The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

ini adalah makalah penugasan mata kuliah Fisika statistik kelompok satu

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nadahayati12, 2021-09-11 23:49:36

Probabilitas Dasar Fisika Statistik

ini adalah makalah penugasan mata kuliah Fisika statistik kelompok satu

Keywords: Fisika

Ratna Sartika
Qathrun Nada Hayati

PROBABILITAS DASAR

FISIKA STATISTIK

TADRIS FISIKA UIN ANTASARI BANJARMASIN (2021)

DAFTAR ISI
Daftar Isi..................................................................................................1
BAB I Pendahuluan ...............................................................................2
A. latar Belakang .................................................................................2
B. Tujuan Penulisan..............................................................................2
BAB II Pembahasan................................................................................3
A. Pengertian Probabilitas ....................................................................3
B. Pendekatan Perhitungan Probabilitas ..............................................4
BAB III Penutup .....................................................................................7
Kesimpulan ............................................................................................7
Daftar Pustaka ........................................................................................8

1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Statistik merupakan suatu ilmu tentang pengumpulan, penyusunan,

penganalisaan dan penafsiran data dalam bentuk angka untuk tujuan
pembuatan suatu keputusan yang lebih baik di dala menghadapi
ketidakpastian. Sebagian besar konsep dasar statistic mengasumsikan
teori probabilitas.

Probabilitas atau peluang adalag cara untuk mengungkapkan
pengetahuan auat kepercayaan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau
telah terjadi. Probabilitas suatu kejadian adalah angka yang
menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian.

Dalam pembuatan makalah konsep probabilitas ini akan dijelaskan
beberapa hal tentang peluang dan bagaimana mencari peluang.
B. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui konsep probabilitas
2. Untuk mengetahui pendekatan perhitungan probabilitas

2

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Probabilitas
Banyak kejadian dalm kehidupan sehari- hari yang sulit diketahui

dengan pasti, apalagi kejadian dimasa yang akan dating. Misalkan,
apakah nanti malam akan turun hujan? Apakah penerbangan dengan
maskapa Garuda pada pagi hari ini akan berangkat tepat waktu? Apakah
besok akan terjadi demonstrasi? Begitu juga dalam percobaan statistika,
kita tidak bisa mengetahui dengan pasti hasil- hasil yang akan muncul.
Meskipun kejadian- kejadian tersebut tidak pasti, kita bisa melihat
fakta- fakta yang ada untuk menuju derajat kepastian atau derajat
keyakinan bahwa sesuatu akan terjadi.

Pemikiran mengenai probabilitas diawali dari pertanyaan seorang
bangsawan Prancis bernama Chevalier de Mere kepada Pascal (1623 -
1662). Ia ingin mengetahui bagaimana pola pembagian uang taruhan
pada suatu perjudian jika permainannya terpaksa dihenikan sebelum
selesai. Pertanyaan ini kemudan menjadi bahan diskusi antara Pascal
dan Fermat, berdasarkan diskusi tersebut munculah teori- teori
probabilittas. Walaupun dasar- dasar probabilitas awalnya muncul
untuk menjelaskan masalah- masalah dalam perjudian, dalam
perkembngannya, konsep probabilitas dapat diterapkan pada berbagai
masalah seperti masalah sosial, teknik, kesehatan, biologi, industri,
transportasi, manajemen, akutvansi, pendidikan, dll.

Probabilitas merupakan besarnya kesempatan (kemungkinan) suatu
peristiwa akan terjadi. Besarnya kesempatan dapat ditulis dalam bentuk
bilangan decimal, pecahan atau persen.

Secara umum probabilitas merupakan peluang bahwa sesuatu akan
terjadi. Secara lengkap probabilitas didefinisikan sebagai berikut:
“Probabilitas” ialah suatu nilai yang digunakan untuk mengukur tingkat
terjadinya suatu kejadian acak.

3

Dalam mempelajari probabilitas, ada tiga kata kunci yag harus
diketahui:
1. Eksperimen
2. Hasil (outcome)
3. Kejadian atau peristiwa (event)

Contoh :
Dari eksperimen pelemparan sebuah koin. Hasil (outcome) dari

pelemparan sebuah koin tersebut adalah “MUKA” atau
“BELAKANG”. Kumpulan dari beberapa hasil tersebut dikenal
sebagai kejadian (event).
B. Pendekatan Perhitungan Probabilitas

Ada dua pendekatan dalam menghitung probabilitas yaitu
pendekatan yang bersifat objektif dan subjektif. Probabilitas objektif
dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Pendekatan Klasik

Probabilitas diartikan sebagai hasil bagi dari banyak peristiwa yang
dimaksud dengan seluruh peristiwa yang mungkin menurur
pendekatan klasik, probabilitas dirumuskan:
keterangan :
P(A) = probabilitas terjadinya kejadian A.
x = peristiwa yang dimaksud.
n = banyaknya peristiwa.
Contoh :
Dua buah dadu dilempar ke atas secara bersamaan. Tentukan
probabilitas munculnya angka berjumlah 5.
Penyelesaian :
Hasil yang dimaksud (x) = 4, yaitu (1,4), (4,1), (2,3). (3,2)
Hasil yang mungkin (n) = 36, yaitu (1,1), (1,2), (1,3). ….., (6,5),
(6,6).
2. Konsep Frekuensi Relatif

Menurut pendekatan frekuensi relatif, probabilitas diartikan
sebagai proporsi waktu terjadinya suatu peristiwa dalam jangka

4

panjang, jika kondisi stabil atau frekuensi relatif dari suatu peristiwa
dalam sejumlah besar percobaan.

