The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas Bahan Ajar Digital
Akuntansi Dasar : Neraca Lajur dan Laporan Keuangan untuk SMK Kelas X

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rachmadini.20038, 2021-12-01 23:12:59

038_Rachma Dini Fitria_PAK20B_HANDOUT NERACA LAJUR DAN LAPORAN KEUANGAN

Tugas Bahan Ajar Digital
Akuntansi Dasar : Neraca Lajur dan Laporan Keuangan untuk SMK Kelas X

Keywords: Handout Akuntansi Dasar

[Type here]

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa berkat rahmatNya
handout bahan ajar ini dapat tersusun dengan baik untuk semua pembaca.

Tujuan dari penyusunan handout ini adalah membantu peserta didik untuk mendalami
materi yag perlu dikuasai di sekolah menengah kejuruan. Handout ini disusun berdasarkan
kurikulum 2013 yang berlaku, disajikan secara runtut serta mudah untuk dipahami. Tidak lupa
juga disajikan soal-soal latihan untuk mereview kembali materi dan mengukur kemampuan
peserta didik dalam menguasai materi yang sudah dipelajari.

Akhirnya saya berharap, handout ini bisa bermanfaat bagi peserta didik dan guru yang
menggunakannya. Menjadikan peserta didik yang terampil, baik di lingkungan pendidikan
maupun lingkungan masyarakat.

Penulis

1

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................................. 1
Daftar Isi ........................................................................................................... 2
Komponen Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............................... 3
Tujuan Pembelajaran ........................................................................................ 4
Uraian Materi
A. Neraca Lajur ................................................................................................ 5
B. Laporan Keuangan ...................................................................................... 8
Rangkuman .................................................................................................... 14
Soal Pilihan Ganda ......................................................................................... 15
Soal Esai ......................................................................................................... 18
Soal Studi Kasus ............................................................................................ 19
Daftar Pustaka ................................................................................................ 21

2

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

AKUNTANSI DASAR :

NERACA LAJUR DAN LAPORAN KEUANGAN

Setelah mempelajari bahan ajar ini, peserta didik diharapkan dapat memahami materi akuntansi
neraca lajur dan laporan keuangan serta memiliki keterampilan yang mamadai dalam melakukan
pencatatan neraca lajur dan laporan keuangan. Penguasaan materi ini diharapkan dapat
memberikan bekal peserta didik dalam menguraikan prosedur penyusunan neraca lajur,
menerangkan jenis-jenis laporan keuangan, meyusun neraca lajur, dan membuat laporan
keuangan berdasarkan studi literasi dan berdasarkan contoh dengan kreatif dan inovatif serta
mandiri, santun, teliti, dan tanggung jawab.

A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.11 Menganalisis 3.11.1 Menguraikan pengertian neraca lajur
3.11.2 Menganalisis tujuan penyusunan neraca lajur
perkiraaan untuk 3.11.3 Menganalisis prosedur penyusunan neraca
menyusun neraca lajur
sebagai pembantu lajur.
dalam membuat 3.11.4 Menguraikan pengertian laporan keuangan
laporan keuangan. 3.11.5 Menganalisis tujuan penyusunan laporan

4.11 Menyusun neraca lajur keuangan
dan laporan keuangan. 3.11.6 Menelaah jenis-jenis laporan keuangan
4.11.1 Menyusun neraca lajur

4.11.2 Membuat laporan keuangan

3

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menguraikan pengertian neraca lajur.

2. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menganalisis tujuan penyusunan neraca lajur.

3. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menganalisis prosedur penyusunan neraca lajur.

4. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menguraikan pengertian laporan keuangan.

5. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menganalisis tujuan penyusunan laporan keuangan.

6. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menelaah jenis-jenis laporan keuangan.

7. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat menyusun neraca lajur.

8. Setelah membaca materi dan mengerjakan studi kasus pada bahan ajar ini, peserta
didik dapat membuat laporan keuangan.

Materi Akuntansi Dasar yang disajikan dalam bentuk handout ini adalah materi Neraca Lajur
dan Laporan Keuangan. Setiap materi disertai dengan contoh-contoh kasus. Pelajari dengan
seksama materi dan contoh-contoh yang disajikan pada bagian handout ini, agar peserta didik
dapat memperoleh pemahaman dan keterampilan yang baik. Dengan menguasai materi ini,
peserta didik akan dapat melakukan pencatatan neraca lajur dan laporan keuangan.

