E-BOOK
PEDOMAN
PELAKSANAAN
INVENTARISASI BMN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KABUPATEN BANGKALAN
By :
Nanda Fadila, S.Tr.Ak.
DAFTAR ISI
1 BAB I PENDAHULUAN
3 BAB II KETENTUAN UMUM
7 BAB III MATERI
18 BAB IV MONITORING DAN
EVALUASI
19 BAB V PENUTUP
20 DAFTAR PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
BELUM ADANYA MANUAL BOOK YANG
BERSIFAT KOMUNIKATIF DAN
TERSTRUKTUR DALAM PELAKSANAAN
INVENTARISASI SEHINGGA
PENGELOLAAN BMN BELUM BERJALAN
DENGAN OPTIMAL
TUJUAN
MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN
BMN PADA DINAS PUPR KABUPATEN
BANGKALAN
MANFAAT :
MENINGKATKAN PENGOPTIMALAN
PENGELOLAAN BMN PADA DINAS PUPR
KAB BANGKALAN
1
RUANG LINGKUP
BARANG MILIK NEGARA (BMN) YANG
DIMILIKI OLEH DINAS PEKERJAAN
UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB
BANGKALAN
DASAR HUKUM
PERATURAN MENTERI DALAM
NEGERI NOMOR 19 TAHUN
2016 TENTANG PEDOMAN
PENGELOLAAN BMN
PERATURAN MENTERI DALAM
NEGERI NOMOR 47 TAHUN
2021 TENTANG TATA CARA
PELAKSANAAN PEMBUKUAN,
INVENTARISASI, DAN
PELAPORAN BMN
2
KETENBTAUBANIIUMUM
DEFINISI :
BARANG MILIK
BMN MELIPUTI :
NEGARA (BMN)
PERSEDIAAN
ADALAH SEMUA
PERALATAN DAN MESIN
BARANG YANG DIBELI
TANAH
ATAU DIPEROLEH GEDUNG & BANGUNAN,
ATAS BEBAN APBN
JALAN, IRIGASI DAN
ATAU BERASAL DARI
JARINGAN
PEROLEHAN LAINNYA
ASET TETAP LAINNYA
YANG SAH KONSTRUKSI DALAM
PENGERJAAN
ASET TAK BERWUJUD, ASET
KEMITRAAN DENGAN PIHAK
KETIGA SERTA ASET LAIN-LAIN
Kodefikasi BMN adalah
pemberian kode BMN sesuai
dengan penggolongan masing-
masing BMN.
Hal ini diatur dalam PMK
No. 29/PMK.06/2010
3
Catatan :
Penggolongan dan Kodefikasi BMN bertujuan untuk menyeragamkan penggolongan dan kodefikasi
BMN secara nasional guna mewujudkan tertib administrasi dan mendukung tertib pengelolaan BMN
PEJABAT PENGELOLAAN BMN
Pengelola PEJABAT YANG BERWENANG
Barang DAN BERTANGGUNG JAWAB
MENETAPKAN KEBIJAKAN DAN
PEDOMAN SERTA MELAKUKAN
PENGELOLAAN BMN
PEJABAT PEMEGANG
Pengguna
KEWENANGAN PENGGUNAAN
Barang
BMN. PENGGUNA BARANG
DITINGKAT KABUPATEN
ADALAH BUPATI
Kuasa
KEPALA SATUAN KERJA ATAU
Pengguna
PEJABAT YANG DITUNJUK OLEH
Barang
PENGGUNA BARANG UNTUK
MENGGUNAKAN BARANG YANG
BERADA DALAM PENGUASAANNYA
4
SIKLUS PENGELOLAAN BMN
1. PERENCANAAN
8. PENGHAPUSAN 2. PENGADAAN
7. PEMINDAH BERDASARKAN
3. PENATA
TANGANAN &
PP NO. 27
USAHAAN
PEMUSNAHAN
TAHUN 2014
6. PENGAMANAN 4. PENGGUNAAN
& PEMELIHARAAN
5. PEMANFAATAN
BERDASARKAN PERMENDAGRI NO. 19 TAHUN 2016
TENTANG PENGELOLAAN BMN, PENATAUSAHAAN ADALAH
RANGKAIAN KEGIATAN YANG MELIPUTI PEMBUKUAN,
INVENTARISASI, DAN PELAPORAN BMN SESUAI DENGAN
KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
ADAPUN YANG MENJADI PEMBAHASAN UTAMA DALAM
BUKU PEDOMAN INI ADALAH MENGENAI INVENTARISASI.
