The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gati Yuliana, 2021-04-05 00:05:36

RANGKUMAN MATERI

KELAS III

KELAS III

Gati Yuliana

RANGKUMAN
MATERI

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

RANGKUMAN MATERI AGAMA KATOLIK

SAKRAMEN BAPTIS

1. Sakramen adalah tanda dan sarana keselamatan dari Allah.
2. Dalam Gereja Katolik ada 7 Sakramen, yaitu Sakramen Baptis, Sakramen Krisma, Sakramen

Ekaristi, Sakramen Tobat, Sakramen Perminyakan, Sakramen Imamat, dan Sakramen
Pernikahan.
3. Sakramen Baptis merupakan sakramen pertama yang diterima oleh seseorang yang hendak
menjadi anggota Gereja Katolik.
4. Sakramen Baptis membebaskan penerimanya dari dosa asal, semua dosa pribadi, dan dari
hukuman akibat dosa-dosa tersebut.
5. Sakramen Baptis membuat seseorang diterima dalam keluarga Allah dan berhak sepenuhnya
ambil bagian dalam persekutuan Gereja Kristus.
6. Dalam sakramen baptis ada lima simbol yang harus dipersiapkan:
a. Air

Air baptis membersihkan orang-orang dari dosa-dosanya. Orang yang dibaptis, dilahirkan
kembali dalam hidup baru sebagai anak-anak Allah.
b. Nama baptis
Orang yang dibaptis akan menggunakan nama baptis. Nama baptis diambil dari nama Santo
atau Santa, misalnya Yohanes, Lusia, Aloysius, Bernadeta, Paulus dan lain-lainnya.
Oleh karena itu, kita harus mengenal riwayat hidup Santo dan Santa yang namanya kita
ambil sebagai nama baptis kita. Dengan menggunakan nama Santo dan Santa, kita
diharapkan meneladan sikap dan tindakannya. Kita juga dapat berdoa kepada Allah dengan
perantaraan Santo dan Santa pelindung kita.
c. Minyak krisma
Minyak krisma merupakan lambang Roh Kudus. Diurapi minyak krisma berarti dikuatkan
oleh Roh Kudus.
d. Lilin menyala
Lilin menyala melambangkan bahwa dengan dibaptis kita telah menerima terang Kristus.
Lilin menyala juga melambangkan agar semangat baru.
Pemberian lilin menyala dimaksudkan agar semangat hidup baru selalu dijaga agar tetap
hidup seperti terang lilin itu.
e. Kain putih
Kain putih melambangkan hidup baru yang suci. Pemberian kain putih dimaksudkan agar
semangat hidup baru tetap dijaga kesuciannya seperti kain putih yang tetap bersih.
7. Dalam sakramen baptis ada pernyataan sikap menolak setan dan pengakuan iman dengan
mengucapkan Syahadat Para Rasul atau dikenal dengan sebutan Doa Aku Percaya
8. Dengan menerima sakramen baptis, kita menerima macam-macam karunia atau rahmat, antara
lain:
a. Diangkat menjadi anak Allah
b. Dipersatukan dengan Kristus
c. Menjadi anggota Gereja
d. Dibersihkan dan disucikan
9. Ada 3 macam upacara baptis, yaitu:
a. Baptis bayi
b. Baptis dewasa
c. Baptis darurat
10. Tahap pembaptisan dewasa:
a. Tahap I: Pelantikan Katekumen
b. Tahap II: Pemilihan Calon Baptis
c. Tahap III: Pembaptisan

11. Katekis adalah guru yang membimbing calon baptis.
12. Katekumen adalah murid atau peserta calon baptis.

LATIHAN SOAL
SAKRAMEN BAPTIS

- Tulis soal dan jawaban di buku tulis agama !
- Jawab berdasarkan dengan rangkuman yang telah Bu Lia berikan !
- Setelah itu, foto dan kirimkan melalui link yang akan disediakan Bu Lia !

1. Dalam Gereja Katolik ada 7 Sakramen. Tuliskan 7 sakramen tersebut !
2. Dalam sakramen baptis ada lima simbol yang harus dipersiapkan. Tuliskan 5 simbol tersebut !

(tidak perlu dijelaskan)
3. Saat menerima sakramen baptis, orang akan menggunakan nama baptis. Jelaskan makna dari

pemberian nama baptis dalam sakramen baptis !
4. Dengan menerima sakramen baptis, kita menerima macam-macam karunia atau rahmat. Tuliskan

3 dari karunia tersebut !
5. Upacara baptis dapat dilaksanakan dengan 3 macam cara. Tuliskan 3 macam upacara baptis !

