CATATAN PENTING S E B E L U M M E L A K U K A N P R O D U K S I S A B U N C A I R Kita refresh sejenak di halaman 22 tentang EMULSIFIER. Perlu diingat bahwa ada bahan yang larut dengan air (water based), tapi tidak larut dengan minyak, dan sebaliknya (oil based). Kita butuh EMULSIFIER (dalam sabun Gliserin / Vegetable Gliserin) untuk melarutkan bahan water based ke dalam minyak, untuk melarutkan bahan oil based ke dalam air, dan mencampurkan zat oil based dengan water based. Jika hal ini tidak diperhatikan, formula bisa buyar dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. FYI, sabun cair saponifikasi bersifat WATER BASED. Maka yang kita harus perhatikan adalah sifat - sifat bahan sebagai additifnya. Bahan additif larut dalam air (water based) : Vitamin C, B3, dan B5, Essential Oil Water based (non pure), borax, rice protein, pewarna, & EDTA 2Na. Bahan additif tidak larut dalam air (oil based) : Vitamin E, Pure Essential Oil (sangat tidak larut), jojoba oil, Zinc PTO, dan HEC (zat pengental yang susah larut). Bahan-bahan ini perlu bantuan Gliserin untuk mencampurkannya ke dalam sabun. EMULSIFIER IS A MUST Catatan : Jika di resep halaman selanjutnya tertuang contoh formula "30 ml essential oil + 120 ml", maka artinya kita harus mencampurkannya terlebih dahulu secara terpisah. 102
Sabun Castile adalah sabun yang berbahan dasar utama minyak zaitun dan minyak kelapa, sabun alami yang tidak mengandung bahan sintetis apapun dan biodegradable yang lagi ngetrend sekarang ini. Prospek dari sabun ini sangat cerah di masa mendatang, karena konsumen bakal beralih ke produk yang zero waste, natural, dan ramah lingkungan. Sabun ini dikenal dengan sabun serbaguna berbahan dasar natural. Beberapa kegunaannya adalah seperti untuk cuci piring, laundry, sabun mandi, shampoo, dll. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di halaman 91-97 (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). pH harus 7-8 103 LIQUID CASTILLE SOAP 750 gr Minyak kelapa 250 gr Minyak Zaitun 245 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 735 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 2000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH di akhir reaksi) 30 ml Essential Oil Lavender Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan)
Body wash premium yang tersedia di pasaran sebagian menggunakan metode saponifikasi. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di halaman 91-97 (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). pH harus 7-8 600 gr Coconut oil (minyak kelapa) 300 gr Olive oil (minyak zaitun) 100 gr Jojoba Oil 226 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 735 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 2000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH di akhir reaksi) 15 + 15 ml Essential Oil Cucumber & Mint + Gliserin 120 ml (dicampur duluan) Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) 104 Sabun untuk kulit sensitif membutuhkan lebih banyak soft oil seperti minyak zaitun dan jojoba. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di halaman 91-97 (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai).pH harus 7-8 250 gr Coconut oil (minyak kelapa) 650 gr Olive oil (minyak zaitun) 100 gr Jojoba Oil 200 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 600 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 2700 gr air suling untuk pelarut sabun 100-180 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH di akhir reaksi) 30 ml Essential Oil Lavender + 120 ml Gliserin (dicampur duluan) Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) BODY WASH SABUN UNTUK KULIT SENSITIF
Kulit bayi sangat sensitif, untuk membuat sabun bayi natural maka dibutuhkan komposisi soft oil seperti olive oil lebih banyak. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di halaman 91-97 . (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai) Catatan : range pH 7-8 100 gr Coconut oil (minyak kelapa) 900 gr Olive oil (minyak zaitun) 197 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 591 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3500 gr air suling untuk pelarut sabun 120-200 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH & penetral pH hingga 7-8) 30 ml Essential Oil Lavender + 120 gr Gliserin (dicampur terlebih dahulu) 200 gr Gliserin sebagai pelembut kulit bayi Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) 105 Sabun VCO bersifat anti jamur dan bakteri alamiah sehingga membantu mencegah dan mengobati infeksi kulit, jamur kulit, eksim, bisul, jerawat. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Range pH 7-8 600 gr Coconut oil (minyak kelapa) 200 gr Virgin Coconut Oil 200 gr Olive Oil 250 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 750 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental) Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH & penetral pH hingga 7-8) 15+15 ml Essential Oil Cucumber & mint + 120 gr Gliserin (dicampur dulu) Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) SABUN BAYI SABUN CAIR VCO
Sabun untuk kulit kering menggunakan lanolin dan olive oil dalam pembuatannya. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai) Catatan : Range pH 7-8 400 gr Coconut oil (minyak kelapa) 320 gr Olive oil (minyak zaitun) 80 gr Lanolin 176 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 528 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Disodium EDTA 2Na Pewarna makanan , jika perlu 2000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH dan penetral pH) 30 ml Essential Oil Lavender + 120 ml Gliserin (dicampur terlebih dahulu) 10 gr Tocopherol (Vitamin B5) untuk melembabkan kulit Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) 106 Face wash brightening terdapat vitamin B3 & B5 untuk melembabkan & mencerahkan wajah. (Untuk huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan Range pH 7-8. 400 gr Coconut oil (minyak kelapa) 300 gr Olive oil (minyak zaitun) 300 gr Sunflower oil 221 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 663 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental Pengawet Disodium EDTA 2Na Pewarna makanan , jika perlu 2000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH dan penetral pH) 30 ml Essential Oil Lavender + 120 ml Gliserin (dicampur terlebih dahulu) 10 gr Tochoperol (Vitamin B5) untuk melembabkan kulit wajah 10 gr Niacinamide (Vitamin B3) untuk brightening 5 gr Ascorbic Acid (Vitamin C) brightening & menghilangkan kulit mati Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) SABUN UNTUK KULIT KERING NATURAL FACE WASH BRIGHTENING
Body wash premium yang tersedia di pasaran sebagian menggunakan metode saponifikasi. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di halaman 91-97. (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan Range pH 7-8. 400 gr Coconut oil (minyak kelapa) 300 gr Olive oil (minyak zaitun) 300 gr Sunflower Oil 221 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 663 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 120-200 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH dan penetral pH) 10 + 20 ml Essential Oil Tea tree & Rosemary + 120 ml Gliserin (dicampur dulu) 20 gr Jojoba Oil (ditambahkan setelah reaksi) Gliserin secukupnya (emulsifier HEC, sekaligus penjernih larutan) 107 Bubble bath dituangkan ketika mandi di bathtub. Sehingga butuh builder & foam booster alami. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi halaman 91-97. Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan : range pH 7-8 750 gr Coconut oil (minyak kelapa) 250 gr Olive oil (minyak zaitun) 247 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 741 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 100-200 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH dan penetral pH) 30 ml Essential Oil Lavender + 120 ml Gliserin (dicampur terlebih dahulu) 200 gr Larutan borax 25% sebagai builder Cocamidopropyl Betaine (CAPB) sebagai foam booster secukupnya Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) NATURAL FACE WASH ANTI ACNE LUXURY BUBBLE BATH
108 Shampoo untuk rambut kering & rontok menggunakan zat additif seperti Vitamin B3 & Vitamin E. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan : pH 7-8 300 gr Coconut oil (minyak kelapa) 600 gr Olive oil (minyak zaitun) 100 gr Jojoba Oil 203 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 609 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Citric Acid / Citrun (penetral KOH & penetral pH) 15 + 15 ml Essential Oil Tea tree & Rosemary + Gliserin 120 ml (dicampur dulu) 15 gr Tocopherol (Vitamin B3) untuk menjaga kelembaban 10 gr Vitamin E untuk menjaga akar rambut + 40 gr Gliserin Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) SHAMPOO NATURAL UNTUK RAMBUT KERING & RONTOK Pembersih sepatu yang menggunakan metode saponifikasi ini memiliki sifat busa lebih banyak dan bisa dalam bentuk encer (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan pH 8-10 1000 gr Minyak kelapa 266 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 798 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) 2000 gr air untuk pelarut sabun Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun jika diperlukan Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 50 gr Larutan Citric Acid / Citrun (penetral KOH dan penetral pH) 15 ml + 15 ml Essential Lemon & Orange + 120 ml Gliserin (dicampur dulu) Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) PEMBERSIH SEPATU
