Lampiran 1. Materi Pembelajaran
BAHAN AJAR
TEMA 3
TOKOH DAN PENEMUAN
Disusun Oleh:
NURMALA, S. Pd
PENDIDIKAN PROFESI PENDIDIK DALAM JABATAN UNIVERSITAS SULTAN
AGENG TIRTAYASA ANGKATAN II
TAHUN 2021
Kelas/Semester : VI/ 1
Tema :3
Subtema :1
Pembelajaran :4
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia
PPKn
Bahasa Indonesia
NO. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) 3.2.1 Peserta didik dapat
ilmiah yang didengar dan dibaca. Menyimpulkan teks
penjelasan (ekspalanasi)
4.2 Menyajikan hasil penggalian informasi ilmiah. (C5)
dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah
secara lisan, tulis, dan visual dengan 4.2.1 Peserta didik dapat Membuat
menggunakan kosakata baku dan kalimat laporan informasi yang
efektif. terdapat pada teks eksplanasi
dalam bentuk grafik(P5)
PPKn
NO Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
.
3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, 3.2.1 Peserta didik dapat
Menyimpulkan hak sebagai
hak, dan tanggung jawab sebagai warga warga negara dalam
negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. (C5)
kehidupan sehari-hari..
4.2.1 Peserta didik dapat
4.2 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan Melakukan analisis tentang
kewajiban, hak, dan tanggung jawab pelaksanaan hak warga
sebagai warga masyarakat beserta masyarakat dalam kehidupan
dampaknya dalam kehidupan sehari- sehari- hari dalam bentuk
hari. tabel. (P5)
MATERI AJAR
Pengertian Teks Eksplanasi
Apakah yang dimaksud dengan teks eksplanasi? Teks eksplanasi adalah teks
yang berisi tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam,
sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Suatu kejadian
baik itu kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita,
selalu memiliki hubungan sebab akibat dan proses.
Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu
fenomena alam atau sosial. Ada berbagai macam topik yang dibahas dalam
teks ini, termasuk hal-hal ilmiah yang dijelaskan dalam teks eksplanasi ilmiah.
Mengutip buku Arif Cerdas SD/MI Kelas 6 oleh Tim Arif (2019), teks
eksplanasi ilmiah menjelaskan suatu proses yang bersifat ilmu
pengetahuan alam. Misalnya, tentang gejala alam, terjadinya pelangi,
proses arus listrik, dan sebagainya.
Teks eksplanasi ilmiah berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada
pembaca tentang proses terjadinya sesuatu yang disusun berdasarkan sebab-
akibat. Oleh sebab itu, teks eksplanasi bukanlah fiksi atau karangan belaka,
tetapi memuat informasi yang berdasarkan fakta dan nyata adanya.
Sesuai dengan namanya, di dalam teks eksplanasi ilmiah terdapat istilah atau
bahasa ilmiah yang digunakan. Sifatnya informatif, tetapi tidak berusaha untuk
memengaruhi pembaca agar percaya terhadap hal yang dibahas.
Lalu, gimana ya caranya kita tahu bahwa sebuah teks itu disebut sebagai teks
eksplanasi? Yuk, kenali ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi!
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Ada beberapa ciri-ciri teks eksplanasi antara lain:
Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
Hal yang dibahas yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau
berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk
percaya terhadap hal yang dibahas.
Menggunakan kata penanda urutan.
Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh:
tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.
Struktur Teks Eksplanasi
Sebuah teks bisa dikategorikan sebagai teks eksplanasi jika memiliki struktur
sebagai berikut ini.
1. Pernyataan Umum
Berisi penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas. Biasanya,
penjelasan ini meliputi proses keberadaannya, proses terjadinya, hingga
proses terjadinya fenomena tersebut. Pernyataan umum harus bersifat
ringkas, menarik, dan jelas sehingga mampu menarik minat pembaca untuk
membaca secara detail.
2. Deret Penjelas (Urutan Sebab Akibat)
Setelah mengetahui secara umum fenomena yang akan dibahas, pada
bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari
fenomena tersebut. Kamu bisa melakukan deskripsi dalam beberapa
paragraf terkait sebab dan akibatnya. Bagian ini disebut juga dengan
deretan penjelas. Deret penjelas merupakan jawaban dari pertanyaan
‘bagaimana’. Isinya merupakan penjelasan detail mengenai proses
keberadaan hingga proses terjadinya suatu fenomena yang menjadi topik
utama teks tersebut.
3. Interpretasi
Interpretasi dalam teks eksplanasi dapat dikatakan sebagai penarikan
kesimpulan. Kamu bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait
fenomena yang diangkat dalam teks tersebut. Bagian ini berisi kesimpulan
atau atau pendapat singkat penulis mengenai topik yang telah dijelaskan.
Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Ada pun dalam menyusun teks eksplanasi perlu memperhatikan kaidah
kebahasaan berikut ini:
➢ Menggunakan kalimat pasif
➢ Menggunakan konjungsi kasual dan waktu
➢ Terdapat istilah ilmiah
➢ Menggunakan kata kerja material dan rasional
➢ Bersifat informatif
Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi
https://kumparan.com/berita-hari-ini/teks-eksplanasi-ilmiah-pengertian-
struktur-dan-contohnya-1vpCAN65jXg/full
Contoh Teks James Watt, Sang Penemu Mesin Uap
Eksplanasi:
JAMES watt (19 January 1736 – 25 Agustus
Pernyataan 1819) adalah penemu yang mengembangkan mesin
Umum/ uap yang menjadi dasar dari revolusi industri. James
Pembuka Watt lahir pada tanggal 19 Januari, 1736 di
Greenock, satu kota pelabuhan laut di Firth Clyde,
Deret Penjelas/ Skotlandia. Ayahnya adalah pemilik kapal dan
isi/ urutan kontraktor, sedangkan ibunya, Agnes Muirhead,
sebab akibat datang dari keluarga terhormat dan berpendidikan.