4

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

URAIAN MATERI

A. NERACA LAJUR
1. Pengertian Neraca Lajur
Neraca lajur (worksheet) adalah kertas kerja yang berisi daftar berkolom-kolom
atau berlajur-lajur yang dirancang secara sistematis untuk menghimpun semua data
akuntansi yang nantinya akan dibutuhkan perusahaan untuk menyusun laporan
keuangan. Neraca lajur biasanya berisi kolom neraca saldo, kolom penyesuaian, kolom
neraca saldo disesuaikan, kolom perubahan ekuitas, dan kolom neraca.
Adapun bentuk dari neraca lajur itu ada yang berbentuk 10 kolom dan ada yang
12 kolom. Berikut adalah gambaran dari neraca lajur (worksheet) :
a. Neraca lajur 10 kolom.

Akun Neraca Saldo Penyesuaian NS Disesuaikan Laba Rugi Neraca
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
Debet Kredit
34 56 78 9 10
12

b. Neraca lajur 12 kolom.

Akun Neraca Saldo Penyesuaian NS Disesuaikan Laba Rugi Perubahan Neraca
Ekuitas
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
12 34 56 78 Debet Kredit 11 12
9 10

2. Tujuan Penyusunan Neraca Lajur
Neraca lajur bukanlah laporan keuangan, namun hanya alat yang digunakan

dalam penyusunan laporan keuangan. Berikut adalah tujuan dari dibuatnya neraca lajur
:

5

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

a. Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan.
b. Untuk menggolongkan dan meringkas informasi-informasi yang ada di neraca

saldo dan semua data penyesuaian yang nantinya akan digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan formal.
c. Untuk memudahkan dalam menemukan kesalahan yang mungkin bisa teradi
dalam membuat jurnal penyesuaian.

d. Untuk memeriksa kebenaran dalam perhitungan yang telah dilakukan sehingga

memungkinkan penyusunan laporan keuangan secara logis.

XXX

Neraca Lajur

Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2xxx

NS

No.Akun Akun Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Laba Rugi Neraca
Debet Kredit
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit

3. Langkah Penyusunan Neraca Lajur
Berikut adalah langkah-langkah dalam penyusunan neraca lajur (worksheet) :
a. Siapkan media yang diperlukan dalam penyusunan neraca lajur.
1) Lembar kertas (neraca lajur) yang telah diisi dengan berbagai kolom.
2) Neraca saldo yang seimbang.
3) Data penyesuaian.
b. Tuliskan judul yang terdiri dari nama perusahaan, neraca lajur, dan tanggal
penyusunan pada bagian atas lembar kertas kerja (neraca lajur).
c. Tuliskan nama dan nomor akun sesuai dengan buku besar yang ada, dituliskan
pada kolom nomor akun dan nama akun pada kertas kerja (neraca lajur).
d. Masukkan saldo akun dari buku besar ke dalam kolom neraca saldo, apabila
tidak membuat buku besar maka saldo dilihat pada neraca saldo per 31
Desember. Pastikan jumlah debet harus sama dengan jumlah kredit.
e. Masukkan jurnal penyesuaian yang telah dibuat pada kolom penyesuaian.
Pastikan jumlah debet harus sama dengan jumlah kredit.
f. Isi kolom neraca saldo disesuaikan dengan cara sebagai berikut :

6

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

1) Apabila kolom neraca saldo terisi dan kolom penyesuaian tidak terisi, maka
nominal neraca saldo penyesuaian diambil dari nominal yang ada di kolom
neraca saldo.

2) Apabila kolom neraca saldo tidak terisi dan kolom penyesuaian terisi, maka
nominal neraca saldo disesuaikan diambil dari nominal yang ada di kolom
penyesuaian.

