KATA PENGANTAR
i
DAFTAR ISI ii
Kata Pengantar………………………………………….. i
Daftar Isi……………………………………………….... ii
Ular Tangga…………………………………………….... 1
Materi Sistem Peredaran darah…………………………... 2
Silabus…………………………………………………… 8
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)………………... 9
Desain Awal Media Ular Tangga…………………………. 26
Desain Akhir Media Ular Tangga………………………… 28
Kartu Materi dan Kartu Soal……………………………... 30
Panduan Penggunaan Media Ular Tangga……...................... 36
Soal Pretest dan Posttest…………………………………. 37
MEDIA ULAR TANGGA
Media permainan ular tangga adalah salah satu permainan yang
mendidRubrik Penilaian Laporan
ik, praktis dan sangat menyenangkan. Media permainan ular tangga juga
sangat disenangi oleh sisa karena sifatnya yang mudah dan cukup menarik
karena dilengkapi dengan gambar-gambar. Model dan jenis ular tangga juga
sangat bermacam-macam dan sudah beredar luas sampai ke ranah
pendidikan.
Konsep dari permainan ular tangga yaitu permainan ini dimainkan oleh dua anak atau lebih
dengan cara menggelindingkan dadu. Kemudian dalam permainan ular tangga terdapat
papan besar yang terdiri atas beberapa kotak dan didalam setiap kotak terdapat beragam
gambar. Pada bagian kotak yang lain juga terdapat gambar ular dan tangga, jika permainan
berhenti pada gambar tangga maka pemain wajib untuk naik sesuai dengan tangga tersebut,
sedangkan jika pemain berada pada kolom dengan gambar ular, maka pemain harus
menuruninya sesuai dengan alur ular tersebut.
1
SISTEM PEREDARAN DARAH
Sistem peredaran darah pada manusia adalah salah satu proses pengedaran dari berbagai zat
yang diperlukan untuk seluruh tubuh serta berperan dalam pengambilan zat-zat yang sudah
tidak dibutuhkan yang kemudian akan dikeluarkan dari tubuh.
Peredaran darah kecil adalah sistem peredaran darah yang dimulai dari jantung yang
kemudian akan menuju ke paru-paru lalu akan kembali menuju jantung
Peredaran darah besar, aliran darah pada peredaran darah besar akan dimulai dari
jantung ke seluruh tubuh kemudian akan kembali lagi ke jantung
2
Sel Darah Merah 3
Sel darah yang sangat penting bagi makhluk hidup dan termasuk sel yang terbanyak
didalam tubuh manusia adalah sel darah merah atau eritrosit. Darah akan selalu
berada dalam pembuluh darah sehingga darah dapat menjalankan fungsinya yaitu
sebagai pembawa oksigen, untuk mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi serta
mekanisme hemostatis.
Sel Darah Putih
Sel darah putih atau leukosit memiliki inti akan tetapi tidak memiliki bentuk sel yang tetap dan tidak
memiliki warna. Leukosit juga memiliki granula spesifik (granulosit), pada bagian inti memiliki bentuk
bulat seperti ginjal dan terdapat dua jenis leukosit agranular yaitu limfosit dan monosit. Di dalam leukosit
juga terdapat tiga jenis granular diantaranya yaitu neutrofil, basofil, asidofil atau eosinofil yang dapat
dibedakan secara afinitas granula terhadap zat warna netral, basa dan asam
Trombosit
Trombosit terdiri atas beberapa bagian sitoplasma kecil yang dikelilingi oleh neuron plasma. Permukaan
trombosit memiliki protein dan protein tersebut yang memungkinkan trombosit untuk menempel pada
molekul lain seperti collagen. Jumlah trombosit didalam tubuh manusia yaitu sekitar 150.000-450.000
sel/mm3darah.
GOLONGAN DARAH
Golongan darah A, jika seseorang dalam sel darah merahnya hanya terdapat aglutinogen A saja.
Golongan darah B. jika seseorang dalam sel darah merahnya hanya terdapat aglutinogen B saja.
Golongan darah AB, jika seseorang dalam sel darah merahnya terdapat aglutinogen A dan
aglutinogen B.
Golongan darah O, jika seseorang dalam sel darah merahnya tidak terdapat aglutinogen A dan
aglutinogen B.
JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH
Jantung memiliki fungsi utama yaitu memberikan dan mengalirkan suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh
tubuh yang digunakan pada proses metabolisme. Jantung merupakan organ utama pada sistem
kardiovaskuler yang terbentuk oleh organ-organ apex (pucuk) dan basis cordis (dasar jantung), muscular
(otot), serambi kiri dan kanan dan bilik kiri dan bilik kanan. Jantung memiliki ukuran yang panjang 12 cm,
lebar 8-9 cm, dan tebalnya 6 cm. Jantung pada orang dewasa memiliki berat mencapai 220-260 gram.
Jantung juga mempunyai katup yang akan memungkinkan darah mengalir hanya dalam satu arah melalui
jantung. Kedua jenis katup jantung merupakan katup atrioventikular dan juga katup semilunar
4
STRUKTUR PEMBULUH DARAH
Tunika interna (tunika intima), yaitu lapisan dalam pada pembuluh darah yang terdiri atas
epitel skuamosa sederhana yang disebut dengan endotelium dan biasanya terletak diatas
membran basal serta lapisan tipis pada jaringan ikat.
Tunika media, yaitu lapisan tengah pada lapisan ini biasanya termasuk lapisan yang paling
tebal. Lapisan ini terdiri dari otot polos, kolagen, dan jaringan elastis.Tunika media dapat
mencegah tekanan darah agar tidak pecah dengan memperkuat dinding pembuluh.
Tunika externa (tunika adventitia), yaitu lapisan terluar dan pada lapisan ini terdiri dari
jaringan ikat longgar yang dapat menyatu dengan pembuluh darah, saraf, dan juga organ
lainnya yang berada disekitar.
JENIS PEMBULUH DARAH
Arteri memiliki fungsi untuk mengalirkan darah dengan tekanan tinggi ke jaringan.
Dengan demikian, arteri memiliki dinding pembuluh darah dan aliran darah yang kuat.
Kapiler adalah tempat pertukaran oksigen dan nutrisi ke jaringan yang akan menerima
produk metabolisme.
Vena berfungsi untuk mengalirkan dan mengembalikan darah hasil metabolisme yang
sudah tidak mengandung oksigen, kembali ke jantung.
5
FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI FREEKUENSI DENYUT JANTUNG
Jenis kelamin
Usia
Suhu tubuh
Komposisi Ion
GANGGUAN PADA JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH
Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang umumnya terjadi pada bagian kaki
akibat penumpukan darah.
Stroke sering terjadi ketika gumpalan darah menyumbat arteri di otak dan mengurangi suplai darah.
Serangan jantung adalah salah satu kondisi yang dapat menyebabkan jantung tidak dapat sama sekali berfungsi.
Anemia adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan homoglobin didalam darah.
Leukimia adalah gangguan yang biasa dikenal dengan kanker darah yang disebabkan karena kelebihan produksi
sel darah putih yang jumlahnya abnormal.
Hipertensi adalah gangguan yang disebut dengan tekanan darah tinggi.
6
UPAYA MENJAGA KESEHATAN SISTEM PEREADARN DARAH
Memperhatikan asupan nutrisi bagi tubuh
Menghindari makanan yang mengandung banyak garam dan gula
Melakukan olahraga secara teratur
Menghindari konsumsi alkohol
Membatasi asupan lemak
7
SILABUS
8
RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2 Sembawa
Mata Pelajaran : IPA (Biologi)
Kelas/ Semester : VIII/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Materi Pokok : Sistem Peredaran Darah
Alokasi Waktu : 6 x 40 Menit (3 pertemuan)
A. Kompetensi Inti
KI 3 KI 4
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah dan menyaji secara kreatif,
disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan
komunikatif dalam ranah konkret dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi ranah abstrak sesuai dengan yang
dipelajari disekolah dan sumber lain yang
secara efektif sesuai dengan sama dalam sudut pandang teori
perkembangan anak di lingkungan
keluarga, sekolah, masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara 9
dan kawasan regional
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.7.1 Mendeskripsikan pengertian sistem peredaran darah
3.7.2 Menyebutkan komponen-komponen sistem peredaran darah
3.7.3 Menyebutkan fungsi darah
3.7.4 Menyebutkan komponen-komponen darah
3.7.5 Menjelaskan struktur dan fungsi eritrosit