LATIHAN SOAL

1. Tanda dan sarana keselamatan dari Allah bagi manusia disebut dengan ... .
a. api
b. gereja
c. surga
d. sakramen

2. Baptis merupakan sakramen yang wajib diterima ... .
a. pertama kali
b. tiga kali
c. berkali-kali
d. terakhir kali

3. Air baptis merupakan lambang bahwa kita telah dibersihkan dari ... .
a. noda
b. kotoran
c. dosa
d. debu

4. Pada baptisan dewasa, pelantikan katekumen diberikan pada upacara tahap ... .
a. pertama
b. tiga
c. kedua
d. empat

5. Makna pemberian nama baptis kepada baptisan adalah ... .
a. supaya namanya bagus
b. supaya semakin terkenal seperti santo/santa
c. supaya dapat meneladan sikap santo/santa
d. supaya menjadi terang

6. Diurapi minyak krisma berarti dikuatkan oleh ... .
a. makanan
b. minuman
c. roh kudus
d. kain putih

7. Pada upacara janji baptis para calon baptis menyatakan menolak ... .
a. setan
b. kewajiban
c. musuh
d. keselamatan

8. Orang yang sudah dibaptis berarti diangkat sebagai anak ... .
a. romo
b. Allah
c. sulung
d. bungsu

9. Dalam tahap pembaptisan dewasa, tahap II adalah ... .
a. pelantikan katekumen
b. pemberian lilin menyala
c. pemilihan calon baptis
d. pembaptisan

10. Selain baptis dewasa dan baptis darurat, ada juga baptis ... .
a. istimewa
b. otomatis
c. bayi
d. tambahan

Rangkuman Materi Agama Katolik

kelas III

SaSkarkarmamenenEkEakrairsitsiti

❖ Pengertian Ekaristi
Ekaristi berasal dari kata ‘eucharistein’ yang berarti ucapan terima kasih (syukur) kepada Allah.

Ekaristi merupakan perjamuan yang diselenggarakan oleh Yesus sendiri.
Ekaristi adalah perayaan kembali perjamuan malam terakhir untuk mengenang wafat dan kebangkitan Yesus
Kristus.

❖ Dalam Ekaristi umat beriman berkumpul untuk:

1. Merayakan perjamuan Tuhan
2. Mengenang sengsara dan kebangkitan Tuhan
3. Mempersembahkan kurban kudus
4. Menerima komuni kudus; Bersatu dengan Kristus

5. Merayakan misa kudus

Dalam perintah gereja ke dua, disebutkan :
Ikutlah perayaan ekaristi pada hari minggu dan hari raya yang diwajibkan dan janganlah melakukan
pekerjaan yang dilarang pada hari itu.

Saat Yesus makan paskah dengan murid-murid-Nya, Yesus mengambil roti dan membagikan kepada murid-
Nya seraya berkata :
“Terimalah dan makanlah, Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu, perbuatlah ini sebagai peringatan
akan daku”

Saat Yesus memegang cawan yang berisi anggur, Yesus mengucap syukur dan berkata :
“Ambillah ini dan bagikan di antara kamu, sebab aku berkata kepadamu, mulai sekarang aku tidak akan
minum lagi hasil pokok anggur sampai dengan Kerajaan Allah sudah datang”

Para rasul menaati pesan Yesus dan mewariskan pesan Yesus itu kepada pengikut-pengikut-Nya sampai hari
ini. Perayaan ekaristi yang kita rayakan sekarang berasal dari pesan Yesus.
Maka dari itu, saat mengikuti perayaan ekaristi, kita harus aktif dan khidmat.
Perayaan ekaristi terdiri dari dua perayaan besar, yaitu: Liturgi Sabda Dan Liturgi Ekaristi

Dalam tradiri gereja katolik perayaan ekaristi dibagi menjadi 4 bagian yaitu :

1. Ritus Pembuka
Saat umat beriman diajak untuk mempersiapkan diri dan hati agar layak menyambut dan menerima sabda
Tuhan, dan juga tubuh dan darah Kristus. Dalam ritus ini ada tanda salib, pengantar, pernyataan tobat,
doa pembuka.

2. Liturgi Sabda
Saat umat beriman berkesempatan untuk
mendengarkan sabda Tuhan, baik injil maupun
perjanjian lama dan baru. Umat juga diajak
untuk merenungkan Kembali sejarah keselamatan
dan perutusan yang harus diembannya dalam
kehidupan sehari-hari melalui homili atau kotbah
para imam. Dalam liturgi sabda ada bacaan
dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Bacaan Injil, Homili, Aku Percaya (pernyataan iman), dan
doa umat.