Coconut bubble bath memberi kesegaran ketika musim kemarau. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan range pH 7-8. 800 gr Coconut oil (minyak kelapa) 200 gr Canola oil 251 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 753 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 100-200 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH & penetral pH) 30 ml Essential Oil Lavender + 120 ml Gliserin (dicampur terlebih dahulu) 200 gr Larutan Borax 25% sebagai builder Cocamidopropyl Betaine (CAPB) / Foam Booster secukupnya Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) 109 MANGO shower gel memberikan aroma sweet dan menyegarkan pada tubuh. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk yang di huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan : range pH 7-8 500 gr Coconut oil (minyak kelapa) 250 gr Olive oil (minyak zaitun) 250 gr Mango Butter 230 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 690 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH & penetral pH) 30 ml Essential Oil Mango + Gliserin 120 ml (dicampur terlebih dahulu) Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) COCONUT BUBBLE BATH MANGO SHOWER GEL
Hair Booster Shampoo berfungsi menebalkan rambut pada rambut yang jarang. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan pH 7-8. 300 gr Coconut oil (minyak kelapa) 600 gr Olive oil (minyak zaitun) 100 gr Wheatgerm Oil 213 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 639 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3000 gr air suling untuk pelarut sabun 100-200 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH & penetral pH) 15 ml + 15 ml Tea Tree & Rosemary + 120 ml Gliserin (dicampur terlebih dahulu) 10 gr Vitamin E + 40 gr Gliserin Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) 300 gr Virgin Coconut oil (minyak kelapa) 600 gr Olive oil (minyak zaitun) 100 gr Jojoba Oil 203 gr flakes Kalium Hidroksida (KOH) / alkali 609 gr air suling pelarut KOH (Bisa pakai air isi ulang RO) Hydroxyethylcellulose (HEC) + Gliserin secukupnya sebagai pengental sabun Pengawet Tetrasodium EDTA Pewarna makanan , jika perlu 3500 gr air suling untuk pelarut sabun 80-160 gr Larutan Citrun 20% (penetral KOH & penetral pH) 15 + 15 ml Essential Oil Tea Tree & Rosemary + Gliserin 120 ml (dicampur terlebih dahulu) 15 gr Panthenol (Vitamin B5) 25 gr Rice protein 10 gr Zinc PTO + 40 gr gliserin Gliserin secukupnya (emulsifier, sekaligus penjernih larutan) 110 Shampoo untuk ketombe menggunakan VCO dan zat additif seperti Vitamin B5 & Zinc PTO. Berikut adalah komposisinya menggunakan metode saponifikasi di atas. (Untuk huruf tebal adalah additif yang ditambahkan setelah pembuatan sabun selesai). Catatan : pH 7-8. HAIR BOOSTER SHAMPOOSHAMPOO NATURAL ANTI KETOMBE
21 FORMULA ORGANIC PERSONAL CARE E X C L U S IVE C O N T E N T S PRODUK ORGANIK PILIHAN Di dalam resep ini terdapat 21 produk organik yang terbuat dari bahan alami. Di pasaran biasanya produk ini adalah produk yang premium dan memiliki value yang tinggi. Produk ini diapresiasi oleh pasar karena perubahan tren atau pola pembelanjaan masyarakat menengah ke atas menuju produk yang alami dan ramah lingkungan. 112
Masukkan air ke dalam double boiler, panaskan hingga temperatur 80 derajat celcius kemudian larutkan MES, aduk hinga homogen. Matikan kompor. Tambahkan Decyl Glucoside . Aduk secara pelan. Kemudian tambahkan NP 10, Glyserin, Lauryl Glucoside + essential oil tadi dan Amphitol. Aduk secara perlahan untuk menghindari busa berlebih. Tambahkan Natrium sitrat, natrium format, calcium chloride, borax, & monoethanolamine, Aduk hingga homogen. Setting pH menggunakan Borax di nilai 8,5. Ini penting karena Enzim dapat bekerja hanya pada pH 7-9. Sedangkan surfaktan dapat bekerja maksimal di pH di atas 8. Tunggu larutan dingin / pada suhu kamar. Setelah larutan DINGIN, maka tambahkan Enzim lipase, amylase, & protease. ADUK SECARA PERLAHAN & SAMPAI HOMOGEN, jangan sampai merusak jaringan enzim. Tambahkan EDTA maksimal 1% dari larutan. Untuk hasil maksimal biarkan selama 24 jam pada wadah yang tertutup. Awasi bila terjadi gumpalan, maka lakukan pengadukan ulang. Setelah selesai maka kemas dengan kemasan menarik, kasih stiker & segel, produk siap dipasarkan ! DETERGENT ORGANIK MES, ENZYM & GLUCOSIDE BASED PERALATAN 1 pcs timbangan digital 2 pcs gelas ukur 3 pcs wadah 1 liter 1 pcs masker Panci double boiler Kompor 1 psg rubber glove 1 pcs kacamata safety 1 pcs pH meter 1 pcs kemasan menarik BAHAN 400 gr Air isi ulang / RO Surfaktan 200 gr Methyl Ester Sulfonate (MES) 50 gr Lauryl Glucoside 70 gr Nonylphenol Ethoxylate (NP 10) 50 gr Decyl Glucoside Builder 20 gr Natrium / Sodium Sitrat 10 gr Monoethanolamine (MEA) 10 gr Natrium Format / Sodium Format 10 gr Borax 3 gr Calsium Chloride Pengental 50 + 50 gr Vegetable Glyserin (sbg pengental & emulsi) 10 gr Xanthan Gum(bisa ditambah kekentalan sesuai selera) Foam Booster 50 gr Amphitol 55-AB (Cocamidopropyl betaine / CAPB) Enzim 5 gr Enzim Lipase (menghilangkan noda tinta, lemak & oli) 10 gr Enzim Protease (menghilangkan darah & bekas keringat) 5 gr Enzim Amylase (menghilangkan kerak dari tanah) 10 ml Essential Oil Lavender + 40 ml Gliserin Pengawet EDTA 2Na Secukupnya Campurkan 10 gr Xanthan Gum & 50 gr Gliserin untuk membentuk zat pengental. Aduk secara perlahan, dan tunggu hingga hasilnya kental seperti bubur. Campurkan Gliserin + Essential Oil, kemudian aduk hingga homogen dan tambahkan Lauryl Glucoside. LANGKAH KERJA 113
Tambahkan air ke dalam wadah yang lain. Tambahkan Decyl Glucoside . Aduk secara pelan. Kemudian tambahkan NP 10, Glyserin, Lauryl Glucoside (yang sudah ditambah essential oil) dan Amphitol. Aduk secara perlahan untuk menghindari busa berlebih. Tambahkan Natrium sitrat, natrium format, calcium chloride, borax, & monoethanolamine, Aduk hingga homogen. Setting pH menggunakan Borax di nilai 8,5. Ini penting karena Enzim dapat bekerja hanya pada pH 7-9. Sedangkan surfaktan dapat bekerja maksimal di pH di atas 8. Tunggu larutan dingin / pada suhu kamar. Setelah larutan DINGIN, maka tambahkan Enzim amylase, & protease. ADUK SECARA PERLAHAN & SAMPAI HOMOGEN, jangan sampai merusak jaringan enzim.Tambahkan EDTA maximal 1% dari larutan. Untuk hasil maksimal biarkan selama 24 jam pada wadah yang tertutup. Awasi bila terjadi gumpalan, maka lakukan pengadukan ulang. Setelah selesai maka kemas dengan kemasan menarik, kasih stiker & segel, produk siap dipasarkan ! DETERGENT BAYI ENZYM & GLUCOSIDE BASED PERALATAN 1 pcs timbangan digital 2 pcs gelas ukur 3 pcs wadah 1 liter 1 pcs masker 1 psg rubber glove 1 pcs kacamata safety 1 pcs pH meter 1 pcs kemasan menarik BAHAN 400 gr Air isi ulang / RO Surfaktan 100 gr Lauryl Glucoside 70 gr Nonylphenol Ethoxylate (NP 10) 200 gr Decyl Glucoside Builder 20 gr Natrium / Sodium Sitrat 10 gr Monoethanolamine (MEA) 10 gr Natrium Format / Sodium Format 10 gr Borax 3 gr Calsium Chloride Pengental 50 + 50 gr Vegetable Glyserin (sbg pengental & emulsi) 10 gr Xanthan Gum(bisa ditambah kekentalan sesuai selera) Foam Booster 50 gr Amphitol 55-AB (Cocamidopropyl betaine / CAPB) Enzim 10 gr Enzim Protease (menghilangkan darah & bekas keringat, bekas kotoran bayi) 5 gr Enzim Amylase (menghilangkan kerak dari tanah) 10 ml Essential Oil Lavender + 40 ml Gliserin Pengawet EDTA 2Na Secukupnya Campurkan 10 gr Xanthan Gum & 50 gr Gliserin untuk membentuk zat pengental. Aduk secara perlahan, dan tunggu hingga hasilnya kental seperti bubur. Campurkan Gliserin + Essential Oil, kemudian aduk hingga homogen dan tambahkan Lauryl Glucoside. LANGKAH KERJA 114
