RANCANGAN TINDAKANAKSI NYATA Koneksi Antar Materi Modul 1.4 Budaya Positif Indah Dwi Rohmawati, S.Pd. Calon Guru Penggerak Angkatan 9 SMPN 8 Satap Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu
Rancangan Tindakan Aksi Nyata Judul Modul Nama Peserta : Penerapan Budaya Positif Di Sekolah Melalui Keyakinan kelas : Indah Dwi Rohmawati, S.Pd. A. Latar Belakang Budaya positif merupakan perwujudan dari nilai-nilai atau keyakinan universal yang diterapkan di sekolah. Budaya yang berkembang di sekolah secara tidak langsung menjadi cermin dari tujuan mulia atau nilai-nilai yang sekolah anak dan yakini selama ini. Untuk itulah menciptakan lingkungan positif agar terbentuk suatu budaya positif adalah suatu proses perjalanan pendidikan yang harus kita jalani, karena ini merupakan tanggung jawab kita sebagai seorang guru sebagai seorang pemimpin pembelajaran. Lingkungan yang aman dan nyaman akan memberikan murid kesempatan dan kebebasan untuk berproses dan belajar sehingga mampu menerima dan menyerap suatu pembelajaran. Karenanya sebagai guru harus mampu menciptakan suasana atau lingkungan positif, yang sudah tentu berpihak pada murid. Adapun hal yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat kesepakatan atau kelas/sekolah. Semua pihak terkait harus menerapkan keyakinan tersebut agar menjadi sebuah kebiasaan sehingga terwujudnya budaya positif di sekolah
B. Tujuan Mewujudkan budaya positif melalui kesepakatan kelas atau keyakinan kelas Mewujudkan Pembelajaran yang berpihak pada murid Mewujudkan Pembelajaran yang menyenangkan Membangun Motivasi Internal pada murid Dapat Menyusun keyakinan kelas sebagai bagian dari budaya positif Dengan penerapan budaya positif melalui keyakinan kelas, diharapkan: 1. 2. 3. 4. 5. C. Tolok Ukur Terwujudnya suasana atau lingkungan positif Terwujudnya pembelajarab berpihak pada murid. Terwujudnya pembelajaran yang menyenangkan Guru dan Murid dapat menerapkan budaya positif secara konsisten Murid terlibat secara aktif dalam membuat keyakinan kelas Tolok ukur dalam penerapan budaya positif melalui keyakinan kelas, diharapkan: 1. 2. 3. 4. 5.
D. Linimasa Tindakan Yang Akan Dilakukan Melakukan sosialisasi tentang budaya positif kepada seluruh warga sekolah, meliputi kepala sekolah, guru, murid, dan tenaga kependidikan terkait disiplin positif, kesepakatan kelas, dan profil pelajar Pancasila dan praktik segitiga restitusi sebagai dampak pelanggaran dari kesepakatan kelas. Menjelaskan tentang pengertian dan pentingnya keyakinan kelas atau kesepakatan kelas. Memfasilitasi murid untuk membuat keyakinan kelas atau kesepakatan kelas di dinding kelas. Menempelkan kesepakatan kelas dinding kelas. Meminta murid untuk menulis keyakinan atau kesepakatan kelas yang telah disepakati bersama agar mudah diingat. Melaksanakan keyakinan kelas atau kesepakatan kelas dengan konsisten. Langkah-langkah yang akan dilakukan diantaranya sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6.
E. Dukungan Yang Dibutuhkan Kerjasama dan kolaborasi antara kepala sekolah akan sejawat murid dan orang tua murid dalam penerapan keyakinan kelas guna mewujudkan budaya positif yang kemudian dapat terwujud juga di lingkungan rumah dan lingkungan manapun. Keaktifan murid dalam merancang kesepakatan kelas dan melaksanakan kesepakatan tersebut serta kontrol positif setiap pelanggaran dan menerima konsekuensi logis dari pelanggaran tersebut. Alat dan bahan pada saat kegiatan pembuatan keyakinan kelas tersedia dengan baik Dukungan yang dibutuhkan demi tercapainya keyakinan kelas antara lain: 1. 2. 3.
TERIMA KASIH SALAM GURU PENGGERAK BERGERAK TERGERAK DAN MENGGERAKKAN