3. Liturgi Ekaristi
Inilah puncak perayaan ekaristi. Melalui doa syukur agung, umat beriman diajak mengenang perjamuan
terakhir yang diadakan Tuhan Yesus dan dalam komuni umat beriman dipersatukan dengan Tuhan Yesus.
Dalam liturgi ekaristi ada persiapan persembahan, doa syukur agung (di dalamnya ada peristiwa
konsekrasi yaitu perubahan roti dan anggur menjadi kehadiran Kristus dalam Ekaristi), , bapa kami,
komuni.

4. Ritus Penutup
Saat umat beriman diingatkan kembali akan tugas perutusannya mewartakan kabar baik kepada segala
makhluk dibekali berkat dari Tuhan sendiri. Dalam ritus penutup ada pengumuman, salam dan berkat,
pengutusan.

Ekaristi menjadi jantung iman katolik. Dalam ekaristi, kita bersatu dengan kristus. Gereja katolik

mengajarkan bahwa ekaristi adalah sumber dan puncak seluruh kehidupan Kristiani, serta hakikat dan
rangkuman iman kita.

Setiap kali merayakan Ekaristi, kita Bersatu dengan Kristus dan diutus mewartakan kabar baik kepada semua
orang.

Latihan Soal

1. Kita merayaan kembali perjamuan malam terakhir untuk mengenang wafat dan kebangkitan
Yesus Kristus dalam perayaan … .
a. ulang tahun
b. ekaristi
c. sabda
d. permohonan

2. Ekaristi merupakan perjamuan kasih yang diselenggarakan oleh … .
a. Para rasul
b. Para nabi
c. Para malaikat
d. Yesus Kristus

3. Yesus mengambil roti dan membagikan kepada murid-Nya seraya berkata : Terimalah dan
makanlah, Inilah … .
a. Tubuh-Ku
b. makanan-Ku
c. rezekimu
d. bagianmu

4. Selama mengikuti perayaan ekaristi sikap umat yang benar adalah … .
a. merenung
b. aktif dan khidmat
c. menyanyi dengan keras
d. diam dan melamun

5. Konsekrasi merupakan bagian dari liturgi … .
a. Pembuka
b. Sabda
c. Ekaristi
d. Penutup

6. Perjamuan malam terakhir diselenggarakan oleh Yesus sebagai peringatan hari raya … .
a. Natal
b. Paskah
c. Pentakosta
d. Rabu Abu

7. Pada liturgi sabda, dibacakan bacaan dari … .
a. majalah
b. buku pelajaran
c. Kitab Suci
d. Puji Syukur

8. Pada bagian komuni, diawali dengan menyanyikan doa … .
a. Bapa Kami
b. Tobat
c. Umat
d. Penutup

9. Setelah homili/ kotbah umat mengucapkan pernyataan iman atau doa … .
a. Tobat
b. Aku Percaya
c. Syukur Agung
d. Bapa Kami

10. Bacaan Injil, Homili, termasuk dalam bagian liturgi … .
a. Pembuka
b. Sabda
c. Ekaristi
d. Penutup

RANGKUMAN MATERI
Kelas III
SAKRAMEN TOBAT

1. Dosa adalah perbuatan yang melanggar perintah Allah
2. Dosa membuat hubungan kita dengan Tuhan dan orang lain menjadi rusak.
3. Dosa membuat hidup kita tidak tenteram dan tidak nyaman.
4. Hubungan yang rusak itu perlu diperbaiki dengan melakukan Sakramen Tobat.
5. Mengakui dosa atau kesalahan dan mohon ampun atau meminta maaf adalah cara yang paling

baik.
6. Namun mohon ampun atau minta maaf saja tidaklah cukup.
7. Kita juga harus memperbaiki diri, agar dosa atau kesalahan yang sama tidak terulang lagi.
8. Gereja memberi kita kesempatan untuk melakukan dan mengalami semua itu melalui

Penerimaan Sakramen Tobat.
9. Sakramen Tobat adalah tanda dan sarana Allah untuk menyelamatkan manusia melalui tobat

yang dilakukan manusia.
10. Seluruh umat Katolik diarahkan untuk menerima Sakramen Tobat dalam Gereja minimal

setahun sekali. Hal ini sesuai dengan isi 5 Perintah Gereja yaitu perintah ke 4 yang berbunyi
Mengaku dosalah sekurang-kurangnya setahun sekali.
11. Perayaan Sakramen Tobat adalah bentuk pengakuan iman Gereja (orang berdosa) akan Allah
yang Maharahim dan Mahapengampun.
12. Semua orang yang bertobat mempunyai harapan untuk diampuni baik oleh Allah maupun oleh
sesamanya.
13. Allah menghendaki semua manusia selamat dan bahagia.
14. Tahap-tahap yang harus dilakukan oleh seseorang yang akan mengaku dosa dan menerima
Sakramen Tobat adalah
a. Berdoa kepada Roh Kudus

