PPT KARYA SISWA
Mata Pelajaran Biologi
Tugas Kladogram
Cornelius Mega P.K / X MIPA / 7
Membuat Tabel
Spesies A.Burung Merpati B. Ayam C. Kambing D. Kadal
Karakter
Tulang Belakang
Berbulu
Memiliki Paruh
Bisa Terbang
Diagram Venn
Bisa Terbang
Memiliki Paruh
Berbulu
Tulang Belakang
Kladogram
Kambing Ayam
Memiliki Paruh
Kadal Burung Merpati
Bisa Terbang
Berbulu
Tulang Belakang
Tugas Membuat
Kladogram
Hubertus Fabian Soesilo
X MIPA no.12
1.Tahap Tabel Spesies
Kambing
Karakteristik
+
Burung Merpati Ayam + Kadal
-
Memiliki tulang belakang + + - +
Memiliki bulu + + -
Bertelur + + -
Bisa terbang + - -
Kambing Ayam Burung Merpati Kadal
2.Tahap diagram venn
Burung merpati
ayam
Kambing
kadal
:Memiliki Tulang belakang
:Memiliki bulu
:Bertelur
:Bisa terbang
3.Tahap kladogram ayam
Burung merpati
Kambing
Kadal
Bisa terbang
Bertelur
Memiliki bulu
Memiliki tulang belakang
TERIMA KASIH
“”
My Notes
Agnes Pricillia Raharjo (XI MIPA/1)
SLIDESMANIA.COM SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM Penjelasan! TITLE A
Struktur jaringan otot mempunyai TITLE B
kemampuan berkontraksi untuk
melakukan gerakan. Jaringan otot harus TITLE C
melakukan gerakan mekanis.
TITLE D
Jaringan otot tersusun dari sel-sel atau
SLIDESMANIA.COM serat-serat otot yang tergabung dalam
berkas-berkas.
Di dalam tubuh, terdapat tiga macam
jaringan otot, yaitu otot polos, otot
rangka (otot lurik), dan otot jantung.
SLIDESMANIA.COM DATE: DOATTOE:T LURIK TITLE A
Perbedaan Otot Polos, o Inti sel banyak dan berada di bagian tepi TITLE B
Otot Lurik, dan Otot o Bentuknya silindris, panjang, punya ribuan
Jantung TITLE C
serabut yang membentuk jaringan otot
OTOT POLOS TITLE D
o Hanya memiliki 1 inti sel yang berada di o Terdapat pada otot lengan, perut, pipi, dan
SLIDESMANIA.COM
bagian tengah rangka tubuh
o Bentuknya gelendong dengan kedua o Termasuk otot volunter (dengan kesadaran)
o Mampu bekerja keras dan cepat, tapi mudah
ujung meruncing, bereaksi lambat tidak
mudah lelah lelah.
o Terdapat pada otot peredaran darah, OTOT JANTUNG
otot urat nadi, otot usus o Inti sel banyak dan terletak di tengah
o Bentuknya memanjang, silindris, dan
o Termasuk otot involunter/otonom
o Tidak mempunyai garis melintang. serabut selnya bercabang saling menyatu
o Hanya terdapat di jantung dan bekerja di
luar kesadaran (involunter/otonom)
o Kontraksinya kuat dan berirama.
o Mempunyai garis melintang.
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
FuNGSI UMUM OTOT Fungsi otot pada umumnya adalah
melakukan gerakan dan membantu
organ-organ lain untuk bergerak. Otot TITLE B
merupakan jaringan dalam tubuh yang
berfungsi sebagai alat gerak aktif untuk TITLE C
menggerakkan tulang.
TITLE D
Fungsi umum otot :
SLIDESMANIA.COM
o Melakukan gerakan tubuh.
o Membantu peredaran darah.
o Membantu sistem pernapasan.
o Membantu proses pencernaan.
o Mengatur postur tubuh.
o Menjaga stabilitas dan suhu tubuh.
o Melindungi tulang belakang dan organ
dalam tubuh.
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
CARA KERJA OTOT OTOT POLOS
Kerja otot polos dipengaruhi oleh TITLE B
sistem saraf otonom (saraf tak sadar),
baik saraf simpatis maupun saraf TITLE C
parasimpatis. Oleh karena itu, otot
TITLE D
polos bersifat involunter, yaitu bekerja
SLIDESMANIA.COM
di luar kesadaran dan tidak dapat
diperintah. Cara kerja saraf simpatis
berlawanan dengan saraf parasimpatis.
