PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI Ruang Kolaborasi 2.1.a.5 Kelompok 3 Kelas B CGP Angkatan 9 Kabupaten Tanah Bumbu
H. Ahmad M.Pd. Fasilitator inayati, S.Pd. Pengajar Praktik Noor Aidha, S.Pd. Pengajar Praktik
Meiloni, S.Pd. Anggota Kelompok Umi Kusum,S.Pd. Indah Dwi Rohmawati, S.Pd.
CGP dapat melakukan refleksi kolaboratif untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi. TujuanPembelajaranKhusus
Pak Dudidam, seorang guru SMP, ingin mengajarkan muridmuridnya materi tentang iklan. Tujuan pembelajarannya adalah murid-murid dapat menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari iklan tentang produk dan jasa Situasi 3 - SMP
Diskusi Seluruh Kelas Di awal pembelajaran. Pak Dudidam melakukan diskusi untuk memperkenalkan murid pada topik tentang iklan dengan menggunakan beberapa Pertanyaan Pemandu seperti: Pak Dudidam lalu membuat skenario pembelajaran sbb: 1. Apa yang membedakan antara iklan dengan bentuk tulisan lain? Iklan apa yang benar-benar menarik untuk kalian? Apakah dibutuhkan biaya untuk membuat sebuah iklan? Jenis pekerjaan apa yang tersedia dalam periklanan?
2. Kerja Individu/Pasangan/Kelompok Kecil Setelah itu, Pak Dudidam meminta murid melakukan kegiatan Tulis-- -Berbagi dengan pasangan--Berbagi dengan pasangan lain Secara individu, murid akan diminta menulis tiga hingga lima iklan yang menarik bagi mereka. Mereka lalu berbagi apa yang dituliskan dengan satu teman lain (secara berpasangan). Saat berbagi, mereka boleh menambahkan pendapat. Setiap pasangan kemudian berbagi dengan pasangan lain. Setelah itu Pak Dudidam melakukan diskusi dengan seluruh Kelas. Ia akan menggunakan daftar iklan yang ditulis oleh masing-masing kelompok sebagai contoh, kemudian membahasnya dengan menekankan pada: Pak Dudidam lalu memperjelas konsep dan istilah periklanan sesuai kebutuhan. Target audiens sasaran Pesan utama Mengapa beberapa iklan lebih efektif daripada yang lain 1. 2. 3.
3. Kerja kelompok Kecil. Murid akan diminta untuk membentuk kelompok yang terdiri dari empat sampai lima orang untuk mendiskusikan kelebihan dan kekurangan berbagai jenis iklan. Setiap kelompok akan diberikan selembar kertas dan bekerja di meja mereka. Setiap lembar kertas grafik memiliki T-Chart untuk menuliskan kelebihan dan kekurangan untuk jenis iklan tertentu (misalnya, radio, TV, Internet, cetak, billboard). Setiap kelompok akan melakukan brainstorming dan mencatat dua kelebihan dan dua kekurangan dari jenis iklan tertentu Dengan menggunakan isyarat yang diberikan guru, setiap kelompok kemudian pindah ke meja kelompok lain. Mereka membaca masukan yang telah ditulis sebelumnya dan menambahkan dua kelebihan dan kekurangan lagi Terus berlanjut demikian, sampai setiap kelompok memiliki kesempatan untuk membahas semua jenis iklan
Pak Dudidam lalu mengumpulkan kembali murid sebagai satu kelompok besar. Ia lalu memfasilitasi diskusi yang diperlukan untuk memperjelas dan/atau memperluas pemahaman konsep seperti: target audiens, kejelasan pesan, dan penggunaan fitur kebahasaan dan desain seperti pemilihan judul, teks , gambar, dan format. 4. Pak Dudidam lalu memberikan tugas Individu. Ia membedakan penugasannya sesuai dengan kemampuan murid. Tugas yang harus dikerjakan murid adalah: Membuat iklan yang secara efektif akan mempromosikan produk atau jasa atau acara, sesuai dengan yang dijelaskan dalam skenario yang diberikan 5.
Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya. Perbedaan skenarionya adalah: 6. Skenario 1 bersifat lebih konkret dan terstruktur dengan petunjuk langkah demi langkah dan mencakup semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas; Skenario 2 kurang terstruktur dan lebih terbuka dibandingkan Skenario 1; Skenario 3 bersifat konseptual dan terbuka dan membutuhkan riset
Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung cara mereka belajar dengan baik, misalnya, sendirian di tempat yang tenang, dekat teman untuk memudahkan bertanya jika bingung, atau di area ruangan yang lebih ramai bersama murid -murid lain yang memungkinkan mereka untuk saling berbagi ide 7.
Menganalisis Skenario Pembelajaran Yang Ditelaah 1 Apa kebutuhan belajar murid yang berusaha dipenuhi guru tersebut Bagaimana cara guru tersebut menentukan kebutuhan belajar muridnya? Strategi pembelajaran berdeferesiansi apa yang digunakan? Bagaimana guru tersebut melakukan penilaian? 2 3 4
Apa kebutuhan belajar murid yang berusaha dipenuhi guru tersebut? 1 Kesiapan belajar Minat belajar Profil Belajar murid 2 3 1
Apa itu Kesiapan Belajar Kesiapan belajar adalah kapasitas untuk mempelajari materi konsep dan atau keterampilan baru Pak Dudisam mengukur kesiapan belajar murid dengan memberikan pertanyaan pemandu apa yang dilakukan oleh Pak didam termasuk dalam kajian belajar yang bersifat mendasar (Poin 1) Pak Dudidam lalu memberikan tugas individu kemudian membedakan penugasannya sesuai dengan kemampuan murid (Poin 5) 1. 2.
Apa itu Minat Belajar? Minat belajar murid merupakan suatu keadaan mental yang menghasilkan respon terarah kepada suatu situasi atau objek tertentu yang menyenangkan dan memberikan kepuasan diri Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya. (Poin 6) 1.
Apa itu Profil Belajar Murid? Profil belajar murid adalah memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar secara alami dan efisien bagaimana murid memilih memperoleh memproses dan mengingat informasi baru Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung cara mereka belajar dengan baik, misalnya, sendirian di tempat yang tenang, dekat teman untuk memudahkan bertanya jika bingung, atau di area ruangan yang lebih ramai bersama murid -murid lain yang memungkinkan mereka untuk saling berbagi ide (Poin 7) 1.
Bagaimana cara guru tersebut menentukan kebutuhan belajar muridnya? 1 Kesiapan belajar Minat belajar Profil Belajar murid 2 3 2
Kesiapan Belajar Pak dudidam menentukan kebutuhan belajar menurut menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan diskusi seluruh kelas diawali pembelajaran dengan pertanyaan pemandu untuk memetakan sejauh mana kemampuan awal mereka tentang iklan. (Poin 1) Pak Dudidam menentukan kebutuhan belajar murid menggunakan hasil kegiatan tulis berbagai dengan pasangan berbagi dengan pasangan lain untuk memetakan kebutuhan belajar murid lebih lanjut (poin 2) 1. 2.
Minat Belajar Pak Dudidam meminta murid akan diminta menulis tiga hingga lima iklan yang menarik bagi mereka. (poin 2) 1.
Profil Belajar Murid? Pak dudidam memberikan solusi terhadap cara belajar yang akan dipilih murid untuk mencapai tujuan belajar bersama dan itu berdasarkan bagaimana murid memperoleh pembelajaran baik dari segi visual audio maupun kinestetik (Poin 7) 1.
