
juga ikut serta hadir dan memberi sambutan mengajari kita bagaimana menjadi seorang
kepada kami. Upacara berlangsung dengan pembina yang bisa memotivasi anak didiknya
tenang dan khidmat. Setelah upacara selesai, agar tetap semangat belajar.
kami diajak untuk bergembira ria dengan
bermain tepuk yang selalu diajarkan dalam Selanjutnya Kak Amir mengajak kami
pramuka, hingga tiba waktu maghrib, Kakak- bermain pindah bola. Sebelum permainan
kakak Pelatih mengajak kami istirahat sejenak dimulai, Kak Amir menyuruh masing-masing
untuk mengamalkan Dasa Dharma sila pertama Ketua kelompok menunjuk salah satu anggota
"Taqwa kepada tuhan yang maha esa" dengan yang dianggap paling kuat untuk maju ke depan.
melakukan sholat berjamaah di musholla. Terdapat 11 perwakilan di depan, Kak Amir
membagi mereka menjadi 5 tim, 2 orang
Materi Fundamental memegang wadah dengan tulisan "GP" (Gerakan
Pramuka), 2 orang memegang wadah
Setelah melakukan sholat maghrib, kami "Kepramukaan", 2 orang memegang wadah
kembali ke Aula untuk melanjutkan kegiatan. "Pramuka", 2 orang memegang wadah
Kami diberi soal pre test tentang kepramukaan "bingung", dan 3 orang memegang wadah bola
yang diberikan Kakak Peldam dan harus di yang berisi kata-kata pramuka di setiap bolanya.
jawab dengan waktu 15 menit, saya belum Setelah itu masing-masing ketua menunjuk salah
pernah menjawab soal-soal tersebut, tapi saya satu anggotanya secara bergiliran untuk bermain
berusaha menjawab sepengetahuan saya dari dengan cara mengambil bola yang berisi tulisan
sedikit banyak yang disampaikan kakak-kakak lalu menempatkannya di salah satu wadah antara
sebelum hari dilaksanakannya KMD. Setelah Pre GP, Pramuka dan Kepramukaan yang
test kami masuk pada Materi pertama yaitu dianggapnya sesuai dengan tulisan pada bola,
Fundamental. Materi fundamental di sampaikan kemudian apabila tidak tahu sama sekali, bola
oleh Kak Amirudin selaku Kapusdiklatcab boleh diletakkan pada wadah "bingung".
Sidoarjo, materi yang disampaikan meliputi Permainan berlangsung dengan seru, banyak
Sejarah Gerakan Pramuka, Fundamental bola yang salah letak, kotak bingungpun juga
Kepramukaan (Pramuka, Gerakan pramuka, ikut terisi. Setelah bola habis, Kak Amir
Kepramukaan), UU Republik Indonesia No.12 menjelaskan dan mengajak kami membenahi
tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, dan letak bola agar sesuai. Dari permainan tersebut
tentang kepramukaan lainnya. Kak Amirudin akhirnya kita bisa belajar apa itu Gerakan
tidak hanya menjelaskan materi tapi juga Pramuka, Pramuka dan Kepramukaan. Pukul
mengajak kita untuk belajar sambil melakukan 20.00, waktu pemberian materi selesai, tidak
sebagaimana seorang pramuka. Kak amir terasa waktu berjalan dengan cepat, akhirnya
sampai di kesimpulan materi dan disampaikan oleh Kakak Lilis.
31 Agustus 2021
HARI KEDUA
"SIAGA"
Upacara Pembukaan Siaga Siaga. Siaga biasa memanggil Pembina pramuka
perempuan dengan sebutan Bunda dan Pembina
Selasa, 31 Agustus 2021. Kegiatan laki-laki dengan Yanda. Mulai sore itu kami
KMD hari ini membahas materi tentang Siaga. memanggil Kakak Lilis dengan panggilan
Siaga adalah Pramuka dengan usia (7-10 tahun), Bunda. Upacara Siaga dibentuk melingkar dan
dengan diawali upacara pembukaan Siaga yang dipimpin oleh Sulung. Upacara dalam siaga
bertempat di lapangan STKIP PGRI tidak menggunakan aba-aba, melainkan hanya
SIDOARJO, peserta Kursus Mahir Dasar diajak menirukan gerakan Bunda yang ada di depan.