Misalnya pada lambung, jika terjadi
kontraksi pada otot lambung, saraf
simpatis akan memperlambat
kontraksi, sedangkan saraf
parasimpatis akan mempercepat
kontraksi.
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
CARA KERJA OTOT OTOT LURIK
Kerja otot lurik dipengaruhi oleh TITLE B
otak, sehingga bersifat volunter,
yaitu bekerja di bawah kesadaran TITLE C
dan dapat diperintah.
TITLE D
OTOT JANTUNG
SLIDESMANIA.COM
Kerja otot jantung dipengaruhi
oleh saraf otonom (saraf tak
sadar), sehingga bersifat
involunter, yaitu bekerja di luar
kesadaran dan tida dapat
diperintah. Otot jantung dapat
melakukan kontraksi terus-
menerus tanpa beristirahat.
SLIDESMANIA.COM TITLE A DATE:
TITLE B Berdasarkan cara kerjanya, otot
dibedakan menjadi dua macam:
TITLE C Notebook
a. Otot Sinergis Created by
TITLE D Otot sinergis adalah otot yang bekerja SlidesMania
sama secara searah. Otot berkontraksi dan
SLIDESMANIA.COM berelaksasi secara bersamaan. Saat satu
otot berkontraksi, otot lainnya juga ikut
berkontraksi. Saat satu otot relaksasi, otot
lainnya juga ikut relaksasi.
b. Otot Antagonis
Otot antagonis adalah otot yang bekerja
berlawanan. Artinya, apabila satu otot
mengalami kontraksi, otot yang lain
melakukan relaksasi. Contohnya, pada otot
bisep dan trisep.
Transport Sel
“OSMOSIS”
My Notes
Agnes Pricillia Raharjo (XI MIPA/1)
SLIDESMANIA.COM SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM Penjelasan! TITLE A
Osmosis merupakan jenis transport TITLE B
sel yang bersifat pasif atau tidak
menggunakan ATP (energi). TITLE C
Osmosis adalah perpindahan senyawa TITLE D
atau molekul dari hipotonis (encer) ke
SLIDESMANIA.COM hipertonis (pekat).
Ciri khasnya, yaitu osmosis melibatkan
selaput membran semipermeabel yang
hanya dapat dilewati oleh zat-zat
tertentu (selektif).
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
Sekilas Info! Hipotonis -> larutan berkonsentrasi TITLE B
rendah (encer), misalnya air/aquades.
Isotonis -> larutan yang konsentrasi
zat terlarutnya sama dengan cairan di Hipertonis -> larutan berkonsentrasi
dalam sel. Isotonis bersifat seimbang tinggi (pekat), misalnya air garam dan
atau netral. air gula.
TITLE C
TITLE D
SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
SEL TUMBUHAN TITLE B
Bagaimana perubahan TITLE C
yang terjadi pada sel
tumbuhan ketika berada TITLE D
pada kondisi isotonis,
hipotonis, dan hipertonis?
SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
Penjelasan! HIPOTONIS TITLE B
Ciri khas dari sel tumbuhan, yaitu kaku Pada saat sel tumbuhan direndam dalam TITLE C
karena memiliki dinding sel. larutan hipotonis, air akan bergerak masuk
ke dalam sel yang bersifat hipertonis. Hal
ISOTONIS ini menyebabkan sel tumbuhan mengalami
Turgid, di mana sel banyak kemasukan air
Pada saat sel tumbuhan dari luar hingga membuat membran plasma
direndam dalam larutan menekan bagian tepi dinding sel. Akibatnya,
isotonis (seimbang), sel menjadi menggembung, tetapi tidak
jumlah air yang masuk akan pecah karena adanya dinding sel yang
dan keluar sama besar kuat.
sehingga tidak
menyebabkan perubahan TITLE D
terhadap sel tersebut.
SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
HIPERTONIS TITLE B
Pada saat sel tumbuhan direndam TITLE C
dalam larutan hipertonis, air akan
bergerak keluar dari sel yang bersifat
hipotonis. Hal ini menyebabkan sel
tumbuhan mengalami Plasmolisis, di
mana sel kehilangan banyak air
hingga membuat membran plasma
terlepas dari dinding sel.
TITLE D
SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
SEL HEWAN
TITLE B
Bagaimana perubahan TITLE C
yang terjadi pada sel
hewan ketika berada pada TITLE D
kondisi isotonis, hipotonis,
dan hipertonis?
SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM DATE: DATE: TITLE A
Penjelasan! HIPOTONIS TITLE B
Berbeda dengan sel tumbuhan, sel Pada saat sel hewan direndam dalam TITLE C
hewan tidak memiliki dinding sel. larutan hipotonis, air akan bergerak masuk
ke dalam sel yang bersifat hipertonis. Hal
ISOTONIS ini menyebabkan sel hewan mengalami
Lisis, di mana sel banyak kemasukan air
Pada saat sel hewan dari luar hingga membuat sel tersebut
direndam dalam larutan menggembung dan lama-kelamaan akan
isotonis (seimbang), pecah karena tidak adanya dinding sel.
jumlah air yang masuk
dan keluar sama besar TITLE D
sehingga tidak
menyebabkan perubahan
terhadap sel tersebut.
SLIDESMANIA.COM
SLIDESMANIA.COM TITLE A DATE:
TITLE B HIPERTONIS
TITLE C Pada saat sel hewan direndam dalam Notebook
larutan hipertonis, air akan bergerak Created by
keluar dari sel yang bersifat hipotonis. Hal SlidesMania
ini menyebabkan sel hewan mengalami
Krenasi, di mana sel kehilangan banyak air
hingga membuat membran plasma
menjadi mengkerut atau mengalami
kontraksi yang berlebihan.
TITLE D
SLIDESMANIA.COM
PENGHAMBAT DAN
FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KERJA
ENZIM
Kelompok 4 (XII MIPA/19)
(XII MIPA/20)
Samuel Yuniko (XII MIPA/21)
Vanessa Gracela (XII MIPA/22)
Vanuelle Febrina (XII MIPA/23)
Vincent Sanjaya (XII MIPA/24)
Vivian Daelly
William Salim
21. Vanuelle Febrina
Penghambat Kerja Enzim (Inhibitor)
Berdasarkan sifat ikatannya, inhibitor dibedakan menjadi 2:
1. Inhibitor irreversible
Menyebabkan enzim menjadi tidak aktif dan tidak dapat kembali seperti
semula. Dapat dibedakan meenjadi 2, kompetitif dan nonkompetitif.
2. Inhibitor reversible
Menyebabkan bentuk enzim berubah dan dapat kembali aktif.
24. Inhibitor Reversible Kompetitif (William Salim)
Zat penghambat ini mempunyai struktur yang mirip dengan substrat.
Oleh karena itu, zat penghambat dan substrat bersaing untuk dapat
bergabung dengan enzim membentuk kompleks enzim- substrat. Selain
menghambat ikatan antara enzim dengan substrat, inhibitor dapat
menghambat penguraian dan pembentukan senyawa baru. Inhibitor
berikatan lemah (ikatan ion) dengan enzim pada sisi aktifnya sehingga
inhibitor ini bersifat reversibel. Dengan menambah kepekatan substrat,
inhibitor tidak mampu lagi bergabung dengan enzim. Contoh :
Karbonmonoksida bersaing dengan oksigen untuk berkaitan dengan
hemoglobin, karbonmonoksida terlalu reaktif sehingga orang tersebut
keracunan karbonmonoksida.
Opsi A merupakan
inhibitor reversible
kompetitif
19 Inhibitor reversible nonkompetitif
Inhibitor reversible nonkompetitif tidak bersaing secara langsung dengan substrat
untuk menempati sisi aktif enzim dan akan menempati bagian lain. Interaksi ini akan
menyebabkan molekul enzim berubahbentuk sehingga sisi aktif enzim menjadi tidak
reseptif atau tidak bisa menerima substrat. Akibatnya, enzim menjadi kurang efektif
dalam mengatalisis perubahan substrat. Contohnya antibiotik penisilin yang membatasi
sisi aktif enzim-enzim pada bakteri untuk membentuk dinding sel.
Samuel XII-MIPA/19
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim Vanessa G.N /20
XII MIPA
Suhu
Pada umumnya enzim bekerja optimum pada suhu 40
derajat celcius.
★ Pada suhu optimal di lingkungan, enzim akan
meningkat karena molekul substrat bergerak lebih
cepat dan lebih sering bertumbukan
★ Apabila suhu di lingkungan enzim terlalu tinggi, maka
enzim akan menurun dan beresiko mengalami
denaturasi (perubahan struktur kimia enzim yang
mengakibatkan enzim rusak)
Derajat Keasaman (PH)
Sebagian besar enzim memiliki PH optimal sekitar 6 - 8,
➔ Pepsin bekerja paling baik pada lingkungan asam
yaitu PH 2
➔ Tripsin dalam usus bekerja pada lingkungan basa
dengan PH optimal 8
Faktor I-nfhakibtoitroyra-ngKomnemseenngtarraushiiEknerzjaimenzim
Konsentrasi Enzim
Pengaruh konsentrasi enzim terhadap Semakin tinggi konsentrasi enzim maka
laju reaksi kecepatan reaksi akan meningkat dan waktu yang
dibutukan untuk suatu reaksi semakin cepat.