Tambahkan air suling , coco glucoside, gel lidah buaya, dan air mawar ke dalam wadah. masukkan secara perlahan. Masukan AMPHITOL ke dalam wadah, aduk secara perlahan untuk menghindari busa yang berlebih. Dan jangan lupa EDTA 2Na sebagai pengawet, aduk hingga homogen. Cek ph dengan pH meter, jika di atas 6 maka tambahkan larutan citrun 20% secukupnya hingga pH menjadi 5-6. Hasil akhir dari reaksi adalah berbentuk shower gel, untuk kekentalan bisa diatur sesuai dengan selera dengan menambah xanthan gum dan gliserin. Masukkan gel kedalam botol pump dan kemas dengan kemasan yang menarik. Produk siap dipasarkan. NATURAL BABY WASH & SHAMPOOGLUCOSIDE BASED PERALATAN Wadah / baskom ukuran 2 liter lebih Pengaduk Timbangan Blender 4 pcs botol pump 250 ml pH meter BAHAN 320 gr Air suling / air isi ulang RO 200 gr Air mawar / rose hydrosol 150 gr Coco glucoside 150 gr lidah buaya kupas 100 gr Cocamidopropyl Betaine (AMPHITOL) 50 gr Gliserin 25 gr Xanthan Gum 5 gr EDTA 2Na (Pengawet sabun) Larutan Citrun / citric acid 20% secukupnya Timbang semua bahan yang ada. Potong-potong kecil daging lidah buaya yang sudah dikupas kemudian masukkan ke dalam blender. Kemudian blender hingga halus membentuk gel. Anda juga bisa beli langsung aloe vera gel, tapi harganya lebih mahal. Campurkan Xanthan Gum dengan gliserin di dalam wadah secara perlahan , aduk dan setelah merata akan membentuk cairan kental seperti bubur. Tambahkan air suling , coco glucoside, gel lidah buaya, dan air mawar ke dalam wadah. masukkan secara perlahan. LANGKAH KERJA Kita akan membuat baby wash & shampoo yang berbahan natural. Bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga pH nya harus di atur sesuai dengan kulit bayi yaitu 5-6. Kita menggunakan surfaktan natural yang soft yaitu Coco Glucoside dan Cocamidopropyl Betaine. untuk pengental & emulsifier kita menggunakan Xanthan Gum dan Gliserin. Dan untuk pewanginya kita menghindari menggunakan essential oil, dan menggantinya dengan air mawar/hydrosol/. Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 115
Timbang semua bahan yang ada. Campurkan Xanthan Gum dengan gliserin (Bahan A) di dalam wadah secara perlahan , aduk dan setelah merata akan membentuk cairan kental. Campurkan Bahan B di wadah yang berbeda. Aduk hingga homogen dan tunggu hingga jernih. Campurkan Bahan C di wadah yang berbeda, aduk hingga homogen. Campurkan Bahan B ke Bahan C, aduk hingga homogen Campurkan Bahan A ke larutan B&C , campurkan dan aduk dengan sangat perlahan hingga cairan mengental. Celk ph dengan pH meter, jika di bawah 5 maka tambahkan EDTA hingga pH menjadi 5,5 Hasil akhir dari reaksi adalah berbentuk shower gel, untuk kekentalan bisa diatur sesuai dengan selera dengan menambah xanthan gum dan gliserin. Masukkan gel kedalam botol pump, biarkan selama 24 jam, dan kemas dengan kemasan yang menarik. Produk siap dipasarkan. NATURAL & PREMIUM BODY WASH GLUCOSIDE BASED PERALATAN Wadah / baskom ukuran 2 liter lebih Pengaduk Timbangan Blender 4 pcs botol pump 250 ml pH meter BAHAN A 100 gr Gliserin 25 gr Xanthan Gum LANGKAH KERJA Kita akan membuat Shower Gel yang berbahan natural & Free SLS. Produk ini adalah produk premium dengan target market kalangan menengah ke atas. Kita menggunakan surfaktan natural yang soft yaitu Capryl, Decyl Glucoside dan Cocamidopropyl Betaine. untuk pengental & emulsifier kita menggunakan Xanthan Gum dan Gliserin. Dan untuk pewanginya kita menggunakan essential oil, hydrosol orange & aloe vera. BAHAN B 150 gr Capryl glucoside 30 gr Decyl Glucoside 100 gr Cocamidopropyl Betaine /Amphitol 5 gr Essential Oil Lavender BAHAN C 430 gr Air suling / air isi ulang RO 100 gr Air jeruk alami/ orange hydrosol 50 gr Air lidah buaya / Aloe Vera hydrosol BAHAN D 10 gr EDTA 2Na (Pengawet Sabun) Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 115
Timbang semua bahan yang ada. Campurkan Xanthan Gum dengan gliserin (Bahan A) di dalam wadah secara perlahan , aduk dan setelah merata akan membentuk cairan kental. Campurkan Bahan B di wadah yang berbeda. Aduk secara perlahan untuk menghindari foam berlebih, adukhingga homogen dan tunggu hingga jernih. Campurkan Bahan C di wadah yang berbeda, aduk hingga homogen. Campurkan Bahan D di wadah yang berbeda, aduk hingga homogen. Campurkan Bahan C ke Bahan D, aduk hingga homogen Campurkan Bahan B ke larutan C&D , aduk hingga homogen Campurkan bahan A ke larutan B,C,&D. Aduk dengan sangat perlahan hingga cairan mengental. Tambahkan EDTA 2Na Cek pH dengan pH meter, jika di atas 6 maka tambahkan asam lactat hingga pH menjadi 5,5. Untuk kekentalan bisa diatur sesuai dengan selera dengan menambah xanthan gum dan gliserin. Masukkan gel kedalam botol pump, diamkan selama 24 jam dan kemas dengan kemasan yang menarik. Produk siap dipasarkan. NATURAL SHAMPOO ANTI KETOMBE & RAMBUT KERING FREE SLS GLUCOSIDE BASED PERALATAN Wadah / baskom ukuran 2 liter lebih Pengaduk Timbangan Blender 4 pcs botol pump 250 ml pH meter BAHAN A 50 gr Gliserin 10 gr Xanthan Gum LANGKAH KERJA Kita akan membuat shampoo anti ketombe & rambut kering yang berbahan Natural & Free SLS. Produk ini adalah produk premium dengan target market kalangan menengah ke atas. Kita menggunakan 4 macam surfaktan natural yang soft. Kita menggunakan zat additif Zinc PTO sebagai anti ketombe, dan Phantenool + Rice Protein untuk rambut yang kering. BAHAN B 70 gr Decyl Glucoside 5 gr Essential Oil Red Mandarin 5 gr Essential Oil Ylang-Ylang BAHAN C 100 gr Coco glucoside 200 gr Sodium cocoyl glutamate 50 gr Cocamidopropyl Betaine/ Amphitol BAHAN D 450 gr Air mawar (rose hydrosol) / air melati (jasmine hydrosol) -->opsional 30 gr Phantenol 30 gr Rice Protein 20 gr Zinc PTO (anti ketombe) Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. BAHAN E 10 gr EDTA 2Na (Pengawet Sabun) asam lactat (pengawet & pengatur pH) 116
Timbang semua bahan yang ada. Campurkan Xanthan Gum dengan gliserin (Bahan A) di dalam wadah secara perlahan , aduk dan setelah merata akan membentuk cairan kental. Campurkan Bahan B di wadah yang berbeda. Aduk hingga homogen dan tunggu hingga jernih. Campurkan Bahan B ke Air (Bahan C), aduk hingga homogen Campurkan Bahan A ke larutan B&C , campurkan dan aduk dengan sangat perlahan hingga cairan mengental. Celk ph dengan pH meter, jika di bawah 5 maka tambahkan EDTA hingga pH menjadi 5,5 Hasil akhir dari reaksi adalah berbentuk shower gel, untuk kekentalan bisa diatur sesuai dengan selera dengan menambah xanthan gum dan gliserin. Masukkan gel kedalam botol pump, biarkan selama 24 jam, dan kemas dengan kemasan yang menarik. Produk siap dipasarkan. NATURAL & PREMIUM HAND SOAP GLUCOSIDE BASED PERALATAN Wadah / baskom ukuran 2 liter lebih Pengaduk Timbangan Blender 4 pcs botol pump 250 ml pH meter BAHAN A 200 gr Gliserin 50 gr Xanthan Gum LANGKAH KERJA Kita akan membuat sabun tangan yang berbahan natural & Free SLS. Produk ini adalah produk premium dengan target market kalangan menengah ke atas. Kita menggunakan surfaktan natural yang soft yaitu Capryl, Decyl Glucoside dan Cocamidopropyl Betaine. untuk pengental & emulsifier kita menggunakan Xanthan Gum dan Gliserin. Dan untuk pewanginya kita menggunakan essential oil BAHAN B 80 gr Capryl glucoside 60 gr Decyl Glucoside 100 gr Cocamidopropyl Betaine / CAPB / Amphitol 55AB 5 gr Essential Oil Lavender BAHAN C 495 gr Air suling / air isi ulang RO BAHAN D 10 gr EDTA 2Na (Pengawet Sabun) Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 117
Timbang semua bahan yang ada. Campurkan Xanthan Gum dengan gliserin (Bahan A) di dalam wadah secara perlahan , aduk dan setelah merata akan membentuk cairan kental. Campurkan Bahan B di wadah yang berbeda. Aduk secara perlahan untuk menghindari foam berlebih, aduk hingga homogen dan tunggu hingga jernih. Campurkan Bahan C di wadah yang berbeda, aduk hingga homogen. Campurkan Bahan B ke Bahan C. Aduk hingga homogen Campurkan Bahan A ke larutan B&C , Aduk dengan sangat perlahan hingga cairan mengental. Tambahkan EDTA 2Na Untuk kekentalan bisa diatur sesuai dengan selera dengan menambah xanthan gum dan gliserin. Masukkan gel kedalam botol pump, diamkan selama 24 jam dan kemas dengan kemasan yang menarik. Produk siap dipasarkan. SHAMPOO KHUSUS KUCING (FLEA REPEL) GLUCOSIDE BASED PERALATAN Wadah / baskom ukuran 2 liter lebih Pengaduk Timbangan Blender 4 pcs botol pump 250 ml BAHAN A 80 gr Gliserin 20 gr Xanthan Gum LANGKAH KERJA Kita akan membuat shampoo khusus kucing yang memiliki fungsi menangkal kutu dan tungau yang menempel pada kucing. Bahan utama dari penangkal (repel) kutu ini adalah dari campuran essential oil yaitu lavender , geranium, cedarwood, dan eucalyptus (minyak kayu putih) BAHAN B 70 gr Decyl Glucoside 4 ml Essential Oil Eucalyptus 2 ml Essential Oil Lavender 4 ml Essential Oil Geranium 2 ml Essential Oil Cedarwood BAHAN C 100 gr Coco glucoside 100 gr Sodium cocoyl glutamate 50 gr Cocamidopropyl Betaine/ Amphitol 560 gr Air suling / isi ulang RO Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. BAHAN D 10 gr EDTA 2Na (Pengawet Sabun) 118