3) Apabila kolom neraca saldo dan kolom penyesuaian terisi maka :
- Apabila nominal pada neraca saldo di kolom debet dan nominal
penyesuaian di kolom debet juga, maka nominal pada neraca saldo
disesuaikan merupakan hasil dari penjumlahan nominal-nominal tersebut
dan diletakkan pada kolom debet.
- Apabila nominal pada neraca saldo di kolom debet dan nominal
penyesuaian di kolom kredit, maka nominal pada neraca saldo disesuaikan
merupakan selisih dari nominal-nominal tersebut dan diletakkan pada
kolom debet.
- Apabila nominal pada neraca saldo di kolom kredit dan nominal
penyesuaian di kolom kredit juga, maka nominal pada neraca saldo
disesuaikan merupakan hasil dari penjumlahan nominal-nominal tersebut
dan diletakkan pada kolom kredit.
- Apabila nominal pada neraca saldo di kolom kredit dan nominal
penyesuaian di kolom debet, maka nominal pada neraca saldo
disesuaiakan merupakan selisih dari nominal-nominal tersebut dan
diletakkan pada kolom kredit.

4) Pindahkan nominal pada kolom neraca saldo disesuaikan ke dalam kolo laba
rugi dan kolom neraca dengan ketentuan beikut :
- Untuk akun nominal (akun beban dan pendapatan), pidahkan ke kolom
laba rugi.
- Untuk akun riil (akun harta, utang, dan modal termasuk juga prive dan
akumulasi penyusutan), pidahkan ke kolom neraca.

5) Jumlahkan nominal-nominal yang ada di kolom laba rugi kemudian cari
selisihnya pada jumlah yang lebih kecil sehingga jumlah debet dan kredit
akan sama. Kemudian bandingkan
- Apabila selisih tersebut ada di kolom kredit maka perusahaan dikatakan
rugi.

7

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

- Apabila selisih tersebut ada di kolom debet maka perusahaan tersebut
dikatakan laba.

6) Pindahkan laba atau rugi ke kolom neraca.
- Apabila rugi (nominal terakhir di kolom kredit), maka dipindahkan ke
kolom neraca di debet.
- Apabila laba (nominal terakhir di kolom debet), maka dipindahkan ke
kolom neraca di kredit.

7) Jumlahkan kolom neraca, pastikan jumlah debet sama dengan jumlah kredit.

Berikut adalah gambaran dari langkah-langkah penyusunan neraca lajur (worksheet).

Akun Neraca Saldo Penyesuaian NS Disesuaikan Laba Rugi Neraca
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit

Harta (+) (-)

Utang (-) (+)

Modal (-) (+)

Pendapatan (-) (+)

Beban (+) (-)

Laba Rugi LL
RR

B. LAPORAN KEUANGAN
1. Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah suatu catatan informasi keuangan perusahaan dalam
satu periode tertentu atau satu periode kauntansi yang dapat menggambarkan kinerja
perusahana tersebut. Laporan keuangan ini merupakan tahapan akhir dari siklus
akuntansi, yang mana nantinya dapat digunakan oleh manajemen perusahaan, pemiliki
perusahaan, kreditur atau para pengambil keputusan lainnya yang memliki kepentingan
dalam perusahaan.

8

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

Laporan keuangan (financial statement) merupakan suatu daftar keuangan yang
dibuat di akhir periode yang berasal dari catatan kegiatan perusahaan. Laoran keuangan
terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan posisi keuangan, dan
laporan arus kas.

2. Tujuan Laporan Keuangan
Tujuan dari penyusunan laporan keuangan ialah untuk menyediakan informasi

yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu
perusahaan yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan pemakainya. Laporan
keuangan juga dapat menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atau
pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang telah dipercayakan kepada
mereka.

3. Jenis-Jenis Laporan Keuangan
a. Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi merupakan laporan keuangan yang melaporkan aktivitas
suatu perusahaan dengan memperhitungkan pendapatan dan beban dalam satu
periode sehingga dapat ketahui laba atau rugi suatu perusahaan tersebut.
Dalam pencatatan laporan keuangan suatu perusahaan menggunakan dua
pendekatan, yaitu
- Dasar tunai (cash basic), suatu sistem yang mana mengakui sebagai
penghasilan saat uang telah diterima dan mengakui sebagai beban saat
sudah mengeluarkan uang tunai.
- Dasar waktu (accrual basic), yang mana sistem ini mengakui sebagai
pendapatan disaat terjadinya transaksi.