INVENTARISASI ADALAH KEGIATAN UNTUK MELAKUKAN
PENDATAAN, PENCATATAN DAN PELAPORAN HASIL
PENDATAAN BMN 5
PENGORGANISASIAN
PEMBENTUKAN TIM INVENTARISASI, YANG TERDIRI DARI :
PENANGGUNG JAWAB
KETUA OUTPUT DATA KONDISI
SEKRETARIS BMN TERBARU
ANGGOTA Penyusunan Laporan Hasil
Inventarisasi Oleh Staff BMN
Pelaporan Online oleh
Dinas PUPR Kab. Bangkalan
Operator SIMBADA
6 Catatan : Data kondisi BMN hasil inventarisasi ini berperan sebagai
pendukung dalam penyusunan Laporan BMN baik semesteran maupun tahunan
BAB III
MATERI
1 WAKTU PELAKSANAAN :
BERDASARKAN PASAL 19 PMK NO.
181/PMK.06/2016
INVENTARISASI DILAKSANAKAN PALING
SEDIKIT 1 (SATU) KALI DALAM 5 TAHUN.
UNTUK PENGELOLAAN BMN YANG TERTIB
DAN LEBIH BAIK LAGI JIKA DILAKSANAKAN
1X PADA TIAP SEMESTER UNTUK MENDUKUNG
PENYUSUNAN LAPORAN BMN YANG
DISUSUN TIAP SEMESTER.
2 OBJEK INVENTARISASI :
BERDASARKAN LAMPIRAN III PMK NO. 181/PMK.06/2016
SEMUA BARANG YANG DIPEROLEH DARI APBN DAN PEROLEHAN SAH
LAINNYA. BERDASARKAN KLASIFIKASI BERIKUT :
ASET LANCAR, BERUPA PERSEDIAAN
ASET TETAP, BERUPA TANAH, PERALATAN & MESIN,GEDUNG DAN
BANGUNAN, JALAN, IRIGASI, DAN JARINGAN, ASET TETAP LAINNYA
DAN KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN.
ASET LAINNYA, BERUPA ASET KEMITRAAN, ASET TAK BERWUJUD,
DAN ASET TETAP YANG DIHENTIKAN STATUS PENGGUNAANNYA.
7
DASAR HUKUM PELAKSANAAN INVENTARISASI 3
UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara
Permendagri No. 19 Tahun 2016 tentang
Pengelolaan BMN
Permendagri No. 47 Tahun 2021 tentang Tata Cara
Pelaksanaan Pembukuan, Inventarisasi, dan
Pelaporan BMN
PP No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan
PP No. 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan BMN/D
PMK No. 137/PMK.06/2014 tentang Kodefikasi dan
Penggolongan BMN
PMK No. 69/PMK.06/2016 tentang Rekonsiliasi BMN
PMK No. 181/PMK.06/2016 tentang Penatausahaan
BMN
4
DOKUMEN TERKAIT INVENTARISASI
BERDASARKAN LAMPIRAN III PMK
NO. 181/PMK.06/2016
Surat Keputusan / Surat Tugas terkait
Inventarisasi ;
Daftar Barang Ruangan ;
Kertas Kerja Inventarisasi ;
Berita Acara Hasil Inventarisasi ;
Laporan Hasil Inventarisasi ;
Label Barang.
8
MENURUT PMK NO.
181/PMK.06/2016 TENTANG
PENATAUSAHAAN BMN
PENENTUAN
KONDISI BMN
PADA SAAT
INVENTARISASI
DIBEDAKAN
1 MENJADI 3 :
BARANG BAIK ADALAH
2
APABILA KONDISI
BARANG RUSAK
BARANG TERSEBUT
RINGAN ADALAH
MASIH DALAM
APABILA BARANG
TERSEBUT MASIH
KEADAAN UTUH DAN
DALAM KEADAAN UTUH
BERFUNGSI DENGAN
TETAPI KURANG
BAIK SEBAGAIMANA
BERFUNGSI DENGAN
MESTINYA BAIK.