Masukkan air ke dalam double boiler, panaskan hingga temperatur 80 derajat celcius kemudian larutkan MES, aduk hinga homogen. Matikan kompor. Tambahkan Decyl Glucoside . Aduk secara pelan. Kemudian tambahkan NP 10, Glyserin , Lauryl + essential oil , dan Amphitol. Aduk secara perlahan untuk menghindari busa berlebih. Tambahkan Natrium sitrat, natrium format, calcium chloride, borax, & monoethanolamine, Aduk hingga homogen. Setting pH menggunakan Borax di nilai 8,5. Ini penting karena Enzim dapat bekerja hanya pada pH 7-9. Sedangkan surfaktan dapat bekerja maksimal di pH di atas 8. Tunggu larutan dingin / pada suhu kamar. Setelah larutan DINGIN, maka tambahkan Enzim amylase & protease. ADUK SECARA PERLAHAN & SAMPAI HOMOGEN, jangan sampai merusak jaringan enzim. Tambahkan EDTA maximal 1 % dari larutan. Untuk hasil maksimal biarkan selama 24 jam pada wadah yang tertutup. Awasi bila terjadi gumpalan, maka lakukan pengadukan ulang. Setelah selesai maka kemas dengan kemasan menarik, kasih stiker & segel, produk siap dipasarkan ! PEMBERSIH STROLLER BAYI MES, ENZYM & GLUCOSIDE BASED PERALATAN 1 pcs timbangan digital 2 pcs gelas ukur 3 pcs wadah 1 liter 1 pcs masker Panci double boiler Kompor 1 psg rubber glove 1 pcs kacamata safety 1 pcs pH meter 1 pcs kemasan menarik BAHAN 375 gr Air isi ulang / RO Surfaktan 225 gr Methyl Ester Sulfonate (MES) 50 gr Lauryl Glucoside 70 gr Nonylphenol Ethoxylate (NP 10) 50 gr Decyl Glucoside Builder 20 gr Natrium / Sodium Sitrat 10 gr Monoethanolamine (MEA) 10 gr Natrium Format / Sodium Format 10 gr Borax 3 gr Calsium Chloride Pengental 50 + 50 gr Vegetable Glyserin (sbg pengental & emulsi) 10 gr Xanthan Gum(bisa ditambah kekentalan sesuai selera) Foam Booster 50 gr Amphitol 55-AB (Cocamidopropyl betaine / CAPB) Enzim 10 gr Enzim Protease (menghilangkan darah & bekas keringat) 5 gr Enzim Amylase (menghilangkan kerak dari tanah) 10 ml Essential Oil Lavender + 40 ml Gliserin Pengawet EDTA 2Na Secukupnya Campurkan 10 gr Xanthan Gum & 50 gr Gliserin untuk membentuk zat pengental. Aduk secara perlahan, dan tunggu hingga hasilnya kental seperti bubur. Campurkan Gliserin + Essential Oil, kemudian aduk hingga homogen dan tambahkan Lauryl Glucoside. LANGKAH KERJA 119
Masukkan air ke dalam double boiler, panaskan hingga temperatur 80 derajat celcius kemudian larutkan MES, aduk hinga homogen. Matikan kompor. Tambahkan Decyl Glucoside . Aduk secara pelan. Kemudian tambahkan NP 10, Glyserin, Lauryl (yang sudah ditambah essential oil , dan Amphitol. Aduk secara perlahan untuk menghindari busa berlebih. Tambahkan Natrium sitrat, natrium format, calcium chloride, borax, & monoethanolamine, Aduk hingga homogen. Setting pH menggunakan Borax di nilai 8,5. Ini penting karena Enzim dapat bekerja hanya pada pH 7-9. Sedangkan surfaktan dapat bekerja maksimal di pH di atas 8. Tunggu larutan dingin / pada suhu kamar. Setelah larutan DINGIN, maka tambahkan Enzim lipase & amylase. ADUK SECARA PERLAHAN & SAMPAI HOMOGEN, jangan sampai merusak jaringan enzim.Tambahkan juga Pengawet EDTA secukupnya. (Max 1% dari larutan) Untuk hasil maksimal biarkan selama 24 jam pada wadah yang tertutup. Awasi bila terjadi gumpalan, maka lakukan pengadukan ulang. Setelah selesai maka kemas dengan kemasan menarik, kasih stiker & segel, produk siap dipasarkan ! PREMIUM SHOE CLEANER MES, ENZYM & GLUCOSIDE BASED PERALATAN 1 pcs timbangan digital 2 pcs gelas ukur 3 pcs wadah 1 liter 1 pcs masker Panci double boiler Kompor 1 psg rubber glove 1 pcs kacamata safety 1 pcs pH meter 4 pcs botol 250 ml BAHAN 400 gr Air isi ulang / RO Surfaktan 200 gr Methyl Ester Sulfonate (MES) 50 gr Lauryl Glucoside 50 gr Nonylphenol Ethoxylate (NP 10) 50 gr Decyl Glucoside Builder 20 gr Natrium / Sodium Sitrat 10 gr Monoethanolamine (MEA) 10 gr Natrium Format / Sodium Format 10 gr Borax 3 gr Calsium Chloride Pengental 50 + 50 gr Vegetable Glyserin (sbg pengental & emulsi) 10 gr Xanthan Gum(bisa ditambah kekentalan sesuai selera) Foam Booster 50 gr Amphitol 55-AB (Cocamidopropyl betaine / CAPB) Enzim 5 gr Enzim Lipase (menghilangkan noda tinta, lemak & oli) 5 gr Enzim Amylase (menghilangkan kerak dari tanah) 10 ml Essential Oil Lavender + 40 ml Gliserin Pengawet EDTA 2Na Secukupnya Campurkan 10 gr Xanthan Gum & 50 gr Gliserin untuk membentuk zat pengental. Aduk secara perlahan, dan tunggu hingga hasilnya kental seperti bubur. Campurkan Gliserin + Essential Oil, kemudian aduk hingga homogen dan tambahkan Lauryl Glucoside. LANGKAH KERJA 120
Tambahkan air ke dalam wadah yang lain. Tambahkan Decyl Glucoside . Aduk secara pelan. Kemudian tambahkan NP 10, Glyserin , Lauryl Glucoside (yang sudah ditambah essential oil) dan Amphitol. Aduk secara perlahan untuk menghindari busa berlebih. Tambahkan Natrium sitrat, natrium format, calcium chloride, borax, & monoethanolamine, Aduk hingga homogen. Setting pH menggunakan Borax di nilai 8,5 karena surfaktan dapat bekerja maksimal di pH di atas 8. Tunggu larutan dingin / pada suhu kamar. Untuk hasil maksimal biarkan selama 24 jam pada wadah yang tertutup. Awasi bila terjadi gumpalan, maka lakukan pengadukan ulang. Setelah selesai maka kemas dengan kemasan menarik, kasih stiker & segel, produk siap dipasarkan ! LEATHER CLEANER ENZYM & GLUCOSIDE BASED PERALATAN 1 pcs timbangan digital 2 pcs gelas ukur 3 pcs wadah 1 liter 1 pcs masker 1 psg rubber glove 1 pcs kacamata safety 1 pcs pH meter 4 pcs botol 250 ml BAHAN 500 gr Air isi ulang / RO Surfaktan 100 gr Lauryl Glucoside 70 gr Nonylphenol Ethoxylate (NP 10) 100 gr Decyl Glucoside Builder 20 gr Natrium / Sodium Sitrat 10 gr Monoethanolamine (MEA) 10 gr Natrium Format / Sodium Format 10 gr Borax 3 gr Calsium Chloride Pengental 50 + 50 gr Vegetable Glyserin (sbg pengental & emulsi) 20 gr Xanthan Gum(bisa ditambah kekentalan sesuai selera) Foam Booster 50 gr Amphitol 55-AB (Cocamidopropyl betaine / CAPB 10 ml Essential Oil Lavender + 40 ml Gliserin Pengawet EDTA 2Na Secukupnya Campurkan 10 gr Xanthan Gum & 50 gr Gliserin untuk membentuk zat pengental. Aduk secara perlahan, dan tunggu hingga hasilnya kental seperti bubur. Campurkan Gliserin + Essential Oil, kemudian aduk hingga homogen dan tambahkan Lauryl Glucoside. LANGKAH KERJA 121
Blender daging aloe vera menggunakan blender hingga halus membentuk gel. Masukkan ke dalam wadah. Di wadah yang berbeda, campurkan vitamin E, Natrium Benzoat, dengan gliserin, aduk hingga rata. Campurkan larutan glyserin tersebut kedalam aloe vera gel lalu aduk hingga merata. Kemas dengan menarik, lebih murah dikemas dengan kemasan sachet. Jika dengan kapsul maka perlu mesin pembuat kapsul. 1. 2. 3. 4. SOOTHING ALOE VERA GEL PERALATAN Blender ulekan kayu / keramik wadah dan pengaduk pisau Timbangan Sarung tangan & masker Kemasan pot cream LANGKAH KERJA Aloe vera gel memiliki banyak fungsi untuk tubuh. Di antaranya adalah untuk scrubbing mengangkat kulit mati, mempercepat pemulihan luka bakar, menyamarkan stretch mark, dan mempercepat regenerasi kulit. Aloe vera gel ini adalah salah satu bahan dari beberapa formula di buku ini. Daripada membelinya dengan harga mahal, lebih baik membuat sendiri dengan kualitas yang sama. BAHAN 300 gr Lidah buaya Fresh aloe vera 20 gr Glyserin 2 ml Essential Oil Lavender 2 ml Vitamin E (sebagai pengawet alami) 1 gr Natrium Benzoat (pengawet) Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. Pilihlah aloe vera yang matang dan besar sehingga anda bisa dapat banyak dagingnya. Potong aloe vera dari pangkalnya. Jika terdapat getah yang berwarna kuning, biarkan mengucur hingga hilang terlebih dahulu atau lap dengan kain setelahnya. Setelah getahnya hilang maka hilangkan duri-duri dari aloe vera. Setelah itu baru bisa dikupas dan ambil dagingnya menggunakan sendok. Masukkan ke dalam wadah yang steril 1. 2. 3. 4. 5. CARA MENGUPAS ALOE VERA 122
Siapkan panci double boiler. Tuangkan air dgn tinggi 3 cm di panci besar lalu panaskan. Letakkan panci kecil ke dalam panci besar. Campurkan dan cairkan shea butter dan coconut oil ke dalam panci kecil, panaskan hingga mencair, aduk hingga homogen. Setelah mencair dan homogen, matikan kompor, Lalu dinginkan hingga dalam bentuk pasta. Setelah menjadi pasta lalu campurkan almond, apricot oil, vitamin E, essential oil, dan pengawet EDTA, dan aduk menggunakan mixer. Masukan cream ke dalam pot cream atau kemasan yang menarik. Simpan kemasan ke tempat yang sejuk, atau tunggu sekitar 8 jam hingga dalam bentuk creamy sempurna. Beri stiker & branding kemasan yang menarik produk siap dipasarkan. Jika kurang creamy sesuai selera kurangi kadar minyak, tambahkan shea butter. jika terlalu padat maka tambahkan almond oil. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. HAND & BODY BUTTER PERALATAN Kompor Panci double boiler (panci kecil & panci besar) Pengaduk / mixer Timbangan Sarung tangan & masker 5 pcs pot cream ukuran 100 gr BAHAN 250 gr Shea butter 110 gr Almond Oil 30 gr Apricot Kernel Oil 100 gr Coconut Oil 1 ml Vitamin E 10 ml Essential Oil Peppermint Pengawet EDTA 2Na secukupnya LANGKAH KERJA Penggunaan body butter sangat membantu untuk menghidrasi, menjaga, dan melembutkan kulit di tangan dan badan. Body butter memiliki tekstur yang lebih pekat dari body lotion. Kegunaan dari body butter ini lebih untuk type kulit yang kering. Kita akan membuatnya dengan tekstur semi cair (creamy) yang dibungkus dengan pot cream seperti gambar di atas dengan ukuran 100 gr. Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 123