Berikut adalah akun-akun yang perlu dipahami dalam penyusunan laporan
laba rugi, antara lain:

- Pendapatan, yang merupakan hasil dari pemberian jasa pelanggan, yang
mana hasil dari usaha pokok perusahaan.

- Beban usaha, semua beban yang dikeluarkan atau yang masih ada
hubungannya dengan aktivitas operasional suatu perusahaan.

- Laba Usaha, merupakan hasil selisih dari pendapatan dan beban usaha
suatu perusahaan.

9

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

Bentuk Laporan Laba rugi dibagi menjadi 2 bentuk, yaitu

- Laporan laba rugi bentuk single step (satu langkah)
Laporan laba rugi yang klasifikasi pendapatannya satu kelompok

artinya pendapatan usaha maupun pendapatan diluar usaha dijadikan
dalam satu kelompok dan semua beban usaha juga diklasifikasikan dalam
satu kelompok baik beban usaha maupun beban diluar usaha. Pencatatan
dengan single step ini umumnya digunakan pada perusahaan jasa. Berikut
adalah contoh dari laporan laba rugi bentuk single step:

Pendapatan BENGKEL MEGA
Pendapatan Jasa Laporan Laba Rugi
Pendapatan Bunga Periode 31 Desember 2020
Total Pendapatan
Rp 12.000.000
Rp 700.000
Rp 12.700.000

Beban Rp 1.200.000
Beban Gaji Rp 500.000
Beban Penyusutan Rp 150.000
Beban Perlengkapan Rp 200.000
Beban Asuransi Rp 50.000
Beban Bunga Rp 100.000
Beban Lain-Lain
Total Beban (Rp 2.200.000)
Laba Sebelum Pajak Rp 10.500.000
Pajak Penghasilan (Rp 1.000.000)
LABA BERSIH Rp 9.500.000

- Lapora laba rugi bentuk multiple step (bertahap)
Laporan laba rugi yang mana pencatatan secara bertahap, artinya

pendapatan dan beban dibedakan antara pendapatan usaha dengan
pendapatan diluar usaha serta beban usaha dengan beban diluar usaha.
Berikut adalah contoh pencatatan laporan laba rugi dengan pancatatan
multiple step:

10

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

BENGKEL MEGA
Laporan Laba Rugi
Periode 31 Desember 2020

Pendapatan Rp 12.000.000
Pendapatan Jasa

Beban Usaha Rp 1.200.000
Beban Gaji Rp 500.000
Beban Penyusutan Rp 150.000
Beban Perlengkapan Rp 200.000
Beban Asuransi
Total Beban Usaha (Rp 2.050.000)
Laba Usaha Rp 9.950.000

Pendapatan / Beban di Luar Usaha Rp 700.000
Pendapatan Bunga (Rp 50.000)
Beban Bunga (Rp 100.000)
Beban Lain-Lain
Total Pendapatan / Beban di Luar Usaha Rp 550.000
Laba Sebelum Pajak Rp 10.500.000
Pajak Penghasilan (Rp 1.000.000)
LABA BERSIH Rp 9.500.000

b. Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan perubahan ekuitas adalah laporan keuangan yang menunjukkan

atau menggambarakan perubahan ekuitas selama satu periode tertentu. Laporan
ini menyajikan perubahan modal karena adanya penambahan atau
pengungarang dari laba/rugidan traksaksi pemilik perusahaan.

Komponen yang harus ada dalam laporan perubahan ekuitas antara lain :
- Modal awal merupakan jumlah modal awal tahun pada saat periode

laporan keuangan dibuat.
- Laba atau rugi. Apabila perusahaan mengalami laba maka akan ada

penambahan modal perusahaan, namun sebaliknya apabila perusahaan
mengalami rugi maka akan mengurangi modal perusahaan.

11

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

- Pengambilan (prive/dividen) merupakan penarikan untuk keperluan
pribadi pemilik diluar kepentingan perusahaan.

- Modal akhir merupakan modal yang sudah ditambahkan dengan laba atau
dikurangi dengan rugi dan prive/dividen.