Kita berdoa kepada Allah Roh Kudus supaya menerangi hati dan pikiran kita sehingga kita
dapat mengingat Kembali kesalahan dan dosa-dosa kita serta berani mengakuinya.
b. Pemeriksaan batin
Kita mengingat kembali semua kesalahan dan dosa-dosa yang telah kita lakukan selama di
rumah, di sekolah, di gereja, di lingkungan masyarakat.
c. Membangun niat bertobat
Sesudah pemeriksaan batin dan mengingat semua dosa yang telah kita lakukan, kita tutup
dengan mengucapkan doa tobat.
Sikap bertobat inilah yang paling penting dalam penerimaan sakramen tobat. Dengan sikap
tobat yang sungguh-sungguh, dosa-dosa kita diampuni Tuhan. Tanpa sikap tobat, maka
dosa kita tidak akan diampuni.

d. Pengakuan
Kita masuk ke kamar pengakuan dan mengakui semua dosa kita secara jujur tanpa ada yang
disembunyikan di hadapan Bapa Pengakuan yaitu Romo/Imam untuk menerima Sakramen
Tobat. Bapa pengakuan dosa bertindak sebagai tanda kehadiran Tuhan dalam Gereja.

e. Nasihat dan Pengampunan
Setelah mendengar pengakuan kita, Bapa pengampunan memberi nasihat dan
menganjurkan kita untuk mengucapkan suatu doa sebagai penitensi/ denda atas dosa-dosa
kita
Sebelum memberi pengampunan Romo mendoakan kita.
Tanda pengampunan dari Allah kita terima dalam kata-kata yang diucapkan oleh Romo
yaitu, “Aku mengampuni dosa-dosamu, Atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.”

f. Penitensi/ denda/ silih atas dosa
Setelah menerima sakramen tobat kita keluar dari kamar pengakuan untuk melakukan atau
mendoakan seperti yang diminta oleh Bapa Pengakuan, sebagai denda atas dosa-dosa kita.
Biasanya berupa doa misalnya: 3x Salam Maria, 3x Bapa Kami, Doa untuk Orang tua, dll)

LATIHAN SOAL
• Soal dan jawaban ditulis dengan rapi dibuku Agama.
• Tulis nama/ kelas di bagian atas.
• Setelah selesai, silakan foto hasil mengerjakan Latihan soal kalian.
• Kemudian kirim foto diform yang Bu Lia sediakan atau dapat juga mengirim melalui

whatsapp Bu Lia dengan menyertakan nama siswa.

Jawablah pertanyaan berikut !
1. Manusia tidak boleh berbuat dosa. Apa akibat dari perbuatan dosa ?
2. Saat berdosa, manusia menerima pengampunan melalui Sakramen tobat. Apa yang

dimaksud dengan Sakramen Tobat ?
3. Umat Katolik diarahkan untuk menerima sakramen tobat. Hal ini sesuai dengan isi 5

Perintah Gereja yaitu perintah ke 4. Apa bunyi dari perintah Gereja ke empat ?
4. Pada tahap menerima Sakramen Tobat, kita perlu berdoa kepada Roh Kudus. Mengapa kita

perlu berdoa kepada Roh Kudus ?
5. Pada tahap menerima Sakramen Tobat, kita perlu melakukan pemeriksaan batin. Apa yang

kita lakukan pada saat pemeriksaan batin ?

Rangkuman Materi
Agama Katolik
Kelas III

IMAN

1. Tiga keutamaan hidup Kristiani yaitu: iman, harapan, dan kasih.
2. Iman adalah percaya kepada Allah.
3. Sikap iman orang Katolik dinyatakan dalam Doa Aku Percaya atau disebut juga dengan

Syahadat Para Rasul.
4. Harapan adalah sesuatu yang ingin dicapai/ dimiliki.
5. Untuk mewujudkan harapan tersebut, selain dengan berdoa banyak cara yang dapat dilakukan.
6. Jika ingin pandai berarti harus belajar dengan tekun, jika ingin berhasi berarti harus berusaha.
7. Sebagai orang Katolik yang sudah mengenal Kristus, kita harus memiliki harapan. Tanpa

harapan sama saja dengan hidup tanpa Kristus dan tanpa Allah.
8. Kasih adalah perasaan sayang.
9. Kasih merupakan inti ajaran Tuhan Yesus.
10. Yesus telah memberi teladan untuk hidup dalam kasih.
11. Bagi umat Katolik, hukum cinta kasih merupakan perintah baru.
12. Yesus menekankan pentingnya hidup saling mengasihi. Yesus mengajarkan bahwa jika kita

mencintai sesama berarti kita juga mencintai Allah.
13. Ketika menerima sesuatu hendaknya jangan lupa mengucapkan terima kasih. Ungkapan tersebut

kita tujukan kepada Tuhan karena kita memperoleh pemberian Tuhan dengan perantaraan orang-
orang di sekitar kita.
14. Ketika melakukan kesalahan hendaknya kita juga segera minta maaf. Ini sebagai tanda
pertobatan dan ingin berbalik kepada Allah.