Potong-potong kecil daging lidah buaya yang sudah dikupas kemudian masukkan ke dalam blender. Kemudian blender hingga halus membentuk gel. Kamu juga bisa beli langsung aloe vera gel, tapi harganya lebih mahal. Kemudian haluskan lavender kering hingga dalam bentuk bubuk. Kamu juga beli langsung bubuk lavender. Setelah itu masukkan lidah buaya, bentonite clay, dan bubuk lavender ke dalam satu wadah. Campurkan vitamin E, Natrium Benzoat, dengan gliserin, aduk hingga rata kemudian masukkan ke adonan tadi. Aduk adonan hingga homogen. Jika sudah rata maka jemur adonan masker hingga kering. Setelah kering, tumbuk adonan hingga dalam bentuk bubuk masker. Kemas dengan menarik, lebih murah dikemas dengan kemasan sachet. Jika dengan kapsul maka perlu mesin pembuat kapsul. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. MASKER WAJAH ALOE VERA CLAY PERALATAN Blender ulekan kayu / keramik wadah dan pengaduk pisau Timbangan Sarung tangan & masker Kemasan sachet atau kemasan kapsul (opsional) LANGKAH KERJA Masker wajah kini umum digunakan untuk merawat wajah sehingga menjadikan wajah sehat seperti yang diidamkan para wanita, Masker yang terbuat dari perpaduan aloe vera dan bentonite clay ini berfungsi untuk mengangkat komedo dan sel kulit mati pada wajah. Kita akan membuatnya dengan dalam bentuk bubuk yang dikemas dengan kapsul maupun dengan sachet. BAHAN 10 gr Daging lidah buaya / Aloe Vera 80 gr Bentonite Clay (cosmetic grade) 47 gr Lavender kering / bubuk lavender 2 ml Vitamin E (sebagai pengawet alami) 1 gr Natrium Benzoat (pengawet) Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. PETUNJUK PEMAKAIAN PRODUK Buka sachet, kemudian taruh di cawan dan basahi secukupnya. Oleskan aloe vera mask ke wajah, ratakan. Kemudian tunggu hingga kering atau selama 20-30 menit. Setelah itu angkat masker, hingga muncul komedo yang menempel di masker, baru bersihkan dan basuh muka. 124
Siapkan panci double boiler. Tuangkan air dgn tinggi 3 cm di panci besar lalu panaskan. Letakkan panci kecil ke dalam panci besar. Campurkan dan cairkan shea butter mango butter, dan almond oil ke dalam panci kecil, panaskan hingga mencair, aduk hingga homogen. Dinginkan hingga membentuk seperti pasta atau adonan kue. Setelah menjadi pasta, aduk dengan mixer lalu tambahkan tepung ararut, vitamin E, essential oil, dan pengawet EDTA. Masukkan cream ke dalam pot cream atau kemasan yang menarik. Simpan kemasan ke tempat yang sejuk, atau tunggu sekitar 8 jam hingga dalam bentuk creamy sempurna. Beri stiker & branding kemasan yang menarik produk siap dipasarkan. Jika kurang creamy sesuai selera kurangi kadar minyak, tambahkan shea butter. jika terlalu padat maka tambahkan almond oil. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. MANGO BODY BUTTER PERALATAN Kompor Panci double boiler (panci kecil & panci besar) Pengaduk / mixer Timbangan Sarung tangan & masker 5 pcs pot cream ukuran 100 gr BAHAN 260 gr Mango Butter 110 gr Almond Oil 100 gr Shea Butter 20 gr Tepung Ararut / garut / arrowroot 2 ml Vitamin E 5 ml Essential Oil Mango atau secukupnya 3 gr Pengawet EDTA 2Na LANGKAH KERJA Penggunaan mango body butter sangat membantu untuk menghidrasi, menjaga, dan melembutkan kulit di tangan dan badan. Selain itu mango butter memiliki manfaat yaitu melindungi kulit dari sinar ultra violet (UV). Kita akan membuat dengan tekstur semi cair (creamy) yang dibungkus dengan pot cream seperti gambar di atas dengan ukuran 100 gr. Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 125
Potong-potong kecil daging lidah buaya yang sudah dikupas kemudian masukkan ke dalam blender. Kemudian blender hingga halus membentuk gel. Kamu juga bisa beli langsung aloe vera gel, tapi harganya lebih mahal. Kemudian haluskan french green clay hingga dalam bentuk bubuk. Kamu juga beli langsung bubuk lavender. Setelah itu masukkan lidah buaya, french green clay, dan bubuk spirulina, ke dalam satu wadah. Campurkan vitamin E, Natrium Benzoat, dengan gliserin, aduk hingga rata kemudian masukkan ke adonan tadi. Aduk adonan hingga homogen. Jika sudah rata maka jemur adonan masker hingga kering. Setelah kering, tumbuk adonan hingga dalam bentuk bubuk masker. Kemas dengan menarik, lebih murah dikemas dengan kemasan sachet. Jika dengan kapsul maka perlu mesin pembuat kapsul. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. MASKER WAJAH SPIRULINA PERALATAN Blender ulekan kayu / keramik wadah dan pengaduk pisau Timbangan Sarung tangan & masker Kemasan sachet atau kemasan kapsul (opsional) LANGKAH KERJA Masker spirulina ini sangat booming di masyarakat, terutama kaum hawa. Masker spirulina terbuat dari bubuk spirulina dan aloe vera yang multifungsi, yaitu mengangkat komedo dan jerawat, melindungi kulit dari Ultra Violet, dan bisa juga menghilangkan kerutan di wajah. Kita akan membuatnya dengan dalam bentuk bubuk yang dikemas dengan kapsul maupun dengan sachet. BAHAN 40 gr French Green Clay cosmetic grade 40 gr Daging Lidah Buaya / Aloe Vera 12 gr Bubuk Spirulina 2 ml Vitamin E (sebagai pengawet alami) 1 gr Natrium Benzoat (pengawet) 5 gr gliserin Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. PETUNJUK PEMAKAIAN PRODUK Buka sachet, kemudian taruh di cawan dan basahi secukupnya. Oleskan aloe vera mask ke wajah, ratakan. Kemudian tunggu hingga kering atau selama 20-30 menit. Setelah itu angkat masker, hingga muncul komedo yang menempel di masker, baru bersihkan dan basuh muka. 126
Siapkan panci double boiler. Tuangkan air dgn tinggi 3 cm di panci besar lalu panaskan. Letakkan panci kecil ke dalam panci besar. Campurkan dan cairkan bees wax dan minyak zaitun ke dalam panci kecil, panaskan hingga mencair, aduk hingga homogen. Setelah mencair dan homogen, matikan kompor, tunggu hingga suhu 50C lalu masukan minyak Gandapura, menthol dan mint oil. Aduk hingga rata dan tambahkan natrium benzoat. Semasih dalam kondisi cair masukkan larutan ke dalam pot cream atau kemasan yang menarik. Simpan kemasan ke tempat yang sejuk, atau tunggu sekitar 8 jam hingga dalam bentuk padat. Beri stiker & branding kemasan yang menarik produk siap dipasarkan. Jika kurang creamy sesuai selera kurangi kadar beeswax, jika terlalu padat maka tambahkan minyak zaitun. 1. 2. 3. 4. 5. 6. NATURAL MUSCULAR CREAM (BALSEM) PERALATAN Kompor Panci double boiler (panci kecil & panci besar) Pengaduk / mixer Timbangan Sarung tangan & masker 2 pcs pot cream ukuran 90 gr BAHAN 60 gr Beeswax 86 gr Minyak zaitun (olive oil) 20 gr Minyak Gandapura / Methyl Salicylayte 4 gr Camphora/Camphor/Kamper 2 gr Natrium Benzoat (pengawet) 4 gr Menthol 4 gr Essential Oil Mint LANGKAH KERJA Krim ini digunakan sehari-hari oleh masyarakat sebagai krim pijat dan kerokan. Selain itu juga untuk meredakan peradangan di bagian kulit. Kita akan membuat krim balsem yang terbuat dari bahan alami dan memberikan relaksasi. Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 127
Siapkan panci double boiler. Tuangkan air dgn tinggi 3 cm di panci besar lalu panaskan. Letakkan panci kecil ke dalam panci besar. Campurkan dan cairkan bees wax , almond oil, shea butter, dan castor oil ke dalam panci kecil, panaskan hingga mencair, aduk hingga homogen. Setelah mencair dan homogen, matikan kompor, tunggu hingga suhu 50C lalu masukan vitamin E dan perasa buah. Semasih dalam kondisi cair masukkan larutan ke dalam tabung lip gloss atau kemasan yang menarik. Simpan kemasan ke tempat yang sejuk, atau tunggu sekitar 8 jam hingga dalam bentuk padat. Beri stiker & branding kemasan yang menarik produk siap dipasarkan. Jika kurang "gloss" atau mengkilap di bibir, tambahi kadar castor oil. 1. 2. 3. 4. 5. 6. NATURAL LIP GLOSS PERALATAN Kompor Panci double boiler (panci kecil & panci besar) Pengaduk Timbangan Sarung tangan & masker 40 pcs tabung lip gloss ukuran 5 gr LANGKAH KERJA Lip gloss dibuat lebih ke arah 'menghias' bibir Seperti ketika selesai mengecat kuku, perlu juga melapisi cat kuku dengan cat bening agar tidak mudah pudar atau rusak. Begitu juga fungsi lip gloss. Jaman sekarang lipgloss dipadukan dengan lipbalm agar memiliki tampilan natural. Kita akan membuat lip gloss dengan tekstur semi cair (creamy) yang dibungkus dengan tabung seperti gambar di atas dengan ukuran 5 gr. BAHAN 20 gr Beeswax 100 gr Almond oil 50 gr Castor oil (minyak jarak) 30 gr Shea butter 0,5 gr vitamin E 0,5 perasa buah food grade Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. PETUNJUK PEMAKAIAN PRODUK Buka sachet, kemudian taruh di cawan dan basahi secukupnya. Oleskan aloe vera mask ke wajah, ratakan. Kemudian tunggu hingga kering atau selama 20-30 menit. Setelah itu angkat masker, hingga muncul komedo yang menempel di masker, baru bersihkan dan basuh muka. 128