Contoh laporan perubahan ekuitas

Modal Awal BENGKEL MEGA
Laba Bersih Laporan Perubahan Ekuitas
Prive Periode 31 Desember 2020
Pertambahan Modal
Modal Akhir Rp 22.000.000
Rp 9.500.000
(Rp 2.000.000)

Rp 7.500.000
Rp 29.500.000

c. Laporan Posisi Keungan (balace sheet)
Laporan posisi keuangan merupakan laporan keuangan yang

mencerminkan aset, liabilitas dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu periode
tertentu.

Komponen-komponen yang diperlukan dalam penyusunan laporan posisi
keuangan antara lain:

- Aset (harta) yang diklasifikasikan menurut urutan likuiditasnya. Aset
meliputi aset lancar, aset tetap.

- Liabilitas (kewajiban) yang diklasifikasikan menurut urutan jatuh
temponya. Kewajiban meliputi utang jangka pendek, utang jangka
panjang, dan utang lainnya.

- Ekuitas (modal) yang diklasifikasikan menurut kekekalan. Unruk PT
(Perseroan Terbatas) ekuitas meliputi modal saham, premi, dan laba
ditahan. Sedangkan ekuitas pada koperasi meliputi simpanan pokok,
simpanan wajib, dan cadangan, beritu pun untuk perusahaan
perseorangan.

12

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

Contoh Laporan Posisi Keuangan

BENGKEL MEGA
Laporan Posisi Keuangan

Per 31 Desember 2020

Aset Liabilitas & Ekuitas

Aset Lancar Rp 17.500.000 Liabilitas Rp 2.400.000
Kas Rp 2.900.000 Utang Usaha
Piutang Usaha Rp 1.900.000
Sewa Dibayar di Muka Rp 4.700.000

Perlengkapan Rp 27.000.000
Total Aset Lancar

Aset Tetap Rp 5.000.000 Ekuitas Rp 29.500.000
Peralatan Rp 100.000 Modal
Akum. Peny. Peralatan
Total Aset Tetap Rp 4.900.000 Total Liabilitas dan Rp 31.900.000
Rp 31.900.000 Ekuitas
Total Aset

13

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

RANGKUMAN

1. Neraca lajur (worksheet) adalah kertas kerja yang berisi daftar berkolom-kolom
atau berlajur-lajur yang dirancang secara sistematis untuk menghimpun semua
data akuntansi yang nantinya akan dibutuhkan perusahaan untuk menyusun
laporan keuangan. Neraca lajur bukan laporan keungan, namun hanya sebagai
alat bantu dalam penyusunan laporan keuangan.

2. Neraca lajur memiliki 2 bentuk pencatatan, yaitu neraca lajur 10 kolom dan 12
kolom.

3. Laporan keuangan adalah suatu catatan informasi keuangan perusahaan dalam
satu periode tertentu atau satu periode kauntansi yang dapat menggambarkan
kinerja perusahana tersebut

4. Tujuan dari penyusunan laporan keuangan ialah untuk menyediakan informasi
yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan
suatu perusahaan yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan pemakainya.

5. Jenis-jenis laporan keuangan :
- Laporan laba rugi.
- Laporan perubahan ekuitas.
- Laporan posisi keuangan.

14

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

SOAL PILIHAN GANDA

1. Laporan posisi keuangan merupakan laporan keuangan yang mencerminkan aset,
liabilitas dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu periode tertentu. Dari pilihan jawaban
berikut yang sesuai dengan laporan posisi keuangan adalah...
a. Menggambarkan posisi laba perusahaan
b. Terdiri dari sisi kewajiban dan pasiva
c. Memiliki 2 bentuk staffel dan skontro
d. Pelaporan asset lancar dan tetap dilaporkan pada sisi pasiva
e. Pelaporan kewajiban dan modal pada sisi aktiva

2. Neraca lajur memiliki 2 bentuk yaitu 10 kolom dan 12 kolom, yang membedakan
neraca lajur 10 kolom dan 12 kolom adalah adanya kolom....
a. Neraca
b. Saldo Awal
c. Perubahan Ekuitas
d. Laba Rugi
e. Penyesuaian

3. Laporan perubahan ekuitas menggambarkan adanya perubahan modal berupa
penambahan atau pengurangan laba/rugi dari transaksi pemilik perusahaan. Laporan
perubahan ekuitas terdiri dari beberapa unsur, kecuali....
a. Modal awal
b. Pengurangan modal selama satu periode
c. Modal akhir
d. Laba selama satu periode
e. Penghasilan pemilik modal