3.7.6 Menjelaskan struktur dan fungsi leukosit
3.7.7 Menjelaskan macam-macam leukosit
3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia 3.7.8 Menjelaskan struktur dan fungsi trombosit
dan memahami gangguan pada sistem peredaran 3.7.9 Menjelaskan skema proses pembekuan darah
darah, serta upaya menjaga kesehatan sistem 3.7.10 Menjelaskan sistem penggolongan darah
peredaran darah 3.7.11 Menjelaskan struktur dan fungsi jantung
3.7.12 Membedakan pembuluh darah vena dan arteri
3.7.13 Membedakan proses peredaran darah besar dan peredaran darah kecil
3.7.14 Menganalisis keterkaitan struktur dan fungsi pembuluh darah dalam
mekanisme peredaran darah
3.7.15 Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi sistem peredaran darah
3.7.16 Mengidentifikasi gangguan penyakit pada sistem peredaran darah
manusia
3.7.17 Menjelaskan upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah manusia 10
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
4.7 Menyajikan hasil percobaan 4.7.1 Melakukan percobaan pengaruh aktivitas (jenis,
pengaruh aktivitas (jenis, intensitas, intensitas atau durasi) pada frekuensi denyut
atau durasi) pada frekuensi denyut jantung
jantung 4.7.2 Membuat laporan hasil percobaan pengaruh
aktivitas (jenis, intensitas atau durasi) pada
frekuensi denyut jantung
C. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mendeskripsikan pengertian sistem peredaran darah dan komponen-komponen darah melalui
pembelajaran media ular tangga dengan jelas dan tepat
2. Peserta didik dapat menjelaskan struktur dan fungsi jantung melalui pembelajaran media ular tangga dengan jelas
dan tepat
3. Peserta didik dapat menganalisis keterkaitan struktur dan fungsi pembuluh darah dalam mekanisme peredaran
darah melalui media pembelajaran ular tangga dengan jelas dan tepat
4. Peserta didik dapat menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi sistem peredaran darah, gangguan penyakit
dan upaya menjaga kesehatan system peredaran darah melalui pembelajaran media ular tangga dengan benar
11
D. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode : Diskusi kelompok, Ceramah, Tanya jawab
3. Model : Pembelajaran Kooperatif
Pertemuan No.IPK Model
Pembelajaran
I 3.7.1
3.7.2 Kooperatif
3.7.3
3.7.4 Pembelajaran
3.7.5 Kooperatif
3.7.6
3.7.7 Pembelajaran
Kooperatif
II 3.7.8
3.7.9 12
3.7.10
3.7.11
3.7.12
3.7.13
3.7.14
III 3.7.15
3.7.16
3.7.17
4.7.1
4.7.2
E. Media Pembelajaran
1. Media : Ular Tangga
2. Alat/Bahan : Buku, pena, dan alat tulis lain
F. Sumber Belajar
1. Campbell. (2008). Biologi Edisi Kedelapan Jilid 3. Jakarta: Erlangga.
2. Mazwin. (2014). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Metode Thinking Aloud Pair
Problem Solving (TAPPS) Terhadap Hasil Belajar Biologi Dan Aktivitas Siswa Pada Materi Sistem
Peredaran Darah Manusia. Jurnal Pancaran, 3(1).
3. Puspitasari, Y. (2019). Peningkatan Pemahaman Siswa Kelas Vi Materi Sistem Peredaran Darah Manusia
Menggunakan Media Interaktif. Proceeding of Biology Education, 3(1), 84-93.
4. Sa’adah, S. (2018). Sistem Peredaran Darah Manusia. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
5. Tim Abdi Guru. 2013. IPA Terpadu Untuk SMP/MTS Kelas VIII. Jakarta: Erlangga.
13
G. Langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 40 Menit)
14
15
Pertemuan 2 (2 x 40 Menit)
16
17
Pertemuan 3 (2 x 40 Menit)
18
19
H. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Teknik Penilaian
Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/ Essay
2. Bentuk Penilaian
Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik Tes tertulis : Uraian dan lembar kerja
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
a. Remedial
1) Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM maupun
kepada peserta didik yang sudah melampaui KKM. Remedial terdiri atas 2 bagian: remedial
karena belum mencapai KKM dan remedial karena belum mencapai Kompetensi Dasar.
b. Pengayaan
1) Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang
dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
2) Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih luas.
