The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by jihansafira797, 2021-10-14 08:37:53

mitigasi bencana

Self- Portrait (2)

Keywords: gunung meletus

mitigasi b
encana

1. Asrofi Oktaviani ( 6 ) 2. Athiyyah Nur Hamidah (07)

3. Azzahra Akhila (08) 4. Jihan Ardella (19)




5. Jihan safira dewi (20) 6. Ratnadewi Nisya A (31)

June 1, 2021

GUNUNG
MELETUS

daftar isi

daftar isi
kata penghantar
Pengertian dan penyebab
Intrusi magma
Ekstrusi magma
Bentuk gunung
Bentuk dan kekuatan erupsi
Tipe letusan
Gejala pra dan pasca

kata penghantar

Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
karena buku ini telah selesai disusun. Buku ini disusun agar dapat membantu para siswa
dalam mempelajari konsep-konsep vulkanisme beserta mempermudah mempelajari
materi vulkanisme

Penulis pun menyadari jika didalam penyusunan buku ini mempunyai kekurangan,
namun penulis meyakini sepenuhnya bahwa sekecil apapun buku ini tetap akan
memberikan sebuah manfaat bagi pembaca.

Akhir kata untuk penyempurnaan buku ini, maka kritik dan saran dari pembaca
sangatlah berguna untuk penulis kedepannya.

PENGERTIAN
DAN
PENYEBAB

Gunung meletus adalah peristiwa alam dimana endapan magma yang
berada di dalam perut bumi didorong keluar oleh gas yang mempunyai
tekanan tinggi.

Proses Terjadinya
Didalam tonjolan gunung terdapat saluran lurus berbentuk vertikal semacam pipa alami. Pipa ini menghubungkan

antara perut bumi dengan Permukaan Bumi atau Kerak Bumi. Perut bumi berisi bermacam - macam cairan panas, seperti
bataun cair dan juga magma. Suatu saat magma dan material yang ada di perut bumi akan mengalami kejenuhan. Atau
diakibatkan oleh getaran bumi (gempa bumi tektonik), magma yang ada di dalam perut bumi ini akan keluar ke permukaan
bumi secara berkala. Magma ini keluar ke permukaan bumi melalui pipa alami yang menjulang tinggi di dalam gunung. Ketika
magma keluar melalui pipa alami tersebut, maka inilah yang dinamakan gunung meletus. Sehingga seolah- olah gunung
meletus mengeluarkan berbagai material dari dalam bumi.

intrusi magma

Intrusi magma ;
1. Batolit : Tubuh batuan yang membeku di dekat dapur magma. Batuan ini berasal
dari pendinginan magma yang terjadi perlahan karena adanya dapur magma.
2. Lakolit : Magma yang membeku yang menyelusup ke lapisan atas sehingga
permukaan di dalam perut bumi membentuk cembungan.
3. Sill : Magma yang membeku di sela-sela bagian perut bumi, namun bentuknya
seperti lembaran horizontal.
4. Sheet dike : Sama seperti sill, bedanya ia membentuk lembaran vertikal.

5. Ring dike : Magma yang membeku berbentuk
melingkari diatrema.
6. adial dike : Magma yang membeku berbentuk
menyebar
7. Diatrema : Saluran utama tempat keluarnya magma
yang ukuran salurannya lebar.
8. Korok : Cabang diatrema yang salurannya berukuran
sedang.
9. Apolisa : Saluran tempat keluar magma yang
merupakan cabang korok berukuran paling kecil.
10. Pipa kawah : Saluran persimpangan dari diatrema
sehingga memunculkan lubang di wilayah tidak jauh dari
kawah utama.
11. Kawah utama : Lubang utama tempat keluarnya
magma yang berada di puncak gunung api.
12. Kerucut parasit : Kerucut yang terbentuk dari
akumulasi material hasil erupsi di luar kawah utama, yang
terletak di bagian tubuh gunung api dengan ukuran lebih
kecil dari kerucut gunung api utamanya.
13. Kawah samping : Terletak di bagian lereng tubuh
gunung dengan salurannya yaitu pipa kawah.

ekstrusi magma

Ekstrusi magma adalah pergerakan magma sampai ke
permukaan bumi. Sama seperti intrusi magma, ada beberapa
bentuk dari ekstrusi magma yang perlu kamu ketahui, antara
lain adalah:

Lava
Lava adalah magma yang keluar dan mengalir di permukaan bumi.

Lahar
Lava yang mengalir bercampur dengan air atau material lain di
permukaan bumi, ini disebut sebagai lahar.

Eflata
Eflata adalah material padat yang berasal dari letusan gunung api.
Material ini bisa berupa bom, lapili, atau tuff.

Ekshalasi
Ekshalasi adalah material gas yang berasal dari letusan gunung api.
Ekshalasi ini bisa berupa mofet, fumarol, solfatar, dan awan panas.

awan panas.
Awan panas merupakan asap yang keluar saat erupsi gunung api
terjadi.