4. Dalam pencatatan laporan keuangan suatu perusahaan dapat menggunakan dua
pendekatan yaitu.....
a. Dasar tunai dan dasar waktu
b. Dasar waktu dan dasar keuangan
c. Dasar waktu dan dasar acrual
d. Dasar cash dan dasar tunai
e. Dasar keuangan dan dasar tunai

15

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

5. Pada laporan posisi keuangan data modal di dapatkan dari...
a. Laba akhir laporan laba rugi
b. Modal akhir laporan perubahan ekuitas
c. Modal pada kolom neraca saldo di neraca lajur
d. Penjualan pada laporan laba rugi
e. Modal awal laporan perubahan ekuitas

6. Apabila pada kolom laba rugi di neraca lajur kolom kredit lebih kecil daripada jumlah
kolom debet, maka perusahaan tersebut mengalami ....
a. Rugi, menambah modal
b. Rugi, mengurangi modal
c. Laba, menambah modal
d. Laba, mengurangi modal
e. Rugi, tidak mempengarugi modal

7. Analisislah akun-akun dibawah ini :
1) Beban penyusutan
2) Pendapatan diterima di muka
3) Beban yang masih harus dibayar
4) Beban sewa

Dari data di atas akun yang terdapat pada laporan posisi keuangan ditunjukkan oleh
nomor....

a. 2 dan 3

b. 4 dan 3

c. 1 dan 2

d. 2 dan 4

e. 1 dan 4

8. Diketahui data keuangan salon SALI sebagai berikut

Modal Awal Rp40.000.000,-

Kas Rp3.500.000,-

Pendapatan Jasa Rp65.000.000,-

Beban Usaha Rp38.000.000

Prive Rp5.000.000,-

Besarnya modal akhir adalah....

16

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

a. Rp70.000.000,-

b. Rp67.000.000,-

c. Rp65.000.000,-

d. Rp62.000.000,-

e. Rp60.000.000,-

9. Diketahui data keuangan bengkel BAGUS adalah sebagai berikut :

Modal 1 Januari 2019 Rp22.500.000,-

Modal 31 Desember 2019 Rp29.300.000,-

Prive Rp2.000.000,-

Kendaraan Rp20.000.000,-

Pendapatan Rp12.000.000,-

Utang Usaha Rp5.000.000,-

Besar beban usaha bengkel BAGUS pada periode tahun 2019 adalah....

a. Rp8.800.000,-

b. Rp8.200.000,-

c. Rp8.000.000,-

d. Rp7.800.000,-

e. Rp7.200.000,-

10. Penjahit Makmur mempunyai saldo dengan rincian sebagai berikut :

Kas Rp2.500.000,-

Pendapatan Rp5.000.000,-

Rugi Rp1.000.000,-

Prive Rp1.500.000,-

Beban Usaha Rp6.000.000,-

Modal Akhir Rp3.000.000,-

Maka besarnya modal awal adalah....

a. Rp2.000.000,-
b. Rp2.500.000,-
c. Rp3.000.000,-
d. Rp4.000.000,-
e. Rp5.500.000,-

17

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

SOAL ESAI

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Perusahaan Maju Sejahtera setiap tahunnya selalu menyusun laporan keuangan yang
selanjutnya hasil dari laporan tersebut akan dipakai oleh pihak eksternal. Jelaskan
prosedur dalam menyusun neraca lajur!

2. Salon Wijaya setiap akhir periode selalu membuat laporan keuangan yang akan
digunakan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan serta evaluasi usaha salon yang
telah mereka jalankan. Jelaskan laporan keuangan pada perusahaan jasa!

3. Laporan laba rugi disajikan dalam dua bentuk pencatatan, yaitu bentuk laporan laba
rugi single step (satu langkah) dan bentuk laporan laba rugi multiple step (bertahap).
Jelaskan bentuk laporan laba rugi single step dan multiple step !

4. Laporan perubahan ekuitas memiliki fungsi untuk menunjukkan perubahan ekuitas
perusahaan selama satu periode. Jelaskan komponen apa saja yang dibutuhkan dalam
membuat laporan perubahan ekuitas!