kembali ke dunia Siaga, kami sebagai Siaga Bunda Lilis selaku pembina upacara dan Sulung
menjadi peserta upacara. Sebelum upacara
dimulai Kakak Lilis bercerita sedikit mengenai
sebagai pemimpin upacara. Sulung ditugaskan ujian SKU, sebagai seorang Pembina kami
untuk menyiapkan Ketua barung dan Wakil diharuskan untuk terus menyemangati Siaga
barung, kemudian Ketua barung mengajak agar selalu aktif guna dapat mencapai SKK.
anggotanya membentuk barisan lingkaran besar.
Sulung menugaskan pemimpin barung untuk Materi Siaga
merapikan barisan. Sulung membawa bendera
merah putih ke tengah lapangan, melaporkan 17.30 Adzan berkumandang, Bunda
kepada Bunda Lilis selaku Pembina upacara Lilis mengajak kami untuk Istirahat terlebih
bahwa upacara siap dilaksanakan. Kami semua dahulu, kami sholat dan makan. Setelah ishoma,
menyanyikan lagu indonesia raya, dilanjutkan kami melanjutkan materi tentang dunia Siaga,
dengan pembacaan Dwi Satya dan Dwi Darma materi dilakukan di Aula STKIP PGRI Sidoarjo
oleh Bunda Lilis diikuti seluruh siaga. dengan Kak Nanang sebagai pemateri, beliau
menjelaskan tentang apa saja yang ada di dunia
Selesai upacara kami diajak untuk Siaga. Perindukan siaga berjumlah 18-24,
bermain sebuah games, namanya Ular Gila. terdapat 8-4 kelompok, dan setiap kelompok
Kami dibagi menjadi bebarapa kelompok, terdapat 6-8 orang, perindukan dalam Siaga
masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang. berbentuk lingkaran, dengan adanya bentuk
Cara bermainnya adalah baris memanjang lingkaran agar anak-anak tetap mengikuti atau
dengan memegang pundak teman yang ada patuh kepada Orang tua. Dalam membina Siaga
didepannya, orang yang berada paling depan pembina harus betul-betul memahami karakter
atau disebut kepala berusaha menangkap orang Siaga, kita harus selalu bersikap ceria, ramah
yang berada di paling belakang atau disebut ekor dan tidak boleh uring-uringan.
ular, sedangkan ekor harus berusaha agar tidak
tertangkap oleh kepalanya. Permainan dimulai, Sebelum acara dilanjutkan, kami diajak
kami riuh saling berlari kesana kemari. Si kepala bertepuk tangan sambil menyanyi “Cing cing
berusaha meraih ekor, tetapi si ekor berlari gemerincing”. Materi yang kami terima meliputi
untuk menghindar. Kami saling tarik menarik pembuatan rencana membina pramuka Siaga,
hingga terkadang barisan kami putus, tapi kami dari mulai tujuan sampai penilaian, dengan
berusaha menyambung barisan kembali dan begitu Pembina akan mengetahui metode yang
terus berlari dengan gembira. akan digunakan serta media dan langkah apa
saja yang dilakukan agar Siaga dapat mencapai
Setelah kami lelah bermain, Bunda point-point yang ada dalam SKU Siaga.