Deret Penjelas/ Ketika dia berumur 18 tahun, ibunya
isi/ urutan meninggal dan kesehatan ayahnya perlahan-lahan
sebab akibat mulai merosot, Watt melakukan perjalanan ke
London untuk melanjutkan study tentang pembuatan
Interpretasi/ instrument dan peralatan selama satu tahun,
simpulan/ kemudian kembali ke Skotlandia dengan tujuan
penutup membuat sendiri bisnis pembuatan instrumennya.
Tetapi karena dia tidak menyelesaikan tujuh tahun
study nya sebagai apprentice (murid yang bekerja
sambil belajar), permohonan untuk membuka bisnis
tersebut terhambat, walaupun pada saat itu belum
ada pembuat instrumen dan peralatan matematika di
Skotlandia.
Empat tahun setelah membuka tokonya,
James Watt mulai melakukan percobaan dengan uap
setelah temannya, Professor John Robison, membuat
dia tertarik pada mesin tersebut. Pada saat itu, Watt
sama sekali tidak pernah mengoperasikan mesin uap,
tetapi dia tetap berusaha untuk membuat satu model
mesin. Walaupun gagal, dia tetap melanjutkan
percobaannya dan mulai membaca apa saja yang
bisa dibacanya. Dia kemudian secara terpisah
menemukan pentingnya energi panas yang
ditimbulkan dan diserap oleh tiap-tiap obyek untuk
mengerti lebih jauh tentang mesin. pada tahun 1765
dia berhasil membuat sebuah model mesin yang
dapat bekerja dengan baik.
Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya dan
pengembangan mesin uap yang memicu revolusi
industri, nama Watt diabadikan dan dijadikan
sebagai satuan energi dengan symbol W oleh
International System of Units (atau ‘SI’) seperti
yang kita kenal sekarang.
Sumber: http://abulyatama.ac.id/?p=4744
PPKn
PENGERTIAN HAK, KEWAJIBAN, DAN TANGGUNG JAWAB
Pengertian Hak
Hak adalah segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap orang yang
telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir. Didalam kamus bahasa
Indonesia hak memiliki pengertian tentang suatu hal yang benar, milik,
kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (karena telah
ditentukan oleh undang2, aturan, dsb), kekuasaan yang benar atas sesuatu
atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat.
Pengertian kewajiban
Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan atau sesuatu yang harus
dilakukan setiap orang atau setiap warga Negara sesuai dengan
peraturannya. suatu kewajiban jika tidak dilakukan atau dipenuhi bisa saja
mendapat sanksi atau hukuman.
Pengertian tanggung jawab
Tanggung jawab menurut kamus bahasa Indonesia adalah berkewajiban
menanggung, memikul, menanggung segala sesuatunya atau memberikan
jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran
manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja ataupun tidak
disengaja.
Dengan demikian, tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari
sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Tanggung
jawab adalah ciri manusia beradab. Manusia merasa bertanggung jawab
karena ia menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau
pengorbanannya. Untuk memeroleh atau meningkatkan kesadaran
bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan,
keteladanan, dan takwa kepada tuhan yang maha esa.
Sumber:
http://megaleonitaa.blogspot.com/2015/12/pengertian-hak-kewajiban-dan-
tanggung.html
Berikut contoh-contoh penggunaan hak yang
bertanggung jawab beserta manfaatnya:
Di Rumah
✓ Bermain dengan nyaman, lalu merapikan mainan setelah
selesai bermain. Hal itu dilakukan agar mainan tidak cepat
rusak
✓ Menonton film kesukaan di televisi dengan jarak yang
benar dan tidak terlalu malam. Hal itu dilakukan agar mata
tidak rusak dan tidak bangun kesiangan
✓ Makan makanan sehat dan bergizi, lalu mencuci piring
kotor yang telah digunakan. Hal ini dilakukan agar rumah
tidak berantakan dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.
Di Sekolah
✓ Mendapat pengajaran dengan mendengarkan penjelsan
guru. Hal ini dilakukan agar dapat memahami ilmu
yang diajarkan
✓ Membaca buku di perpustakaan dengan tenang. Hal ini
dilakukan agar dapat membaca dengan fokus
✓ Bermain saat jam istirahat tanpa menimbulkan
kegaduhan. Hal ini dilakukan agar situasi sekolah tetap
kondusif
Di Masyarakat
✓ Bermain di taman tanpa menginjak rumput.
Hal itu dilakukan agar rumput tidak mati dan
tetap hijau
✓ Diperbolehkan ikut kerja bakti sesuai
kemampuan. Hal ini dilakukan agar pekerjaan
yang dikerjakan dapat diselesaikan dengan
baik
✓ Bermain sepeda tidak dijalan raya. Hal ini
dilakukan agar selamat dan tidak terluka