Menggali Pengalaman Kitab Suci

Orang Farisi dan Pemungut Cukai
(Lukas 18:10-14)

18:10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain
pemungut cukai. 18:11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku
mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok,
bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 18:12 aku
berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 18:13 Tetapi
pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia
memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 18:14 Aku berkata
kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu
tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri,
ia akan ditinggikan."

LATIHAN SOAL
IMAN
Jawablah dengan benar !
1. Tuliskan 3(tiga) keutamaan hidup Kristiani !
2. Apa yang dimaksud dengan iman ?
3. Dalam Injil Lukas 18: 10-14, siapa saja yang datang ke Bait Allah ?
4. Apa yang diucapkan orang Farisi saat berdoa ?
5. Apa yang diucapkan pemungut cukai saat menghadap Allah ?

Selamat Mengerjakan
Tuhan Memberkati.

LATIHAN SOAL

Kuasa pengampunan dosa dilakukan oleh gereja dalam sakramen ... .
a. imamat
b. tobat
c. ekaristi
d. krisma

Menerima sakramen tobat sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun merupakan salah satu
perintah ... .

a. Allah
b. Gereja
c. Yesus
d. romo

Orang yang bertobat mau mengakui kesalahan serta berjanji tidak akan ... .
a. berdoa
b. melupakan
c. mengulangi
d. menangis

Kita diminta mengingat kembali pelanggaran yang kita lakukan yaitu pada saat ... .
a. diberkati
b. pengampunan dosa
c. menghadap romo
d. pemeriksaan batin

Sebelum mengaku dosa kita mohon bimbingan dan penerangan kepada ... .
a. romo
b. teman
c. malaikat
d. roh kudus

Mau bertobat dan percaya akan kebaikan Tuhan merupakan sikap orang yang ... .
a. sombong
b. tinggi hati
c. besar dosanya
d. besar imannya

Sesudah pemeriksaan batin dan mengingat semua dosa yang dilakukan, pemeriksaan batin ditutup
dengan mengucapkan doa ... .

a. Tobat
b. Bapa Kami
c. Salam Maria
d. Aku Percaya
Ketika menerima sesuatu hendaknya jangan lupa mengucapkan … .
a. minta maaf
b. selamat siang
c. terima kasih
d. selamat tinggal

Ketika melakukan kesalahan hendaknya kita segera … .
a. minta maaf
b. terima kasih
c. selamat tinggal
d. selamat malam

Yesus memberi perintah yang baru yaitu tentang … .
a. tobat
b. kasih
c. ekaristi
d. kejujuran

Rangkuman Materi

Agama Katolik

Kelas III

Harapan

1. Setiap orang pasti mempunyai harapan untuk meraih sesuatu.
2. Untuk mencapai harapan tersebut, banyak usaha yang dapat dilakukan. Selain itu, perlu juga

adanya bimbingan dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya.
3. Harapan menurut iman Kristiani adalah harapan yang berdasar pada iman akan cinta kasih Allah.
4. Kita diharapkan mempunyai pengharapan dalam hidup, tidak pesimis dan selalu tekun berdoa

dalam menggapai cita-cita sebagai wujud harapan Kristiani.
5. Santa Monika berdoa selama 20 tahun, barulah ia melihat Tuhan menjawab doanya.
6. Janganlah kita berputus asa , karena Tuhan mempunyai rencana yang indah untuk hidup kita.

Menggali Pengalaman Hidup Orang Suci.

Santa Monika

Monika dilahirkan pada tahun 331 di Tagaste, Algeria, Afrika Utara dari keluarga Kristen
yang taat. Leluhurnya bukan penduduk asli Afrika, tetapi perantauan dari Fenisia. Monika
dinikahkan dengan Patrisius, seorang pegawai tinggi pemerintahan kota.

Mereka dikaruniai 3 orang anak: Agustinus, Navigius dan Perpetua (yang kelak memimpin
biara). Patrisius seorang kafir. Ia bertabiat buruk, suka naik pitam dan sering mentertawakan
usaha keras Monika untuk mendidik Agustinus menjadi pemuda Kristiani. Meskipun demikian,
Monika tidak pernah membantah ataupun bertengkar dengan suaminya.Tak hentihentinya ia
berdoa agar suami dan putranya segera bertobat dan menerima Kristus.