mengajak kami untuk berbaris dengan rapi,
kemudian duduk di tempat, bunda menyuruh Acara terakhir di hari Siaga adalah
kami duduk saling berhadapan dengan teman di latihan upacara pemindahan golongan dari Siaga
barisan sebelah. Kemudian bunda menyuruh menuju ke Penggalang bagi siswa yang sudah
kami menyiapkan SKU, satu orang menjadi mencapai usia 10 tahun ke atas. Di lapangan
pembina, satu orang menjadi siswa, kami kami dibagi menjadi 2 golongan, yang bertugas
bergantian mengisi SKU sebagaimana ketika sebagai golongan Siaga dan golongan
siaga ingin melakukan ujian SKU. Didalam Penggalang. Upacara dibentuk melingkar, 5
SKU terdapat tes yang harus dikerjakan siaga Siaga yang akan pindah golongan meminta maaf
untuk mendapat nilai dari Pembina guna secara berurutan kepada kami, sebelum menuju
mencapai SKK (Syarat Kecakapan Khusus). ke golongan Penggalang. Dari golongan
Bunda Lilis memberitahu kami bahwa siaga penggalang sudah siap menjemput 5 Siaga yang
boleh kapan saja dan dimana saja melakukan akan pindah golongan. Upacara penutupan
berlangsung secara khidmat, pemindahan 5 masing untuk melakukan refleksi serta
siswa Siaga ke Penggalang dapat diterima menginformasikan perlengkapan apa saja yang
dengan baik. Selanjutnya, acara ditutup. Setiap dibawa untuk kegiatan selanjutnya.
kelompok berkumpul dengan peldam masing-
01 September 2021
HARI KETIGA
"PENGGALANG"
Upacara Pembukaan Pengga- kelompok berada di barisan paling depan. Kakak
Pelatih juga menyiapkan bendera merah putih,
lang tiang bendera, teks Pancasila dan teks Dasa
Darma pramuka. Setelah semua sudah siap,
Hari ini, di awal bulan September kami Pratama mengambil alih pasukan dan
melanjutkan kegiatan KMD hari ke 3. Pukul menyiapkan barisan, pratama adalah pemimpin
16.00 para peserta mulai bersiap-siap untuk regu yang paling utama yang dipilih untuk
memulai kegiatan. Kakak Pelatih membunyikan menjadi pemimpin upacara. Kegiatan upacara
peluitnya, pertanda bahwa peserta harus berlangsung dengan tenang dan khidmat.
berkumpul di lapangan. Kegiatan hari ini
dimulai dengan upacara pembukaan Penggalang. Setelah upacara pembukaan latihan
Sebelum upacara dimulai, Kakak Pembina penggalang, Kakak Pelatih menjelaskan tentang
menyiapkan kami dan meminta kami tata cara pelaksanaan upacara pembukaan
membentuk formasi barisan angkare, barisan penggalang yang benar, Kakak Pembina juga
angkare adalah barisan yang berbentuk huruf U,
peserta berbaris di sebelah kanan, kiri dan depan
menghadap bendera merah putih, Ketua
memberitahu bagian-bagian yang kurang benar j. Pembina upacara dan pembantu Pembina
saat kami melakukan upacara. meninggalkan tempat upacara.
Tata Cara Upacara Latihan Pengga- k. Upacara pembukaan latihan dibubarkan
lang oleh Pratama.
Petugas Upacara: Waktu menunjukkan pukul 16.45, acara
dilanjutkan dengan ice breaking. Kami diajak
a. 1 orang Pemimpin upacara (Pratama) untuk bernyanyi, bertepuk-tepuk dan lain-lain.
b. 1 orang Pembina upacara Selanjutnya, Kakak Pelatih membagikan
c. 3 orang Pengibar bendera bendera dengan gambar bunga beserta namanya
d. 1 orang Pembaca Dasa Darma untuk menjadi nama tiap regu dalam
Penggalang. Untuk putri menggunakan nama
Persiapan Upacara : tumbuhan, sedangkan putra menggunakan nama
hewan. Setelah itu, kami dibagi menjadi 4
a. Periksa kerapihan, absen oleh masing- kelompok dan ditempatkan di tiap pos yang
masing pemimpin regu. berbeda. Pos pertama yaitu tentang materi
semaphore, pos kedua tentang tali temali, pos
b. Pembagian tugas pelaksana upacara dan ketiga tentang PBB, pos keempat tentang materi
persiapan perlengkapan upacara oleh regu sandi morse. Kami memulai kegiatan di pos 2.
yang ditugaskan. Di pos 2 kami bertemu Kak Siti, kami diajari
cara membuat simpul mati, simpul pangkal dan
c. Pratama membentuk barisan dan membuat pionering.
memeriksa kerapian barisan.