UNTUK BERFUNGSI
3
DENGAN BAIK
BARANG RUSAK BERAT
MEMERLUKAN
ADALAH APABILA
PERBAIKAN RINGAN
KONDISINYA SEBAGAI
DAN TIDAK
BERIKUT : MEMERLUKAN
PENGGANTIAN BAGIAN
TIDAK UTUH UTAMA / KOMPONEN
TIDAK BERFUNGSI
BIAYA PERBAIKAN
POKOK.
BESAR
MEMERLUKAN
9
PENGGANTIAN
KOMPONEN POKOK
TIDAK EKONOMIS
UNTUK PERBAIKAN
ALUR PELAKSANAAN INVENTARISASI BMN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KABUPATEN BANGKALAN
No Aktivitas
Pelaksana
Mutu Baku
N
o Akti
vitas OSipmebraatdoar
PPeBemnargbauanrngutsu
Pengurus
Pejabat
Sekretaris
Kepala
Kelengkapan
Output
Barang
Penatausahaan
Dinas Dinas
Persyaratan
Pengguna PUPR PUPR
Pengguna
Barang
Penyusunan SK Tim
Draft Surat
Keputusan
Inventarisasi yang terdiri
Pembentukan Tim
Inventarisasi
1. dari Penanggungjawab,
Ketua, Sekretaris, dan
Anggota
Pengesahan SK Tim
Draft Surat
SK Tim
Inventarisasi Barang Milik
Keputusan
Inventarisasi yang
Negara Dinas PUPR Kab.
2.
Pembentukan
Sudah Ditanda
Bangkalan Tim
tangani Kepala
Inventarisasi Dinas
Menentukan Jadwal
Jadwal untuk
Inventarisasi
3. Pelaksanaan Kegiatan
Inventarisasi BMN Dinas
BMN
PUPR Kab. Bangkalan
Berita Acara
Menyiapkan Format Berita
Draft Barang
Inventarisasi
dari Aplikasi
(Upload Drive)
4. Acara Inventarisasi dan
SIMBADA dan Label Barang
Label BMN Dinas PUPR
untuk yang
Kab. Bangkalan
Hilang/Belum
Membuat Surat Tugas
Surat Tugas yang
5. Inventarisasi BMN Dinas
Surat Tugas Ditandatangani
PUPR Kab. Bangkalan oleh Kepala Dinas
Melakukan Inventarisasi
BMN Dinas PUPR Kab.
6. Bangkalan dan Melakukan
Label BMN
Labelisasi BMN yang Belum
dilabel / Hilang
Berita Acara
Menyusun Berita Acara
Berita Acara
Inventarisasi
7. Inventarisasi BMN Dinas
Inventarisasi
yang Sudah
PUPR Kab. Bangkalan BMN Ditandatangani
Kepala Dinas
Melaporkan Hasil
Berita Acara
8. Inventarisasi BMN Dinas
yang Sudah
PUPR Kab. Bangkalan ke
ditandatangani
10 Pengurus Barang Kepala Dinas
ALUR PELAKSANAAN INVENTARISASI BMN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KABUPATEN BANGKALAN
No Aktivitas
Pelaksana
Mutu Baku
N
o Aktiv
itas OSipmebraatdoar
PPeBemnargbauanrngutsu
Pengurus
Pejabat
Sekretaris
Kepala
Kelengkapan
Output
Barang
Penatausahaan
Dinas Dinas
Persyaratan
Pengguna PUPR PUPR
Pengguna
Barang
Rekapitulasi Hasil
Pengolahan
Draft Laporan
Data
Hasil
9. Inventarisasi dari Tim
Inventarisasi dan Mengolah
Keseluruhan
Inventarisasi
dan
Data
Pembuatan
LHI
Melaporkan Draft Laporan
Draft Laporan
Hasil
10. Hasil Inventarisasi ke
Sekretaris Dinas PUPR Inventarisasi yang
Sudah Direvisi
Kab. Bangkalan oleh Sekretaris
Dinas PUPR
Melaporkan Laporan Hasil
Laporan Hasil
Inventarisasi yang
Inventarisasi ke Kepala
Ditandatangani
oleh Kepala Dinas
11. Dinas PUPR Kab. Bangkalan
PUPR Kab.