Strategi pembelajaran berdeferesiansi apa yang digunakan? 1 Diferensiasi Konten 2 3 3 Diferensiasi Proses Diferensiasi Produk
Diferensiasi Konten Pak Dudidam mengukur kesiapan belajar murid dengan pertanyaan pemandu (poin 1) Setiap lembar kertas grafik memiliki tiket untuk menuliskan kelebihan dan kekurangan untuk jenis iklan tertentu (misal, radio, TV, internet, cetak, Billboard). Poin 3 Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung murid belajar (poin 7)
Diferensiasi Proses Pak Dudidam melakukan kegiatan berjenjang dengan 3 sekanario (Poin 6) Pak Dudidam melakukan aktivitas pembelajaran mulai dari individu pasangan sampai kelompok kecil (poin 2 dan 3)
Diferensiasi Produk Pak Dudidam memberikan 3 skenario dengan tantangan yang berbeda (poin 6) Pak Dudidam memberikan kebebasan murid untuk membuat iklan sesuai dengan skenario yang dipilih murid (6)
Bagaimana guru tersebut melakukan penilaian? 1 Assesment For Learning 2 3 4 Assesment As Learning Assesment Of Learning
Apa itu Assesment For Learning? Assesment For Learning Atau disebut dengan penilaian yang dilakukan selama pembelajaran berlangsung Pak Dudidam melakukan diskusi untuk memperkenalkan murid pada topik tentang iklan dengan menggunakan beberapa Pertanyaan Pemandu (Poin 1)
Apa itu Assesment As Learning? Assesment As Learning Sama halnya dengan Asesment For Learning namun penilaian ini melibatkan siswa secara langsung Hal ini ditunjukkan oleh Pak Dudiman mengarahkan murid untuk memberikan pendapatnya terhadap hasil dari kelompok lainnya. (Poin 2 : Mereka lalu berbagi apa yang dituliskan dengan satu teman lain “secara berpasangan”. Saat berbagi, mereka boleh menambahkan pendapat.) Hal ini ditunjukkan oleh Pak dudidam ketika melakukan kegiatan diskusi kelompok bersama murid (Poin 2 - 3).
Apa itu Assesment Of Learning? Assesment Of Learning Adalah penilaian yang dilakukan pada akhir pembelajaran Hal ini ditunjukkan oleh Pak dudiman nantinya akan menilai hasil produk yang dihasilkan oleh murid berdasarkan skenario yang dipilih oleh murid tersebut
Bu Ceria adalah guru TK A. Walaupun dalam masa pandemi, ia tetap ingin memastikan murid-muridnya terfasilitasi dengan baik 6 aspek perkembangannya. Salah satunya adalah aspek perkembangan kognitif. Hari ini Bu Ceria ingin murid-muridnya memperdalam pemahaman mereka tentang konsep korespondensi 1-1. Kemarin, sebenarnya ia telah memperkenalkan materi ini juga. Namun, saat ia melakukan tanya jawab singkat, ia masih melihat 4 orang murid sepertinya belum memiliki pemahaman yang baik tentang hal ini. Oleh karena itu, hari ini Bu Ceria telah mengatur pembelajarannya sebagai berikut: Situasi 1 - TK
Ia akan mengadakan pertemuan daring melalui Zoom dengan semua muridmuridnya selama 30 menit di pagi hari. Di dalam pertemuan ini, ia akan secara sekilas mereview kembali konsep korespondensi 1-1 ini melalui contoh. Mengapa sekilas? karena Bu Ceria sebenarnya telah melihat sebagian besar murid-muridnya telah memahami konsep tersebut. Di akhir pertemuan daring, Bu Ceria menjelaskan apa yang harus dikerjakan oleh murid-muridnya di rumah secara asinkron. Karena ia ingin murid-murid dapat menerapkan konsep yang telah dipelajari sebelumnya, maka Instruksi yang ia berikan tersebut adalah: - Meminta murid-muridnya untuk mencari benda sebanyak yang ia instruksikan dan kemudian menggambarnya. Misalnya: a. 5 sendok di rumah b. 7 lembar daun kering di luar rumah c. 8 batu kerikil di sekitar rumah d. 10 buah tutup botol di dapur e. dsb. 1 2