17.30, Suara Adzan berkumandang,
Pelaksanaan Upacara : semua aktivitas berhenti sejenak, saatnya
Ishoma, seperti hari pertama dan kedua, kami
a. Tiap pemimpin regu menyiapkan melakukan ibadah bersama dilanjutkan dengan
barisannya, kemudian Pemimpin regu dan makan bersama-sama.
Pratama menempati tempat masing-masing.
18.15, waktu ishoma selesai, kami
b. Pembina upacara menempati tempatnya. melanjutkan materi kembali. Kami menuju pos
c. Pembantu pembina upacara berdiri di ketiga, disitu kami belajar materi PBB dengan
menggunakan tongkat, kami diajari bagaimana
belakang pembina. cara memegang tongkat yang benar saat posisi
d. Penghormatan kepada Pembina upacara siap maupun istirahat di tempat, kami juga
diajari cara memberi penghormatan dengan
yang dipimpin oleh Pratama, dan menggunakan tongkat.
dilanjutkan dengan laporan.
e. Petugas pengibar bendera mengibarkan Dari pos PBB kami melanjutkan
bendera merah putih. Penghormatan menimba ilmu dan informasi di pos keempat,
dipimpin oleh Pratama. sesampai di pos keempat kami bertemu Kak
f. Pembina upacara membaca teks pancasila Bambang, Ketua kelompok memberi laporan
dan di ikuti oleh peserta. bahwa kami siap menerima materi. Materi yang
g. Petugas membaca teks Dasa Darma kami terima di pos keempat adalah tentang Sandi
pramuka. Morse. Kak Bambang memberitahu apa saja
h. Pembina upacara memimpin doa dan
dilanjutkan dengan kata pengantar.
i. Selanjutnya pratama melapor kepada
Pembina upacara bahwa upacara telah
selesai dilaksanakan.
kegunaan sandi morse, hingga media apa saja golongan Penegak, dari golongan Penggalang
yang bisa digunakan untuk menyampaikan sandi dipilih 6 peserta untuk menjadi peserta yang
morse. akan pindah golongan. Peserta yang melakukan
pindah golongan disambut oleh anggota penegak
Setelah pemberian materi di pos yang siap menjemput mereka masuk ke dalam
keempat selesai, kami diajak Kakak Pelatih golongan penegak. Upacara berlangsung secara
berkumpul di aula untuk pemberian tugas khidmat, pemindahan 6 siswa penggalang ke
kelompok maupun tugas individu mengenai penegak dapat diterima dengan baik.
materi yang sudah kami terima hari ini yaitu
Penggalang. Kemudian acara terakhir adalah Kegiatan telah usai, saatnya penutupan
upacara pindah golongan dari Penggalang acara. Setiap kelompok berkumpul dengan
menuju Penegak bagi siswa yang sudah berusia pelatih pendamping masing-masing untuk
17 tahun ke atas. Kami dibagi menjadi 2 melakukan diskusi maupun refleksi mengenai
kelompok, kelompok pertama adalah golongan hari ini, serta membahas persiapan untuk
Penggalang dan kelompok kedua adalah kegiatan hari selanjutnya.
02 September 2021
HARI KEEMPAT
"PENEGAK"
Upacara Pembukaan Penegak Umum antara Pembina dan Calon, Pembina
memimpin doa, dilanjutkan penyematan tanda-
Kegiatan sore hari ini diawali dengan tanda disertai pesan seperlunya, Ucapan janji
upacara pembukaan Penegak yang dimulai pukul Trisatya dituntun oleh Pembina Penegak, dengan
16.00, dilanjutkan dengan upacara Pelantikan jalan memegang ujung Bendera Merah Putih
anggota baru. Calon Penegak yang akan dilantik dengan tangan kanan ditempelkan di dada kiri
diantar oleh Pendamping kanan dan Pendamping tepat pada jantung, kemudian disusul dengan
kiri ke hadapan Pembina Penegak, Pembina penyematan Tanda Penegak Bantara oleh calon
meminta penjelasan kepada Pendamping kanan Penegak sendiri. Penghormatan Ambalan kepada
dan Pendamping kiri mengenai watak dan Penegak Bantara yang baru dilantik. Selanjutnya
kecakapan calon, setelah itu Pendamping kanan pemberian ucapan selamat dari anggota
dan Pendamping kiri kembali ke sangganya, Ambalan dan penjemputan Penegak Bantara
Sang merah putih dibawa petugas ke sebelah yang selesai dilantik untuk kembali ke
kanan depan Pembina, anggota Ambalan sangganya oleh pendamping kanan dan
memberi hormat dipimpin oleh Pradana atau pendamping kiri.