Siapkan panci double boiler. Tuangkan air dgn tinggi 3 cm di panci besar lalu panaskan. Letakkan panci kecil ke dalam panci besar. Campurkan dan cairkan bees wax , almond oil, VCO, castor oil, dan Lanolin ke dalam panci kecil, panaskan hingga mencair, aduk hingga homogen. Setelah mencair dan homogen, matikan kompor, tunggu hingga suhu 50C lalu masukan vitamin E dan perasa buah. Semasih dalam kondisi cair masukkan larutan ke dalam tabung lip balm atau kemasan yang menarik. Simpan kemasan ke tempat yang sejuk, atau tunggu sekitar 8 jam hingga dalam bentuk padat. Beri stiker & branding kemasan yang menarik produk siap dipasarkan. Jika ingin membuat lip balm yang lebih cair / creamy maka kurangi presentase BEESWAX, dan tambahkan presentase ALMOND OIL. 1. 2. 3. 4. 5. 6. NATURAL LIP BALM PERALATAN Kompor Panci double boiler (panci kecil & panci besar) Pengaduk Timbangan Sarung tangan & masker 40 pcs tabung lip gloss ukuran 5 gr BAHAN 60 gr Beeswax 55 gr Almond oil 60 gr VCO (Virgin Coconut Oil) 5 gr Castor oil (minyak jarak) 20 gr Lanolin (minyak domba) 0,5 gr vitamin E 0,5 perasa buah food grade LANGKAH KERJA Lip balm berfungsi untuk menghidrasi bibir supaya terlihat selalu lembab / basah. Lip balm secara teknis dibuat untuk merawat kulit bibir yang kering, membuat bibir lembab agar tidak pecah-pecah atau untuk mengembalikan kulit bibir kering jadi lembut. Diformulasikan dengan Beeswax, natural oil, lanolin, dan vitamin E yang dapat melindungi bibir yang kering. Kita akan membuat lip balm padat yang dibungkus dengan tabung seperti gambar di atas dengan ukuran 5 gr. Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 129
Rendam 20 buah lerak ke dalam 1 liter air selama 2 hari 2 malam. Setelah direndam buah tersebut akan lunak. Pencet buah-buah lerak tersebut hingga keluar getah saponinnya. Setelah itu rebus buah beserta airnya, setelah lumayan hangat tambahkan air hingga total volume ditambah air sebelumnya 2 liter. Taburkan 4 sendok makan garam NaCl (garam krosok), aduk hingga larut semua. Di wadah lain campurkan Glyserin, Essential oil lemon, dengan xanthan gum. Aduk hingga mengental seperti lem. Masak sabun hingga 1 jam. Setelah itu biarkan hangat dan campurkan larutan pengental & pewangi tersebut dengan sabun. Biarkan dingin, tambahkan EDTA dan aduk hingga rata. Setelah itu kemas dengan kemasan menarik dan sabun lerak siap dipasarkan. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. SABUN LERAK PEMBERSIHKHUSUS KAIN BATIK PERALATAN Kompor Panci Pengaduk Sendok 4 pcs Botol kemasan 500 ml Saringan LANGKAH KERJA Sabun lerak adalah pembersih alami yang berasal dari biji buah lerak yang banyak ditanam di pulau jawa. Ini adalah resep turun menurun sebagai pembersih kain batik pada jaman dahulu. Di masa sekarang kembali booming pembersih yang ramah lingkungan oleh karena itu sabun lerak tidak hanya digunakan untuk batik saja tetapi untuk bajubaju yang mudah luntur. BAHAN 25 pcs buah lerak 2 Liter Air isi ulang RO 5 ml Essential Oil lemon 50 ml Glyserin (emulsifier) 4 sendok makan garam krosok (NaCl) 4 gr EDTA 2Na (pengawet) 10 gr Xanthan Gum (pengental) Hati-hati Biji buah lerak mengandung getah saponin, suatu alkaloid beracun dan memabukkan jika tidak sengaja tertelan. Segera hubungi dokter. SAFETY WARNING ! 130
Siapkan panci double boiler. Tuangkan air dgn tinggi 3 cm di panci besar lalu panaskan. Letakkan panci kecil ke dalam panci besar. Campurkan dan cairkan bees wax , minyak kelapa, dan shea butter (Bahan A) ke dalam panci kecil, panaskan hingga mencair, aduk hingga homogen. Setelah mencair, campurkan gliserin, tepung garut, minyak zaitun, diatomaceus earth, dan Bentonite clay (Bahan B) ke dalam panci, panaskan hingga mencair dan aduk hingga homogen. Setelah mencair dan homogen, matikan kompor, tunggu hingga suhu 50C lalu masukan vitamin E, natrium benzoat, dan essemtial oil. Semasih dalam kondisi cair masukkan larutan ke dalam pot cream atau kemasan yang menarik. Simpan kemasan ke tempat yang sejuk, atau tunggu sekitar 8 jam hingga dalam bentuk padat. Beri stiker & branding kemasan yang menarik produk siap dipasarkan. Jika kurang creamy sesuai selera kurangi kadar beeswax, jika terlalu padat maka tambahkan olive oil. Buat varian aroma lain, yaitu tea tree, pepermint, lemon, dan lain-lain 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. NATURAL DEODORANT PERALATAN Kompor Panci double boiler (panci kecil & panci besar) •Pengaduk Timbangan Sarung tangan & masker 10 pcs pot cream ukuran 100 gr LANGKAH KERJA Deodorant biasa mempunyai efek samping membuat kulit iritasi dan kadang membekas kuning di baju. Oleh karena itu deodorant yang natural dipercaya menjadi solusi yang aman bagi kulit dan tidak membekas. BAHAN A 300 gr Coconut Oil 150 gr Shea butter 100 gr Beeswax Jangan lupa produk yang bersentuhan langsung dengan badan harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. BAHAN B 10 gr Vegetable Gliserin 150 gr Tepung garut / Arrowroot powder 150 gr Minyak zaitun / Olive oil 130 gr Diatomaceus Earth cosmetic grade 10 gr Bentonite Clay (cosmetic grade) BAHAN C 2 ml Vitamin E 10 ml Essential Oil Lavender 2 gr Natrium Benzoat 131
MEMBUAT LILIN AROMATHERAPY PELUANG BISNIS YANG MENARIK Lilin aromatherapy biasa digunakan untuk merelaksasi pikiran, badan, dan biasa untuk meredakan stress. Hal ini adalah suatu peluang yang menarik, karena seperti kita ketahui makin banyak orang membutuhkan hiburan dan ketenangan karena stress terhadap pekerjaan, lingkungan, ataupun keluarga. Itulah target market anda ketika anda berjualan produk aromatherapy. PRODUK NON TOXIC Banyak yang beredar lilin memakai bahan petrolatum wax atau zat additif lainnya yang ketika dibakar bersifat toxic dan membahayakan pernafasan. Oleh karena itu kita pilih bahan yang aman yaitu seperti soywax dan essential oil. 132
ALAT DAN BAHAN 2 KG SOY WAX FLAKES Untuk membuat lilin yang awet, tahan lama dan teksturnya bagus, maka dipilihlah Soy Wax sebagai bahan. Anda bisa memilih dalam bentuk flake, batang, ataupun pelet. CANDLE WICK / SUMBU CAndle wick adalah sumbu yang digunakan pada lilin. Kita pilih sumbu dengan ukuran 4" atau 6" (inchi). Belilah yang menggunakan anchor / kancing seperti yang ada di gambar. GELAS SLOKI KECIL Gelas ini sebagai tempat dituangkannya cairan lilin. Kita pilih gelas karena agar tampilannya menjadi premium. Untuk ukurannya bisa memilih volume 150 ml, karena kita akan memenuhi lilin dengan ⅔ dari gelas atau 100 ml CANDLE WICK HOLDER Candle wick holder digunakan untuk menegakan sumbu ke atas, sebelum gelas diisi oleh cairan lilin. Untuk menghemat biaya anda bisa membuat sendiri dari stick bambu bekas eskrim, atau tusuk gigi. 50 ML ESSENTIAL OIL Essential oil yang dipakai sebagai aromatherapy adalah lavender, bergamot, sandalwood, spearmint, eucalyptus, lemon, rose, & jasmine (pilih salah satu). PERALATAN TAMBAHAN Kompor, double boiler, pengaduk, gelas penuang, hair dryer, dan lem kaca, dan peralatan dekorasi / untuk menghias lilin. 133
LANGKAH KERJA MENCAIRKAN SOY WAX Masukan air pada panci besar double boiler kira-kira 2-3 cm. panaskan dan letakan panci kecil ke dalam panci besar. Masukkan Soy wax ke dalam panci kecil. Cairkan soy wax dengan api sedang, aduk hingga meleleh. TAMBAHKAN ESSENTIAL OIL 2. Setelah mencair semua, teteskan essential oil sebanyak 2,5 % dari berat wax (50 ml). Essential oil paling bagus dicampur ketika temperatur 60 derajat celcius. SIAPKAN CETAKAN Tempelkan anchor sumbu pada bagian bawah dalam gelas menggunakan sedikit lem kaca. Kemudian ujung sumbu ditahan dengan candle wick holder seperti gambar di samping. RAPIKAN HASIL Tunggu selama kira-kira 2 jam atau sudah dalam berbentuk padat, kemudian rapikan lilin dengan memotong sumbu yang nampak di atas sekitar 1 cm saja. Jika terdapat sisa lilin di dinding atas gelas, maka anda bisa merapikannya menggunakan hair dryer. TUANGKAN CAIRAN Selagi masih hangat dan cair, tuangkan cairan lilin aromatherapy ke dalam cetakan yang sudah disediakan. Tuangkan secara perlahan pada ⅔ volume dari gelas atau ⅘ dari gelas. KEMAS DAN HIAS Kemas dengan packaging yang menarik dan hias menggunakan berbagai aksesoris. Produk siap untuk dipasarkan ! 134
ORGANIC SOAP BAR (SABUN BATANG NATURAL) MELALUI PROSES SAPONIFIKASI Kali ini kita akan mencoba membuat sabun batang dengan cara saponifikasi, yaitu mereaksikan minyak dengan alkali NaOH untuk membuat sabun. Tujuannya adalah mendapatkan sabun yang berkualitas, dengan harga paling terjangkau, hanya saja kekurangannya adalah butuh waktu yang lama dan ribet. PRINSIP KERJA SAPONIFIKASI prinsip saponifikasi adalah mengubah minyak dan soda api menjadi sabun dan gliserin. Dalam pembuatan sabun batang ini sebenarnya lebih mudah daripada sabun cair natural. Karena sabun batang tidak dituntut untuk menjadi bening agar susunan formulanya stabil. Berarti boleh ada superfat atau minyak berlebih di dalam sabun tersebut. Hal itu berarti juga kita bisa mengkreasikan lebih banyak macam sabun yang kita buat dari saponifikasi ini. 136