Secara tertulis yang kemudian ia kirim melalui pesan Whatsapp kepada orang tua murid. Dengan audio, yang ia kirim juga melalui pesan suara di Whatsapp. Untuk memudahkan murid-muridnya, Bu Ceria menyajikan instruksinya dalam dua moda. Saat murid bekerja, Bu Ceria meminta murid (dengan bantuan orang tua) untuk memfoto pekerjaan mereka dan mengirimkan kepadanya melalui Whatsapp, untuk kemudian ia nilai. 3 4 Karena tugas yang diberikan bu Ceria bersifat asinkron, maka bu Ceria memberikan kesempatan bagi murid untuk bekerja di waktu mereka sendiri, sehingga jika ada orang tua yang karena suatu hal belum dapat membantu, mereka dapat membantu anak-anaknya di waktu yang lebih sesuai dengan mereka. Namun demikian, bu Ceria tetap memberikan batas waktu pengerjaan untuk murid 5
Untuk membantu 4 muridnya yang masih membutuhkan bantuan lebih, Bu Ceria telah mengatur dan membuat janji dengan orang tua dari keempat murid tersebut untuk bertemu secara daring dan memberikan penjelasan ulang. Bu Ceria menghabiskan beberapa menit untuk memeriksa pemahaman konseptual tentang korespondensi 1-1 dengan 4 anak tersebut. Saat bu Ceria merasa murid-murid tersebut telah mulai memahami konsepnya, dia kemudian memberikan kesempatan untuk murid mencoba mengerjakan tugas yang diberikan. Bu Ceria juga merekam penjelasannya dalam sebuah video singkat, yang ia kirimkan kepada orangtua keempat murid tersebut agar dapat dilihat kembali oleh murid-muridnya jika mereka masih bingung 6
Situasi 1 - TK Apa kebutuhan belajar murid yang berusaha dipenuhi guru tersebut? Kesiapan belajar 1 Profil Belajar murid Minat Belajar Menggambarkan benda kesukaan murid (Poin 2) Ibu Ceria melakukan tanya jawab singkat, ia masih melihat 4 orang murid sepertinya belum memiliki pemahaman yang baik tentang hal ini. (Pargraf 1 kalimat ke 6) Ibu Ceria menyajikan instruksi dengan 2 gaya belajar (Poin 3) Ibu Ceria memberikan kesempatan mengerjakan di waktu yang sesuai dengan waktu murid (Poin 5)
Bagaimana cara guru tersebut menentukan kebutuhan belajar muridnya? Ibu Ceria melakukan tanya jawab singkat (Pargraf 1 kalimat ke 6) Diferensiasi Konten Membebaskan banyak benda yang digambar (Poin 2) Strategi pembelajaran berdeferesiansi apa yang digunakan? Diferensiasi Proses Ibu Ceria memberikan intruksi 2 moda (Poin 3) Ibu Ceria Memvariasikan waktu pengerjaan (Poin 4) Ibu Ceria membuat agenda individual untuk murid (Poin 5) Ibu Ceria memberikan penjelasan ulang (Poin 6) Diferensiasi Produk Hasil gambar dibebaskan berdasarkan minat murid (Poin 2) 2. 3
Bu Cery melakukan tanya jawab (Pargraf 1 kalimat ke 6) Menggambarkan sesuai instruksi tetapi tetap mempeerhatikan minat muridnya (poin 2) Bu Ceri meminta orang tua untuk memfoto kegiatan anaknya (poin 4) Bagaimana guru tersebut melakukan penilaian? Assesment For Learning Assesment As Learning 4 Assesment For Learning Bu Ceria menghabiskan beberapa menit untuk memeriksa pemahaman konseptual tentang korespondensi 1-1 dengan 4 anak (Poin 6) memberikan kesempatan untuk murid mencoba mengerjakan tugas yang diberikan (Poin 6)
TERIMAKASIH salamgurupenggerak Tergerak,BergerakdanMenggerakkan