Petugas. Tanya jawab tentang Syarat Kecakapan
Setelah upacara, kami melihat banyak Seragam harian Penegak putri meliputi pakaian
kertas yang ditempel di tiap-tiap tempat, di pramuka, rok panjang atau celana panjang dan
kertas tersebut berisi macam-macam upacara jilbab. Sedangkan laki-laki memakai pakaian
serta tata cara melaksanakan upacara yang ada di pramuka dan celana panjang dengan saku
Penegak. Kakak Pelatih menyuruh kami mencari samping. Untuk perlengkapan pramuka yang
informasi melalui media kertas tersebut. lain meliputi sepatu hitam, hasduk kurang lebih
panjang sisi 90-100 dengan kemiringan
Adzan berkumandang, kami melakukan membentuk siku (90°) dan lebar hasduk kurang
ishoma setelah mendapatkan informasi lebih 5cm. Jika sudah mendapat TKK maka
mengenai Upacara yang ada dalam Penegak. diletakkan di lengan bagian kanan. Untuk
Setelah kami melakukan sholat dan makan, acara jenjang atau tingkatan diletakkan di lengan
dilanjutkan dengan pemberian soal oleh Kakak sebelah kiri, sedangkan jabatan diletakkan di
Pelatih melalui media sosial. Kami ditugaskan sebelah kanan. Kakak pelatih juga menjelaskan
mengisi pertanyaan yang ada, nilai dapat materi dan tugas wadah Pembina Ambalan,
langsung kami ketahui setelah menjawab soal- Dewan kerja, Sangga kerja, Kelompok kerja,
soal tersebut. Setelah itu kami diajak untuk Saka (Satuan Karya). Dilanjutkan dengan materi
bermain sebuah games, Kakak Pelatih sudah Manajemen Resiko, di materi tersebut kami
menyiapkan papan dengan judul yang berbeda- belajar bagaimana cara memenejemen resiko
beda. Kami ditugaskan mengisi papan-papan yang ada dalam pramuka, serta cara
tersebut dengan jawaban sesuai judul meminimalisir resiko tersebut.
menggunakan kertas yang disediakan, semakin
banyak kertas yang tertempel semakin banyak Pada malam itu kami banyak belajar
pula skor yang didapatkan. Kami bekerjasama tentang dunia Penegak. Hari semakin malam,
satu kelompok dan berlomba-lomba dengan waktu menunjukkan hampir pukul 9 malam,
kelompok lain untuk mengisi jawaban sebanyak Kakak Pelatih menutup kegiatan pada malam
mungkin. Setelah 15 menit bermain, Kakak hari itu. Kami senang bisa pulang kerumah
pelatih memanggil kami untuk segera kembali dengan membawa pelajaran dan pengalaman
ke lapangan dan melanjutkan materi tentang yang telah didapat, sebelum pulang kami
dunia Penegak. berkumpul bersama pelatih pendamping untuk
pemberian Refleksi dan foto bersama.
Kakak pelatih menjelaskan kepada kami
seragam apa yang digunakan oleh Penegak,
03 September 2021
HARI KELIMA
LATIHAN PEMBINAAN
Latihan Membina Siaga, merah yang artinya membina Penggalang,
dan Kuning yang artinya membina Penegak.