Selaku Kuasa Pengguna
Bangkalan
Barang
KETERANGAN :
LHI : LAPORAN HASIL INVENTARISASI
SK : SURAT KEPUTUSAN
BMN : BARANG MILIK NEGARA
11
TAHAPAN Inventarisasi
Persiapan STEP
01Meliputi : Pembentukan Tim
Inventarisasi dan Penyiapan Data
STEP
Awal (Penyiapan Dok Sumber dan
02
Dok Pelaksanaan Inventarisasi)
TIm Inventarisasi mempunyai tugas :
Menyusun rencana kerja Pelaksanaan
Menyiapkan data daftar BMN
Menyiapkan dok sumber
Melaksanakan inventarisasi Meliputi : Pendataan & Identifikasi.
Melakukan identifikasi Selain itu, juga dilakukan monitoring
Meneliti dok kepemilikan dan evaluasi atas pelaksanaan
Menyusun Lap Hasl Inventarisasi inventarisasi. Monitoring dan evaluasi
Menyusun rencana tindak lanjut dilakukan melalui : kesesuaian
rencana kerja pelaksanaan
STEP inventarisasi dengan pelaksanaan
03 inventarisasi dan kesesuaian lembar
Pelaporan Hasil
kerja inventarisasi dengan laporan
Inventarisasi
hasil inventarisasi STEP
Merupakan Tahapan penyusunan
laporan hasil inventarisasi yang
04
dilakukan oleh Kuasa Pengguna
Tindak Lanjut Hasil
Barang, Pengguna Barang, dan
Pengelola Barang. Kuasa Pengguna
Inventarisasi
Barang menyampaikan lap hasil
inventarisasi kepada Pengguna
Meliputi : Pemberian Label pada
Barang paling lama 2 bulan setelah
BMN, Reklasifikasi, Koreksi,
inventarisasi. Dan Pengguna Barang
Pencatatan, Pengalihan Status
menyampaikan lap paling lama 3
Penggunaan, Pengeluaran Internal
Pengguna Barang, Penghapusan, dan
12bulan setelah inventarisasi atau Menindaklanjuti Penggunaan
BMN sesuai dengan Ketentuan
Peraturan Perundang-undangan.
TINDAK LANJUT
INVENTARISASI
Menempelkan label permanen pada unit BMN
Melengkapi dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST)
pinjam pakai BMN
Memisahkan kondisi BMN rusak berat dan dapat
dilakukan proses penghapusan
Membuat buku barang
Melakukan investigasi lebih lanjut jika terdapat BMN
yang hilang serta apabila terdapat barang berlebih
dilakukan input transaksi saldo awal dengan dokumen
sumber perolehan pada aplikasi SIMBADA
Melakukan update kondisi barang di aplikasi SIMBADA
13
PENGHAPUSAN BMN
Penghapusan terhadap
Tim peneliti berjumlah gasal
BMN hilang tidak
paling sedikit terdiri dari
unsur :
ditemukan dilakukan
Pengelola Barang
dengan membentuk tim
Pejabat Penatausahaan
peneliti yang ditetapkan
Barang
Pengurus Barang
oleh Gubernur,
Pengelola
Bupati/Walikota Biro Hukum atau Bagian
Hukum
Tim Peneliti mempunyai Tugas : Inspektorat Provinsi,
Meneliti kebenaran laporan hasil
Kab/Kota
inventarisasi
Melakukan pengecekan ke
lapangan untuk menyatakan
kebenaran atas laporan hasil
inventarisasi
Meneliti dokumen kepemilikan
sesuai ketersediaan data
dokumen
Meneliti dokumen administrasi
Menyusun laporan hasil
penelitian yang dituangkan
dalam berita acara hasil
penelitian
Laporan Berita Acara Hasil Penelitian
disampaikan kepada Gubernur, Bupati /
Walikota, dan Pengguna Barang
14
LABELISASI BMN
Labelisasi BMN berfungsi untuk
memudahkan pencatatan dan
pengendalian BMN selain diberikan
identifikasi berupa kode BMN / kode