Pada tahun 371 Patrisius meninggal. Mendekati ajalnya ia bertobat dan minta di baptis.
Bahkan ibu Patrisius pun juga dibaptis. Sementara itu, Agustinus belum juga mau menjadi seorang
Kristen. Meski tidak ada tanda-tanda bahwa doanya dikabulkan Tuhan, Monika dengan setia tetap
berdoa untuk Agustinus dengan setiap kali air mata mengalir dari kedua matanya. Tuhan
mendengarkan keluh kesah Monika dan menguatkannya dengan suatu mimpi. Dalam mimpinya,
Monika melihat dirinya sendiri berada di atas sebuah mistar dari kayu, kemudian datanglah
seorang pemuda yang berseri-seri dan bercahaya wajahnya. Pemuda itu bertanya, “Mengapa ibu
bersedih? Apa yang menyebabkan ibu menangis setiap hari?” Monika menjawab bahwa ia sedih
karena tidak tahan melihat kebinasaan Agustinus, puteranya. Maka pemuda itu mengajak Monika

untuk melihat dengan saksama. Segeralah terlihat oleh Monika bahwa Agustinus ada bersamanya
di atas mistar. Kata pemuda itu, “Di mana engkau berada, ia pun berada.”

Telah lama waktu berlalu sejak mimpinya itu, namun Agustinus masih juga hidup dalam
dosa. Oleh karena itu Monika terus datang kepada Bapa Uskup memohon-mohon dan mendesak-
desak dengan air mata bercucuran supaya Uskup mau menengok dan menasehati Agustinus. Lama-
kelamaan Uskup menjadi bosan dan kehilangan kesabarannya, sehingga ia berkata, “Pergilah,
jangan menggangguku; demi hidupmu tak mungkinlah binasa anak sekian banyak air mata itu!”
Monika amat gembira sebab ia percaya pada apa yang dikatakan Bapa Uskup bahwa Agustinus
tidak mungkin binasa.

Pada tahun 383 Agustinus bersama Alypius, sahabatnya, hendak berangkat ke Roma dan
Milan untuk mengajar. Monika tidak setuju karena waktu itu Roma buruk peradabannya. Di pantai
menjelang keberangkatannya, Monika menawarkan hanya dua pilihan kepada Agustinus: pulang
dengannya atau Monika ikut dengan Agustinus ke Italia. Dengan tipu dayanya Agustinus
meninggalkan ibunya seorang diri di kapel Beato Cyprianus yang terletak di tepi pantai,
sementara ia dan Alypius berlayar ke Italia.

Monika amat sedih, seorang diri ia menyusul Agustinus ke Italia. Penderitaan berat
ditanggungnya terutama karena kapal yang ditumpanginya hampir karam karena badai. Tuhan
menguatkan Monika dengan janji-Nya bahwa ia akan bertemu dengan puteranya sesampainya di
Italia.

Monika bersahabat baik dengan St. Ambrosius, Uskup kota Milan. Agustinus mulai
tertarik dengan khotbah dan ajaran-ajaran Uskup Ambrosius hingga akhirnya dibaptis.

Dua bulan kemudian, yaitu bulan Juni tahun 387 Agustinus, Alypius & Monika berencana
pulang kembali ke Tagaste, Afrika. Dalam perjalanan pulang mereka singgah di Ostia, di dekat
muara sungai Tiber. Monika dan Agustinus berdua saja berdiri bersandar pada jendela rumah
persinggahan mereka. Mereka terlibat dalam pembicaraan yang sangat menarik mengenai seperti
apa kiranya kehidupan para kudus di surga. Diliputi rasa bahagia yang amat sangat Monika
berkata kepada Agustinus, “Anakku, bagiku tidak ada lagi yang dapat memukauku dalam
kehidupan ini. Apa lagi yang dapat kuperbuat di dunia ini? Untuk apa aku di sini? Entahlah, tak
ada lagi yang kuharapkan dari dunia ini. Ada satu hal saja yang tadinya masih membuat aku ingin
tinggal cukup lama dalam kehidupan ini, yaitu melihat engkau menjadi Kristen Katolik sebelum
aku mati. Keinginanku sudah dikabulkan secara berlimpah dalam apa yang telah diberikan Allah
kepadaku: kulihat kau sudah sampai meremehkan kebahagiaan dunia ini dan menjadi hamba-Nya.
Apa yang kuperbuat lagi di sini?”

Lima hari kemudian Monika jatuh sakit. Kepada kedua putranya, Agustinus dan Navigius,
Monika berpesan, “Yang kuminta kepada kalian hanyalah supaya kalian memperingati aku di altar
Tuhan di mana saja kalian berada.” Hanya supaya ia diingat di altarMu, itulah keinginannya. Sebab
ia telah melayani altar itu tanpa melewati satu hari pun. Pada hari yang kesembilan Monika wafat
dalam usia 56 tahun.