ALAT YANG DIGUNAKAN TIMBANGAN Timbangan adalah alat yang harus ada dalam membuat sabun. Karena jika tidak ada takaran / takarannya tidak pas sabun bisa buyar atau bahkan berbahaya bagi tubuh. Anda bisa menggunakan timbangan digital maupun timbangan biasa. HAND MIXER & PENGADUK MANUAL Kita butuh hand mixer dan pengaduk manual untuk mereaksikan minyak dengan soda api. Selain itu juga untuk mengaduk adonan sabun supaya tercampur rata dan rapi. Anda juga bisa menggunakan stick blender. MICROWAVE / OVEN Oven digunakan untuk memanggang dan mematangkan adonan sabun. Anda bisa menggunakan oven kompor maupun microwave (oven listrik). PERALATAN TAMBAHAN Alat tambahan yang digunakan adalah seperti wadah stainless steel, double boiler, thermometer, saringan, corong, pipet untuk essential oil, gelas ukur, sumpit untuk membentuk pola sabun, dan isopropanol untuk menghilangkan foam. CETAKAN / MOLD / MAL Cetakan digunakan untuk menampung adonan sabun dan sebagai cetakan bentuk sabun yang akan dibuat. Cetakan bisa terbuat dari Silicon, teflon yang tahan terhadap panas dalam oven yang memiliki temperatur 200 derajat C. Anda bisa mendapatkannya di marketplace ataupun anda juga bisa membuat sendiri. 137
BAHAN YANG DIGUNAKAN MINYAK (NATURAL OIL) Minyak yang digunakan untuk membuat sabun batang adalah minyak alami seperti coconut oil & palm oil yang termasuk hard oil dan memiliki fungsi pembersih. Sedangkan soft oil contohnya seperti olive oil, canola, avocado oil, dan almond oil memiliki fungsi melembutkan dan menghidrasi kulit SODA API / NAOH FLAKE Soda api / NaOH / Natrium Hidroksida digunakan untuk mereaksikan minyak agar menjadi sabun. Jika pada sabun cair menggunakan KOH maka untuk sabun batang menggunakan NaOH. Zat ini bersifat caustic dan memiliki pH 14, sehingga sangat mengiritasi tangan, kulit, dan berbahaya bagi mata & pernafasan. Oleh karena itu diharuskan memakai APD lengkap seperti sarung tangan karet, kacamata, masker, & apron AIR SULING/ AKUADES Air suling digunakan untuk membantu reaksi minyak dengan soda api agar menjadi sabun. Anda juga bisa menggunakan air isi ulang RO. Pada pembuatan sabun batang ini takaran air suling adalah 30-39% dari kandungan minyak. PEWARNA & ESSENTIAL OIL Pewarna digunakan untuk mewarnai sabun. Anda bisa menggunakan pewarna makanan, pigmen, maupun pewarna sabun. Sedangkan essential oil dipakai untuk memberi wangi tertentu pada sabun. Essential oil bisa dicampur sebelum reaksi maupun setelah reaksi saponifikasi. BAHAN ADDITIF Bahan additif ini tergantung dari varian sabun yang akan di buat. Berbagai additif antara lain seperti clay, oatmeal, kopi, susu, kolagen, bubuk bunga, dan lainnya. Adapun additif yang wajib ditambahkan adalah pengawet sabun EDTA 2Na agar tahan lama. Selain itu ada additif pilihan yaitu asam lactat, yang digunakan untuk mempermudah sabun keluar dari cetakan. 138
LANGKAH KERJA LELEHKAN DAN CAMPURKAN MINYAK Campurkan dan lelehkan semua minyak yang dipakai untuk membuat sabun ke dalam panci double boiler, aduk hingga rata MENCAMPUR AIR DENGAN NAOH Untuk mempermudah reaksi saponifikasi maka dibutuhkan air yang dicampur dengan soda api / NaOH. Berbeda dari sabun cair, untuk sabun batang kandungan air menyesuaikan jumlah minyak. Adapun kadarnya adalah 30-39% dari total minyak. Semakin kecil kandungan air semakin cepat waktu reaksi untuk mencapai trace. Gunakan wadah stainless steel agar tidak tergerus oleh NaOH. Hati-hati ketika mencampur NaOH dengan air, selalu gunakan alat safety untuk menghindari percikan atau gas yang dihasilkan TIMBANG SODA API & MINYAK Menimbang Soda api / NaOH dan Minyak sesuai takaran adalah hal yang paling penting. Jika salah takaran maka sabun akan buyar. Menimbang NaOH dan minyak menggunakan berat gram/kg bukan memakai volume / liter. Untuk takarannya sesuai kalkulator di halaman sebelumnya. Disini kita buat superfat / tambahan minyak sebanyak 5% dari takaran untuk memastikan kandungan soda api yang caustic hilang sama sekali setelah reaksi terakhir sabun. Karena kandungan soda api sangat berbahaya bagi kulit maka harus hilang. GUNAKAN APD LENGKAP Menggunakan APD lengkap adalah hal yang wajib dilakukan saat membuat sabun. Mengingat terdapat reaksi yang melibatkan soda api / NaOH yang memiliki pH 14, bersifat kaustik, mengiritasi tangan, berbahaya jika dihirup, bahkan bisa membuat kebutaan jika terkena mata. Walaupun di akhir reaksi NaOH bakal hilang, anda tetap diwajibkan memakainya. Adapun APD yang dipakai antara lain adalah masker, kacamata safety, sarung tangan karet, dan apron CAMPURKAN NAOH DENGAN MINYAK Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender kira-kira 30-60 detik hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). Jika sudah, di fase ini anda bisa menambahkan pewarna, essential oil ataupun aditif lain seperti kopi, serbuk lavender, coklat, susu, dan lainnya. Anda juga bisa menambahkan asam lactat agar setelah kering sabun dapat dengan mudah lepas dari cetakan. 139
LEPASKAN DARI CETAKAN DAN POTONG Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong kecil-kecil sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. MATANGKAN ADONAN & BIARKAN ADONAN SELAMA 3 HARI Setelah dituang ke cetakan, semprot dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. MASUKKAN ADONAN KE CETAKAN Setelah mencampurkan essential oil dan pewarna, masukkan adonan sabun ke cetakan. Anda juga mengkombinasikan beberapa warna ke dalam cetakan agar tampilannya menarik. Gunakan lidi atau sumpit untuk membentuk pattern atau pola pada sabun. BIARKAN SABUN SELAMA 6 MINGGU (CURING) Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! 140
15 RESEP DERIVATIF DARI ORGANIC SOAP BAR TERDAPAT 15 FORMULA PRODUK Dari cara atau metode saponifikasi ini kita bisa membuat banyak sekali produk yang terdapat di pasaran. Tapi saya akan merangkumnya menjadi 15 produk yang sering dipakai dan paling banyak di marketplace. PERINGATAN ! Jangan lupa produk di bawah ini harus di uji di BPOM terlebih dahulu, setelah lolos uji dan terbukti aman untuk kulit, baru di pasarkan. Warning : Saya tidak bertanggung jawab jika produk yang anda pakai merugikan konsumen karena tidak lolos uji BPOM. 141
SAPONIFICATION C H A R T Pada sabun batang berbasis saponifikasi, prosesnya semua sama yaitu mencampur minyak dengan NaOH dibantu dengan air. Kita bisa membuat bermacam varian sabun dengan menggunakan varian minyak di bawah ini berikut fungsinya. Coconut Oil Castor Oil Olive Oil Mango Butter Subject: Cocoa Butter CATATAN: Fungsi : Persen NaOH : Pembersih, sabun lebih keras Booster, Penambah busa Melembutkan, menghidrasi Melembutkan, good for skin Melembutkan, menghidrasi Melembutkan, menghidrasi Melembutkan, good for skin Lanolin Shea Butter 19 % 12,8 % 13,4 % 13,5 % 13,7 % 7,4 % 12,8 % Di bawah ini adalah tabel saponifikasi yang menunjukan kadar NaOH yang dibutuhkan untuk menetralisir minyak menjadi sabun batang. Berbeda dengan sabun cair, Dalam proses saponifikasi sabun batang kandungan air / fluida adalah 30-39% dari berat minyak. Semua satuan dalam saponifikasi menggunakan gram (gr). Beeswax Mengeraskan sabun 6,7 % Palm Oil Cleanser, sabun lebih keras 14,1% Pada formula sabun batang di buku ini kita melebihkan porsi minyak 5% lebih besar dari takaran di tabel untuk menghabiskan sisa NaOH yang mungkin terjadi di akhir reaksi. Berbeda dengan sabun cair, Dalam proses saponifikasi sabun batang kandungan air / fluida adalah 30-39% dari berat minyak. Membuat sabun batang menggunakan 3 minyak utama yaitu palm oil, coconut oil, dan olive oil. Palm menjadikan sabun lebih keras, coconut memiliki sifat cleanser yang bagus, olive bersifat melembutkan serta membuat sabun lebih creamy & lembek. Rasio minyak yang paling stabil Palm : Coco : Olive adalah 25:25:40 yang 10% lagi adalah minyak tambahan sebagai pelengkap lainnya. Oleh karena itu anda akan menjumpai kebanyakan formula memiliki rasio di atas. 142
SABUN CHARCOAL Jika sudah, tambahkan activated charcoal, pengawet EDTA 2Na, dan tea tree oil. Jika kurang hitam tambahkan pewarna hitam jika perlu. Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong kecil-kecil sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon BAHAN 250 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Tamanu Oil (sekaligus pewarna) 50 Castor Oil (penambah busa) 141,6 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 300 gr Air suling / bisa air isi ulang RO 30 gr Activated Charcoal (penghilang jerawat) 30 gr Sodium Lactate (agar sabun cepat keras) 20 ml Tea tree Essential Oil Pewarna hitam jika perlu / secukupnya 7 gr Pengawet sabun EDTA 2Na Sarung tangan karet & masker Kacamata safety Apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan Masukkan NaOH ke dalam air suling, aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan Tamanu Oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). MEMUTIHKAN, MENGHILANGKAN JERAWAT & KOMEDO 143