barang, kode organisasi serta tahun
perolehan BMN. Saat inventarisasi
dilakukan pelabelan BMN sementara yang
bertujuan untuk mempermudah
identifikasi BMN agar tepat jumlahnya
serta tepat kodefikasi barangnya
dikhpbpeakeeegdremkrrPaitmilealuepebartbmjkatakeuaiannurhabsinekanaieynnanndram.vniinakLjceuenpaogenmmbdettltaaameealikbanrlfhiibhpeiskmamauleanBssearsaMiemlnitlasamibgNsmeanaigle.nraraluSnekaan.netnenbjatausgeeirkatnlalns
laaiae
iynhnhra
tia
an
15
CONTOH LABEL PADA
DINAS PUPR KAB BANGKALAN
12 Adalah Kode Barang Milik
Pemerintah Daerah
13 Adalah Kode Provinsi
29 Adalah Kode Kabupaten
10.30.10.00.00.00.00.000 Adalah Kode
Instansi
2018 Adalah Kode Tahun Pengadaan
1 Adalah Kode Akun (Aset)
3 Adalah Kode Kelompok (Aset Tetap)
2 Adalah Kode Jenis (Peralatan & Mesin)
02 Adalah Kode Objek
01 Adalah Kode Objek Rincian
04 Adalah Kode Objek Rincian Subjektif
001 Adalah Kode Objek Nama Barang
0002 Adalah Kode Nomor Register
2018 Adalah Kode Tahun Pengadaan
16
Link G-Drive terkait Dokumen
Kegiatan Inventarisasi
BAST Dinas PUPR Kab. Bangkalan
https://bit.ly/3IGB4sj
Label BMN Dinas PUPR Kab. Bangkalan
https://bit.ly/3O1oPHJ
Laporan Hasil Inventarisasi Dinas PUPR Kab. Bangkalan
https://bit.ly/3caOrVA
17
BAB IV
MONITORING DAN
EVALUASI
pmisanDeataanednvmeddliUgnUtaiepabmiaaeehnmhtluanrrinaritatnttanstuuajuturigajaiirmspbuahksdgktiapkemuktsaauhDrKnkaanaknlaaBngsaaniyagsanhieMnhabiaknkaliun.onltesdNseanyBBelgereanakttPaMrijnyua.gaaetn
BeagpkatrNkgdMsnaaj
ekmaanangrNnman
ajaly
a
amadaan
a
pn
u
DdPBiemUhpnyaaeenaPgrnwngaRaggnkupeajKktdluloeaaedarlnnambtkai.Dad
binkna.ii
pBnaaaMnts,
N
18
BAB V PENUTUP
Inventarisasi bertujuan agar tersedianya data
semua BMN secara baik dalam upaya
mewujudkan tertib administrasi dan tertib
fisik serta mempermudah pelaksanaan
pengelolaan BMN. Adapun inventarisasi ini
merupakan salah satu bagian dari kegiatan
penatausahaan BMN. Diharapkan e-book ini
dapat menjadi pedoman bagi yang akan
melakukan inventarisasi agar mampu
meningkatkan pengelolaan BMN pada Dinas
PUPR Kab. Bangkalan
Pada e-book ini dibahas pelaksanaan
inventarisasi BMN secara umum sesuai dengan
BMN yang dimiliki Dinas PUPR Kab. Bangkalan
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika
dimasa yang akan datang terdapat perubahan
peraturan yang berlaku maka akan dilakukan
pembaharuan isi e-book serta diharapkan e-
book ini dapat dibuat lebih detail dan
mendalam terkait pelaksanaan inventarisasi.
19
DAFTAR PUSTAKA
UU No. 17 Tahun 2003 tentang
Keuangan Negara
UU No. 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara
Permendagri No. 19 Tahun 2016 tentang
Pengelolaan BMN
Permendagri No. 47 Tahun 2021
tentang Tata Cara Pelaksanaan
Pembukuan, Inventarisasi, dan
Pelaporan BMN
PP No. 71 Tahun 2010 tentang Standar
Akuntansi Pemerintahan
PP No. 27 Tahun 2014 tentang
Pengelolaan BMN/D
PMK No. 137/PMK.06/2014 tentang
Kodefikasi dan Penggolongan BMN
PMK No. 69/PMK.06/2016 tentang
Rekonsiliasi BMN
PMK No. 181/PMK.06/2016 tentang
Penatausahaan BMN
20