5. Laporan keuangan yang mencerminkan aset, liabilitas, dan ekuitas perusahaan
merupakan laporan posisi keuangan. Jelaskan akun apa saja yang berpengaruh dalam
penyusunan laporan posisi keuangan!

Lengkapilah tabel di bawah ini dengan tepat!

No. Nama Perusahaan Penghasilan Beban Usaha Laba Usaha
1 Laundry Jaya Jaya Rp 45.800.000 Rp 21.450.000 Rp.................
2 Bengkel Sentosa Rp 70.000.000 Rp................. Rp 25.650.000
3 Salon Iman Rp 36.300.000 Rp 11.000.000 Rp.................
4 Penjahit Berkah Rp................. Rp 5.000.000 Rp 15.780.000
5 Akuntan Bane & Co Rp 85.050.000 Rp................. Rp 37.950.000

No. Nama Perusahaan Modal Awal Penghasilan Beban Usaha Laba Usaha Modal Akhir
1 Bengkel Top Rp 45.000.000 Rp 65.000.000 Rp 23.800.000 Rp 15.000.000 Rp.................
2 Salon Ina Rp 25.000.000 Rp 32.750.000 Rp 15.000.000 Rp................. Rp 42.750.000
3 Penjahit Ida Rp 30.000.000 Rp 50.250.000 Rp................. Rp 42.500.000 Rp 72.500.000
4 Akuntan Bane & Co Rp................. Rp 75.000.000 Rp 46.800.000 Rp 28.200.000 Rp 105.000.000
5 Laundy Bersih Rp 25.000.000 Rp 32.000.000 Rp 16.500.000 Rp................. Rp 40.500.000

18

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

SOAL STUDI KASUS

Neraca saldo dan penyesuaian Jasa Konsultasi Akuntansi Anggun & Co pada akhir Desember
2013 menunjukkan data sebagai berikut :

AKUNTAN ANGGUN & CO
NERACA SALDO

PER 31 DESEMBER 2020

No. Nama Akun Debet Kredit
Akun Rp 20.000.000
111 Kas Rp 16.400.000 Rp 8.000.000
112 Piutang Dagang Rp 12.000.000 Rp 36.000.000
113 Sewa Dibayar Dimuka Rp 9.000.000 Rp 48.800.000
114 Perlengkapan Rp 10.000.000
121 Peralatan Rp 92.800.000
211 Utang Usaha Rp 2.000.000
311 Modal
312 Prive Rp 12.500.000
411 Pendapatan Rp 3.000.000
511 Beban Gaji Rp 2.400.000
512 Beban Iklan Rp 5.500.000
513 Beban Asuransi Rp 92.800.000
514 Beban Lain-Lain

TOTAL

AKUNTAN ANGGUN & CO
JURNAL PENYESUAIAN

PER 31 DESEMBER 2020

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit
Desember 31 Beban Sewa Rp 10.000.000 Rp 10.000.000
Rp 3.000.000
202 Sewa Dibayar Dimuka Rp 3.000.000 Rp 1.000.000
31 Beban Perlengkapan Rp 2.500.000
Rp 1.000.000
31 Perlengkapan Rp 3.400.000
Beban Penyusutan Peralatan Rp 2.500.000 Rp 19.900.000
31
Akumulasi Penyusutan Peralatan Rp 2.000.000
31 Beban Iklan Dibayar Dimuka Rp 1.400.000

Beban Iklan Rp 19.900.000
Beban Gaji
Beban Lain-Lain

Beban Terutang
TOTAL

19

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

Diminta :

a. Buatlah neraca lajur.
b. Susunlah laporan keuangan (laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan

posisi keuangan)

20

HANDOUT AKUNTANSI DASAR

DAFTAR PUSTAKA

Harti, D. Akuntansi 1B. Semarang : Penerbit Erlangga
Kartomo, Sudarman. (2019). Buku Ajar Dasar-Dasar Akuntansi. Yogyakarta : Deepublish
Rakhmanita A. (2019). Akuntansi Dasar dan Praktik.
Lubis, A. W. (2020). Buku Ajar Pengantar Akuntansi.

21

HANDOUT AKUNTANSI DASAR


Click to View FlipBook Version