Santa Monika dihormati sebagai pelindung ibu rumah tangga. Pestanya dirayakan setiap
tanggal 27 Agustus

RANGKUMAN MATERI

AGAMA KATOLIK

KELAS III

KASIH

• Setiap hari Tuhan datang mengunjungi kita.
• Tuhan datang melalui orang-orang di sekitar kita, orang-orang yang memerlukan

pertolongan kita, misalnya: orang miskin, pengemis, orang yang disingkirkan, dan
orang cacat.
• Bagi umat Katolik, hukum cinta kasih merupakan perintah baru.
• Yesus sendiri bersabda, “Aku memberikan perintah baru kepadamu, yaitu supaya
kamu saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihi kamu, demikian pula kamu
harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang tahu bahwa kamu adalah
murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi (Yohanes 13:34-35).
• Semangat kasih yang dimiliki Elisabeth adalah semangat kasih seturut teladan
Kristus.
• Yesus memberi teladan untuk hidup dalam kasih.
• Ketika orang yang mendengarkan pengajaran-Nya merasa kelaparan, Yesus
menunjukkan belas kasih-Nya dengan menggandakan lima roti dan dua ikan. Hal ini
merupakan salah satu mukjizat yang dilakukan Yesus.
• Yesus sangat menekankan pentingnya hidup saling mengasihi.
• Yesus sendiri mengatakan kepada kita, kalau kita melakukan segala sesuatu untuk
salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk
Aku (Matius 25:40).
• Yesus mengajarkan agar kita saling mengasihi.
• Kalau kita mengasihi Tuhan, kita juga harus mengasihi sesama kita.
• Sesama adalah semua orang yang kita jumpai, yang ada di sekitar kita.
• Kita tidak boleh membeda-bedakan teman.
• Semua orang dicintai oleh Tuhan. Karena itu, jika menolong orang lain, lakukanlah
dengan tulus dan ikhlas.
• Elisabeth adalah seorang Putri yang biasa hidup dalam kemewahan tetapi selalu
dekat dengan rakyat kecil dan miskin.
• Dengan penuh kasih sayang, Elisabeth memberi makanan dan sedekah kepada
mereka.
• Karena kasihnya kepada orang miskin dan menderita, ia melepaskan segala
kemewahan dan menjadi seorang juru rawat di sebuah kota kecil.

Menggali Pengalaman Hidup Orang Suci
Santa Elisabeth

Elisabeth Hungaria adalah janda kudus mendiang Pangeran Ludwig IV dari Turing.
Sepeninggal suaminya, ia menjadi anggota ordo ketiga Santo Fransiskus Asisi yang sangat
aktif melayani orang-orang miskin dengan kekayaannya. Di tanah Turing, di atas sebuah
bukit berdirilah sebuah istana yang sangat megah. Kebun luas yang subur mengelilingi istana
itu. Di sana-sini pintu gerbang terhias ukiran menunjukkan jalan, bila hendak masuk atau
keluar. Raja Ludwig hidup saleh, gagah berani, bijaksana dan adil. Ia tidak pernah
memandang orang pangkat, atau orang bawahan terhadap pelayan, juga pengemis.

Permaisuri raja Ludwig bernama Elisabeth. Seperti raja Ludwig, ratu Elisabeth juga
seorang yang dermawan. Ia lebih suka bermain di kebun, atau berdoa di Gereja, daripada
berpestapora dan berdansa di istana. Maka tidak mengherankan keduanya, terlebih
Elisabeth disayangi rakyat Turing. Orang-orang miskin memuji-muji mereka. Orang-orang
sakit mengharapkan kunjungan Sang Putri yang ramah itu. Anak-anak bersuka hati bila
berjumpa dengannya.

Tetapi, diantara para bangsawan, ada yang tidak suka kepada Elisabeth dan tidak setuju
dengan sikapnya. “Mengapa Elisabeth mau bergaul dengan orang-orang yang rendah? Itu
tidak pantas dilakukannya! Mengapa Elisabeth banyak memberi sedekah? Nanti harta istana
Turing habis semua! Elisabeth seorang pemboros!”

Raja Ludwig selalu membela Elisabeth. “Biarkanlah permaisuriku begitu! Selama
Elisabeth bersikap dermawan, selama itu pula penghuni istana Turing tidak kekurangan!”
Raja Andreas pun membenarkan perilaku Elisabet, dan menghibur Sang Putri bila diancam
Fitnah. Raja Andreas adalah Bapak dari Elisabeth Mengapa hanya kedua raja itu yang
membela Elisabeth? Rupanya hanya mereka berdua yang sudah menyaksikan tanda dari
surga.