Kegiatan KMD jenggala hari kelima Saat latihan membina, pelatih
dimulai pukul 16.00 WIB. Kegiatan hari ini
adalah melatih diri menjadi seorang Pembina Pelatih pendamping langsung menilai
pramuka. semua peserta berkumpul sesuai hasil dari tiap anggota kelompok. Semua peserta
kelompoknya masing-masing, kemudian tiap sangat semangat dalam berlatih membina karena
peserta bergantian membina anggota selain dapat belajar secara langsung mereka juga
kelompoknya. Latihan membina ini disesuaikan mendapat saran yang diberikan oleh Kakak
dengan warna kertas yang didapatkan saat
malam hari ke-4, hijau yang artinya membina
Peldam agar dapat membina dengan baik saat Upacara Api Unggun
terjun di lapangan nantinya.
Selanjutnya adalah Upacara api unggun,
17.30, Adzan maghrib berkumandang, acara tersebut dipimpin langsung oleh Kak
saatnya ishoma, kami diharapkan segera Amirudin selaku Kapusdiklatcab. Sebelum
menyelesaikan kegiatan sore itu sebelum melakukan upacara, Kak Amiruddin
melakukan ishoma. Setelah semua anggota menjelaskan tentang kegunaan dan manfaat api
kelompok selesai membina, kami istirahat untuk unggun saat di alam bebas. Upacara dimulai
sholat dan makan. Setelah ishoma semua peserta pukul 20.00. Upacara dibuka oleh dua orang
menuju lapangan untuk mengerjakan post test pengisi acara, dipimpin seorang Pradana disertai
yang diberikan oleh Kakak pelatih pendamping. dengan pembacaan Dasa Darma dan ditutup
Post test dilakukan untuk mengukur kemampuan dengan Doa. Upacara berjalan dengan khidmat
kita tentang KMD setelah 5 hari bergiat. tanpa halangan apapun.
Agenda selanjutnya setelah Post Test Setelah upacara selesai kami diajak
adalah RTL atau Rencana Tindak Lanjut, peserta bergembira dengan bernyanyi bersama. Kami
mengisi Lembar RTL guna mempersiapkan diri semua berdiri sambil bernyanyi dengan riang.
untuk membina di gugus depan setelah
mendapat Ijazah KMD nantinya. 20.30 acara selesai, kakak pembina menutup
pertemuan hari kelima. Kami dibubarkan untuk
pulang ke rumah masing-masing dan
melanjutkan kegiatan di esok hari.
04 September 2021
HARI KEENAM
PENGUMUMAN KELULUSAN
ODSAG (Out Door Scout Acti- Pendidik, sedangkan peserta yang tidak lulus
vity Game) & Pengumuman ke- harus memenuhi syarat kelulusan terlebih
lulusan dahulu. Kami berdoa agar semua dapat lulus
tanpa syarat dan mendapatkan ijazah yang kami
Hari ini adalah hari terakhir kami dalam harapkan. Sembari menunggu pengumuman
kegiatan KMD, penentuan kelulusan akan kelulusan, Kakak pelatih mengajak kami bergiat
diumumkan pada malam ini. Peserta yang lulus
kegiatan KMD akan mendapatkan Ijazah sebagai
bekal menjadi seorang Pembina maupun
dan bergembira dengan acara ODSAG, Kakak setelah itu kami makan bersama untuk mengisi
Pelatih sudah menyiapkan beberapa balon yang energi, lomba sore tadi membuat kami merasa
digantung di tali rafia yang merentang tinggi, cukup lapar dan lelah, tapi tidak menyurutkan
kami bermain perkelompok. Tiap kelompok semangat kami untuk melanjutkan kegiatan dan
menunjuk 5 anggotanya untuk ikut bermain, cara menanti pengumuman kelulusan.