20
Lampiran 1
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
Materi : Sistem Peredaran Darah *) Ketentuan:
1 = jika peserta didik sangat kurang konsisten
Kelas/Semester : VIII/1
memperlihatkan perilaku yang tertera
Hari/Tanggal : dalamindikator
2 = jika peserta didik kurang konsisten memperlihatkan
Nama Disiplin Jumlah Nilai perilaku yang tertera dalam indikator,tetapi belum
Kerjasama Skor konsisten
No Kejujuran 3 = jika peserta didik mulai konsisten memperlihatkan
Kepedulian perilaku yang tertera dalam indikator
1. Tanggungj 4 = jika peserta didik konsisten memperlihatkan
2. perilaku yang tertera dalam indikator
3. awab 5 = jika peserta didik selalu konsisten memperlihatkan
4. perilaku yang tertera dalam indikator
5.
6. FORMAT PENILAIAN
7. Nilai : Jumlah Skor X 100
8.
9. 25
10.
21
Lampiran 2
INSTRUMEN PENILAIAN
PENGETAHUAN
Materi : Sistem Peredaran Darah
Kelas/Semester : VIII/1
Hari/Tanggal :
Nilai : Skor Perolehan X 100
Skor Maksimal
Ketentuan
22
Lampiran 3
INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN
Materi : Sistem Peredaran Darah
Kelas/Semester : VIII/1
Hari/Tanggal :
Nilai : Total nilai yang diperoleh X 100
Skor maksimal
23
Rubrik Penilaian Laporan
24
25
DESAIN AWAL MEDIA ULAR TANGGA
Desain Media Ular Tangga Pertemuan Pertama
26
Desain Media Ular Tangga Desain Media Ular Tangga
Pertemuan Kedua Pertemuan Ketiga
27
DESAIN AKHIR MEDIA ULAR TANGGA
Desain Media Ular Tangga Pertemuan Pertama
Dadu
Pion atau Pemain
28
Desain Media Ular Tangga Desain Media Ular Tangga
Pertemuan Kedua Pertemuan Ketiga
29
KARTU MATERI DAN KARTU SOAL
Kartu Materi Pertemuan Pertama
30
Kartu Materi Pertemuan Kedua
31
Kartu Materi Pertemuan Ketiga
32
Kartu Soal Pertemuan Pertama
33
Kartu Soal Pertemuan Kedua
34
Kartu Soal Pertemuan Ketiga
35
PANDUAN PENGGUNAAN
➢ Pemain terdiri dari 4 orang dalam satu kelompok
➢ Permainan diawali dengan pemain mengoncang dadu yang disediakan
➢ Apabila seorang pemain berhenti dikotak yang berisi materi, maka pemain tersebut hanya membaca materi
sesuai apa yang ada di dalam kartu materi tersebut.
➢ Apabila seorang pemain berhenti di kotak yang berisi tangga, maka pemain harus menjawab soal/pertanyaan
yang telah disiapkan di kartu soal untuk dapat menaiki \ tangga tersebut. Jika bisa menjawab pemain dapat
langsung menaiki tangga, tetapi jika pemain tidak dapat menjawab maka pemain tetap berada dikotak itu
➢ apabila pemain berhenti di kotak yang berisi ekor ular, maka sama seperti kotak yang berisi tangga dimana
pemain harus menjawab soal/pertanyaan yang ada dikartu soal, tetapi apabila pemain tidak dapat menjawab
soal tersebut pemain harus turun dan berhenti di kotak yang berisi kepala ular.
➢ Apabila salah satu dari pemain sampai pada kotak “finish” terlebih dahulu, artinya pemain tersebut merupakan
pemenang dalam permainan ular tangga ini. 36
SOAL PRETEST DAN POSTTEST
Pertemuan Pertama Pertemuan Kedua
1. Jelaskan pengertian sistem peredaran darah pada 1. Sebutkan struktur dan fungsi trombosit dan
manusia dan sebutkan komponen-komponennya! jelaskan skema umum pembekuan darah?
2. Sebutkan apa saja fungsi darah? 2. Sebutkan 4 macam golongan darah pada manusia?
3. Sebutkan 3 komponen-komponen darah? 3. Jelaskan struktur dan letak jantung?
4. Sebutkan struktur dan fungsi eritrosit? 4. Sebutkan 4 ruang jantung?
5. Sebutkan struktur dan fungsi leukosit? 5. Apa perbedaan pembuluh darah vena dan arteri?
37
Pretest dan Posttest Pertemuan Ketiga
1. Apa perbedaan peredaran besar dan peredaran darah kecil?
2. Jelaskan apa yang menentukan tekanan darah (blood pressure)!
3. Sebutkan 3 gangguan penyakit pada sistem peredaran darah manusia?
4. Sebutkan faktor yang mempengaruhi sistem peredaran darah pada manusia
5. Jelaskan upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah manusia?
38