BENTUK GUNUNG

GUNUNG API MAAR GUNUNG API PERISAI GUNUNG API KERUCUT

terbentuk karena terjadinya erupsi gunung yang bentuknya relatif datar. Gunung api kerucut atau strato adalah bentuk
eksplosif, sehingga meninggalkan kawah Gunung ini hanya terbentuk karena gunung api yang paling umum di Indonesia.
yang cukup besar. Contoh gunung api di erupsi efusif. Karena magma yang keluar Gunung ini terbentuk karena erupsi campuran
Indonesia dengan bentuk ini adalah sangat cair, gunung ini memiliki lereng antara eksplosif dan efusif. Tumpukan magma
Gunung Lamongan dan Gunung Dieng. yang sangat landai dan dasar yang relatif yang bergantian dari letusan dan lelehan
luas. Contohnya seperti Gunung Mauna mengendap semakin tinggi seiring perjalanan
Loa dan Gunung Kilauea di Hawaii. waktu. Contohnya ; Gunung Kerinci, Gunung,
Merapi, dan Gunung Merbabu

Bentuk dan Kekuatan Erupsi

1. Jenis erupsi berdasarkan bentuk 2. Jenis erupsi berdasarkan kekuatan
a.) Erupsi Linear a.) Erupsi eksplosif
yaitu keluarnya magma ke permukaan bumi melalui retakan, celah atau patahan adalah erupsi dengan tekanan yang sangat kuat, hingga
yg memanjang sehingga tempat keluar magma akan terlihat seperti garis menghasilkan letusan yang besar atau ledakan. Ini karena
- hasil : membentuk deretan gunung api disepanjang pegunungan retakan magma di bawah gunung memiliki kandungan gas yang sangat
b.) Erupsi Sentral tinggi, sehingga memiliki tekanan yang tinggi dan menghasilkan
keluarnya magma melalui satu titik sentral yaitu pusat perut bumi sehingga ledakan besar yang biasanya hanya satu kali.
membentuk kerucut gunung api yang berdiri sendiri
c.) Erupsi Areal b.) Erupsi efusif
keluarnya magma melalui lubang besar yg terjadi akibat letak dapur magma adalah erupsi dengan tekanan yang kecil, sehingga hanya
yang sangat dekat dengan permukaan bumi mengakibatkan tekanan yg sangat berupa lelehan yang berangsur keluar. Ini terjadi karena magma
kuat, sehingga meleleh. Lava yg keluar mengalir ke daerah yg sangat luat di di dalamnya bersifat basa dan memiliki kandungan gas yang
sekelilingnya. sedikit. Biasanya erupsi tipe ini tidak menghasilkan ledakan yang
- hasil : terbentuknya kawah gunung api yang luas dahsyat.
d.) Erupsi Campuran
keluarnya magma melalui gabungan antara erupsi linear ataupun
sentral,sehingga mengjasilkan gunung api yang terdiri atas bahan bahan lepas,
seperti lava.

tipe letusan

Gunung api tipe Hawwaian memiliki ciri:
1) magma/lava yang sangat cair,
2) dapur magma sangat dangkal
3) tekanan gas (viskositas) rendah.
Contoh gunung api tipe Hawaaian seperti: gunung Maona Loa,
Maona Kea dan Kilauea

Gunung api tipe Stromboli memiliki ciri:
1) Lava/magma sangat encer,
2) kedalaman dapur magma dangkal
3) tekanan gas (viskositas) sedang
Contoh gunung api yang memiliki tipe stromboli seperti gunug
Visuvius (Itali, Eropa) dan gunung Raung (Jawa Timur)

Gunung api tipe perret atau plinian dikenal sebagai tipe gunung api dengan letusan
yang paling berbahaya. Tipe gunung api memiliki ciri:

1) Lava encer
2) Tekanan gas/viskositasnya sangat tinggi
3) Kedalaman dapur magma sangat dalam

Tipe gunung api memiliki ciri:
1) Keadaan lava kurang encer
2) Tekanan gas atau viskositasnya rendah
3) Memiliki dapur magma yang sangat dangkal

Gunung api tipe pelle memiliki ciri:
1) Magma atau lava kurang encer
2) Tekanan gas/viskositas sangat tinggi
3) Dapur magma dangkal

Ciri-ciri gunung api vulkano/vulkanian adalah:
1) Lava encer
2) Tekanan gas/viskositasnya sedang
3) Kedalaman dapur magma dangkal
4) Memiliki 2 tipe yaitu vulkano lemah dengan tekanan gasnya sedang dan
dapur magma yang tidak terlalu dalam.
Contoh gunung api ini adalah gunung Bromo dan gunung Semeru di Jawa Timur.
Sedangkan tipe vulkano kuat memiliki ciri tekanan gas tinggi dengan dapur
magma lebih dalam. Contohnya gunung Etna di Italy

St Vincent merupakan tipe gunung api
dengan ciri-ciri:

1) Lava atau magma kurang encer
2) Tekanan gas / viskositas sedang
3) Dapur magma dangkal

GEJALA GUNUNG
MELETUS

1. Gejala pravulkanisme 2. Gejala pascavulkanisme
Yaitu gejala yang muncul dari gunung api Yaitu gejala yang muncul ketika gunung api
yang akan meletus, yaitu : selesai meletus, yaitu :
- Sering terjadi gempa -Terdapat sumber air panas yang banyak
- Banyak sumber mata air mengering mengandung mineral (air makdani)
- Peningkatan temperatur/suhu di sekitar -Adanya geyser, yaitu semburan air panas
kawah yang keluar secara berkala
- Terdengar suara gemuruh dari dalam -Terdapat ekshalasi (sumber gas)
gunung
- Hewan-hewan dari puncak gunung turun
ke lereng gunung
- Banyak tumbuhan disekitar gunung yang
layu

thank you !


Click to View FlipBook Version