Nilai probabilitas ditentukan melalui percobaan, sehingga
nilai probabilitas itu merupakan limit dari frekuensi relatif peristiwa
tersebut.
Menurut pendekatan frekuensi relatif, probabilitas dirumuskan :
keterangan :
P(Xi) = probabilitas peristiwa i.
Fi = frekuensi peristiwa i.
n = banyaknya peristiwa yang bersangkutan.
Contoh :
Dari hasil ujian statistik, 65 mahasiswa STMIK MDP, didapat
nilai-nilai sebagai berikut.
XF
5,0 11
6,5 14
7,4 13
8,3 15
8,8 7
9,5 5
x = nilai statistik.
Tentukan probabilitas salah seorang mahasiswa yang nilai
statistiknya 8,3.
Penyelesaian :
Frekuensi mahasiswa dengan nilai 8,3 (f) = 15
Jumlah mahasiswa (n) = 65.
3. Probabilitas Subjektif

Menurut pendekatan subjektif, probabilitas diartikan sebagai
tingkat kepercayaan individu yang didasarkan pada peristiwa masa
lalu yang berupa terkaan saja.
Contoh :

5

Seorang direktur akan memilih seorang supervisor dari empat orang
calon yang telah lulus ujian saringan. Keempat calon tersebut sama
pintar, sama lincah, dan semuanya dapat dipercaya. Probabilitas
tertinggi (kemungkinan diterima) menjadi supervisor ditentukan
secara subjektif oleh sang direktur.

Dari pengertian-pengertian tersebut, dapat disusun suatu
pengertian umum mengenai probabilitas, yaitu sebagai berikut
Probabilitas adalah suatu indeks atau nilai yang digunakan untuk
menentukan tingkat terjadinya suatu kejadian yang bersifat random
(acak).

Oleh karena probabilitas merupakan suatu indeks atau nilai
maka probabilitas memiliki batas-batas yaitu mulai dari 0 sampai
dengan 1 ( 0 £ P £ 1).
a. Jika P = 0, disebut probabilitas kemustahilan, artinya kejadian
atau peristiwa tersebut tidak akan terjadi.
b. Jika P = 1, disebut probabilitas kepastian, artinya kejadian atau
peristiwa tersebut pasti terjadi.
c. Jika 0 < P < 1, disebut probabilitas kemungkinan, artinya
kejadian atau peristiwa tersebut dapat atau tidak dapat terjadi.

6

BAB III
KESIMPULAN
Sampai saat ini statistika merupakan alat dan juga metode analisis
yang dipakai untuk mengevaluasi data yang pada akhirnya akan
diperoleh suatu kesimpulan berdasarkan sampel yang ada. Dari semua
alat analisa, konsep probailitas merupakan salah satu alat analisis yang
mempunyai peran sangat penting untuk memecahkan masalah dalam
kehidupan sehari-hari mulai dari bidang ilmiah sampai pada masalah-
masalah kecil, seperti masuk kantor atau tidak, kareana awan tebal
kemungkinan akan hujan deras dan banjir, dan sebagainya. Meskipun
kejadian-kejadian tersebut tidak pasti, tetapi kita bisa melihat fakta-
fakta yang ada untuk menuju derajat kepastian atau derajat keyakinan
bahwa sesuatu akan terjadi. Derajat atau tingkat kepastian atau
keyakinan dari munculnya hasil percobaan statistik disebut Probabilitas
(Peluang), yang dinyatakan dengan P. Probabilitas sering diterjemahkan
sebagai peluang atau kebolehkejadian, yaitu peristiwa yang
didefinisikan sebagai peluang proses terjadinya sesuatu, baik disengaja
(eksperimentasi) atau tidak.

7

DAFTAR PUSTAKA
Hidayanti, Fitria, Probabilitas dan Statistik: Aplikasi Probabilitas,

Jakarta: LP Unas, 2017.
Kustituanto, Bambang & Rudy Badrudin, Statistika I, Jakarta: Penerbit

Gunadarma, 1994.
Mundiri, Logika, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 1994.
Suharyadi & Purwanto, Statistika: Untuk Ekonomi dan Keuangan

Modern, Jakarta: Penerbit Salemba Empat, 2007.
Yuliana, dkk, 2019. “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi

Menggunakan Metode Naïve Bayes”, dalam Fountain Of
Informatics Journal, 4 (1): 21.

8


Click to View FlipBook Version