Vivian . D / 23 Walaupun kecepatan reaksi pada kondisi tetap.
Hal ini dikarenakan senyawa enzim memiliki sisi
aktif yang melekat pada zat tertentu.
22. Vincent Sanjaya
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KERJA ENZIM
6. Konsentrasi Substrat Tabel pengaruh Konsentrasi Substrat
Dengan laju reaksi
Konsentrasi Substrat akan
mempercepat terjadinya reaksi jika
ditambahkan ketika sisi aktif enzim
belum bekerja sepenuhnya
7. Zat Hasil (Produk)
Dalam kondisi normal, reaksi awal
akan berlangsung secara cepat.
Namun, kalau sudah terbentuk
penimbunan produk, maka laju
reaksi akan melambat. Jika
penimbunan disingkirkan maka
reaksi akan cepat kembali.
SAVANA
Kelompok 6
- Han Christian Gunawan
- Jonathan Nelson
- Leandro J.H.
- SANG WAHANA ASA
- Stefanny Adrianto
APA ITU SAVANA?
Sabana merupakan padang rumput yang dipenuhi
oleh semak atau perdu dan diselingi oleh beberapa
jenis pohon yang tumbuh menyebar, seperti palem
dan akasia. Sistem biotik ini biasanya terbentuk di
antara daerah tropis dan subtropis.
Sabana memiliki beberapa ciri-ciri, diantaranya
adalah:
1. Terdapat di daerah khatulistiwa.
2. Curah hujan sedikit antara 100 hingga 150 mm
saja per tahun.
3. Curah hujan tidak terlalu banyak, namun juga
tidak terlalu sedikit.
HEWAN KHAS SAVANA
Hewan-hewan khas yang dapat ditemukan di Sabana
meliputi hewan karnivora dan juga herbivora, yaitu
macan tutul, zebra, gajah, jerapah, singa dan jenis-jenis
hewan lainnya yang dapat tumbuh di padang rumput
TUMBUHAN KHAS SAVANA
POHON POHON
KELAPA AKASIA
RANTAI MAKANAN
Produsen Produsen
Konsumen 1 Konsumen 1
Konsumen 2
Dekomposer
Konsumen 2
JARING
MAKANAN
BIOTIK - BIOTIK CONTOH INTERAKSI BIOTIK - ABIOTIK
ANTAR KO
MPONEN
TERIMAKASIH
X
MIPA
Ekosistem
Taiga
Presentasi oleh Kelompok 4
Daftar Isi dan Anggota Kelompok :
01 Deskripsi 02 Hewan Khas
Cornelius Mega / 7
Jennifer Evelyn / 14
03 Tumbuhan Khas 04 Contoh Jaring Makanan
Kesya Regina / 19
Nicholas Joe / 25
05 Contoh Rantai Makanan 06 Interaksi Antar Komponen
Marvellino 23 Marvellino / 23 &
Cornelius Mega / 7
SMAKSTA
Deskripsi Taiga
Taiga (berasal dari bahasa Rusia 'тайга';
berhububungan dengan bahasa-bahasa Mongolik
dan Turkik) atau hutan boreal adalah bioma yang
tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus,
cemara, dan sejenisnya.
Taiga merupakan bioma terbesar di bumi, banyak
ditemukan di belahan bumi utara, misalnya di
wilayah negara Rusia dan Kanada. Ciri-ciri taiga
yaitu mempunyai musim dingin yang cukup panjang
dan musim kemarau yang panas dan sangat singkat
yaitu berlangsung selama 1-3 bulan
SMAKSTA
Hewan-hewan Khas
Hewan yang khas dari Taiga antara lain rusa
besar, beruang hitam, beruang cokelat, rubah,
serigala, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi
ke selatan pada musim gugur.
SMAKSTA
Tumbuhan Khas
Jenis tumbuhan yang hidup sangat sedikit,
biasanya hanya terdiri dari dua atau tiga jenis
tumbuhan. Pohon-pohon di daerah taiga
mempunyai daun yang terbentuk seperti jarum
dan mempunyai zat lilin dibagian luarnya
sehingga tahan terhadap kekeringan. Contoh
jenis-jenis tumbuhan konifer tersebut adalah
alder, betula, juniper, dan spruce.
SMAKSTA
2 Contoh Rantai Makanan
SMAKSTA
SMAKSTA
Contoh Jaring-jaring Makanan