COFFEE HERBAL SOAP BAR Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na dan bubuk kopi, lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental) Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Tambahkan biji kopi di atas adonan sebagai penghias. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong kecil-kecil sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA BAHAN 250 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 100 gr Castor Oil (penambah busa) 138 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 150 gr Air suling / bisa air isi ulang RO 150 gr kopi seduh / brewed coffee 15 gr Limbah bubuk kopi / bisa bubuk baru 30 gr Sodium Lactate (agar sabun cepat keras) 20 ml Coffee Essential Oil Biji kopi secukupnya 7 gr Pengawet EDTA 2Na PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Campurkan air suling dengan air kopi seduh, aduk hingga rata. Masukkan NaOH ke dalam air suling + air kopi, aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan coffee essential oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). 144
LAVENDER HERBAL SOAP BAR Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na,lavender oil, dan pewarna pigmen ungu, lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Tambahkan serpihan bunga lavender di atas adonan sebagai penghias. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong kecil-kecil sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr Air suling / bisa air isi ulang RO 30 gr Sodium Lactate (agar sabun cepat keras) 20 ml Lavender Essential Oil Bunga lavender kering secukupnya (topping) 7 gr Pengawet EDTA 2Na 25 gr Pewarna pigmen warna ungu / violet PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukkan NaOH ke dalam air suling, aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). 145
SPIRULINA FACIAL SOAP BAR Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na Tea tree oil, dan bubuk spirulina, lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr Air suling / bisa air isi ulang RO 30 gr Sodium Lactate (agar sabun cepat keras) 20 ml Tea tree Essential Oil 7 gr Pengawet EDTA 2Na 50 gr Bubuk Spirulina PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukkan NaOH ke dalam air suling, aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). ANTI AGING & MENGANGKAT SEL KULIT MATI 146
COLLAGEN WHITENING SOAP BAR Buat larutan kojic acid 50% dengan mencampur kojic acid 3 gr dengan air 3 ml, aduk hingga rata. Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na, niacinamide, larutan kojic acid beserta Tea tree oil , lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Taburkan oatmeal sebagai topping sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr Air suling / bisa air isi ulang RO 30 gr Sodium Lactate (sabun cepat keras) 20 ml Tea tree Essential Oil 7 gr Pengawet EDTA 2Na 30 gr Bubuk kolagen (pemutih & pengenyal) 3 gr Kojic Acid Cosmetic Grade (bahan pemutih, tapi opsional bisa di pakai atau tidak karena pada kulit sensitif bisa menyebabkan ruam) 10 gr Niacinamide (Vitamin B3 Brightening) Topping oat / oatmeal secukupnya LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukan bubuk kolagen kedalam air, aduk hingga rata Masukkan NaOH ke dalam air kolagen , aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). 147
FRENCH GREEN CLAY SOAP BAR Buat larutan french green clay dengan menambahkan clay 60 gr dengan air 60 gr. Kemudian campurkan 5 gr titanium dioxide dengan 5 gr almond oil. Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na, lemongrass, dan Tea tree oil, larutan french green clay, dan titanium dioxide, lalu lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr Susu sapi cair plain (tanpa rasa) 30 gr Sodium Lactate (agar sabun cepat keras) 12 ml lemongrass oil dan 8 ml Tea tree oil 7 gr Pengawet EDTA 2Na 60 gr french green clay (moisturiser / pelembut) 5 gr titanium dioxide + 5 gr almond oil LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukkan NaOH ke dalam susu secara perlahan. masukan sepertiga NaOH terlebih dahulu hingga larut semua, dan seterusnya. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil, ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). UNTUK KULIT BERMINYAK 148
SABUN KEFIR Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na dan lavender essential oil, lalu lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr Kefir 30 gr Sodium Lactate (agar sabun cepat keras) 20 ml Lavender Essential Oil 7 gr Pengawet EDTA 2Na Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukkan NaOH ke dalam kefir secara perlahan. masukan sepertiga NaOH terlebih dahulu hingga larut semua, dan seterusnya. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). MENGANGKAT SEL KULIT MATI 149
SABUN SUSU KAMBING Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na, lavender oil, dan vitamin E, lalu lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr susu kambing dingin 30 gr Sodium Lactate 20 ml Lavender Essential Oil 10 gr Tocopherol (vitamin E) 7 gr Pengawet EDTA 2Na Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukkan NaOH ke dalam susu kambing dingin secara perlahan. masukan sepertiga NaOH terlebih dahulu hingga larut semua, dan seterusnya. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). MELEMBABKAN KULIT KERING & MENGHILANGKAN JERAWAT 151
GREEN TEA SOAP BAR Campurkan 25 gr pigmen hijau ke dalam 25 gr olive oil, aduk hingga larut. Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na, bibit parfum, dan larutan pigmen hijau, lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr Air suling / bisa air isi ulang RO 30 gr Sodium Lactate 30 ml Bibit Parfum Green Tea 10 ml Essential Oil mint 7 gr Pengawet EDTA 2Na 25 gr Bubuk Green Tea 25 gr pewarna hijau + 25 gr Olive Oil Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat terbuka / ventilasi. Timbang semua bahan. Masukkan bubuk green tea ke dalam air. aduk hingga rata Masukkan NaOH ke dalam Air Green Tea, aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, castor oil, dan mint oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). ANTI AGING & MENYAMARKAN FLEK 150
SABUN BELERANG, SULFUR SOAP BAR Jika sudah, tambahkan pengawet EDTA 2Na lemon oil, dan sulfur powder, lalu lanjutkan aduk dengan mixer hingga medium trace (lebih mengental). Setelah itu masukkan adonan ke cetakan Setelah dituang ke cetakan, semprot permukaan adonan dengan isopropanol pada permukaannya agar tidak terjadi foaming / muncul busa yang disebabkan oleh sabun. Gunakan sumpit untuk menghias tekstur sabun. Masukkan adonan ke oven selama 30-60 menit lalu angkat. Setelah itu biarkan adonan selama 2-3 hari pada suhu ruangan hingga berbentuk padat / setengah mengeras. Adonan bisa ditutup menggunakan plastik atau penutup supaya tidak ada benda asing yang mengkontaminasinya. Lepaskan sabun dari cetakannya. Jika terasa sulit maka masukkan sabun ke freezer terlebih dahulu selama 3-4 jam lalu baru dicopot. Potong menjadi 10 bagian sabun yang sudah setengah mengeras. Anda juga bisa mengkreasikan bentuknya sesuai selera. Agar kandungan soda api hilang karena menyatu seutuhnya dan menjadikannya sabun sempurna, maka anda harus membiarkan sabun tersebut selama 6 minggu. Setelah 6 minggu biasanya sabun sudah aman dipakai. Oleh karena itu sangat penting untuk melebihkan kadar minyak agar soda api hilang sama sekali. Setelah itu anda bisa menghiasi dan mengemas dengan kemasan yang menarik untuk dipasarkan ! LANGKAH KERJA PERALATAN Microwave / oven Double boiler+kompor Mixer & pengaduk Wadah stainless steel pisau Timbangan Cetakan silicon BAHAN 300 gr Palm Oil / Minyak kelapa sawit 250 gr Coconut Oil (cleanser) 400 gr Olive Oil (pelembut kulit) 50 gr Castor Oil (penambah busa) 140 gr Soda api / NaOH (sebagai alkali) 350 gr air suling / akuades / air isi ulang 30 gr Sodium Lactate 20 ml Lemon Essential Oil 50 gr Sulfur powder cosmetic grade 7 gr Pengawet EDTA 2Na Sarung tangan karet, masker, kacamata safety & apron Thermometer Isopropanol spray Kemasan sumpit / sendok PERINGATAN KESELAMATAN : Gunakan APD lengkap seperti kacamata, masker, sarung tangan karet, dan Sebaiknya praktek di tempat yang berventilasi baik. Timbang semua bahan. Masukkan NaOH ke dalam akuades secara perlahan. Aduk hingga larut semua. Lelehkan Palm Oil, Coconut Oil, Olive Oil, dan castor oil ke dalam double boiler, aduk hingga rata dan panaskan hingga 60 Celcius. Tambahkan juga sodium lactate, lalu matikan kompor Setelah itu campurkan soda api / NaOH ke dalam minyak secara perlahan pada temperatur kedua fluida 50 derajat Celcius. Aduk menggunakan mixer / stick blender hingga membentuk thin trace (pengentalan seperti adonan kue). MENGOBATI BERBAGAI PENYAKIT KULIT & JERAWAT Catatan : Sabun sulfur ini khusus untuk kulit, jika terkena mata akan pedih, dan jika tertelan akan berbahaya. 152