bermainnya adalah jalan berbaris dengan
memegang pundak teman yang ada didepannya, Kakak pelatih membunyikan peliut
4 orang dari depan ditutup matanya pertanda kami diharapkan segera berkumpul
menggunakan kain, orang paling belakang menuju lapangan. Kami berbaris sesuai
bertugas mengarahkan jalan menuju balon, kelompok masing-masing. Didepan lapangan
orang paling depan bertugas memecahkan balon sudah berkumpul Kakak Pembina dari Kwarcab
yang digantung, kelompok yang paling banyak dan Kwarda, Bu Laila mewakili STKIP ikut
memecahkan balon adalah pemenangnya. hadir dalam barisan kakak pembina. Acara
Anggota kelompok yang tidak ikut bermain malam hari itu diawali dengan tepuk cing-cing
menunggu di samping lapangan dan menjadi gemerincing yang pernah diajarkan Bunda Lilis
Supporter. Kami semua saling bersorak pada materi Siaga, kami bernyanyi dan bertepuk
menyemangati masing-masing kelompok. bersama dipimpin Bunda Lilis yang
Terdapat dua kelompok yang berhasil menyanyikan lagu cing-cing gemerincing.
memenangkan perlombaan, kelompok yang Setelah itu dilanjutkan dengan acara Diskusi
menang akan dilombakan kembali saat final. Bersama yang dipimpin oleh Kak Amirudin,
Lomba selanjutnya adalah membawa balon pada diskusi tersebut kami boleh mengajukan
dengan satu jari, satu kelompok dibagi menjadi pertanyaan apa saja kepada beliau. Semua
4 tim, kami bermain berpasangan dengan pertanyaan dapat terjawab dengan baik oleh Kak
membawa balon menggunakan satu jari, tim Amirudin beserta Kakak-kakak Pembina
selanjutnya berjajar untuk bergantian mengoper Kwarcab lainnya. Pak Lurah selaku pemimpin
balon sampai di garis finish. Kelompok yang utama kegiatan KMD juga mewakili kami
paling cepat sampai di garis finish akan menjadi mengucapkan rasa terimakasih kepada Kakak
pemenang. Para pemenang di lomba pertama Pelatih yang sudah senantiasa mau mengajari
akan dilombakan lagi pada babak final. kami banyak hal tentang Kepramukaan selama 6
hari ini. Kami sangat senang bisa mendapatkan
Setelah lelah bermain dan bergembira, pelajaran dan pengalaman yang sangat berkesan
kami beristirahat di lapangan sambil menantikan pada kegiatan ini, pengalaman yang kami
pengumuman pemenang lomba, ketua kelompok dapatkan selama KMD akan menjadi bekal kami
yang menang dipanggil ke depan untuk menjadi seorang Pembina maupun Pendidik
pemberian hadiah. Tetapi tidak hanya pemenang kedepannya.
saja yang mendapatkan hadiah, semua kelompok
juga dipanggil untuk mendapatkan hadiah, Acara selanjutnya adalah acara yang
karena sudah ikut memeriahkan acara kami tunggu-tunggu, pengumuman kelulusan.
perlombaan. Kak Warsini selaku Pinsus (Pimpinan Kursus)
KMD Jenggala 198 mengumumkan kelulusan
Kami istirahat lebih awal, Kakak Pelatih kami serta mengumumkan peserta-peserta yang
menyuruh kami segera berganti pakaian mendapat penghargaan selama kegiatan KMD.
pramuka, karena sebelumnya kami mengenakan Kak Warsini mengumumkan bahwa seluruh
pakaian olahraga pada saat ODSAG. Kami peserta KMD 198 lulus tanpa syarat, mendengar
berganti pakaian sebelum melakukan sholat, hal tersebut kami semua bersyukur dan bersorak
gembira. Kami sangat bangga telah mengikuti masing dari kami membawa kado untuk acara
KMD dan dinyatakan lulus dengan mendapat tukar kado pada saat penyerahan ijazah. Hal itu
ijazah yang kami harapkan. Kak Zulkarnaen dilakukan untuk menjadikan momen penyerahan
selaku pelatih pendamping menyerahkan ijazah ijazah yang lebih berkesan dan tidak terlupakan.
kami satu-persatu, selain pengambilan ijazah Acara malam hari itu kami tutup dengan sesi
kami juga boleh memilih dan mengambil salah foto bersama sambil membawa ijazah dengan
satu kado yang sudah kami siapkan. Pada hari senyum manis dan lebar penuh kebanggan.
sebelumnya Kak Zulkarnaen meminta masing-
Terimakasih.........