Pada suatu hari di musim gugur, ketika raja Ludwig dan Raja Andreas sedang duduk-
duduk di serambi istana, mereka melihat Elisabeth di kebun. Putri itu baru keluar dari dapur.
Ia berjalan cepat-cepat ke pintu gerbang belakang istana, seraya menjinjing gaunnya ke
atas. Apa yang dibawa Elisabeth di dalam gaunnya? Makanan untuk para pengemis yang sudah
menantinya.
Raja Ludwig segera menghampiri Elisabeth dan bertanya, “Apa yang kau bawa itu?” Elisabet
terkejut dan dengan cepat menjawab, “Hanya bunga mawar saja yang kubawa, Tuanku.”
Elisabet sendiri tidak mengerti mengapa mengucapkan kalimat itu. Seperti ilham ilahi kata-
kata itu keluar dari mulutnya. Raja Ludwig menarik baju Elisabeth dan bunga mawar segar

dan harum terserak di tanah. Mengertilah Raja Ludwig, inilah tanda dari surga! Tuhan
berkenan pada Elisabeth. Raja pun semakin sayang kepada permaisurinya itu.

Kebahagiaan Raja Ludwig dan Elisabeth tidak berlangsung lama. Raja Ludwig wafat akibat
penyakit pes yang dideritanya ketika ia berada di medan perang untuk menolong negeri lain.
Tak lama setelah kepergiaan raja Ludwig, Elisabeth dan ketiga anaknya yang masih kecil
diusir dari istana oleh para bangsawan yang membencinya. Elisabeth pergi kepada rakyatnya
dengan harapan bisa tinggal di antara mereka. Tetapi rakyat takut melanggar aturan dari
istana. Mereka tidak boleh memberi bantuan kepada Elisabeth dan anak-anaknya. Rakyat
menolak bahkan tidak mengakui Sang permaisuri. Meskipun kecewa dan sedih, Elisabeth
tetap sabar menerima semua ini.

Ketika para bangsawan yang setia kepada Raja Ludwig kembali dari medan perang,
mengetahui bahwa Elisabeth diusir dari istana, mereka sangat marah. Mereka mengirim
utusan untuk mencari dan membawa Elisabeth pulang ke istana. Dengan penuh rendah hati
Elisabeth menerima permohonan maaf para penghuni istana. Demi ketenangan tanah Turing,
ia pun bersedia kembali ke istana. Namun setelah keadaan kembali tenang, dan anak-anaknya
telah mendapat tempat pendidikan yang baik, Elisabeth pindah ke sebuah kota kecil. Di sana
ia mendirikan sebuah rumah sakit. Ia bekerja menjadi juru rawat di rumah sakit itu. Dengan
penuh kasih sayang Elisabeth merawat orang-orang yang sakit di sana. Pakaian kebesarannya
dilepaskan dan berganti dengan jubah biarawati ordo ketiga Santo Fransiskus Asisi. Sang
putri menjadi miskin, mengabdi dengan penuh kasih bagi orang miskin dan menderita, hingga
ia meninggal di Marbug, Jerman, pada tahun 1231. Kini Gereja Katolik merayakan pesta
Santa Elisabeth dari Hungaria setiap tanggal 17 November.

Latihan soal

Pilihlah salah satu jawaban sebagai jawaban yang paling benar !

Kita perlu membantu orang yang sedang ... .
kesusahan
kelebihan
beruntung
kecukupan

Semua orang tahu bahwa kamu adalah murid-Ku jika kamu saling ... .
menghina
memusuhi
bersaing
mengasihi

Orang yang penuh kasih lebih suka memaafkan daripada ... .
berteman
melindungi
membenci
bersahabat

Yesus menunjukkan belas kasih-Nya dengan menggandakan lima roti dan . . . ikan.
dua
tiga
empat
lima

Peristiwa penggandaan roti untuk memberi makan lima ribu orang termasuk salah satu ... .
hukuman
hadiah
mukjizat
penderitaan

Menolong orang lain harus dilakukan dengan hati yang ... .
marah
tertib
kecewa
ikhlas

Berikut ini contoh tindakan mengasihi sesama adalah ... .
meminjam barang teman
membantu teman yang jatuh
membiarkan teman yang jatuh
mencuri barang teman

Semangat kasih yang dimiliki oleh Elisabeth seturut teladan ... .
suaminya
sang Raja
Tuhan Yesus
orang tuanya

Suami Elisabeth dari Hungaria adalah Pangeran ... .
Ludwig
Andreas
Patrisius
Fransiskus

Gereja Katolik merayakan pesta Santa Elisabeth dari Hungaria setiap tanggal… .
17 September
27 September
17 November
25 Desember


Click to View FlipBook Version